SARANGHAE NAE DONGSAENG [2.2]

SARANGHAE NAE DONGSAENG

Author: Boram.On yu
Main Cast:
•    Lee Jinki aka Onew
•    Lee Eunmi
Support Cast: find it by yourself yee :p
Length: Twoshots, drabble nih keknya
Genre: brother romance, angst.
Rating : NC, 17+

OK, part 2 nih, baca aj deh langsung.

^Eunmi side^
“ Apa kau masih peduli pada oppamu? Kenapa kau tidak bersenang-senang saja dengan namjamu ini? “
Aku menelan ludahku mendengar sindiran Jonghyun oppa barusan. Kulihat Jonghyun oppa menatap meremehkanku. Minho maju selangkah, tapi segera kutahan tangannya. Seketika perasaanku menjadi tidak enak. Kuberanikan diriku bertanya.
“ Jinki oppa, dia kenapa? “
” Aku tahu Eunmi ya. Sikapmu yang seolah-olah menganggap Jinki tidak ada selama delapan bulan ini. Kau tahu apa yang dilakukannya setiap kali kau menghindarinya? Ia akan datang ke PUB milikku, menghabiskan gin hingga sepuluh botol lebih. Apa kau pernah tahu? Lima bulan yang lalu, ia hampir mati kehabisan darah saat ia menyileti dirinya sendiri, saat melihatmu berciuman dengan namjamu ini.  “
Seperti tertusuk panah tepat di jantungku, aku hanya bisa diam dengan seluruh badanku yang bergetar. Air mataku sudah jatuh sedari tadi. Kulihat Jonghyun oppa yang juga sudah menangis. Hidungnya sudah memerah. Aku sangat tahu betapa kental persahabatan antara jinki oppa san Jonghyun oppa.
“ Ani. Dia tidak baik-baik saja, Eunmi ya. Jinki, oppamu, akan melakukan operasi untuk kanker hatinya besok. “
Badanku semakin bergetar hebat. Operasi kanker? Tapi kenapa? Yang kutahu keluarga Lee tak punya riwayat penyakit semacam itu.
“ Dua bulan terakhir ini, aku melihat Jinki hanya mejadikan gin sebagai menu utamanya. Saat makan, ia akan selalu memuntahkannya. Kurasa kau lebih tahu alasan oppamu melakukan hal yang sangat bodoh seperti itu. “
Akhirnya, lututku tak mampu lagi bertahan. Aku jatuh berlutut dengan air mata yang sudah membasahi kedua pipiku. Minho mendekapku.
“ Minho ya, adik macam apa aku ini? Bagaimana bisa aku tidak tahu oppa sakit? “
Minho menepuk punggungku, hingga akhirnya aku membenamkan kepalaku ke dadanya, menangis sekeras yang kubisa.
****
^author side^
Besok adalah hari operasi Jinki. Namja itu menyibakkan tirai jendela, menampakkan kelamnya awan, sekelam hatinya. Ia mendengus untuk keberapa kalinya.
“ Jinki ya, kau harus makan. “
Jinki berbalik ke arah Jonghyun yang terlihat menenteng kantongan putih berukuran kecil. Ia pun tersenyum tipis, lalu kembali menatap langit.
“ Besok kan aku operasi Jongie. Bukannya dokter menyuruhku puasa? “
“ Tapi kata dokter, kau harus makan sebelum tengah malam nanti. “
“ Aku akan memuntahkannya kembali Jongie.  “
“ Kenapa kau egois begini hah?! Kalau kau tidak bisa melakukannya untukmu, pikirkan Eunmi. Dia adikmu, dia pasti sedih jika melihatmu da… “
Jonghyun membanting pintu kamar saat sadar Jinki sama sekali tak mempedulikan ucapannya.
“ Oppa… “
Jonghyun menatap iba pada gadis di depannya. Eunmi mengusap matanya yang sudah bengkak karena tangisannya. Di belakangnya, Minho menggenggam bahu Eunmi, memberikan semangat pada yeojachingunya.
“ Biar aku yang menjaga Jinki oppa. Jonghyun oppa dan Minho oppa pulang saja. “
Minho menatap mata Eunmi, mencari keyakinan di mata sembab yeoja kesayangannya itu. Jonghyun pun segera menarik tangan Minho pergi dari rumah sakit itu. Eunmi membuka pintu kamar Jinki. Sangat pelan hingga Jinki tak menyadari kedatangan adiknya.
Eunmi menatap punggung Jinki, punggung yang selalu memapahnya saat ia tertidur di meja belajarnya. Ia merengkuh pinggang Jinki, membuat namja itu sedikit tersentak. Namun cepat sadar dengan aroma tubuh yeodongsaengnya yang telah terekam jelas di memorinya.
“ Oppa, mian. “
Isakan Eunmi makin keras. Jinki pun membalikkan badannya, menundukkan kepalanya lalu mengusap air mata Eunmi dengan ibu jarinya.
“ Uljima. Wajahmu jelek kalo nangis. “
Eunmi tetap menangis, bahkan semakin keras membuat Jinki segera menarik dongsaengnya ke pelukannya.
****
“ Makanlah oppa. “
Jinki terus tersenyum menatap adiknya yang cemberut. Akhirnya ia bisa melihat ekspresi favoritnya itu dari dekat. Tiba-tiba Eunmi merengkuh pipi Jinki. Jinki pun menganga sebentar, membuat celah agar Eunmi bisa memasukkan makanan ke Jinki.
Tapi Jinki makin kaget, Eunmi menyuapinya dengan mulutnya. Adiknya itu bahkan memainkan lidahnya di dalam rongga mulut Jinki, hingga akhirnya mendorong makanan itu masuk ke kerongkongan Jinki.
Jinki membulatkan matanya tak percaya. Tak berusaha melawan, ketika Eunmi menyuapinya lagi dengan cara yang sama. Perlahan, Jinki mulai mendorong kepala adiknya semakin erat ke arahnya. Ia pun dengan leluasa memainkan lidah Eunmi. Eunmi hanya membalasnya, tanpa protes sedikit pun.
Di balik pintu, Minho mengepalkan tangannya. Jonghyun di sampingnya hanya terkekeh pelan.
“ Kau sudah tau kan hubungan mereka seperti apa? “
“ Tapi ini tidak masuk akal, Jonghyun ssi. Mereka saudara kandung, memiliki struktur genetika dan juga aliran darah yang sama. “
“ Tapi kau juga harus tahu, Minho ssi. Tiada cinta yang tidak masuk akal. Sebenarnya kau sudah tau kan perasaan mereka lebih dari sekadar oppa-dongsaeng? “
Minho menghempaskan tubuhnya di samping Jonghyun. Ia hanya tersenyum miris. Yah, ia memang tahu hubungan kedua kakak beradik itu bukan hanya sekedar persaudaraan. Ia juga ingat, betapa Jinki overprotective pada Eunmi saat SMA dulu, tentu saja karena ia sangat mencintai adiknya. Tapi, seperti kata Jonghyun, tiada cinta yang tidak masuk akal. Ia jelas-jelas tahu, delapan bulan bersama Eunmi, ia jelas tau yang dipikirkan Eunmi hanyalah Jinki. Ia jelas tau itu, dari cara Eunmi yang selalu menatap punggung Jinki saat pulang, atau dari cara Eunmi menatap sepatu oppanya.
****
Eunmi mengerjapkan matanya. Yang pertama dilihatnya hanyalah Jinki yang sedang tertidur dengan damainya. Tapi ia merasa janggal, ia hanya memakai tanktop dengan hot pants super mini. Seingatnya ia memakai kemeja semalam. Oppanya sendiri sudah tidak memakai baju.
Mereka memang sempat berciuman panas, Jinki juga sempat meninggalkan kissmark di leher Eunmi. Tapi setidaknya yang Eunmi ingat hanya itu. Hanya ketika ia tidur di samping Jinki dengan memeluk oppanya erat, seakan tidak mau melepaskannya. Eunmi memutar otaknya kembali, yang ada adegan-adegan yadong mulai berputar di pikirannya. Tiba-tiba Jinki menyentil dahi Eunmi, membuat gadis itu meringis kesakitan sambil mengelus dahinya.
“ Jangan pikir yang macam-macam. Tadi malam kau sangat berkeringat, dan aku juga panas. Ck, tidak kusangka adik manisku ini bisa memiliki pikiran.. aw! “
Giliran Jinki yang meringis. Eunmi mencubit oppanya tanpa ampun. Ia segera memakai kemejanya yang dilempar sembarangan oleh Jinki semalam .
“ Yaa! Kau mau kemana? “
Jinki ikut memakai kaus rumah sakitnya. Ia sempat mencolek bahu Eunmi berulang kali, menggoda adiknya yang semakin menghentakkan kakinya ke lantai dengan keras.
“ Aish! Aku mau pulang mandi oppa. “
“ Kalau begitu sama-sama saja. Dulu kita sering mandi sama-sama kan. “
“ Itu waktu aku masih kecil oppa! “
Eunmi menatap garang Jinki. Sedang Jinki hanya tersenyum lebar, menyulut emosi Eunmi kian memuncak.
“ Eunmi yaa, soal khayalanmu tadi itu. Kita bisa melakukannya kapan-kapan. Kalau kau mau, aku selalu siap kok. “
Wajah Eunmi merah total. Jinki malah tertawa sejadi-jadinya. Ia tidak tahu, bisikannya tadi bisa membuat Eunmi semerah tomat ini.
“ Appoyaa! “
Jinki mengelus kakinya yang sakit diinjak Eunmi. Tapi kemudian, ia ambruk. Pening di kepalanya, sekaligus rasa sakit di perut bagian atas di sisi kanan tidak mampu ia tahan lagi.
****
Eunmi tak berhenti menangis. Tangannya terus menggenggam tangan oppanya yang kini ia rasa semakin kurus. Matanya tak lepas dari wajah Jinki yang sudah sangat terlihat kurus.
“ Sudahlah Eunmi ya, Jinki tidak apa-apa kok. “
Berulang kali Jonghyun menghibur Eunmi, yeoja yang sudah dianggapnya sebagai dongsaeng.  Mata Jinki mengerjap sedikit, kemudian ia tersenyum pada Eunmi dan Jonghyun meski perutnya masih nyut-nyutan. Dengan bantuan Jonghyun, kini Jinki duduk bersandar di tempat tidurnya.
Jinki meraih wajah adiknya, lalu menghapus air mata di pipi Eunmi.
“ Aigo, kau belum mandi? Pantas saja dari tadi ada bau tidak enak. “
Eunmi memukul lengan Jinki pelan.
“ Pulanglah Eunmi ya. “
Eunmi menggeleng, air matanya masih saja terus menetes. Pintu terbuka, menampakkan Minho yang membawa sekeranjang buah. Jinki tersenyum lembut padanya.
“ Minho ssi. Bisakah aku memintamu mengantar Eunmi pulang? Baunya mengganggu konsentrasiku. “
Minho hanya menganggukkan kepalanya. Eunmi menggerutu sebentar, lalu setelah ia mengecup bibir Jinki sebentar ia segera pergi dengan mengaitkan tangannya di lengan Minho. Jinki terdiam sebentar, lalu cepat menundukkan kepalanya tersipu malu saat jonghyun menyikutnya.
“ Jonghyun ah, bisakah kau membantuku? “
Jonghyun menaikkan alisnya, sedangkan Jinki hanya tersenyum lebar. Senyum yang sangat aneh, dan sangat sulit diartikan bagi Jonghyun sendiri.
****
“ Minho oppa. Mian. “
Minho tetap menatap lurus jalan di depannya.
“ Aku tidak punya maksud… “
“ Diamlah Eunmi. “
“ Oppa, aku.. “
Minho membanting setirnya hingga mobil terparkir di sisi jalan. Bahkan Eunmi sempat terbanting ke depan, tetapi tertahan oleh sabuk pengaman di depannya. Minho meraih wajah Eunmi, lalu dengan kasar ia menciumi Eunmi, menggigit bibir bawah Eunmi sekeras mungkin tapi tetap menahan dirinya agar bibir Eunmi tak terluka. Eunmi sendiri hanya diam, air matanya kembali menetes. Sesenggukan Eunmi membuat Minho menghentikan aktivitasnya. Ditatapnya kissmark di leher Eunmi. Seketika ia meninju setir mobilnya dengan kuat.
“ Neon nae yeoja, Eunmi! “
“ Oppa… “
“ Lalu apa? Kau akan mengatakan kau mencintaimu oppamu sendiri? Neo miceosso, Eunmi ya! Mana bisa kau mencintai orang yang memiliki aliran darah yang sama dengan milikmu?! Kau pernah janji akan disisiku selamanya. Maka aku akan membuatnya jadi kenyataan. “
Tangis Eunmi meledak. Biar bagaimanapun, Minho tidak bisa melihat yeojachingunya menangis. Maka ia merengkuh tubuh Eunmi yang gemetar karena tangis. Air mata yang ditahannya sedari tadi ikut menetes, tapi akhirnya ia cepat mengusapnya.
“ Mian Eunmi ah. Jeongmal mianhe. “
****
^Jonghyun side^
Aku menatap surat Jinki di tanganku. Seketika perasaan bersalah merasukku. Air mataku jatuh tak tertahankan. Aku meringkuk di sisi rumah sakit. Setelah menguatkan hatiku, kutinggalkan rumah sakit itu.
Ya, operasi Jinki tidak berhasil. Setidaknya itu yang dikatakan dokter padaku. Saat aku terbangun, jasad Jinki sudah tidak ada. Dokter itu menambahkan, kalau mayat Jinki sudah dikubur sehari yang lalu. Aneh bagiku, tapi aku cepat mengingat kopi terakhir pemberian Jinki padaku. Setelah meminum kopi itu, aku merasa sangat mengantuk dan akhirnya aku tertidur di sofa kamarnya.
Kini, kulihat Eunmi yang berdiri mematung mendengar penjelasanku barusan.
“ Kau tidak salah dengar Eunmi. Jinki sudah pergi. Ia juga melarangku melihat jasadnya, dia ingin langsung dikubur. “
Aku langsung menahan tubuh Eunmi yang sudah linglung. Minho sempat menepis tanganku, tapi Eunmi balas menepis tangan Minho.
“ Aku harus menghubungi aboji dan eumma. “
****
Kutatap Eunmi yang terduduk bersandar di dinding rumahnya dengan memandang lurus. Tatapannya terlihat kosong. Jepitan dengan pita putih masih bertengger di rambutnya yang tergerai. Ia masih memakai baju hitam. Yang kutahu, ia belum pernah bergerak dari tempatnya itu sejak dua hari yang lalu.
Bahkan Nyonya dan Tuan Lee sudah memaksa Eunmi untuk makan. Eunmi hanya diam. Karena aku sudah dikenal dengan baik di keluarga Lee, aku dibiarkan bermalam di rumah mewah bergaya klasik itu. Terkadang aku akan membiarkan Eunmi bersandar di bahuku, saat ia sudah tertidur.
Saat ini pun sama, ia tertidur dengan damainya di bahuku. Kuelus pipinya. Melihatnya, seperti aku melihat Jinki dalam versi wanita. Minho berdehem pelan. Kuarahkan ia duduk di sampingku.
“ Kau senang sekarang? Saingan terbesarmu sudah pergi kan? “
Ia menatapku tajam. Kutau ia tidak senang dengan nada bicaraku yang menyindirnya.
“ Eunmi kutitipkan padamu. Itu pesan terakhir Jinki padaku. “
Minho mengernyitkan alisnya, tapi segera kutuntun ia memberikan bahunya menjadi sandaran kepala Eunmi.
****
“ Oppa, kajimaa. Tinggallah disini. “
Eunmi bergelayut di lenganku dengan manja. Kupeluk ia sekali lagi, dengan menciumi puncak kepalanya. Minho sedikit risih melihatnya, sedang aku hanya tersenyum tipis.
“ Mian, Eunmi-ah. Tinggal disini hanya membuatku terus mengingat oppamu. “
“ Jadi oppa mau melupakan Jin… “
Eunmi tertunduk. Kulihat matanya berkaca-kaca, tapi kemudian air matanya langsung menetes. Kuusap air matanya dengan ibu jariku.
“ Aish, kau membuatku makin bersalah dengan tangismu, saeng. Ah ne, kupikir pesawatku akan berangkat. “
Eunmi makin cemberut. Kucubit pipinya membuat ia meringis kecil.
“ Good bye, saeng ah. Jangan lupakan aku yaaa! Ah, kalau kalian mengadakan pernikahan jangan lupa mengundangku! “
Minho dan Eunmi hanya bertatapan, lalu tersenyum ke arahku. Kulambaikan tanganku sekali lagi, kulihat Eunmi juga melakukannya. Ah, kupikir aku akan sangat merindukanmu Seoul, terutama kau Jinki ya.
****
^Eunmi side^
Aku membuka surat titipan Jinki oppa dari Jonghyun oppa. Sebelum ia pergi ke Jepang kemarin, ia menitipkan surat ini padaku. Kembali air mataku menetes membuat pandanganku mengabur. Kulirik frame foto Jinki oppa.

Annyong Eunmi yaa.
Saat membaca ini, kau mungkin sudah tak bisa melihatku lagi. Maksudku dalam bentuk nyata, karena pasti kau akan selalu memandang fotoku yang sangat tampan. Ah, aku memang sangtae Eunmi ya. Hehe.
Dalam surat ini aku ingin minta maaf padamu. Minta maaf atas semua salahku, semua perbuatanku yang menjengkelkan, dan sudah membuatmu kehilangan sahabat akrabmu di Seoul dulu, membuatmu tak bisa memiliki seorang pun teman pria, selalu menyuruhmu membuatkanku hot chocolate di pagi hari. Apa kau tau kalau hot chocolatemu sangat pahit heh? Kurasa kau lebih banyak dosa pada oppamu ini dengan menyajikan minuman yang lebih pahit dari kopi itu. Ya, kurasa kita impas saja. Hehe
Aku memang nappeun namja Eunmi ya. Selalu bersikap jahat padamu, selalu bersikap overprotective padamu, benar-benar oppa yang bodoh. Tapi kurasa kau harus tahu alasanku melakukannya. Aku sangat suka melihat wajahmu yang cemberut, bibirmu yang manyun saat kau sangat jengkel padaku. Tapi, tentu saja aku lebih suka melihat senyumanmu. Sangat menyukainya hingga membuat jantungku bersetak sangat kencang, hingga terkadang membuatku sesak.
Ck, aku memang oppa yang sangat tidak tahu diri. Aku bahkan menyukai yeodongsaengku sendiri. Memang lebih baik jika aku pergi meninggalkan dunia ini, daripada kau harus ikut menanggung dosa karena ikut mencintai oppa mu sendiri. Aku yakin, kalau kau tahu perasaanku dari dulu, kau pasti tak akan bisa menolak perasaan oppamu yang sangat tampan ini. Sangat tampan melebihi Choi Siwon, biasmu di Super Junior itu.
Eunmi, aku sangat berharap kalau kita tak memiliki ikatan darah. Tapi sepertinya takdir memang tak bisa dilawan.
Choi Minho, sebenarnya aku tak menyukainya. Kau selalu lebih suka mendukungnya saat kami bertanding basket. Dan sikap manjanya padamu, aku sangat membencinya. Benci karena saat ia di dekatmu, aku bahkan tak bisa menyentuhmu. Benci karena ia telah membuat perhatianmu padaku beralih padanya.
Egois sekali bukan? Tapi pada akhirnya aku bisa menerima hubungan kalian. Aku tak akan memungkiri betapa serasinya kalian saat bersama. Yah, aku akan merestui kalian.  Jadi jangan berpikir macam-macam. Kau harus melanjutkan hubunganmu dengannya, harus sampai menikah. Aku tentu sangat berharap bisa memiliki umur yang panjang untuk melihat keponakanku nanti.
Choi Minho, dia benar-benar namja yang baik, saeng. Dia mau menghabiskan minumanmu yang rasanya tak karuan itu. Dia juga rela bolos kuliah untuk mengantar jemputmu.
Aku sampai lupa mengatakan ini. Lee Eunmi, jeongmal saranghanikka. Selamat tinggal, nae yeppoe yedongsaeng.

^Author side^

“ Ahjussi? Nyanyikan lagu itu lagi. “
“ Lagu itu lagi? “
Jira mengangguk semangat, membuat rambutnya yang tergerai panjang ikut bergoyang searah anggukannya. Namja itu meraih gitarnya, lalu segera memetik senar demi senar.

“ Waaah daebak. Kenapa tidak jadi penyanyi saja? “
“ Aku kan sudah tua, Jira ah.  Aku sudah 27 tahun. Paling-paling idolaku cuman orang tua. “
“ Jinja? Masih seperti 20 tahun kok. “
Namja itu tertawa mendengar ucapan gadis kecil berusia 5 tahun ini. Ia mencubit pipi Jira, membuat Jira memanyunkan bibirnya.
“ Wajahmu mirip seseorang kalau cemberut begitu. “
“ Tapi pasti lebih cantik aku kan? “ Namja itu kembali tertawa.
“ Tidak, wajahmu persis dengannya. “ Tapi tiba-tiba saja Jira mencium pipi namja itu sekilas.
“ Aku mau jadi istrinya ahjussi. Temanku pernah bilang, kalau bertemu dengan namja yang wajahnya mirip, berarti jodoh. Wajah kita kan sama.  “
Namja itu kembali tertawa.
“ Tapi ahjussi kan sudah tua. Aish, jangan pikirkan itu dulu. Kau harus sekolah, punya nilai yang bagus biar eumma appamu bangga. “
Jira kembali manyun, membuat namja itu tak tahan membelai rambut Jira.
“ Ah ya, Jira ah. Ahjussi pergi dulu ya. Ahjussi harus check up. Dadah. Kau tidak apa-apa kan sendirian? “
“ Ne. Eumma dan appa sudah hampir sampai. “
Jira melambaikan tangannya terus, meski namja tadi sudah menghilang dari pandangannya.
“ Kau melambaikan tanganmu pada siapa? “
Jira membalikkan badannya. Appanya segera mengangkat tubuh Jira ke gendongannya.
“ Sama ahjussi keren. Suaranya keren, dan wajahnya juga sangat tampan. “
“ Tampan mana? Appa atau ahjussi itu? “ Jira mengangkat kepalanya ke atas, tanda ia berpikir.
“Ahjussi itu. Appa tau? Wajahnya mirip eumma. “
“ Aish jagi, anak kita bilang ahjussi itu lebih tampan dariku. “
“ Dan juga suaranya jauh lebih keren dari appa. “
Minho makin memanyunkan bibirnya mendengar pengakuan anaknya barusan. Istrinya, Eunmi, hanya tersenyum. Sekilas ia menatap cangkir minuman yang masih ada setengahnya di atas bangku taman. Hot chocolate. Ia tersenyum perih, menengadahkan kepalanya ke langit.
Jinki oppa, apa kau melihatnya? Aku hidup bahagia dengan Minho sesuai keinginanmu, meski setiap hari aku selalu merasa kau ada disisiku. Membuatku terkadang berdoa tidak jelas agar kau bukan kakak kandungku. Kau tau oppa, sampai kapanpun aku akan selalu mencintaimu. Mencintaimu lebih dari siapapun di dunia ini. Saranghae Jinki oppa.

7 years ago
^Jonghyun side^

“ Jongie, saat aku mati nanti, apa kau akan mengingatku? “
“ Pertanyaanmu aneh Jinki ya. “
“ Kalau nanti aku mati, aku tidak ingin jasadku dilihat oleh siapapun. Aku tidak ingin membiarkanmu, aboji, eumma, dan terutama Eunmi melihat mataku yang terkatup rapat, dengan bibirku yang mengeras. Aku lebih suka jika kau mengingat senyumku daripada mengingatku dengan ekspresi mengerikan begitu. Kau setuju, kan? “
“ Aish, kau ini aneh. Seperti kau mau mati saja. “
Kutilik wajah Jinki. Ekspresinya begitu serius. Jarang aku melihatnya serius begini, hingga aku ikut menegang. Tapi ia segera tertawa.
“ Haha, wajahmu tragis Jongie. “
Aku menyikut bahunya mendengar gurauannya yang tidak lucu seperti biasanya.

When Eunmi was 4th and 8th
^Author side^
Lagi-lagi Jinki merusak boneka Eunmi. Sudah kesekian kalinya ia melakukan hal yang sama. Dan berulang kali pula Eunmi menangis sambil mengomel panjang. Dengan begitu, Jinki akan duduk bersila menopang dagu dengan tangan kanannya di depan Eunmi.
“ Nappeun oppa! Kenapa oppa selalu menggangguku! Kalau memang oppa membenciku, jangan merusak bonekaku! Benci, benci, oppa jahat! “
Setelah tangis Eunmi mereda, Jinki akan menggenggam tangan Eunmi.
“ Mianhe, Eunmi. Oppa yang salah. “
“ Memang oppa yang salah! “
“  Kau juga salah kok. Dari tadi sama boneka itu terus, sampai-sampai kau tidak mempedulikanku. “
Senggukan Eunmi mereda. Pada akhirnya Jinki berhasil membuat adiknya kembali tenang. Ia pun akan memeluk adiknya, lalu mencium kening adiknya.
“ Kalau begitu, kau harus janji padaku. Eunmi hanya akan mencintai Jinki saja, tidak seorang pun namja, kecuali aboji. Tapi cintamu padaku harus lebih besar dari siapapun. “
Kedua kanak-kanak itu menautkan kelingking mereka, meski mereka sama sekali belum mengerti arti cinta yang mereka bicarakan.

FIN

Haha abal kan ceritanya. Pengennya mau lanjut lagi, tapi tergantung reader maah. Kalo banyak yg minta lanjut, yaaaa this story will continuing *english ongol*
At last, author minta komen, apalagi kalo d like. Waaah, z doain selamat dunia akhirat deeh *hoho*.
Deep bow, nurah.boram.onyu

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF
About these ads

Tagged: ,

78 thoughts on “SARANGHAE NAE DONGSAENG [2.2]

  1. mybabyLiOnew January 22, 2012 at 12:21 PM Reply

    mantap… ff ini sukses bkin aku nangis… tambah lagi pas bc ini lagi muter life… hoaaa

    good ff
    nice ff

    • nurah.boram January 22, 2012 at 6:58 PM Reply

      wah
      sesedih itukah?
      Btw,gomawo buat RCL ny
      *sini aku cium

  2. shaela January 22, 2012 at 12:26 PM Reply

    Wuaah jinki akhirnya meninggal ya ._.
    Daebak thor!
    Kira2 yang diajak ngobrol anaknya eunho couple tuh siapa ya? Jangan2 jinki :O

    • nurah.boram January 22, 2012 at 11:56 PM Reply

      jinki kah?
      Jd jinki bangkit dari kubur dong haha
      eh gomawo buat komen ny

  3. jijiii January 22, 2012 at 12:58 PM Reply

    huaaaa inibyg part awalnya yg mana??
    link me link me….
    ceritanya bagus tapi aq gatau yg part 1 yg mana…
    udah dicari dg jdul yg sama tp ga ktmu TT__TT

    • nurah.boram January 23, 2012 at 12:02 AM Reply

      ak juga bingung part 1ny mana,mungkin nyangkut d pohon waktu ngirim :p
      eh thanks udah komen loh

  4. yoztkey January 22, 2012 at 2:16 PM Reply

    Penasaran yg ngobrol sama anak eunmi & minho siapa ya?

    • nurah.boram January 23, 2012 at 12:04 AM Reply

      siapa yah? *ikutan bingung

      makasih dah komen

  5. Hyora Kim January 22, 2012 at 2:24 PM Reply

    yaah..
    Jinki ngeness dch..
    Cinta terlarang.. Oh cinta terlarang..
    Nice!
    Gomapta..

    • nurah.boram January 23, 2012 at 12:06 AM Reply

      haha,kebayang the virgin cinta trlarang tuh
      gomapta?ya ampuun,harusny ak yg bilang gitu hyora sayaang

  6. ellajuli January 22, 2012 at 4:24 PM Reply

    ahhh mau nangis…. aishh ini gom player malah memutar last gift !!!
    ahh yang ngomong sama jira pasti jinki …
    ahhh suka sama ceritanya, feelnya dapet banget … huwaaaa
    mau nangisssss….
    ahhh lanjut…lanjuttt

    • nurah.boram January 23, 2012 at 12:07 AM Reply

      jangan nangis ella yaah,nanti kukasih permen deh *kidding

      thanks fo da komen

  7. Park Inhi January 22, 2012 at 4:28 PM Reply

    Ini part 1 nya mana thor? ko tiba2 part 2…
    tebakanku nih yaa… yg di ajak ngobrol sm anak’y eunho couple itu Jinki, soal’y kan kata’y mirip eunmi, suara’y bagus dan keren juga… jadi jinki’y blm meninggal, kn sebelum meninggal dy ga mau jasad’y di liat orang, jd mungkin dia ngilang aja gitu… hahaha… analisa yang aneh ya…. hhe… #abaikan.
    ngomong2… nice ff thor…

    • nurah.boram January 23, 2012 at 12:11 AM Reply

      kesimpulanmu bagus juga,mungkin akan dipertimbangkan untuk next drabble nya
      gomawo loh!

  8. vikeykyulov January 22, 2012 at 4:36 PM Reply

    Aku belum baca,,, tapi mau ninggalin jejak dulu ya,, dari koment temen2 sighh kayaknya nihh sedih,,,baca dulu ahhh,,hehehe

    • nurah.boram January 23, 2012 at 12:16 AM Reply

      yo wis,silakan baca
      gak nanggung loh kalo ff ny gaje

    • nurah.boram January 23, 2012 at 12:16 AM Reply

      yo wis,silakan baca
      gak nanggung loh kalo ff ny gaje
      eh,gomawo!

  9. rinimvp January 22, 2012 at 5:13 PM Reply

    Ceritanya bagus,tapi part 1nya mana ni?

    aku yakin pasti ahjushi ganteng itu jinki soalnya kan ga ada yang liat jinki meninggal ^^v

    • nurah.boram January 23, 2012 at 12:19 AM Reply

      yakin banget non rini,
      hehe
      we’ll c later deh
      gomawo buat RCL ny!

  10. Kien_33 January 22, 2012 at 5:24 PM Reply

    yang ngomong sama jira itu si jinki kah?
    bikin sequel dong.
    kurang puas nih sama endingnya.
    makasi author

    • nurah.boram January 23, 2012 at 12:21 AM Reply

      maklumi z sebagai pemula yo mba,
      kok makasih,aku yg harusny bilang gitu kien sayaang

  11. 황 민찬 January 22, 2012 at 9:43 PM Reply

    bingung???
    ntu bang ayam apa bukan yak???
    but, daebak thor…
    lanjuuuuuuut….

    • nurah.boram January 23, 2012 at 12:24 AM Reply

      begitukah?
      Ok deh,dilanjutin
      trus,makasih dah komen

  12. DewiKey January 22, 2012 at 9:54 PM Reply

    sediih, :(
    aq ga suka kalo cerita sedih kaya gini
    tpi bagus kok author ceritanya , hiks hiks

    • nurah.boram January 23, 2012 at 12:25 AM Reply

      syukur deh kamu suka

      okeh,thanks ya!

  13. Han Aikyung January 22, 2012 at 10:29 PM Reply

    Hiks, kenapa Jinki harus mati?
    Aku baru aja ngerasa kangen karna Onew Oppa lagi sakit dan gada kabar sama sekali dari dia, terus baca FF ini tamabah sedih deh, hiks hiks,,,
    Eh tapi tadi aku baca comment-nya Park Inhi-sshi, katanya berarti Jinki belum mati ya?
    Wah kao gitu bagus dong, jadiin sekuel aja Jinki jadi main cast, ehehehe…
    Ya author, mau ya???
    (maksa.com) :)

    • nurah.boram January 23, 2012 at 12:27 AM Reply

      ya iyalah gak ngasih kabar,wong yg pegang ponselny juga ak *ngawur
      ok deh,ms.han,kalo gitu lanjut deh
      makasih yaa

  14. almighty's January 22, 2012 at 11:41 PM Reply

    yah..sapa juga yg ga brother complex kalo punya oppa jinki -_-v haha
    tapi kasian, jinki mati disini T.T jadi nyesek bacanya
    daebak thor! :’D

    • nurah.boram January 23, 2012 at 12:30 AM Reply

      haha,jangan gitu,dosa loh
      *ceramah
      yay,thanks fo da komen yaah!

  15. nurah.boram January 23, 2012 at 12:35 AM Reply

    ah sebagai saran aja,kalo emang penasaran ama part 1
    visit my wp deh,search , A FUTURE ARCHITECT DEEP IMAGINATION
    *blogny berantakan,soalny jarang buka
    ok yaah,makasiih fo da respect reader sayaang :*

  16. yoonee January 23, 2012 at 12:48 AM Reply

    waacchh ,,, koq bisa jinki & adeknya saling jatoh cinta gituw yaa ???
    ckckckck ,, ini sister complex ato emank beneran jatoh cinta ??
    tapi mantaplah bikin hati cenat cenut ..

    • nurah.boram January 23, 2012 at 3:18 AM Reply

      ketauan banget nih fansny smash,hehe

      eh thanks loh

  17. ShineeMVPgirl90 January 23, 2012 at 1:06 PM Reply

    Suka..suka..suka..
    semua yang berbau onew saya sukaaaa #hahahha
    nice ff…
    hwaiting!!!

    • Anonymous January 24, 2012 at 8:35 AM Reply

      waaw, betul” mvp

      makasih

  18. h4nhy3b1n January 23, 2012 at 3:15 PM Reply

    wah, sebelum baca ini, part 1 mana yak?

    • Anonymous January 24, 2012 at 8:55 AM Reply

      gak tau juga, kalo mau kunjungin d wordpressku saja, A FUTURE ARCHITECT DEEP IMAGINATION

      makasih yah

  19. hyohyo January 23, 2012 at 6:28 PM Reply

    wuaaah udh lama nih ga baca ff cast utamanya onew. Aaaah jadi kangen SHINee#ga nyambung. Bagus thoor, aku suka ceritanya. Idenya beda aja gitu. Ayoo bikin lagi thor ^^

  20. Liitaeminst January 25, 2012 at 2:04 PM Reply

    jiaah,selalu abank leader akhrnya meninggal. ..but,daebak. .itu yg d.temui jira pzti jinki dh. .#sok tw. .
    .d.tggu krya lainnya,author. .^^

    • nurahboram May 3, 2012 at 7:55 PM Reply

      jangan lupa ninggalin komen lg yah,makasih :)

  21. 21shineeshawol January 30, 2012 at 10:58 AM Reply

    Daebak..
    Membuat kacau persaan..!!
    Itu ajushi jinki kan..??
    Bebrerti dia belu mati, dia cuma, g mw hidup dikelilingi orang2 dari masa lalunya lagi..
    Iihh..
    Keren banget ceritanya..

  22. vivi florencia January 31, 2012 at 1:57 PM Reply

    Daebak thor critanya !!
    Nangis aku bacanya Q.Q (╥﹏╥)
    Trlalu mengharukan endingnya

    Bytheway..
    Lanjutin aja thor..
    Bgs kok ff nya !!!
    Beneran deh
    Lanjut aja ya ? *muka memelas*
    Bikin squelnya skalian LOL

    • nurahboram May 4, 2012 at 11:58 AM Reply

      sequel? gak berani ih, nanti hasilnya jelek

      thanks yaaa~

  23. yani February 1, 2012 at 1:02 AM Reply

    itu ketemu jinki ?? jinki belum mati donggg . brarti jinki cuma pura2 mati biar bisa ngelupain adeknya ??? penasaran !!! lanjut deh torrr

  24. Nurahboram February 1, 2012 at 10:13 AM Reply

    Thanks fo de comment ya! And fo de praise jg
    Ok deh, nanti bikin drabble nya, gak janji bakalan bagus looh

  25. Eka February 2, 2012 at 2:10 AM Reply

    aku pembaca gelap. baru 17 tahun 20 hari lagi. kekeke.

    hueeeeee, sediiiih banget. baru ngeh seberapa dekatnya mereka setelah baca part 1 dan balik lagi baca yang ini. omoooo, mataku udah nggak bisa nahan air mata lagi, padahal kedua kalinya baca cuma sekilas-sekilas doang. tapi jatohnya nyeseeekkk. daebak thor!

  26. Ye ji February 5, 2012 at 9:03 PM Reply

    Heeeuu, hiks hiks.. Air mata ku jatoh teruss..#Lebay
    author, buat lanjutannya dung..
    Pko’y aku LIKE banget dehh, ma nie ff..

  27. Ye ji February 5, 2012 at 9:05 PM Reply

    Heeeuu, hiks hiks.. Air mata ku jatoh teruss..#Lebay, tapi beneran lohh
    author, buat lanjutannya dung..
    Pko’y aku LIKE banget dehh, ma nie ff..

    • nurahboram May 4, 2012 at 11:52 AM Reply

      aku juga like kamu deh, :D
      makasih

  28. delfta February 9, 2012 at 1:45 AM Reply

    akhirnya ane nemu nih yang part 2 *telat banget*

    huaaa… kenapa sad ending? ane ga suka sedih2 sih…

    tapi overall ini ff emang daebak!

  29. Song eun cha February 21, 2012 at 12:31 AM Reply

    waah aku telat baru baca FF ini.
    Sumpah laa, bagus cerita’a. aku sampe nangis ini :'(

    eh bikin lanjutan’a dong , terlihat bkalan seru.
    Hmmm…. bau2’a si Jinki blm mati deh yh. Itu yg ketemu Jira dan nyanyi itu Jinki dh yh kaya’a. *sok tau*

    Ditunggu looh sequel’a ..hhe.
    Nice FF ^^~

    • nurahboram May 3, 2012 at 10:47 PM Reply

      aah, makasiih
      aku speechless deh

  30. deine March 4, 2012 at 8:21 AM Reply

    aku jg nangis..daebak!!
    padahal biasanya klo bca ff sedih/tragis ga nangis..
    mgkn krn kebayang jinki yg asli..hiks2

    tp yo msh bingung itu arwahnya jinki kah?!?!

    • nurahboram May 4, 2012 at 11:55 AM Reply

      tunggu jawabanny di next ff, hehe
      makasih

  31. shupidubidu~ March 8, 2012 at 11:14 PM Reply

    daebak

  32. minmin March 12, 2012 at 12:26 PM Reply

    aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa suka bgt sama ceritanyaaa >< <3 <3 <3 good job thor!!! :) *10 jempol* buatmu x)

    • nurahboram May 4, 2012 at 11:53 AM Reply

      6 jempolnya dapat dari mana ? :D
      makasih yaah

  33. shim hyun gi is aiu luph benedictbridgerton March 20, 2012 at 9:33 PM Reply

    Daebak!q suka critanya.tp,kenapa harus onew oppa yg meninggal?

  34. angangels May 26, 2012 at 6:37 PM Reply

    WAAAAAAAAAAAAA AKU SUKA AKU SUKA AKU SUKA *rusuh*
    aku suka banget sama genre bromance gini.
    keren. cinta terlarang-terlarang gimana gitu —> ini apa maksudnya?

    tapi aku agak sedih sama endingnya…. Onew kenapa harus mati?
    ONEW SAMA AKU AJA! daripada cinta terlarang sama ademu, mending sama aku *kedap-kedip genit* #dihajar MVP

    • nurahboram August 10, 2012 at 2:14 AM Reply

      cinta terlarang ala the virgin nih, hoho

      idih, lebih mendingan sama saya aja deh :D

      anyway, thanks loh yaaa~

  35. indri July 8, 2012 at 8:43 PM Reply

    ah FFnya sedih :'(
    apalagi pas baca surat dari junki:'(
    KEREEEENNNNNNNN deh pokoknya (Y)

    • nurahboram August 10, 2012 at 2:16 AM Reply

      keren kah? #blush
      tengkyuuh ya :)

  36. shnmnr July 8, 2012 at 11:39 PM Reply

    nice ff! sukses bikin ketar ketir dan akhirnya jinki oppa meninggal u,u
    sipp tor^^

  37. nazha December 15, 2012 at 9:33 PM Reply

    Ahjussi itu jinki bkan thor ?

  38. hazuna January 23, 2013 at 10:03 AM Reply

    Aaaaaaaaaa
    Aku mau komen.

    Haaaah (╯_╰”)
    Rasa-rasanya pertama kali baca yg part 1 mau banget bilang Jinki yadong lah, Eunmi **** aduh maaf di sensor , saking sebelnya aku berenti baca sehari gak mau lanjutin tapi udah terlanjur penasaran + kepo, aku lanjutkan ㅋㅋㅋ eh taunya…
    (ʃ_⌣̩̩̀)
    ONEEEEWWWWW jangan mati (eeeeh) aduh aku terharuuu huhuhuhu

    Fanfic yang bagus!

    • hazuna January 23, 2013 at 10:10 AM Reply

      Oh penambahan~ wahahaha tidak salah lagi ajussi itu pasti Onew kyakakakakakakakakakkakak *sotoy tingkat dewa
      Karena yg punya suara bagus *berhubung Jjong ga ada penggambaran nyanyi,* pasti onew laaaah wahahahaahahahah (`⌣´(( )) `▽´ƪ))

      Aku kasih kamu 4 jempol 4 kelingking 4 jari manis 4 jari telunjuk yeaaaaayyyyyyyyy eh salah harusnya 4 jempol 4 telunjuk 4 kelingking. Hahahha mantap kaaan? KYAAAAA #readergila

  39. aisminho February 28, 2013 at 10:18 AM Reply

    Ff nya daebak ! :D pasti yg ama anak kecil itu onew oppa ;)

  40. Miina Kim March 17, 2013 at 6:17 PM Reply

    Thor…./!!!!!
    FF gak bs ketebak akhirnya sm aku….
    DAEBAKKK!!!!!!!!!!

    Aku yakin, Jinki lom meninggal…
    Dan yg ngmog sm anak Minho-Eunmi itu pasti Jinki….
    Kalo author mau lanjut ni FF, aku dukung banget….
    Tp lbh fokus ke Jinki yg mncari kbhagiaan… krn Eunminya
    udh bhagia n punya anak jg, kn….????
    Gak adil klo Jinki mesti mengasingkan diri slamanya tanpa
    mndpat kbhagiaannya sendiri,….
    Dia udah brkorban u/ Eunmi….
    Dan udah mngambil kptusan amat bijaksana dg melepas eunmi…

    Hyaaa…. nangis, ngeraung……
    Jinki…. calm me down now…..
    (plak….! ditampar jonghyun….)

    Eh, ngmog2 soal Jong… td sepersekian detik,,,
    aku mlah smpet kpkir, bhw eunmi bkalan sama Jong…
    Trnyta, enggak….

    Thor… klo mo lanjut, lanjut, dah,,, ni bagus bgt…
    dua jempol…

  41. Rizech Candra March 19, 2013 at 9:52 PM Reply

    Nih ff bikn aku nangis 3 ronde lebih !!!

  42. haemin May 2, 2013 at 11:09 AM Reply

    yang ngomong sama jira kayaknya jinki yaaa……aiiigooooo ini cerita terberat n terseru yg pernah aku baca….bvenar2 cinta k2k adek n parahnya mereka saling cinta….bangga sama jinki dy kabur begitu……yakin bgt jinki blm meninggal….daebak……jinki yaaaa,,,sama aku aja sini :p

  43. Anonymous August 18, 2013 at 5:09 PM Reply

    Min tau kaga lu :'( ini ff sedihhh :'( sukses buat gue nangis :'( gue suka cerita nya :'(

  44. Thia February 27, 2014 at 3:08 AM Reply

    anneyong thor, aq reader baru, salam kenal yaaa… :)
    Jinki…
    dia kabur ato meninggal thor ? penasaran, keren bgt ceritanya, alurnya jg pas, gak kecepatan pdhl two shoot, n sukses bikin senyum2 sendiri bayangin jinki senyum jahil pas lagi ngerjain eunmi, Suka bgt jg sm kentalnya persahabatan jjong n jinki, n jjong sukses jd chara terbaik di ff ni ngeliat sikapnya ke minho eunmi couple, daebak!
    keep writing ya thor, fighting! └(^o^)┘

  45. ritasj May 30, 2014 at 3:04 PM Reply

    kerennn :-D

  46. Ayam July 30, 2014 at 1:45 AM Reply

    Pasti yg nyanyi sama jira itu jinki. Trus sebenernya operasinya berhasil, tapi dia mau ngelupain eunmi
    #so tau banget.
    tapi ini bagus banget thor.
    aku kasih 10 jempol #6 jempolnya pinjem temen

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 4,283 other followers

%d bloggers like this: