ellegirl3

She’s My (EX)Wife – Part 4

She’s My (Ex)Wife

Part 4

 

Author: Zika

Main Cast : Kim Kibum (Key), Kim Hyeo So & Choi Minho

Support Cast: SHINee, Super Junior, Jun & Shina

Length : Sequel

Rating : General

Genre : Romance, Friendship

 

~ ~ ~

 

“Kamu dari mana aja sih?!” sembur Key begitu melihat Hyeo So masuk ke ruangan. “Toilet.” Jawab Hyeo So lirih. “Kamu kenapa?” Hyeo So hanya menggeleng lemah. “Aku mau kenalin kamu sama member SHINee, ayo.” Hyeo So menurut saja.

“Hey! Ini dia istriku! Namanya Hyeo So.. Hyeo So, kau pasti kenal mereka.” Hyeo So berusaha tersenyum. “Annyeong haseoyo, Onew oppa, Jonghyun oppa, Minho dan Taemin.” Sapa Hyeo So ramah.

“Kau habis nangis?” tanya Jonghyun. “Ah tidak. Aku hanya kurang tidur saja.” Elak Hyeo So. “Tapi mata kamu sembab.” Sambug Onew. “Iya.. hanya kurang istirahat saja.”

“Baiklah! Sekarang mari kita dengarkan persembahan lagu dari Super Junior, Marry You, So I dan Thank You.” Seluruh tamu langsung bertepuk tangan, Super Junior naik ke atas panggung yang sudah di sediakan. Seluruh tamu begitu menikmati alunan lagu yang di nyanyikan Super Junior.

“Ayo kepada pengantin, naik ke atas panggung dan bernyanyi bersama kami.” Ucap Sungmin di tengah lagu, lalu Eunhyuk dan Eeteuk turun untuk menarik keduanya ke atas panggung. Hyeo So tersenyum malu, dia menolak untuk ikut bernyanyi.. jadi Hyeo So hanya berdiri di atas panggung menemani Key yang ikut bernyanyi.

“Penampilan selanjutnya dari group tuan rumah SHINee membawakan Y.O.U!” Hyeo So duduk di kursi paling depan, matanya tidak bisa berhenti memandangi Minho yang berusaha tidak memandangi Hyeo So. Tiba-tiba seseorang menyentuh pundak Hyeo So.

“Nona, ini kalung anda.. rupanya selesai lebih cepat dari baisanya.” Bisik salah satu pelayan sambil memberikan kalung Hyeo So. “Terima kasih banyak, maaf aku merepotkanmu.”

“Dan sekarang adalah penampilan dari Lee Seung Gi, membawakan lagunya Will You Marry Me!” masih banyak penampilan dari para artis, mulai dari SNSD membawakan lagu Kissing You dan Gee, Taeyang membawakan lagu Weeding Dress, C.N Blue membawakan lagu I’m A Loner, K.Will membawakan lagu Present, Onew ft Jessica membawakan lagu One Year Later, T-Max membawakan lagu Fight The Bad Feeling, Super Junior lagi membawakan lagu She’s Gone. Di lagu ini Minho benar-benar tidak kuat lagi sehingga lagi-lagi dia harus ke kamar mandi. Dan masih banyak lagi artis-artis dari berbagai macam entertainment yang membawakan lagu-lagu untuk pernikahan Key dan Hyeo So.

 

&&&

 

~Hyeo So Pov~

 

Apa yang sekarang bisa aku lakukan? Kini aku tinggal di rumah baru kami. Bagaimana bisa aku menikah dengan seseorang yang tidak aku cintai? Bagaimana bisa aku menikah dengan sahabat pacarku? Bagaimana bisa aku melukai hati Minho yang dengan tulus mencintaiku? Jujur.. ciuman tadi adalah ciuman pertama kami.. aku tidak mau first kiss ku di renggut oleh orang yang tidak aku cintai.

Jam menunjukkan pukul 12 malam, bagaimana bisa aku tidur dengan tenang setelah menghancurkan hati Minho? Hingga kini aku masih terjaga dan yang bisa aku lakukan hanya menangis dan menangis. Kenapa Key bisa seperti ini? Bisa-bisanya dia tidur dengan tenang. Tidakkah dia memikirkan pacarnya?

“Hyeo So.. boleh aku duduk di sini?” aku terkejut begitu melihat Key sudah berada di sebelahku. “Maaf, kaget ya?” aku menggeleng dan mengangguk memperbolehkan ia duduk.

“Maaf ya soal hari itu. Waktu itu aku bener-bener lagi kacau, jadi aku gak tahu aku ngapain, ngomong apa malah aku sendiri gak sadar kalau aku udah ngehina kamu. Maaf.. aku bener-bener minta maaf.”

“Tidak apa-apa.”

“Kau bisa bicara informal, kita bukan orang yang saling tidak mengenal. Jujur waktu itu aku baru aja di tolak sama pacarku. Karena terlalu marah jadi kalap, kamu juga pasti dari tadi mikirin pacar kamu ya?”

“Di tolak? Maksudnya?” aku jadi ingin tahu ceritanya. “Waktu itu aku sebenernya niat ngelamar dia.. bener-bener ngelamar. Aku gak bermaksud ngelamar supaya kamu sama aku gak nikah, tapi ternyata dia salah sangka. Dia nolak aku mentah-mentah dan malah nyalahin aku karena dia pikir aku mau nikahin dia cuma supaya aku gak nikah sama kamu. Pacar kamu dateng? Atau pacar kamu tahu gak kalau akhirnya kamu harus nikah sama aku?”

“Dia dateng ke pesta pernikahan kita.” Jawabku lalu mendesah. “Serius?” Key terdengar teratrik pada ceritaku. “Serius udah bubar.” Jawabku datar dan Key, dia mengerutkan alis bingung. “Kok bisa dia dateng ke pesta kita? Kenapa kamu undang?”

“Bukan aku yang ngundang dia. Tapi kamu.” Key mengerutkan alis lagi. “Maksudnya? Kok aku? Emangnya aku kenal sama pacar kamu?” aku mangut-mangut. “Dia siapa? Banyak yang aku undang.. artis atau bukan? Jinwoon? Jo Kwon? Hongki? Dongho? Kevin? Kibum? Soohyun? Alexander? Eli? Ki~”

“Terus aja sebutin semua member U-KISS.. tinggal Kiseop yang belum di sebut. Terus sebutin juga tuh semua member 2PM, Super Junior, Lee Seung Gi sekalian, K.Will.. sebutin semua yang kamu undang. Sampe mati juga kamu gak bakalan nyebut nama pacar aku. Jo Kwon pula di bawa-bawa, dia kan punya Ga In unnie!”

“Ah? Apaan sih? Ah gak ngerti.. aku tidur duluan deh! Jangan lupa besok pagi bersih-bersih dulu terus masak. Bangunin aku jam 6 pagi, pokoknya begitu kita keluar dari rumah ini kita itu suami istri. Harus professional!” aku komat-kamit meledek. Tiba-tiba Key memukul pundakku dengan buku. “Tidur! Awas kesiangan!”

“Yaish!” aku hendak memukul Key tapi dia sudah lebih dulu kabur ke atas dan masuk ke kamar. “Ya daebak!” seruku.. tiba-tiba dia kembali membuka pintu. “Phsyco! Phsyco!”

“Yaaa!!!”

 

&&&

 

“Sekarang kamu harus jelasin sama kita.. apa maksud dari semua ini?” Kira menggebrak meja. “Ssstt!! Ini rahasia! Jangan kenceng-kenceng!” tegur Jo Shi. Ketiganya duduk di lantai menghindari orang lain melihat mereka sedang membicarakan rahasia, masih ragu.. akhirnya ketiganya memutuskan untuk bicara melalui tulisan.

“Berani sumpah.. kalau aku jadi fans beratnya Minho aku gak rela.. 1000% aku gak rela. Minho itu sosok cowok perfect! Ganteng, tinggi, charming, imut, romantis sama cewek walaupun agak kaku. Kurang apa lagi coba? Jarang ada cewek yang seberuntung kamu bisa dapet cowok kayak Minho gitu.” Ucap Kira akhirnya begitu Hyeo So selesai menjelaskan.

“Tapi ini juga bukan maunya Hyeo So, Kir. Dia juga maunya nikah sama Minho, tapi dapetnya Key mau di apain lagi coba.” bela Jo Shi. “Kalian harus hati-hati loh.. tiap gerak-gerik kalian di awasin sama Shawol. Iya kalo Shawol nya baik, kalau jahat gimana?” Hyeo So memanyunkan bibirnya. “Kamu udah “”?” tanya Jo Shi sambil membuat tanda kutip di sebelah kepalanya. “Enggak lah! Kita beda kamar… untuknya kita udah tinggal di rumah sendiri, jadi bebas mau ngapain aja.” Keduanya mangut-mangut mengerti. Tiba-tiba ponsel Hyeo So berdering, nomor siapa ini? Pertanyaan itu langsung terngiang di otak Hyeo So.

“Yeo~” belum selesai Hyeo So bicara orang di seberang langsung memotong. “Heyo So!! Eotteohge??!! Geudeul-eun uliui gajeong-e nam-aiss-eul geos-ibnida!”

“Mwolago?! Siapa yang akan menginap di rumah kita?! Mid-eul su eobs-eoyo (kau pasti bercanda)!” Hyeo So tersentak hingga tulang keringnya terpentok kaki meja. “Aku tidak bercanda! Bagaimana ini??? Kalau mereka menginap di rumah kita, beserta manager hyung juga maka… ~ ~”

“Andwae!!!!” seru Hyeo So heboh. Tiba-tiba terdengar suara dari pengeras suara.

“Panggilan untuk kepala kepresidenan murid (sama aja kayak ketua OSIS) harap ke ruang kepresidenan murid sekarang juga.”

“Aku harus pergi sekarang.”

“Tunggu! Kamu harus merapihkan kamar, kami akan pulang sekitar jam 8 malam.”

“Baiklah.” Hyeo So mengendus lalu menendang-nendang kosong. “Aku rapat dulu yah! Nanti aku sms aku pulang jam berapa!” Hyeo So beranjak bangun dan berjalan dengan malas ke luar kelas. ‘Aku tidak bisa membayangkan seberapa besar luka yang kubuat di hati Minho. Sudah menyilet hatinya, aku malah menyiram hatinya dengan air garam. Apakah Minho akan memaafkanku dan tetap denganku? Aku tidak bisa membayangkan hidup tanpa Minho.’ Pikir Hyeo So sambil terus berjalan, tatapannya kosong.

“Hyeo So.. kamu mau kemana? Ruang rapat udah lewat!” Hyeo So langsung tersadar. “Oh? Oh iya.. makasih pak!” Hyeo So kembali mundur lalu berbelok kiri. Dia harus bisa memusatkan konsenterasi agar rapat berjalan lancar.

 

~ ~ ~

 

Key membuka pintu rumah, begitu sepi.. ‘Kemana hyeo so?’ pikir Key. “Hey! Istrimu belum pulang?” tanya Onew. “Mana aku tahu. Yang pasti aku sudah bilang kalau kita pulang malam.” Key mengganti sepatunya dengan sandal rumah. Begitu Key masuk di susul Onew, keduanya mendapati seseorang tertidur dengan buku-buku berserakan di sekitar kepalanya yang berada di atas meja belajar.

“Wow.. istri hyung anak pintar!” puji Taemin bangga. “Psst.. jangan buat dia bangun!” Jonghyun mengingatkan Taemin. “Aku pulang!” seru Key lantang yang tidak mendengar ucapan Jonghyun tadi. Hyeo So langsung tersentak dan tersedak, ia terbatuk-batuk hingga matanya menteskan air mata. Key menepuk-nepuk punggung Hyeo So tanpa rasa bersalah.

“Kau gila! Sudah aku bilang jangan di bangunin!” omel Jonghyun. “Aku tidak dengan hyung.” Elak Key. “Tidak apa-apa. Annyeong haseoyo, kalian pasti lelah.” Sapa Hyeo So masih setengah terbatuk. “Apakah mau aku buatkan teh hangat?” Hyeo So mengambil gelas-gelas yang ada di lemari. “Boleh! Terima kasih banyak yah.” Manager hyung duduk di atas sofa bersama Onew, Jonghyun dan Taemin. Sepertinya ada yang kurang…

“Annyeong haseoyo.” Seseorang masuk ke dalam, reflek Hyeo So menoleh. Keduanya bertemu pandang, konsenterasi keduanya terganggu… Hyeo So hampir menjatuhkan gelas sedangkan seseorang itu tersandung.

“Minho-ah.. gak apa-apa kan? Aku juga waktu baru pertama kali ke sini, kesandung di situ. Hati-hati ya!” Key membantu Minho berdiri. Hyeo So dan Minho berusaha bersikap biasa walaupun ini sama sekali tidak biasa. “Hyeo So? Kenapa tadi kau tidak tidur di kamar? Kau menunggu kami?” tanya Jonghyun.

“Ne, oppa. Key bilang kalian akan pulang jam 8, jadi aku menunggu. Tapi ternyata sampai jam 10 belum pulang juga, aku memutuskan untuk menunggu sambil belajar. Tapi karena terlalu lelah aku jadi ketiduran.” Hyeo So meletakkan cangkir-cangkir di atas meja. “Jam 8?” sambung Onew agak terkejut. “Key bilang kalau kami pulang jam 8?” tanya Jonghyun berusaha meyakinkan. “Ne oppa.”

“Ya Key! Sinca phsyco! Kau jahat sekali! Kau tahu Hyeo So? Tadi Key bilang pada kami kalau dia bilang padamu kami akan pulang malam, dia tidak bilang bahwa dia memberitahumu secara spesifik jam 8. Sedangkan sekarang sudah jam 12 malam.” Omel manager Lee. “Ya Key! Kemari kau!” seru Jonghyun bersiap mengomeli Key. “Ah.. itu tidak apa-apa. Lagi pula, kebetulan aku punya banyak tugas untuk besok.” Hyeo So membela Key. “Untung istrimu baik!” entah kenapa setiap mendengar kata ‘istrimu’ hati Hyeo So jadi tidak enak, terlebih lagi sekarang Minho ada di dalam rumah. Walaupun sejak tadi Minho mengobrol bersama member kesayangannya tetap saja Hyeo So merasa kata itu tidak enak di dengar.

Hyeo So kembali berkutat pada buku-buku sedangkan para laki-laki sibuk mengobrol. Hingga satu jam berlalu, mata Hyeo So mulai berat. “Tidakkah kalian tidur? Ini sudah jam 1 pagi, besok kan hari rabu masih ada sekolah.” Hyeo So mengingatkan, barulah para laki-laki itu grasak-gerusuk menuju kamar mereka.

“Jadi kita harus tidur di sini? Satu kasur?” ucap keduanya kompak. Lalu keduanya duduk di pinggir kasur, diam tanpa kata-kata dan gerakan. “Aku tidak melakukan apa-apa padamu, dan lagi tidurku tidak berantakan jadi kau akan aman.” Key akhirnya angkat bicara. “Aku gak cuma mikirin itu Key.. aku tahu kamu gak akan ngapa-ngapain tapi gak tahu kenapa gak enak aja. Kamu gak tahu apa maksudku, aku juga gak bisa bilang.”

“Terserah aja deh, tapi kamu cum abisa tidur di sini. Aku udah ngantuk.” Key hendak berbaring di atas kasur. “Heh! Mandi dulu sana! Kotor.. debu!”

“Besok aja deh..”

“Mandi! Jorok tahu! Sana cepetan!” Hyeo So mendorong Key hingga berdiri. Entah kenapa Minho kembali terbayang di kepalanya, ini yang selalu ia lakukan pada Minho. Setiap Minho baru pulang selarut apapun, ia harus tetap mandi sebelum tidur atau Hyeo So akan menelpon ponselnya bolak-balik. Matiin aja hp nya! Kalau hp nya di matiin, Hyeo So besoknya bakal nyamperin Minho terus ngomel kayak emak-emak yang omongannya gak di dengerin sama anaknya.

Hyeo So beranjak hendak merapihkan buku-bukunya, begitu ia menuruni tangga ia mendapati seorang laki-laki bertubuh tinggi duduk di serambi mereka memandangi taman yang menghadap ke pantai.

“Minho-ah.” Panggil Hyeo So lirih. “Ini bukan seperti yang Minho bayangkan. Maaf.. ini adalah paksaan dari umma. Aku minta maaf. Aku berani bersumpah kami berdua sama sekali belum pernah bersentuhan.” Hyeo So duduk di sebelah Minho. “Tapi malam ini kau akan tidur satu kasur dengan Key. Walaupun kalian tidak akan melakukan apa-apa tapi orang yang tidak tahu akan berpikir lain.. dan..~”

“Aku tahu ini kesalahanku, tapi aku minta maaf.. ini sudah kesekian kalinya aku minta maaf, tapi aku tetap saja merasa bersalah. Aku berjanji pada akhirnya aku akan kembali padamu. Entah bagaimana caranya, tapi itu akan terjadi.. aku harap itu terjadi..” Minho memeluk Hyeo So.

“Aku tidak akan memaksamu untuk tetap denganku, tapi aku hanya tidak suka jika Key memperlakukanmu seperti tadi. Dia membuatmu menunggu, padahal menunggu adalah hal yang sangat kau benci.” Hyeo So membalas pelukan Minho. “Tidak apa-apa. Dia tidak tahu, dia tidak mengerti aku seperti kau mengerti aku. Dia tidak tahu apa yang aku benci dan apa yang aku suka. Aku lebih senang jika hanya Minho yang tahu itu, hanya Minho yang mengerti itu. Aku tidak mau dia mengerti dan mengetahui itu.”

“Tapi dia akan melakukan sesuatu seenaknya.”

“Tidak apa-apa. Dengan begitu aku tidak akan menyukainya, sehingga hanya ada Minho di hati Hyeo So.” Hyeo So berusaha tetap tenang walaupun sebenarnya satu persati ia mentihkan air mata. “Aku akan tetap berusaha menjaga semuanya agar Minho memiliki yang pertama dari Hyeo So. Karena Minho adalah pacar pertama Hyeo So dan Hyeo So adalah pacar pertama Minho.” Minho mempererat pelukannya, itu membuat Hyeo So sesak nafas. Tapi luka yang ia buat di hati Minho membuat Minho lebih sesak darinya. Biarkan Minho memeluknya, bahkan hingga Heyo So tidak bisa bernafas sekalipun dan kehilangan nyawanya.. jika itu karena Minho, Hyeo So akan menerima.

 

TBC

***

 

Signature

This post has written by Zika, and has claim by Zika signature

This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • Open page LIBRARY if you miss some FF ^.^

32 thoughts on “She’s My (EX)Wife – Part 4

  1. Boleh tuh usulnya Fathia ^.^ !!
    Lebih cocok sama Minho… tapiiiii tergantung love storynya Hyeo So sama Key deh..
    Sumpah!!! Adegan terakhirnya so sweeeeettttt…
    hwueeeeee~~~ ngiri abis!!!!
    Pingin juga dong di peluk Minho!!!
    *takut ah.. udah di pelototin sama bokapnya Minho (Eunhyuk)*

  2. Hwuahahaha~~~
    Kayaknya yang bakal pertama tahu jadinya sama siapa adalah tuhan dan saya.. hwuahaha
    Hey author.. kita CS kan?!!! Bagoessss…
    Taruhan yuk sama saya… kkkk~~~

  3. Wahh kita bertiga sedang online bersama yah ?.?
    Saya suka sekaliii yg part 4 walaupun part 3 tetep di hati.. kkkk~

    Hey! Keyofmyheart.. sebentar lagi kamu di confirm yah untuk gabung sebagai author ^.^
    Bersiap!!!

  4. Enak saja !!!!!!!! >.<!!! X-O !!!
    Yang pingsan baru di cium Minho, yang mati.. di nikahin sama Minho!
    *Apa coba??!!!!*

  5. ntah waktu bc part ini jd senyam-senyum sendiri..

    si minho nya so sweet bgt yakk.. jd pengen seliingkuh ma dia sayaaa..

    tapi ntahlahh.. kasian bgt sama Minho nyaaaa.. hiksss

    1. Hohoho…
      Jujur… waktu aku nulis part 2 – 5 atau 6 gitu aku terharu sendiri bacanya..
      Terus tiap baca ulang bagian Minho aku jadi gak tega… ohohohoho….hiks hiks… tapi yah begitulah ceritanya… jadi harus rela nulis yg menyakitkan buat Minho kkkk… >.<

      Sekali lagi… gomawo chingu udah komen di FF ku 4 kali berturut-turut ^.^
      GOMAWOOOO *bow lagi bareng semua actor SMEW + bintangnya SMEnt*

  6. hehehe buat authornya saya mohon maaf karena komennya di part yg gk berurutan hehehe ^^

    aigoo… kasiannya dirimu, nak… ckckck minho, minho….
    padahal minho baik bgt sma hyeo so…
    tapi ini sudah takdir, apa mau dikata hihihih

  7. di akhir ff minhonya manis bgt, iiiiiii~ bikin ngiri >///<
    aduh, jangan sampe deh berpaling hati ke minho. kekeke~
    baguuuuuusss ~ 5 thumbs up

  8. Sumpah keren!!
    Hah??

    Hyeo So??
    Dia rela mati demi si minho??
    Oh, So Sweet rasanyaa…jadi pengen punya yoeja kayak hyeo so!!
    uahh..author salam kenal loh, ya!😀
    Aku suka FF mu , DAEBAKK toh, kenapa enggak di Like?? hihihi😀

  9. aq tdk bza m’bayangkan kalo sampe key tau minho ntu pacar istrinya…
    fufufu….ne crita makin mnarik aza, sambung ke part 5 ah~~~

  10. aih maakk, pengen kali kutendang si key itu *pake logat medan* *dibacok lockets*
    bg minho kasiaaan😦 sabar ya bg
    ada ya cewe kaya hyeo so itu, thumbs up dah! :d

  11. ASTAGA !
    Kereeeeen ! >..<
    Minho sm Hyeo so romantis amat u,u
    Apa jdi ny klo Key smp tau klo Hyeo So itu mantan ny Minho dan mlah skrg msh slg suka u,u
    Wkwkkaa.

    Daebak !

  12. pernikahannya mewaha meriah banget. Udah kaya aca ulang tahun stasiun TV aja😀
    jadinya gimana nih, Key’a ga bakalan nyakitin hati Sohee kan. Ah,, jadi penasaran. lanjut kepart selanjutnya^^

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s