[TRAILER] 3 Person With 3 Problem

Title : [TRAILER] 3 Person with 3 Problem

Author : Hasanahtsuki

Main Cast : You can find in the story

Length : Sequel

Genre : Life, Family, Angst, Psychology, Friendship, Romance

Rating : PG-13

A.N : Hello~ my names Hanah. Ini pertama kalinya saya debut FF sequel di SF3SI kkk~~ sebenarnya saya gak bisa basa basi, mianhae*bow* so last, Happy Reading^^

Seorang laki-laki meninju dinding polos didepannya. Kesal? Iya, ia memang sangat kesal. Bukan hanya kesal saja, marah, gusar, benci, seluruh rasa itu bercampur aduk membuat emosinya kian tambah bertambah. Ia menyesali dirinya, mengapa dirinya amat begitu lemah untuk melindungi gadis yang terlihat rapuh itu dari orang yang selalu menyiksa gadis itu?

Anak laki-laki itu menutup matanya berat. Merasakan bening-bening air mata yang mulai mengalir di sudut matanya yang terpejam. Anak laki-laki itu merasakan memorinya mulai berputar kebelakang. Berputar pada masa saat ia berteemu gadis yang sangat terlihat rapuh itu dimatanya.

 

“Hiks…Hiks…” seorang gadis terlihat duduk di bangku taman sambil memeluk tas biola kesayangan. Airmatanya terus mengalir. Di depannya terlihat 3 orang anak laki-laki yang sepertinya sedang menjahili anak gadis itu.

 

Dari kejauhan sepasang mata bulat memperhatikan gerak-gerik 4 orang anak sepertinya seumuran dengannya yang tertangkap oleh mata bulatnya. Anak laki-laki bermata bulat itu mendekati anak-anak yang ia perhatikan tadi. Di tangan kanannya memeluk bola basket kesayangannya. Sedangkan tangan kirinya menggenggam botol air yang di bekalkan Ibunya tadi pagi.

 

“Byur!” anak laki-laki bermata bulat itu menyemprotkan air dari botol di tangan kirinya. 3 anak laki-lakiyang tersiram mengumpat kesal dan langsung membalikkan badan mereka menghadap anak laki-laki bermata bulat itu.

 

“Ya! Kau!!!”  maki salah satu dari mereka bertubuh besar. Mereka bertiga mendekati anak laki-laki bermata bulat itu. menatapnya kesal dan garang karna baju mereka basah.

 

“Jangan berani sama perembuan saja! Dasar pengecut!” balas anak laki-laki bermata bulat itu menghina. Ia tak takut dengan 3 orang anak-anak itu.

 

“Kau!” anak bertubuh besar itu langsung melemparkan tinjunya ke pipi anak laki-laki bermata bulat tersebut. Anak laki-laki bermata bulat itu membalas. Hingga membuat sebuah pertengkaran kecil diantara mereka berempat.

 

Baju mereka mulai kotor karna bercampur lumpur. Pipi mereka mulai terlihat lebam dan juga ada yang lecet akibat tercium pasir-pasir bercampur tanah di tempat ini. Bola basket yang tadi di pelu anak laki-lakibulat itu mulai bergelinding menjauh pemiliknya. Bola basket itu berhenti di kaki kecil anak gadis yang tadi menangis.

 

Anak gadis itu sedikit terkaget saat bola basket tadi bersandar di kakinya. Anak gadis itu menundukkan kepalanya, menatap bola basket itu lekat-lekat. Kini airmatanya mulai berhenti mengalir, di hapusnya airmatanya dengan punggung tangannya.

 

Anak gadis mendongakkan kepalanya, melihat 4 anak laki-laki yang berkelahi. Suaranya engga keluar untuk menyuruh 4 anak tersebut berhenti. Setiap ia melihat perkelahian di matanya, suaranya pasti tersekat. Tak ingin keluar. Entah trauma, atau hal yang lain membuatnya seperti itu.

 

Anak laki-laki bermata bulat itu mulai berdiri, menandakan bahwa ia telah menang dari perkelahian sengit melawan 3 anak sok jagoan. Anak laki-laki itu mulai berlagak, menepuk-nepukkan tangannya. Membersihkan butiran-butiran pasir di telapak tangannya.

 

“Sekali lagi aku melihat kalian menganggu anak gadis ini. Aku tidak segan-segan membuat kalian seperti ini lagi!” ancamnya membuat 3 anak itu lari tebirit-birit.

 

Anak laki-laki bermata bulat itu mendekati anak gadis yang kini sedang terduduk kaku di tempatnya. Anak laki-laki itu mengambil bola basketnya tanpa melihat anak gadis yang kini menatapnya janggal. “Gwenchana?” tanyanya ramah sambil mengulurkan tangannya.

 

Gadis itu hanya mengangguk polos. “Ayo aku antarkan kerumahmu!” tawar anak laki-laki. Anak gadis itu meraih tangan anak laki-laki itu, dan berjalan berdampingan dengan anak laki-laki bermata bulat yang membuat hatinya mulai tenang.

Laki-laki itu membuka matanya berat. “Mengapa aku tidak bisa melindunginya seperti pertama kali aku bertemu dengannya? Kenapa aku terlalu lemah sekarang untuk melindungnya?” tanyanya kesal pada dirinya sendiri.

Laki-laki itu bersandar di dinding, dan tubuhnya perlahan mulai merosot. Dalam ruangan kedap suara itu hanya terdengar isakkan menyesali diri yang bergema. Cintanya pada gadis itu tak membuatnya dapat melindungi gadis itu dari penyiksaan orang tua yang amat ia benci secara tidak sengaja. Laki-laki itu menghela napasnya gusar. Hatinya benar-benar sakit sekarang.

***

Gadis berparas cantik terlihat duduk teremenung di kasurnya. Mengingat setiap memori buruk sebelum kepergian Ibunya. Gadis itu menyeka air matanya yang kini mulai turun. Rasanya ada yang menghantam dadanya setiap saat mengingat kejadian itu sedetail-detailnya.

Ia menutup matanya merasakan perih didadanya, ia tau sebelum ataupun sesudah kepergian Ibu yang dicintainya ia pasti akan tetap mencicipi pahitnya dunia. Ia akan selalu di penjara oleh pria tua yang telah membuat Ibu yang dicintainya pergi.

Seorang anak gadis duduk memeluk kakinya sambil menahan tangisnya. Dari luar kamarnya sebuah perkelahian antara Ibu dan Ayahnya terjadi lagi. Anak gadis itu merunduk, menenggelamkan kepalanya di antara lutut-lututnya yang kini bergetar. Ia ingin menghentikan hal yang menyakitkan itu buatnya. Namun tak bisa, tenggorokkan serta tubuhnya terlalu takut untuk melerai mereka.

 

“Prang!” pecahan kaca terdengar jelas di gendang kupingnya, membuat tubuh gadis itu tambah merinding.

 

“Dasar wanita jalang! Kau sama saja seperti keluargamu! Apa yang di perintahkan keluargamu, Hah!”

 

Makian yang tak salah lagi dari Ayahnya, membuat hatinya terasa teriris. Ia tidak mengerti apa yang diucapkan pria tua yang telah melahirkannya di dunia ini. Tapi yang membuat hatinya sakit adalah saat ia tau Ayahnya memaki Ibunya. Seorang wanita tua yang amat di sayangi serta di cintainya.

 

Tak terdengar balasan dari Ibunya. Anak gadis itu tau, bahwa Ibu adalah orang yang sangat tabah. Tak akan membalas makian pria tua itu. Ibunya pasti sedang menghela napasnya sambil mengatur emosinya.


“Kenapa kau diam, Hah? Ternyata benar yang kuduga. Keluargamu sama-sama jalang sepertimu!”

 

Kali ini makian itu membuat emosi wanita tua itu memuncak. Tak sanggup lagi untuk membendungnya. “Plak!” wanita tua itu menampar pria tua itu. Badannya bergetar. “Jangan pernah menghina keluargaku!” balasnya dengan suara yang bergetar tak terima keluarganya dihina oleh pria yang telah hidup bersamanya selama 7 tahun belakangan ini.

 

Anak gadis itu terkejut, badannya terlihat terlonjak sedikit. Perlahan ia mengintip insiden itu dari celah pintu kamarnya. Ia melihat setiap detail apa yang terjadi setelah itu. Ia menyaksikan saat Ayahnya meninju Ibunya hingga Ibunya terjatuh. Kepala Ibunya terbentur cukup keras hingga membuat suaranya menggema hingga ke gendang telinga gadis itu.

 

Ibunya terjatuh menahan sakit di kepalanya. Wanita tua itu berusaha berdiri. Menatap tajam pria tua yang kini terlihat sakau. “Aku minta cerai! Ceraikan aku sekarang juga! Aku sudah tidak kuat hidup bersamamu!”

 

Wanita tua itu menangkap sesuatu yang janggal, ia melihat anak gadisnya sedang mengintip dari pintu kamarnya. Wanita tua itu tersenyum miris. Menandakan supaya anak gadisnya tidak terlalu khawatir dengannya.

 

“Kalau itu maumu! Silahkan! Aku juga sudha muak denganmu!”

 

Setelah percakapan keras itu, wanita tua itu berjalan mendekati pintu kamar anaknya. Mendapati anaknya yang ternyata telah berlari ke ranjang single miliknya. Wanita itu membelai rambut ikal halus anak gadis semata wayangnya itu. “Maafkan eomma, chagiya.” Ucapnya lirih sambil mengecup kening anaknya.

 

“Argh!” wanita tua itu mengerang, menahan sakit dikepalanya. Beberapa saat kemudian, wanita tua itu terjatuh tak sadarkan diri di kasur anak gadisnya.

 

Anak gadisnya yang melihat itu terkejut bukan main. Menggoyang-goyangkan tubuh Ibunya cemas. “Eomma… Eomma… Irona… Jebal irona… Eomma…” pintanya parau. Namun Ibunya tak berkutik lagi, seperti hilang meninggalkan jasadnya di dunia.

 

Dadanya naik-turun. Tak tahan menahan rahasia itu sendirian. Kenangan pahit yang terjadi saat umurnya baru berusia 6 tahun. Saat ia dengar kata-kata tak pantas ia dengar terlontar dari bibir Ayahnya. Airmatanya tetap tak ingin berhenti mengalir. Seperti luapan emosi atas kejadian itu.

Gadis itu memeluk tas biolanya kembali, merasakansetiaphal yang menyakitkan baginya secara tidak sengaja. Gadis polos itu meringis, karna kejadian itu ia harus menjadi seseorang yang rapuh. Trauma, dan jati diri gadis itu terganggu. Ia sulit untuk memilih, untuk mencari jalan kehidupan yang baik baginya. Hingga membuatnya sulit tersenyum.

***

Laki-laki berambut pirang itu kesal. Ia geram, karna Ayahnya selalu membandingkan dirinya dengan kakak sulungnya. Ia tau, ia masih dianggap anak kecil oleh Ayahnya. Kejadian yang membuat Ayahnya tak pernah menganggapnya seorang pria dewasa.

Laki-laki itu menatap photo almarhum Ibunya nanar. Ia sangat merindukan Ibunya. Merindukan saat Ibunya membelai halus rambutnya, mengecup keningnya, memasakkannya daging pangggang kesukkannya.

Anak laki-laki itu memutar memorinya saat Ayahnya menampar dirinya, dan tetap menjulukinya dengan julukkan ‘Anak kecil’. Saat ia tau, ia harus mencoba berubah untuk membuat Ayahnya bangga terhadap dirinya. Saat ia tau, sisi lain dari Ayahnya. Sisi kelembutan dari ketegasannya.

“Kau! Apa yang kau lakukan lagi? Apa tidak bisa kau berubah sedikitpun?”

 

Pria tua itu tampak kesal dnegan kelakuan anaknya. Pulang larut malam, dan pasti datang dengan wajah penuh lebam. Pria tua itu menghela napasnya kasar.

 

“Tidak bisakah kau seperti, Hyungmu?” tatapan pria itu mulai melemah, ia tak bisa memarahi anak bungsunya yang memliki wajah seperti almarhum isterinya.

 

Anak laki-laki yang dibicarakan pria tua itu hanya menunduk dalam. Ia mengumpat, karna sekali lagi Ayahnya membandingkannya dengan kakak sulungnya. Ia benci hal itu.

 

“Sekali saja kau membuat Ayahmu yang telah tua ini bahagia. Bahagia karna kau telah menjadi pria dewasa, nak.” Pinta pria tua itu menatap lekat anaknya.

 

Anak laki-laki itu mendongakkan kepalanya, menatap raut lelah dari pria tua di depannya. “Kenapa Ayah tidak pernah sekalipun tidak membandingkanku dengan Hyung? Aku kesal Ayah jika kau bandingkan aku dengannya. Dia dan aku berbeda.”

 

Pria tua itu sekali lagi menghela napasnya kasar, “Karna itu, Ayah ingin kau menjadi pria dewasa seperti hyungmu. Agar aku tidak membandingkanmu lagi dengannya. Menjadi pria dewasa yang bijaksana dan arif, nak. Hanya itu yang kuharapkan darimu, Maknae.”

 

Pria tua itu mengusap puncak kepala anak bungsunya ini penuh kasih sayang. Ia sebenarnya juga tak ingin membandingkan kedua anaknya. Namun hanya itulah yang mungkin dapat merubah anaknya ini.

Anak laki-laki itu menatap langit-langit kamarnya. Ia telah bertekad menjadi seorang pria dewasa seperti yang di inginkan Ayahnya. Menjadi pria dewasa yang bijaksana dan arif. Semenjak kejadian itu, ia mulai mencoba mengendalikan emosinya. Menahan setiap emosinya yang labil.

“Aku  akan lakukan seperti yang kau inginkan Ayah! Mulai detik ini aku tidak akan merepotkanmu lagi. Dan akan membuatmu bannga serta bahagia.” Janjinya pada dirinya sendiri.

***

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF
About these ads

35 thoughts on “[TRAILER] 3 Person With 3 Problem

  1. mybabyLiOnew says:

    nyesek… huaaaaa jleb bgt.. pdhl baru trailer…
    ayo lanjut..
    klo nebak2 cwonya itu minho n taemin deh.. yg megang bola basket minho.. yg terakhir itu taemin.. hahaha
    penasaran

    • Hanah says:

      hehehe
      nyesek kah? sengaja:D
      hahahhaha iyaiya
      100 buat anda
      bener deh~~ hahaha
      secepatnya bakal di lanjutin
      hah gak nyangka bakal di post
      padahal aku lagi hiatus sibuk mid LOL
      hahahha
      gomawo udah baca yah:D

  2. Fauziah Anggitha Swesty says:

    Wuidiih..baru Trailer udh daebak thor ! ヽ(;▽;)ノ
    kayaknya cwok yg mata bulat itu pasti –> Minho
    Yg cewek –> Gue *ralat* Readers ^^
    Yg rmbut pirang –> Key
    #SokTauModeOn

    Ayo-ayo lanjutt !! go go go!! ヽ(^。^)丿

    • Hanah says:

      hahahah iya makasih
      jadi malu LOL
      hahahha yang mata bulat bener
      yang cewek hahahha kamu deh hahahha
      kalau mau sakit(?) LOL
      hahaha yg pirang
      TENG!!salah XD
      iya~~
      makasih supportnya
      makasih udah baca:D

  3. DinnaSonElfShawol says:

    Ckck, tragis sekali…. :(
    Nangis dibuatnya aku gara2 ceritanya. Nice story, ditunggu cerita lanjutannya thor… :)
    Yg pegang basket : Minho
    Yg kekanak kanakan : Key or maybe TaeMin ?????
    *abaikan (asal tebak). -__-

    • Hanah says:

      hehehehe emang sengaja soalnya lol
      he? nangis? maaf yah-_-
      iya heheheh makasih:D
      hahahaha hampir benar
      nanti deh bakal ketahuan
      makasih udah baca yah:D

  4. Wwwoooww :O
    pasti deh mata bulat tu Minho! Abis tiap baca kata ‘mata bulat’ pasti lgsg mikir minho. Sumpeh yg paling ngenes si cewek ya ==” sedih banget T.T
    trailer bkin penasaran! I’m so curious yeah *nyanyi*
    ayo ditunggu part berikutnya. Hwaiting :D

    • Hanah says:

      hahahha bener kamu:D
      hahahahha emang sengaja buka bukaan(?) lol
      hahahhaa
      iya aku aja yg nulis nangis lol
      hahahhaha *ngedance sherlock*
      aahhaha iya semoga part 1 memuaskan :D
      makasih koment:D

  5. Inhi_Park says:

    Complicated…
    Di tunggu cerita selanjutnya yaa…
    oh iya, kl boleh nebak itu cowonya Minho sm Taemin ya?? Heuu… #sok tahu

    • Hanah says:

      hehehe iya emang seperti itu konsepnya
      hehehe iya:D
      hahahaha bener kok
      kan cluenya hampir emngarah ke mereka
      makasih udah koment yah:D

  6. Choi Minnie says:

    keliatanna ini ada dua kejadian dalam satu cerita ya…
    tokoh utamanya keliatannya minho dan taemin..

    bener-bener keren thor! (padahal baru trailer)

    • Hanah says:

      2 yah? hahahhaah gak kok:D
      hahaha yg tokoh bener deh
      cluenya menghadap ke mereka(?) dan sengaja LOL
      hehehehehe makasih
      aduh jadi terharu LOL
      liat aja sequelnya nanti
      semoga tidak mengecewakan:D
      hehehehe
      makasih udah koment

  7. Starlit says:

    Menyesakkan. Anak-anak yang jadi korban kekerasan orang tua dan merasa dibandingkan.

    Ia tidak mengerti apa yang diucapkan pria tua yang melahirkannya di dunia ini. Kata ‘melahirkan’ sepertinya kurang pas untuk pria. Mungkin ‘melahirkan’ bisa diganti ‘membesarkan’. Ia tidak mengerti apa yang diucapkan pria tua yang telah membesarkannya sampai sekarang ini.

    Kalau ditebak, anak laki-laki bermata bulat itu Minho. Anak perempuan kemungkinan OC. Anak yang merasa dibandingkan bisa jadi Taemin. Hyung Taemin? Minho kali. Atau Jinki.

    Nice story. Lanjut!

    • Hanah says:

      iya, sesuai dengan realita kehidupan
      wah ada yg koreksi ternyata:D
      hm… iya sih cuma maksud ‘melahirkan’ itu adalah ‘membuahi’ seperti itu
      kan dalam faktanya ayahnya itu tidak membesarkannya seperti ayah yg lain begitulah
      heheheheh anda mendapatkan nilai 99 hampirlah(?) lol
      hahhahaha
      hehehe iya makasih
      sippo:D
      makasih udah koment yah:D

  8. Ciel Phantom says:

    wowow trailernya bikin penasaran apalagi ceritanya!
    Aku yakin cwk megang bola basket pasti Minho dan cwk terakhir pasti Taem!
    Lanjut thor ^^!

  9. wawww benar2 konflik …
    sepertinya ff ini bakal seru, trailernya ajah udah kaya gini .. ayo di tunggu part 1nya .. ^^
    penasaraaan …
    good trailer thor ..^^ gomawo .. ^^

    • Hanah says:

      hehehhe iya konflik sekali lol
      hehehe semoga deh:D
      hahhaha iyaiya bakal di selesaikan dulu deh:D
      hahaha semoga part 1nya memuaskan nanti:D
      makasih:D
      makasih udah baca juga:)

  10. Anonymous says:

    ffnya bakal seru nih! Trailer nya aja seru bangeeeet! Ditunggu ya thor ! Daebak! Buat nebak, anak laki2 pertama mungkin minho, tp yg kedua aku agak ragu, taemin kah? Kyaaaa~ penasaraaaan hehe ^^v

    • Hanah says:

      hahhah semoga:D
      makasih:D
      hehehhe iyaiya, mau di edit dulu yg part 1nya
      hehehe makasih pujiannya:)
      hahahaha bener kok
      lebih jelasnya liat nanti deh LOL
      hehehehe sabar yah~~
      hahaha
      makasih udah koment

    • Hanah says:

      hahaha bener kok:D
      hahahha makasih
      ditunggu aja yah:D
      hahaha yang sabar yah~~
      tinggal di edit kok:D
      makasih udah koment:D

  11. menurutq orang 1.MINHO!
    karena: ‘matanya bulat’ sapa lagi kalo bukan minho??gg mgkn Jinki*yg aq yakini sebagai kakaknya taem*,jinki kan matanya segaris doang #plak..trus dia megang bola basket,minho kan suka basket :D trs minho kan ganteng :D #yg terakhir, abaikan
    2. ceweknya masih mystery ._., yg pasti orang yg sama, sama yg ditolong minho(?)
    karena: mreka sama” pegang tas biola kesayangan, trus agak trauma dgn ‘perkelahian’
    3.TAEMIN!
    karena: dia emang kayak anak kecil XDD,trus ahjusshinya kan bilang kalo anak itu mirip ibunya,lha taemin kan cantik,(?) berarti bener :D #ditendang,trus aq nerka kalo kakaknya tu Jinki karena jinki sipit(?), marganya juga Lee kayak Taemin, trus Jinki tu sifatnya emang dewasa *eaaa
    untuk konflik sama problem masih burem(?)
    buat trailer ini keren!!aq tgu 1 st part.a ;)

    • Hanah says:

      hahhaha dari 1-3 bener semua kok
      hahhaha di tunggu aja deh part 1
      dengan bersabar hati(?) lol
      konflikdan problemnya gak jauh jauh dari trailer kok:D
      hehehe makasih
      semoga part 1nya tidak mengecewakan deh:D
      makasih udha koment:D

  12. malkey says:

    hwaaaa ~~~ buruan lanjooootttt ~~~~
    malkey udah penasaran nih :D
    seru tuh…
    sepertinya minho dan taemin deh yang namja itu…

    • Hanah says:

      hahahaha iyaiya malkey *sok kenal*/plakk lol
      hahahhaha sepertinya
      bener deh malkey
      di tunggu aja yah dengan hati yg sabar LOL
      hahahaha
      makasih udah koment yah malkey:D

  13. Hanah says:

    hah beneran gak nyangka ini bakal di post*gak nyangkamulu kayaknya* lol
    hahahaha aku kira gak kebaca atau gimana
    terus telat lagi karna hiatus*alasan*
    hah makasih buat admin yg post*bow*
    bener bener gak nyangka
    yg koment juga makasih:D

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s