DRABBLE BOX (4 FLUFF + 1 ANGST)

DRABBLE BOX!! (4 FLUFF + 1 ANGST)

Sedikit penjelasan, FF ini terdiri dari lima cerita singkat (drabble) yang saling tidak bersambung ceritanya. Tiap cerita hanya terdiri dari sekitar 400-an kata saja, jadi masing-masing cerita sangat-sangat singkat. Tapi, ceritanya gak saling berhubungan kok ^^ Semuanya benar-benar beda total… Dan cast-castnya boleh dianggap sebagai diri kalian sendiri ^^ Oke, kita mulai aja dengan drabble pertama…

Title: Supposed to be There.

Author: shineeisland a.k.a rana.

Rating: G.

Genre: Romance, Fluff.

Length: Drabble.

Language: Indonesian.

Casts: You (bayangkan ceweknya adalah dirimu) and Lee Jinki.

Disclaimer: I do not own any casts in here, they all belong to themselves, but I do own the story.

Summary: You need to read it, then you’ll know ^^

+++

Desember. Musim Salju. Malam. Dingin. Sendirian.

Aku menggosok-gosokkan kedua telapak tanganku dengan cepat, sambil sesekali menghembusnya perlahan dengan nafas yang keluar dari mulutku. Cih, sudah kuduga. Ternyata nafasku sudah lebih parah dari temperatur kota Seoul hari ini.

Malam ini benar-benar dingin. Musim salju yang menyapa sejak sebulan lalu benar-benar ganas rupanya. Fuhhh, tapi… asal kau tahu saja. Hatiku lebih dingin dari ini, karena musim saljunya sudah datang sejak tiga tahun lalu.

Ya, sudah genap tiga tahun aku mencintainya. Mencintai bocah bernama Lee Jinki itu. Sungguh kenyataan yang pahit saat menyadari bahwa aku tak bisa menggapainya, padahal ia selalu ada di sampingku. Mengapa semuanya terasa begitu jauh bagiku?

Aku dan Jinki adalah sahabat dekat sejak kecil. Kami selalu bersama tanpa pernah terpisahkan. Kami juga saling melindungi satu sama lain. Dan sejak tiga tahun lalu, sesuatu yang lain tumbuh di hatiku. Ya, sesuatu itu adalah cinta. Aku benar-benar mencintainya, namun ia tak pernah peka terhadapku. Ia selalu mengurusi fans-fans gilanya yang membuntuti dia kemana-mana. Hhh, rasanya ia benar-benar terlalu jauh untuk digapai.

Kududukkan diriku di sebuah bangku taman yang sudah tua. Dingin. Bangku itu tak kalah dinginnya dengan suhu udara saat ini. Kurasa aku bisa mati membeku jika terus-terusan seperti ini. Namun memang itulah yang aku inginkan. Mati…

Tanpa kusadari, setetes cairan bening mulai mengalir menuruni pipiku, lalu disusul dengan bertetes-tetes cairan bening lainnya. Hhh, sedih. Ya, aku sedih. Sedih karena tak bisa mendapatkan Jinki seutuhnya.

“Mengapa aku harus menyukainya? Mengapa? Padahal aku tahu kalau dia takkan pernah jadi milikku…” kataku pada diriku sendiri. Aku menutup wajahku dengan kedua tanganku yang membiru. Menangisinya, lagi.

“Mengapa dia selalu ada di pikiranku, hah?! Mengapa aku tak bisa menghapusnya sama sekali?!” Aku kembali menyesali diriku dengan menggertakkan tanganku ke bangku taman yang terbuat dari besi itu. Sakit. Tapi aku tak peduli.

“Siapa yang menghantui pikiranmu?” Sebuah suara berat namun lembut menyahut dari belakang. Hhh, dasar pengganggu!

“Jinki!! Jinkilah orangnya!! Dia yang selalu menghantui pikiranku setiap detik, setiap menit, dan setiap jamnya!! Tanpa memedulikan kenyataan bahwa aku mati perlahan karena hal itu!!” Ups. Aku menutup mulutku. Tanpa sadar aku meneriakkan semuanya. Hhh, biarlah. Yang kubutuhkan saat ini memanglah pengakuan dari lubuk hati yang terdalam.

Aku kembali menutupi wajahku dengan telapak tangan. Bisa kurasakan lelaki itu menyentuh pundakku.

Bila kau tak bisa menghapus bayang-bayang seseorang dari kepalamu mungkin dia memang ditakdirkan untuk berada di situ…” ujarnya.

Aku tersentak dan membelalak. Kuputar kepalaku ke belakang.

“Jinki?! O__O”

Sebuah senyuman menyambutku hangat.

FIN

Title: Just Kidding?

Author: shineeisland a.k.a rana.

Rating: G.

Genre: Romance, Fluff.

Length: Drabble.

Language: Indonesian.

Casts: You (bayangkan ceweknya adalah dirimu) and Kim Jonghyun.

Disclaimer: I do not own any casts in here, they all belong to themselves, but I do own the story.

Summary: You need to read it, then you’ll know ^^

+++

“Aku mau kok jadi pacarnya,” ujarku sambil melirik lelaki yang duduk di sebelahku.

“Hah, benarkah?”

“Iya, tapi nanti saat aku kena katarak dan tidak bisa membedakan mana yang ganteng dan mana yang seperti dia! Hahahaha,” Tawaku membahana di sudut kelas. Sunhee, sahabatku, juga tertawa tak kalah kencangnya. Lelaki di sebelahku itu hanya cemberut sambil mengerucutkan bibirnya.

“Kau selalu saja mempermainkan aku!” protes Jonghyun, lelaki yang kumaksud. “Tapi masalahnya, kenapa selalu aku yang jadi sasaran? Kan bisa yang lain,” Jonghyun beranjak turun dari meja yang didudukinya, lalu berlari ke luar kelas. Aku dan Sunhee hanya bisa terdiam sambil menatap punggungnya dari belakang.

“Mungkin kali ini kau keterlaluan,” ujar Sunhee sambil mendesah.

“Tapi masak gitu aja dia marah sih? Kekanakan banget,” timpalku. Aku beranjak turun dari meja. “Sudahlah, aku ke kantin dulu ya,” Sesegera mungkin kulangkahkan kakiku untuk keluar dari ruang kelas ini. Sunhee yang masih duduk di bangkunya hanya bisa geleng-geleng kepala.

Aku berlari ke kantin. Tidak seperti yang kuduga, kantin begitu sepi. Padahal biasanya jam istirahat begini, kantin akan ramai sekali. Pengunjungnya mulai dari anak kelas 1 sampai anak kelas 3.

Kuedarkan pandanganku ke segala arah. Mataku tertumbuk pada sebuah kepala dengan rambut kuning norak bergradasi yang hanya ada satu di seluruh dunia. Memang itulah ciri khasnya, pikirku sambil mengendikkan bahu, lalu berlari menghampirinya. Mungkin Sunhee benar, terkadang aku keterlaluan menghinanya.

“Jonghyun-ah…” panggilku lemah. Ia tak menoleh dan hanya membuang muka. Aku menghampirinya dan duduk di sebelahnya.

“Kau marah padaku?” tanyaku lagi. Ia masih diam. Pandangannya hanya tertuju ke jus alpukat yang diseruputnya perlahan.

Aku menunggu sepatah dua patah kata yang keluar dari mulutnya. Kugigit bibir bawahku. Apa aku memang benar-benar keterlaluan?

Jonghyun meminum jusnya hingga tetes terakhir, mendorong gelas jus itu perlahan, dan bangkit.

“There is a little truth behind every just-kidding. Ingat itu,”

Usai mengatakan itu, ia langsung pergi dan meninggalkanku yang masih mematung. Aku mengernyitkan dahiku, mencoba mencerna kata-katanya.

Ada sedikit kebenaran di setiap candaan? Berarti maksudnya… pasti di hatiku ada sedikit keinginan untuk jadi pacarnya walaupun kubilang padanya kalau aku hanya bercanda?

Oh. My. God. Benarkah itu?

Tanpa kusadari kedua pipiku memerah.

Yeah yeah yeah. There is a little truth behind every just-kidding.

FIN

Title: Yes, It’s You.

Author: shineeisland a.k.a rana.

Rating: G.

Genre: Romance, Fluff.

Length: Drabble.

Language: Indonesian.

Casts: Kang Hyerim (bayangkan dia adalah dirimu) and Choi Minho.

Disclaimer: I do not own any casts in here, they all belong to themselves, but I do own the story.

Summary: You need to read it, then you’ll know ^^

+++

“Minho-yah… ayo beritahu aku… ya ya ya?” Aku menggelayut di lengannya sambil menariknya pelan. Kami sedang berada di koridor sekolah saat ini. Ya, Minho adalah teman sekelas sekaligus teman sebangkuku. Dan belakang ini, kami menjadi dekat karena songsaengnim memindahkanku dari bangku paling belakang ke bangku paling depan; di sebelahnya.

Awalnya aku cukup terganggu untuk duduk di depan. Well, semua guru tahu aku adalah biang gosip sekolah, dan kerjaanku hanyalah ngobrol ngobrol dan ngobrol, karena itulah aku dipindahkan ke depan.

Mulanya hal itu menjadi beban berat bagiku, namun lambat laun… rasanya aku mulai menikmatinya. Karena apa lagi kalau tidak karena ada Minho di sebelahku? ^^

Sayangnya, belum sempat aku menyatakan perasaan, baru-baru ini ada gosip baru yang tersebar. Choi Minho-ku suka terhadap seseorang yang masih belum jelas identitasnya. Hhh, siapa ya kira-kira yang disukai Minho? Apa Goo Hara adik kelas kami yang bagai boneka Prancis? Atau Krystal diva sekolah yang berada di kelas sebelah? Huff, hingga saat ini belum ada yang tahu.

“Tidak, tidak, dan tidak. Aku takkan memberitahukannya kepada siapapun,” jawab Minho. Ia memalingkan wajahnya lalu melanjutkan membaca komik Slam Dunk di tangannya. Aku menggembungkan pipiku. Kalau begini caranya, aku takkan pernah tahu siapa gadis yang akan jadi sainganku itu… Memang sih, sedikit sakit. Aku tahu jika aku mengetahuinya, hatiku pasti sakit sekali. Aku melakukan semua ini semata-mata hanya karena aku mau menutupi perasaanku padanya.

“Minho-yah… aku kan temanmu. Aku janji deh nggak bakalan bilang siapa-siapa? Ayolah, ceritakan padaku mengenai gadis yang kusukai… ya ya ya?” Kukeluarkan jurus puppy eyesku. Ia melirikku sesaat, lalu mendesah. Ditutupnya buku komik yang dipegangnya, lalu diletakkannya di pangkuannya.

“Baiklah kalau kau benar-benar ingin tahu,” ujarnya sambil menghela nafas. Aku menunjukkan ekspresi wajah berbinar dan penasaran. Yah, walaupun sebenarnya hati ini sakit sekali, tapi aku akan berusaha sekuat mungkin agar Minho bahagia. Aku akan membantunya mendapatkan gadis itu.

“Huruf depannya…” Ia berhenti sejenak untuk menarik nafas. “Y…”

Aku berpikir sejenak. Y? Huruf depannya Y? Siapa ya yang namanya dimulai dari huruf Y? Berikan aku waktu untuk berpikir… Hmm.. Yoona anak kelas 11 D? Yeeun kakak kelas kami yang akan segera tamat? Atau jangan-jangan… Yuri sahabatku sendiri? Ah, aku benar-benar tidak punya ide lagi selain itu… Sepertinya yang ia maksud memang Yuri… Ditinjau dari sikap Yuri yang lembut dan feminin… Benar-benar tipe Minho… Hhh, yang penting, pastinya orang itu bukan aku karena namaku dimulai dengan huruf H.

“Ah, Y yang mana?” ujarku kesal, tentu saja dengan nada dibuat-buat. “Katakan namanya,” pintaku lagi. Minho memandang lurus ke depan, lalu tersenyum.

“You…”

“HAH? O__O”

FIN

Title: I Want That!

Author: shineeisland a.k.a rana.

Rating: G.

Genre: Romance, Fluff.

Length: Drabble.

Language: Indonesian.

Casts: You (bayangkan ceweknya adalah dirimu) and Lee Taemin.

Disclaimer: I do not own any casts in here, they all belong to themselves, but I do own the story.

Summary: You need to read it, then you’ll know ^^

+++

“Noona, kau terlambat setengah jam hari ini. Aku capek menunggu tahu!” kata lelaki kecil di depanku. Ya, dia adalah Taemin. Sejak sebulan lalu, aku resmi menjadi guru privat matematikanya. Dan hari ini adalah yang ketujuh kalinya aku terlambat datang ke rumahnya untuk mengajar. Yeah, aku bisa sedikit memaklumi perasaan Taemin, karena aku juga benci sekali menunggu.

Aku menghela nafas perlahan, lalu membungkuk. “Ah, mianhae, Taemin-ah… Sekarang, ayo kita mulai belajar,” Kudorong punggung Taemin untuk segera duduk di meja lesehan yang sudah disiapkan untuk tempat kami belajar. Taemin masih cemberut. Kuletakkan tas jinjingku di bawah meja, lalu mengeluarkan buku-buku pelajaran serta beberapa kertas berisi rumus-rumus matematika. Namun Taemin tak juga bergeming. Hhh, sulit betul mengurus bocah kecil ini…

“Kau kenapa Taemin-ah? Kau masih marah padaku, eh? Kau masih kesal?” tanyaku bertubi-tubi. Taemin hanya diam dan memalingkan wajahnya, ia menautkan kedua alisnya. Kali ini wajahnya benar-benar seperti frankeistein yang ada di film-film itu. Hahaha.

“Hhh,” desahku pelan. Benar-benar lelah saat ini. “Kau mau apa, Taemin-ah? Aku akan menuruti semua permintaanmu,”

Taemin segera menoleh ke arahku, nampaknya ia tergiur dengan tawaranku barusan.

“Baiklah. Aku mau sekarang kita jalan-jalan ke taman,”

“Ke taman?” Aku mengernyitkan dahi. “Ya sudah, baiklah baiklah… ayo pergi sekarang…”

Sesampainya di taman, Taemin hanya mengajakku duduk di bangku taman tanpa melakukan apa pun. Ia masih terlihat sedikit kesal. Hiiih, benar-benar deh! Apa sih maunya anak ini? Aku benar-benar tak tahan lagi menghadapi sikap moodynya itu.

Aku beranjak dari bangku, lalu berdiri tegak di hadapannya yang masih duduk. Kutarik nafasku.

“Baiklah, Taeminnie. Sekarang katakan padaku apa maumu. Kalau tidak, aku akan pulang,” ujarku kesal. Taemin masih membuang muka, tak berani menatap wajahku.

“Aku mau itu,” tunjuknya. Aku mengikuti arah jari tangannya.

“Kau mau es krim?” tanyaku.

“Bukan. Aku mau itu,” ujarnya lagi. Aku kembali memerhatikan arah jari tangannya dengan jelas.

“Kau mau main di taman bermain?”

“Bukan,” Kali ini nadanya terdengar kesal. “Aku. Mau. Itu.” Ia menunjuk dengan jelas. Aku kembali memperhatikannya seteliti mungkin.

…HAH?! Aku?! Ia menunjuk ke arahku!! Apa dia menginginkanku?!

“K—kau… menginginkanku?” tanyaku ragu. Ia melirik ke arahku dengan sudut matanya, lalu terbahak.

“Aku? Menginginkan kau? Bukan!!” timpalnya, masih sambil tertawa kecil. “Aku ingin itu!” Ia kembali menunjuk ke arahku, namun ia menunjuk lebih rendah. Ia menunjuk kalungku.

“Kalung ini…?”

“Ya,” jawabnya singkat. Aku termenung. Untuk apa dia meminta kalungku? Kalung ini kan hanya kalung murahan yang aku beli saat bazar, dan kalung ini adalah kalung couple. Liontinnya berbentuk hati yang terbelah dua, dan jika disatukan akan membentuk hati yang sempurna. Kalung ini sengaja kubeli untuk kuberikan pada belahan jiwaku nanti. Dan kini… Taemin meminta kalungku? Bagaimana ini!? Apa aku harus memberikannya?

“Aku ingin kalung yang akan kau berikan untuk belahan jiwamu, karena mulai hari ini aku adalah belahan jiwamu. Mengerti?”

Aku hanya bisa diam terpaku, lalu tersenyum.

“Mengerti,” jawabku akhirnya sambil memberikan pasangannya pada Taemin.

“Baguslah kalau noona mengerti,” Ia tersenyum sangat manis, lalu beranjak dan menggandeng tanganku erat.

FIN

Title: Oppa, Where are You?

Author: shineeisland a.k.a rana.

Rating: G.

Genre: Romance, Angst.

Length: Drabble.

Language: Indonesian.

Casts: You (bayangkan ceweknya adalah dirimu) and Kim Kibum.

Disclaimer: I do not own any casts in here, they all belong to themselves, but I do own the story.

Summary: You need to read it, then you’ll know ^^

A/N: Dari empat drabble lainnya, ini adalah satu-satunya drabble yang genrenya angst hohoho. Maafkan aku Kibum-ah… aku terpaksa karena kagak ada ide lagi selain ini hehehe.

+++

“Chagiya… aku ke toilet sebentar ya… kau tunggu di sini, jangan kemana-mana!”

“Iya, oppa… kau tenang saja!” Aku mengacungkan jempolku ke arahnya. Ia tersenyum manis, lalu pergi meninggalkanku di bangku taman kota ini. Aku kembali mengedarkan pandangku ke segala arah, mencoba menikmati pemandangan taman kota hari ini.

Kim Kibum. Dia adalah lelaki yang baru saja memanggilku dengan kata ‘chagiya’. Yah, kami baru saja jadian seminggu lalu… dan… ahh, aku terlalu malu untuk mengatakannya >___<

Kibum oppa benar-benar orang yang romantis dan setia. Ia selalu tahu apa keinginanku. Ia selalu berada di sampingku saat aku membutuhkan. Aku benar-benar mencintainya… amat sangat mencintainya. Aku tak tahu apa yang akan terjadi jika suatu saat ia pergi dan meninggalkanku…

Semenit… dua menit… lima menit… setengah jam… Kibum oppa belum juga kembali. Aku melirik jam tanganku, jam empat lewat sepuluh. Hhh, ke mana ya Kibum oppa? Kenapa dia lama sekali kembalinya? Apa jangan-jangan… dia menemui perempuan lain?

Aku segera menggeleng cepat.

Tidak tidak tidak. Kibum oppa tak mungkin selingkuh. Tapi… apa pun bisa terjadi kan?

Akhirnya kuputuskan untuk melanggar janjiku pada Kibum oppa tadi, untuk terus menunggunya di bangku taman itu. Aku mulai bosan dan khawatir.

Kulangkahkan kakiku ke arah toilet laki-laki yang letaknya di seberang taman. Sepertinya kosong, dan tidak ada tanda-tanda keberadaan Kibum oppa di sana. Berarti oppa sudah kembali sejak tadi… Hhh, aku jadi semakin curiga.

Kukeluarkan ponselku dari tas, mencoba menelpon Kibum oppa. Hhh, tidak diangkat. SMSnya juga tidak dibalas. Chagiya… kau di mana sih?

Aku kembali berjalan mengitari taman. Tempat ini mulai sepi seiring berjalannya waktu. Sekarang sudah pukul setengah lima dan aku belum juga menemukan Kibum oppa. Tanpa sadar, aku menangis. Apa Kibum oppa sudah tidak peduli padaku lagi hingga ia meninggalkanku seorang diri?

“Oppa… kau di mana…?” gumamku pada diriku sendiri. Tiba-tiba aku merasa tasku bergetar. Ponselku berbunyi, sebuah pesan singkat baru saja masuk.

From: Kibum oppa ^^

Aku akan selalu berada di hatimu, chagiya…

Hhh, SMS macam apa ini? Aku bertanya di mana Kibum oppa dan ia menjawab kalau dia ada di hatiku?

Aku menyeka air mataku perlahan, lalu mengangkat kepalaku.

BRAAAKK!!

Dan terjadi.

Kibum oppa ditabrak mobil, tepat di depan mataku.

Aku menangis lagi kali ini, tapi bukan karena aku tak bisa menemukannya, tapi justru karena aku menemukannya… terkapar di tengah jalan.

Yeah, aku takkan pernah menanyakan keberadaanmu lagi, oppa… karena aku tahu kau ada di mana… kau ada di hatiku… selamanya…

FIN

Nah, sekian drabble-drabble sederhana dari saya ^^ Kalau jelek mohon maklumi ya, soalnya ini pertama kalinya aku bikin drabble hehehe. Happy reading. Comments are sooo loved ^^

Signature


This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For Namja Shawol.. Don’t be shy or lazy to write a comment please
  • BUAT YANG PUNYA WORDPRESS… LIHAT DI PALING ATAS ADA BUTTON LIKE SAMA LAMBANG BINTANG… TOLONG DI KLIK KALAU KALIAN SUKA SAMA FF NYA ^.^.. SUPAYA AUTHORNYA TAHU SEBERAPA BANYAK YANG SUKA FF MEREKA.. GOMAWO

36 thoughts on “DRABBLE BOX (4 FLUFF + 1 ANGST)”

    1. ini AUTHORNYA!!! *serbu author sambil bawa panci*

      saya dan segenap teman-teman, para shawol, tukang bakso, tukang batik, polisi, satpol pp, TNI, tukang becak, tukang syomay, tukang es krim, tukang cilok, tukang.. *makanan semua* #ngiler

      MENYUKAI FF ANDA! (Y) :B

  1. Aku komen satu2 ya..
    Hihihi,,,
    Yang pertama, lee jinki..
    Pertama baca,aku ga tau maksudnya,,tp pas aku ulang baca aku baru ngerti..
    Hehe..
    Mengapa dialog lee jinki sangat sedikit? Hiks..
    Jagia….
    ^^
    Kedua, jonghyun..
    Duh sumpah, cute banget ni si bling2 kalo lagi ngambek..
    Wkwkwkwk
    ^^
    Ketiga.. Minho..
    Wah ini yang paling daebak, satu kata terakhir dibelakang bener2 bikin aku melting..
    Apalagi sambil denger lagu you..
    Oh my god…
    ^^
    Keempat taemin,
    Yah, disini taemin childish bgd ya…. Tapi memang begitu ciri khasnya taemin..
    ^^
    Dan terakhir kibum,
    Mengapa kibum hrs meninggal author???
    Sangat,sangat,sangat,sangat ga rela….

    Itu ajah, maav kepanjangan…
    Hehehe…
    Hidup author!!!!

  2. yaampuuuun T.T yang key bener-bener tragis, sedih TT.TT
    taemin lucu ceritanya hihi :3 minho onew jonghyun pesannya tersirat ya..
    wah bagus deh, aku suka cerita drabble hehe

  3. Author kenapa yg Ki Bun dibuang ANGST punya ?
    Sedih saya, huhuhuhu..

    Paling demen yg partnya Minho, singkat tapi ngena banget ke inti nya, hahaha..^^

  4. waeyo? waeyo? waeyo? *meraung raung kesetanan, kenapa key harus kecelakaan? aaaa aku seidh banget -___- but nice FF ^^ i like it 😀 fighting buat writernya

  5. AAAHHH!!! KEREN ABISS FF NYAAA!!!
    aku suka banget bagian minho! eh, tp bagian onew juga bagus. bagian jonghyun juga.
    pokoknya aku suka semua deh!!

  6. @All: makasih semuaaaanyaaaa yang udah bacaaaa *hugs hugs hugs*
    mian aku gak bisa balas komennya satu satu lol
    bingung nih mau jawab apa..
    yg penting JEONGMAL GAMSAHAMNIDA semuaanyaaa 😀
    makasih ya udah dibacaaaa XD

  7. Yahhh keybumie my baby…bru aja kita naracap .ya masa udh koid duluan .uhuhuhu. Nasib nasib *berlari ke jonghyun* huehehe

  8. aku suka yang abang onew ama yayang mino.. hahhahaha… co cuit…
    AKANG!!!! kenapa akang metong!!! aye ga rela!!!! #gajekumattingkattinggi

  9. Kerennn…
    Plng suka bgian Minho…tp yg lain jg gak kalah bagus kok…tp knp key nya ketabrak sih..^author:suka2 gw dong^

  10. KEREN ,thor ~
    i like it . apalagi pas drabble versi MINHO ~ XD

    ^__^ lanjutkan yaa ,thorr .. dan lam kenal buat yang bikin XD

  11. Apa apaan ini? Apa apaannn? Tidak bisa diterima! Key! Huwaaaa~ T.T *labil kumat!

    Tapi aku suka semua! Keempat ceritanya bisa bikin senyum2 g jelas.terutama si minho..tp u/bagian key terus teran saya tidak tersenyum..gimana bisa senyum?? Miris begitu ceritanya huhuhu..TT.TT

    Nice! Aku suka! ^^b

  12. wwwwaaaaaaawwwww!!!!!! ^o^

    keren….keren…. satu cerita satu member…. ^^b

    tapi…knp kibum oppa???? huaaaaaaaa>>>>ALaY mode On

    bagus…bagus…BAGUS! ^^b Lik it

  13. aku gasuka sama ff ini -___-

    abis endingnya Key gabaik -___-

    tapi keren kok! mhihihi :3

    daebak! ^^

    aku paling suka bagiannya jonghyun dan minho. di edisinya jonghyun, feelnya dapet! wehehe dan di edisinya minho, sepertinya saya mendapatkan trik ehehe

  14. HUWAAAAAAAAAAAAA . . . . . *mewekgajesambilsesengukan TOT

    Key knapa matiiiiii . . . . Masa segitu banyaknya orang nggak ada yang mau manggilin ambulance TOT . . . . .

  15. HUWAAAAA!!!!! aku sampe nangis kejer pas baca yg bagian terakhirnya. hiks hikss.. sedih bgt. keren! feelnya ngena bgt. apalagi yg pas dibagian key. huaaaa… aku nangis ampe sesenggukan.. keren deh pokoknya.

  16. Kenapa cerita kibum beda:'(
    Engga relaaaaaaaaaaaa 😥

    Tapi tetep bagus ko , meskipun sempet nangis gak rela sama cerita terakhir :’)

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s