HALF

P.S: HARUSNYA FF INI DI PUBLISH TGL 17 TAPIIIII KAYAKNYA BANYAK YANG BUTUH BACAAN… SEDANGKAN BLOG INI BUTUH PEMBACA.. DAN KAMI SEDANG MENCARI FF ONE SHOT. BUAT YANG PUNYA MOHON SUMBANGKAN 1 ^^

-Lana-

Author: Resty a.k.a Mikan Magnae

Main Cast: Key & Minho

Hemmm sebelumnya aku mau ngasih tau klo ff ku ini terinspirasi ma komik jepang otomen, tapi g mirip-mirip amat Cuma mirip 1 bagian doank…hehehe mohon maklum..^^ v

HALF

“bagaimana kalau kita putus” kata seorang namja.

”eh!! Waeyeo?” tanya seorang yeoja.

”aku…aku sudah mencintai orang lain” ujar namja itu.

”AAAANNNNDWEEEEEEE~”

~~~~~~

”huhuhuhuhu eotteoke lee yuhee…huhuhuhu”.

”haish park seul ra, kenapa kau datang-datang menangis padaku mirip nobita saja kau ini” yuhee menenangkan chingu nya yang sedang stress berat.

”waeyeo” tanya yuhee.

”huhuhu key key memutusku…huweeeeeeeee” seul ra semakin merapatkan pelukannya pada sahabatnya itu.

”gwencana gwencana, sudah sudah kau pasti akan mendapat seseorang yang lebih baik darinya seul ra, percaya deh pada sahabatmu ini” yuhee memberi dorongan pada sahabatnya yang sudah seperti ingin mati ini.

”setelah memintaku putus dia sudah berkencan dengan kang hyun min seorang dancer itu, mentang-mentang anggun dan cantik dia memilihku dan bla bla bla bla” seul ra tetap mengoceh gak jelas membuat yuhee kehabisan kata-kata.

”apa aku tidak cantik seperti hyun min!!” seul ra mendesak sahabatnya untuk menjawab.

”itu sebenarnya, jujur saja TIDAK!! Kau tidak cantik bahkan tidak anggun sama sekali, tidak ada bakat yang bisa membuat laki-laki jatuh cinta, bakat yang kau miliki hanya berkelahi saja mirip preman!!! Aku juga heran kenapa key bisa menyukaimu tapi dulu” pernyataan yuhee makin membuat seul ra menangis.

”huhuhu itu benar sekali kau benar kenapa dia bisa menyukaiku yaa~ aku juga tidak punya bakat yang feminim” seul ra semakin me njadi.

”kau membuatku malu, lihat semua sedang melihat kita babo!!” tatapan teman sekelas membuat yuhee hanya cengar cengir geje.

”apa aku begitu memalukan” sul ra mendongkak kan wajahnya dan memperlihatkan muka yang sangat berantakan.

”HEEMMMPP!! Ya!! Lihat mukamu itu, kau bisa membuat pabrik lem bangkrut gara-gara kau memproduksi ingus yang super banyak” yehee menunjuk hidung seul ra sambil menahan tawa karena muka seul ra sudah mirip tikus curut kepeleset and masuk selokan.

”biar saja~ ayo jawab aku begitu memalukan?”

”heem itu kalau menurutku jalan denganmu saja membuatku sudah malu, karna mukamu memang memalukan” yuhee terlalu jujur hngga membuat temannya itu semakin ingin bunuh diri.

”aku mati aja deh, teman sendiri saja malu apalagi pacar…huweeeee”

”gak gak gak ku Cuma bercanda babo!!” yehee menenangkan.

Seluruh kelas semakin penasaran pada seul ra dan yuhee mereka semakin mendekatkan diri dengan cara pura-pura lewatlah, pura-pura duduk di bangku sebelah yuhee tetapi mereka sangat mencolok.

”kalian ini sangat ingin tau masalah seul ra ya!!sampai seperti ini” yuhee menoleh pada teman-temannya yang dari tadi mencuri dengar.

”ya yuhee dia putus kan dengan key” tanya salah satu teman sekelasnya.

”hiiiy kalian mau tau aja urusan orang. Kalau iya kenapa!!HAH!” bentak yuhee.

”YATTTAAAA” seluruh kelas bersorak senang. ”akhirnya mereka putus juga, jadi ada kesempatan ni” para yeoja di kelas yuhee berpesta, sementara para namja pun tidak peduli.

”sepertinya aku harus kembali ke kelas hiks hiks” akhirnya seul ra kembali kekelas dengan sangat sedih dan hancur. Ketika seul ra sedang menuju kelasnya dia melihat key bermesraan dengan kang hyun min di kantin.

”cih mereka berduaan dasar, padahal baru sehari putus sudah berpacaran” seul ra bersembunyi di bawah jendela kantin. ”sepertinya mereka sungguh serasi dibandingkan dengan..” seul ra menatap bayangan di rinya dicermin. Gadis itu begitu berantakan, rambut pendeknya mengesankan sifat namjanya, bekas ingus yang masih tersisa membuatnya banyak mendapat perhatian siswa-siawa sekolah.

~~~~~

KYAAAA LIHHAAT~ hampir seluruh yeoja di sekolah ini mulai dari kelas 1-3 berlari menuju kelas yuhee.

”waeyeo?” aku menyeret seorang yeoja untuk dimintai keterangan.

”hah kau yang diputus key kan??” seorang yeoja dengan enggan memberi tahunya.

”hah itu bukan urusanmu, mau kuhajar yah!!” ancam seulra. Dan yeoja itu pun ketakutan dan langsung memberi tahu apa yang terjadi.

”oooow murid baru yang tampan yah…lihat juga ah~” seul ra ikut dalam gerombolan siswi ini untuk melihat namja tersebut tetapi percuma saja dia masih kalah tinggi dibandi dengan yeoja yang lain.

”cih aku diinjak-injak aku bukan keset tauk, mana Cuma bisa dengar kyaa kyaa kyopta kyaa~ haaaissh tanya yuhee sajalah” akhirnya seul ra menyerah dan kembali kekelas.

~di kelas~

Krik krik krik…

Ternyata dikelas sangat sepi yang ada hanya 15 orang namja plus seorrang yeoja yaitu seul ra.

Seul ra tidak peduli dengan keadaan ini, dia kembali ke tempat duduknya dan akan bersiap untuk tidur.

”ya seul ra, kau tidak ingin melihat si anak baru yang menggemparkan itu” tanya temannya.

”aku tidak minat” jawab seulra padahal dia ingin lihat tapi gagal.

”kau kan baru diputus seharusnya kau lihat dia si anak baru itu”

”kenapa??apa urusanmu heh” seul ra sudah berdiri dengan mata melotot ngajak berantem.

”woy woy nyantai donk, seul ra kan namja. Masa namja dengan namja hombring alias homo donk” tanpa banyak bicara seul ra menghajar namja itu dan dengan sangat biasa saja seul ra menang telak dari namja  itu.

”makanya liat dulu orang yang mau diajak berantem hahahahaha~ puas rasanya” seul ra kembali ke bangkunya dan meninggalkan para namja yang pada merinding melihat tingkah seulra.

~~~~~

~saat pulang sekolah~

”yuhee cakep gak anak baru itu” tanya seulra penasaran sambil mencolek-colek temannya.

”cakep banget tapi jangan buang-bang waktu deh, dia cool banget yang cantik aja g ditanggepin apa lagi…” yuhee berhenti sejenak sambil melihat temannya dari atas sampai bawah lalu berkata

”lupakan saja”.

”hweeeee~ kau menyindirku kan?” kata seul ra sebal.

”sudahlah aku saja ditolak” kata yuhee dengan nada kesal.

”hemmmp kasian” ejek seulra

”yaaaaa!!!!” seul ra segera lari menghindari amukan temannya.

”haduuuh capeknya” seul ra berhenti di tempat sebuah gift shop yang serba pink dan disana dia melihat seorang namja tampan sekali, dan memakai seragam yang sama dengan seulra tetapi seulra merasa tidak pernah mengenal namja tersebut, ’aha dia pasti anak baru itu’ kata seul ra dalam hati. Seul ra memasuki toko tersebut.

Dengan alasan ingin melihat-lihat dia mencuri pandangan namja tersebut. Toko tersebut dalam keadaan lumayan sepi sekitar 5 pengunjung dan dengan leluasa seul ra memandangnya.

Tapi sepertinya dia bertindak sangat aneh dia menengok ke kanan kiri seperti hendak mencuri. Seulra mulai curiga dan semakin penasaran. Seulra mengikuti langkah-langkahnya yang semakin mencurigakan.

Seul ra tidak percaya dengan apa yang dilihatnya, mulutnya menganga melihat seorang namja menari-nari dengan boneka dan dia terlihat begitu senang.

”KAU!!!!” suara seulra keras membuat namja tersebut dan seluruh pengunjung kaget.

Namja itu langsung menarik tangan seulra dan mengisyaratkan seul ra untuk diam. Seluruh pengunjung melihat ke arah seul ra dan namja tersebut.

Dengan sigap namja tersebut menggunakan taktik hebat. ”ini kurasa cocok untukmu jagiya” sambil menyodorkan boneka yang ada di tanganya pada seulra. Seulra hanya mengambil dengan wajah bingung setengah mati.

”ne” dan setelah itu namja tersebut mengajak seulra keluar setelah membayar boneka tersebut.

”choi minho imnida~” ternyat namja tersebut bernama choi minho.

”seulra park seul ra, boneka ini untukku” sambil menunjuk dengan wajahnya sebuah bonka yang sedang dirangkul seulra.

”ayo ikut aku” minho menggiring seulra ke sebuah taman yang sudah sepi.

Mereka duduk di dua buah ayunan tua

”kau kaget? mianhae..dan juga tidak lupa gomawo” minho meminta maaf.

”eh itu hehehehe, aku penasaran kau eheem maaf yah banci?” seulra merasa melontarkan kata-kata yang tidak sopan segera ia meralatnnya

”aah maaf tidak usah kau hiraukan hehehe”

”aniyo, aku normal tetapi aku suka barang-barang imut dan terutama berwarna pink. Tidak ada yang tahu selain seulra” minho memberiya senyum maut, yang membuat seulra tersihir.

”aha…ternyata tidak yah, ini aku kembalikan” seul ra menyerahkan boneka yang tadi untuk sebuah kamoflase.

”itu untukmu” beberapa saat mereka berdua hanya diam.

~seul ra pov~

’dia sungguh tampan…tapi kenapa dia begitu suka hal-hal yang sangat dibenci para namja, lebih baik aku manfaatkan kelemahannya untuk keuntunganku. Aku pasti bisa membalasmu key,,pasti’

~normal pov~

”sudah malam ayo pulang, biar kuantar” minho sudah berdiri didepan seulra yang masih melamun.

”seulra ssi?” minho membuyarkan lamunan seulra.

”ne, eh kajja, ya minho. Ada seuatu yang ingin kuminta darimu sebagai uang tutup mulut” akhirnya seulra mengatakannya juga.

”eh apa itu” minho terlihat bingung.

”itu…..maukah kau jadi namjachingu ku, hanya pura-pura saja”

”mwo!!!”

~~~~~

”omma aku berangkat sekolah” seulra segera keluar dari rumahnya.

”annyeong” sapa minho yang sudah  ramah menunggu di luar seulra.

”heeemmm baguslah kau setuju” seulra segera berjalan mengiringi langkah minho.

”tapi ini rahasia yah” kata minho

Seluruh siswa namja maupun yeoja berbisik-bisik mengenai kedatanganku dengan minho ke sekolah tak terkecuali key dan hyun min. ”mereka melihat kita” bisik minho cemas.

”itulah tujuanku” jawab seulra

”bertahanlah hanya 2 minggu saja”.

Dan minho hanya bisa menelan ludah.

Seluruh teman sekelas seulra menanyakan kebenaran gosip yang terjadi pagi tadi.

”kau benar-benar menjadi yeojachingu minho?”

”kau tanya saja dia” jawab seulra enteng.

”haaaai aku sudah tanya minho dia bilang seulra memang yeojachingunya” kata seira teman sekelasnya yang sangat mendambakan minho menjadi namjachingunya.

”yaaaaah” seluruh yeoja kecewa. Seulra menahan tawanya.

”ya seulra ayo pulang” terdengar suara minho diambang pintu sedang berdiri dengan keren.

”ne jagi” suara seulra jadi dibuat-buat dan seulra mendengar desissan para yeoja yang iri.

~perjalanan pulang~

”seul ra~ah aktingku bagus tidak?” kata minho dengan puppy eyes menunggu awaban seulra.

”hehehe kau sungguh hebat, ku sarankan kau jadi aktor saja” mereka berduapun berbincang dengan akrab, semua orang pun percaya bahwa mereka sedang berpacaran.

”wah wah pacarmu ganti lagi ya seulra” tanya seorang namja berandalan yang biasanya adu kekuatan dan selalu kalah dengan seul ra.

”sudah lah sokbong aku males meladenimu hari ini, pergi-pergi hush hush” seulra mulai naik darah.

”ya namjachingu mu ok juga, pasti dia sedang takut seperti pacar-pacarmu yang sebelumnya” sokbong mendekati minho yang berdiri pucat.

”yahhh dia gemetaran” ejek sokbog

Tanpa pikir panjang aku langsung menghajarnya seperti biasa.

~taman~

”minho gwenchana?” tanya seulra khawatir

”minum ini, aku baru membelinya di toko sebrang, ini” seulra menyodorkan minuman padanya dan minho menerimanya.

”kau pandai berkelahi ya” akhirnya minho berbicara.

”mian membuatmu takut” seulra merasa bersalah.

”takut!!tidak itu malah keren, aku ingin belajar seperti itu, agar bisa melindungi seulra” kata minho polos.

”EEEE, begitukah?” seulra masih tidak percaya pipinya memerah.

”iya itu keren sekali” miho masih terkagum-kagum dengan seulra tetapi seulra malah sebaliknya dia serasa jantungnya berhenti berdetak ketika memandang minho yang tersenyum.

Sudah 1,5 minggu seluruh yeoja sedang memandang seulra dengan tatapan sinis, untung saja yuhee masih berteman dengan seulra meski tidak mengetahui perjanjian mereka.

~seulra pov~

’3 hari menuju hari putusku, sejujurnya aku sudah menyukainya dan menerima minho apa adanya tapi mana mungkin, namja setampan seperti dia mau melirik gadis sebabo aku. Sudah lah berhenti memikirkannya, toh kau berhasil membuat hyun min iri karena aku selalu mendapatkan namjachingu yang tampan-tampan dan selalu menjadi idola’

~normal pov~

”seulra ayo kita pulang” ajak miinho.

Seperti biasa sejak kejadian perkelahian yang membuat minho pucat seulra menggunakan akses jalan lain agar tidak bertemu dengan sokbong. Tapi sepertinya dugaan seulra kali ini salah, dia malah bertemu sokbong dengan ke 3 chingu nya yang tak kalah gila…

”kali ini kita menang seulra, kau hanya membawa namja chingu mu yang tidak berguna ini” dia mulai membuat seul ra kembali naik darah.

”kali ini aku ingin mencobanya seulra” minho memandang seulra dengan tatapan yang teguh.

”eh maksudmu melawan?” seulra mulai khawatir.

”jangan yang seperti ini cukup 10 menit bagi seul ra” kata seulra.

Tetapi minho masih bersikeras untuk menghadapi mereka ber 4. akhirnya seulra menyerah dan hanya menjadi pihak yang menanti.

Tidak butuh waktu 10 menit minho berhasil membuat sokbong dkk tepar.

Akhirnya mereka berdua meninggalkan

”wuaaah minho kau hebat sekali” seulra masih tidak percaya.

”hehehe aku sudah berlatih keras selama 1 minggu ini, ternyata aku memiliiki bakat yah, kali ini kau yang kulindungi” jawab minho dengan bangga.

”cih, sekarang kau menjadi seorang yang jantan nih, lupa dengan hobi manismu” seulra mulai menyindir.

”tidak, itu tidak mudah menghilangkannya, tetapi aku berusaha untuk menghilangkannya, karena orang yang kusuka sepertinya tidak suka” jawab minho

”kau menyukai seseorang nugu nugu nugu?” tanya seulra penasaran.

”itu rahasia hahahaha” minho sengaja membuat seulra makin penasaran.

~hari putus~

Didepan rumah seulra

”gomawo yah minho, kali ini kau tidak perlu terbebani lagi, kau bebas. Cepat nyatakan perasaanmu pada gadis itu, dan jangan lupa kau kenalkan pada mantan mu ini awas kalau gak!” seulra berjalan meninggalkan minho yang mematung di depan rumah seulra.

”ya miho, kajja” seulra memanggil minho dari kejauhan.

”minho~ah dia orang yang kau suka cantik?” tanya seulra

”ne” jawab minho singkat.

”aku kenal?”

”ne seulra” itulah percakapan terakhir bagi seulra dan minho sebelum memasuki gerbang sekolah.

”kita tetap teman” kata seulra sambil menahan tangis dan segera berlari menuju kelasnya.

~dikelas~

”kau putus lagi??” kali ini yuhee yag emosi.

”iya, aku tidak cocok dengannya” jawabku lemas setelah menangis.

”jinja??”tanya seorang yeoja kegirangan

”ne” jawab seulra. YIPPPIIIE seluruh kelas khususnya yeoja berpesta menyambut putusnya seulra dengan minho.

”waeyeo?” tanya yuhee sabar.

”huuh dia menyukai orang lain, dan mana mungki bisa bertahan dengan gadis yang liar sepertiku” jawab seulra setengah terisak.

”ya seulra kau jangan memutusku begitu saja!!” suara minho terdengar dari pintu.

Seulra yang kaget langsung menoleh, dan mendapati minho sedang tersenyum melihatnya.

”kau menyuruhku mengutarakan perasaanku pada gadis yang kusukai kan, sekarang aku sedang memandangnya” kata minho berbunga-bunga.

Seulra yang bodoh menoleh ke belakang dan hanya menemukan seorang namja sedang mendengarkan mp3.

”aku” kata seulra bingung

”tentu saja babo!” jawb minho sambil mendekati seulra dan yuhee pun menjauh untuk memberi tempat minho.

”saranghamnida~” kata miho didepan seulra.

”ji jin jinja?” seulra masih tidak percaya. Dan suasana hening terasa dikelas menunggu keputusan seulra.

”hwaaaaaa” seulra langsung memeluk minho yang tepat berada didepannya

”nado saranghae~” bisik seulra.

Dan para yeojapun kecewa.

TAMAT

Signature


This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For Namja Shawol.. Don’t be shy or lazy to write a comment please
  • BUAT YANG PUNYA WORDPRESS… LIHAT DI PALING ATAS ADA BUTTON LIKE SAMA LAMBANG BINTANG… TOLONG DI KLIK KALAU KALIAN SUKA SAMA FF NYA ^.^.. SUPAYA AUTHORNYA TAHU SEBERAPA BANYAK YANG SUKA FF MEREKA.. GOMAWO

SHINee Hello Dongsaeng – Part 1

SHINee: Hello Dongsaeng~! (Part 1)

Title: SHINee: Hello Dongsaeng~!

Author: Cythia a.k.a Han Ha Joon

Casts: Han Ha Joon, SHINee, KBS TV crews

Genre: Romantic, Family, Friendship, Humor

Rating: Err… PG-13 to PG-15? :/

Length: Series ~ 😀

Summary: SHINee got a new program where they have to take care of 13-going-to-14 girl named Han Ha Joon. Ha Joon was a fan to Minho, but silently Jonghyun loved her…

***

KBS TV, 10 Juni 2010—04.00 KST

“Akhirnya~ Akhirnya kita selesai juga! Ah aku rindu dorm~” teriak Taemin di luar KBS TV.

“Ya! Jangan teriak-teriak Taem… Malu tau, norak!” Key mulai ngomel-ngomel, sementara Taemin cuma manyun.

“Ne, hyung~” jawab Taemin.

“Lah? Kok…” tiba-tiba Jonghyun menghentikan langkahnya sambil menunjuk-nunjuk tempat parkir.

“Apa Jong?” tanya Onew heran.

“Kok mobil kita nggak ada hyung!?” tanya Jonghyun panik. Semua member SHINee langsung kelabakan nelpon manajernya.

“Halo? Hyung, manajer hyung? Ya ampun hyung… Di mana kamu? Eh? Apa? Program baru? Bis? Apa sih? Hyung, aku nggak ngerti… Halo? Hyung!? HALO!?” Onew teriak-teriak sendiri di teleponnya.

“Gimana hyung?” tanya Minho sambil menghampiri Onew, disusul yang lain.

“Jadi tuh kita ada program baru…”

“Heeee?”

“Kok aku nggak tau?” tanya Key, disusul yang lainnya.

“Terus, hyung?” tanya Minho lagi.

“Katanya bentar lagi ada bis yang mau jemput kita…” lanjut Onew lemas.

“Ya ampun, serius nih?” tanya Jonghyun lagi.

“Serius, duarius malah,” sahut Onew.

Dan saat itulah sebuah bis melaju menghampiri mereka…

***

“Aku pulang!” teriak seorang gadis sambil mencopot sepatunya sambil melempar rompi seragam sekolahnya, lalu meletakkan tasnya sembarangan dan kemudian mencari sesuatu di lemari es.

“Pesan? Dari… Eomma?” gumam gadis itu sambil menarik selembar kertas yang tertempel pada pintu lemari es.

Ha Joon-ah…

Eomma dan appa pergi bulan madu sebulan ke Eropa, dan kami telah mengutus beberapa pengasuhmu… Yah, anggap saja sebagai kakakmu.

Untuk makanan belanja sendiri di supermarket ya? Bawa saja kartu kredit eomma, ada di tempat biasa. Patuhi kakakmu yang baru, jangan membantah, jangan online malam-malam dan jangan lupa sikat gigi sebelum tidur. Arasseo?

Eomma ^^

“ANDWAEEE!! EOMMA! AAAARRGGH!!” teriak gadis yang bernama Ha Joon itu, lalu segera pergi ke kamarnya sebelum ia menemukan catatan lain di bawahnya: ‘Jangan terkejut melihat pengasuhmu!! Kau perempuan.’

***

“Keluarga Han?” gumam Jonghyun sambil menunjuk papan nama dari sebuah rumah yang terlihat berkecukupan, kemudian salah seorang kru TV memberikan sebuah kunci kepada Jonghyun.

“Darimana kau mendapatkan ini?” tanya Jonghyun heran, dan kru tersebut cuma mengangkat tangannya.

“Ah, terserahlah itu!” Key mulai emosi dan menyambar kembarannya (baca: kunci -_-) lalu membuka pintu dari rumah tersebut.

“Selamat siang~” teriak SHINee begitu masuk ke dalam rumah.

“Kok nggak ada jawaban?” tanya Taemin.

“Masuk aja deh!” Minho mulai masuk ke dalam rumah.

“AH! YA AMPUN!!” teriak Key tiba-tiba sampai Onew ikutan menjerit karena kaget.

“Apaan sih!” omel Jonghyun pada Key.

“Liat nih, berantakan banget! Ya ampun, ini kan rompi cewek? Jorok banget!!” kata Key sambil mengangkat rompi tersebut, sementara yang lain sibuk melihat-lihat ruangan lainnya.

“Ponsel?” gumam Minho tiba-tiba, lalu mengambil ponsel tersebut.

“Mana, mana?” tanya Taemin antusias. Minho mulai mengutak-atik ponsel tersebut, lalu masuk ke dalam folder gambar, album kamera dan musik sampai mereka menyadari…

“WHOAAAA!!” teriak Minho dan Taemin bersamaan.

“Apa, ada apa? Ada bom? Ada gambar 17+?” tanya Jonghyun sambil menghampiri Taemin dan Minho.

“Hush! Ngawur!” sahut Onew, dan sekarang 5 member SHINee mengerubungi ponsel yang dipegang Minho. Mereka semua terkejut melihat gambar-gambar dari ponsel tersebut.

“Astaga, ya ampun, demi Tuhan!” sebut Key, disusul Jonghyun.

“Waaish! Jiplak aja!” amuk Key, dan Jonghyun cuma tersenyum jahil.

“Ya ampun, dia…” kata Onew tertahan.

“SHINee World!! Dan… FLAMES!?”

“Liat album kameranya! Aku mau tau orangnya!” sahut Jonghyun, dan Minho pun mulai mengutak-atik ponsel tersebut kembali.

“Whoa…” gumam mereka setelah melihat-lihat foto dari si empunya ponsel.

“Lumayan, umurnya berapa sih? 15?” tanya Onew (author narsis)

“Haaa? 13!? Oh, bulan Juli 14? Ya,ya, ya…” sahut Taemin setelah mendengar penjelasan dari kru TV.

“Rambutnya ikal, lumayan juga. Wajahnya imut kok, terus juga selera fashionnya lumayan,” komentar Key (author lagi kumat, maaf ya)

“Kayaknya Minho shock, ya?” tanya Taemin pada Minho.

“Emm… Begitulah ._.” jawab Minho singkat.

“Lumayan loh Ho~~~” goda Jonghyun.

“Hyung, apaan sih?” sahut Minho kesal.

***

“Aku pulang~ Hujannya turun deras…” gumam Ha Joon sendiri sambil mengusap-usap tangannya yang kedinginan, dan tiba-tiba ia mendengar suara berisik dari ruang tengah. Seingatnya, ia tak mengundang seorangpun di sana, kecuali…

Maling.

Dengan payung yang ada di tangannya, ia mengendap-endap menuju ruang tengah dan…

“MALIIIING!!”

“AAAAAHH!!”

“Loh? Kamu siapa?” tanya Key sambil menunjuk Ha Joon.

“Kamu yang siapa! Eh…? SHINee!?” jerit Ha Joon, dan payung yang digenggamnya terlepas begitu saja.

“Ekspresimu kenapa sih? Kayak baru liat hantu, kita kan ganteng,” ucap Jonghyun pede.

“EOMMA~~!!!”

To be continued~

Maaf ini FF pertama saya, maaf kalo jelek *bowed*

Sebenernya sih ini terinspirasi dari SHINee Hello Baby sama Infinite yang You’re My Oppa~

Hahaha fail banget ini, maaf kalo kurang ngena ya~! u.u *bowed again*

Kamsahamnida buat admin yang mau publish sama yang mau baca 😀

My Lovely Magnae – Part 4

Author: Resty a.k.a Mikan_Magnae

Main Cast: Lee Taemin

LESSON V


’lagi-lagi mataku terlihat sembab’ aku memandang kacamataku yang berada tepat dihadapanku. ’ne ne ne aku menyerah kali ini aku akan memakaimu’ aku memakainya dan keluar dari kamarku untuk siap-siap kesekolah. Ketika aku berada di ruang makan.

”EEEEEEEEEE” aku dan taemin saling menunjuk bagaimana tidak kami sama-sama memakai kacamata hitam.

”mwoooo kau peniru!!!” aku mendekatinya dan berusaha membuka kacamata taemin tetapi taemin dengan sigap mempertahankanya.

”ani ani!!!a a aku juga sakit mata gara-gara kau!!” taemin menuduhku dan setelah itu dia berlari keluar untuk berangkat terlebih dulu. Dan aku mengambil beberapa helai roti lalu berlari menyusul taemin yang sudah semakin jauh.

~~~~~

Seperti dugaanku kami menjadi bahan tontonan asik bagi mereka. “kalian cocok sekali” celetuk shindong yang berada di depan kelas bersama dengan eeteuk yang menyuruh teman-teman sekelas untuk ikut memberi selamat.

“terseralah” aku duduk ke tempatku dan aku melirik ke arah sooyoung yang sedang berduaan dengan minho itu cukup membuatku down. “noonaaaa~” tiba-tiba taemin sudah ada di depanku.

“ne my dongsaeng” jawabku

“aku hanya ingin menyapa mu” lalu dia kembali berbalik. Ternyata taemin sudah menukar tempat duduknya dengan ka in.

Handphone ku berdering segera aku membuka 1 pesan dari hye sun setelah ku buka. Ternyata gambar seorang namja yang membawa sebotol minuman keras dengan merangkul seorang yeoja. Sepintas itu terlihat suatu kejahilan tetapi ku perhatikan dengan seksama ternyata namja itu adalah LEE TAEMIN!!!! Tetapi taemin kan masih belum diijinkan minum-minum tetapi ada sebuah pesan dibawah foto tersebut

Hye sun :

Ne yoonha, kau tahu kan ini apa. Nanti aku tunggu di kamar mandi yeoja jam 14.00 jangan lupa ya~♥

Aku membaca pesan itu dengan mata serasa terbakar. Seharusnya aku tahu hye sun berniat buruk padaku kenapa aku bisa sebodoh itu. Aku menangis lagi kali ini aku menahannya dengan menggigit bibir bawahku sekuat tenaga agar tidak terdengar isak kan tangisku ’untung saja aku memakai kacamata’. Dan aku pura-pura merebahkan kepalaku ke meja, berkali-kali aku melihat jam tanganku sekarang masih pukul 13.30 kurang 30 menit lagi. Aku merasakan darah keluar dari bibirku aku menyentuhnya untuk memastikan ternyata tidak terlalu banyak, segera aku mengambil tissue dan melapnya.

Waktu terasa sangat lama bagiku tepat ketika jam 14.00 aku meminta ijin dengan cepat lalu langsung menuju tempat yang sudah dijanjikan.

”apa maumu” aku bertanya dengan emosi yang sangat amat.

”ne kau sudah tau” dia menyeringai penuh kemenangan.

”kau licik sekali” aku bergumam.

”ada satu hal yang ingin ku lakukan tetapi tidak bisa, aku butung bantuamu chingu” dia memasang muka yang memelas dasar!!!!

~~~

Aku kembali kekelas seperti membawa sebuah beban berat yang ku pikul.

”ne noona waeyeo” tanya taemin.

“gwencana” entah kenapa aku harus melindungi namja ini. Aku hanya menatapnya sesaat lalu berpaling ke note yang sudah dibagikan. Aku tidak bisa berkonsentrasi lagi pada semua pelajaran.

Hye sun memintaku untuk mengambil foto para anak kelas S dan menyerahkan padanya. Aku hanya diberi waktu 2 jam tetapi kelas kita bubar pada jam 15.00. tinggal 1 jam lagi aku bingung harus bagaimana. Aku menjernihkan pikiranku ’bisakah aku mengkhianati mereka yang sudah menerimaku apa adanya ini’ aku melihat mereka yang sedang bersiap untuk pulang. Haaah aku kali sudah memutuskan untuk melakukan itu.

~~~

“kau membawanya?” Tanya hyesun penuh kemenangan.

”aku menyerahkan handphone ku tetapi sebelum dia meraihnya aku langsung memukul bagian perutnya dan segera kabur darinya. Sebelum menuju pintu keluar aku dihalangi oleh 9 orang yeoja dan seketika aku merasa di hujani hantaman yang keras.

Aku jalan tertatih tatih menuju kelasku yang kosong ’aku terlihat berantakan saat ini’ aku sudah tidak kuat lagi berjalan akhirnya aku merasa terjatuh di kelasku yang sudah sepi. Aku masih sadar tetapi tidak bisa bangun aku melihat handphone ku yang sebenarnya telah kusembunyikan dilaci bangkuku, dengan sekuat tenaga aku menggapainya. ’mian taemin~ah’ hiks hiks hiks aku merasa sebagai noona yang bodoh karena tidak bisa melindungi dongsaengnya. Setelah beberapa lama aku terdiam mengumpulkan sisa tenagaku dan merapikan pelampilanku aku segera berjalan pulang meski harus menggunakan tembok sebagai alat bantu. Sesampainya dilorong dekat gerbang aku terbelalak mendapati seluruh anak kelasku belum pulang dan seluruhnya  menatapku cemas. ”NOONA!!!” taemin berlari ke arahku. Dengan segera aku bertanya ”waeyeo”.

”hyung kau benar tidak sia-sia aku menanamkan GPS di setiap jas yang dikenakan siswa kelas S” jinki berbicara pada eeteuk. ”mwo” aku masih dalam bantuan taemin untuk berjalan ke arah mereka.

”kami merasa curiga ketika kau sangat gelisah dan kami memata-mataimu tetapi ternyata jaringan GPS di tempat selain kelas S itu sangat buruk jadi kami putuskan untuk menunggumu. Dan ternyata firasat kami benar, sudah terjadi sesuatu padamu” jelas eeteuk.

”bagaimana bisa” aku masih bingung.

Jinki mendekatiku dan menunjuk jas kelas yang kukenakan ”itu yang bisa membuatmu mudah dilacak, tetapi sepertinya ini harus kuperbaiki”.

Aku masih tidak mengerti tentang penjelasannya. ”noona kau sangat berantakan, gwencana?” taemin tetap saja mengkhawatirkan aku. ”ne taemin” meski aku menhan sakit aku berharap suaraku tidak terdengar aneh. ”sepertinya kelas S akan menjadi kelas H yah” eeteuk menjelaskan.

”H untuk HERO!!!! YEAH” seluruh murid kelas S berteriak bersama.

~~~~~~

”waeyeo noona?” taemin masih tidak mau beranjak dari kamarku.

”aku hanya meluapkan dara mudaku untuk berkelahi” aku mengangkat bahu dan melanjutka membaca note ku.

”geojitmal!!” taemin meraih note ku dan menatapku marah dengan matanya yang bulat.

”huuuh kau mau jawaban apa?” aku mulai malas berdebat dengannya.

”ini!” dia menunjukkan handphone ku yang ada gambar dirinya yang sedang bersama seorang yeoja dan membawa minuman keras di tangannya.

”ada yang salah dengan gambar itu” aku mulai cemas.

”kau percaya ini? Kau seharusnya tanya dulu padaku” dia masih mendesakku untuk memberi jawabannya.

”baiklah, aku hanya takut gambar itu tersebar dan kau akan dikeluarkan dari sekolah” aku akhirnya menjelaskan padanya.

”noona itu memang aku tetapi, aku tidak pernah menyalahi aturan, aku hanya membantu seseorang yang tengah mabuk, dan ternyata ini akan tersebar. Gomawo sudah mencemaskanku” aku melihatnya begitu bahagia.

”cheonmaneyo” aku membalas senyumnya. Taemin memelukku ”hoooi lepaskan, aduh lukaku belum sembuh taemin, ayo lepaskan” aku mulai berontak. ”noona begitu kyopta” lalu ia melepaskan pelukannya dan berlari menuju kamarnya. Hati berdegup kencang pipiku terasa panas, ada apa dengan ku.

~~~

”AAARRRCCCK AKU TERLAMBAAAAATTTT” aku segera berlari tanpa memakai sepatuku dan memasukkan sepatuku di dalam tas. Meski berlari sekuat tenaga mengejar bus tetapi tetap saja terpincang-pincang gara-gara kejadian kemarin.

Hosh hosh hosh nafasku tersengal-sengal keika memasuki kelas tetapi aku heran ’kemana semuanya, apa aku salah lihat jam??bukannkah sekarang sudah waktunya masuk?’ aku menoleh ke kanan kiri tetapi tidak menemukan tanda-tanda keberadaan mereka. Ada suara gaduh dari luar ruangan ini. Aku yang penasaran segera mencari tau ada apa sebenarnya.

’Aah mereka ketemu, tapi bukankah itu hye woo’ aku mendekati hye woo di tengah kerumunan

”hye woo~ah” aku menepuk pundaknya. Dia menoleh sambil menggunakan topeng ”kemari kau” hye woo menyeretku di depan barisan. Ternyata eeteuk dan jinki yang juga memakai topeng dan ternyata seluruh siswa kelas S ada di sini menggunakan topeng juga. Dan eeteuk sedang berbicara dengan nada serius pada shin jang in ketua kelas A!! Aku yang kebingungan hanya bisa memasang muka bodong menoleh sana sini. ”eeteuk waeyeo?” tetapi dia tidak menghiraukan ku dia terus saja berbicara pada jang in.

”kami sesungguhnya tidak menerima perlakuan teman sekelasmu pada dia” jinki menyeret lenganku lalu menyuruhku berada di samping eeteuk. ”kau lihat dia terluka, cepat suruh dia keluar dan berlutut padanya” suara eeteuk berubah kejam aku jadiketakutan sendiri berdiri di pusat masalah ini.

”kau pikir kami kelas unggulan akan mudah berlutut pada kelas buntut ini” suara jang in terdengar angkuh.

”cih, unggulan kita lihat saja nanti” eeteuk memberi peringatan pada jang in dan menyuruh kami semua untuk segera pergi.

~CLASS~

”kenapa kalian berbuat seperti itu, identitas kalian akan” aku tidak bisa menlanjutkannya.

”kau pikir kami akan diam” kata minho.

”i i itu” aku merasa bersalah.

”tak perlu cemas” sahut yuhee

”iya tenang saja” seluruh kelas berbicara dengan nada bersamaan

”kaliaaaan” aku menangis terharu. ”Hahahaha…..” semua tertawa melihatku

-TBC-

Signature

This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For Namja Shawol.. Don’t be shy or lazy to write a comment please