Ki Bum.. Stay Strong!

Title : Ki Bum… Stay Strong!
Genre : Drama
Author : Lian D’Kiss2
Cast : Ki Bum (Key SHINee), Lee Jinki (Onew SHINee), dan member SHINee lainnya
Intro : Januari lalu ada kabar duka dari key oppa yang kehilangan neneknya.Mendengar berita itu, langsung muncul inspirasi untuk menulis.
Ini postingan pertama Lian di blog ini. Sebenernya ini ff lama yang lian buat dalam kurun waktu 2 jam untuk Key oppa… Sebenernya ff ini juga sudah pernah saya posting d fb dan blog saya. Tapi pasti belum banyak yang baca. So, have a nice read ^^
SEOUL, 21 Januari 2010.
Hari ini SHINee diberi waktu untuk libur dari segala kesibukan yang menumpuk akhir-akhir ini. Namun sepertinya mereka lebih suka menikmati liburan mereka kali ini di dorm saja. Namun ada seorang anggota SHINee yang sedang dilanda kebingungan. Leader SHINee Lee Jinki, kini tengah berfikir keras mencari cara untuk bersenang-senang dalam liburan yang jarang sekali ada ini. Jinki bingung ingin menghabiskan waktunya dengan siapa. Dilihatnya Taemin dan Minho sedang asik bergelut dengan buku-buku pelajaran di ruang tengah. Sepertinya Minho sedang mengajari Taemin soal-soal pelajaran. Sebenarnya kalau soal pelajaran Jinki lebih unggul dari pada Minho, namun hari ini merupakan hari libur dan Jinki tak ingin memeras otaknya dengan setumpuk buku-buku itu. Dia ingin sesuatu yang menyegarkan. Sementara itu Jonghyun sudah sibuk sendiri dengan pianonya untuk membuat lagu-lagu baru dan Jinki paham jika Jonghyun sudah seperti itu, berarti sudah tidak dapat diganggu lagi. Yang tersisa tinggal Kibum anggota SHINee yang paling dekat dengannya. Namun saat menemuinya di dapur, Jinki terlihat begitu kecewa karena Kibum terlihat asik sendiri mencoba resep-resep baru yang ia dapat dari majalah. Jinki tak bisa turut serta dalam keasikan Kibum yang satu ini. Karena Jinki memang tak pandai dalam hal memasak. Dulu pernah ia coba belajar memasak untuk memberi kejutan di hari ulang tahun Kibum.Tapi hasilnya tak begitu baik, ia justru membuat dapur seperti kapal pecah dan masakan yang tak dapat dimakan oleh manusia karena rasanya yang tak karuan. Jadi sudah dapat dipastikan bahwa yang ia dapati bukanlah pujian dari Kibum melainkan omelan yang tak jua berhenti darinya.Jinki melangkah gontai menuju kamar. Untuk beberapa saat ia hanya berbaring di tempat tidur namun kemudian bangkit dan menuju ke arah komputer yang ada di kamar tersebut. Iseng-iseng ia buka situs-situs yang memuat hal-hal tentang SHINee. Namun semangatnya justru makin surut saat ia baca kata demi kata yang tertulis disana. Dari yang ia baca, diketahui bahwa (emanknya rumus fisika ya?) Minho teramat populer dan seksi menurut para SHINee World. Aih, bagaimana bisa sang leader kalah populer dari anggotanya? Soal suara Jinki kalah dari Jonghyun, dance pun Jinki tak bisa melakukannya sebaik Taemin. Jinki pun merasa kurang percaya diri atas posisinya sebagai leader karena ia tak pandai bicara seperti kibum.

Kibum memasuki kamar sambil membawa secangkir susu hangat untuk Jinki.

“Hyung… Kubawakan susu nih.” Kibum meletakkan susu tersebut di meja dekat Jinki. “Sepertinya kau sedang frustasi. Wae?”

“Ah, tidak apa-apa. Hanya saja, aku merasa tak yakin. Kenapa aku dijadikan seorang leader kalian? Apa hanya karena usiaku yang paling tua saja?”

“Kau dengar dari mana hyung? Perusahaan memilihmu bukan karena itu. Mereka pasti yakin bahwa kau mampu untuk itu!”

“Tapi, aku tak sepopuler Minho, suaraku tak sebagus Jonghyun, danceku tak sehebat Taemin, bahkan aku ini leader yang tak pandai berbicara sepertimu.”
“Tapi kau pandai melucu kan hyung.”

“Yah, sebatas lelucon garing bukan?”

“Hyung! Kenapa kau jadi begitu lemah seperti ini?”

“Yah. aku ini memang lembek makanya kalian menyebutku dubu kan?”

“Hyung! Cukup! Sampai kapan kau mau mengeluh terus hah? Kau ini habis baca tulisan apaan sih di situs itu? Yang penting kami mengakui, menyayangi, dan memilihmu sebagai seorang leader apa itu saja tak cukup? Kau ini juga punya banyak kelebihan hyung! Suaramu juga cukup bagus! Kau baik! Fansmu juga tak kalah banyaknya dari kami. Kau selalu bisa jadi penengah jika ada masalah. Kau begitu keren bagiku! Tak mengertikah kalau aku begitu menyukaimu!” Kibum spontan terdiam kaget. Kata-kaa terakhirnya itu merupakan perasaan yang selama ini dipendamnya. Jinki pun terlihat kaget mendengarnya. Namun ia tersenyum dan membelai lembut rambut Kibum.

“Maaf aku sedikit pesimis tadi. Sekarang sudah tak apa. Kamsahamnida sudah memberiku semangat.” Jinki menghentikan belaiannya sambil tetap tersenyum lembut. Kibum menunduk menyembunnyikan wajahnya yang bersemu merah

Kriiing… telpon asrama SHINee berbunyi. Tanpa dikomando lagi Kibum langsung lari mengangkatnya. Jiwa keibuan sepertinya sudah melekat erat padanya.

“Yoboseyo.”

“Kibum… ini umma nak.”

“Ia umma, wae?”

“Pulanglah sekarang. Nenekmu…”

“Nenek kenapa umma?”

“Nenek…”

“Iya, nenek kenapa umma?”

“Sudah tiada nak.”

Gagang telepon lolos dari genggaman Kibum. Jatuh begitu saja. Jinki yang sedari tadi memperhatikan Kibum langsung berlari mendekatinya.

“Kibum ah.. Wae? Nenekmu kenapa?”

Kibum menatap Jinki untuk beberapa saat Kemudian menangis meraung-raung di dada Jinki.

————————–

Malam harinya Kibum tinggal di rumahnya sendiri. Sementara anggota SHINee lainnya tetap tinggal di apartemen. Jinki gelisah dan tak bisa memejamkan matanya barang sekejap. Masih teringat jelas di fikirannya saat upacara pemakaman nenek Kibum tadi. Kibum yang menganggap neneknya sebagai teman terdekatnya itu nampak lesu dan kuyu. Kibum yang biasanya banyak biacara itu menutup bibirnya rapat-rapat sampai anggota SHINee yang lainnya kembali ke apartemen.

Keesokan harinya 24 Januari 2010, Jinki tak tahu harus berbuat apa tanpa Kibum. Akhirnya dia memutuskan untuk kedua kalinya iseng-iseng membuka situs-situs yang kemarin dibukanya berharap menemukan hal baru yang dapat menghibur Kibum. Matanya tertuju pada tulisan ‘Key’s Grand Mother Passed Away’.

“Aish. ternyata sudah menyebar ya.” Jinki berkata perlahan.

Ada banyak sekali komentar di bawah berita tersebut yang membuat Jinki terkesima. Jinki berfikiran bahwa mungkin saja komentar para SHINee World dapat membangkitkan Kibum dari keterpurukannya. Langsung saja tanpa pikir panjang Jinki meraih ponselnya.

“Yoboseyo…” Terdengar suara parau kibum dari seberang.

“Kibum ah… Coba kau buka situs yang kubuka kemarin. Dan bacalah komentar para shawol. Penting! Nanti kalau sudah selesai baca kabari aku ya!” Tiiiit telpon terputus. Jinki langsung sajamemutuskan saluran telepon itu setelah mengungkapkan maksutnya dengan to the point. Tanpa memperdulikan bagaimana ekspresi Kibum mendengarnya.

——————————————————————————————————–


@Kibum House

Kibum masih saja menangisi kepergian neneknya. Ia belum tidur sedari kemarin. Tapi mau bagaimana lagi. Nenek adalah sosok yang paling dekat dengannya. She is his best friend.

‘Ring Ding Dong Ring Ding Dong…’

Ponsel Kibum berbunyi. Nama Jinki tertera di layar.Kibum pun mengusap air matanya dan mengangkat telpon itu.

“Yoboseyo…” .

“Kibum ah… Coba kau buka situs yang kubuka kemarin. Dan bacalah komentar para shawol. Penting! Nanti kalau sudah selesai baca kabari aku ya!” Tiiiit telpon terputus.Kibum masih saja terbengong tak paham dan menerka-nerka apa yang ada dalam fikiran Hyungnya yang satu itu. Namun ia menuruti kata-kata Jinki dan membuka laptopnya. Kemudian membaca baik-baik kata perkata para shawol dari seluruh penjuru dunia yang ditujukan untuknya. Dilihatnya ada beratus-ratus kata simpati dan semangat yang ditujukan untuknya.

lian1412

Kibum oppa… be strong!!!

Make your lovely grandma proud of your work~!
I Believe she still support you from heaven…

putri damayanti

stand strong key oppa.. every shawol support and love you..
we are here to support you. 😥

Celli

Key, i am so sorry to hear your grandma passed away. be strong. may your grandma rest in peace. i would like to see your smile again Key! jjang! saranghaeyo Key <33

Kibum mengalirkan air mata harunya. Ia tersadar bahwa ternyata banyak sekali orang yang peduli padanya. ia jadi teringat dengan Jinki. Ia paham sepertinya Jinki sengaja menunjukkan ini untuk menghiburnya. Jinki memang kikuk kalau soal menghibur orang lain. Dia segera menelpon Jinki.

“Yoboseo… Bagaimana Kibum ah? kau sudah baca?”

“Ne hyung… Sudah… kamsahamnida.”

“Ch’onamaneyo… Kau sudah baikan?”

“Ne!”

“Baguslah kalau begitu. Besok kita ada jadwal di music core. Tapi kau tak usah ikut tampil dulu. Orang-orang rumahmu pasti membutuhkanmu kan?”

“Ne. Hmph… Hyung.. Kau harus pede ya. Kau cukup bijaksana untuk jadi leader”

“Mwo? Benarkah?”

“Ya… Kau leader yang memperdulikan perasaan anggotanya. Buktinya kau menghiburku saat ini.”

“Aish… aku justru merasa bukan menghibur tapi terhibur mendengar kata-katamu barusan.”

Mereka pun tertawa bersamaan. TIba-tiba saja Jinki teringat saat Kibummenyatakan rasa sukanya kemarin dan bermaksut untuk membalasnya.

“Oh ia… mengenai kata-katamu kemarin…”

“Kata-kata yang mana hyung?”

“Aish… Kau sudah lupa ya? Ya sudah lah kapan-kapan saja.” TIba-tiba saja Jinki kehilangan moodnya danmemutuskan jaringan telepon.

“Eh… Hyung… tunggu dulu… Hyung!!”

Kibum membanting ponselnya ke ranjang.

“Aish… selalu saja seenaknya saja seperti ini. Sebenarnya mau ngomong apa sih? Aku tarik lagi ucapanku bahwa Jinki leader yang baik!” desisnya kesal.

“Tapi yah… Aku menyukai dirinya yang seperti itu… Rasanya ini sedikit menghiburku.”

Sebuah senyum terkembang di bibir Kibum. Hingga ia terlarut tidur karena kecapekan. dalam tidur pun ia masih tersenyum manis. Mungkin sedang bermimpi indah tentang neneknya atau kan tentang Jinki?

END

35 thoughts on “Ki Bum.. Stay Strong!”

  1. Bag0ooz crita’na…
    daku taq tw ne2k’na ki bum m’nggal sblm bc FF nie.. daku kaget paz bc awl2’na td.. n turut sedi :,{

    1. Lian annyeong ^.^
      Kita udah berkunjung ke blog Lian.. blognya keren sayang gak bisa komen, hope Lian balik ke blog ini dan liat komen ini…
      Keep read ya ^>^
      Kita suka beberapa FF di blog Lian, tapi itu.. gak bisa komen, mohon di tindak lanjuti.. *apa coba!*

      Thanks ya Lian ^>^

      1. iya. makasih juga udah berkunjung^^
        ehm.. d blog yg mana ya ? he he.. blognya ada banyak. yg d lian-dreamz ato allfanatikfic?
        Gak bisa comment karna blog saya yg eror kah ? ehm.. tar saya liat2 dlu.. he he…

        1. Sure… soalnya unnie juga duah berkunjung ^.^
          Lian-dreamz
          Tadi aku cek lagi blognya.. udah bisa di comment ternyata ^.^
          blog unnie Lian keren deh.. yg allfanatikfic juga keren blog nya..

          Thx udah berkunjung yah unnie… ^.^

  2. Uih..Ff.y keren chingu..Aq jdi terhura..Eh salah mksd.y terharu..Kekeke
    Wkt ne2k key mninggal gw jga kget bgt..Pdahal stau gw si key syg plus dkt bgt ma ne2k.y..
    ow iya klw ga slah ne2k key mninggal bkan pas syuting HB yah,,ckck..kcian key..

  3. aaah… Ada ONKEY momentx!! Aq suka aq suka… ;D
    Hahahaha…
    Cukup menghibur critax,, tp agak sedih jg pas menghayati critax my hubby Key! T.T
    Sip deh pkokx… 🙂

  4. KYAAAAA AKU AMPE NAGIS2 GAJE NIH HIKS HIKS HIKS CERITANYA MENGHARUKAN BAGEEEEETTTTTTTTT T_T NICE FF KAK LIAN *bingung manggil unnie ato oppa* JDEEEET

  5. nice FF. waktu itu gue liat Key ngomong soal neneknya sambil nangis sampe terharu. Kibummie, aja aja Hwaiting!

  6. key sedang memimpikan aku! kyahahaha *ngaco* wkwkwkwk. fanficnya bgus! padat berisi(?) meskipun singkat, tapi amanatnya nyanpe dihati. jjang!

Leave a Reply to Kim Hyera Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s