Shine-Sweet-shinee-5421951-700-978

She’s My (EX)Wife – Part 10

She’s My (Ex)Wife

Part 10

 

Author: Zika

Main Cast : Kim Kibum (Key), Kim Hyeo So & Choi Minho

Support Cast: SHINee, Super Junior, Jun & Shina

Length : Sequel

Rating : General

Genre : Romance, Friendship

~ ~ ~

 

Hyeo So berusaha bangkit dari tidurnya, ia terdiam sejenak… berfikir kenapa ia bisa ada di kamar Key. Malas berfikir, Hyeo So berjalan sempoyongan memasuki kamar mandi. Mandi selalu jadi solusi yang jitu baginya jika merasa lelah atau mengantuk. Setelah selesai mandi Hyeo So berjalan menuju kamar Onew.

“Onew oppa… sudah merasa lebih baik?” Hyeo So menyentuh kening Onew. “Ya.. lumayan.” Hyeo So membantu Onew duduk. “Mau aku bawain sarapan?” tanya Hyeo So sambil merapihkan kamar. “Tidak, aku nanti turun habis mandi.”

“Ok, aku bangunin yang lain dulu yah.” Setelah kamar Onew, Hyeo So beranjak ke kamar Jonghyun dan manager. “Ya ya! Bangun!” Hyeo So menarik selimut keduanya, lalu memukul kaki mereka. “Aduh.. sakit!” Jonghyun mengelus-elus kakinya dengan mata setengah terbuka. “Cepet mandi!” kamar selanjutnya adalah kamar Minho dan Taemin. “Taemin-ni… Minho eodiika?”

“Mollaseo noona.” Jawab Taemin sambil mengucek-ucek matanya. “Oh… cepat bangun dan mandi.. aku mau masak sarapan dulu.” Hyoe So mengelus rambut Taemin lalu berjalan keluar menuju lantai bawah. ‘Dimana Key dan Minho?’ batin Hyeo So terus bertanya-tanya selama ia memasak.

“Hyeo So.. Key di mana?”

“Mollaseo manager oppa. Saat tadi pagi aku bangun Key sudah tidak ada, Minho juga. Aku pikir manager tahu.” Manager hanya menggeleng. “Harusnya kau tahu di mana suamimu berada. Memangnya semalam kau di mana? Bisa-bisanya tidak tahu suamimu pergi.”

“Aku kan tidur oppa.”

“Apakah kau tidak sadar kalau suamimu pergi. Biasanya seorang istri bisa langsung tahu kalau suaminya mau pergi. Aku tidak mau sampai ada kiriman foto seperti kemarin lagi. Jaga suamimu baik-baik.” Ingin sekali Hyeo So melawan, tapi sepertinya menyerah lebih baik.

“Ayo semua minum susu dulu, sebentar lagi sarapannya jadi.” Ucap Hyeo So sambil terus mengaduk masakannya. “Onew hyung kincana?” tanya Taemin khawatir sambil berjalan mengambil gelas susunya. “Ya.. sudah lebih baik lah. Berkat bantuan Hyeo So pastinya.”

“Sarapan siap!” keempat laki-laki tersebut langsung menyerbu meja makan. Tidak lama Minho datang, tanpa menoleh apalagi bicara Minho langsung naik ke atas. Sekitar 15 menit kemudian Minho sudah turun lagi dengan baju yang berbeda. “Minho.. mau kemana?” tanya manager. “Aku mau bertemu orang lain dulu.”

“Tidak sarapan dulu?” tanya Taemin dengan wajah sumringah. “Tidak, terima kasih. Aku sedang malas makan masakan Hyeo So, aku akan makan di luar saja.” Minho pun menutup pintu meninggalkan mereka dengan mata terbelalak. “Ada apa dengannya? Hyeo So.. jangan kau masukkan di hati, mungkin dia sedang…. PMS?” semuanya melempar pandangan kesal pada Onew yang sempat-sempatnya nge-garing. “Sudah lanjutkan makanan kalian.” Hyeo So berusaha mengalihkan topic.

‘Kenapa Minho cemburu? Emang aku ngapain? Cemburu atas apa? Key? Emang Key ngapain? Minho kenapa sih? Kebiasaan banget cemburu tanpa sebab!’

“Hyeo So.. kincana?”

“Ah ne.. cepat habiskan, setelah ini kalian ada jadwal kan?”

“Iya.. kebetulan hari ini Key dan Minho tidak ada jadwal.” Begitu mereka selesai makan cepat-cepat mereka bersiap-siap lalu pergi untuk jadwal mereka.

“Key!” seru Hyeo So begitu Key pulang… jam menunjukkan pukul 9 pagi. “Dari mana?” Key memutar bola matanya. “Perlu tahu? Penting?”

“Bisa gak sih kamu berhenti pergi tanpa ngasih tahu aku dulu? Kamu tahukan manager kamu itu kayak gimana! emang aku betah apa denger dia ngoceh ha?! Kamu tega banget sih! Pasti kamu pergi sama Shina kan?”

“Tuh tahu ngapain nanya?” Key langsung berjalan ke kamarnya. “Shits!” Hyeo So menjatuhkan dirinya di atas sofa. Tidak lama Key turun dan hendak pergi lagi. “Key! Mau kemana lagi sekarang?!”

“Shina!” Key langsung menutup pintu. “Aghhh!!!” Hyeo So melempar bantal dengan sangat kesal. ‘Selalu Shina! Aku nunggu karena Shina! Aku di omelin karena Shina! Kita berantem karena Shina! Secantik apa sih Shina itu!’ setengah jam kemudian bel rumahnya berbunyi.

“APPA?!”

 

&&&

 

“Kau keterlaluan Minho… cemburu tidak harus menyakiti hati seseorang kan?”

“Tapi hyung…”

“Aku tahu kau cemburu, karena laki-laki mana sih yang suka melihat pacarnya di gendong laki-laki lain. Tapi pertama! Key tidak tahu kalau kau pacar Hyeo So. Kedua! Hyeo So dalam keadaan tidur. Kalaupun dia tahu kau cemburu dia gak akan tahu kamu cemburu atas apa! Yang ada di otak dia dan dia berharap orang yang gendong dia itu kamu! Ketiga! Key gak berniat jahat mindahin Hyeo So di kamarnya. Sekarang apa alasan kamu buat cemburu?” Minho terdiam, satu kata yang ada di otaknya.. ‘Ya’ akhirnya dia setuju dengan teori Eunhyuk.

“Apa hyung pikir aku bisa tahan dengan semua ini? semakin lama menyakitkan juga kalau aku harus selalu mengalah.”

“Bukan mengalah tapi menerima kenyataan! Kalau memang kau tidak mau ini terjadi, semestinya kamu menghentikan ini sumua saat baru akan di mulai. Walaupun kenyataan nya itu gak bisa di lakuin, setidaknya kau punya satu jalan. Putus sama Hyeo So! Itu bisa nyelesein masalah… walaupun perasaan kamu masih ada sama dia, tapi setidaknya itu menyelamatkan kalian berdua saat pada akhirnya orang-orang mengetahui fakta yang sebenarnya.”

“Naneun hinendae? Naneun oettoke?”

“Opso… jalani ini sebagai mana adanya. Sudah terlambat untuk menolak, dan tidak ada waktu untuk mencoba menerima semua ini. lakukan apa yang bisa kamu lakuin sekarang dan yang terbaik untuk nanti. Berfikir jauh tapi jangan pikirkan apa yang akan terjadi besok. Jangan pikirkan esok, jangan sia-siakan hari ini dan jangan sesali kemarin. Setuju?”

“Mencoba.”

“That’s my boy! Sekarang ayo aku antar kau pulang, aku juga ingin mengobrol dengan Hyeo So.”

 

~ ~ ~

Sebuah sedan Hyundai berhenti di pekarangan rumah Hyeo So. “Rumahnya sangat besar. Sepertinya kalian mendapatkan gaji besar, sampai Key bisa membeli rumah seperti ini.”

“Tidak juga… setengah rumah ini di bayar oleh ibu Hyeo So.” Eunhyuk mangut-mangut, begitu mereka berdiri di depan pintu terdengar suara jeritan dari dalam. “Apa kita salah rumah?” tanya Eunhyuk. “Hyung.. pertanyaanmu serius atau bercanda?”

“Jelas saja serius! Kalau ini rumahnya kenapa ada suara orang menjerit?”

“Mungkin… TV?”

“Bagaimana kalau Key berkelahi dengan Hyeo So?”

 

&&&

 

“Anak kurang ajar! Aku memberikan 100% kepercayaan tapi kau malah berbuat seperti ini!”

“Appa… jinjeong (Tenang) .. na-ege igeos-eul seolmyeonghaja (Biar aku jelaskan dulu).”

“Mworago?! Jinjeong?! Cepat kemari!” Tuan Kim menarik kasar lengan Hyeo So. “Appa…” Hyeo So mulai menangis ketakutan. Tuan Kim duduk di lantai dan ia menyuruh Hyeo So agar tetap berdiri. “Lipat celanamu keatas.”

“Appa.. anio appa.. jwesohamnia appa.” Rengek Hyeo So sambil menangis. “CEPAT!” dengan takut Hyeo So melipat celana panjangnya ke atas. “SIALAN! Apa aku pernah mengajarimu melakukan ini? HAH?! MALHAEBWA!!” lalu tuan Kim memukul betis Hyeo So dengan rotan. “AAAAA… appaaaa… jwesohamnida.” Jerit Hyeo So di tengah tangisnya. “Apa kau mau jadi anak brengsek?!” tuan Kim kembali memukul betis Hyeo So.

“Anio appa.. anio…” tangis Hyeo So semakin keras menahan rasa sakit. “Kau gadis gila! Apa kau tahu seberapa sakitnya Minho karena ini?!” tuan Kim memukul lagi. “Jwesohamnida appa… dengarkan dulu…”

“Aku tidak perduli! Kau sudah mempermalukanku! Sudah kubilang jangan mempermainkan perasaan orang!” tuan Kim terus memukul setiap kali mengucapkan satu kalimat. “Rasa sakit ini tidak akan setara dengan rasa sakit hati orang yang kau lukai! ARO?!”

“APPA!!!” pukulan kali ini benar-benar keras… kepala hyeo So benar-benar pusing… menangis membuat kepalanya sakit di tambah lagi pukulan dari ayahnya yang semakin lama semakin keras. “Kau tidak bilang padaku akan menikah! Jika saja kau menikah dengan Minho aku akan setuju… tapi siapa ini yang kau nikahi ha?!”

“AAAA… APPA!”

“Key! Teman satu group Minho! Keterlaluan! Apa yang kau cari?!”

“AAAA….”

“Hyeo So?” seseorang menerobos masuk ke dalam… tuan Kim terhenti. “Ahjussi.. apa yang anda lakukan?” tanya Eunhyuk panik, Hyeo So masih menangis dengan setengah menjerit. “Apa yang kalian berdua lakukan di sini?”

“Aku mengajak Eunhyuk hyung main ke sini.” Jawab Minho polos. “Memangnya ini rumahmu?!” tanya tuan Kim lebih seperti mengusir. “Bukan.. tapi kami tinggal di sini bersama mereka.” Jawab Minho hati-hati. “Mworago?! Bahkan kalian tinggal satu rumah?! Kau benar-benar gadis tidak tahu malu!” tuan Kim kembali memukuli betis Hyeo So, lebih keras dan tidak berhenti walaupun Hyeo So sudah menjerit hingga suaranya nyaris habis.

“AHJUSSI!!” seru Eunhyuk sambil menahan tangan tuan Kim, dan di saat yang bersamaan Minho menarik Hyeo So. “Hyeo So.. apa kau kuat berdiri?” Hyeo So baru sadar kakinya sangat sakit sehingga begitu Minho menariknya, kakinya hampir mati rasa karena sangat sakit dan akhirnya membuatnya jatuh.

“Ahjussi! Semarah apapun anda.. jangan lakukan itu pada anak gadis anda! Kita hidup di abad 21 ahjussi!”

“Apa kau menguruiku Eunhyuk?!”

“Tidak! Tapi aku mengingatkan anda! Saya sudah mengenal anda… dan saya tahu dulu anda selalu di pukul jika salah. Tapi anda tidak bisa melakukan itu pada anak gadis anda satu-satunya di jaman seperti ini! Minho! Bawa Hyeo So ke kamarnya!”

“Tidak! Kau. Duduk di sini! Lipat kakimu duduk di atas betis!”

“Bawa Hyeo So ke kamar!”

“Kau pikir kau siapa?!”

“Anda pikir dengan anda adalah ayahnya anda bisa berbuat semaunya pada anak anda?! Minho cepat! Bawa Hyeo So ke kamar.” Minho menurut, ia menuntun Hyeo So menaiki tangga. Sebenarnya ia tidak kuat melihat Hyeo So meringis setiap kali menaiki satu anak tangga. Tapi tidak mungkin ia menggendong Hyeo So di depan tuan Kim yang tegasnya bukan main.

“Berbalik… aku akan obati kakimu.” Minho keluar dan tidak lama kembali masuk ke kamar Hyeo So. “Sebenarnya apa yang kau lakukan ha? Kalau kau hanya diam kau bisa mati hanya karena di pukuli begini!” omel Minho sambil mengoleskan obat ke kain lalu menempelkan kain tersebut di betis Hyeo So. “Ah.”

“Aku pernah bilang.. jangan sampai di pukul lagi oleh ayahmu! Kenapa kau tidak mau mendengar? Dulu aku masih bisa melindungimu, tapi sekarang aku bisa apa kalau kau di pukul di depan member lain? Kau harus lari sejauh mungkin! Kau pikir hanya kau yang sakit? aku juga merasa sakit jika tidak bisa berbuat apa-apa padahal kau tersakiti!” sembur Minho sambil terus mengobati Hyeo So.. *sejak kapan Minho jadi cerewet?* tiba-tiba saja Hyeo So menangis.

“Hyeo So.. wae?” tanya Minho agak panik. “Maaf…” ucap Hyeo So di sela tangisnya yang semakin lama semakin keras. “Hwuaaa.. maaf… Minho… maaf…”

“Hyeo So jangan menangis… kincana… jangan menangis lagi.”

“Maafkan aku.. tapi aku tidak tahu apa alasanmu marah padaku pagi ini.” Hyeo So menghapus air matanya yang sudah membasahi bantalnya. “Lupakan… aku sudah baik-baik saja sekarang. Jangan pikirkan itu lagi.. aku yang salah.” Minho memeluk Hyeo So yang masih terisak.

 

~ ~ ~

 

“Hyung dari mana? Di mana Kim-ssi?”

“Aku baru saja mengantarnya ke stasiun kereta. Di mana Hyeo So? Dia baik-baik saja kan?” Minho menyodorkan sekaleng soda. “Ya.. tapi sepertinya pukulan-pukulan itu membuatnya semakin tertekan dan seperti biasa… kalau dia menangis pasti kepalanya akan terasa sangat sakit, terlebih lagi dia di pukul jadi sepertinya dia tadi benar-benar sudah tidak kuat. Untungnya kita belum terlambat… begitu aku selesai mengobatinya ternyata dia sudah tertidur.”

“Pantas saja kau tidak bisa melihatnya menangis. Pantas saja kau akan melakukan apapun agar dia tidak menangis…”

“Maksud hyung?”

“Aku baru tahu kalau ternyata selama ini Hyeo So sulit berhenti menangis karena sebenarnya dia menangisi kepalanya yang sakit akibat tangisannya sendiri. Memangnya setersiksa itu yah melihat pacar kita sakit?”

“Entahlah.. mungkin sebenarnya tidak sangat menyakitkan. Tapi tidak tahu kenapa aku selalu merasa sangat sakit melihatnya sakit. Karena aku tahu bahwa Hyeo So adalah gadis yang lemah dan rapuh tapi dia berusaha kuat dan tegar, jadi jika melihatnya sakit hati aku sering merasa seperti ‘kurang sakit apa lagi dia selama ini menjalani hidupnya, kenapa dia masih harus mendapat cobaan.’ Sepertinya itu yang membuatku jadi merasa sangat sakit ketika melihatnya sakit.”

“Tapi setidaknya dia membawa banyak perubahan padamu, semua orang sadar akan hal itu. Di bandingkan saat pertama kali kau muncul sekarang kau banyak bicara dan sering sekali senyum. Kau lebih ramah dan lebih berani… dan aku yakin kau mendapatkan energi positif dari Hyeo So… “

“Karena dia gadis yang sangat cerewet.” Eunhyuk terkekeh. “Hyung… kapan kau akan mencari pacar?” pertanyaan tersebut membuat Eunhyuk hampir tersedak. “Nanti.. kalau aku sudah menemukan satu lagi wanita seperti Hyeo So. Atau kalau boleh aku ingin menjadikan Hyeo So pacarku.”

“Hyung!” Eunhyuk tertawa meledek.

 

***

 

Kakinya masih teras ngilu jika ia gunakan untuk berjalan tapi Hyeo So bukan tipe orang yang suka tidur lama-lama, jadi ia memaksakan diri untuk keluar dari kamar dan turun ke lantai satu. “Minho? Eunhyuk oppa?” panggil Hyeo So setengah berteriak.. “Kemana mereka?” hyeo So melirik jam dinding. “Mereka pergi makan siang?” Hyeo So kembali berjalan dengan langkah semut. Jam 1 siang… sebaiknya dia membuat proposal sekarang juga sebelum terlambat.

“OH! HYEO SO?! Kau sudah bangun? Sejak kapan?” Hyeo So terkejut melihat Jonghyun dan yang lain terkejut melihatnya. “Memangnya aku kenapa? Kalian sudah pulang? Kenapa cepat sekali? Jadwalnya sudah selesai?”

“Jadwal? Kami tidak ada jadwal hari ini.” jawab Onew sembari mengganti sepatunya. “Loh? Kenapa kalian bertiga pakai seragam sekolah?” tanya Hyeo So bingung pada Minho, Key dan Taemin yang masuk setelah Onew. “Noona!! Aku merindukanmu!” Taemin setengah berlari lalu memeluk Hyeo So. “Pertanyaanmu itu aneh Hyeo So.. lebih baik kau duduk dulu.” Jonghyun menuntun Hyeo So duduk di sofa.

“Aduh.. ada apa sih? Aku bingung!”

“Kau bingung apa lagi kami!” tambah Key sambil mengisi gelas dengan air mineral. “Minum ini, baru bicara.” Hyeo So menerima segelas air mineral dari Key. “Eunhyuk oppa mana?” tanya Hyeo So lebih pada Minho. “Eunhyuk? Memangnya Eunhyuk hari ini ke sini?” Onew balik bertanya. “Sudah minum saja dulu.. supaya semuanya terasa lebih jelas.” Sambung Jonghyun. “Memangnya ngaruh?” Hyeo So meneguk minumnya.

“Oh ya Hyeo So.. kepala sekolahmu bilang proposalnya boleh di tunda sampai 2 hari setelah kau sadar. Katanya dia khawatir sekali karena kau sudah tidak masuk 5 hari.” Kalimat tersebut membuat Hyeo So tersedak dan memuncratkan minumannya pada Onew yang baru saja hendak duduk di depan Hyeo So. “YA! HYEO SO!”

 

TBC

***

 

Signature

This post has written by Zika, and has claim by Zika signature

This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • Open page LIBRARY if you miss some FF ^.^

41 thoughts on “She’s My (EX)Wife – Part 10

    1. Waaahhhh.. hati-hatiiii nanti naksir loh sama Minho… TAEMINNN ada yang mau selingkuhhhh…. kkkk~😄 *nari-nari geje*

  1. Zika eonnie…. hiks.. hiks.. apa-apaan itu?!!!

    AKu berharap kalau aja aku di tolongin sama Minho… hwuehehehe *wondering*
    Hayo hayo.. lanjottt

  2. @Lana: ahhh Lana.. jangan gitu.. nanti aku jadi ngerasa bersalah sama kamu. Tapi kejadian itu ngasih aku inspirasi… hehehe..

    @Mincha: apenye yang first???!!!

    Thanks ya all… tapi kok… saia merasa part ini kagak seru yah? Iya gak?… *Emang pernah seru?!*

    1. Wahhh… ada reader baru.. annyeong annyeong ^o^

      Hayohayo.. pikirannya!!! Mau ngapain di kaamr mandi sama Onew??? Aku bilangin Lana loh…ggrrrr Xp

  3. Jiahh jangan dibilangin dund….nanti diputusin aku wkwkwkwk

    Ya flirting-flirting dikit boleh lah…hahaha…Minho lumayan juga…^o^

    Tpi tenang aja tetep sma Taemin koq…jangan marah ya sayang *mulai gila sendiri*

  4. Yuk Lan… kita laporin ke Taemin bareng-bareng… hohohoo_O
    Atau barangkali mau langsung kita masukin ke RSJ…. kkkkk *mau di bakar Taemin* *ngumpet di belakang Key.. ah*

  5. tidur lima hari???apa ga koma tuh?kan ga makan ga minum???atau itu mimpinya hyeo so??tau ah!!
    bla bli blu…*mulai gila gara” penasaran*

  6. Kurang azyar kau Lana.. hohoho…

    Eh eh.. tahu gak… ternyata bener lana tiap pagi lari pagi loh… hahahaha *ketawa ala bonamana* girangnya lari pagi bareng Lana jam 4 pagi *pamer-pamer gak jelas* *Key ilfeel*

      1. Argggg enak saja!!!!! zzzzzzz….. Keeeeyyyy kembali padaku.. my love don’t goooo…. *timpukin Mincha pake roti*

        1. enak dong dilemparin pake roti… Mincha tinggal mangap.. kebetulan lagi laper nih…
          Nonononono…..!! Key! masuk kamar!

        2. mau roti basi?? okhay…
          Key! Balik ke kamar aku sekarang! Jangan dengerin Mincha okay?! Biarin aja dia main sama si Changmin oppa.. kamu gak boleh main sama mereka!! *mulai gila gara-gara stress bikin FF*

  7. kamu mo ngeracunin aku, Ka?!

    Key! dengerin kata noona! masuk kamarmu sendiri… Changmin oppa iket Key biar nggak kabur ke Zika..!!
    *gila bneran nih, ka!*

    1. Ya ampun.. Gaby baru baca??? ini udah keluar dari kapan tauuuu… ckckckc
      Bentar lagi ada FF kocak yang bakal keluar serempak di shiningstory sama superfanfiction
      BEsok sih keluarnya jam 6 pagi kalo gak salah…

  8. nice!!!!!!
    bru bca neh, kra’in aq msh lma kluar’ny, trnyata udah ad hehehe……..
    mw dong d crewet’in am minho kekeke…
    key kmna y, koq d part ini dy prgi mulu…….
    mw bca part 11 dlu ah………..

    1. Ehh.. ckckckck
      Pantasan saja tumben tak muncul-muncul… hohoho
      Bentar lagi malah part 12 udah mau keluar….
      Kebetulan di part ini Key bukan pemeran utama.. lagi gak mood sama Key… ahahaha *di keplak bini2 Key*

  9. wiww.. ayahnya Hyeo SO kejamm..
    ayahnya sama ibunya hyeo so pisah yaa? makanya ayahnya ga tahu klw hyeo so dah kawin krn ibunya..
    trsss ayahnya hyeo so tahu ttg hub hyeo so dengan Minho? wiwwww..

    jujur dehh.. Hyuk KEREN bangetttt.. sangat malahhhhh..
    takjubbb aye ma Hyukk…

    OMG 5 hari ? pingsan? apa koma nohh..

    sebenarnya ayahnya Hyeo so tuh siapa sihh? knp bs kenal Minho dan Eunhyukk?

    pokoknya aku suka bgt tuhh ttg penyiksaan ayahnya Hyeo SO (?)

    1. Hwuahahaha… aku aja baru sadar kalau Hyuk di sini kereeennn apalagi pas ngelawab bokap Hyeo So yang galaknya naujubile dah…

      Nanti terungkap kok akhirnya… kenapa bokapnya baru tahu kalau Hyeo So nikah sama Key.. hohoho…

      Wakakakaka… parah nih.. bahagia di atas penderitaan orang… kkkkk

  10. omo!! bapak ama emak nya hyeoseo perasaan kejem2 beneeer o_o *appa hyeseo siap2in rotan*

    jah!! HAMPOON APPA HYEOSEO JANGAN ROTAN SAYAAA!! <– readers sarap
    kekeke😀 lanjut part 11 deh

  11. kayanya hyeo so hidup sama keluarga yg ga bener #plak! umma-appa iblis -_-‘a
    onyu selalu dpt sialnya kalo sama so, sabar bg, marahin aja authornya #kicked
    wah, si kunyuk keren, tiba2 jd ngefans deh ;p
    lanjut ah :d

  12. HAH?!
    5 Hari ga bngun O,O
    Sparah itu ?
    wahwahwahhh !

    Ciakaakakakakka..
    Onew d smburin :p
    Ksian ksian ksian .xD

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s