Shine-Sweet-shinee-5421951-700-978

She’s My (EX)Wife – Part 11

She’s My (Ex)Wife

Part 11

 

Author: Zika

Main Cast : Kim Kibum (Key), Kim Hyeo So & Choi Minho

Support Cast: SHINee, Super Junior, Jun & Shina

Length : Sequel

Rating : General

Genre : Romance, Friendship

~ ~ ~

“Kami pulang!!” Minho bangkit dari duduknya menyambut member lain dan manager. “Kamu sendirian? Key mana? Hyeo So juga kemana?” tanya Onew sembari mengganti sepatunya lalu terjatuh karena tidak melihat pembatas yang agak tinggi.

“Hyung.. hati-hati.” Jonghyun mengingatkan sambil tertawa bersama yang lain. “Aku pulang.” Seluruhnya menoleh. “Key? Kenapa baru pulang? Dari mana saja?!” tanya manager agak menaikkan nada. “Sssstt.. jangan mengomel sekarang hyung. Hyeo So sudah tidur.”

“Sejak kapan? Baru atau sudah lama?” tanya Jonghyun lalu berjalan membuka kulkas. “Sejak jam 9 pagi.” Semuanya menatap Minho dengan mata terbelalak. “MWO?!” seru semuanya serentak. “Dia tidur atau pingsan?!”

“Tidak tahu.”

“Tidak biasanya tidur dari jam 9. Emangnya ada apa?” Onew melempar tasnya ke sofa. “Tadi pagi waktu aku balik tiba-tiba ada ayahnya Hyeo So, aku tidak tahu masalahnya apa tapi yang pasti kakinya Hyeo So di pukul dengan rotan.”

“MWO?!” seru Jonghyun membuat Key terkejut lalu tersedak. “Ahhh! Hyung!” pekik Key lalu terbatuk. “Dia pasti pingsan… apa sudah di obati?” tanya Onew agak khawatir. “Sudah… tapi waktu aku cek lagi badannya emang agak dingin tapi berkeringat.”

“Dia butuh perawatan.” Sambung manager yang langsung berjalan menaiki tangga di ikuti dengan yang lainnya. “Apa tidak sesak jika tidur telungkup?” tanya Onew begitu melihat Hyeo So yang berbaring tengkurap.

~ ~ ~

Minho berjalan sambil menunduk. “Minho? Belum tidur?” Minho mendongak dan mendapati Key sedang duduk di teras rumah menghadap ke pantai (bayangin rumah yg di Full House). “Aku tidak bisa tidur. Kau? Kenapa belum tidur?”

“Hhhh.. tidak tahu, aku merasa kurang nyaman tidur sedangkan aku tidak tahu apakah Hyeo So akan bangun atau tidak.” Minho mengerutkan alis. “Sepertinya aku khawatir.” Minho menelan ludah. “Tadi pagi kamu pegri kemana?”

“Ketemu sama Shina. Sebenernya Shina udah nelefon aku malemnya, tapi aku gak enak ninggalin Hyeo So gitu aja.. jadi aku tetep sama Hyeo So. Tiba-tiba ada yang telpon, katanya Shina pingsan jadi kemarin malem aku langsung ke rumah Shina.”

“Dia udah sadar sekarang?”

“Udah… dari siang juga dia udah sadar tapi dia gak ngizinin aku pergi… dia minta supaya aku tetep nemein dia. Ya udah aku tungguin sampe dia bener-bener tidur. Rencananya begitu balik aku mau langsung tidur tapi begitu tahu Hyeo So lagi kayak gini aku jadi gak bisa tidur.”

“Mungkin kamu bener-bener ada rasa sama dia.”

“Minho… waktu di Dream Team kemarin kamu ngajak pacar kamu dateng yah?” Minho menggeleng. “Tapi Eunhyuk hyung yang ngajak dia buat dateng, aku juga kaget. Kenapa?”

“Nama pacar kamu siapa?”

“Choi Hyeo.. kenapa sih?”

“Gak.. cuma pingin tahu aja. Terus setelah di Dream Team kamu masih ketemu lagi sama pacar kamu itu?”

“Enggak.. aku gak sempet jalan bareng sama dia. Lagian dia juga sibuk.”

“Ohh..” Minho mencium sesuatu yang janggal dengan Key, dia jadi mencurigai sesuatu. Dan sama halnya dengan Minho, Key mulai mencium sesuatu yang aneh. Dan hal ini membuatnya semakin penasaran untuk segera mencari tahu sesuatu yang menjagal hatinya.

***

“Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak yang bersangkutan. Ini bukanlah hal yang sengaja kami atau Hyeo So rencanakan. Tapi kami benar-benar baru tahu bahwa Hyeo So mendapat sebuah kecelakaan yang membuatnya belum sadarkan diri sampai sekarang setelah panggilan dari producer Jae.” Ucap Onew menjelaskan pada pers yang sedari tadi mengambil gambar mereka.

“Kami tidak bisa memberi tahu, kecelakaan apa yang menimpa Hyeo So. Tapi mohon di percaya dan di mengerti, karena bahkan sampai sekarang Hyeo So tidak masuk ke sekolah. Lagi pula tidak ada untungnya kalau Hyeo So menolak untuk datang ke acara pembukaan restoran baru ini. aku yakin Hyeo So akan datang dengan senang hati.. sekali lagi kami mewakili Hyeo So meminta maaf.” Jonghyun membungkukkan lehernya.

“Key.. apa aku boleh bertanya? Tapi di luar topic ini.” tanya salah satu pers dari sebuah stasiun TV. Semuanya berunding dengan manager. “Silahkan.” Jawab Key ramah. “Kapan kau akan punya anak.” Mendengar pertanyaan itu tawa Jonghyun, Onew dan Taemin hampir meledak. Ketiganya mengatupkan bibir mereka rapat-rapat agar tidak tertawa.

“Ya ampun.. aku kan masih SMA. Sebentar lagi kami akan ujian jadi tidak mungkin Hyeo So ujian dengan perut besar. Mungkin nanti setelah lulus, kalau kami berdua sudah siap.” Jawab Key malu-malu. “Lalu Minho.. katanya kau akan menyusul.. bagaimana dengan calon istrimu?” Minho menelan ludah sambil mengedarkan pandangan. “Itu… sepertinya nanti saja, kalau dia sudah siap. Karena sepertinya dia masih belum siap sampai sekarang.” Pipi Minho memanas. “Jadi kau sudah siap?” lagi-lagi tawa tiga member SHINee itu nyaris meledak…

“Bukan begitu.. tapi maksudku… engh.. aduh.. pokoknya tidak sekarang.”

***

“Ayo semuanya! Belajar… hyung.. matikan TV nya! Taemin kerjakan Pr mu! Jonghyun hyung, lebih baik kau tidur atau tulis lagu saja… jangan mengganggu yang lain. Ayo cepat! Besok sekolah!” Minho berjalan mematikan TV dan menarik Key dari computer sedangkan Onew sudah sibuk dengan buku-buku kuliahnya sejak sore. Ini sudah hari ketiga.. tapi Hyeo So masih belum juga bangun, ini membuat mereka semakin khawatir.

Semuanya mulai sibuk dengan kegiatan masnig-masing, yang terdengar hanya suara jam, pensil dan suara Key yang terus-terusan minum. “Hyung.. aku tidak mengerti soal yang ini.” Taemin menyodorkan bukunya pada Key, Key membaca sebentar lalu mengangkat bahunya dan kembali sibuk menulis di bukunya. “Hyung.. aku tidak mengerti soal ini.” kali ini Taemin bertanya pada Minho. “Aku juga tidak tahu.. tanya saja pada Onew hyung..” Taemin melirik Onew yang memandangi bukunya dengan nanar, mengerutkan alis lalu menulis.

“Jonghyun-ni.. ah..,” Taemin mengurungkan niatnya untuk bertanya pada Jonghyun. “Onew hyung…” rengek Taemin sambil menunjukkan puppy dog face nya. Onew memandangi Taemin lalu membetulkan posisi kacamatanya.

“Ambil kursi.. akan aku ajari.” Taemin langsung sumringah dan buru-buru mengambil kursi lalu duduk di sebelah Onew. Setengah jam berlalu manager akhirnya kembali dengan makanan di tangannya.

“Aku lebih suka masakan Hyeo So noona.” Taemin menyuap makanannya dengan malas. “Sudahlah.. aku yakin sebentar lagi Hyeo So juga sadar.” Semuanya makan dalam diam.. tidak ada Hyeo So rasanya seperti ada di kuburan. Padahal dulu mereka tinggal berenam tanpa Hyeo So ramai-ramai saja, tapi entah kenapa begitu kehilangan seorang gadis yang ternyata lebih ramai dari 5 orang laki-laki membuat suasana rumah menajadi hampa dan penuh rasa khawatir terutama Minho.

***

“Aku tidak menyangka kalau Hyeo So noona punya fans… keren sekali.. padahal baru main di 2 iklan tapi sudah memiliki banyak fans.” Ujar Taemin setelah DJ radio membicarakan Hyeo So, DJ itu mengirim doa dan membacakan surat pendengar yang di tujukan untuk Hyeo So.

“Kira-kira seberapa banyak karangan bunga yang di kirim hari ini?” tanya Jonghyun lebih seperti bicara sendiri. Mobil mereka berhenti di depan rumah, pekarangan rumah Hyeo So dan Key di penuhi dengan berbagai macam karangan bunga, dan di depan pintu tersusun berkotak-kotak hadiah dan setumpuk surat. “Kapan Hyeo So akan bangun.. ini sudah lima hari.” Onew mendesah lalu membuka pintu rumah sedangkan yang lain mengangkat surat dan kotak-kotak kado.

“OH?! HYEO SO??!!! Kau sudah bangun??? Sejak kapan?!” Jonghyun terkejut melihat Hyeo So yang berdiri di hadapannya dengan wajah pucat. “Memangnya aku kenapa? Kalian sudah pulang? Cepat sekali.. jadwalnya sudah selesai?” pertanyaan itu membuat kelimanya mengerutkan alis.

“Jadwal? Kami tidak ada jadwal hari ini.” jawab Onew sembari mengganti sepatunya. “Loh? Kenapa kalian bertiga pakai seragam sekolah?” tanya Hyeo So bingung pada Minho, Key dan Taemin yang masuk setelah Onew. “Noona!! Aku merindukanmu!” Taemin setengah berlari lalu memeluk Hyeo So. “Pertanyaanmu itu aneh Hyeo So.. lebih baik kau duduk dulu.” Jonghyun menuntun Hyeo So duduk di sofa.

“Aduh.. ada apa sih? Aku bingung!”

“Kau bingung apa lagi kami!” tambah Key sambil mengisi gelas dengan air mineral. “Minum ini, baru bicara.” Hyeo So menerima segelas air mineral dari Key. “Eunhyuk oppa mana?” tanya Hyeo So lebih pada Minho. “Eunhyuk? Memangnya Eunhyuk hari ini ke sini?” Onew balik bertanya. “Sudah minum saja dulu.. supaya semuanya terasa lebih jelas.” Sambung Jonghyun. “Memangnya ngaruh?” Hyeo So meneguk minumnya.

“Oh ya Hyeo So.. kepala sekolahmu bilang proposalnya boleh di tunda sampai 2 hari setelah kau sadar. Katanya dia khawatir sekali karena kau sudah tidak masuk 5 hari.” Kalimat tersebut membuat Hyeo So tersedak dan memuncratkan minumannya pada Onew yang baru saja hendak duduk di depan Hyeo So. “YAAA!!! HYEO SO!!!” pekik Onew membuat yang lain terkejut tapi ingin tertawa. Jonghyun menepuk-nepuk punggung Hyeo So agar ia berhenti terbatuk-batuk karena air minumnya naik ke hidung. “Aggghhh… sakitt.” Hyeo So memecet hidungnya hingga merah.

“Kau membuatku harus mandi sekarang juga!” gerutu Onew dengan wajah datar. “Mianhe oppa…” ucap Hyeo So di tengah batuknya.

“Jamkkan man-yo! 5 hari?? Uhuk… aku pikir aku hanya tidur 5 jam.. uhuk.. uhuk..”

“Tidur 5 jam? Yang benar saja! Kau sudah tidur.. em.. lebih tepatnya mati selama 5 hari! Kami di sini kebingungan tanpa mu.” Sembur Onew yang masih sensi karena baju, rambut dan wajahnya basah. “Onew oppa.. lebih baik kau mandi sekarang!” Hyeo So menoyor lengan Onew. “Kau memerintah?!”

“Sudah sana!!! Mandi cepat!!!” Hyeo So mulai mengerutkan alisnya, kalau sudah begini Onew pasti menurut dari pada rumah menjadi rusuh. “Onew oppa mau ngapain sih?!”

“Aku mau minum dulu!” Onew membuka laci lalu mengambil gelas. “Nanti aku siapin.. udah mandi aja duluuuu!! Nanti malah pecah gelasnya!” Onew tetap berjalan menuju dispenser. “Emangnya aku anak bayi apa?” benar saja…PRANKKK.. semuanya bersiap menutup telinga. “ONEW OPPPPAAAAAA!!!!!!” JEGERRR…. kkk~.. baru juga bangun Hyeo So udah bisa bikin rumah yang tadinya sepi langsung serame pasar. “Liat yah! Nanti aku pakein Onew oppa gelas plastic aja!” Onew langsung kabur begitu melihat Hyeo So bangkit dari duduknya.

“Hyeo So… besok kamu ketemu sama PD restoran nya tuh. Dia ngamuk gara-gara kamu gak dateng di acara pembukaan cabang baru.” Hyeo So berhenti membereskan pecahan beling dan menoleh pada Key. “Cabang baru?”

“Iya… di hari noona mulai tidur itu PD mengundang noona untuk datang sebagai premiere pembukaan cabang baru. Tapi ternyata begitu kami pulang noona tidak bangun-bangun, jadi kami terpaksa mengadakan jumpa pers. Dan itu… noona memiliki banyak.. sangat banyak penggemar. Semua karangan bunga dan kotak-kotak kado itu di kirim oleh penggemar noona setiap harinya.” Taemin menunjuk karangan bunga yang tersusun di pinggiran kaca jendela dan tumpukan kotak kado di ujung ruangan. “Dan ini… surat kiriman dari penggemarmu hari ini.” Key mendorong tumpukan surat yang ia bawa dari luar. “Sincayo?” Hyeo So berjalan dengan langkah semut membuang pecahan beling ke tempat sampah.

“Eh? Kenapa semuanya habis? Bahkan susunya juga habis.” Hyeo So mengeluarkan seluruh botol susu yang sudah kosong dan makan-makanan siap saji lain lalu membuangnya ke tempat sampah. “Tidak ada kau siapa yang akan belanja?” Jonghyun menyalakan TV. “Apa kalian selalu seperti ini dulu?” tanya Hyeo So lebih kepada diri sendiri.

~ ~ ~

“YAAA!! CEPAT BELAJAR! BESOK SEKOLAH!” teriak Hyeo So. “BERHENTI BERANTEM!!” Hyeo So melempar bantal dengan sekuat tenaga. Lima cowok yang sedang bertengkar di depan TV itu langsung berhenti dan terdiam. “Kalau berantem mendingan gak usah nonton TV deh! Udah sana pada belajar! Gangguin orang aja, udah sana semuanya beresin buku!” omel Hyeo So setengah berteriak lalu kembali berkonsentrasi dengan proposalnya.

“Ayo ambil suara.. mau makan apa.” Seru manager yang berjalan menuruni tangga.

“Kimchi!”

“Bimbimbap!”

“Bolgogi!”

“Grilled Galbi!”

“Tidak tidak.. aku mau Haemultang!” rumah mulai rusuh dengan perebutan makan malam.. seperti biasa Key selalu jadi provokator dengan sifatnya yang tidak mau kalah itu…

“Semuanya diaaaammmm!!! Kita akan makan Dakgalbi!”

“Tidak.. aku tidak mau!! Aku mau Haemultang!!! Lalala.. aku tidak dengar… lalalala….”

“Dakgalbi atau Samgyetang! Key.. kalau kau masih tidak mau mengalah kita makan samgyetang!”

“Tapi aku…”

“Baiklah kalau begitu kau yang membuat kita makan samgyetang malam ini!”

“Tidak tidak… aku mohon jangan.. baik-baik aku mengalah!” Key menjatuhkan tubuhnya ke sofa dengan kesal. “Kita makan dakgalbi. Manager oppa, bisa aku titip 5 botol susu yang biasa aku beli?”

“Baiklah.” Manager segera keluar sebelum hari semakin gelap. “Sudah aku bilang kan.. tidak ada yang berebut makanan. Rundingin baik-baik, Onew oppa.. oppa kan yang tertua harusnya bisa menengahi dong!”

“Gimana mau nengahin kalau Key nya aja kayak gitu!”

“Key… aku akan terus memberi pilihan seperti itu kalau kau terus begini. Sudah sekarang semuanya belajar!” Key mengubur kepalanya di tengah-tengah bantal sofa yang besar, Hyeo So memutar bola matanya lalu kembali mengerjakan tugas-tugas nya yang menumpuk.

Setengah jam berlalu.. akhirnya seluruh tugas Hyeo So selesai juga. Seperti biasa Hyeo So pasti menyiapkan cemilan agar mereka tidak bosan lalu mengantarkan cemilan tersebut ke meja masing-masing. “Jonghyun-ni oppa sedang menulis lagu lagi?”

“Juliette… hooo~” Jonghyun tiba-tiba bernyanyi sambil menggenggam tangan Hyeo So yang baru saja meletakkan cemilan di meja Jonghyun. “Dasar gila!” Hyeo So menoyor kepala Jonghyun dan berlalu ke meja Onew. “Hyeo So.. saliva itu apa?”

“Ludah.. ya ampun, anak pintar masa melupakan hal sekecil itu.” Hyeo So geleng-geleng. “Kamsahamnida…” Onew mengambil cemilannya lalu mulai sibuk lagi dengan seluruh buku-bukunya.

“Taemin.. ada yang mau di tanya kan?”

“Tidak noona.. berkat bantuan noona aku sudah mahir di bab ini. komawo noona.” Hyeo So mengusak-usak rambut Taemin lalu kembali berjalan menuju Minho. “Minho-ah… ada apa dengan nilai mu?” Hyeo So langsung menarik kertas yang ia lihat secara tidak sengaja tadi. “Itu… engh aku hanya lupa belajar saja..” Minho berusaha mengelak. “Sincayo? Kalau begitu coba kerjakan soal nomor satu.” Minho terdiam memandangi soal tersebut.

“Tidak bisa kan? Harusnya kau bertanya padaku.” Hyeo So langsung duduk di sebelah Minho dan mulai mengajari. Tiba-tiba Hyeo So menyikut dada Minho yang tepat berada di belakang sikunya. “Jangan cari kesempatan.. ada member yang lain di sini.” Bisik Hyeo So lalu berdiri sambil berusaha menahan senyum.

“Woaa?! 5? Jelek sekali nilaimu!!!” Key buru-buru membekap mulut Hyeo So. “Berisik!” Key mendudukkan Hyeo So di sebelahnya. “Shina terus sih yang di pikirin!”

“Sssttt!” Key menjitak kepala Hyeo So. “Auuww… appoo!” Hyeo So manyun sambil mengelus-elus kepalanya. “Masa gini aja gak bisa sih?” Hyeo So mulai menghitung mencari jawaban yang benar… “14 tambah 9…”

“10.”

“10 tambah.. HAH?! Kok 10 sih?! Beloon deh…”

“Eh.. salah.. itu…”

“22 tahu!”

“Bukan!! 23 tiga! Yee sama aje!” Key menjitak kepala Hyeo So lagi. “Aduh.. sakit.” Hyeo So memukul lengan Key. “Sok tahu sih!”

“Kamu yang sok tahu! Jauh banget lagi dari 23 ke 10.. hwuahahaha!”

“Kamu juga salah aja!”

“aku kan cuma salah nyebut terus cuma mundur satu.. gak mundur ampe 13 gitu!”

“Sama aja!” Key mendorong lengan Hyeo So dengan lengannya. “Aduh! Nanti aku jatoh!” Hyeo So balas mendorong Key.

“EHEM! Kalau mau pacaran di kamar aja gih sana.. jangan di sini, ganggu yang lain deh!” Onew mengingatkan dengan tampang sinis, Hyeo So jengah.. ia melirik pada Minho yang ternyata tidak perduli sama sekali.

“Tidak! Tetap begitu… kalian adalah inspirasi lagu baruku!”

“Ihh! Gila!” seru Hyeo So dan Key serempak.

***

“SOOOOO~ BUKAIN PINTUNYAAA!!!”

“Santai aja dong. Gak usah teriak-teriak gitu… aku juga denger.” Hyeo So berjalan membuka pintu. “Annyeong haseoyo… apa benar ini rumah keluarga Kim?”

“Ne. Anda dari mana?”

“Kami dari KAMA Studio, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kelalaian kami. Maaf karena hasilnya baru selesai lebih dari batas waktu yang di tentukan. Sebagai tanda permohonan maaf kami mengembalikan setengah uang pembayarang yang seharusnya.”

“Ah ne.. kincanayo… tolong bawa masuk ke dalam… wah banyak sekali.. memangnya ibuku minta yang di cetak besar sampai sebanyak itu?”

“Iya nona, oh ya… besok kami mohon agar anda berdua datang ke studio kami untuk pemotretan buku pernikahan kalian.”

“Oh.. ye.. terima kasih banyak.” Hyeo So menutup pintu dan kembali masuk ke dalam. “Apaan nih?”

“Foto pernikahan.” Jawab Hyeo So singkat. “Buka yah…” Key merobek salah satu pembungkus foto.

“Wah!!! Aneh sekali!! Hyeo So.. kamu bikin foto ini keliatan aneh. Kalo aja gak ada kamu foto ini udah bagus banget.”

“Enak aja!!!!” Hyeo So merobek pembungkus foto yang lain.

“Bwuahahahaaa… berani sumpah senyum kamu super duper aneh! Kalau foto tadi aku yang bikin aneh foto ini kamu yang banget-banget bikin aneh!!!”

“Tuh.. pajang foto ini di kamar kamu aja!”

“Enak aja! Di kamar kamu aja! Aku sih gak butuh foto kayak gini!”

“Suit! Taro di kamar yang kalah!”

“Setuju…” ronde pertama Hyeo So kalah.. ronde kedua Hyeo So menang, ronde ketiga juga di menangkan Hyeo So. “Pajang di ruang tamu aja deh!” Key langsung kabur. “IIIGGGHHH!!! Nyebelin banget sih!”

“Kami pulang…”

“Foto apa itu?” Onew setengah berlari mendekati Hyeo So.. “Wahhh aku tidak sadar kalau pernikahan kalian sekeren ini! kapan yah aku akan menggandeng wanita naik ke pelaminan.” Hyeo So terkekeh mendengar gurauan Onew. “Lamar saja pacar oppa.”

“Aku masih belum siap untuk menikah… apalagi memiliki anak.”

“Kalau begitu oppa harus berlatih.”

“Berlatih? Tidak terima kasih!” Onew masih memandangi foto Key dan Hyeo So. “Kalaupun berlatih dengan anak siapa? Memangnya sekarang kau sedang mengandung bayi?” ceplos Jonghyun. “Ah oppa.. bisa saja.. siapa yang bisa bantu aku memajang foto-foto ini?”

“Hyeo So… foto ini luar biasa, sebaiknya kau pasang foto yang ini.”

Ia tidak bisa mengelak.. foto tersebut memang benar-benar keren, mungkin kalau Jonghyun tidak melihat foto ini Hyeo SO akan memilih agar foto ini di letakkan di gudang karena terlalu miris jika Minho melihat ini.

***

“Aduh.. gimana dong Key.. aku kan gak bisa naik sepeda..”

“Ya latihan lah!”

“Emangnya kita punya sepeda?!” tiba-tiba Key menarik lengan Hyeo So dan membawanya keluar. “Waaahhh!!!” Hyeo So terpaku melihat 2 buah sepeda yang ada di hadapannya. “Ayo latihan.” Key mulai melatih Hyeo So mengendarai sepedanya.

“Aduh!! Kan waktu itu udah aku ajarin masa masih gak bisa juga?!”

“Sabar dulu… masih pemanasan… hemm.. hana, dul set…”

“Caranta..” (bayangin adegan awal di MV S.E.O.U.L)

“Tunggu! Jangan dulu! Sebentar.. jangan dulu…” tapi ternyata Key sudah melepaskan tangannya sewaktu ia mengucapkan kalimat tadi. “Hwuaaa!! Key… yeiyy aku bisa!!!” Key tersenyum girang melihat Hyeo So sudah lancar. “High five!” Hyeo So mengendarai sepedanya berputar mengitari lapangan parkir di depan rumahnya. Key menoleh karena mendengar suara mobil di belakangnya dan ia mendapati sebuah mobil biru yang sangat di kenalnya berhenti 5 meter di belakangnya. Seorang gadis keluar dari mobil tersebut…

“HWUUAAA!!” pekik Hyeo So yang terjatuh membuat Key menoleh dengan reflek. “Hyeo So-ssi.. apa kau baik-baik saja?” gadis tersebut setengah berlari menghampiri Hyeo So. “Ne, kincanayo… aku saja yang tidak hati-hati.” Gadis tersebut membantu Hyeo So berdiri, sedangkan Key masih diam terpaku menatap keduanya. “Annyeong haseoyo… Shina imnida.” Hyeo So balas membungkuk. “Sepertinya aku mengganggu kalian berdua.” Ucap Shina tapi lebih seperti menyindir Key. “Tidak.. sama sekali tidak.. aku akan buatkan minum dulu.”

“Jadi ini yang kau lakukan di belakangku?” Shina mulai bicara begitu Hyeo So masuk ke dalam rumah. “Aku hanya mengajarinya naik sepeda, apa yang salah?”

“Jadi ini yang kau bilang urusan yang jauh lebih penting dariku?! Mengajari gadis itu naik sepeda?”

“Dia harus bisa naik sepeda untuk drama dan CF kami, apa salahnya aku mengajarinya hari ini? lagi pula kau hanya mengajakku untuk menemanimu mengobrol dengan Gil Dong itu… jadi kenapa kau tidak mengajari dia main sepeda saja. Dia istri…”

PLAKK… sebuah tamparan mendarat di pipi Key. “Gil Dong punya sudah punya pacar. Kemarin kau memintaku untuk kembali padamu tapi sekarang kau malah bersama gadis itu!” Key masih terdiam, terkejut dengan tamparan tersebut. “Bilang pada istrimu aku pulang sekarang!” Shina masuk ke dalam mobil dan membanting pintu mobil.

Key menyeringai kesal lalu masuk ke dalam rumah, berusaha meredam amarah. Berharap amarahnya tidak ia lepaskan pada Hyeo So, tapi ia mendapati Hyeo So duduk di sofa sambil menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangan dengan siku bertumpu pada paha nya. Tanpa bicara Key berjalan mengambil kotak obat dan langsung membersihkan luka Hyeo So lalu mengobatinya. Hyeo So tersentak kaget karena tiba-tiba seseorang menyentuh lutut kirinya.

“Ahh… sakit.” Hyeo So meringis. “Maaf tadi aku gak bantuin kamu.” Ucap Key sambil tetap membersihkan luka Hyeo So. “Shina kemana?” kini Key mengoleskan obat. “Kamu nangis karena luka sekecil ini?” tanya Key mengalihkan topik. “Sakit tahu!”

“Jangan nangis, jangan terluka… aku tidak akan membiarkan hal seperti ini terjadi lagi. Aku akan nangis kalau kamu nangis, aku akan terluka kalau kamu terluka.” Hyeo So berusaha mencerna kalimat Key. “Mau nonton?”

~ ~ ~

“Aduh.. kenapa kita nonton ini sih?” perotes Hyeo So dengan suara setengah berbisik. “Aku dapet dua tiket.. sayang kalau gak di pake. Lagian ini pementasan bagus kok.” Jawab key juga setengah berbisik. “Udah lah… nonton aja.” Pementasan baru berjalan setengah jam Hyeo So sudah tertidur dengan pulas. Key menjitak kepala Hyeo So, Hyeo So langsung tersadar.

“Cuci muka sana!” bisik Key lalu mengelus pipi Hyeo So yang masih setengah sadar. “Cepet sana… perlu aku cuciin muka kamu?” dengan kesal Hyeo So bangkit dari duduknya, tapi Key justru menutupi jalan dengan lututnya yang panjang. “Awas!” Hyeo So memukul lutut Key, yang di pukul hanya tersenyum licik lalu membuka jalan.

“Ya ampun.. sepi banget.” Suara heels Hyeo So memecah keheningan gedung, Hyeo So berjalan cepat memasuki toilet. “HWUAAAA…”

“Aaahhh appo…” Hyeo So memegangi kepalanya yang terbentur westafel. Luka di lutut Hyeo So yang belum mengering kembali berdarah. Kepala Hyeo So serasa berputar, ia menyandarkan kepalanya di tembok berusaha mengembalikan keseimbangan.

~ ~ ~

Sudah 30 menit tapi Hyeo So tak kunjung kembali, Key memutuskan untuk menyusulnya ke kamar mandi. Baru saja Key akan melangkah memasuki kamar mandi, ia ingat bahwa Hyeo So adalah wanita berarti ini kamar mandi wanita. Key bersandar di tembok dan berusaha mengintip ke dalam.

“So~.. kamu ada di dalem?” tidak ada jawaban. “Hyeo So…” Key berdecak hingga akhirnya nekat masuk ke dalam, tentunya dengan memastikan tidak ada orang yang melihatnya. “Omo! Heyo So! Bangun!” Key menepuk-nepuk pipi Hyeo So perlahan. “Hyeo So…” Hyeo So akhirnya sadar juga, buru-buru Key membopong Hyeo So keluar dari kamar mandi.

“Kamu kenapa sih? Ngantuk banget yah?” Key mendudukkan Hyeo So di tangga. “Aku kepleset tahu! Petugas kebersihannya tuh! Bukannya di bersihin kalau ada air.” Hyeo So mengelus-elus kepalanya yang masih sakit. “Kamu kebentur wetafel? Ya ampun!.. lukanya kebuka lagi. Pulang sekarang yah.” Key buru-buru menelpon supir dan sang manager yang kebetulan tidak jauh dari tempat mereka sekarang. Sekitar 15 menit menunggu manager pun tiba, Key langsung membopong Hyeo So menuruni tangga.

“Heels kamu putus?”

“Ya iyalah, namanya juga kepleset!”

“KEEEYYYY!!! HYEO SOO!!!” Ancaman! Key mempercepat langkahnya, tapi di belakangnya terdengar suara orang berlarian yang semakin dekat. Manager langsung mendekat dengan para penjaga. “Ya tuhan! Bagaimana bisa di sini ada fans.” Tapi ternyata tidak hanya fans, banyak sekali reporter di sini dan kini keduanya sudah terkepung. “Key aku turun aja deh.”

“Jangan.. itu malah bikin makin susah.” Hyeo So merasa tidak enak karena Key harus menahan dorongan dari para fans dan reporter ia juga harus menerobos kerumunan sambil menggendong Hyeo So. Seseorang… tidak… banyak sekali orang yang menarik tangan Hyeo So.. “Pegangan!” Hyeo So berusaha berpegangan pada bahu Key dengan tangan kirinya seerat mungkin.. tapi tarikan itu lebih keras dan kuat. “KEY!” pekik Hyeo So sebelum dirinya benar-benar terjatuh. Key berusaha meraih tangan Hyeo So dengan tangan kanannya, tapi dirinya sendiri pun di tarik penjaga agar segera keluar dari tempat tersebut.

Tidak berhasil… Hyeo So jatuh di dalam kerumunan, tangannya yang tadi masih terlihat kini sudah menghilang. Key berusaha kembali ke dalam kerumunan tapi seseorang sudah lebih dulu berlari menembus kerumunan dan membawa Hyeo So yang sudah kehabisan nafas keluar dari kerumunan tersebut.

 

 

TBC

***

 

p.s: Hehehe… maaf ya Lan aku pake foto ini… Jangan patah hati gitu dong… habis pernikahan mereka emang keren.. gegegege~ mian..*sujud2 bareng Key*

Cr: Ini foto pernikahan member Epik High, Tablo sama salah satu actress aku lupa siapa nama ceweknya.. ekeke~

Signature

This post has written by Zika, and has claim by Zika signature

This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • Open page LIBRARY if you miss some FF ^.^

47 thoughts on “She’s My (EX)Wife – Part 11

    1. Annyeong Dhy… please keep comment yah ^.^
      Makasih karena gak jadi silent reader…hhhe

      Part 12?? Sabar aja ya buuuu… kokokokoko~

      @Lana: You! Udah bagus dapet cowok sebanyak itu.. di tinggal sebiji aja nangis batu! Huuuu~ >.<

  1. 2nd ?? Wah!
    Annyeong Dhy.. new reader kah? Atau silent reader new commentator?
    Igeum buyaaaa????!!! Jahat banget sih eonnie.. senengnya liat aku patah hati deh!!!!!

    Tabloooo please don’t leave me with them… (Suju+SHINee+2PM+U-KISS+Seunggi+Gi kwang)

    1. boleh di bilang kalo aq new reader v kalo mo dibilang silent reader new commentator jg boleh, soal’a aq mulai baca SMEW sekitar dua hari yg lalu………………………^_^

      1. WOAAAHHH…*lebay*
        Makasih udah tertarik buat baca SMEW.. hehehehe *girang-girang gak jelas..*

        Keep read and keep comment ya.. ^_^
        Nice to see and know you Dhy..

  2. @Vita: Hahahaha.. maklum yah.. kalo gak ada aku Onew oppa emang sering gitu.. kangen-kangen gimanohh gitu… kkkk~ *pede!*

    @Nina: Kekeke… terima kasihhhh… zezezezeze
    Kebetulan Hyeo So lagi sial emang.. jadi jatoh mulu.. kkk~
    boleh deh.. tapi nanti aja yah setelah resepsi pernikahan aku sama Onew oppa selesai.. kkkkk *Onew: emang gw mau nikah ame elu!*

    MUA-MUANYAAAA… TERIMA KASIH SUDAH BACA DAN KOMENNN *Teriak-teriak pake toa mesjid*

    1. Ih sumpeh deh.. ngareb abis ente!!! KAZIKA EONNIEEEE!!!!! GAK PUAS APA DAPET KEY???!!!!!!!!!

      *Teriak pake pengeras suara yang ada di satelit biar semua manusia denger!*

  3. Zikaaaa….. Mian ru bisa komen.. padahal mincha udah baca mulai ini epep ru d posting. mulai ini lom ada yang komen… tapi pz itu, mincha buka pake hape… gag bisa komen. .. bgitu buka pke laptop, eh, komenx udh banyak… huwaa… mincha ketinggalan komen…

    Cepetan dong, Ka,, lanjutannyaaaa……. ^^

    hwaiting…

    1. Hohohoho… tak ape lah itu… Zika kan anak yang baik, cantik, manis, imut, di taksir SHINee dan tidak sombong…
      wkwkwkwkwkwk…..
      Pantas… kirain gak bakal komen… jadi sedih deh.. *naro ludah di pipi supaya keliatan nangis*

  4. Hadeeeeh…. menyesal saya telah komen kalo trxta anda senarsis itu…. *dilempar batu* *ditolongin Changmin oppa*

    Hahaha…. Mincha sekarang gag bisa sering2 online. sibuk.. *soknyaaa*

    part 12 buruan ya, Kaaaa….. Ntar mincha komenx lamaan lagi… *digorok Zika*

    1. Hohohoho…. sabar yaaaa … kkkk
      Waahhh saia tak sejahat itu lah.. aku gak akan lemparin pake batu tapi pake tabung gas… kkkkk
      *Di keplak Key..* *suami ku.. ada apa denganmu?! Kok ngeplak aku?!* *Key: Jangan pake tabung gas atuh.. pake kompornya aja*

      Santai bung.. sudah selesai kok part 12.. tapi.. PG-16 kkk.. maklum.. lagi dapet jadi rada mesum otaknya… kkkk… kalo gak besok jam 9 selasa jam 7… sabar yooooo

      1. Aissh….
        Key, berani kamu ya sama noona!!?? Zika,, adekku kamu ajarin bangkang ya… sial…

        huwaaa…. nangis darah… *dipelok ama Onew*
        kekeke!!

    1. Ya ampunnn Fathiaaa… anda kemana saja baru muncul sekarang haaa???
      Kalo gitu part 12 nya besok aja deh… ckckckck… sedihnya..

      Kan dia terpaksa senyum karena tahu mau di foto.. lagi pula di foto itu Hyeo So masih ngebelakangin Minho, jadi dia masih bisa senyum… ya sudah lah… namanya juga fiction.. maklum yang nulis emang suka rada-rada… miaaannn -___-‘

        1. Gak tahu tuh… tapi katanya sih yang nulis baru aja keluar dari RSJ *ngasah piso bersiap ngegorok Fathia*

  5. Ya ampunnnnn finally bisa komen juga….
    Mian ya Zik… aku lupa password aku soalnya.. jadi gak bisa komen deh…

    Hwuaaaa…. Jonghyunnya lucu cekaliiii… Juliette Hoo~
    Pingin deh jadi Hyeo So.. biar bisa di peluk sama Taemin… huhuhuhu…

    1. Waahh Gabyyy… kok baru muncul sih anda???
      Hahahaha… biarkan saja Lana patah hati.. hohoho *Lana: Jahat…(sambil noel-noel lantai)*

      Terima kasih Gabyyyy… hohoho bagus ya??? Besok yang part 12 keluar lohhh siap-siap!

  6. tadi buka dr hp kirain foto pernikahanya itu cowonya beneran Key.. kan bisa cemburu akuu.. ehh ternyata bukaan..haha

    yeahhh.. benerkan kawin ama key ga sepenuhnya bikin menderita kok..
    liatt tuh si Hyeo so bnyk disukai org dan jadi terkenall..

    si Jonghyun emg GILA yaaa.. apaan tuh juliette2an.. dan lagi org berantem dibilang inspirasi..

    bener dehh.. Shina benerrrrrr benerrrrrrrrrrr minta dibakarrrrrrr idub2.. sialann bgt tuhh.,.

    yaampun Key.. udah mulai suka ya ma Hyeo so? baguss, si Shina tinggalin aja dan buang jauh2 ke segitiga bermuda sono *jaat amat*

    yaampun yang hampir abisss.. Hyeo So nya gpp kann? baek2 ajaa kan? *makanya liat past berikutnya*..
    dan Key nya kerennnnnnnnnnnnnnn..

    part ini jg baguss bgtttttttttt..

    1. Waaahhh… Shabrinaa.. kamu itu memang commentator paling hebat.. ohohoho.. bahagianya hidupku ini…
      Komen kamu panjang cekaliiiii >.<

      Terima kasihhhh… padahal aku nulis part ini mood2 an… wakakaka.. gk mungkin lah Key nikah beneran.. itu Tablo bukan Key.. jauh cekali bedanya… tapi kalau dari hp emang gk bgitu jelas keliatannya ^o^
      Btw.. thank a lot atas komennya yang panajang ini… ohohohoho *girang-girang gj*

  7. hwaaaaa~ disini ada gambarnya yaaaa
    gambarnya kok bisa pas bgt gitu yak? kekeke~~~

    aishh jonghyun stres kali yak ckckck -_____-

    huaaaa foto pernikahan yg terakhir itu….
    mesra sekaliiii~~ wakakak
    kalo key pose gitu gimana ya? heheeheh

    1. Iyaa.. kebetulan banget ^.^
      Untung aku nemu foto ini, jadi aku pasang aja deh biar pas.. hohohohoho

      btw thanks a lot yah udah comment ^-^
      Nice to see you o.o

  8. lagi ada scene yg sama kea full house walopun berbeda o_o (?) *apa maksudnya deh ? /plak!

    kekeke😀 Itu yg nolong hye seo pasti minho yak! suami daku emang keren begete😄 *gakapok2
    aah~ Itu poto pernikahan siapa on!? yg terakhir keren parah! xD SEANDAINYA ITU AKU DAN MINHO,,*flames lgsg asah parang

    kyaa~ lanjut part 12 deeh

  9. ITU FOTO WEDDING NYA KEREEEENNN !!!
    MAY I KNOW WHO’S THERE??? *GA NYANTE*

    kereeeennn FF nyaaa !!
    sukses bikin gw sesek bgt dr tadi.. huuaaaa..
    *lari kepelukan lee min ho* ><

  10. omakjang! *logat medan lg* makin baca tiap part makin tergila-gila sama nih ff,
    hyaaah zikaaa! *langsung nyamber pelukpeluk* *zika: sape sih lo?*
    aku lanjut :d

  11. Hyeo So trperangkap (?) dlm krumunan…..
    Jd gmnnaaaaa??
    Halah” .

    Shina apaaan pula nampar Key .
    Sarap bgt =3=

    Eheheh.
    Mkin seru FF ny ^o^)b

  12. ekt hyeo so k kamar mandi, jd ngat sm drama favorit aku spanjang masa, princess hours.
    heels chae kyong jg patah d st.. bedanya, shin gak ngegendong chae kyong..
    ap mngkin author terinspirasi dr adegan itu?

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s