ellegirl3

She’s My (EX)Wife – Part 6

She’s My (Ex)Wife

Part 6

 

Author: Zika

Main Cast : Kim Kibum (Key), Kim Hyeo So & Choi Minho

Support Cast: SHINee, Super Junior, Jun & Shina

Length : Sequel

Rating : General

Genre : Romance, Friendship

 

 

~ ~ ~

 

Key masuk ke dalam rumah dengan wajah seperti orang stress, ia berjalan dengan malas hendak melangkah naik ke atas tangga. “Ki..” panggilan itu membuat Key kembali mundur dan menoleh dengan malas. “Kamu gak ngerasa bersalah bikin aku nungguin kamu?”

“Kenapa kamu gak langsung tidur aja? Kenapa juga harus nungguin aku!” Hyeo So mengerutkan alisnya, sesak sekali mendengar kalimat itu. “Karena kamu minta aku untuk nungguin kamu. Kamu bilang cuma sebentar.” Ucap Hyeo So dengan lirih. “Kamu mikir dong! Aku emang bilang cuma sebentar, tapi kalau dalam waktu 1 jam aku gak balik yah berarti kamu gak usah nunggu aku! Susah banget sih!” Hyeo So semakin sesak mendengar itu. “Kok kamu jadi muter balikin keadaan?”

“Apanya yang muter balik? Aku bener kan? Kenapa juga kamu harus rela-rela nungguin aku. Lagian gak ada untungnya juga kamu nungguin aku, aku gak butuh kamu!” mata Hyeo So kini berkaca-kaca.

“Kamu pikir aku rela nungguin kamu?! Kalau aku gak nunggu kamu, kamu pasti marah! Gak cukup apa kamu bikin aku nunggu di depan sekolah, nungguin kamu pulang. Kamu selalu bilang kalau kamu pasti tepat janji, kamu pasti dateng tepat waktu! Tapi selalu kayak gini! Setiap aku nunggu kamu, kamu sama sekali gak ngerasa kalau aku udah nunggu kamu lebih dari 4 jam! Setiap aku tanya kamu selalu bilang supaya aku gak usah nunggu kamu! Tapi kenyataannya kamu selalu minta aku nunggu kamu! Sebenernya mau kamu apa sih?!”

“Udah deh! Aku capek! Kamu bikin mood aku makin ancur! Ok! Aku ngaku salah… tapi bisa gak sih kamu biasa aja? Gak ngebesar-besarin masalah sepele kayak gini!” bentak Key. “Masalah kecil?! Kamu gak pernah mikirin perasaan orang lain apa? Kamu cuma bisa bilang kalau kamu ngaku salah, tapi belum pernah sekalipun kamu minta maaf karena bikin aku nunggu! Alasan kamu selalu sama! Urusan yang lebih penting dari aku! Aku gak minta kamu untuk nganggep aku penting! Aku cuma mau kamu ngehargain aku! Lagian seberapa berartinya Shina buat kamu sih?! Selalu dia orang yang bikin aku harus nunggu.”

“Terserah! Aku capek!”

“Aku lebih capek dari kamu!” Key membanting pintu dengan kesal, air mata Hyeo So tidak berhenti mengalir. Hyeo So terduduk di lantai sambil terus menangis berusaha menahan marah. ‘Bisa-bisanya ada manusia kayak Key di dunia ini!’ batin Hyeo So. Tidak lama bel rumah berbunyi, Hyeo So berusaha menghentikan tangisnya lalu mencuci muka.

“Dimana Key?” tanya manger begitu Hyeo So membuka pintu. “Di kamar.” Manager langsung menerobos masuk dengan gulungan koran di tangannya. “Noona, annyeong haseoyo.” Sapa Taemin, Hyeo So tersenyum lalu mempersilahkan member lain masuk ke dalam. “Apakah hari ini sedang tidak ada jadwal?” tanya Hyeo So sambil menyiapkan minuman.

“Sebenernya ada. Tapi nanti sore, jadwal yang pagi di batalin.” Ceplos Jonghyun. “Kenapa?”

“Ada sedikit masalah dengan Key hyung.” Jawab Taemin polos, tiba-tiba terdengar suara bentakan dari atas. “Hyeo So. Apa semalam Key bersamamu?” tanya Onew tiba-tiba. “Tidak, wae oppa?” Hyeo So duduk di kursi sebelah sofa.

“Eh.. ada apa dengan wajahmu?” Jonghyun baru menyadari pipi Hyeo So sedikit memar. “Oh.. ini, kemarin temanku berkelahi. Saat sedang melerai aku terkena pukulannya, jadi agak memar. Tapi sudah lebih baik, karena sudah di obati semalam.” Minho menyalakan TV, menahan senyum yang hampir mengembang di bibirnya.

“Baguslah.” Jonghyun tersenyum walaupun tetap memandangi memar Hyeo So. “Apa kau tahu kemana Key pergi semalam?” tanya Onew lagi. “Ne oppa, Key bilang dia mau menemui Shina. Wae oppa?” Onew menyandarkan tubuhnya di sofa. “Kamu gak tahu Shina itu siapa?” Hyeo So menggeleng polos. “Noona tahu kalau Key hyung punya pacar? Atau noona tahu tentang pacar Key hyung?” Hyeo So berfikir sejenak. “Ya.. dia pernah cerita tentang kekasihnya. Tapi dia bilang dia sudah tidak ada hubungan, kenapa? Apa Shina itu pacar Key?”

Tiba-tiba berita TV menyiarkan tentang Key, kelimanya langsung memperhatikan berita yang di siarkan dengan seksama. “Manager hyung… ada berita terbaru tentang Key!” seru Onew dengan lantang. Tidak lama manager turun dengan Key.

“Tanpa alasan yang jelas siswa Geongsuk High School membatalkan tuntutannya terhadap Key. Putra dari pewaris tunggal department store terbesar di Korea, Jungsu memberitahukan pada media bahwa Key tidak sepenuhnya salah. Dan pihak Jungsu meminta agar seluruh masyarakat melupakan berita ini, termasuk video yang sudah di siarkan ke berbagai media.”

“Ada apa?” tanya Hyeo So bingung dengan berita ini. “Hyeo So.. apa kau tidak tahu beritanya? Perkelahian Key di SMA Geongsuk? Kau tidak tahu kalau Key berkelahi?” manager balik bertanya. “Aku tahu, tapi Key tidak berkelahi. Dia membelaku karena Jungsu tidak sengaja memukulku.”

“Membelamu? Jadi gadis yang Key gendong itu kau?” Hyeo So mengangguk polos. “Tapi sebenarnya bagaimana itu terjadi?” Hyeo So mulai menjelaskan jalan kejadiannya hingga selesai. “Lalu kenapa Jungsu sampai mau menuntuut begitu? Dan dia bilang yang macam-macam tentang perkelahian itu.” Hyeo So mengangkat bahu, tiba-tiba ponsel Hyeo So berdering. “Maaf sebentar.”

“Kenapa Jo Shi?”

“Kamu udah liat berita di TV? Tentang kejadian kemaren?”

“Udah. Kenapa?”

“Aku kasih bocoran ke kamu. Jungsu gak jadi nuntun karena aku pegang rekaman video sebelum kamu dateng sampai kamu pergi sama Key. Aku ambil dari kamera cctv, aku bilang sama Jungsu kalau aku akan publikasiin video itu setelah dia nuntun Key. Jadi Jungsu akan terima balik hukuman karena merekayasa kejadian.”

“Wah!! Jo Shi hebat!!! Aku ngewakilin ucapan makasih dari Key dan SM!!”

“Hahaha… sama-sama, ini aku udah deket sama rumah kamu. Biar SM aja yang pegang videonya supaya lebih aman, aku udah sampe! Keluar sekarang!” Hyeo So memutuskan panggilan lalu buru-buru keluar.

“Jo Shi!!! My Angel!!!” Hyeo So langsung memeluk sahabatnya itu. “Iya,iya… bangga gak sekarang punya temen kayak aku?”

“Bangga banget!” Jo Shi melirik ke belakang Hyeo So, ia melihat seorang cowok meembuka pintu dan mengeluarkan kepalanya. “Minho! Sini..” panggil Hyeo So yang menoleh karena melihat Jo Shi memandangi belakangnya. Minho menurut, jantung Jo Shi langsung berdegub dengan kencang. “Ini temen yang sering aku ceritain, namanya Jo Shi.”

“Annyeong haseoyo.” Minho membungkuk, lalu tersenyum pada Jo Shi yang sekarang jadi linglung. “Jo Shi yang bikin Jungsu batalin tuntutannya, dia pintar!” Minho tersenyum lagi. “Kamsahamnida Jo Shi-ssi.”

“Hyeo… Hyeo So…”

“Kamu ngefans kan sama Minho, aku fotoin berdua yah. Mana kamera kamu?” Hyeo So memasukkan tangannya ke tas Jo Shi dan mengambil kamera. “Ayo deketan… Minho gak apa-apa kan? Buat temen aku aja.. gak akan nyebar kemanapun.” Minho menurut lalu keduanya berdiri bersebelahan lalu Minho merangkul Jo Shi. “Satu.. dua.. tiga!” sebenarnya Hyeo So tidak mengambil gambar pada hitungan ketiga, mulai dari Minho berjalan mendekati Jo Shi dia sudah mengambil gambarnya.

“Nih, mana videonya?” Jo Shi membongkar tasnya dan memberikan sebuah CD. “Makasih!! Dadah!” Jo Shi membalas lamaian tangan Hyeo So. “Minho, kamsahamnida.. annyeong haseoyo!” Jo Shi membungkuk 90 derajat sebelum masuk ke mobilnya. “Minho.. terima kasih lagi karena sudah mengobatiku.” Minho tersenyum lalu mengusak-usak rambut Hyeo So. “Pipimu sudah lebih baik?” Minho hendak memegang pipi Hyeo So. “Hayo! Mau cari kesempatan dalam kekhawatiran!” Hyeo So langsung menahan tangan Minho dan langsung menariknya masuk ke dalam.

“Manager oppa, ini… ini alasan kenapa Jungsu membatalkan tuntutannya.” Hyeo So menyodorkan CD tersebut. “CD apa ini?”

“Pegang saja dulu, berikan pada SM.. baru setelah itu putar videonya.” Manager mangut-mangut. “Aku kekamar dulu ya, kalian berbincanglah di sini.” Hyeo So naik ke atas, belum sempat ia membuka pintu ia mendengar manager mulai bicara.

“1 masalah di selesaikan Hyeo So, sekarang apa yang kamu lakukan untuk menyelesaikan masalah yang satu ini?” Hyeo So mengintip, dia tidak berniat menguping tapi dia ingin sekali tahu masalah apa itu jadi akhirnya dia menguping juga. “Apa kau akan membayar semua foto-foto ini?!”

“Manager hyung tenang dulu.” Pinta Taemin. “Kalau sampai berita ini menyebar, maka reputasi Key akan jatuh! Yang aku khawatirkan adalah reputasi SHINee yang jatuh! Apa kata Shawol melihat idola mereka selingkuh? Kau gila Key! Apa kau tega menyakiti hati istrimu?”

“Aku tahu kalau Shina itu pacarmu, tapi kan itu dulu… sekarang kau punya Hyeo So. Gadis yang jauh lebih baik dari Shina.. Hyeo So sangat ramah, baik dan dia sangat polos. Apa kau tega melukai hatinya?” kini Onew angkat bicara.

“Aku tidak tahu masalah apa yang sedang kau hadapi Key. Tapi tolong jaga sikapmu, Hyeo So istrimu… kini Shawol berusaha keras menerima Hyeo So sebagai istrimu. Kalau kau di dapati seperti ini dan foto-foto seperti ini menyebar maka perjuang Shawol melawan antis akan lebih sulit. Mungkin nantinya akan banyak Shawol yang berubah jadi antis untuk membela Hyeo So. Bersikaplah professional, aku tidak mau ada kehancuran reputasi dari sisi manapun. Hyeo So sudah aku anggap sebagai adik perempuanku walaupun ia selalu menarik selotip dari kakiku setiap kali membangunkanku.” Padahal hampir saja Hyeo So terpesona dengan nada bicara Onew yang sangat bijak, hingga Onew mengucapkan kalimat terakhir.. ingin sekali Hyeo So tertawa terbahak-bahak.

~ ~ ~

 

“Bisa kita bicara?” Hyeo So duduk di bangku sebelah meja. “Ini.” Hyeo So menggeser sekaleng minuman soda mendekati sisi meja Key. Keduanya menatap lurus ke pantai di depan mereka. Key mendesah berat, seolah banyak beban di atas dadanya.

“Maaf soal yang tadi pagi.” Key menundukkan kepalanya. “Tidak apa-apa. Jadi… Shina itu pacar yang kamu maksud?” Key menoleh pada Hyeo So yang masih memandang lurus ke pantai. “Jadi kamu denger yang tadi kita semua bicarain?” Hyeo So mengangguk. “Dia masih kasih kamu harapan? Kamu mau balik sama dia?” Key menatap kosong langit yang di penuhi bintang. “Gak tahu… sampe sekarang dia masih gak bisa bikin aku yakin dia mau sama aku atau enggak. Kalau dia mau mungkin aku bakal balik lagi sama dia. Tapi dia kayak gini… kenyataannya dia deket sama cowok lain, Gil Dong. Dia calon artis katanya, dia lagi syuting film baru. Sebenernya cewek itu maunya apa sih?”

“Kamu harus bisa yakinin dia, dan dia juga harus bisa bikin kamu yakin.”

“Kamu mau minum gak sama aku?” Hyeo So menggeleng. “Aku gak minum, aku bersih dan gak mau nyoba walaupun cuma setetes. Aku pikir kamu juga bersih, soalnya Shawol bangga-banggain SHINee yang gak pernah minum dan gak suka sama “itu”.”

“Sebenernya aku gak pernah nyoba, tapi biasanya orang-orang kalau stress selalu minum. Barangkali minum bisa bantu aku juga, pacar kamu bersih?”

“Minum sama sekali gak ngebantu, cuma bikin kamu lupa sementara aja. Pacar aku bersih 100%, papanya gak suka kalau dia minum, ngerokok atau semacamnya. Lagian dia juga sadar diri kalau ngelakuin hal kayak gitu sama sekali gak penting. Percaya sama aku kalau ngelakuin itu sama sekali gak enak, dan susah lepasnya. Soalnya kakak aku sering minum dan ngerokok, alhasil dia kena kanker apa gitu.. terus meninggal.” Key terkejut mendengar Hyeo So yang dengan santainya mengucapkan kata itu. “Kamu gak sedih?”

“Sedih lah pasti, tapi buat apa juga di tangisin? Lagipula dia sendiri yang menanam jadi harus dia juga yang menikmati hasilnya. Yang seharusnya nangis bukan aku tapi dia sendiri.”

“Besok mau jalan-jalan?”

“Eh?”

 

***

 

“Ini tempat apa?”

“Udah turun aja.” Hyeo So mengikuti Key masuk ke dalam sebuah pondok. Yayasan Yatim Piatu. Satu kata yang bisa Hyeo So ucapkan.. wow! “Hyeo So sini!”

“Agi annyeong~!” sapa Hyeo So pada seorang anak sekitar umur 4 tahun. “Namanya Kiyong, umurnya 4 tahun (umur Korea).”

“Gwiyeobda (imutnya)…” Hyeo So menggendong Kiyong. Kiyong benar-benar imut, rambutnya agak panjang, pipinya chubby, matanya besar dan hidungnya mancung. Kalau di lihat-lihat… agak mirip Henry Lau sama Minho.. jangan-jangan anak dari hasil persilangan Henry Lau dan Choi Minho… *Ihhh!! Apa coba! Mian ya. Lagi error, soalnya pas ngetik ff ini author kesamber petir jadi konslet deh*

“Kita akan jalan-jalan dengan Kiyong.”

“Mwo?…. ok!” Keduanya keluar dari tempat yatim piatu tersebut, dan langsung di sambut reporter TV yang rupanya kebetulan lewat dan melihat keduanya keluar dari yayasan tersebut. “Key, Hyeo So… kalian mau kemana?” kamera dalam keadaan off. “Hari ini kita mau jalan-jalan.”

“Boleh kalau kita liput kalian? Ini akan jadi big news, boleh yah?” Key takut salah menjawab, ia harus konfirmasi dulu dengan managernya… tapi Hyeo So berbisik di telinganya. “Terima aja, setidaknya ini jadi alibi kamu kalau-kalau ada berita semacem kemarin itu.”

“Ya sudah, tidak apa-apa… tapi mungkin tidak begitu seru, karena kami hanya akan berjalan-jalan di Namsan.”

“Tidak apa-apa yang penting kami bisa meliput kalian.”

 

~ ~ ~

 

“Ahahaha… Aku baru tahu kalau ternyata Hyeo So tidak bisa bersepeda.” Ledek Key sambil bicara di depan kamera. “Ki! Bantu aku!” seru Hyeo So sambil memegangi sepedanya. Tadinya Key berencana untuk berkeliling dengan sepeda yang mereka sewa, tapi ternyata Hyeo So tidak bisa bersepeda.

“Kiyong, tunggu di sini… appa akan mengajari ahjumma ini bersepeda.” Ucap Key pada Kiyong sambil memegangi begian melakang sepeda Hyeo So. “Mwollhaego?! Ahjumma?!” hampir setiap minggu Key mengunjungi Kiyong hingga Kiyong sudah menganggap Key sebagai ayahnya dan begitu sebaliknya. Jadi jangan bingung kenapa Key nyebut dirinya appa, dan berhubung Hyeo So baru ketemu sama Kiyong… Key nyuruh Kiyong buat manggil Hyeo So dengan sebutan tante.

“Jangan banyak bicara, cepat gayuh pedal sepedanya!” baru saja Hyeo So hendak menginjak pedal ponsel keduanya berbunyi.

“Yeoboseoyo.” Ucap keduanya serentak.

“Ne manager hyung, kami sedang ada di Namsan.” / “Ne, aku ada di Namsan bersama Key. Wae oppa?”

“Tentu saja! Justru lebih asik kalau ramai-ramai.” / “Ne? Oh.. tentu saja. Oppa, darimana oppa tahu nomorku?”

“Berarti sekitar 1 jam lagi?” / “Eh? Minho?..oh, begitu ya.”

“Ne.. aku tunggu di sini.” / “Ne. Annyeong haseoyo.”

“Ayo kita lanjutkan!” Hyeo So menggayuh pedal sepedanya. “Kamu tahu hal paling aku gak suka itu apa?” Hyeo So berusaha menjaga keseimbangan. “Ngajarin orang naik sepeda!” mendengar itu Hyeo So langsung menarik rem.

“Ya!” seru Key karena kakinya terkena ban sepeda. “Aku mau naik sepeda…” keduanya menoleh pada Kiyong yang sedari tadi memperhatikan keduanya.

 

“Bagaimana kalau aku jatuh?”

“Sudah tenang saja, kita aman. Pegangan yang erat ya! Kiyong… kita berangkat!” Key menggayuh sepedanya secepat mungkin. “Hyeo So… kamu ini sebenernya pernah makan gak sih?”

“Kenapa?”

“Aku gak ngerasa lagi boncengin orang segede kamu, yang kerasa cuma ngeboncengin Kiyong doang. Badan kamu sama yah kayak Taemin?” Kiyong yang di gendong Hyeo So begitu menikmati udara yang menerpa wajahnya. Sebenarnya bonceng tiga berbahaya, tapi mau bagaimana lagi.

“Ahahaha… Key appa @#$#&%#%*??”

“Apa? Kamu ngomong apaan sih Kiyong?” Hyeo So terkekeh. “Kiyong bilang Key appa malcheoleom (kayak kuda).”

“Mwo? Bicara? Kayak bicara? Apaan sih?!” Hyeo So langsung tertawa… Mal dalam Korea punya arti kuda, dalam pembicaraan tertentu Mal juga bisa berarti bicara. Sama aja kayak tahu-tau dan tahu-makanan. “Geuleona mal-eun mal-i anila (Bukan mal bicara tapi mal kuda!)!”

“Mwolago?! Kuda?!” Hyeo So langsung tertawa. “Ani… Key appa !@#$%&*/.” Hyeo So berusaha menahan tawanya. “Enggak aku cuma bercanda, kata Kiyong Key appa itu keren.” Setelah puas bersepeda kini mereka akan naik ke atas untuk melihat pemandangan kota Seoul dan berfoto.

“Hwuaaahhh !!! Aku baru tahu kalau Seoul seindah ini kalau di lihat dari atas.” Ucap Key di depan kamera. “Kalian harus melihatnya juga! Ini keren, tapi anginnya sangat banyak!” Key menyisir rambutnya dengan jemari. “Kiyong! Kemari.. ada Ultra Man di sana!” Kiyong yang sedang asik bermain dengan Hyeo So langsung tertarik mendengar kata Ultra Man. Key menggendong Kiyoung agar bisa melihat melalui alat semacam teropong. “Ultra Man!” seru Kiyong. “Lihat! Dia keren sekali bukan?”

“Jujur aku bingung… sebenarnya siapa yang bodoh, Key atau Kiyong.” Ujar Hyeo So di depan kamera sambil menahan tawa. “Ya! Hyeo So!” seru Key yang mendengar ucapan Hyeo So tadi. “Aku kan hanya mengikuti imajinasi anak kecil!” elak Key. “A, geulaeyo.” Sahut Hyeo So tidak perduli dan kembali melanjutkan tawanya. “Naega nongdam-i anieyo (aku tidak bercanda)!”

“Alo(tahu!)!” seru Hyeo So. “So~ gendong Kiyong dulu, ada panggilan masuk.” Hyeo So langsung menggendong Kiyong, sedangkan Key berjalan menjauhi kamera.

“Ne Shina… wae?”

“Bisa kita bertemu sekarang?”

 

TBC

***

Signature

This post has written by Zika, and has claim by Zika signature

This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • Open page LIBRARY if you miss some FF ^.^

34 thoughts on “She’s My (EX)Wife – Part 6

  1. Yah, pdhl c Hye So lg acik tue sm Key, malah muncul pganggu..
    gmn tue c Key, masa c Hye So bkl d’tinggal lg demi Shina?

  2. Terima kasih semua ~~~~ ^.^
    Senangnya liat FF aku di comment

    PERINGATAN~~!!!
    Khusus untuk LANA !!! Sampe MPF gak di posting minggu ini SMEW aku REM!!!!
    Author kok gk aktif sih?!! Aku di omelin Karlie tahu!!! >.< huuu~~~

  3. Weleh weleh . . .
    Rusuh bgd ne c shina!
    *gpp kn ikut nimbrung?*
    hehe
    kpn dlanjutin lg?
    Tp key kok jd ‘sdikit’ mnyeramkan dsni?
    Bysa’a kn key slalu senyum n lemah lembut
    dsini kyk sisi lain dri kim kibu
    haha

    1. Annyeong… Welcome nd slm kenal yow..
      Of course boleh ikut nimbrung… just feel free girl *sesama Shawol gitu~*
      Menyeramkan gimane?? kkk~
      Kebetulan nama dia disini Kim Keybum,, jadi menyimpang dari Kim Kibum.. kk~

      Happy read and keep read ^.^
      we always open the door for everyone
      thanks a lot for coming, read and leave a comment
      Hope you can join us or promote us to your friend..

      Kamsahamnida chingu ^.^
      *hug for you*

  4. Weleh weleh . . .
    Rusuh bgd ne c shina!
    *gpp kn ikut nimbrung?*
    hehe
    kpn dlanjutin lg?
    Tp key kok jd ‘sdikit’ mnyeramkan dsni?
    Bysa’a kn key slalu senyum n lemah lembut
    dsini kyk sisi lain dri kim kibum
    haha

    1. Annyeong chingu ^.^
      Selamat bergabung… kita terbuka kok ^o^

      Santai bntr lagi juga di publish..ya kan Zika unnie?

      Wihihi… makulm yah. namanya jg FF, jdi rada error. Yg bae jd jahat yg jahat makin jahat.
      *penulisnya aja error! gmn FF nya!*
      *Hwua mian.. becanda booo~**sujud mhn ampun*

  5. Hwua.. annyeong haseoyo new reader..
    Makasih banyak yah udah mau berkunjung..
    senangnya ada reader baru terus langsung comment di FF ku…
    huhuhuhu~~ terharu *LEBAY!*

    Terus lah para pembaca! Terus salahkan Shina… hahaha~ bagi saia Shina itu adalah Lana…
    *Kkkk~ makanya panggil aku unnie!*

    Terima kasih semuanya atas comment yg di berikan.. walaupun ada curi-curi buat nyampein salam..
    *reader: bukannya elo!*

  6. si Key gimana sih..awalnya so sweat terus jadi gilaaa gituuu.. tapi kerennnnnnnnnnnnnn..*apalah ini*
    ga tepat janji bgt..
    dan lagi2 Minhonyaaaaaaaaaaaa..masyaAllah..beneran dehh..lama2 jauh cinta ma tuh org..
    sihh Shina resekk dehhhhh..
    minta dibakar ya tuh org..
    Key lagiiiii…

    Key knp ngajak2 si Hyeo So minummmmmmm.. ga keren bgt sihh.. benerrr..enakan bersihhhhh..

    terussssss jalan2.. mauuuu…
    Key emg penyayang ya klw ma anak kecil*walaupun lebih penyayang si mino*
    pengen dehh jadi si Kiyeonggg..

    1. Waaaahhhh.. bener deh berani sumpah kamu jadi commentator fav aku.. wakakakaka *di geplak commentator setiaku yg lain*

      Selalu komen dan puanjangnya…. woooowwww….

      Coba semuanya serajin kamu… hwuaahh hidupku bahagia dehhh…
      Hwuahahaha.. jangan do bakar dong Shina nya.. nanti gak seru deh ceritanya… akakakakaka…

  7. Shina shina shina.
    selalu aja dia yang ganggu, selalu aja dia yg bikin hyeoso nunggu. Arrggh.. Key !! Lanjutin lg romantis”annya donk. Kekeke~ ^^

  8. Tuh kan!!
    SHINA lagi, SHINA lagi!! Bikin BeTe ah!! Tapii DAEBAKK kok!!
    bener2 deh itu yoeja (SHINA) bener2 penghancur !! (apaan coba)
    hhiihih, boong (iya kok (?))
    *apaan lah itu gajee sndiri*

    DAEBAKK!!
    Semakin seruu aja deh!!
    Kiyoung??
    Nama Key jaman dulu tuh??! hiihhiih… >.<

  9. awawawaw!
    key sama hyeo so uda mulai terbuka (?) ya, ckck
    shina lg shina lg, bentar lg pasti banyak reader yg bikin anti-shina #lhoh?
    si nyunyu bijak, tp ujung2nya sangtae juga -_-‘a tp itulah ‘seni’nya (?) si nyunyu #abaikan
    aih minho, you’re too perfect (nahan mimisan)

  10. Cieh cieh ..
    Key sm Hyeo So jalan” ^.^/
    Mulai ada apa nih :p
    Tp Shina ganggu amat =_=
    Pdhl cmn mau duit Key doang jg.

    Ngakak pas omongan Onew bela Hyeo So :p

    Daebak ! ^o^)b

  11. Kok aku cari part sebelum ini udah gada ya? Aku baru mau mulai baca hehe tp aku cari par one dan part part sebelum ini gada, jd aku cari kmn dong thor?😦

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s