Shine-Sweet-shinee-5421951-700-978

She’s My (Ex)Wife – Part 15

She’s My (Ex)Wife

Part 15

 

Author: Zika

Main Cast : Kim Kibum (Key), Kim Hyeo So & Choi Minho

Support Cast: SHINee, Super Junior, Jun & Shina

Length : Sequel

Rating : General

Genre : Romance, Friendship

Credit Song:

  1. Epik High – 1 Minute 1 Second
  2. Byul – I Think I Love You (Full House OST)
  3. Yesung – It Has To Be You (Cinderella Stepsister OST)

~ ~ ~

 

~Hyeo So Pov~

 

 

“Terima! Terima! Terima!” Aku mengerutkan alis dan berusaha melihat siapa yang sebenarnya sedang melakukan pernyataan cinta. “Minho! Terima aja! Lagian pacarmu itu sudah tidak tahu kemana. Kayaknya Miyo lebih baik deh.” alisku semakin mengerut, aku melihat dengan jelas wajah Minho di tengah kerumunan mulai memerah. “Kalau malu ngejawabnya pilih deh! Kalau nolak cium pipi dan kalau terima langsung cium bibir!”

“Ya tuhan…” Aku menepuk-nepuk dadaku yang mulai terasa sesak. “Minho cepetan! Gak ada pilihan lain! Cium pipi atau cium bibir! Gak boleh bilang nolak! Harus nyium!” seluruh murid mendorong keduanya untuk saling berhadapan. Minho mendekatkan wajahnya ke wajah seorang gadis yang tingginya hanya sebahu Minho. Rambutnya yang di kucir kuda memamerkan tengkuk lehernya yang bagus.

“Andwae.. andwae…” suaraku sudah benar-benar pecah, aku tidak bisa mengeluarkan suara sedikitpun.

 

*Backsongs:

I can’t let go

I see you no matter where I look

(My crumbling heart)

I can’t hide

Baby for one minute, one second

I can’t let go

I hear your voice no matter where I go

(My broken heart)

I can’t breathe

Baby for one minute, one second

Even for one moment, one minute, one second

Epik High – 1 Min 1 Sec *

 

Aku berlari secepat mungkin, sejauh mungkin dari Minho. Sebenarnya apa yang ada di pikiranmu Minho?! mataku nyaris tidak bisa melihat apapun di depannya karena air mata membuat pandangannya kabur, dan tiba-tiba saja semua gelap. Ada apa ini?!

 

BRUK!!

 

“Jwesongeyo.” aku menabrak seseorang? Namjaga? “Anio.. seharusnya aku yang minta maaf.” dia membantuku berdiri, tapi aku masih belum bisa melihat. Ada apa ini?! “Kincanayo? Kau menangis?”

“Oh.. iya.. aku baik-baik saja.” buru-buru aku menghapus air mataku dan tiba-tiba saja semuanya sudah kembali terang. “Kau bukan anak sini?” aku baru melihat kalau ternyata ia menjatuhkan buku-bukunya. “Maaf-maaf, aku tidak lihat kalau ternyata bukumu sampai jatuh.” aku membantunya memungut buku-buku dan kertas-kertas yang berserakan. “Hyeo So! Kau benar Hyeo So kan??” siapa dia? kenapa dia tahu namaku?

“Ahh ya.. tapi aku harus segera pergi dari sini. Maaf yah, sekali lagi maaf.”

“Tidak! Hyeo So tunggu dulu!”

“Aku benar-benar harus segera pergi dari sini.” aku berusaha menarik pergelanganku. “Baiklah.” Tiba-tiba saja ia menarikku, membawa ku berlari. Hey! Ada apa dengan orang ini?!

 

&&&

 

~Minho Pov~

 

 

“Hey.. sepertinya ada orang di luar.” Aku berusaha melihat siapa yang ada di depan pintu. “Sudah.. lupakan saja! Jangan mencari alasan untuk menghindar Minho!” tidak.. aku bersumpah ada orang di luar.. aku berharap itu guru agar semua ini cepat selesai.

“Cium! Cium! Cium!!” tiba-tiba ponselku berdering.. ahh tuhan terima kasih.

“Yeoboseyo? Oh.. Jonghyun-ni hyung, wae?”

“Minho, aku kan meminjam mobil Key. Nah, Key tidak bisa menjemput Hyeo So. Kebetulan tadi saat aku menelpon, Hyeo So bilang dia ada di sekolahmu. Jadi kau bisa kan mengantar dia pulang?”

“Ha?! Kau bercanda! Dia di sini?”

“Iya.. tadi Hyeo So yang bilang.” Jangan-jangan yang tadi di depan pintu Hyeo So. “Minho! Mau kemana?” Moon Jo, ya tuhan… seberapa sakitnya Moon Jo… bisa-bisanya gadis yang ia sukai sejak kelas 1 malah menyatakan cinta padaku dengan bantuannya. “Aku, harus pergi.” aku berusaha melepaskan cengkraman tangannya tapi rupanya anak-anak lain menarikku. “Jawab dulu baru kau boleh pergi!” seru seluruh murid. “Sudah! Lebih cepat lebih baik!” aku berusaha menahan dorong teman-teman di belakangku. Tidak! aku tidak boleh menciumnya demi Hyeo So dan demi Moon Jo. Tapi apa yang bisa aku lakukan?

“SHIRO!” semuanya langsung terdiam, apakah aku berseru terlalu keras?

“Kenapa? Bukannya dulu kau bilang menyukaiku?”

 

&&&

 

“Hyeo So?” Key membuka pintu kamarnya dan mengintip dari tangga berusaha melihat dari tangga. Hyeo So menaiki tangga sambil menunduk, Key mengerutkan alisnya… ingin bertanya tapi ragu. “Pulang sama siapa?” Hyeo So tidak menjawab, ia terus menunduk dan berjalan melewati Key begitu saja.

“Hyeo So.” Key menahan lengan Hyeo So. “Omo?! Hyeo So wae?” Hyeo So memperhatikan laki-laki di depannya dengan samar-samar, matanya berat sekali. “Kiii~.” panggil Hyeo So lalu tersenyum penuh beban. “Kamu belum ganti baju?” tanya Hyeo So, suaranya terdengar sedikit serak dan berat. Key semakin mengerutkan alis melihat sikap Hyeo So yang tidak biasa. Hyeo So terus memandangi laki-laki di hadapannya…’Key.. suamiku’ pikirnya. Key masih mengenakan kemeja seragamnya dan celana hitam sekolahnya. Dasinya sudah terlepas dan di biarkan tersampir di lehernya, 3 kancing kemeja dari atas terbuka.

Ini juga tidak biasa.. biasanya Key akan langsung melepas kemejanya dan mengenakan kaos putih oblong yang selalu ia pakai di balik kemejanya. Dan biasanya ia akan selalu melepas celana panjangnya, berjalan kemana-mana dengan boxer nya. ‘Kenapa hari ini Key keren? Lebih keren siapa? Key atau Minho?’

“Kamu tadi nangis?”

“Kiii~… kalau kamu di tembak cewek. Terus di kasih pilihan, kalau nolak cium pipi kalau nerima cium bibir. Kamu pilih mana?”

“Tergantung dong, kalau aku suka yah aku terima kalau enggak yah enggak aku terima lah! Kamu kenapa sih? Kamu nangis karena gak aku jemput? Katanya tadi udah tahu kalau aku gak bisa jemput. Kalau kamu emang mau tetep aku jemput kamu kan bisa bilang aku, biar aku naik bus ke sekolah kamu terus kita pulang bareng naik taksi. Mandi gih, kusem banget muka kamu. Sana mandi duluan!” Hyeo So berjalan dengan lemas memasuki kamar.

“Panas.” tanya Hyeo So lemah. “Iya.. tadi aku baru beli pemanas. Kan sebentar lagi mau musim dingin, kita lupa beli pemanas. Jadi tadi aku pasang dulu terus aku coba-coba, makanya aku belum sempet ganti baju.”

“Panas.” Hyeo So menepuk-nepuk dadanya. “Iya, aku tahu panas.. tunggu aku matiin dulu.” Key berjalan mengambil remote lalu mematikan pemanas. “Panas…” ucap Hyeo So lagi lalu di lanjutkan dengan tangisan. “Hyeo So… kamu kenapa sih?!” tiba-tiba saja Hyeo So jatuh terduduk di lantai lalu kembali menangis.. jauh lebih keras.

“Hyeo So?” Key berjalan perlahan mendekati Hyeo So lalu duduk di depannya. “Ada apa?” tanya Key lembut, Hyeo So terisak berusaha bicara. “Sakit…” rambut panjang Hyeo So menutupi wajahnya yang semakin memerah. “Jahat!” Hyeo So terus menepuk dadanya semakin keras sambil terus menangis.

“Sssttt sssttt… tenang…” bisik Key lalu menahan tangan Hyeo So agar berhenti memukul dirinya sendiri. “Tenang dulu…” dengan ragu-ragu Key bergerak memeluk Hyeo So yang masih menangis. Hyeo So terus menangis dalam pelukan Key.. entah kenapa terasa sangat nyaman menangis dalam pelukan Key.

Setengah jam berlalu… perlahan Hyeo So mulai berhenti menangis. “Badan kamu panas, aku ambilin obat dulu yah.” perlahan Key melepas pelukannya, di tatapnya Hyeo So lekat-lekat. “Kamu mau cerita sama aku?” Hyeo So yang masih terisak hanya menggeleng tanpa menatap wajah Key. “Ya udah.. tapi aku ambilin obat dulu yah.” Hyeo So menahan tangan Key, perlahan Hyeo So mendongakkan kepala menatap Key takut-takut.

“Ok, aku tetep di sini tapi kamu berhenti nangis yah.” Key menyeka air mata Hyeo So dengan lembut lalu kembali mendekan Hyeo So membiarkan Hyeo So bersandar di pundaknya. “Kemeja kamu… udah basah.” ucap Hyeo So sambil terisak. “Mungkin kalau kamu nangisnya di atas ember, embernya udah penuh.” ledek Key.

“Gak lucu!” Hyeo So memukul pelan lengan Key lalu menarik diri dari pelukan Key. “Udah puas nangis nya?” Hyeo So langsung cengengesan sambil menghapus sisa-sisa air matanya. “Fiuhh.. untung aja. aku pikir aku harus lari-lari ke supermarket sekarang buat beliin kamu eskrim supaya berhenti nangis. kalau kamu nangis karena cowok, lain kali jangan lagi! Cowok gak pantes di tangisin, ok? Dan jangan menangis!” Key mengelus kepala Hyeo So, membuatnya terpaku. “Aku mau mandi dulu, kamu istirahat aja. Kayaknya udah mau sakit deh, nanti aku bawain obat.” Key berjalan memasuki kamar mandi dengan santai, meninggalkan Hyeo So yang masih terpaku. takut-takut Hyeo So meraba kepalanya yang tadi di pegang Key.

 

“Hyeo So… jangan menangis lagi yah?” Minho mengelus lembut kepala Hyeo So.

“Ini es krim untukmu, jangan menangis lagi ya.” Minho mengelus kepala Hyeo So tepat di ubun-ubun.

“Ini salahku, harusnya aku datang lebih cepat. Jangan menangis, maafkan aku.” Minho membelai lembut kepala Hyeo So.

“Menangis tidak akan menyelesaikan masalah. Jangan menangis!” Minho mengusak rambut Hyeo So.

“Kamu ini sudah kelas 3 sekarang, seharusnya jangan menangis kalau masalahnya hanya seperti ini. Ok?” Minho tersenyum lalu membelai kepala Hyeo So.

“Katanya mau berubah? Kenapa masih saja mudah menangis? Jangan menangis!” Minho mengelus kepala Hyeo So lalu memeluknya.

“Aku minta maaf, tapi berjanjilah jangan pernah menangis karena ku. Jangan menangis lagi ya?” Minho menyeka air mata Hyeo So lalu mengelus kepalanya.

“Dengar baik-baik, aku tidak mungkin meninggalkan kekasihku di tengah keramaian seperti ini. Maaf, seharusnya aku tidak melepaskan tanganmu. Jangan menangis lagi ya?” Minho mengelus lembut kepala Hyeo So.

“Ini kesekian kalinya aku mengingatkanmu agar jangan menangis, kau masih belum berubah rupanya. Kapan kau akan berhenti menangis? Jangan menangis lagi!” Minho mengusak rambut Hyeo So.

“Ternyata benar dugaan ku, kau masih tetap sama seperti saat pertama aku melihatmu. Aku senang mengetahui itu.” Minho memegang kepala Hyeo So.

 

‘Apakah tadi Minho? Laki-laki yang baru saja mengelus kepalaku? Bukan… dia bukan Minho.. dia Key… Tuhan… apa yang sebenarnya kau ingin kan? Aku harus bertahan pada Minho… ah tidak.. Minho memilih wanita lain… tapi aku berjanji tidak akan meninggalkan Minho… tidak.. Key sepertinya lebih baik… ah tidak! Ini semua membuatku gila!’ Hyeo So menjatuhkan tubuhnya di atas kasur yang sangat empuk.

“Hyeo So…”

“Hemmm…” gumam Hyeo So tanpa berbalik memandang Key yang berdiri di depan pintu kamar mandi. “Mandi gih… debu! Kasurnya kotor dong!” Omel Key lalu menarik tangan kiri Hyeo So. “Nanti ajaaaaa!!!!”

“Badan kamu udah panas banget ini! Sana mandiiii!!!”

“Gak maaaauuuuu!!!!!” Hyeo So berbalik berusaha menarik tangan kirinya, Key yang masih menarik tangan kirinya tidak sigap sehingga tertarik Hyeo So.

 

DUKK !!

 

“Aggghhh!!!!” pekik keduanya serentak. “Hyeo So! Itu jidat, batu atau kompor sih???!!! Udah keras panas pula!!!” seru Key sambil memegangi keninganya. “Kalau lembek yah tahu!” Hyeo So balik berseru. “Sudah sana mandi!” Key langsung menutup pintu kamar. “Menyebalkan!” Hyeo So membanting pintu kamar mandi.

 

***

 

“Hyeo So!” ragu-ragu Hyeo So berjalan menghampiri laki-laki yang memanggilnya barusan. “Annyeong haseoyo.” Hyeo So membungkuk. “Annyeong haseoyo? Aku bukan orang yang lebih tua darimu Hyeo So, duduk.”

“Ne, kamsahamnida.” takut-takut Hyeo So duduk di sebelah laki-laki bertubuh cukup tinggi. Sepetinya tingginya tidak jauh dengan Key, 176 cm, wajahnya berparas imut dengan mata bulat dan cukup besar, bibirnya pink merona, garis matanya tajam tapi ia menggunakan kacamata sehingga tidak begitu terlihat.

“Kamu benar-benar lupa? Sama sekali tidak ingat aku siapa?” Hyeo So memandangi wajah laki-laki tersebut, memang sangat familiar tapi Hyeo So tidak merasa pernah mengenalnya. “Jun, Kang Jun Ho. Ingat?”

“Namamu sama seperti nama almarhum kakak ku.”

“Kakak?? Hyeo So.. kau tidak punya kakak. Sejak kapan kau memiliki kakak?? Dulu kau hanya memiliki ku Hyeo So, Aku… Kang Jun Ho.”

“Tunggu… aku tidak mengerti apa yang sedang kau bicarakan? Kenapa kau yakin sekali kalau aku tidak punya kakak?”

“Tentu saja aku yakin.. aku sudah bersama mu selama 3 tahun Hyeo So.. sampai akhirnya..-“

“Hyeo So!” seruan tersebut memotong kalimat Jun. “Maaf… aku harus pergi.” Jun menahan Hyeo So. “Hyeo So… kumohon, apa kau benar-benar tidak bisa mengingatku? Kita adalah sahabat baik Hyeo So, kumohon ingat aku.”

“Aku akan mencoba…” Hyeo So menarik tangannya tanpa mengurasi rasa hormat. “Jonghyun-ni oppa.” Hyeo So berlari kecil ke arah Jonghyun lalu melingkarkan lengannya di lengan Jonghyun. “Siapa dia? Fans mu?”

“Bukan. Aku juga gak tahu, tapi dia itu cowok yang kemarin aku ceritain, dia yang nganterin aku pulang. Aku sih emang familiar sama mukanya, tapi aku bener-bener gak kenal.”

“Kalau begitu menjauh darinya! Aku tidak suka melihat wajahnya.” Hyeo So menunduk, ia yakin pasti ia mengenal Jun tapi kenyataannya ia tidak mengenalnya. “Apa kau sudah merasa lebih baik sekarang?” Jonghyun menyodorkan sekaleng soda lalu mengajak Hyeo So duduk di taman. “Ceritakan dari awal.. pelan-pelan saja.” Hyeo So menarik nafas dalam-dalam, lalu mendesah.

“Setelah oppa menghubungiku, Key menghubungiku. Aku bilang padanya kalau aku sudah tahu bahwa dia tidak bisa menjemputku, pembicaraan kami berakhir. Aku mulai berjalan dengan harapan bahwa aku akan memberikan kejutan pada Minho, lalu aku mendengar keributan di kelasnya. Minho bilang, biasanya ada yang sedang menyatakan cinta. Karena aku penasaran aku mendekat ingin mengintip siapa yang sedang menyatakan cinta. Minho bilang padaku bahwa sahabatnya berhasil dekat dengan gadis yang ia suka belakangan ini. Jadi aku pikir dia yang sedang menyatakan cinta… Aku sudah berencana akan menraktir sahabat Minho karena dia berhasil mendapatkan gadis yang ia suka…” Hyeo So menarik nafas panjang karena ia bercerita sambil menahan nafas.

“Tidak ku sangka aku harus mengurungkan niatku dan harus menerima sebuah kekecewaan besar. Menerima kenyataan bahwa Minho… m… m… ke.. kenyataan bahwa… Minho… sudah tidak… m… m… mencintaiku.” suara Hyeo So sangat tidak stabil, mendadak berbisik lalu bersuara lagi.. bibirnya bergetar hebat menahan air mata yang akan menetes.

“Awalnya aku pikir Minho akan menolak, aku yakin ia menolak karena Minho bukan lah orang yang seperti itu. Aku tahu dia setia… tapi mereka semua memberi pilihan yang sulit kuterima. Mereka bilang, kalau Minho menolak ia harus me… men… haaahhh…. Minho harus mencium pipinya… dan kalau menerima Minho… Minho… Minho harus mencium…hhhh… bibirnya.” suara Hyeo So benar-benar tidak keluar saat mengucapkan kata bibir.

“Oppa… apa aku cengeng? Katakan padaku kalau ini hanya masalah sepele dan aku tidak perlu melebih-lebihkan seperti ini… Malhae oppa! Malhae! Katakan padaku bahwa Minho pantas pergi meninggalkanku! Aku benci Minho! Dia membuatku membenci diriku sendiri! Aku benci diriku karena aku mencintainya! Aku ingin…-“ Jonghyun memegang lembut bahu kanan Hyeo So karena Hyeo So bicara mulai lepas kendali.

“Kau tidak tahu Minho menerima atau tidak Hyeo So.” ujar Jonghyun tenang. “Menerima ataupun tidak! Intinya Minho mencium gadis itu oppa!!” seru Hyeo So. “Apa kau melihatnya?”

“Ya! Aku melihat Minho mendekatkan wajahnya ke wajah gadis itu!”

“Tapi kau tidak melihat Minho melakukannya atau tidak. Iya kan? Kesalahanmu, semestinya kau tetap melihat dan meyakinkan dirimu sendiri apa reaksi Minho sebenarnya. Tapi kau malah pergi, menangis dan menyalahkan Minho juga dirimu sendiri.”

“Kalau oppa ada di posisi ku oppa pasti akan melakukan hal yang sama!”

“Tentu… tapi aku tidak akan mengatakan ini padamu. Aku tidak akan menyuruhmu untuk tetap diam dan melihat reaksi Minho.” Hyeo So mebelalakan mata dengan alis mengerut, tangisnya berhenti… kini ia memandangi wajah Jonghyun yang tetap santai dan tenang.

“Apa reaksinya?”

“Pergi… dia meninggalkanku. Setidaknya aku tahu kalau dia bukan gadis yang tepat untukku. Dan aku tidak membuat rumit hidupku dengan berlari menangisi kekasihku itu yang entah menerima atau tidak. Aku punya bukti, aku mendapatkan jawaban dan aku menyaksikan dengan mata kepalaku sendiri. Sulit memang untuk tetap bertahan, tapi akan lebih sulit jika kau tidak bertahan. sekarang apa yang bisa dan akan kau lakukan? Kalau Minho datang padamu dan mengatakan bahwa ia menolak gadis itu? Apa kau akan percaya? Tentu sulit untuk percaya, tapi bagaimana jika ia mengatakanannya dari hati yang terdalam.. sejujur-jujurnya jujur. Tapi bagaimana kalau ternyata ia bilang bahwa ia menolak tapi pada kenyataannya ia menerima. Semuanya kembali padamu. Dengarkan hatimu, itulah kenapa orang bilang sebuah hubungan membutuhkan kepercayaan.”

 

***

 

~Hyeo So Pov~

 

2 minggu sejak kejadian itu, hubunganku dengan Key dan Shina lebih hangat dan lebih dekat. Tapi hubungan ku dengan Minho men-dingin dan merenggang. Aku tidak pernah menegur Minho kalau tidak ada member SHINee yang lain, aku tidak pernah menatap matanya, tidak pernah berbicara lebih dari 3 kalimat dan ini semua membuatku semakin gila. Jonghyun oppa terus mendorongku agar tetap percaya pada Minho tapi kenyataan berkata lain. Aku terus menerus di kirimi foto-foto Minho dengan gadis itu, mereka jalan berdua, makan berdua, mengobrol, kemana-mana berdua. Apakah bisa aku percaya pada Minho dalam keadaan seperti ini?

Tidak! Aku percaya padanya… lebih tepatnya aku mencoba untuk percaya, tapi Minho tidak pernah membuatku berfikir bahwa aku harus percaya padanya. Dia juga tidak pernah menyapaku jika tidak ada member SHINee yang lain. Dia tidak berusaha untuk minta maaf…. dia membuatku semakin lama semakin membencinya. Aku mulai merasa mual jika berpapasan dengannya, seakan dia adalah seonggok sampah.

Di samping itu, Key terus menerus berada di sisiku. Membuat hari-hariku jadi lebih ceria dan berwarna, membuatku berfikir bahwa ya… Key lebih baik darinya. Shina pun belakangan ini sering mengajak pergi bertiga, pulang bertiga dan menghabiskan waktu bertiga. Shina tidak sejahat yang aku pikir, bahkan sekarang aku berfikir Minho lebih jahat dari Shina.

“Nona Kim.” aku mengerjap. “Ne, Seonsang-nim?” tanyaku polos. “Ponselmu mengganggu.” ah tuhan.. aku baru sadar, ini pukul 12 dan guru Matematika ku ini sering memperlama jam mengajarnya. “Jwesongeyo seonsang-nim, aku izin keluar dulu.” aku buru-buru keluar lalu menjawab panggilan Key.

“Lama sekali?!”

“Maaf… guru matematika ku.”

“Hyeo So… hari ini aku agak terlambat, Jonghyun hyung mau ikut pulang dengan kita.”

“Oh… ya sudah, kebetulan aku ada rapat hari ini. Sekitar 1 jam.”

“Ne… sampai jumpa.”

“Hemm…” aku menutup flap ponselku. “Pelajaran selesai, kalian boleh pulang. Hari ini kami ada rapat.” ucap Kangta seonsang-nim begitu aku membuka pintu kelas. “Jangan melamun di kelas ku nona Kim.” sindirnya saat melewatiku. “Ne, jwesongeyo.” aku membungkukkan badan. “Hemm.. melamun lagi ya?” tanya Kira begitu aku sampai di kursiku.

“Masalahku semakin banyak.”

“Itulah yang di namakan pernikahan.” ledek Kira. “Sudahlah… aku ada rapat, kalian pulang duluan yah, bye-bye!” aku melambaikan tangan pada kedua sahabatku itu. Rapat di adakan seperti biasa, berjalan satu jam dan mulutku berbusa karena harus bicara panjang lebar.

“Aku pulang duluan yah.” ucap Cho Mika sambil menyampirkan tasnya di pundak. “Ne!” balasku. “Ya.. aku juga.. sampai jumpa semua.” dan satu persatu mereka pulang. “Hyeo So, tidak pulang?” tanya Sung Ja, aku hanya mengangkat bahu sambil tersenyum. “Key sedang sibuk? Sabar yah, aku yakin sebentar lagi dia sampai. Aku duluan!” aku membalas lambaian tangannya. Aku duduk sambil memandangi proposal… satu jam berlalu… masih belum tiba juga… 2 jam… masih belum…

Aggghhh Key! Kau akan kubunuh! Aku mendesah panjang lalu memutuskan untuk berjalan keluar gedung. Aku menyusuri lorong koridor yang sudah sepi, hingga sebuah ruangan menarik perhatianku. Ruang musik… hhhh… dulu aku juga pernah menunggu Minho selama satu jam. Karena bosan aku bermain di ruang musik, memainkan semua alat musik dengan asal-asalan. Dan ternyata Minho berlari keliling sekolah hingga akhirnya menemukan ku di ruang musik, ia memintaku bermain piano dan aku bermain sebuah lag uuntuknya. Lagu buatanku… Summer Love.

Ragu-ragu kulangkahkan kakiku keruangan tersebut. Minho… apa kau masih ingat waktu itu? Hyeo So… apa yang kau pikirkan! Aku mendesah, dan entah kenapa seperti ada yang menarikku untuk bermain piano. Dan tanpa sadar aku sudah memainkan lagu Summer Love, ingin sekali aku menangis tapi tidak ada gunanya. Aku mulai terhanyut dalam permainanku sendiri, hingga langkah kaki mengganggu konsenterasiku.

“Apa yang kau lakukan di sini?” ujarku sambil terus memainkan piano. “Kita perlu bicara. Hyeo So… kumohon, dengarkan dulu penjelasanku.”

 

&&&

 

“Hyung! Cepat… kasihan Hyeo So sudah menunggu lebih dari satu jam!” teriak Key dari dalam mobil. “Iya iya…” Jonghyun mengakhiri pembicaraannya dengan temannya lalu setengah berlari masuk ke mobil Hyeo So. “Aku janji hanya terlambat 1 jam tapi lihat sekarang! Kalau Hyeo So marah-marah aku akan salahkan hyung!” sembur Key. “Maaf.. maaf, aku kan tidak enak kalau memotong pembicaraan begitu saja.” ucap Jonghyun memelas, awan mulai berwarna oranye menandakan hari semakin sore. “Minta maaf pada Hyeo So!”

“Ok.” Key mulai gelisah, ia terus menerus melihat ke arah jam di tanganya. “Pak! Tolong lebih cepat!”

“Baik tuan.” Jonghyun jadi merasa tidak enak, keduanya sama sekali tidak bicara sepanjang perjalanan. Hingga mobil Key berhenti di tempat biasa ia menjemput Hyeo So. “Kemana dia?!” umpat Key. “Hyeo So biasa menunggu di sini?” tanya Jonghyun polos. “Iya!”

“Mungkin rapatnya belum selesai.. tunggu saja dulu.” Key berusaha bersabar.. menunggu di dalam mobil hingga ia tidak tahan lagi. “Hyung! Bantu aku cari Hyeo So, perasaanku tidak enak! Kau cari ke belakang sekolah aku akan masuk ke gedung sekolah.” Key langsung membuka pintu dan langsung berlari masuk ke gedung sekolah. Key terus berkeliling di gedung sekolah mencari Hyeo So.. tapi tidak berhasil di temukan.

“Hyung… hhh… gak ketemu…” ucap Key dengan nafas tersengal begitu Jonghyun menerima panggilan. “Aku juga masih belum nemuin, coba cari lagi.. pasti ada!” percakapan selesai Key kembali berlari naik ke lantai empat lalu kea tap gedung, berputar dari tangga depan ke tangga darurat. Keringat mulai membasahi pelipis Key, Key semakin khawatir pada Hyeo So… perasaanya terus menerus mengganggu.

‘Hyeo So.. kamu di mana sih?’ batin Key lalu ia terduduk di lantai untuk mengambil nafas sejenak –

 

*Backsongs:

I think I love you, I think that’s what it is

’Cause I miss you, whenever you’re not around

I cannot do anything

And I keep thinking of you

Whenever I realize this, I think

I`m Falling For You~

I’m falling for you

I didn’t know, but now I need you

Suddenly, deep in my heart

I can see where you’ve settled

Byul – I Think I Love You, Full House OST*

 

– hingga ia mendengar suara dentingan piano. Jika yang memainkan piano bukan manusia maka seharusnya Key sudah merinding,tapi entah kenapa Key begitu berharap bahwa yang bermain piano adalah Hyeo So. Key berjalan dengan nafas tersengal, ia tidak kuat berlari lagi dan kini ia semakin dekat dengan sebuah ruangan bertuliskan ruang musik.

Senyumnya langsung mengembang begitu ia melihat tas Hyeo So di punggung seorang gadis yang sedang memainkan piano, tapi senyumnya langsung memudar ketika ia melihat sosok seorang laki-laki yang 100% ia kenal. Key bersandar pada tembok memasang telinga baik-baik, mendengarkan pembicaran mereka melalui sela pintu yang tidak tertutup rapat.

 

&&&

 

Keduanya masih terdiam, duduk dengan jarak 10 meter tidak berpandangan sama sekali. “Hyeo So…” akhirnya Minho angkat bicara. “Belakangan ini kau menjauhiku, ada apa denganmu?”

“Tidak, itu hanya perasaanmu saja.”

“Sepertinya belakangan ini kau sangat dekat dengan Key, apa kau mulai ada perasaan dengannya?”

“Minho… apakah kau tidak merasa kalau belakangan ini justru kau yang menjauhiku?”

“Aku sama sekali tidak menjauhimu, aku menjauh karena aku pikir kau sedang ada masalah.”

“Bukan kah seorang pacar semestinya mendekat saat pacarnya sedang dalam masalah? Tapi belakangan ini sepertinya kau justru sering pergi keluar. Aku tidak tahu dengan siapa, tapi kenapa aku merasa kalau kau pergi dengan seorang gadis.”

“Ya, memang benar tapi…-“

“Dia pacarmu yang baru?” Minho tersentak. “Hyeo So.. dari mana kau mendapat pemikiran seperti itu? bagaimana mungkin aku memiliki kekasih lain?” tanya Minho dengan alis berjkerut. “Mungkin saja, apa yang tidak mungkin di dunia ini?”

“Hyeo So.. ada apa denganmu? Ini pertama kalinya kau mencurigai ku.”

“Karena ini pertama kalinya kau jalan dengan seorang gadis yang mana pernah menyatakan cinta padamu, apakah aku tidak patut curiga?”

“Menyatakan cinta?…. Tidak Hyeo So dengar! Kau pasti salah paham… ini tidak seperti yang ada di pikiranmu, aku dan gadis itu…-“

“Kalau memang tidak jelaskan maksud foto-foto ini!” Hyeo So melempar amplop coklat ke lantai dekat Minho. “Kau…” Minho menggeleng lalu mengambil amplop tersebut dan merogohnya untuk mangambil isi amplop tersebut. “Hyeo So.. foto-foto ini, tidak! Tidak seperti ini.. foto tidak bisa menjelaskan.. kalau kau mendapatkan kiriman video baru kau boleh menyalahkanku.”

“Ini.. memang kau pikir aku orang yang mudah percaya dengan foto. Tapi rupanya aku mendapatkan video kau dengan gadis itu. Apa kau akan mengelak? Apa kau bisa mengelak? Apa bisa aku percaya?”

“Hyeo So… apa kau benar-benar tidak akan percaya padaku lagi? Apa kau sekarang benar-benar sudah berpaling pada Key?”

“Awalnya aku masih bertahan Minho… aku berharap kau datang padaku, membuat bayang-bayang ini menghilang tapi rupanya tidak ada usaha yang kau lakukan. Kau membuatku kecewa, sehingga aku tanpa sengaja memberikan ruang untuk Key. Andaikan saja hari ini kau tidak datang dan bicara mungkin aku benar-benar akan melupakanmu. Tapi setidaknya kau berusaha, membuatku lega… aku berusaha percaya dan aku yakin aku masih percaya padamu 100%. Jangan buat aku lebih mencintai Key di banding kau Minho, jaga rasa percaya ku ini. Jangan lakukan ini lagi.” tiba-tiba ponsel Hyeo So berdering.

“Jonghyun-ni oppa wae?”

“Aku mencarimmu sejak tadi Hyeo So.. kau tahu! Aku sudah sangat lelah.. kau ini di mana sih?!”

“Maaf oppa.. aku ada di ruang musik.”

“Kalau begitu aku akan beritahu Key kalau kau di ruang musik.” pembicaraan selesai. “Minho, pergilah sekarang. Aku takut Key menemukan kita berdua di sini, aku akan menunggu Key di sini.”

“Baiklah… aku pergi sekarang. Maafkan aku karena aku mengecewakanmu tapi aku janji aku tidak akan melakukan itu lagi.” Hyeo So tersenyum simpul sebelum Minho benar-benar keluar ruangan.

‘Menyedihkan… maafkan aku Minho… aku tidak mempercayaimu lagi.. maaf. Aku tidak bisa mempercayaimu 100% seperti dulu. Maafkan aku… aku butuh bukti Minho.. maafkan aku. Key benar-benar berhasil membuatku berpaling, maafkan aku Minho. Tapi aku akan tetap berusaha mempertahankan cinta ini.’ Mata Hyeo So berkaca-kaca.. ‘Hyeo So jangan menangis, karena tidak akan ada yang akan menyuruhmu untuk berhenti menangis dan mengelus kepalamu.’ Hyeo So mulai memukul dadanya yang terasa berat, menyakitkan… menahan rasa sakit dan menahan tangisnya.

“Hyeo So.” seseorang memanggil namanya dari kejauhan, Hyeo So beranjak bangun dari kursi lalu berjalan lemas keluar dari ruang musik. “Hyeo So! Kau dari mana saja? Wae?” Hyeo So menggeleng lemah lalu tersenyum muram. Ia bisa melihat sosok Minho dengan jelas.. hanya beberapa meter di belakang Key, ia bersembunyi tapi tetap menatap Hyeo So dan Key.

“Kincana Hyeo So-ah.” Key memeluk Hyeo So. ‘Minho… apakah kau merasakan sakit yang aku rasakan saat melihatmu memeluk gadis itu?’

 

*Backsong:

Today, i wander in my memory

I’m pasing around on the end of this way

You’re still holding me tightly, even though i can’t see you any more

I’m losing my way again

I’m praying to the sky i want see you and hold you more

That i want to see you and hold you more

It can’t be if it’s not you

I can’t be without you

It’s okay if i’m hurt for a day and a year like this

It’s fine even if my heart’s hurts

Yes because i’m just in love with you

Yesung – It Has To Be You (Niga Animyeon Andwae), Cinderella StepSister OST*

 

 

-TBC-

 

 

PS:

Oh ya… belakangan ini aku sering denger lagu-lagu itu.. jadi aku masukin aja.. gak apa-apa kan yah? Ke ke ke~

I GIVE A SPEACIAL THANKS TO OUR BELOVED READER RYUI OPPA ^.^ … YOU MAKES ME FEEL BETTER SO I MAKE THIS PART ONLY FOR YOU ^o^… ACTUALLY I WANT YOU TO BE EUNHYUK… BUT I DECIDE THAT YOU HAVE TO BE JONGHYUN-NI OPPA, CAUSE HE’S THE BEST MAN I EVER KNOW ^O^… JUST LIKE YOU OPPA ^.^.. JEONGMAL GOMAWO OPPA…

AND I WANT TO SAY SORRY TO OUR BELOVED READER FATHIA ^.^ … YOU HAVE TO THANK LANA… ^.^ … JEONGMAL MIANHAE … SALANGHAEYO ^O^

OH YA… LANA.. BERHUBUNG AKU SUKA SOSOK JUN DI MPF (My Part Future) JADI AKU PINJEM NAMA JUN YAAA… KE KE KE~

ONE MORE TIME… I LOVE YOU GUYS…

NO BASHING PLEASE ^.^

 

Signature

This post has written by Zika, and has claim by Zika signature

This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For Namja Shawol.. Don’t be shy or lazy to write a comment please

46 thoughts on “She’s My (Ex)Wife – Part 15

  1. Zika ….
    Oh boy….
    You make me speechless girl !!!
    Aku bener-bener gak nyangka kalau kamu bakal masukin itu ke part 15…
    Zika…
    Ya ampun…
    Terharu *kayak cewek aja!*
    Thank you so much…
    Aku gak nyangka ada yang appreciate solusiku kayak kamu gini ^o^
    Thanks a lot girl!!!!

    I GIVE SPECIAL THANKS TO OUR BELOVED AUTHOR ZIKA !!!
    GUYS…. PART INI KISAH NYATA ZIKA ^.^
    GIVE HER APPLAUSE !!

    HWAITING FOR THE NEXT PART ZIKA!!!
    THIS IS NOT VERY BAD, BUT ISN’T GOOD THAT MUCH TOO T.T
    BUT STILL I LOVE YOUR FF ^O^

      1. Iya… ehehehehe….
        Semalem jadi hot topic…
        Aku curhat di page talk talk talk..
        terus langsung aku masukin… makanya semaleman aku gak tidur…
        Jadi tadi siang gak OL cuma buat tidur.. kkkk
        jadi malu…

        Makasih Unnieee…
        Unnie the best lah !
        Oppa juga !

  2. ZIKA UNNNIIIIEEEE
    AKU IKUTAN TERHARU NEEEHHHHH T.T

    BAGUSSSSZZZZ… ANDA MEMANG JAGO !!!
    JONGHYUN… HOW SWEEET YOU ARE??!!!!
    GABYYYYY… LO PASTI BANGGA BANGET NGELIAT JONGHYUN DI SINI!!!!!

    HWUAAAAAA………
    LAGUNYA APA DEEEEHHHH!!!!! RESEKKKK!!!!
    AKU TUH LAGI SEBEL BANGET SAMA LAGU YESUNG YANG ITU!!!! SOALNYA SELALU BERHASIL BIKIN AKU NANGIS!!!!!
    TEGAAAA… MALAH DI TULISSSSS!!!!!

    EPIK HIGHHHH!!!! AKU BARU TAHU ZIKA UNNIE JUGA SUKA EPIK HIGHHHH…
    HWUAAAAHHH… ITU LAGU EH KE2 FAV AKU!!!!
    KYAAAA~ LOVE THIS PART DEH
    Walopun gak seseru biasanya… aku tahu unnie pas nulis part ini stress berat… ke ke ke~
    Unnie jago banget sih.. nulis dalam waktu sehari bisa selesai…
    ckckckc
    salut

      1. Iya… dulu yang dia taksir itu Key sama Jonghyun…
        Tapi makin lama lebih dominan Key di banding Jonghyun…
        Kenapa jadi gw yang jawab?
        Tapi Gab.. tenang.. Jonghyun tetep punya lo di blog ini… wkwkwkwk

  3. ZIKAAAAAAAAAA
    KANGEEEENNNN UDAH LAMA GAK KOMEN DI SMEW
    MAAAAAAFFFFFF…..

    SUERRRR JONGHYUN SO SWEEEEETTTT…
    ITU KATA-KATANYA RYUI KA? NAMJA READER ITU KAN???
    AKU BACA PAGE TTT TAPI AKU GAK BISA KOMEN.. EHEHEHE…

    ONEW MANA -__-
    TAEMIN JUGA MENGHILANG -___-

    MAKIN KEREN AJAAAAAA….
    SMEW HWAITING !!!! JANGAN SAMPE KE TENDANG MPF YAW ^O^b
    MPF JUGA HWAITING!!! JANGAN SAMPE KETENDANG SMEW
    *Lana, Zika, Karlie : Lho?!*

    ZIKAAAAAA…..
    SEMOGA KAMU CEPET DAPET KEPUTUSAN YAAAHHH ^O^
    COWOK GAK CUMA SATU..
    TAPI STAU PERTANYAAN KU….
    ITU MINHO NERIMA ATAU ENGGAK SIHHHHH???!!!!!
    JAHAT NIIIHHHH… BIKIN ORANG PENASARAN!!!!

    HARI INI FF YANG DI PUBLISH KEREN !!!!
    MPF & SMEW
    AKAN SELALU BERTANDING SEPANJANG MASA… KE KE KE~

  4. Zikaaa..
    Part ini menyentuh banget..
    Hiks.. Hiks..
    Bener2 menyentuh banged..
    Omm0oo…
    Aku baca udh 3x dan smp sekarang msh tetep hrs nahan nangis…
    Hiks..
    Zikaaa…
    ='(

  5. hwaaa….ff ksukaan Q akhr’ny kluar, sneng’ny….
    gak nyangka klo yg d crhat’in td mlem ad d ff ini ckckck…
    zika is the best deh…..
    aiss…minho jlas’in donk klo kjadian’ny gak sma dgn yg d pkirin hyeo so…
    owh.. key kyak’ny udh tau tuh…
    pnsaran reaksi’ny key gimana….
    zika part slanjut’ny cpet yak…
    kmu baek deh…kekeke

  6. Maaf semuanya gak bisa bales komen satu-satu.. takutnya kepenuhan nanti *mulai pede*
    Jadi aku bales di satu komen untuk semua.. wakakaka..
    Tunggu aku ketik dulu soalnya panjang

  7. @Ryui : Oppa… beneran deh.. solusi oppa is the best… beneran.. aku terharu baca solusi oppa.. walopun kita sempet berantem.. ke ke ke~
    Tapi temen-temen aku tuh cuma bilang “Ya udah sih Zik! Putusin aja!” atau enggak “Semuanya balik lagi ke lo… lo mau putus apa enggak?” solusi kayak gitu basi! Tapi solusi yang oppa kasih beda banget.. ke ke ke~ makasih banyak… ^o^b

    @Lana: Wekekekeke… gara-gara Ryui oppa aku jadi fall in love sama Jonghyun.. makanya aku bikin Jonghyun so sweet di part ini.. KHUSUS BUAT AKU, KARLIE UNNIE, RYUI OPPA DAN GABY !
    Gak tahu kenapa lagu-lagu itu yang selalu ke puter di otakku makanya aku tulis… EPIK HIGHHH???!!! AKU FALL IN LOVE SAMA MEREKA GARA-GARA PATAH HATI !!! LAGU MEREKA SELALU SO SWEEEEETTTT !!!!!

    @Gaby: GOMAWO GABYYYY.. walopun kamu komen terpendek yang penting kamu komen ^o^ salanghaeyo !!!! Part 16? Sabar yawwww…..

    @Asta: UNNIEEEEE… KEMANA AJA??!!!! AKU KANGEN TAUKKKK
    IYA… ITU KATA-KATA RYUI OPPA… KEREN KAN? KE KE KE~
    ONEW DAN TAEMIN?? SEDANG TERLUPAKAN.. MAAP YAW.. KE KE KE~
    TENANG.. DI PART 16 NANTI AKU KASIH MEREKA BAGIAN CUKUP BANYAK.. BIAR ASTA UNNIE SAMA WIGA UNNIE PUAZZZZZZ…
    Aku juga gak tahu jawaban cowok aku apa… jadi aku gak tahu jawaban Minho apa… aku let this flow aja deh.. kisah Minho yang ini aku tulis sesuai nanti cowok ku itu kayak gimana.. ke ke ke~

    @Wiga: HA? Serius??? Mengharukan???
    Wkwkwkwkwk… padahal aku nulisnya sambil ngakak *ngetawain diri sendiri gara-gara nangisin itu cowok*
    Padahal lebih seru kalau onnie sampe nangis.. kalau gitu aku harus bikin lebih miris dari ini.. kyahahahaha…
    Ngomong2 bagian mana yang mengharukan??
    Padahal kalimat semua di part ini apa banget! Aku aja ampe jijik sendiri bacanya.. wkwkwkwk

    @Nina: MAKASIH ONNIEEEEEEE… ANDA JUGA THE BEST LAH *reader: Semuanye aje lo bilang the best !*
    HAYO-HAYO.. PENASARAN KAH??
    KALAU BEGITU SELAMAT MENUNGGU PART 16.. KKKKKK

    SEMUANYA GOMAWO UDAH KOMEEEENNNNN !!!!!
    MAKASIH ATAS DUKUNGANNYA ^.^
    ILU GUYS… 4EVER AND ALWAYSSSSSS

    KEEP READ YAAAAA ^.^

    HAYO YANG LAEN?? BELOM PADA KOMEN NIH….

    1. Hiks..
      Bagian yg paling daebak, waktu hyeo so mukul dadanya, nangis, trus dipeluk key, trus dy ngebayangin minho juga suka ngelus kepalanya kalo hyeo so nangis..
      Oh my god..
      Kalo saat itu aku ga lg makan sama pacar ku, udh nangis beneran kali zik..
      ='(

      Hidup zika!!!

      1. Wkwkwkwkwk…
        Bagian itu toh… sebenernya aku berharap banget tuh pas aku nangis Key dateng pake pesawat terus meluk aku.. wkwkwkwkwkwk…ngarep abis…

        CIEEEEEEEEEE…….. TERNYATA UNNIE BACA SMEW SAMBIL PACARAAAANNNNNN
        CIHUUUYYYYY… ASIK NYAAA….
        ROMANTIZZZZZZ

        WKWKWKWWK….
        Terus pacar unnie reaksinya gimana? Apa dia gak tahu kalau unnie lagi baca SMEW?

        1. Pacarku juga suka SMEW, Zik..
          Setiap part yg aku baca, pasti aku selalu cerita ke dy, jadi dia juga ngikutin jalan ceritanya..
          Wah, tadinya udh mw nangis zik, cuma kalo aku nangis, pasti pacarku nanti nyari kamu..
          Heee..
          Enggak deng..
          Eh salam nih dr pacarku buat author SMEW..
          Hihiiii…

        2. HA? SERIUSSS???
          ZEGEZEGEZEG.. AZEEEGGGGG
          Kerennnn….
          Kkkkkk…. bisa aja deh si onnie mah… ke ke ke~
          Waaahhh salam balik yawwww ^o^
          Bilang sama pacar onnie.. I Lap Yu…(?)
          Maap maap.. aksud saya..
          Terima kasih…
          Duku SMEW yak!
          Hwaiting !!!

          Langgeng yah onnie.. nanti kalau merrid undang aku

  8. WAAAH???HARUS WAJIB KUDU MESTI KOMEN NIH?OKELAAAH

    PART INI BIKIN PENGEN NENDANG MINHO!!!!
    BTW JADI TARUHANNYA GA NIIIH???

  9. GOMAWO DHIKAE & FATHIA ^O^

    Iya… ini kisah nyata.. ke ke ke.. keren tapi menyakitkan…

    Bener kan aku bilang apa! Pasti banyak yang jadi gondok deh!
    ke ke ke~

    1. Mau berusaha percaya.. tapi gak bisa percaya ^.^
      Aku sendiri juga bingung aku harus kayak gimana.. makanya aku bingung Hyeo So harus gimana
      *Aduhhh ngomong apaan sih.. ribet bener dah!*

      GOMAWO YOORA UDAH KOMEEEENNNNN ^O^

  10. *new reader* aku udah baca semua part,
    cuma baru comment dipart ini aja
    huaaaa aku bingung mau mihak siapa sekarang T.T
    kata-kata terakhirnya hyeo so sedih T.T
    author kenapa singkat banget sih part ini *maksa*
    hehe update soon yaaa

    1. ANNYEONG ^.^
      MAKASIH UDAH MAU COMMENT..
      TAK APU LAH.. YANG PENTING KAMU COMMENT… JADI AKU MAAFIN.. BIASANYA SIH AKU GOROK *canda*
      ke ke ke~
      Hehehehehe…. sebenernya kata-kata terakhir itu kalau dalam kehidupan nyata buat bales dendam sama cowok ku.. ke ke ke~
      Maaaafff.. pendek ya? Maklumi… aku bikin baru semalem… jadi eror.. ngantuk2 gimana gitu… ke ke ke
      siap bos.. update soon ^o^

  11. mencuri-curi waktu buat baca nieh..kekeke

    yah aku telat sekali…tapi aku suka part ini so sad…T.T

    hemmm kenapa aku jadi lebih suka Key ya sekarang???

    di tunggu part selanjutnya🙂 and moga2 aq gag ketinggalan baca kayak yg ini..hehe

  12. ANNYEEEEOOONG~😄 *teriak pake toa*
    rana disiniiiii ke ke ke~~

    akhirnya SMEW updatee jugaaaaa😄
    gyaaaa~ makin seru aajaaaaaaaaa😄
    ADUUUUH jadi gimana tuh si hyeoso… nerima key apa minhoooo??
    kalau aku… mending sama key aja deh! ke ke ke~~ *pengaruh buruk*
    aahhh~~ tapi kasian si minho!!!
    udah deh si key sama hyeo so, si minho sama shina aja!! hehehehe

    ha? di sini ada namja?? waaah saya baru tahu~ hehehe
    udah lama banget gk mampir ke sini😄
    dan belum ngecek page2 lainnya juga ke ke ke~
    lain kali saya mampirlah di talk talk talk😄

    backsongnya top markotop!!!!!
    ditunggu kelanjutannya onnieeeeee😄

  13. @Dhy: Waaahhh… 1 kata itu sih gak usah di tulis juga aku udah tahu *plak**di tampol Dhy*

    @Novi: Huuuyyyy… kemana saja dirimuuuu…
    i miss youuuu.. i miss your smileee *MIley Cyrus I Miss You : On*
    Hoy hoy hoy…. Key punya saia mas !! Peluk saja Taemin mu itu erat-erat sebelom di rebut Lana.. kyahahaha

    @Lita: ANNYEONG ^.^.. NEW READER KAH? NICE TO C U… GOMAWO UDAH KUMEENN ^O^

    @Rana: Annndaaaa… kemana sajaaaa?????… baru komen sekarang??? yang benar saja kau!
    Hahaha… banyak emang yang lebih suka Minho sama Shina… kalau banyak suara boleh nih di pikirin lagi.. kyahahaha
    Backsong … maklum lah. mereka emang nyanyi khusus buat aku… kkkkk

    GOMAWO SEMUA YG SUDAH BACAAA…
    MAAP GK DI BALES SATU-SATU SOALNYAAAA….
    HARUS HEMAT COMMENT ^.^
    KALO AKU BALES SATU2 NAMANYA KORUPSI KOMEN ^O^

  14. uhhhhh….. gatau kenapa baca ini ff kok akku nangis yaa…. jarang banget akku nangis hanya karena sebuah ff T.T……
    akku baca ff ini back soundnya lagu ‘Let You Go (a cold heart man)’ pas banget ini lagu buat minho…..

    pokoknya ini ff and especialnya part ini keren bangett………..
    salam kenal bwt authornya🙂

  15. akhirnya selesai juga baca ni FF dari part awal ampe part yang ini .
    n sukses bikin aku penasarann ma cerita selanjutnya .
    kerennnn bangett dehhhhhhhh .
    part 16 nya jangan lama ” yahh🙂

  16. Annyong Zika!!! ni new reader
    weleh2 aku dah bca smua chap ex wife mpe subuh * ga ad yg tnya* hahaa
    Ziiiii
    ga rela minho diduain ahahhaaaaa
    Kyk na si Hyeo so udah ska ma si Key dah jgn2 ending na ma Key ni huhaaaaaa * reader kurjar*
    Uda mInho ma aku az hahahaaa * reader sarap*
    Lanjut ya Ziiii
    two thumbs up buat kamu

  17. @Thia: Masa sih?? Menurut aku part ini gak seru.. malah rasanya kalau baca part ini aku kepingin bunuh orang! Sebel bangey sama part ini!!! (>.<) tapi makasih udah baca + komen pastinya ^.^
    @Cii : Waaahhhh… di babat habis yah baca nya.. kkkkk ^^
    @Hovephi : HOLAAAA !!!!
    New reader???
    ANNYEONG ^.^
    Kamu juga nulis FF kan yah???? Hehehehe….
    Selamat datang dan selamat bergabung ^.^
    Baca juga yah FF lain dan jangan lupa komen ^^

  18. ooww…jonghyun jg udah tahu hubungannya hyeo seo ama minho yaa?
    ayo hyeo seo km pilih salah satu dunkz..jgn kduanya rakus bner..
    btw,,ak jd ikut2an hyeo seo nih..mkin lama mkin suka ama key…
    seruu deh lagunya jg oke2 tuh..aku mkin suka^^

  19. CIAHAHAHAHAHAHAHAH!

    DAEBAK!
    Mkiiiiin serrruuu critaa nyaa.
    Wkwkwkkaa.

    Jdi Key dgr pembicaraan Hyeo So dgn Minho ??
    Assoooyy.
    Ahahahahahah.
    Dan Minho jg cmburu liat Key ama Hyeo So ^.^
    Assyiikk…asyiik.xD
    Wwkka.

    LOVE THIS >o<)b

  20. Heya! I know this is kind of off-topic however I needed to ask.
    Does running a well-established website such as yours require a massive amount work?
    I’m completely new to writing a blog but I do write in my journal on a daily basis. I’d like to start a blog so I can easily share my own experience and
    views online. Please let me know if you have any kind of
    ideas or tips for brand new aspiring bloggers.
    Appreciate it!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s