LOVE’S WAY – IS IT LOVE [3.1]

Author : Novi

Main Cast: Member SHINee, Choi Hye Jin, Shin Hyo Jin

Support Cast: Super Junior

IS IT LOVE – 1

Akhirnya akhir pekan juga, rasanya aku masih ingin bermalas-malasan di tempat tidur setelah minggu yang sangat melelahkan. Aku masih bergelung dengan selimutku di tempat tidur sampai Hyo Jin membuka jendela dan membiarkan cahaya matahari masuk dan mengenai mataku. Aishh….silau sekali.

”Bangun cepat!!!kau mau jalan-jalan tidak?”teriaknya.

Jalan-jalan? Jalan-jalan kemana?malasnya, untuk apa jalan-jalan aku hanya ingin di rumah saja minggu ini, aku masih mengantuk. Minggu kemarin sudah pergi masa sekarang pergi lagi.

Kurasakan seseorang menarik selimutku.

”Hyo Jin…aku ngantuk…”Aku berteriak kesal dengan mata masih menutup.

”Kau tidak mau bangun juga…Taemin tidak suka gadis yang bangunnya telat…”

Hyo Jin tidak bosan-bosannya kah dia meledekku sejak kemarin, aku bangun dan langsung melemparnya dengan bantalku tapi ternyata dia bisa menghindar dan hilang di balik pintu.

”Cepat mandi sana…”Teriak Hyo Jin dari luar kamar.

Kenapa sepupuku yang satu itu tidak henti-hentinya mengejekku, apalagi sejak dia tahu kalau aku diantar oleh Taemin kemarin , sebenarnya kejadian itu juga tidak disengaja, masalahnya saat itu aku pulang sekolah sendiri, Hyo Jin ada latihan sedangkan Rae Na tidak masuk sekolah. Tiba-tiba di depan gerbang sekolah dia menghampiriku dan mengajakku pulang bersama, dia bilang dia disuruh Hyo Jin karena Hyo Jin takut aku akan tersesat lagi seperti waktu itu. Namun Hyo Jin menjadikannya bahan ledekan sepanjang hari itu sampai sekarang. Sepertinya Hyo Jin sengaja melakukan itu padaku.

Hari ini aku terpaksa mengikuti kemauan Hyo Jin mengantarnya jalan-jalan ke taman, sebenarnya aku malas tapi ibu juga memintaku untuk menemani Hyo Jin. Jadilah aku disini bersamanya di sebuah taman di tengah kota, taman kesukaannya begitu kata Hyo Jin waktu itu. Kami duduk di sebuah bangku dekat air mancur. Seperti biasa aku membawa kameraku, aku memang sangat tertarik pada fotografi semenjak aku masih di Amerika dan sejak pindah kesini aku semakin senang dengan fotografi, aku selalu membawa kameraku kemana-mana karena objek foto disini lebih indah daripada di Amerika. Aku terus saja mengarahkan kameraku ke setiap objek yang menurutku bagus tanpa mengiharaukan Hyo Jin yang sedang bercerita, entahlah apa, sepertinya tentang pergelaran seninya, atau tentang Jin Ki Oppa, atau drama…aku tidak tahu, aku hanya menggapinya dengan jawaban ”Ya” atau ”Hmm” dan sepertinya itu membuat Hyo Jin kesal dan mulai berhenti bicara dan tiba-tiba saja mengambil kameraku.

”Ya!!” teriakku.

”Kau tidak mendengarkanku bicara…”serunya.

”Aku mendengarmu…kembalikan kameraku…”seruku.

”Ayo jalan lagi…”ajaknya.

Dasar Hyo Jin, selalu mendominasi. Kami berjalan lagi sementara kameraku di tahannya dia kembali bercerita dan terpaksa aku harus menanggapinya.

”Aku haus kita cari minum dulu ya..”serunya setelah berbicara panjang lebar.

Bagaimana dia tidak haus kalau sedari tadi dia hanya berbicara saja. Kami pun mencari toko yang menjual minuman.

”Taemin-ah..”teriak Hyo Jin.

Hyo Jin berteriak ke seberang jalan, disitu ada seorang cowok yang duduk di atas sepedanya dan itu adalah Taemin. Aigoo di akhir pekan ini aku harus bertemu juga dengannya. Aku yakin Hyo Jin akan menarikku untuk menghampirinya. Dan benar saja dia sudah menarikku sampai ke depan Taemin.

”Noona..Hye Jin…..”seru Taemin begitu kami sampai di depannya.

Taemin tampak sedikit terkejut melihat aku dan Hyo Jin. Seperti biasa dia selalu tampak tampan walau hanya mengenakan T-Shirt yang dilapisi jaket putih.

”Kalian sedang apa?”tanyanya.

”Kami sedang beralan-jalan disini…Oh ya rumah Jin Ki di dekat sini kan?”tanya Hyo Jin.

”Ne…aku kesini dengan Hyung…dia sedang membeli makanan kucingnya di dalam…”Jawab Taemin.

Taemin menunjuk sebuah toko makanan hewan di belakangnya. Tak lama kemudian Jin Ki Oppa keluar dan juga terkejut melihat kami.

”Hyo Jin…”serunya hanya pada Hyo Jin.huh.

Hanya Hyo Jin, aku agak sedikit curiga dengan sikap dia ke Hyo Jin. Ini kesempatanku untuk membalasnya. Hyo Jin lihat saja aku pasti tidak salah tebak. Kami pun mengobrol sebentar dan kemudian mereka pergi.

”Annyeong…”seru mereka berdua.

”Ne Annyeong…”Kami melambaikan tangan ke arah mereka.

Sangat lucu melihat mereka naik sepeda berdua, dimana Jin Ki Oppa yang dibonceng, lucu sekali.

”Ayo jalan lagi…”ajak Hyo Jin.

”Ne…yeojachingu Jin Ki Oppa…”seruku padanya.

”Mwo?”tanyanya.

Kulihat wajah Hyo Jin yang terkejut mendengar ucapanku dan dia bersiap memulku, aku pun langsung mengindar dan berlari menjauhinya.

***

”Kau sudah selesai mengerjakan PR-mu?”tanya Hyo Jin.

”Ne..” Jawabku sambil merapihkan buku-buku ku ke dalam tas.

Hyo Jin masih sibuk membaca bukunya, dia bilang besok dia ada ulangan jadi dia masih belajar. Aku pun naik ke atas kasurku dan menatap langit-langit

”Hmm…Hyo Jin…menurutmu aku ikut kegiatan apa ya disekolah?”tanyaku padanya yang masih sibuk dengan bukunya.

”Terserah saja…memangnya kau mau apa?”Jawab Hyo Jin tanpa memalingkan wajahnya dari buku.

”Kemarin aku lihat papan pengumuman tentang klub drama…aku sedikit tertarik…bagaimana menurutmu?”tanyaku lagi.

Hyo Jin lama tidak menjawab ku kira dia tertidur di mejanya.

”Boleh..itu bagus…kau pernah ikut klub drama sebelumnya?”tanyanya.

”Ne…waktu di Amerika…”jawabku singkat.

Lama dia tidak bicara lagi lalu kemudian.

”Tapi kau harus hati-hati banyak orang aneh disana…”serunya tiba-tiba.

”Maksudmu?”tanyaku yang merasa sedikit aneh dengan pernyataannya itu.

Apa maksudnya dengan orang aneh, kurasa klub drama itu mengasyikan, aku suka akting.

”Kau tahu Heechul, Eunhyuk dan Donghae…tiga serangkai pemilik klub drama…mereka setingkat denganku jadi aku tahu mereka seperti apa…”terang Hyo Jin.

”Aneh seperti apa?”tanyaku lagi.

”Kau akan lihat sendiri nanti…tapi tenang saja mereka baik kok…kalau ada apa-apa bilang saja padaku…”serunya sambil terus menatap buku.

”Ne…”jawabku masih heran tapi kuurungkan niatku untuk bertanya lagi akan kulihat sendiri seaneh apa yang disebutkan Hyo Jin.

Aku memejamkan mataku dan akhirnya tertidur.

***

Aku masuk ke kelas dan menaruh tasku ke atas meja dan melihat sekeliling mencari Rae Na, apa dia belum masuk ya? Tapi tadi malam dia sms kalau hari ini dia akan masuk, mungkin belum datang. Hari ini aku datang sangat awal dan baru beberapa murid saja yang sampai di kelas. Aku sedang merapihkan dasiku begitu kulihat seorang cowok masuk ke dalam kelas. Tumben dia datang sepagi ini biasanya saat bel berbunyi dia baru sampai di depan kelas. Aku memalingkan wajahku begitu dia menyadari aku melihat ke arahnya. Sudah seminggu ini kami tidak bertengkar, biasanya setiap kami bertemu pasti akan keluar kata-kata kasar dari mulut kami, sepertinya dia menghindari konfrontasi denganku seminggu ini dan aku pun melakukan hal yang sama, lebih baik aku menghindarinya. Kemudian dia duduk dikursinya dan mengeluarkan sebuah buku dari dalam tasnya. Tak lama kemudian Rae Na datang dengan berteriak-teriak.

”Hye Jin…Ya ampun aku kangen sekali denganmu…”seru Rae Na langsung menghampiriku.

Dia langsung memelukku dengan erat dan membuatku tidak bisa bernafas.

”Rae Na..kau membuatku tak bisa bernafas tau..”serunya.

”Mianhe…habis aku kangen sekali sudah 3 hari kita tidak bertemu karena flu ini…”katanya.

Aku segera beranjak dari tempat dudukku begitu dia bilang kemarin dia tidak masuk karena sakit flu. Dan menyilangkan tangan di depan wajahku untuk memperingatinya agar tidak mendekat denganku.

”Aigoo…Hye Jin aku sudah sembuh..masa kau tidak mau dekat-dekat denganku…” Rae Na mendekatiku sambil mengerucutkan bibirnya.

Aku tertawa melihat perubahan wajah Rae Na dan sekarang dia sedang cemberut, sangat jelek.

”Aku Cuma bercanda kok…”seruku sambil tersenyum.

Dia tersenyum sedikit dan kemudian tertawa, akhirnya kami tertawa bersama. Kulihat cowok itu diam saja, biasanya dia akan mengomel tidak karuan jika aku dan Rae Na sudah mulai tertawa dan dia selalu bilang berisik. Tumben sekali dia hanya diam memandangi buku di depannya. Aisshh kenapa aku harus peduli padanya!!

Tak lama kemudian Park Sonsaengnim datang dan pelajaran matematika pun dimulai. Sejak tadi Rae Na terus saja menusuk-nusukkan pensilnya ke punggungku, ada apa sih? Tidak tahu apa kalau Park Sonsaengnim itu sangat galak, apalagi pada murid yang ketahuan mengobrol di jamnya bisa-bisa langsung dikeluarkan dari kelas, Rae Na mau apa sih?tiba-tiba secarik kertas sampai di mejaku kubuka pelan-pelan dan ternyata itu dari Rae Na.

”Aku belum mengerjakan PR yang dia berikan kemarin..aku lupa..aku boleh lihat bukumu..”

Ya ampun Rae Na, untung saja hari ini Sonsaengnim tidak berjalan kesekeliling kelas untuk melihat PR kami, hari ini dia hanya menyuruh kami maju satu persatu ke depan mengerjakan PR tersebut. Kusodorkan bukuku ke meja Rae Na pelan-pelan takut ketahuan.

”Hye Jin..maju ke depan kerjakan soal nomor 2…”seru Park Sonsaengnim

Aku tersentak kaget dan menjatuhkan bukuku, ya ampun aku belum mengerjakan soal nomor 2 begitu aku mengambil bukuku yang jatuh dan melihat jawabanku, ternyata aku lupa mengisi soal nomor 2, gawat! Pasti aku akan ditegur karena tidak mengerjakan PR.

”Ayo cepat!”Perintah Sonsaengnim lagi.

Aku pun berjalan dengan gugup ke depan membawa buku catatanku, aduh apa yang harus aku tulis, namun belum sampai ke depan ada sebuah buku yang disodorkan padaku dari meja sesorang yang aku pikir tidak akan pernah melakukan hal ini.

”Pakai bukuku…aku sudah meyelesaikannya…”serunya padaku.

Key memberikan bukunya padaku, sungguh sangat tidak masuk akal. Apakah aku bermimpi kenapa dia mau menolongku? Hari ini dia sungguh sangat aneh. Aku sedikit ragu untuk mengambil bukunya tapi mumpung Park Sonsaengnim sedang menghadap ke papan tulis maka aku pun langsung mengambil buku itu dari tangannya dan menuliskan jawaban nomor 2 di papan tulis, saat kembali ke tempat duduk aku tidak sempat mengembalikan buku Key karena Sonsaengnim terus memperhatikanku sampai duduk, jadi aku menyimpan buku itu untuk sementara.

Key POV

Kenapa denganku? Kenapa aku mau memberikannya bukuku? Aduh ada yang tidak beres dengan otakku. Dia kan musuhku, cewek kasar itu tapi. Aisshh…apa yang terjadi padaku?aku berusaha untuk menepis pikiran bahwa jangan-jangan aku menyukainya. Tidak-tidak dia bukan tipeku. Cewek kasar itu bukan tipeku. Entahlah dari awal aku bertemu dia disekolah ini aku seperti merasa aneh jika aku di dekatnya dan kenapa seeprtinya aku tidak bisa untuk tidak memandanginya walaupun sekali saja, sudah seminggu ini aku berusaha untuk menjauhinya, pertama karena semakin aku sering bertengkar dengan dia perasaan itu seperti semakin nyata dan yang kedua aku sudah lelah bertengkar terus dengan cewek itu,membuang-buang waktuku saja.

-TBC-

P.S: NOVI ONNIE… KALAU BINGUNG KENAPA PENDEK BACA EMAIL DARI AKU YA ^^

-Lana-

Signature


This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For Namja Shawol.. Don’t be shy or lazy to write a comment please

25 thoughts on “LOVE’S WAY – IS IT LOVE [3.1]

  1. Wow..
    Makin kesini makin baguus..
    Tapi kok ada yg kurang ya??
    Menurut onn, kalo hye jin ga berantem sama key kayanya gimanaaa gitu..
    *pletaak!!* dijitak author..
    ^^
    Oia, aku paling suka bagian ditaman, waktu onyu boncengin aku naik sepeda..
    ^^
    Whehehehe…
    Author..nice ff!!!
    Lanjutan nya jangan lama2 yah..

  2. HWUUUUUUAAAAAAAAA NOVI ONNIE !!!!
    YANG PART IS IT LOVE KEREN BANGEEEEETTTTT !!!!!
    HWWWWWUUUUUUAAAAAAAA….
    KRNA PART IS IT LOVE NYA AKU POTONG 3 JADI OUTNYA SEKITAR 3 HARI SEKALI YAK ^^

    AKU SUKA BANGET PART YG IS IT LOVE.. HWUEEEE…
    KEY SAMA TAEMINNYA MANTEBBBHHHH !!!

    1. Gumawo udah di publish and suka sama part ini…^.^

      iyahh ga apa-apa di potong 3 juga…aku juga mikir kayaknya kepanjangan deh..kekekeke

      belum bisa bener-bener comeback nieh T.T
      mungkin hari minggu…kangen pengen bisa ngobrol lagi sama kalian ^_^

      1. Yohooooo !!!!!
        Bagus tahuuuuuu…. Onnie bener-bener bikin aku makin jatuh cinta sama TAEMIN… wkwkwkwk…
        TANGGUNG JAWAB… Sekarang dia udah jadi suami ke 10 aku…. *Novi: Buset! Sok laku lo!* wkwkwk..
        Ya sudah deh.. tak apeuuu…
        Padahal udah kangen… hwuuueeeeeeee T.T

  3. kyaaaaa ~ ada apa denganmyuu Key? wkwkw😄
    aaaah ga sabar nunggu part selanjutnyaaa khkhkh😄
    100 thumbs up ~😄

  4. kenapa kenapa kenapa Key harus berantem? dia kan orang yang baik baikd an rajin menabung? <– ga penting, keren ^^ part selanjutnya cepetan keluar yak (maksa)

  5. @all : gumawo udah baca ^.^

    d tunggu part selanjutnya ya🙂

    @nina: tunggu aja di part selanjutnya…kekeke..iyahh minho nya bukan tokoh utama sieh disini tapi tenang dy ada kok…tapi mungkin gag sesering taemin or key…hehehe

  6. annyeong ^o^
    aaaah lagi seru2nya ituh AYO LANA ONNIE HARI INI DIKELUARIN LANJUTANNYA YAA *tereak2 dikupingnya lana onn hehe *kabuuuuuur sbelum diketekin lana onnie kekeke😄

  7. keren! b^^d
    tapi tapi aku rada pusing bacanya .. soalnya aku kan baca dari kompie,trus warna tulisannya biru muda mencolok .. pusing =_=

  8. Kan bener Key jadi sukaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!! KYAHAHAHHAHA
    Jangan sama Key sama Taemin aja soalnya Key udah punya aku /DUAR *digetokin ssf*
    Kekekekek~
    Aku suka bagian yang disuruh ngerjain didepan wkwkw soalnya itu aku banget kalo udah disuruh kedepan pasti panik apalagi belom dikerjain *curcol* wkwkwkkw
    Baca yang selanjutnya aaahh~~ *ngacir*

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s