I Found Another Love Beacuse A Handphone

I FOUND ANOTHER LOVE BECAUSE A HANDPHONE


AUTHOR : DHY

MAIN CAST     : MINHO & SULLI F (X)

A/N : mmm cerita ini diambil dari sisi minho, jadi semua ceritanya Cuma minho POV. SELAMAT MEMBACA ^^

“aku Cuma mau kamu tahu satu hal, ini yang terbaik buat kita”

“kita kamu bilang, ini terbaik untukmu bukan untukku” aku terus mencoba untuk menyangkal apa yang di ucapan wanita yang kini ada di hadapanku.

“aku yakin ini yang terbaik, bukankah kau ingin aku bahagia? Kalau kau benar-benar mencintaiku tolong lepaskan aku, biarkan aku memilih jalan hidupku sendiri, minho kamu tidak ditakdirkan untukku”

“takdir, kamu bilang ini semua takdir, ini semua bukan karna takdir, kamu yang selalu bilang jangan tinggalkan aku, tapi kenapa kamu meninggalkanku seperti ini”

“minho, maafkan aku, tapi aku tidak bisa merubah keputusanku, aku akan segera bertunangan, tapi aku tidak akan membuatmu bertambah sakit, karena aku akan bertunangan diluar negeri, minho mungkin ini terakhir kalinya aku melihatmu” ucap Krystal sambil memelukku. Aku tidak membalas pelukannya seperti yang selalu kulakukan. Hatiku sakit, rasanya perih sekali, sepperti ada luka yang tiba-tiba muncul di hatiku, ingin sekali berterteriak dan menagis, aku berharap akan ada orang yang membangunkanku, ya karna aku berharap ini mimpi, tapi aku tahu itu tidak akan terjadi karna ini mimpi buruk yang akan abadi, karna ini adalah kenyataan yang  harus aku terima. Tiba-tiba krystal melepaskan pelukannya saat sebuah mobil hitam berplatkan O 173 W datang. Aku melihat kearah mobil itu, seorang pria berkulit putih keluar dari mobil itu. Sekkarang dia berjalan kerahku dan krystal.

“annyong….” Ucapnya padaku denngan senyuman, dia juga tak lupa sedikit membungkukan badannya.

Krystal langsung berpindah ke sisi pria yang sekaranng berdiri  dihadapanku.

“ow ya minho, kenalkan ini onew, calon tunanganku” saat mendengar krystal mengucapkannya aku merasa sesuatu menusuk ke hatiku.

“hai, aku onew” ucap onew “krystal, jadi ini minho sahabat baikmu yang selalu kamu ceritakan padaku” tambahnya.

Sahabat????? Apa selama ini aku dan krystal bersahabat bukankah 10 menit yang lalu kami masih pacaran.

“minho, aku harus pergi sekarang, jaga dirimu baik-baik” ucap krystal padaku, dia memeluku lagi, rasanya aku ingin mati saja.

“minho, aku berharap kamu bisa datang di pertunanganku nanti, karna kamu sahabat krystal aku berharap kita juga bisa menjadi sahabat” onew berkata denngan tulus.

Tuhan apa yang harus ku lakukan, apa aku harus membeci pria yang sekarang tersenyum padaku, tapi aku tahu sepertinya dia tidak tahu apa yang terjadi antra aku dan krystal.

Krystal dan onew pun pergi dengan mobilnya. Akku menyuruh supirku pulang, karna aku hanya ingin sendiri. Aku berjalan menyusuri malam yang menyedihkan ini. Aku berhenti di sebuah jembatan.

“WAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA” teriakku

“APA YANG TIDAK BISA KU LAKUKAN, DAN DIA BISA LAKUKAN”

“YA~~~~~~berhenti beteriak-teriak”

“siapa kau??” tanya ku saat melihat gadis itu sudah berdiri tepat beberapa meter dari tempatku. Sekarang dia berjalan menghampiriku.

“yang pasti aku seseorang yang mencari ketenangan disini”

“lalu apa hubunganya denganku??” tanyaku

“dasar bodoh, kau mengganggu ketenanganku tahu”

“kalau begitu cari tempat lain” ucapku ketus

“begitu ya????? kau pikir ini tempat punyamu apa”

“baiklah kalau begitu tempat ini akan ku beli, agar tidak ada lagi orang aneh yang tiba-tiba muncul menggangguku”

“hahaha, siapa yang mengganggu siapa, jelas-jelas kau yanng berteriak-teriak tidak jelas, dasar laki-laki cengeng, wanitakan banyak, kenapa tidak sekalian kau menangis kemudian buduh diri” ucap gadis itu seenaknya. Ingin rasanya aku membunuhnya.

“hey, kau sadar dengan apa yang kau ucapkan???” tanyaku

“aku sadar ko”

“kalau begitu, tunjukan padaku bagai mana caranya bunuh diri” aku menariknya kesisi jembatan.

‘hey kenapa aku harus bunuh diri”

“bukankah kau mengusulkan agar aku bunuh diri, aku ingin tahu bagai mana caranya bunuh diri, setelah kau menunjukannya padaku baru aku akan melakukannya”

“kau gila ya, aku tidak mau” ucapnya kemudian melangkahkan kakinya menjauhiku, tapi sebelum dia benar-benar jauh aku menarik tangannya, karna aku menariknya begitu kuat, aku kehilangan keseimbangan, kamipun terjatuh. Dan saat aku membuka mata gadis itu bersandar didadaku.

“aduh” ucapnya kemudian bangkit lalu duduk disampingku yang bersandar di batasan jembatan. Untung aku tidak terjatuh melewati batasan jembatan ini.

“kau ini kenapa sich, aaa kaki ku lukakan” ucapnya kemudian meniup-niup luka di lututnya.

“kau pikir kepalaku tidak sakit membentur pembatas ini” balasku

“suadah ah, aku mau pulang, aku heran kenapa bisa bertemu orang sepertimu” ucapnya lagi. Dia pun berlari meningalkanku. Saat aku akan pergi dari jembatan itu kakiku menendang sesuatu.

“handphone??? Punya siapa y???” aku mengambilnya, hp ini terlihat cantik dengan, warnanya pink, aku mencoba untuk membukanya “wow, kenapa tidak pakai password pribadi” aku melihat sebuah foto laki-laki menjadi wallpapernya “pink, laki-laki, aneh” aku pun memasukan hp itu ke dalam sakuku, sambil berjalan pulang aku teringat kembali semua kenanganku dengan krystal.

dhy

setelah mandi mandi aku merebahkan badanku di kasur, memejamkan mataku sebentar, kemudian membukanya kembali, aku bangkit lalu mengambil semua foto krystal yang ada di kamarku dan kumasukan kedalam sebuah box.

“bukankah selama ini kita saling mencintai?” tanyaku pada foto krystal yang ku jadikan wallpaper  salah satu dinding kamarku yang langsung berhadapan dengan ranjangku, dulu aku sengaja membuatnya agar saat aku menutup mata dan membuka mata aku bisa melihat krystal. “tapi kenapa kau bilang, aku hanya sahabatmu? Aku tahu sekarang keluargamu sedang ada masalah, tapi aku sudah bilang aku juga bisa membantumu, kenapa harus orang lain yang membantumu, bahkan hingga kau rela meninggalkanku” aku menarik nafas mennahan air mata “kenapa saat aku menawarkan bantuan untuk keluargamu, kau selalu menjawab aku mencintaimu bukan karena semua yang kau miliki sekarang, lalu apa bedanya dengan onew??? Kenapa kau mau menerima bantuannya?? Kenapa kau selau bilang karena aku mencintaimu, kenapa????? KENAPAAAAAAA??” air mataku tidak bisa kubendung lagi, kakiku yang Harusnya menopangku pun tak sanggup lagi untuk berdiri, aku terjatuh, duduk dalam tangisan. “AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA” aku berteriak sekeras mungkin.

“Tuan” aku mendengar beberapa langkah kaki di depan pintu kamarku.

“pergi” ucapku  pelan

“apa anda baik-baik saja????” tanya suara itu lagi.

“AKU BILANG PERGiiiiiiiiiiiiiiiiiiI” teriakku sambil melemparkan salah satu foto krystal yang ada di box ke arah pintu kamar, suara pecahan kaca figura itu begitu terdengar jelas.

Dhy

Aku terbangun saat nada dering sebuh handphone berbunyi, aku tahu itu bukan handphoneku, akupun membenamkan lagi wajahku di bantal, tapi suara itu tidak kunjung berhenti. Dengan mals aku bangun dari tidurku, kku lihat jam yang ada di meja masih jam 3 pagi, aku mencari arah suara itu, aku teringat dengan handphone yang  kutemukan tadi, akupun mengangkatnya.

“akhirnya kau mengangkatnya” ucap seorang wanita yang berada di line telepon.

“siapa ini???”

“aku pemilik hp yang kau temukan, bisa kau kembalikan hpku”

“buat apa aku mengembalikannya, itu salahmu karena sudah menjatuhkannya” ucapku

‘aku mohon, aku hanya punya itu, hanya itu, akku mohoon” suara wanita itu sedikit bergetar. Hanya ini apa maksudnya, aku tidak percaya ada manusia yang hanya mempunyai hp sebagai barang berharga.

“aku mohon” wanita itu sudah mulai menagisiklah

“baiklah besok akan ku kembalikan, aku menunggumu di jembatan yang kurasa kau lalui kemarin” ucapku kemudian mematikan sambungan telepon.

Dhy

Semalam aku mengirim pesan pada wanita itu dan memintanya datang jam 8 pagi, tapi karna aku bangun terlambat aku datang jam 10. Dari kejauhan aku melihat seorang gadis sedang berdiri dijembatan dimembawa sekeranjang bunga, kemudian dia menngambil sebagian bunga-bunga itu lalu menaburnya ke sungai yang ada dibawah jembatan.

“apa yang dilakukannya” ucapku saat sadar bahwa gadis itu adalah gadis yang kutemui tadi malam dijembatan ini.

“hey, kau sedang apa?” tannyaku dia sedikit melonjak karna kaget

“kau, kau mau membunuhku ya??? Aku kaget tahu”

“siapa yang mau membunuhmu, semalamkan aku memintamu untuk bunuh diri”

“aishh kau ini” ucapnya sambil mengepalkan tangannya karena kesal

Aku tersenyum melihat tingkah gadis mungil itu, apa aku tersenyum ini pertama kalinya aku tersenyum setelah kejadian menyakitkan tadi malam. Akku jadi ingat tadi pagi aku melemparkan piring sarapan yang diantarkan salah seorang pelayanku, aku jadi merasa bersalah.

“sedang apa kau disini??” tanya gadis itu padaku

“ow ya, kau melihat seorang wanita yang datang kesini???” tanyaku

“tidak, memang kenapa??”

“aku mau mengembalikan handphonenya”ucapku sambil menunjukan hp itu.

“handphoneku” ucapnya kemudian mencoba mengambilnya dari tanganku. Aku menganngkat tanganku tinggi-tinggi agar dia tidak dapat mengambilnya.

“kembalikan, itu milikku”

“tidak mungkin ini milikmu, wanita yang mempunyai handphone ini, wanita yang lembut, semalam saja dia hampir menangis saat meminta handphonenya dikembalikan” jelasku

‘tapi itu benar-benar miliku, aku mohon kembalikan”

“baiklah, aku akan percaya kalau kau menyebutkan hal yang paling berharga di dalam handphone ini”

Tanpa pikir panjang gadis itu berkata “ hal yang paling berharga yang ada di hp itu adalah foto pacarku kim keybum”

Aku tak tahan menahan tawa mendengar jawabannya.

“kenapa kau tertawa?? Ini tidak lucu”

“dasar aneh, kau kan bisa mengambil gambarnya lagi” ucapku santai

“YA KALAU AKU BISA, DIA SUDAH MENINGGAL, BAHKAN UNTUK MENDATANGI MAKMNYAPUN AKU TAK BISA” teriak gadis itu sekarang dia benar-benar menangis.

“apa??? Maafkan aku” ucapku pelan, tapi dia tak berhenti menangis, karena bingung harus melakukan apa akupun memeluknya.

“dia sssudah tidak  ada, dia pergi gara-gara aku”dia menangis dibahuku. Beberapa menit kemudian dia melepaskan pelukannya “ kamsahanida” ucapnya. Aku hanya tersenyum. Kemudian dia duduk bersandar pada pembatas jembatan.

“ini handphonemu, maafkan aku” ucapku pelan. Beberapa saat keadaan menjadi hening.

“mian, bajumu jadi basah” ucapnya pelan, aku mencoba menahan tawa mendengar ucapannya.

“kalau kau mau trtawa, tertawa saja”

“tidak, aku tidak mau tertawa” ucapku sambil mengelenngkan kepala.

‘ow ya, kenalkan aku sulli, kau siapa???”

“aku minho, ehm kalau boleh aku mau mendengar ceritamu, cerita tentang pacarmu itu”

“baiklah karna kau sudah terlanjur mengetahuinya, aku akan menceritakannya, key adalah pria baik dan tampan”

“mmm, fotonya yang kau jadikan wallpaper??”

Lalu sulli melanjutkan ceritanya hingga aku tahu bahwa key meninggal karena jatuh disungai ini untuk menoling sulli yang hampir terjatuh, dan mirisnya key tidak di temukan sampai hari ini, kejadian itu sudah berlangsung satu tahun yang lalu, dan hampir setiap hari sulli menyempatkan diri untuk datang k sini dan menabur bunga.

“sebenarnya, pacarku juga meninggalkanku dan bertunangan dengan oranng lain” ucapku pelan

“benarkah???????” ucap sulli spontan

“kenapa kau bertanya dengan nada senang seperti itu????”

“tidak, aku tidak senang ko” jawab sulli kikuk.

Sejak hari itu Aku dan sulli menjadi dekat, sangat dekat. Aku mulai bisa memaafkan krystal dan menerima kenyataan. Aku merasa bahwa sulli adalah gadis terbaik untukku, dari hari ini aku ingin menyatakan perasaanku padanya. Yah aku choi minho telah jatus cinta padanya.

Do’akan aku bisa mendapatkan cintaku lagi………………………………………….

The End

Signature


This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • Open page LIBRARY if you miss some FF ^^

34 thoughts on “I Found Another Love Beacuse A Handphone

  1. kalo minho sama sulli…
    taem gimanaaa? /PLAK
    hihi ff nya bagus😄 ini oneshot ya? mau lanjutannya…😀 <<— maruk

  2. Minho sama Sulli?
    iia dde akku doain oppa, semoga dapat cinta.a laggi…
    *Padahal, dalam hati gug rela* wkwkwk
    nice ff!!!
    Aiio dibuat lanjutan.a z…
    Msh pnsaran.🙂

  3. iya setuju sm Dhikae..
    ceritanya bagus. bahasanya juga..
    tp.
    cerita akhirnya nanggung??
    nanggung banget malah..
    sorry ya..
    tp beneran bagus kok FF nya??
    ditunggu FF selnjutnya ya🙂

  4. hai……………………….

    wah ff’a udah di publish ya……….

    wah mav ya buat ending yg gk memuaskan…………………
    niatnya biar para reader aj yang nentuin akhirnya gmna……………

    kalo film biasanya diserahkan k penonto klo ff diserahkan ke reader.

    v btw thanks dach mo komen, I will try my best next time🙂

  5. wah ceritanya manis banget ^^ (dipikir gula apa yak?) huaaaa kenapa keynya harus meninggal duluan? padahal aku ngerestuin key sama sulli (walaupun harus nangis 3 hari 2 malem) nice😀

  6. yaaaaahhhhh~ krystaaaal ><
    pdhal saya udah syok lho waktu minho bilang 'dijadiin wallpaper DINDING KAMAR.. DINDING KAMAR!!!!
    *masih syok*
    endingnya nggantung ya? knp gak sama sulli aja, ho? hahaha
    nice story~

  7. Hallo hallo. . . .Q reader baru nih di blog mari. . . .
    Asyik ga sama krystal,q lbih rela klo ayangku*gubrak* pairing ma sulli dari pada ma krystal

  8. telat bgt baru baca cerita ini skrg . . .
    KENAPA BERSAMBUNG ?! *reader emosi*
    hahaha😄 sayang bgt critany seru😦
    dibikin sekuelnya doonng😄

  9. ceritanya gantung yah.. coba dilanjut sampe ke minho nyatain cintanya ke sulli, pasti lebih romantic. and do you know author? mataku sembab gara2 nangis baca yg bagian key… hikss sedih bgt pas bagian itu. keren keren!

  10. yampunnn ffnya minsul… sulit bgt nyari ff tentang.minsul…. kadang sampe pasrah nyari ff kyk gini….. love minsul😀 semogaaaa mrk ke pasangan nyata🙂

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s