I Can’t Dead – Part 2

author : agneskey

main cast : Geunho, Key, Jonghyun, Minho, Yoona

other cast : Eun Suh, Jie Yaa, Taemin, Onew

mianhae kalo gaje ^^ part 3 segera menyusul, gomawo

~ ~ ~ ~ ~

~Geunho P.O.V~

“Geunho, bangun!!” teriak seseorang bersuara melengking. Aku tersentak bangun karna dia teriak di kupingku. Seorang anak bocah duduk diranjangku, ia memamerkan gigi-gigi susunya. Dia adik-ku, Yoona. Walaupun baru kelas 5 sd tapi otaknya udah kayak professor. Dia pinteeeerrr banget, hiperaktif, tapi anaknya menyenangkan.

“oh, ne” aku bangkit dan duduk. Berusaha mengumpulkan nyawa. Lalu aku melangkah menuju kamar mandi. Aku menjalani hariku dengan normal. Sekarang aku diadopsi keluarga yang cukup kaya di Daegu , Korea . Appaku bekerja sebagai asisten direktur disebuah perusahaan ekspor-import. Sudah hampir 3 bulan aku tinggal disini, aku cepat merasa akrab dengan mereka. Keluarga ini tak mengekangku sama sekali, mereka memberiku kebebasan bermain dengan teman teman asal tidak melebihi batas.
Selesai mandi dan siap dengan seragam sekolahku, aku turun menuju ruang makan. Sudah ada appa, umma, dan Yoona. Aku langsung melahap sandwich buatan umma.

“ini bekalmu, jangan lupa dibawa” umma menyerahkan tas bekal. Aku menggangguk karna tak bisa bicara, mulutku penuh dengan sandwich.

“yoona, ayo berangkat” ajakku “appa, umma aku berangkat” Yoona mengejarku yang sudah berjalan duluan. Setiap hari aku berangkat bareng adikku naik sepeda. Aku memboncengnya karna kami satu sekolah. Aku duduk dikelas 2 sma disebuah sekolah swasta. Gedung sekolah yang megah kumasuki, setelah memarkir sepeda, aku berpisah dengan adikku, karna kami beda gedung. Sekolah ramai sekali, seperti biasa, sekelompok anak perempuan menyoraki anak laki laki yang main basket. Headphone, langsung kupasangkan ditelingaku. Mengalun pelan lagu Fireflies-nya Owl City , kepalaku mengangguk angguk dengan sendirinya.

Kelasku terletak di lantai 3, perlu perjuangan setiap kali kekelasku. Lorong kelas ramai, sekali. Setelah menaruh tas dibangkuku, aku berjalan keluar kelas menuju atap sekolah. Biasanya pagi pagi masih sepi. Kuhirup udara segar ketika sampai diatas. Mataku membelak ketika menangkap sesosok bayangan sedang berdiri di pingir gedung dan membentangkan kedua tangannya. Aku berlari secepat mungkin,dan menarik orang itu dari belakang. Alhasil, aku jatuh bersamanya.

“bodoooh, kau ingin mati? Kalau mau bunuh diri jangan disekolah, lagi pula ini lantai 5, tak ada gunanya kalau kau melompat dari sini, kalau mau kau melompat dari lantai tiga puluh dua, biar kau puas” omelku masih dengan posisi miring, tiduran, dan memeluk pinggangnya.

“memang siapa yang mau bunuh diri?” Tanya namja itu. Sontak aku melepas pelukanku dan berdiri. Aku mengerutkan dahiku. Namja didepanku berdiri dan membalikan tubuhnya. “makanya jadi orang jangan sok tau” matanyaaa…… ah~ bagai air. Jernih sekali. Bulat, sempurna! Aku bengong. “hei, apa sekarang kau yang mati?”

“ah maaf, terus tadi kau ngapain berdiri disitu selain ingin bunuh diri?” aku berusaha berbicara judes, supaya bisa menyembunyikan perasaan tak karuanku. Tuhan, dia sempurna sekali. Matanya, garis wajahnya, cara bicaranya, semuanya.

“hanya menghirup udara segar” ia tersenyum lalu duduk. Aku ikut ikutan deh (hehe)

“begitukah caramu?? Aneh, sudah lupakan, sepertinya aku tak pernah melihatmu, kau murid baru?”

“iya, baru pagi ini aku pindah, Key imnida, aku kelas 11-C. siapa namamu?” tanyanya ramah. Kalau aku es, sepertinya aku akan meleleh.

“oh, Geunho imnida, kelas 11-A, senang berkenalan denganmu, Key” aku balas senyumannya dengan senyum manis punyaku

“kau adalah teman pertamaku, semoga kita bisa akrab” perkenalan singkatku dengan Key berakhir seiring bunyi bel tanda masuk kelas. Lapangan, kantin, langsung sepi seketika. Sebelum berpisah dengan Key, dia memintaku menemaninya berkeliling sekolah saat istirahat–ini kesempatan bagus. Dengan yakin aku meng-iyakan. Pelajaran dimulai ketika guru datang.

~ ~ ~ ~ ~

Kutepati kata kataku tadi. Aku berjalan berdua dengan Key berkeliling sekolah. Dia tidak tau kalau aku juga murid baru disini. Untungnya waktu hari pertama masuk sekolah ini, aku berkeliling jadi masih hafal xixi

Setelah puas berkeliling, aku makan bareng Key di kantin. Kami mempunyai banyak kesamaan, dari mulai hobi sampai makanan. Sepertinya aku akan benar benar merasa akrab dengannya (atau jatuh cinta?). Key orang yang menyenangkan, mudah diajak berbagi, memberi solusi, dan bisa diajak nge-gila bareng. Baru beberapa jam aku kenal dengannya, aku merasa sudah seperti sahabat. Huh, lagi lagi bel masuk menggangguku, padahal aku masih ingin bercerita tentang adikku, Yoona. Tapi dia bilang, pulang sekolah aku bisa melanjutkannya walau sebentar. Kembali kekelas………

“Geunhoooooo” teriak seseorang. Jonghyun. Namja yang rusuh dikelasku. Tidak! Lebih tepatnya paling rusuh

“mwo? Mau apa kau? Uang? Aku tidak punya uang, aku miskin” jawabku cepat dan memasang headphoneku lagi.

“eits, tunggu dulu” Jonghyun mecegahku memakai headphone “kau jatuh cinta sama si Key ya??” aku memutar kedua bola mataku.

“bukan urusanmu” kuambil headphoneku dari tangannya dan memasang ditelingaku

“aku cemburuuuuu, aku kan suka sama kamu” aku membuang nafas panjang. Beginilah jadinya kalau aku ketemu Jonghyun. Orang yang lebih gila dari adikku. Sejak pertama kali masuk kelas ini, dia bilang dia tergila gila padaku, setiap malam dia memimpikan aku. Lama lama aku bosan dengar semua itu. Memang sih dia ganteng, anak popular, siapa sih yang ga kenal Kim Jonghyun sang kapten basket? Semua cewe menyukainya, kecuali aku.

“gomawo Jonghyun udah menyukaiku, tapi aku tidak suka denganmu” lalu ku besarkan volume headphone-ku agar aku tak bisa mendengar suara si tuyul ini. Akhirnya dia pun pergi. Lagu Don’t Say goodbye-TVXQ sedang diputar di telingaku. Kepalaku mengangguk angguk seperti boneka yang ada di mobil (tapi bukan yang anjing)

~ ~ ~ ~ ~

“itukan adikmu, Geunho?” Tanya Key sambil menunjuk seorang gadis kecil yang membawa sebuah ember (apalagi ini ==’) aku mengangguk. Yoona menghampiriku

“Geunho, lihat, aku menemukan anak kucing kasihan sekali dia, boleh kah kita bawa pulang? Sepertinya dia terluka” Tanya Yoona dengan mata berlinangan air mata. Aku melongok kedalam ember itu, terbaring seekor kucing kecil tak berdaya. Aku iba melihatnya. Key yang ikut ikutan melihat, langsung mengambil ember itu dari tangan Yoona.

“hey, kau pencuri, kembalikan itu punyaku” teriak Yoona. Ia melompat lompat untuk mengambil ember itu tapi sayangnya Key lebih tinggi darinya.

“biar aku bawa kucing ini kedokter, kebetulan didekat rumahku adalah dokter hewan. Yoona, aku akan mengembalikan dia besok. Tenang, dia akan baik baik saja” Key tersenyum kepada Yoona “ah, aku udah dijemput, aku harus pulang, daaah~” Key agak berlari menuju sebuah mobil yang terparkir tepat didepan gerbang sekolah dan mobil hitam itu melaju pergi. Aku dan Yoona pulang karna kalau tidak kita bisa dimarahin umma.

Sepanjang perjalanan pulang, disepeda Yoona bercerita tentang bagaimana dia menemukan anak kucing itu. Selalu seperti itu -__- dengan sekuat tenaga ku kayuh sepedaku. Jangan salah, bocah yang satu ini berat sekali. Walaupun badannya kecil, tapi dia berat (aku ga ngerti kenapa bisa kayak gitu, entah dia berguru sama siapa)
Yoona langsung melompat turun dari sepeda ketika kami sampai. Appa sudah pulang kerja ternyata

“aku pulang” teriakku. Aku segera menuju lantai 2 untuk mandi. Jam menunjukan pukul setengah 5. cukup 15 menit aku mandi. Lalu aku turun untuk makan malam. Malam ini umma masak bulgogi, yum aku makan dengan lahap. Entah karna kelaparan atau emang masakan umma yang enak. Selesai makan aku kembali ke kamarku, untuk ngerjain pr dan belajar. Umma dan appa-ku selalu menyuruhku belajar walau hanya sedikit, yang penting aku bisa mengerti pelajaran itu. Mereka juga ga pernah memaksaku untuk belajar. Benar benar keluarga yang sempurna, apa aku siap untuk kehilangan mereka suatu hari nanti?

“Geunho” panggil seseorang. Aku menoleh kebelakang. Kupikir Yoona, tapi ternyata malah seseorang disana yang sedang melayang layang diudara. Minho . Ia bertingkah seperti biasa, mengambang diudara.

“waeyo?” tanyaku sambil melanjutkan pr ipa-ku

“aku hanya ingin memastikan bagaimana keadaanmu. Oya tadi aku lihat kau kenalan dengan seorang cowo yang namanya Key ya?”

“iya” jawabku cepat “kenapa?”

“hm, kau jatuh cintaaa dengannya” kata Minho dengan nada mengoda

“ah, jangan sok tau”

“itu benar, Geunho. Kau lupa? Aku adalah pangeran cinta pandangan pertama. Aku bisa merasakannya” Minho semakin menggodaku. Wajahku bersemu merah. Apa iya aku telah jatuh cinta dengan Key? Ah aku baru beberapa jam mengenalnya kok “cinta ga mengenal waktuuuu” kata Minho lagi. Percuma aku ngomong didalem hati. Minho pasti bisa tau.

“sudahlah, hm bagaimana keadaan Lovetophya? Aku ingin sekali kesana” aku berbaring di ranjang besarku. Minho masih melayang diatasku, ia menelungkupkan badannya.

“baik baik saja, tak ada yang berubah. Kau tau, orang tuamu sangat merindukanmu, mereka ingin kau bisa kembali ke Lovetophya dan hidup bersama mereka. Maka dari itu, mereka tak berhenti mencari cara untuk melepaskanmu dari kutukan Amandeus” tanpa kusadari, setitik air mataku menetes dan jatuh ke bantal. “hey hey, jangan nangis, aduh gimana ini?” Minho terlihat panik sekali. Ia paling ga bisa ngeliat orang nangis. Aku yang melihat tingkah kebingungannya malah ketawa “kau selalu saja seperti itu, setiap kali melihat aku kebingungan. Emang apa yang lucu sih?” Minho jadi kebingungan sendiri

“ahahahaha~ sudah lupakan! Aku juga kangen mereka, sangat. Hm tapi aku juga harus berjuang! Aku gaboleh jadi anak cengeng!” teriakku sembari menghapus air mataku “ Minho , bagaimana kabar penggemarmu di Lovetophya?”

“valentine kemaren aku dapet dua ribu empat ratus dua puluh delapan coklat-“

“aku sudah tau itu” potongku cepat. Aku terus menatap keatas, bukan menatap Minho , tapi menatap langit langit kamar.

“ada yang datang” pekik Minho . Sedetik kemudian dia menghilang, dan masuklah seekor gadis kecil dengan teleskop ditangannya. Yoona bilang katanya dia mau ngeliat UFO malam ini dari balkon kamarku–kamarnya dia ga ada balkonnya. Selain bereksperimen dengan benda benda bumi, dia juga bereksperimen dengan benda langit. Waktu itu dia memintaku mengantarkannya ke Seoul hanya untuk melihat replika UFO, replika!! Yah akhirnya aku mengantarnya juga.

“Geunho, katanya malam ini akan ada UFO” Yoona sudah berdiri di balkon dan siap dengan teropongnya. Aku berjalan mengahmpirinya dan duduk dibalkon.

“oh begitu ya? Yayaya” aku mengangguk angguk. Malam ini bintang lagi pada keluar menghiasi langit malam yang gelap “Yoona, pernahkah kau mendengar tentang Lovetophya?  Sebuah negeri diatas sana yang berisi dewa dewi cinta?” tanpa sadar kata kata itu terucap dari mulutku.

“aku tau, aku pernah mendengarnya, katanya disana begitu indah” Yoona yang masih kecil sudah banyak tahu ternyata “kau juga tau?”

“ga, aku Cuma mendengarnya dari teman temanku” jawabku asal “hey pr mu sudah selesai?” adikku mengangguk. Lalu aku berbaring dikasurku lagi. Headphone kupasang di telingaku. Mataku terasa berat ketika mendengan lagu Autumn In My Heart versi instrumental, dalam sekejap aku tertidur……


TBC

***

Signature

This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^ (SHINee Toplist)

22 thoughts on “I Can’t Dead – Part 2”

  1. wah pgi2 da bc ff krn
    minho eksis dpt hdiah valentine byk bgt
    wiw sll da key.. ank bru..
    part slnjtny dtnggu

  2. OKE DEH.. AQ RAME.IN KOMEN DI FF INI..

    III WOOOW.. MINHO TENAR AMAT! DIA DAPET 2.428 COKLAAAT!! AQ MINTA SATUUU DOONK… AQ LAGI PENGEN COKLAT NII..

    BWT AUTHORNYA, AQ MW TANYA YG : “Sedetik kemudian dia menghilang, dan masuklah seekor gadis kecil dengan teleskop ditangannya.” ITU SALAH KETIK, APA EMANG DISENGAJA KAYAK GITU? KENAPA DIBILANG ‘”seekor”? BUKAN “seorang”?

  3. tumben sepiii…
    Pling suka klu main cast.a key..
    Nnti geunho m key atw minho??penasaran nii..lnjtannya cpet yoo!!

  4. KEREEEENN BANGEEEETT!!!
    tapi yoona kasian banget di bilang seekor gadis kecil, hahaha..
    oiya , geunho sama key atau minho ya ntar??
    penasaraaaann!!

  5. KEEEEEYYYYY
    KYAAAAA~ XD

    MANTAABBBB…
    INI KISAH PEREBUTAN ANTARA JONGHYUN SAMA KEY????
    ATAU MINHO SAMA KEEEYYYY??? *Kalau yg ini… berarti agin and again mereka be2 rebutan cewe.. ckckck*

    KAYAKNYA JONGHYUN SAMA KEY YAH????
    TERUS ENTAR UJUNG-UJUNGNYA SAMA MINHO… YA KAN???? *Agnes: SUTUY LU!!!!!!*
    Wekekekekeke… maklum yawwww…. >.<

  6. annyeong ^^ aku udah baca looh haha eh iya tuh kenapa si yoona dibilang ‘seekor’ ? kekeke
    sejauh ini bagus, ayoayo author lanjutkan yaa 😀

  7. GOMAWO SEMUA YANG UDAH KUMEEENNNNNNNNN >.<
    KAYAKNYA AUTHORNYA KAGAK BISA BELSIN KUMEN2 NYA ATU-ATU TUH….
    AYE JUGA KAGAK BISAAA… SEDANG SIBUKK..
    MANGAP YAAKKKK
    TAPI GOMAWO MUA-MUANNYAAAAA

  8. kalau Minho jadi pangeran cinta pada pandangan pertama, aku jadi putri.a…wkwkwk
    *Ditabok bini2 minho t.utama nina unnie.miaan unnie…*
    mian ne baru s4 coment. coz lagi sibuk, tugas numpuk.
    *siapa yang nanya?*:)

  9. ne, Minho itu angel ^^
    huahahahaha itu katakata SEEKOR aku emang sengaja ekekek~ (gakpenting) tenang aja coklatnya minho udah aku makan sebagian terus sebagiannya lagi disebarin ke tetangga tetangga Lovetophya jadi mianhae coklatnya udah habis, mungkin valentine taun depan bakal aku kirim kerumah masing masing (ngaco)
    hm masalah endingnya si geunho bakal sama siapa itu masih rahasia ekekek~
    gomawo semuanya ^^

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s