LOVE’S WAY- ALMOST LIKE LOVE

ALMOST LIKE LOVE

Author : Novi

Main Cast : Lee Taemin, Choi Hye Jin, Shin Hyo Jin

Support Cast : SHINee and Super Junior

Length :Sequel

Genre :Romance, Friendship

Rating : General

Hye Jin POV

Aku hanya bisa menatap Oppaku yang berjalan semakin menjauh dariku. Oppa, cepat kembali ya. Seruku dalam hati. Aku sedih sekali harus melepas Oppaku seperti ini. Padahal baru saja kami bisa berkumpul bersama sekarang dia sudah harus pergi meninggalkanku dan ibu. Aku masih terus menatapnya dan air mata ini masih turun, aku begitu kagum pada ibu, dia sama sekali tidak menangis, walapun matanya selalu berkaca-kaca tapi dia tidak menangis, padahal dia baru saja berkumpul dengan anaknya yang sudah 17 tahun tidak pernah bertemu. Ibu berjalan menghampiriku dan mengusap pundakku lembut.

”Jangan memangis..Oppamu pasti akan kembali…”seru ibu sambil tersenyum.

Aku pun mengangguk lemah dan ibu menggandengku untuk pulang. Namun saat aku berbalik aku melihat Donghae Oppa sedang menghapus air matanya. Aigoo, baru kali ini aku melihat Donghae Oppa menangis. aku kira dia akan menjadi yang paling tegar tapi ternyata tetap saja. Aku tahu Donghae Oppa sangat menyayangi Siwon Oppa seperti saudara sendiri dan sejak kecil mereka selalu bersama, tentu saja dia merasa sangat kehilangan. Aku berjalan menghampiri Donghae Oppa dan menepuk bahunya.

”Oppa…jangan nangis…kau membutaku ingin menangis lagi..”seruku padanya dengan mata yang masih berkaca-kaca, aku jadi ingin menangis lagi melihatnya menangis.

”Donghae-ya…jangan menangis lagi…siwon pasti kembali…”seru ibuku.

”Ne..ahjumma…”seru Donghae Oppa sambil mengusap air mata di pipinya.

Aku pun langsung menggandeng tangan Donghae Oppa untuk pulang. Siwon Oppa, cepat kembali, baru beberapa menit kau pergi, aku sudah sangat merindukanmu. Baik-baik ya disana. Saranghaeyo Oppa. Ucapku dalam hati sambil memandang ke langit biru.

Hari ini hari pertamaku menjadi murid senior. Sepi. Satu kata yang ingin aku ucapkan. Ya pasti sekolah akan sangat sepi. Bagaimana tidak, sudah tidak ada lagi Oppa-Oppaku, Hyo Jin dan sunbae-sunbae yang lain, mereka sudah lulus dan melanjutkan ke universitas. Aku menatap diriku di cermin sambil membetulkan letak dasiku yang sudah berbeda warna. Aku kangen Hyo Jin, dia sekarang sedang apa ya? Apa dia sudah berangkat? Aku segera mengambil HP yang kuletakkan di atas meja dan segera mencari nomornya, lalu aku memencet tombol panggil. Tak lama kemudian sebuah suara menyapaku.

”Yeoboseyo?”serunya.

”Hyo Jin-ah…aku kangen sekali padamu…”seruku.

”Aishh…anak ini baru saja kemarin aku ke rumahmu…”jawabnya.

Dan aku hanya tertawa menanggapinya.

”Sudah berangkat sana…nanti terlambat…”serunya.

”Ne…ini juga mau berangkat…”jawabku.

”Oh ya salam untuk Jang seosangnim…”katanya lagi.

”Aishh kau ini..Jin Ki Oppa mau dikemanain…kalian kan satu kampus jadi bisa semakin dekat…”seruku.

”Dasar kau!sudah sana berangkat!”katanya.

”Ne…annyeong…”seruku kemudian menutup sambungan telepon.

Aku segera mengambil tasku dan berjalan keluar kamar menuju dapur. Seperti biasa ibu sudah berangkat dan hanya menaruh sarapan di atas meja. Aku membukanya dan makanan sudah rapih di masukkan ke dalam tempat makan dan seperti biasa ada memo disana.

Hye Jin-ah…jangan lupa sarapan..bawa juga untuk Donghae…saranghae”

Aku pun segera mengambil tempat makan itu dan berjalan menuju pintu dan menguncinya, lalu berjalan menuju apartemen Donghae Oppa, sejak Siwon Oppa pergi ke Jepang, Donghae Oppa lah yang sering memabntu kami dalam banyak hal dan Dongahe Oppa yang paling sering ke rumah, karena kebetulan Universitasnya tidak jauh dari pusat kota sehingga dia tidak perlu pindah. Dan karena ibu kasihan pada Donghae Oppa dan sudah menganggapnya anak sendiri maka setiap pagi ibu selalu membuatkan sarapan untukku dan juga Donghae Oppa. Seperti biasa Donghae Oppa tidak pernah sempat untuk sarapan jadi aku selalu membawakan sarapan ke apartemennya dan makan bersama dengannya disana sebelum pergi sekolah. Aku sudah sampai di depan pintu apartemennya. Aku memencet bel. Namun tidak ada yang menjawab. Apa Donghae Oppa sudah pergi? Tidak mungkin pasti dia bilang kalau sudah berangkat, lagipula ini masih sangat pagi. Aku pun mencoba membuka pintu dan ternyata tidak terkunci. Aishh, kalau ada pencuri masuk bagaimana, dasar Oppaku ceroboh sekali. Aku pun masuk dan segera berjalan menuju dapur dan meletakkan tempat makan itu di atas meja dan membukanya. Setelah itu aku mengambil piring, sendok dan gelas. Tapi kemana Oppa? Kenapa apartemennya sepi sekali tidak ada suara apapun. Aku mencarinya di seluruh ruangan namun tidak mendapatinya juga. Aku mencoba mengetuk pintu kamar mandi tapi juga tidak ada jawaban. Aku pun melangkahkan kakiku ke dalam kamar dan mendapati dia masih tertidur pulas di atas tempat tidurnya. Aigoo, Oppa ku ini, kenapa belum bangun? Apa dia tidak mau pergi kuliah. Aku pun segera menghampirinya dan berusaha membangunkannya.

”Oppa bangun..”seruku sambil menepuk tangannya.

Dia masih tertidur.

”Oppa…”seruku lagi dan dia masih tidak bergeming.

Benar-benar Oppaku. Lihat saja sekali ini kalau dia tidak mau bangun.

”OPPA!!!”teriakku tepat di telinganya.

Dia pun segera membuka matanya kaget. Aku tersenyum puas melihatnya sudah bangun.

”Aishh..Hye Jin-ah…aku masih ngantuk tau!”serunya sambil mengacak-acak rambutnya dan berusaha membuka matanya.

”Oppa mau pergi kuliah tidak sih…cepat bangun…mandi…aku sudah bawa sarapan…kalau dalam waktu 20 menit kau tidak siap, aku ambil lagi sarapan itu…palli!”seruku memerintah padanya.

Dia yang masih setengah sadar hanya mengangguk. Aku pun berjalan keluar dari kamarnya menuju meja makan dan makan sarapanku. Aku melihat jamku, fuihh, masih sempat sarapan. Aku pun buru-buru memakan sarapanku. Tak lama kemudian Donghae Oppa sudah rapih berjalan menghampiriku dan segera duduk menghadapku. Dia pun segera mengambil makanan yang sudah kuhidangkan dan memakannya dengan lahap.

”Oppa…kenapa pintunya tidak dikunci?”seruku di sela-sela makanku.

”Mwo?memangnya tidak dikuncinya….pantas kau bisa masuk…perasaan aku sudah menguncinya…”jawabnya sambil mengambil sepotong telur gulung yang tersisa tapi sebelum itu sumpitku lebih cepat menusuk telur gulung itu, jadilah sumpitku dan sumpit Donghae Oppa berperang untuk mendapatkan potongan telur gulung terkahir. Aku tidak mau kalah.

”Oppa, kau sudah makan 4 potong tadi, aku baru dua tau!”seruku sambil mempertahaankan sumpitku. Donghae Oppa kembali berusaha mengambil potongan telur gulung itu dengan berbagai teknik.

”Aishh, dongsaeng..aku lapar sekali…”serunya lagi masih mengutak-atik sumpitnya untuk bisa mengambil telur gulung itu.

”Ne..mengalahlah..”seruku sambil terus mempertahankannya. Namun ternyata Donghae Oppa lebih terampil memainkan sumpitnya dan berhasil mengambil telur gulung itu.

”Aku menang…”serunya dengan tersenyum senang dan bersiap memasukan telur gulung itu ke mulutnya. Aku punya ide lain segera aku memasang puppy eyes ku dan memandang telur gulung yang akan dia makan.

”Aishh..kenapa sih kau punya puppy eyes seperti itu…”serunya lalu menyuapiku.

”Gumawoyo Oppa…”seruku sambil tersenyum.

”Oppa tadi malam kau mabuk ya?”tanyaku menyelidik.

Habisnya tidak biasanya dia lupa mengunci pintu sudah gitu dia juga bangun kesiangan. Donghae Oppa tidak pernah bangun kesiangan setahuku.

”Andwe…tadi malam aku pergi main ke rumah temanku dan pulang sangat malam tapi aku tidak mabuk…aku tidak minum kok…”serunnya sambil menyantap makannnya.

Aku masih menatapnya dengan pandangan tidak percaya. Memastikan apakah dia berkata jujur atau tidak, aku maish menatap Dongahe Oppa meminta kepastin.

”Aishh…kau tidak percaya padaku? Tanya saja pada Changmin…dia bersamaku kesana tadi malam…”serunya kemudian menyuap makanannya lagi.

Aku pun mengangguk dan segera meminum air putihku dan segera beranjak dari meja makan.

”Berangkat sendiri? Aku antar…”seru Donghae Oppa menghentikan makannya.

”Anni…aku berangkat sendiri saja…sudah hampir telat nih…Oppa habiskan saja sarapannya…jangan lupa kunci pintu lagi…”seruku menyindirnya dan kulihat dia hanya mengerucutkan bibirnya.

”Annyeong Oppa…”seruku sambil tersenyum dan melambai ke arahnya lalu berjalan keluar.

Hari ini aku sengaja pergi sekolah sendiri, tidak enak harus merepotkan Taemin terus untuk menjemputku, sudah cukup dia mengantarku dan menjemputku di tempat kerja. Aku berjalan sampai di halte busa dan menunggu bus datang. Tak lama kemudian bus datang aku pun segera naik ke atas dan memilih tempat duduk. Aku duduk di kursi tidak jauh dari pintu.

”Hye Jin-ah…”seru sebuah suara yang ternyata berasal dari samping tempat dudukku.

Aku tidak menyadari orang yang disampingku ini tadi saat duduk ternyata itu Sungmin.

”Sungmin-ah..”seruku sambil tersenyum.

Dia pun membalas senyumku dan melepaskan earphone yang dia pakai.

”Kau tidak berangkat dengan Taemin?”tanyanya.

Aku pun menjawabnya dengan menggeleng. Tumben sekali aku bertemu dengannya disini.

”Selamat ya kau terpilih menjadi ketua klub drama sekarang…”serunya lagi.

”Ne…sebenarnya malas sekali…”jawabku sambil mengerucutkan bibirku.

Ya sebenarnya aku malas sekali menjadi ketua klub drama yang baru, aku heran kenapa mereka mau memilihku dna trelebih lagi kenapa dua sunbae itu ngotot sekali untuk menjadikanku ketua klub drama. Sungguh menyebalkan sekali mereka itu. Mau keluar masih saja membuat masalah denganku. Tapi aku kangen dengan mereka, kangen dengan ledek-ledekkan mereka, padahal belum lama mereka ke sekolah lagi dengan alasan yang sangat aneh, ingin bertemu denganku. Dasar sunbae aneh! Sekarang Heechul sunbae dan Eunhyuk sunbae beserta Donghae Oppa kuliah di tempat yang berbeda. Heechul sunbae mendalami kemampuan aktingnya sementara Eunhyuk sunbae lebih memilih mendalami seni musik. Ya aku hanya bisa mendoakan agar mereka bisa berhasil. Aku melihat ke sampingku dan kulihat Sungmin sedang asyik membaca. Hah anak ini senang sekali membaca, bahkan di dalam bisa saja dia menyempatkan diri untuk membaca.

”Sungmin-ah…apa yang sedang kau baca?”tanyaku sambil melihat buku yang dia baca.

”Ah ini…bercerita tentang perjuangan hidup seseorang yang menderita penyakit kanker…seru loh…”seru Sungmin sambil memperlihatkan buku itu padaku.

Ngomong-ngomong soal buku aku jadi teringat buku yang belum sempat aku pinjam dari Key, buku yang selalu dia baca itu. Aku sangat penasaran tentang isinya, habis Key tidak pernah mau cerita isinya apa. Sebaiknya aku meminjamnya sekarang, kurasa Key sudah selesai membacanya karena kemarin aku lihat dia sudah membaca buku dengan cover yang lain. Aku melihat sekilas buku itu dan membaca sinopsisnya, cukup menarik.

”Nanti aku pinjam ya minnie…”seruku sambil memohon padanya.

”Aishh..terus saja kau memanggilku minnie…tidak akan kupinjamkan kalau begitu…”serunya sambil memanyunkan bibirnya.

Oh ya aku lupa dia tidak suka dipanggil minnie.

”Aigoo, aku lupa…baik…baik Sungmin….boleh pinjamkan?”seruku sambil mengeluarkan puppy eyes andalanku.

”Ne…ne…”serunya sambil mengambil buku itu dari tanganku.

”Gumawo…sungmin-ah…”seruku sambil tersenyum padanya.

Tak lama kemudian kami sampai di depan sekolahku. Aku pun berjalan bersamanya ke kelas. Aku merasa kehilangan biasanya jam segini aku akan bertemu Jin Ki Oppa yang baru datang dan terkadang bertemu Siwon Oppa yang sedang melintas. Oppa bogoshipoyo. Seruku dalam hati. Aku dan Sungmin berpisah di depan pintu masuk karena kelasnya ada di atas jadi dia langsung naik tangga yang ada di samping tangga.

”Annyeong…”seru Sungmin melambai padaku.

Aku tersenyum dan melambai ke arahnya, kemudian aku berjalan menuju lokerku, di jalan aku mengirim sms pada Taemin dan bilang padanya bahwa aku sudah sampai. Setelah itu aku kembali memasukan HP ku ke dalam saku dan berjalan menuju lokerku. Dari jauh aku melihat Key baru saja dari lokernya. Aku berinisiatif untuk menggodanya. Aku pun berjalan mengendap-endap di belakangnya dan menutup matanya. Dia tersentak kaget. Aku hanya terkekeh pelan.

”Hye Jin-ah!lepaskan!”serunya.

Asihh, kenapa dia bisa tau kalau itu aku. Menyebalkan sekali. Aku pun segera melepas tanganku dan dia berbalik menghadapku.

”Kenapa kau tau itu aku?”tanyaku.

”Tentu saja aku kenal baumu..”serunya dengan jutek seperti biasa,

”Memangnya aku bau apa?”tanyaku sedikit tidak suka dengan pernyataannya, dia malah tertawa.

”Oh ya…aku pinjam bukumu yang waktu itu ya…”seruku lagi kembali ke tujuan awalku mencarinya, yaitu meminjam buku.

”Buku yang mana?”tanyanya.

Aishh, dia pura-pura tidak tahu segala.

”Yang biasa kau baca itu loh…”seruku lagi.

Dia berjalan kembali ke lokernya dan membukanya, lalu mencari sesuatu di dalam, tak lama kemudian dia menyodorkannya padaku.

”Yang ini?”tanyanya.

”Ne…”jawabku dan hendak mengambil buku itu namun dia kembali menariknya.

”Satu hari 1000 won…”serunya dengan membentuk jarinya menajdi angka 10.

Apa-apaan dia? Mau mencoba memerasku, aku kan hanya meminjam saja, lagipula pasti harga buku itu tidak akan sampai 1000 won, dasar cowok aneh!

”Pelit sekali kau!”seruku.

”Aku bukan pelit tapi berusaha menjaga bukuku dengan baik!jangan sampai rusak!”serunya dengan wajah yang sangat menyebalkan.

”Ya sudah lebih baik aku beli saja daripada meminjam padamu…”seruku sambil berjalan pergi.

”Ya sudah kalau tidak mau…ini limited edition tau…”serunya dengan santai.

Mendengar kata limited edition aku berhenti melangkah dan kembali berajalan ke hadapannya.

”Key…”seruku sambil tersenyum memohon untuk di pinjamkan.

Dia hanya menatapku sekilas.

”Jebal…gratis ya…”seruku memasang puppy eyes ku lagi. Hemm sudah berapa kali aku memasang puppy eyes ku ini ya?

Dia mengerutkan keningnya sambil menatapku aneh.

”Nih…jangan senyum seperti itu lagi didepanku…jelek tau!”serunya sambil menjitak kepalaku.

”Aishh sakit tau!”seruku sambil mengusap-usap kepalaku.

Eh dia malah langsung pergi begitu saja setelah memeberikanku bukunya dan menjitak kepalaku tanpa rasa bersalah, lihat saja kau Key!seruku dalam hati

Aku menatap jam di depan kelas. Masih pukul 11.45, aishh kenapa waktu terasa lama sekali ya. Aku hanya kembali berpura-pura melihat bukuku kembali. Menanti waktu makan siang. Aku menatap kesekililingku, seeprtinya teman-teman juga sama sepertiku, ingin sekali menyelesaikan pelajaran ini. Pelajaran bahasa Inggris yang sangat membosankan. Kami hanya disuruh membaca buku mengenai sastra Inggris. Aissh, menyebalkan sekali. Aku sudah sering membaca ini dulu dan jujur ini adalah pelajaran yang paling tidak aku sukai. Aku kembali melihat kesekeliling. Aku melihat salah satu temanku malah tertidur dengan bukunya, yang lain aku melihat sibuk mengobrol dengan teman di belakangnya. Hanya Wookie saja yang masih sibuk membaca, dia menuruti sekali perintah gurunya. Aku melihat ke depan sepertinya Key juga sama sepertiWookie asyik sekali membaca bukunya.

”Choi Hye Jin!baca ke depan!”perintah Han seonsangnim membuyarkan lamunanku.

Aishh pasti dia tahu aku sedang melamun dan tidak membaca tadi. Aku harus membaca buku ini ke depan lagi. Aku pun berjalan menuju ke depan kelas. Di depan kelas semua mata langsung tertuju padaku yang bersiap membaca buku itu. Aku melihat Key menatapku seakan berkata ’rasakan kau makanya jangan pernah melamun di kelas’. Dia sangat menyebalkan. Akhirnya aku terpaksa membaca buku itu, sampai pada akhir kalimat pertma bel menyelamatkanku dari keharusan membaca satu halaman buku yang tidak ada gambarnya dengan spasi yang sangat pendek membuat satu halaman penuh dengan tulisan.

Aku menghela nafas begitu Han seonsangnim sudah keluar kelas, aku berjalan kembali ke tempat dudukku dan menaruh bukuku ke dalam laci.

”Hye Jin-ah pokoknya kau harus ke kantin bersamaku!”seru Rae Na yang sudah berdiri disampingku.

”Waeyo? Biasanya kan kau sama Yesung atau Minho…”seruku sambil mengambil HP di dalam sakuku, siapa tahu Taemin sudah sms dan dia sudah ada di kantin saat ini.

”Ne..aku tidak mau…kau tahu…selama ini masa aku harus bergantian makan siang dengan mereka…”seru Rae Na lagi.

”Makanya tentukan pilihanmu dong…”seruku lagi.

Aku melihat HP ku ternyata Taemin belum sms, mungkin hari ini dia tidak makan siang denganku atau mungkin dia sudah ada di kantin sekarang ini. Aku pun hendak berjalan meninggalkan Rae Na untuk pergi ke kantin namun Rae Na langsung menarik tanganku dan berjalan disampingku. Kenapa anak ini? Saat aku melihat diluar ternyata ada Yesung di depan pintu kelas. Aigoo.

”Yesung-ah….hari ini aku mau makan dengan Hye Jin ya…”seru Rae Na pada Yesung.

”Siapa juga yang mengajakmu makan? Aku kesini mau menjemput Key…anak basket akan ada acara…”seru Yesung.

Sungguh saat itu aku ingin sekali tertawa, aigoo Rae Na, kasihan sekali dirimu. Aku bisa melihat Rae Na hanya mengerucutkan bibirnya.

”Sudah kajja…”seruku smabil menarik tangan Rae Na berjalan.

Sepanjang jalan Rae Na hanya menggurutu tidak jelas dan aku hanya bisa menanggapinya dengan senyuman, sampai di kantin aku merasakan kesepian itu , sudah kebiasaanku untuk memeprhatikan sekelilingku dan aku menadapti tempat yang bisa di duduki oleh orang-orang itu kini sudah berganti. Aku memabyangkan mereka yang masih duduk disitu. Bisanya di pojok situ ada Hyo Jin dan Jin Ki Oppa, lalu di tengah ada Kibum sunbae, Siwon Oppa beserta Eunhyuk sunbae dan Heechul sunbae, di ujungnya ada Changmin sunbae bersama Leeteuk sunbae, sekarang semua sudah berganti, tidak ada lagi para gadis yang menatap kagum ke arah meja Siwon Oppa atau mengerubungi meja Changmin sunbae, semua tampak terlalu biasa. Memang sih ketua kepresidenan murid yang sekarang tidak sepopuler dulu, atau mungkin bagiku dia tidak populer. Ya ketua kepresidenan murid sekarang adalah seorang Cho Kyuhyun. Aigoo, aku tidak menyangka dia yang akan terpilih, nah sudah jelas kan kenapa aku merasa ketua kepresidenan murid yang sekarang biasa saja, habisnya aku tahu siapa itu Cho Kyuhyun dan dia tidak seberwibawa Siwon Oppa, malah cenderung aneh. Game freaks. Namun sepertinya anggapan itu hanya berlaku padaku karena saat aku sedang mengambil nampanku masuklah Cho Kyuhyun dan tentu saja para gadis langsung berteriak histeris terutama hoobae-hoobaeku. Asihh, apa gantengnya Cho Kyuhyun itu. Aku berjalan bersama Rae Na menuju meja kosong tempat biasa kami duduk. Aku melihat ada yang aneh hari ini. Kenapa anak basket berkumpul seperti itu. Kulihat Kyuhyun juga ada diantara mereka. Taemin juga ada. Pantas saja dia tidak sms. Hufft menyebalkan setidaknya dia sms dulu kek. Aku pikir dia sudah menungguku ternyata dia sedang berkumpul dengan teman-temannya itu.

Taemin POV

Aku melihat kesekililing mencari Hye Jin, saat aku mendapati dia sedang duduk bersama Rae Na, aku menjadi lega, karena kupikir dia makan sendirian hari ini. Padahal tadi aku sudah sms dia tapi dia tidak membalasnya. Semoga dia tidak marah padaku. Hari ini entah kenapa mereka semua ingin makan siang bersama. Tumben sekali. Kini kami sudah duduk berkumpul tinggal Yesung saja yang belum datang. Tak lama kemudian Yesung menghampiri kami namun dia tidak bersama Key. Hubunganku dengan Key memang agak sedikit memburuk beberapa bulan ini, aku tidak tahu kenapa mungkin ini mengenai masalah Hye Jin karena sepertinya dia menyukai Hye Jin.

”Yah…kurang satu nih…”seru Sungmin sambil menatap makanan di depannya.

”Memangnya ada apa sih? Tumben sekali…”seruku.

”Taem..kita sudah lama tidak makan bersama…jadi wajar dong sekarang kita makan siang bersama…”seru Minho hyung menjelaskan.

”Kau seperti tidak tahu Taemin saja…pasti dia ingin makan dengan yeojachingunya itu loh..disana tuh….”seru Yesung sambil menunjuk ke arah Hye Jin.

Aishh mereka ini masih saja senang meledekku, aku hanya bisa tersenyum menanggapinya dan menyendok makananku.

”Oh ya Taem..kau belum pernah pergi kencan dengan Hye Jin?”tanya Kyuhyun tiba-tiba dan membuatku sedikit tersedak. Aku segera mengambil minumku dan meminumnya.

”Siapa bilang? Tidak perlu pergi kencan segala….aku selalu mengantarnya pulang kok…”seruku sambil kembali fokus ke makananku.

”Mana bisa itu di bilang kencan…kencan itu seperti yang minggu lalu Minho lakukan dengan Rae Na…pergi ke kebun binatang…”seru Sungmin kulihat Kyuhyun langsung menyenggol tangan Sungmin dan Sungmin langsung menatap Kyuhyun dengan penuh tanda tanya.

Kali ini Yesung lah yang tersedak,  dia buru-buru meminum minumannya, sementara aku melihat Minho hyung hanya tersenyum simpul. Aissh kenapa mereka berdua menunjukan ekspresi yang aneh, kenapa Yesung tersedak begitu. Aku melihat mereka kini saling bertatatapan.

”Itu sih bukan kencan Taem…”seru Khyuhyun lagi mencoba kembali ketopik pembicaraan awal.

”Kau belum pernah kencan Taem..Oh my god*nada Oh My God ala Boom-Boom*”seru Sungmin sambil menaruh tangannya di keningnya dan dia mengucapkan kata terkahir itu dengan sedikit nada, aku tidak tahu nada lagu apa itu, tapi melihat Sungmin seperti itu membuat kami langsung melihat ke arahnya dengan wajah bingun.

”Sungmin-ah…apa-apaan itu…”seru Kyuhyun sambil bergidik ketakutan.

”Hey kalian ini kenapa sih…itu lagu Boom Boomnya Super Junior…”seru Sungmin membela diri.

”Ne…aku juga tahu tapi sepertinya tidak seperti tadi deh…kau aneh sekali…”seru Kyuhyun lagi sambil menoyor kepala Sungmin.

Asihh, pasti sebentar lagi mereka akan bertengkar. Aku hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalaku melihat tingkah dua orang ini, tidak pernah aku selalu saja ada yang diributkan.

Hye Jin POV

Aku menatap wajah-wajah baru anggota klub drama. Heechul sunbae dan Eunhyuk sunbae lihat saja nanti kalau aku bertemu kalian lagi maka habislah kalian yang sudah memaksaku menjadi ketua klub drama. Aku berusaha tersenyum pada mereka. Agenda hari ini lebih ke perkenalan saja. Aku menyuruh mereka maju satu persatu ke depan untuk memperkenalkan diri. Untung hari ini aku libur bekerja,lagi-lagi karena bibi Rae Na pulang ke kampungnya.

”Gamsahmanida sudah mau berkumpul…oh ya kita latihan setiap hari kamis sepulang sekolah ya…”seruku mengakhiri pidato singkatku.

Hari ini aku tidak sendiri ada 5 orang yang membantuku, sebenarnya banyak tapi hari ini aku hanya berlima saja. Aku pun tersenyum pada mereka dan mempersilahkan mereka untuk pulang.

”Hye Jin-ah…aku duluan ya”seru Lee Soo Hee yang menjadi wakilnya.

Aku pun tersenyum mempersilahkan mereka pergi. Aku segera beranjak mengambil tasku yang ada diatas panggung. Aku menatap sekeliling, rasanya seperti masih ada mereka disini. Aku jadi ingat waktu dulu aku sering kejar-kejaran bersama Donghae Oppa disini dan aku pernah dikerjai habis-habisan juga di atas panggung ini. Aku pernah menangis di pojok ruang ini, aku pernah belajar di tengah-tengah ruang ini. Ya ampun semua kenangan ini seakan kembali lagi. Aku rindu pada mereka. Sekarang setiap pagi aku selalu menyempatkan diri pergi kesini hanya sekedar untuk membaca buku. Seperti biasa di ruang inilah suasana paling nyaman dan sepi, pantas Donghae Oppa senang sekali kemari. Aku kembali seperti bernostalgia dengan ruangan ini. Aku memjamkan mataku dan mengingat-ingat apa saja yang pernah aku lakukan disini bersama mereka, sampai seseorang menepuk bahuku.

”Noona…kenapa masih disini?”tanya sebuah suara yang asing bagiku.

Aku membuka mataku dan berbalik menghadap orang yang memanggilku tadi. Aku terkejut ketika mengetahui yang memanggilku adalah hoobaeku.

”Oh…ini juga mau pulang kok…kau belum pulang?”tanyaku ramah.

Dia tersenyum, aigoo senyumnya manis sekali, bukannya aku suka pada juniorku loh hanya saja senyumnya mirip Kibum sunbae, manis sekali, mungkin tidak semanis Kibum sunbae yang kuakui memang mempunyai killer smile itu, tapi senyumnya mampu mengingatkanku pada Kibum sunbae, sunbae favoritku.

”Aku Yoo Seung Ho…Noona ingat?”tanyanya masih dengan senyumnya itu.

”Oh jadi kau Seung Ho yang tadi…”seruku karena tadi saat perkenalan sepertinya aku mengenal nama itu.

Dia hanya mengangguk dan masih dengan senyuman itu.

”Kau tidak pulang?”tanyaku lagi.

”Ne…ini baru mau pulang…noona?”tanyanya.

”Ne…aku juga mau pulang…”seruku.

”Bagaimana kalau kita berjalan sampai depan bersama…”serunya.

Aku pun menagangguk dan berjalan bersamanya sampai depan. Dia memang mirip Kibum sunbae, senyum tiu sangat mirip sekali dengan Kibum sunbae. Di sepanjang perjalanan sampai depan dia terus bercerita bahwa dia senang sekali bisa masuk sekolah ini dan dia sangat mengagumiku makanya dia ikut klub drama. Aigoo, polos sekali anak ini. Sampai di depan aku melihat Taemin sudah menungguku seperti biasa.

”Wah sudah ada yang menunggu…aku duluan ya noona…annyeong…”serunya sambil melambai padaku dan berjalan menuju lapangan parkir.

”Annyeong…”seruku dan berjalan menuju Taemin.

”Hai…”sapaku padanya sambil tersenyum.

”Siapa dia?”tanya Taemin langsung.

”Aishh…kau cemburu ya?”seruku sambil tersenyum melihat dia bertanya seperti itu.

Dia hanya memanyunkan bibirnya dan memberikan helm padaku. Aku hanya tersenyum melihat tingkahnya yang lucu sekali karena cemburu padaku. Tak lama kemudian Seung Ho lewat di depan kami dan melambai padaku. Aku pun membalas lambaiannya sambil tersenyum dan itu membuat Taemin semakin menatapku tajam. Aku hanya bisa tertawa melihatnya seperti itu. Dia seperti anak kecil saja. Aku pun naik ke atas motornya dan memegang pingganggnya erat-erat.

Tiba-tiba Taemin berhenti di sebuah taman bermain. Dia menyuruhku turun dari motor, aku membuka helmku dan menatapnya dengan tatapan bingung. Kenapa dia berhenti disini? Tanyaku dalam hati.

”Kita kencan hari ini…”serunya sambil tersenyum.

Aku hanya bisa mengerutkan keningku, bingung dengan semua ini. Pergi kencan? Hari ini? Disini? Apa maksudnya. Dia langsung menarik tanganku yang masih kebingungan dengan apa yang terjadi. Kami pun akhirnya sampai di dalam. Dia langsung menarikku menuju berbagai wahana yang ada disana, yang pertama di tujunya adalah roller coaster. Meski aku bingung kenapa dia mengajakku kencan dengan tiba-tiba tapi aku tetap menikmatinya. Sudah lama sekali sepertinya aku tidak jalan-jalan ke taman hiburan seperti ini kalau tidak salah terakhir kali aku pergi bersama Oppa-Oppaku dan ini adalah kencan pertamaku dengan Taemin setelah kami benar-benar berpacaran.

Setelah naik roller coaster kami berjalan menaiki wahana selanjutnya. Yaitu kincir angin, senang sekali bisa melihat kota Seoul dari atas sini.

”Kau senang?”tanya Taemin yang duduk di hadapanku.

”Ne…sudah lama aku tidak jalan-jalan….meski awalnya aku bingung kenapa kau mengajakku tiba-tiba begini…”seruku sambil terseyum dan mentapa pemandangan diluar.

Dia terkekeh pelan dan menatapku.

”Gumawoyo…”seruku padanya.

Hari sudah mulai sore aku bisa melihat matahari mulai terbenam dari atas sini. Indah sekali. Rasanya senang sekali hari ini karena aku sudah lama tidak jalan-jalan seperti ini.Semakin malam disini malah semakin sore. Aku melihat masih banyak sekali pengunjung disini. Kemudian kami berjalan ke salah satu stand permainan. Melempar bola. Taemin sepertinya ingin mencobanya.

”Lihat aku akan mendapatkan beruang itu untukmu…”serunya serius lalu melemparkan bola itu ke keranjang dan berhasil, dia memasukannya.

”Kau berhasil…”seruku senang.

Kemudian penjual itu memberikan boneka beruang itu pada Taemin dan kami pun kembali berjalan. Taemin kemudian memberikan boneka itu padaku.

”Gumawo…”seruku sambil tersenyum menatapnya.

”Yah….meski tidak sama dengan yang Key berikan…”serunya tiba-tiba.

Aku menatapnya penuh tanda tanya. Kenapa dia berkata seperti itu? Aku jadi teringat bonek Key di lokerku, apa dia tahu itu diberikan Key? Darimana di tahu? Memangnya saat Key memberikanku dia ada disana? Lagipula di juga memberikan bonek beruang yang aku inginkan pada gadis lain, memang sih itu dulu mungkin dia belum menyukaiku.

”Punyamu lebih bagus…”seruku.

”Ne…tapi tetap saja Key yang memberikannya terlebih dahulu…aku cemburu…”serunya sambil memanyunkan bibirnya.

”Kau memberikan boneka beruang pada gadis lain juga kan?”seruku.

”Darimana kau tahu?”tanyanya dengan wajah bingung.

Aishh, aku keceplosan berbicara, itu kan dulu. Dia kemudian tersenyum dan mengacak-acak rambutku.

”Ternyata dari dulu kau sudah menyukaiku…”serunya sambil tersenyum.

Aigoo, dia tahu dari dulu aku sudah menyukainya. aku malu sekali. Aku pun memukul bahunya. Dia malah berlari menghindari pukulanku. Aku pun berlari mengerjarnya.

Kami duduk di salah satu bangku di taman dekat dengan taman bermain itu. Aku menyandarkan kepalaku di lengannya dan memejamkan mataku, menikmati udara malam yang sudah mulai dingin. Dia merangkul bahuku dan menyadarkan kepalanya di atas kepalaku.

”Kau tahu kenapa aku memberikan boneka itu padanya dulu? Aku cemburu melihat Key memberikan boneka beruang itu padahal aku sudah berniat memberikannya padamu…aku sudah membelikanmu yang sama persis dengan yang waktu itu kau inginkan…”serunya.

Aku melepaskan rangkulannya dan mentapnya. Jadi Taemin juga sudah menyukaiku sejak lama. Aigoo, kenapa aku tidak sadar dari dulu ya? Babo sekali aku, sejak dulu kan dia sudah sangat perhatian padaku, aku jadi ingat saat dia marah di festival itu dan juga wajah juteknya ketika melihatku bersama Key. Aku jadi tertawa mengingatnya.

”Kenapa kau malah tertawa?”tanyanya dengan wajah bingung.

”Habis pantas saja dulu kau sering marah-marah gak jelas padaku..dan wajahmu itu loh lucu sekali ketika marah…apalagi cemburu seperti tadi…ayo cemburu lagi…”seruku sambil mencubit pipinya.

Dia hanya mengembungkan pipinya dan malah mengacak-acak rambutku. Aishh, rambutku jadi berantakan. Aku pun merapihkan rambutku dengan tanganku.

”Hye Jin-ah…”serunya.

Aku mendongak dan mentapanya. Tiba-tiba dia mendekatkan wajahnya padaku. Jantungku langsung berdegup sangat kencang saat itu. Aku hanya bisa menatapnya yang semakin mendekatkan wajahnya padaku. Aku bisa merasakan hembusan nafasnya yang hangat. Dia semakin menunduk dan saat bibirnya hampir menyentuh bibirku, handphonenya berbunyi dan dia segera menjauhkan wajahnya kembali. Dia langsung mengambil Hp di sakunya. Aku masih terpaku di tempatku dengan jantung masih berdegup sangat kencang karena hal tadi.

”Ayo kita makan…”serunya setelah menaruh kembali Hp ke sakunya.

Aku yang masih kaget karena hal tadi hanya bisa berdiri kikuk. Dia pun segera menarik tanganku berjalan sambil tersenyum, aku pun hanya bisa mengikutinya. Aigoo, jantungku masih berdegup kencang sejak tadi.

TBC

©2010 SF3SI, Novi.

This post/FF has written by Novi, and has claim by her signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

qtl { position: absolute; border: 1px solid #cccccc; -moz-border-radius: 5px; opacity: 0.2; line-height: 100%; z-index: 999; direction: ltr; } qtl:hover,qtl.open { opacity: 1; } qtl,qtlbar { height: 22px; } qtlbar { display: block; width: 100%; background-color: #cccccc; cursor: move; } qtlbar img { border: 0; padding: 3px; height: 16px; width: 16px; cursor: pointer; } qtlbar img:hover { background-color: #aaaaff; } qtl>iframe { border: 0; height: 0; width: 0; } qtl.open { height: auto; } qtl.open>iframe { height: 200px; width: 300px; }

About these ads

Tagged: , , , , , , , ,

23 thoughts on “LOVE’S WAY- ALMOST LIKE LOVE

  1. Firdha_mvp January 7, 2011 at 7:29 AM Reply

    Wah! DAEBAAAK!!!
    Jdi makin cinta ma taem…
    4 jmpol buat author…
    tpi resiko tanggung sndiri y!
    hehe
    ditunggu lanjut.a!

  2. jungsungyoungkyu January 7, 2011 at 8:33 AM Reply

    Hua….
    Kren bgt nie crta.
    Taemin cmburu yach ?
    Tpi k0k minho cma sdikit…
    Chingu, lnjut yach n jngn lma…
    Jngn kcwakan reader.
    Aq bner2 sneng ma crta nie, smpe bca paz sc0l*ngetik smbil lhat k pntu tkut gru dtang*
    n aq slah stu pnggemar epep nie*pluk2 auth0r*
    buft*mnghlang ala narut0*

  3. Pupuhmaknae January 7, 2011 at 9:00 AM Reply

    Akhirnya keluar jga nextnya…
    Wah….KEREN…
    Oh iya… Next part banyakin taemin hye jin ya…
    Soalnya udah 2 part sbelumnya taeminnya gak ada T.T
    jangan bikin reader kecewa ya :)
    ceritanya keren.. Konfliknya jg mantep deh..

  4. ~Choi.hyun_ae~ January 7, 2011 at 10:15 AM Reply

    Untg aj g jd nyium.
    Haha
    bkin cmburu aj.
    Tp seru thor.
    Lanjuuuuttt

  5. myee January 7, 2011 at 10:50 AM Reply

    haissh rameeee!
    lanjuuut

  6. icusnabati January 7, 2011 at 11:41 AM Reply

    ALMOST!!!! hahahaha..
    Lanjutt lanjuuutt…
    tapi kok sedih ya pas hye jin nginget tentang sunbae2nya.. hahaha

  7. Park_yoomi January 7, 2011 at 12:31 PM Reply

    Wahh,makin keren
    aja crita nya..
    Speechless deh..
    Jangan lama2 lanjutan nya author yg
    baik hati…

  8. Raemin aegyo January 7, 2011 at 1:11 PM Reply

    Akhrny klwr jg, , ,kereeeeennn, , ,bgtzzz, , ,jd mkn iri ma psngan taemin hye jin, , ,next partny jgn lm2 y, , , ?^^

  9. agitaraka January 7, 2011 at 3:41 PM Reply

    huaaaa tambah kereeen aja nich ff daebakk. . .
    wah aku tegang kug gak jdi ciumannya wkwkwkwkwk kereeennn. . .

  10. twinka January 7, 2011 at 4:21 PM Reply

    HAMPIR AJA ITU TAEMIN!!! aduh aduh cepet ya lanjutannya!!

  11. nikitaemin January 7, 2011 at 4:38 PM Reply

    Huaaaaa
    Suer gua suka banget love’s way
    Judulnya beda beda
    Jadi baca semuanya hehehe
    Makin kesini makin seruu

  12. dindawew January 7, 2011 at 6:45 PM Reply

    Aih , hye jin sama key ajaa laaah *maksa . Daebak deh , lanjutannya jangan lama lama yaa

  13. megaMagnae January 7, 2011 at 10:35 PM Reply

    Yaaah….taemin kok gk dlanjutin sih?!? *jiaah…ktauan mesumnya!!
    Romantis bgt drmu taem,,
    aku mkin cnta ama Love’s way…
    DAEBAK!

  14. yuminho January 8, 2011 at 8:46 AM Reply

    huahh >.< ceritanya makin seruu , author lanjut lanjut *mangut2 ndri di pojok*
    ehh lupaa annyeong aku reader baru disini,
    sbenarnya udah lama sih baca ff ini dari awal sampe sekarang,
    hehe, cuman baru nyempatin komennya skrng, mianhae :(

    daebak deh buat ceritanya thor,
    yyaahh, taemin so sweet banget, kadang jdi dewasa banget kadang jdi childish juga hehe
    konflictnya juga keren. .
    jangan2 lama yahh thor lanjutnya, banyakin cerita si taem sm hye jin :)

  15. Diyawonnie January 8, 2011 at 11:17 AM Reply

    Kenapa hyemin ga jd kissing?
    gemeeeessss~
    taeminnie anakku udh gede…

  16. Tooofu--- January 8, 2011 at 1:22 PM Reply

    haaa…!
    Taemiin apa yg akan kau lakukan padaku tadii /plakk
    Onni, LW tuambah seruu ,
    .
    Key ama hyejin smakin deket yak,
    aku jadi cemburuu #ngembungin pipi kyk taemin.
    haha ,

    Novi onn lanjutiin yak,
    seru !!

  17. intaney January 8, 2011 at 2:36 PM Reply

    wahhh…
    jadi makin penasaran lanjutannya gimana..
    lanjut onnie…*jangan kelamaan*

  18. intaney January 8, 2011 at 2:40 PM Reply

    wahhhhh….!!!!!
    jadi penasaran sama lanjutannya…
    lanjut onnie…*GPL*

  19. hyukbumnik January 16, 2011 at 12:28 PM Reply

    astaga haha thor jgn sampe key ama hye ya .mending ama taem aja beneran dh .kasian taem .

  20. azolla January 17, 2011 at 8:23 PM Reply

    mantap.mantap.
    eh author..
    gimana cara nya supaya aku tau FF ini dilanjutin lagi?
    gomawo

  21. Nataem June 9, 2011 at 5:57 PM Reply

    KYAAAA KYAAAA KYAAA~ Taemin sama Hye Jin kencan :D
    Yahhh sedikit lagi tuh padahal eh pake bunyi HPnya Taemin huh -_-” *kesel sendiri*
    YA!!! sedih banget sunbae-sunbae dan Oppa-Oppa udah nggak ada lagi TT_TT
    Kyuhyun^^^^^^^^^^^^ apa gantengnya????Ganteng tau!!!!!!
    HUUUAAAAAAA Daebak!!! Walaupun ada misstyping tapi tetep daebakk~~~
    HyeMin semoga makin dekat lagi!!!^3^

    Next~~~~ ^^b

  22. hanjia June 28, 2011 at 5:28 PM Reply

    aigo, dasar hape mengganggu saja >.<
    padahal dikit lagi. wkwkwk

  23. reenepott June 29, 2011 at 9:30 PM Reply

    AAAAAAAAAA KOK GA JADI SIII??????? NTAR HARUS JADI YA????
    LANJUUUUTTT!!!!!!!!!!!!!!!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 4,292 other followers

%d bloggers like this: