Rainbow – Part 3

Author: Wiga


Sudah satu bulan lamanya mereka tinggal di dorm, Jonghyun, Nada, Yui, Minho,Taemin, Kibum , dan onew..

Mereka disibukan oleh rutinitas harian mereka. Kuliah yang dimulai jam 9 pagi sampai jam 3 sore. Mereka kuliah pada jurusan yang berbeda.

Nada mengambil manajemen, yui mengambil sastra, kibum mengambil science, onew mengambil teknik, taemin mengambil desain grafis, jonghyun mengambil seni musik,dan minho mengambil pendidikan olahraga.

Mereka hanya bertemu di pagi hari, malam hari dan weekend,,

Seperti biasa, pagi hari mereka dikejutkan oleh suara alarm taemin yang sangat aneh.. yaitu suara anak bayi nangis sambil ngerap yang disetel dengan volume paling maksimal.

jonghyun, kibum dan nada yang bangun pertama, jonghyun mandi terlebih dulu karena dia mandi yang paling lama,

Setelah itu nada, dan kibum yang mandi berikutnya,,

Selesai nada dan kibum mandi, mereka membuat sarapan untuk mereka bertujuh, biasanya nasi goreng atau bubur.

Setelah sarapan siap barulah kibum beraksi, pertama-tama ia menggedor gedor kamarnya menyuruh onew agar segera bangun, bila dalam 5 menit onew belum bangun juga, kibum masuk kamar dan membuka dengan paksa selimut yang onew kenakan. Onew tidur selalu

menutupi kepalanya,

“YaaHH..!! You  Punk!! Aaaisssssssshhhhhhh….. aku masih sangat mengantuk…” gerutu onew, namun kibum tidak mau tau “ yyyyyyyyyyaaaaaaaaaaaaa…!!!!! Bangun.. bangunnn.. nanti kau terlambattt. Ayo bangun…” kata kibum

Terpaksa onew bangun, dan kibum selalu menyeretnya ke kamar mandi

“ mandi cepaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaat..!”

Setelah itu giliran taemin dan minho, mereka pun dibuat sangat jengkel oleh kibum sampai sampai taemin memanggil kibum dengan julukan umma karena kibum terlampau cerewet..

Mereka selalu sarapan bersama dimeja makan, membicarakan tentang hal-hal yang mereka alami di kampus, dan sifat mereka masing-masing pun sudah mulai terlihat,,

Taemin yang childish namun lucu dan menggemaskan,,,

Onew yang kalem, namun terkadang orang orang suka dibuat membeku jika onew sudah mengeluarkan onew sangtae nya,,

Kibum yang sangat cerewet, namun jika dikampus ia berubah menjadi sangat cool and charming..*aneh….

Jonghyun yang sangat cuek namun setia kawan, yang setiap hari selalu beradu mulut dengan kibum..

Minho yang sedikit ketus dan pendiam.. ia hanya baik terhadap taemin, seperti jonghyun ia juga setia kawan,,

Yui yang sedikit manja dan senang  sekali berdandan, ia menghabiskan sepertiga harinya hanya untuk berdandan.

Nada yang sangat sering melamun, suka menyendiri, dan pendiam, namun selalu jadi andalan anak-anak, selain memasak bersama kibum, nada juga yang paling rajin membersihkan rumah.

Semakin hari mereka semakin dekat, makan bersama nonton film bersama, jalan jalan bersama sampai akhirnya timbul benih-benih cinta diantara mereka..

*********************

Siang itu onew pulang kuliah lebih awal karena dosennya tidak masuk, hari sangat panas, untung mobilnya ber AC sehingga panasnya tidak begitu menyengat,

Sampai di dorm nya terlihat tidak ada orang selain onew karena yang lain masih kuliah,,

Onew masuk kerumah dan langsung menyalakan AC, ia membuka bajunya sehingga sekarang hanya memakai celana saja..

Ia menuju lemari es dan mencari sesuatu yang menyegarkan untuk diminum,

Ia menemukan sekaleng susu rasa pisang kepunyaan taemin, ia berpikir mungkin nanti saja ia minta izin ke taemin karena ia sudah sangat haus sekali.

Ia duduk dimeja makan, sambil memikirkan kejadian tadi pagi,

Ketika mereka sedang sarapan, onew duduk disebelah nada, tidak sengaja onew menyentuh tangan nada, entah kenapa nada langsung berdiri dan masuk ke kamar, onew bertanya kepada yui, namun yui hanya mengangkat bahu.

Sempat yui berkata kepada onew, “ aku juga merasa asing dengan nada yang sekarang… entah kenapa dia menjadi sangat tertutup, pendiam dan banyak melamun.. kau tau onew, nada yang dulu ku kenal orang nya ceria seperti kibum, selalu tertawa…”

Lama onew memikirkan nada, dari awal mereka bertemu di kereta, nada sudah sangat misterius baginya, ia hampir tidak pernah bercerita apapun pada teman temannya, semuanya ia simpan sendiri,

Nada juga sangat sering melamun, ia tidak pernah sadar kalau onew sering memperhatikannya, ia menghindar saat kibum mendekatinya..

Tiba-tiba terlintas ide gila dikepalanya,

Diam-diam ia membuka pintu kamar nada dengan kunci duplikat yang digantung di dekat ruang makan.

Ia mulai mencari-cari di rak buku  nada, di meja rias, di kolong tempat tidur, namun tidak ketemu juga, ia terus mencari hampir setiap centi kamar yui dan nada ia lihat dan akhirnya ia menemukannya di bawah bantal tempat nada tidur.

Setelah apa yang dicarinya ketemu ia keluar dari kamar nada, tidak lupa menguncinya dan duduk di sofa.

Buku harian itu warna ungu (*warna ungu adalah warna kesukaan nada..), berenda, dan bercorak bintang-bintang di depannya,,

Dengan perlahan ia buka selembar demi selembar..

….Hari pertama masuk sekolahh,, FIHTING!!…

….Bertemu dengan Changmin Oppa…. ^^…

….Oppa, Aku jatuh Cinta…

….Membuat cokelat valentine.. agak terlalu manis >.<…

….Kencan Pertama dengan changmin Oppa…cihhuuuuyy….

….HHuuuaaaa… Oppa Menyatakan cinta….

….Saranghaeyo Changmin Oppa yeongwonhi jeongmal yeongwonhi….

….PoPo… changmin oppa…  mmmmuuuaaaaahhhhh…

……………………….

………………………..

………………………..

Sampai pertengahan buku harian nada hanya kebahagiaan yang nada tulis, ada sedikit rasa cemburu di hati onew,,

Sampai akhirnya ia membaca 3 halaman terakhir…

Dear diary,

Changmin oppa berjanji akan memberiku seikat bunga mawar, jika aku lulus ujian tahap akhir ini..

Huuuwwwaaaaa… seneeeeeng…. ><

Harus semangat…

Aca aca fighting…

Hihihi….

Saranghaeyo oppa…

(haengbok)

Dear diary,

Pengumuman hasil ujian besoookk…

Ga sabarrrrrrrrrrrrrrrr……

Oppa, doakan aku ya..

mmm….

Tadi sewaktu oppa antar aku pulang dy memelukku errrrrrraaaaaaaaaatttt sekali =) =) =) tapi entah kenapa raut muka nya sediihhhh……. =( =(

Oppa.. dagomal soksagimeun..

I love you everyday………

Dear diary,

Aku ga tau harus bagaimana?? Kenapa oppa pergi secepat ini??

Harus nya aku ga menyuruh nya untuk ketemu di halte bus..

Harusnya aku ga usah sms dy..

Harusnya aku ga ikut ujian itu..

Semua salah ku..

Oppa.. miaan…

Tuhan, kenapa secepat ini oppa pergi??

Kenapa secepat ini kau ambil dia dariku…

Oppaaa…..

Miannn…

Aku ga tau sejauh apa aku bisa bertahan…

aku ga tau..

andai aku bisa memilih, lebih baik saat itu aku yang pergi..

oppa….

Saranghaeyo oppa……

Onew menutup buku harian nada, tampak air mata disudut matanya..

Ia baru tau sekarang betapa nada sangat terpukul atas kematian pacarnya, dan itu baru terjadi  2 minggu yang lalu..

onew akhirnya sadar, mengapa nada menjadi sangat pemurung dan tertutup,

ia terus memikirkan nada sampai akhirnya ia ketiduran

Kibum pulang ke rumah dengan lunglai, hari ini sangat panas, dan ia merasa dehidrasi, ia melihat mobil onew ada di parkiran *kibum: ohh.. onew hyung sudah pulang tampak nya..

Kibum masuk kedalam rumah tanpa bersuara, ia ingin mengagetkan onew, namun dilihatnya onew sedang tertidur disofa, diurungkan niatnya.

Matanya tertuju pada buku berwarna ungu yang tergeletak dipaha onew, karena penasaran kibum mengambil nya dan mulai membacanya selembar demi selembar.

Kibum terdiam lama sekali…

ia merasa malu pada dirinya sendiri, ia merasa terlalu banyak mempermainkan hati seseorang, tidak berkomitmen terhadap suatu hubungan, sering memutuskan pacarnya jika ia bosan, mendua, berselingkuh,,,,sedangkan nada mampunyai pacar dalam jangka waktu yang cukup lama tanpa ada setitik noda pun dalam hubungan nya, menjaga komitmen, bahkan sampai akhirnya oppanya meninggalpun, rasa sayang nada tidak berubah.. kibum merasa sangat tidak berharga,,

“Yaaaa!!! You Punk!!! Apa yang kamu lakukan…” onew terkejut melihat kibum disampingnya sedang memegang buku harian nada.

Kibum diam saja.. onew langsung mengambil buku itu dan berdiri.

“ kibum!!! Jangan beritahu siapa-siapa tentang ini, anggap saja ini tidak pernah terjadi..” kata onew pelan..

Kibum masih merenung..

******************

Taemin melihat sisa uang di dalam dompetnya, bibirnya cemberut memikirkan bahwa uangnya tidak akan cukup untuk biaya hidup sampai akhir bulan, ia mencari-cari cara untuk mendapatkan uang tambahan  dengan kerja paruh waktu,  walaupun hidup di jeju tidak semahal hidup di seoul, namun tetap saja dengan uang taemin yang ada sekarang tidak bakalan cukup sampai akuhir bulan.

Di jeju ia sulit mendapatkan kerja part time, ia sudah mencoba melamar di beberapa restoran dan toko baju, namun tetap saja ia ditolak.

Saat ia sedang berjalan di pusat pertokoan ia bertemu dengan nada,

“ Yaaa!!! Park Nada!!! Sedang apa kau disini??” sapa taemin

Nada tersenyum, “ aku sedang mencari kerja part time ..”

“ wahh.. kita sama….. ku juga sedang mencari pekerjaan part time nada,, tapi di jeju sulit sekali mendapatkan kerja part time..” kata tae min.

“ mmm kau mau ikut dengan ku?? Temanku menawarkan pekerjaan di toko kue milik pamannya, mereka membutuhkan 2 orang tenaga kerja , namun gaji nya tidak begitu besar, hanya 20.000 won per minggu.. bagaimana??” kata nada menawarkan.

“ yaaa..!!! aku mau.. cool..” kata tae min senang.

Sesampai nya di toko kue “ KARA” taemin dan nada langsung masuk, ia berbicara dengan salah satu pelayan.

“ annyeong, saya park nada mau ketemu dengan tuan kyuhyun, untuk interview berdua dengan teman saya tae min, kami sudah ada janji.” Kata nada

“oh silahkan masuk ke pintu yang tulisan nya _manager_ “ kata pelayan nya ramah.

“kamsa hapnida…” taemin dan nada menjawab berbarengan.

Tae min dan nada masuk bersamaan, mereka terkejut bahwa tuan kyuhyun masih sangat muda, mungkin hanya berbeda 3 atau empat tahun dari mereka.

Setelah kurang lebih 45 menit mereka diwawancara, akhirnya manager kyuhyun bilang bahwa mereka tinggal menunggu di tlp saja, kira-kira 3 hari lagi.

Dalam perjalanan pulang..

“ terima kasih ya nada… nunnaa.. gomawo…”

Nada hanya tersenyum,

Sesampainya di rumah, taemin tidak pernah pergi jauh-jauh dari HP nya, Ia menunggu tlp dari manager kyuhyun.

“ sampai kapan kamu mau menggantungkan hp mu di leher taemin??” kata minho..

Namun taemin hanya tersenyum tidak menjawab minho

Tak lama kemudian tlp taemin berbunyi

“annyeong haseyo..?”

“ndeee…”

“ kurochi???”

“ ndeeee…”

“araiseyo…”

“kamsahapnida, kamsahapnida..”

Tae min menutup HP nya, ia berteriak kepada nada yang sedang mencuci piring..

“Nada…! Kita berhasil..”

Nada tersenyum sambil mengacungkan ibu jari nya kepada taemin.

******************

Entah kenapa dada onew belakangan ini selalu berdebar jika berada di dekat nada.

Jika dahulu debaran yang ia rasakan saat pertama kali bertemu nada hanyalah karena sekedar simpati, namun kini yang onew rasakan 1000 kali lebih kuat,

Ia mulai suka mencari kesempatan untuk berdua dengan nada, entah itu minta tolong untuk membuatkan super (jika weekend biasanya nada tidur agak malam), tentu saja dengan ditemani onew, minta tolong untuk diajarkan cara mencuci baju, minta tolong untuk ditemani belanja bulanan, dan nada biasanya tidak pernah menolak.

Nada masih seperti saat ia pertama kali bertemu, pendiam, dan tertutup, namun sifat pemurungnya sudah banyak berkurang, akhir-akhir ini nada lebih banyak tersenyum.

Pernah suatu kali saat mereka sarapan, jonghyun menceritakan lelucon kepada nada, dan nada tertawa terbahak-bahak, saat melihat nada tertawa, onew tersedak.

Hari ini saat pulang kuliah onew melihat nada berjalan sendirian menuju halte,,

“Nada..!Park Nada!! “ seru onew sambil mengejar nada.

Nada berhenti sebentar dan menengok kebelakang.

“ Yaaa! Nada.. kamu mau pulang??” kata onew sambil menyamakan langkah dengan nada,

“ iyaa oppa.. “ sahut nada pelan.

“ kita pulang bersama ya..” kata onew

“memang oppa tidak membawa mobil??” Tanya nada

“ dipinjam jonghyun, mau mengantarkan yui berbelanja katanya..” terang onew

Nada tersenyum…

Sesampai nya di halte ternyata sudah begitu padat, banyak mahasiswa yang pulang dengan menggunakan bis,

“ kamu mau naik nada?? Sepertinya penuh sekali…” kata onew

“ tunggu yang berikutnya saja yaa oppa..” pinta nada..

“ ok..” kata onew

Akhirnya setelah menunggu cukup lama datang bis yang sama padatnya, mau tak mau nada dan onew naik bis yang sudah cukup penuh ini,

Saat mereka menaiki bus, mereka didorong dari belakang oleh penumpang lain yang memaksakan diri untuk masuk, secara refleks onew merangkul nada agar tidak ikut terdorong, kembali dadanya bergemuruh.

Onew menuntun nada menuju pintu yang tidak terbuka,

“ disini saja nada, tidak bisa masuk lagi, terlalu penuh di dalam..” kata onew

Nada mengangguk, ia bersandar di pintu dan onew berdiri dihadapannya.

Dengan posisi seperti ini onew berusaha melindungi nada dari dorongan penumpang yang berusaha naik, satu tangan nya menahan tubuhnya agar tidak terjatuh, dilihatnya nada sedang memperhatikan dirinya.. saat mata mereka bertemu, kembali dada onew berdebar kencang. Ia sungguh –sungguh berharap bahwa nada tidak dapat mendengar detak jantung nya.

“ kenapa nada..” Tanya onew pelan,

“ gpp oppa.. hanya saja nanti kita turunnya bagaimana, hampir tidak ada ruang buat jalan..” kata nada..

“ mmmm,,, itu juga yang dari tadi aku pikirkan nada…” gumam onew

Nada tersenyum.

Tiba-tiba bis berhenti mendadak, onew kehilangan keseimbangan dan ia terdorong ke arah nada.

Waktu seakan berhenti bagi onew, ia dapat merasakan bibirnya bersentuhan dengan bibir nada, strawberry mint rasa bibir nada, manis dan lembut.. ia berharap waktu berhenti untuk selamanya.

Nada membeku, ia tidak menyangka bibir onew menyentuh bibir nya, dadanya sesak pikirannya kacau..

Nada mengerjapkan matanya, onew cepat-cepat menarik wajahnya dan berdiri tegak..

Wajahn onew merah padam. Dadanya seakan mau meledak, masih terasa rasa strawberry mint di bibirnya..

Sementara itu nada langsung menunduk, mukanya terasa panas..

“mi.. mianhae nada.. aku tidak sengaja..” bisik onew pelan namun nada hanya menunduk.

TBC

*************

Signature

This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^ (SHINee Toplist)
Advertisements

55 thoughts on “Rainbow – Part 3”

  1. Aq suka sekaliiiii sma karakter minnho yg reman judes, wkwkwk

    Ada2 aja tetem, suara alarm ny itu~

    Dan.. Ehm..
    Ecieee minho baik ny ama tetem doank, heeheheh

    Ehhhh??? Onew cium nada d bis (ini kecelakaan lho) Yah walopun,,
    hukss cemburu, wktu itu aq kn jg d bus itu, aq lihat onew cium nada dgn mata kpala q sndiri, hihihihi #gaje

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s