ellegirl3

She’s My (EX)Wife – Part 5

She’s My (Ex)Wife

Part 5

 

Author: Zika

Main Cast : Kim Kibum (Key), Kim Hyeo So & Choi Minho

Support Cast: SHINee, Super Junior, Jun & Shina

Length : Sequel

Rating : General

Genre : Romance, Friendship

~ ~ ~

Pagi ini Hyeo So terbangun lebih awal, dia tidak bisa tidur dengan nyenyak karena ini pertama kalinya ia tidur satu kasur dengan Key. Jam menunjukkan pukul 3 pagi. Hyeo So berjalan keluar dan mulai merapihkan rumah, mencuci piring dan pakaian, memasak, mematikan lampu-lampu dan berbagai pekerjaan lain.

Tidak terasa tiba-tiba sudah jam 5, buru-buru Hyeo So mandi. Begitu ia selesai mandi Key sudah duduk di sofa dengan setengah sadar. “Key! Cepat mandi.. atau bangunkan member lain.” Ucap Hyeo So sambil terus memasak. “Aku malas!” Key berbaring di sofa. “Terserah aja, tapi gak ada sarapan buat kamu!” Key berdecak lalu dengan malas ia berjalan ke atas membangunkan yang lain.

“Hey… semuanya… bangun.” Key mengetuk pintu, karena terlalu mengantuk Key bersandar pada pintu lalu kembali tidur. “Ya tuhan!” seru Minho begitu Key jatuh kepelukannya. “Hey! Kibum, bangun!”

“Oh.. Minho.” Key mengucek-ucek matanya, di belakang Minho ada Taemin yang sudah segar. “Key hyung.. bangunkan Jonghyun dan Onew hyung.” Masih dengan setengah mengantuk Key berjalan ke kamar selanjutnya. “Aduh.. ini di mana sih pintunya?” Key terus berjalan dengan mata tertutup hingga ia menabrak pintu. “Ah! Hidungku!” seru Key sambil memegangi hidungnya. Karena menabrak pintu, kini Key sudah lebih segar.

“Ya! Ya! Wake up everyone! Jonghyun hyung!!! Onew hyung!!!” Key dengan susah payah menarik keduanya. “SEMUANYA! CEPAT MANDI… SARAPAN HAMPIR SIAP!” seru Hyeo So dengan lantang dari lantai satu. “Hyung cepat mandi! Aku juga mau mandi.” Key menarik Jonghyun yang sudah setengah sadar. “Onew hyung… bangun!!! Onew hyung!!!” Key menendang-nendang Onew yang masih dengan pulasnya tertidur. 1 menit, 2 menit, 3 menit, 4 menit, 7 menit, 30 menit… Onew tetap tidak bangun. “Hyung! Apa kau mati hah?!” teriak Key di telinga Onew, tapi tidak sedikitpun Onew terusik. Menyerah, akhirnya Key keluar dan langsung mandi.

“Di mana Onew oppa?” tanya Hyeo So pada 4 cowok yang sudah duduk dengan manis bersiap menyantap sarapannya. “Seperti biasa… tidur tanpa nyawa.” Ceplos Jonghyun. Hyeo So mendesah lalu naik ke atas.

“ONEW OPPAAAA~!” teriak Hyeo So membuat yang lain terkejut bukan main. Tapi yang di teriyaki hanya menganti posisi tidurnya. “Mari kita lihat siapa yang akan menyerah!” Hyeo So mengambil lakban dan menempelkan lakban super erat itu di kaki Onew.

“Hana, dul, set! Kyaaa~!” Hyeo So menarik lakban itu sekuat tenaga dari kaki Onew. “HWUAAA~! HAAAA~ … kaki ku!” Jerit Onew lalu meringis memegangi kakinya yang terasa panas dan perih. “Onew oppa, cepat mandi aku mau berangkat sekolah! Sarapan sudah jadi.” Ucap Hyeo So lembut seolah tidak ada yang terjadi. Dengan santai Hyeo So keluar dari kamar Onew lalu ikut sarapan dengan 4 cowok itu. Tidak lama Onew turun dalam keadaan rapih, Hyeo So tersenyum licik melihat Onew.

“Hwuah! Gimana cara kamu bangunin Onew hyung?” tanya Jonghyun. “Rekor! Cepat sekali!” sambung Taemin. “Tidak ada yang khusus, Onew oppa gak susah kok di banguninnya. Ya kan oppa?” seperti biasa Onew memasang tampang datarnya, tapi kali ini terlihat memelas membuat Hyeo So terkekeh.

“Ayo berangkat, aku bisa kesiangan.” Hyeo So bangkit dan meletakkan piring kotornya di westafel. “Manager hyung! Kami berangkat sekarang ya!” seru Key. “Onew hyung… kau antar Hyeo So dan Taemin ya.. sekolah mereka satu arah. Jonghyun hyung, ayo antar kami berdua.” Key menarik lengan Jonghyun. “Taemin belajar yang baik ya!”

 

***

 

“Gila! Udah sampe 2 minggu itu anggota SHINee sama managernya gak minggat-minggat?!” Hyeo So mengangguk. “Paling enggak aku udah sedikit terbiasa ada mereka, bangunin si sleeping handsome, ngajarin Taemin dan… tidur bareng.. ehem tidur satu ranjang ehem.. tidur satu kamar sama Key.” Hyeo So jengah.. ia menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.

“Hyeo So.. rapat!” Hyeo So mengintip dari sela-sela jemarinya. “Rapat aja terus! Bikin capek orang aja sih!” dengan malas Hyeo So bangkit dari duduknya. “Nanti pada pulang bareng gak? Aku gak tahu nih rapat selesai jam berapa.”

“Tergantung keadaan deh.” Jawab Kira lalu melambai pada Hyeo So yang berjalan keluar kelas. Ponselnya tiba-tiba berdering, ringtone yang berbunyi lagu dari Pink – So What.

“Wae?”

“Hari ini aku jemput kamu jam 3 sore.”

“Hah?! Cepet banget! Belum jam pulang aku Key…”

“Terserah.. tapi aku bakal dateng ke sekolah kamu jam 3.” Tut..tut..tut.. Hyeo So berdecak dengan kesal. “Apa-apaan sih nih cowok!”

 

~ ~ ~

 

Hyeo So mempercepat jalannya menuju kelas, kenapa di kelasnya terdengar keributan? Langkah Hyeo So langsung terhenti begitu melihat 2 orang teman sekelasnya sedang berkelahi. Murid laki-laki mencoba meleraikan, tapi keduanya sangat temperamental.

“Jungsu! Yonggi!” seruan Hyeo So tidak di gubris keduanya, buru-buru Hyeo So berlari untuk menghalangi Jungsu yang akan memukul Yonggi. “Kalian berdua bisa berhenti gak sih?!” omel Hyeo So. “Hyeo! Mendingan kamu minggir!” ancam Jungsu. “Ini urusan kita berdua.. cewek gak usah ikut campur!” Yonggi mendorong Hyeo So. Hyeo So buru-buru menghalangi Jungsu yang akan memukul Yonggi. Dan…

BUKK ~

Seluruh murid wanita kontan berhenti berteriak… semuanya langsung berhenti, “YA!” seruan itu membuat semua murid keceuali Hyeo So menoleh ke arah pintu kelas. Para siswi saling berbisik “Itu Key.. itu Key. Mau apa dia?” Hyeo So masih berusaha menahan kepala dan pinggangnya yang kesakitan karena terkena meja. “Ngapain lo di sini?” *dialognya agak kasar gitu.. kalau tetep pake aku kamu gak seru jadi khusus mereka bertiga pake lo gw, jangan deh, khusus dialog berantem antar cowok.*

“Gw gak perduli yah lo mau berantem sama siapa kek! Lo mau ngebunuh siapa kek! Tapi 1 yang harusnya gak lo lakuin! Nonjok istri gw! Maksud lo apa?!” Key mendekat, sepertinya amarah Key memuncak. “Gw gak nonjok dia.. siapa suruh juga di sok ngelerai!”

“Brengsek lo!” Key melayangkan tinjunya hingga Jungsu terjerembab. “Berani juga lo nyalahin istri gw! Harusnya lo malu sampe di lerai sama cewek! Mau sok jagoan berantem dalem kelas?! Awas kalo lo berani nyentuh istri gw apalagi nonjok kayak tadi! Pecundang!” Key membopong Hyeo So yang masih kesakitan. “Keren!” bisik salah satu siswi. Hal ini menyita perhatian murid di koridor… semua murid keluar dari kelas mereka begitu melihat Key membopong Hyeo So.

“Bagian mana yang sakit?” tanya Key khawatir. “Pak.. kita ke rumah sakit yah.”

“Gak usah.. kita langsung pulang aja.” Hyeo So meringis. “Aku telat yah datengnya? Maaf… ya ampun, pipi kamu memar.” Takut-takut Key menyentuh pipi memar Hyeo So. “Gak apa-apa kok.” Hyeo So menurunkan tangan Key perlahan agar Key tidak tersinggung. Keduanya kini terdiam, Hyeo So memandang ke luar jendela.

 

“Jadi ini cewek yang ngelapor ke guru, siapa namanya? Hyeo So?” Hyeo So melangkah mundur. “Punya nyali rupanya kakak kelas kita ini, jangan lo kira kita takut mentang-mentang lo kakak kelas dan lo School President.”

“Kalian apa-apaan sih! Emangnya kamu kira aku takut? Adek kelas gak tahu diri!” Hyeo So menaikkan dagunya. “Gila! Nantang banget nih cewek!” orang tersebut hendak melayangkan tinjunya pada Hyeo So, hingga seseorang menahan tangan itu. Hyeo So membuka matanya takut-takut.

“Berani lo mukul  cewek gw? Siapa sih lo?! Gw bisa bikin lo keluar dari sekolah ini dalam waktu 20 menit!”

“Minho-ah.”

“Heh! Lo bukan anak sekolah ini kan?! Ngapain lo ikut campur?!” Minho meremas tangan cowok tersebut hingga ia meringis kesakitan. “Hyeo So cewek gw! Lo bertiga sampe nyentuh cewek gw, mati lo semua! Masih mau ngelawan?!” Minho memutar tangan cowok tersebut dan menedangnya. Kedua teman dari cowok tersebut langsung membantunya berdiri dan ketiganya kabur. “Jangan pulang sendirian. Mulai sekarang aku akan menjemputmu di tempat yang sama dan jam yang sama.” Minho menggandeng tangan Hyeo So. Itulah hari di mana akhirnya Minho dan Hyeo So menjadi sepasang kekasih.

Awalnya mereka tidak memiliki hubungan, hanya bertemu saat olimpiade sekolah lalu keduanya berkenalan. Itu saja.. tapi tidak di sangka Minho bisa jadi dewa penolongnya dan bilang pada mereka bahwa Hyeo So kekasihnya, padahal mereka baru dua kali bertemu..

 

Kenangan itu langsung bergema di kepala Hyeo So. “Key…”

“Hemm?”

“Terima kasih, buat yang tadi.”

“Sama-sama. Aku emang harus ngelakuin hal itu karena aku suami kamu sekarang. Kalau aku diem aja apa kata orang-orang.” Hyeo So berusaha tersenyum, namun miris. Keduanya kembali diam hingga mobil mereka berhenti di depan rumah. “Ayo aku bantu turun.” Hyeo So berusaha keluar sendiri agar tidak terlalu merepotkan Key. “Gak apa-apa kok, lagian aku kan gak habis kecelakaan parah. Cuma kena tonjok terus kepentok meja aja kok.”

“Aku liat tadi pas kamu jatoh, kepala kamu kena meja… gimana kalau tiba-tiba kamu amnesia?” Key melingkarkan lengannya di pinggang Hyeo So. “Ah.. jangan terlalu kenceng, sakit.”

“Tuh kan, tadi pas jatuh pinggang kamu juga kena mejakan? Aku gendong lagi ya.” Hyeo So berpegangan pada lengan Key. “Enggak, gak usah. Aku tetep bisa jalan kok. Member SHINee yang lain kemana?” keduanya berjalan perlahan-lahan. “Sekitar 1 jam lagi mereka baru pulang.” Key membuka pintu dan kembali membantu Hyeo So berjalan. “Gak mau langsung ke kamar aja? Nanti susah lagi naiknya.”

“Gak.. aku belum mandi, aku duduk di sofa aja dulu.” Key mengantar Hyeo So untuk duduk di sofa. “Ya ampun! Agh..” seruan Hyeo So membuat pipinya nyeri. “Tas aku ketinggalan di sekolah!”

“Enggak kok, ada di mobil. Tadi aku udah ngambil tas kamu sebelum gendong kamu. Kalau sampai ketinggalan kan gak keren banget! Perlu di kompres pakai es batu gak?” Key berjalan menuju kulkas. “Boleh deh.” Key mengisi baskom dengan air dingin dan beberapa es batu. “Ini, bisa sendirikan? Aku mau mandi dulu.” Hyeo So mengangguk, lalu ia menyalakan TV. Hyeo So mengompress memarnya sambil meringis kesakitan dan berkonsenterasi pada TV. Hyeo So menggonta-ganti channel, mencari acara bagus hingga sebuah acara gossip menyita perhatiannya.

“Salah satu member SHINee, Key.. berkelahi di sebuah sekolah dan berkata kasar kepada salah satu murid.” Lalu acara tersebut memutar potongan video. Dimulai dari Key menghina Jungsu brengsek lalu memukulnya.

“Hyeo So.. aku sedang mengisi bak mandi… apa? Kau sedang menonton apa?” Key berjalan mendekati Hyeo So yang menatap TV dengan nanar.

“Itulah potongan video yang di kirimkan kepada kami. Kejadian ini terjadi sekitar setengah jam yang lalu di kelas Hyeo So, istri dari Key. Key mengucapkan kata kasar itu tanpa alasan yang jelas lalu memukul murid yang bernama Jungsu. Sampai saat ini kami masih terus mencari berita yang sebenarnya. Kami mencoba bertanya pada saksi mata, namun para murid menutup mulut mereka.”

“Tidak penting!” Key mengganti channel TV lalu berjalan ke dapur. “Mari kita lihat apa yang bisa aku masak buat makan malam.” Key membongkar kulkas dan mencari bahan-bahan makanan. “Yang gampang aja deh. Aku masak spaghetti, gak apa-apa kan?” Hyeo So mengangguk. Key mulai sibuk dengan masakannya, memotong bawang, membuat sauce spaghetti dan merebus spaghetti nya. “Hyeo So! Airnya sudah penuh. Perlu aku bantu berdiri?”

“Enggak… aigoo, aku jadi kayak nenek-nenek!” Hyeo So berjalan selangkah demi selangkah. “Hahahaha… akhirnya sadar juga kalau udah tua.” Ejek Key sambil terus memasak. Hyeo So mencibir lalu masuk ke dalam kamar mandi.

“Segarnya!” ucap Hyeo So yang sudah selesai mandi dan mengganti pakaian. “Makanan sudah jadi!” Key menata seluruh masakan yang ia masak di atas meja makan.

“Jadi… apa kita akan punya panggilan khusus?” Hyeo So mengerutkan alis.

“Kita harus punya sebuah panggilan khusus yang bikin orang jadi yakin kalau kita bener-bener suami istri yang saling mencintai. Kamu mau panggil aku apa?” Hyeo So berfikir sejenak. “Kiki.”

“Mwo? Kiki? Nama apaan tuh?!”

“Lagian kamu nanyanya sekarang, yang ada di otak aku cuma nama itu.”

“Ya udah terserah kamu aja, aku panggil kamu So~.” Hyeo So tertawa terbahak-bahak. “Apaan tuh! Aneh! Kalau gitu aku panggil kamu Ki~ki.” Ledek Hyeo So. “Terserah deh..” keduanya kembali menyantap makan malam mereka. Selesai makan Key merapihkan semua peralatan makan dan mencucinya.

“Maaf ya..”

“Gak apa-apa, sekali-sekali aku juga harus gantian kan?” Hyeo So bangkit dari duduknya, berniat menaiki tangga menuju kamar tapi ia ragu. “Sini aku bantuin.” Key melingkarkan lengan Hyeo So di pundaknya. Baru 3 anak tangga, ponsel Key berdering.

“Oh.. Shina-ah. Wae?… eh? Di mana?… Tapi aku tidak bisa, aku sedang sibuk sekarang…. Ha?… oh.. baiklah.” Key memasukan ponselnya ke kantong.

“Tunggu sebentar yah So. Aku mau keluar dulu, cuma sebentar kok… tunggu! Tunggu di sini.. bener-bener cuma sebentar.” Hyeo So mengangguk. Key buru-buru berlari keluar, Hyeo So kembali turun untuk duduk di sofa karena Key memintanya untuk menunggu. Setengah jam kemudian Key masih belum kembali.

“Minho… kau ada di mana?”

“Eum? Aku masih ada di tempat shooting, ada apa?”

“Jam berapa kalian pulang?”

“Aku tidak tahu… tapi member lain tidak pulang ke rumahmu, mereka ke dorm karena malam ini mereka pulang sangat malam jadi tidak enak mengganggu kalian.”

“Apa kau juga ke dorm?”

“Iya sepertinya. Kenapa? Key ada kan?” Hyeo So diam sejenak. “Ada. Aku hanya mau bertanya saja apa kalian kembali ke sini atau tidak. Sampai jumpa.. salanghaeyo.”

“Ne.. nado.” Hyeo So mengakhiri panggilan lalu ia kembali menyalakan TV. 1 jam, 2 jam, 3 jam… Key tak kunjung kembali. Hyeo So benar-benar lelah menunggu, tapi Key memintanya untuk menunggu.

 

~ ~ ~

 

Minho mengetuk pintu, tapi tidak ada jawaban. Minho membuka pintu dan langsung masuk. Ia mendapati Hyeo So tertidur di sofa.. ‘Dimana Key?’ batin Minho. Minho mendekati Hyeo So lalu duduk di sebelah kaki Hyeo So. Minho menyentuh pipi Hyeo So dengan lembut, Hyeo So langsung meringis. Tanpa sengaja Minho menyentuh memar di pipinya, karena gelap Minho tidak melihat dengan jelas.

“Minho?” Hyeo So terkejut melihat Minho sudah ada di depannya. “Apa sudah lama?” tanya Hyeo So sambil berusaha duduk menyembunyikan pinggangnya yang sakit. “Ada apa dengan pipimu?” Hyeo So panik mendengar pertanyaan Minho. “Tidak kenapa-napa.” Minho tidak percaya, ia berjalan mencari sakelar lampu lalu menyalakan lampunya. “Hyeo So..-“

“Tunggu! Jangan salah sangka, bukan Key yang memukulku. Tadi aku melerai murid di kelas yang berkelahi, lalu tanpa sengaja aku terkena pukulannya.”

“Siapa?” Minho mengerutkan alis. “Minho tidak perlu tahu, aku tidak mau Minho menghajarnya. Lagi pula dia tidak sengaja.”

“Apa Key tidak mengobatimu?” Minho membuka kulkas mencari es lalu ia mengambil handuk kecil. “Aku..-“

“Jangan bicara!” Minho mencari obat untuk luka memar. “Biar aku obati dulu.” Minho duduk di sebelah Hyeo So. “Menghadap ke arahku.” Minho mulai mengolesi pipi Hyeo So dengan hati-hati. “Agh..” Hyeo So meremas lengan baju Minho berusaha menahan sakit.

“Hey.. jangan menangis, kau ini sudah besar.” Minho menghapus air mata Hyeo So dengan jempolnya yang panjang. “Sakit.” rengek Hyeo So. “Gadis kecil, katanya mau berubah jadi dewasa?” Minho mengusak-usak rambut Hyeo So. “Memangnya menangis karena sakit anak kecil apa?” Hyeo So memanyunkan bibirnya. “Jangan ngambek, aku belikan es krim yah.” Hyeo So langsung sumringah mendengar kata es krim.

“Terbukti kalau kau masih seperti anak kecil, baru dengar kata es krim saja sudah sumringah begitu. Mana lagi yang sakit?”

“Sepertinya leher belakangku lumayan sakit.”

“Kalau begitu berbalik.” Minho memeriksa leher belakang Hyeo So. “Lumayan memar, singkirkan rambutmu ke depan. Aku akan mengoleskan obat.” Hyeo So menurut. Begitu selesai mengobati, Hyeo So tidak bergerak. Minho memeluk Hyeo So sehingga kepalanya bisa bersandar di dada Minho. “Emmf..” Hyeo So hampir terbangun.

“Tidurlah, aku akan menunggu hingga kau benar-benar pulas.” Bisik Minho. Selama 30 menit Minho tetap mendekap hangat Hyeo So, hingga di rasanya Hyeo So sudah pulas. Minho bergerak perlahan lalu membopong Hyeo So, menjaga agar Hyeo So tidak terbangun.

Minho membaringkan Hyeo So dengan hati-hati di atas pembaringan lalu menyelimutinya dengan hangat. Hyeo So pernah bilang kalau di hari pertama ia tidur di kamar yang Taemin dan Minho tiduri. Karena malam ini member SHINee tidak datang, Minho memutuskan untuk membaringkan Hyeo So di kamar tersebut. “Tidur yang nyenyak, sehingga besok pagi tubuhmu tidak terlalu sakit.” Minho memandangi kekasihnya itu selama beberapa menit. Andaikan ia bisa memandangi kekasihnya dengan leluasa… andaikan pernikahan itu tidak terjadi.

Minho bergerak perlahan mendekatkan bibirnya pada bibir Hyeo So lalu menciumnya, ia merasakan balasan dari Hyeo So. “Anak nakal! Mencari kesempatan ya..” Minho tersenyum melihat Hyeo So yang sedang memandanginya dengan senyum jahil. “Aku mau pulang, selamat malam.” Hyeo So menggenggam tangan Minho.

“Terima kasih karena sudah datang untukku dan sudah mengobatiku. Maaf kalau aku merepotkan Minho.” Minho tersenyum. “Apapun untuk orang yang aku cintai.” Minho mengecup pipi Hyeo So. “Tidur yang nyenyak, besok aku akan kesini dengan member lain. Salanghaeyo yeong wonhi.” Hyeo So tersenyum lalu melepaskan tangannya. “Minho pasti tahu aku akan menajawab apa.” Keduanya saling melempar senyum. “Malam.” Minho mematikan lampu dan menutup pintu perlahan.

“Hananeun naega yeong-wonhi salanghanda. ( Kau satu-satunya yang kucintai selamanya.)”

 

 

TBC

***

Signature

This post has written by Zika, and has claim by Zika signature

This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • Open page LIBRARY if you miss some FF ^.^

37 thoughts on “She’s My (EX)Wife – Part 5

  1. Makasihhhhhh ^>^… wiih senang sekali.. hoho~
    kirain bkalan gak seseru part 4

    Terima kasih banyak yoo~
    You’re the first commentator, thanks for read+comment

    1. Hemm?? napa ya.. krna bih seru klo klimaks tiap part da d Minho sama Hyeo So. Nti klo klimaks nya Key sama Shina pada gondok lagi.. ~ <.<

  2. Aaahhhh Minho!! Kenapa bagian akhir selalu jadi bagian favorite gw?!!!
    Kazikey !! Di tunggu yang selanjutnya!!
    Saia berharap bnyak ujungnya gak bisa di tebak! misalnya, ujung-ujungnya Hyeo So sama Taemin… kkk~ kan gak ada yg nebak tuh

  3. Seber ye~ keke~
    Lanhuy!!!! Gimana itu nasib MPF haaaa???? Gak tahu apa kalu saiyu sudah sanget peneseren he???!!!!
    Hemmm~ boleh juga usulnya.. hwuehehe~

    All.. Thanks a lot for read and comment!

  4. Deg-deg’an paz baca akhir2’ny… paz c MinHo lagi dua2’an ma c Hyeo So,
    takut tiba2 Key muncul n mergokin mereka lagi b’2an…
    Wuaa… bisa k’bongkar d klo gto…
    Untung gax k’jadian yakz…
    Cinta segi3 yg bikin deg-deg’an
    hehehe~~….^^

  5. Serius??? Bikin deg-degan… wahaha iya baru kepikiran
    kenapa gk ada adegan yang bikin dag-dig-dug ya???

    Makasih Hikari atas komen nya…

  6. satu kasur dengan Key? hwaaa..enak bgt tuhh.. kalau aku yaa udahh….*sensor* maklum dah lama ga bc ff NC jd ginidehh..

    Hyoe Soo ganas amatt.. tapi memang hrs begitu membangunkan org yg nyawanya sedang jalan2 ke negeri ayam (?)

    tapi..tapi..tapi waktu bc nih ff.. walaupun si jjong dikit.. tapi kekeranannya itu feel nya dpt bgt..*pindah bias beneran nih ujung2nya*

    yaampun..yaampun.. MasyaAllah.. gilaa.. astagfirullah*apadeh* si Key nyaaa.. hwaaaaa..keren sekaliiii waktu lg berantem…. ampunnn bisa nonjok jg nihh orangg?/plakk..
    tapi..teteb aja kerenan si Minho..

    awalnya sih Key nya so sweat bgt.. tapi teteb aja so sweatan Minho..

    pokoknyaaaa baguss dehhhh.. ak suka bgt part ini..

    1. Beneran deh.. kamu yang bikin aku baca ulang Part favorite ku sendiri… ohohoho…
      Aku sendiri juga suka banget-banget sama part ini… kekekeke…. aku bikin dua2 nya jadi co cweet.. kekeke

      hayooo hati-hati.. dari Key pindah ke Jjong sama MInho langsung loh.. ohohohoho…

      Yang baca SMEW pasti langsung kecanduan…kkk *reader: sok tahu lo!*

  7. omona bener2 dah ni ff aku tuntasin bacanya dalam sehari dan bener…
    SERU BANGEEET >___< hehhee
    mian aku komennya cuman di part 1, 5, 6, sama 13 yah kalo gk salah? hehehe
    ini saya mumpung ol di lappie mau saya komenin satu satu deh hehehe
    mulai dari sini yah:

    HAHAHAH sumpah gue ngakak banget pas hyeo so bilang KEY mau dipanggil KIKI
    hahahah KIKI kayak nama indonesia aja neng~ hehehe
    tapi lucu juga ya kalo dipanggil kiki kekeke~

    1. Tadinya sih mau di panggil Koko.. tapi gak nyambung… kkkkk
      *Zika: Woy Lana! SKSD lu ama reader gua! Gua tampar mental lo ke kasur Onew!*
      Annyeong.. aku mewakili Zika unnie mengucapkan terima kasih…hohohoho
      *Zika: apaan! Gw aja udah dalam dunia mimpi!*

      1. hohoho koko mah nama ayam aku dulu haahahahah
        kan ada tuh ayam yg warna warni harganya seribu wakakaka😄 *ni anak dari ff malah nostalgia lagi ckckck*

        eitsssss curaaaang masal mentalnya ke kasur onew
        kalo ke kasur paku yg kayak dipake limbad baru cocok! hahahah
        *dicincang lana onnie*

        1. Wakakakakaka…. Woy Zika unnie… mang enak tuh si Key di katain ayam… wakakakaka *di tabok Zika unnie pake roda truk*

          Wahhh tega nih bocah! Gak apa-apa.. kan udah malem jadi mentalnya ke kasur Onew aja.. biar bisa langsung tidur.. *Oh no.. mulai mesum.. kyaaaaa >,<*

    2. Ya ampun ya tuhannnn…
      JWESOHAMNIDAAAAA…. SINCA JWESOHAMNIDAAAA.. MIANHAE YOOOO TT.TT

      MAAF AKU BARU BALES KOMEN KAMU SEKARANG.. AKU GAK LIAT, TADI BEGITU BANGUN SEMPET KOMEN TAPI GAK NGECEK SOALNYA LANGSUNG MANDI.. TERUS LUPA MAU NGECEKIN.. PADAHAL UDAH DI KASIH TAHU LANA…
      HWUEEEE MAAAAAFFFFFF BANGEEETTTT… AKU BALES SEKARANG GAK APA-APA YAAA

  8. okeehh sebenernya peran key cocok banget disinii..
    tapi tetep ajaa cast ceweknya kasiaann.
    minho apalagii..
    lanjutt dehh

  9. key~ jangan” nanti kamu bakalan ada rasa sama hyeoso.
    bagaimana urusannya ini ? pilih minho atau key?
    aigoooo~ kalo aku sih pengen dua”nya >///< *maruk*
    dddn_nbbb

  10. “Seperti biasa… tidur tanpa nyawa.” Ceplos Jonghyun.
    huakakakakakka~!!! makin lama FF nya, malah makin lucu deh!!
    seruu sumpah!! kocakkk, hiihhihiih~

    BAGUS, LANJUT AHH!! Tapii…sumpah si Minho itu mirip aye *?* ihihhii, sama2 ganteng! >,,<~!!

  11. omo, zika ini kereeen!
    part akhir bikin aku kecanduan, mupeng aih!
    aku bakal habisin nih SMEW dlm sehari kayanya #sok
    aku lanjut dulu :d

  12. Waaaaaahh.
    So sweet kali si Minhoooo ..
    Jd msh status kkasih ni crita ny..
    Wkwkkaaa.xD
    Serru! Seerruu !😄

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s