The Name I Love – Part 2

Aku menuliskan namamu di atas kertas dan selalu menjaganya dalam hatiku

Dari sejak itu aku hanya merasakan bahwa aku hanya akan mencintaimu selamanya

Cinta yang tidak bisa bersama, juga dinamakan cinta

Aku tidak dapat mempertahankan kenangan cinta dan merasakannya sendiri

“Minhoo!!!”

Lelaki bayaran itu menoleh dan kaget melihatku yang sudah ada didepannya. Sesaat aku menoleh pada Ri rin. Lalu aku kembali menatap Minho.

“Plllaaaak…!!!!”

Tanganku menampar wajahnya bebas. Minho menatapku sambil memegang pipinya.

“Kamu gila ya…?”

Mataku memerah menahan geram. Tangan kanan ku ingin bergerak lagi, tapi ada yang menahanku.

“Sun Yi, Udah!”

Onew ada didekatku. Aku membalikkan badan dan melangkah pergi dengan sedikit berlari. Entah kenapa kakiku melangkah cepat ke arah belakang kelas yang sering aku dan Onew datangi.

Tiba-tiba ditengah jalan Onew menarik lenganku. Aku tiba-tiba berhenti dan terus menangis. Wajahku aku tutup dengan kedua tanganku. Aku sadar anak-anak yang belum pulang pasti melihatku, entah bingung, heran, kasihan atau malah mencibirku. Saat ini aku membutuhkan perlindungan. Aku menjatuhkan tubuhku ke tubuh Onew. Tidak peduli dia akan mengejekku atau mentertawakanku.Tapi Onew membalas memelukku.

“Kau mau kemana?” Bisik Onew tepat di telingaku.

“A..a..akku mau ke belakang kelas!” kataku yang masih di pelukan Onew.

Onew melepaskan pelukannya dan memegang tanganku dengan erat.

Langit yang tadinya panas, tiba-tiba menjadi redup, sepeti hatiku menjadi sejuk saat aku duduk di samping Onew.

Bayangan di parkir tadi membuat air mataku mendarat lagi di pipi. Melihat aku menangis lagi, Onew meraihku ke dalam pelukannya dan mengusap punggungku untuk menenangkan. “shh..ssh…Uljimaa!”

Aku mengangguk pelan. Aku semakin erat memeluknya. Aku benar-benar membutuhkannya.

“Sekarang kamu cerita, apa yang terjadi?”

Aku tidak menjawab. Tangisku semakin pecah. Onew menjauhkan tubuhku dengan tangannya. Ia memegang bahuku dan mengguncangkannya sekali agar aku sadar dan menatapnya langsung.Aku berhenti menangis dan memandanginya. Nafasku tersengal-sengal. Tapi aku mencoba untuk bicara.

“Minho ternyata dibayar orang buat ngedeketin aku!”

“Haah…? Ka..kamu tau siapa yang bayar dia?”

“Aku gak sempet nanya.Aku keburu emosi. Kalo aku tau siapa orang yang udah bayar Minho, aku nggak akan memaafin orang itu. Lebih baik Minho jujur gak suka ma aku! Lagian sekarang aku udah gak suka sama dia kok!”. Aku terus  mengahapus pipiku dari air mata yang terus keluar .

“Tapi gimana kalo orang itu punya maksud?”

“Maksud apaan?”

“Ya.. kali aja orang itu tau kalo kamu dulu suka sama dia dan orang itu pengen ngebahagiain kamu dengan cara bayar Minho gitu.”


“ Tapi kenyataannya enggak kan…!!. “katakku agak keras.

Onew diam. Kita tenggelam dalam pikiran masing-masing. Keheningan menengahi cukup lama.

“Onew. . .”. ucapku buka suara. Onew menoleh padaku.

“Wae. .?”. tanyanya gak semangat.

“Kenapa kau suka sekali dengan tempat ini?”. Aku mengitarkan mataku. Disini hanya ada bangku yang sedang kita duduki dan rumput-rumput liar yang tak terurus ditambah suasana yang selalu hening membuatku tak berani sendirian disini.Apa yang menarik dari tempat ini?.

“Aku sedang belajar!”. Jawabnya singkat.

“Belajar?. Setiap aku disini aku gak pernah melihatmu membaca buku. Yang aku tahu kerjaanmu hanya makan makanan aneh dari kotak bekalmu… Dddddubbbbuuuu!”. Aku mencubit pipinya yang sudah lama aku incar.

“Aiiisssshhh. .kau mau balas dendam?”. Onew mengusap-usap pipinya yang sudah merah.

“Kekkee. .”. Aku tersenyum ditengah wajahku yang sudah kacau. “Lalu kau sedang belajar apa?”. Tanyaku.

“Belajar buat ntar kalo kita mati, kita udah terbiasa ma keheningan!”

“Kita? kamu aja sendiri yang mati! Paaabbbooo.. kau membuatkku takut!”

“Haaa.. haa.. Waee? Semua yang idupkan bakalan mati!”

“Udah.. ah..! aku gak mau ngomongin yang kayak gituan!”

“Diatas sana pasti ada kehidupan lain”. Ucap Onew tiba-tiba.

“Maksudmu diatas sana tempat orang yang meninggal?”. Onew mengangguk

“Kalau malem, kita bisa liat mereka dari Byeol. Aku selalu melihatnya jika sedang merindukan Umma”

“Byeol?.. bintang kan banyak . apa kamu tahu bintang milik Ummamu?”.

“Temukan bintang yang paling terang, itulah bintang milik orang yang sedang kamu rindukan.”. Onew tersenyum. Menurutku itulah senyuman termanis yang pernah Onew berikan untukku. Aku membalas senyumannya dengan pipi yang masih basah.

Keheningan kembali terjadi. Secara perlahan aku meletakkan kepalaku di pundak Onew. ‘Onew, aku khawatir kau mendengar detakkan jantungku yang semakin berdegup kencang saat kita bersama seperti ini.’, bisikku dalam hati. Mungkin aku sedang mencintaimu Chingudeul.

****************************************************

Aku tidak bisa memulai ini semua, aku hanya merindukanmu secara diam-diam dalam hatiku

Hatiku hanya keliru dalam mencium bau tubuhmu, itu yang aku rindu dan selalu aku cinta.

***

Aku berjalan sendiri melewati lapangan. Terlihat sekelompok anak laki-laki lagi maen basket. Melihat muka mereka, gak asing dan lumayan sering ketemu. Aaaaaaiiissshh!!! Mereka anak 11 IS 2, dan pasti ada….

“Sun Yi…!”

Aku mencari orang yang memanggilku. Min Ho muncul dari lapangan basket. Ternyata dia memang ada disana.Aku langsung membalikkan badan dan melangkah cepat. Tapi Minho tiba-tiba sudah ada di depan ku.

“Wae? Mau ngehindar dari aku lagi…? Kenapa kau menjauhi Ri rin? Dia tidak salah. Aku yang salah!”.

Aku tidak mempedulikan perkataan Minho, dan kembali berjalan cepat meninggalkannya.

“Kau aneh!. Aku dan Ri rin kau jauhi tapi orang yang membayarku mendekatimu, kau tidak membencinya sama sekali…….!!”. Teriaknya membuatku berhenti, kemudian aku menghampirinya.

“Siapa orang yang bayar kamu?” kata itu deras keluar dari mulutku.

“kau belum tau?” . Minho terlihat heran.

“Molla, jadi sekarang kau kasih tahu aku!”

“Orang itu ada disamping kamu, mungkin dia yang menghapus air mata kamu karena kejadian itu. .”. Aku bingung. Siapa orang itu?. Minho mendekatkan wajahnya kedepan hidungku.

“Lee. .Jin Ki. . .atau orang-orang memanggilnya Onew. .”. Minho menarik kembali wajahnya dan tersenyum sinis.

Aku menggelengkan kepala. Tidak mungkin Onew!.Aku tidak pernah melihat mereka bertemu. Apa hubungan Onew dan Minho?. Tapi untuk apa Minho berbohong?. Aku langsung berlari kebelakang kelas.

“ONEWW. .!”. teriakku. Onew pura-pura tidak mendengarkanku. Dia asik dengan kotak bekalnya.

“Apa hubunganmu dengan Minhoo. .?”.

Onew menolehku kaget.Dia langsung berdiri.

“Kka. .kkamu udah. .tauu semmuanya. .?”. Onew terlihat panik.

“ooo.. jadi bener kamu yang bayar Minho.…! Terus apa hubungan kamu ma dia?”

“Minhoo.. Hyung tiri aku!”. Ucap Onew pelan

“Hyung tiri kamu? Dan kamu gak pernah kasih tahu sama aku?!”

“Aku,, bisa ngejelasin ini semua Sun Yi!” bela Onew.

“Aaannniii!!.. apa kamu juga yang memberikan nomerku dan mengatakan aku diam-diam menyukai Minho dulu padanya?”

Onew mengangguk lemas.

“AAaaaiiissshhh gomawo untuk semuanya Onew! Mungkin aku bisa memaafkan itu tapi aku nggak bisa memaafkanmu karena kau telah membayar Minho untuk menjadi pacarku. Itu kelewatan!”.Teriakku didepan wajahnya. Aku tidak bisa menahan emosiku.

Onew diam, dia menatap tanah kosong. Lee Jin Ki Ayo bilang!. Apa aja asal aku gak bisa membenci kamu!. Aku tidak menginginkan keadaan seperti ini.

“a aakkuu…… aakkuu. .. .!..   kau tahu ? aku melakukan ini semua karena aku kasian denganmu Sun Yi!. Coba kau pikir, jika aku tidak melakukan itu, mungkin sampai sekarang kau masih menjadi wanita malang yang setiap pulang sekolah menunggunya digerbang hanya untuk melihat wajah pangeran dari negri Dongengmu itu!”. Onew sama sekali tidak memandang mataku.

“Jadi selama ini kau menganggapku wanita malang?”. Aku tersenyum kecut. ”Kau tahu Onew Aku pikir kejadian di parkiran adalah hal yang terburuk dalam hidupku. Tapi ternyata salah!, inilah hal yang terburuk dalam kehidupanku!

Dengan cepat aku membalikan badan dan pergi dari tempat yang memulai ceritaku dengan Onew sekaligus tempat yang mengakhirinya

“Sun Yi!!!…”. Onew memanggil pelan.

Aku menghentikan langkah dan menatap Onew tajam sambil mengacungkan jari telunjukku di hidung Onew. “ Lee Jin Ki..Jangan ganggu aku lagi. Arasseoo!!!   NAAANNN NIGAAAA SIIIILHEOOO!!!!!!”. Teriakku tepat di depan hidungnya.

Onew mundur sambil mengangkat kedua tangannya. “Nee. .Sun Yi. . aku berjanji setelah ini aku akan pergi untuk selamanya dari kehidupanmu.”

Tuhaan.. kenapa ini semua harus terjadi?. Aku tidak mau semua ini terjadi. Aku tidak mau membenci dia Tuhan!. Aku.. sayang dengan orang yang sekarang ada didepanku ini. Kantung mataku tidak kuat lagi menahan air mataku. Dan akhirnya Air mataku meleleh saat Onew pergi ke belakang kelas lagi. Aku semakin menangis melihat punggung Onew yang semakin menjauh . Tuhan aku bersumpah jika dalam hitungan ke-5 dia membalikkan badannya, maka aku akan memaafkan dia dan melupakan semuanya. ‘hana. . .dul. . .sam. . .sa. . daa seoot. …

TBC. .

By Neul Rin

Buat Lana miiaan yaa. .attas accident yang kemmariin. .jaddi mallu nii. . *narik2 ujung baju*.


Signature


This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For Namja Shawol.. Don’t be shy or lazy to write a comment please
  • BUAT YANG PUNYA WORDPRESS… LIHAT DI PALING ATAS ADA BUTTON LIKE SAMA LAMBANG BINTANG… TOLONG DI KLIK KALAU KALIAN SUKA SAMA FF NYA ^.^.. SUPAYA AUTHORNYA TAHU SEBERAPA BANYAK YANG SUKA FF MEREKA.. GOMAWO
Advertisements

28 thoughts on “The Name I Love – Part 2”

  1. wah seruwww, jadi sebel sama minho disini aish>.<
    minho+onew kan bias ku *gaknyambung*
    aaaaaaaaaa tapi minhonya nyebelin, aku pilih onew aja deh
    ayoo lanjutin hehe

  2. Waduuhh… bingung mau komen apaan…
    satu kata pasaran deh…
    BAGUSSS…. keep it up girl *kelewat pasaran ini bahasa gue… waduuuhh*

  3. @kim yoora: kkekkee. . . demmo? *siapp2 ngungssi*. gomawo yoo udda komment pttama. . :D.

    @hety-onew: readder bruu iia. . pkkenalkkan ‘joNeun neul rim imNida’ *boW 180 drjjat*

    @wigaondubu: iaa nii Onew nakkaaall ! *d jewwer oNew*

    @fikanshas: hii hii ppi nttar yoo kLu udda slesse maeen d partt trakhhir. . cZ akku m SM udda trikkatt koNtraak buadtt nyewwa oNew. . hhaa haa *sarapp kummat*

  4. @junggi: gwenchaana goMmawwoo *hug hug junggi*. .

    @hwangchanthan: appakah sukka attau tiddaagg. . . ? Jreeng jjreng jreeng. .
    tnggu d part slanjjut.a iiaaa. . *gubbragg*

    @fathia: lgssung k part 2 iiaa *angguk2 kppala*. . skkur ddeh bssa lgsg ngrtti. . *sujudd brg oNew* kekkee

    @ri chan: ash jngan sukka blebbihhaan *ngibbas rmbbut*. goMawwo thoNgsseng. . hhaaa

  5. hhaah heehh hhaah hhooh *cappe ngttik**d lap kringet m donghae oppa*. *reader:sappa iang nyurruh lo?*

    *ngellapp inguss*

    @alL: goMawo iaaa udda ngssi koMmennna *boW ddeuupp bngeudd*

    :D.
    hii hii

  6. ff’ny keren….
    tp sedih hiks..hiks…
    onew q kan niat’ny baek…..
    onew sini am aq aja, udah jgn lihat ke sun yi deh….keke….

    hmmm…pnasaran onew lihat k blakang ap gak ya…..
    lnjutanny cpetan y…*author: crewet…!!*…

  7. Jiaaah. .
    saallah iiaa*nyngir kudda + gruk2 kppala*

    ne ne . .
    mksudd.a ittu. .
    Junggi. . .
    kekkeke. . miaaann. .
    +,+V.

    goMawo ri chan. .
    siiaaaappp. . .! !

  8. annyeong author 😀 oah tadi udah nyangka tuh onew yg bayar minho *sotoy hehe
    yaah ko onyu bukannya jelasin sama si sun yi? waah ayo lanjuuuuut XD

  9. keren chingu,sebenarnya onew oppa kenak apa sih kok kayak mau ninggalin dunia ini,sun yi jangan siksa one oppa !,!,!_gomawo

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s