LOVE’S WAY – IS IT LOVE [3.3]

Author: Novi

Main cast: Member SHINee, Choi Hye Jin, Shin Hyo Jin

Support Cast: Super Junior

IS IT LOVE – 3

Hye Jin POV

Aku masih terus saja menangis sambil berlari. Ah aku benci kenapa setiap aku marah selalu saja air mata ini turun. Aku bukan gadis lemah. Tiba-tiba aku menabrak seseorang, saat aku mendongakkan wajahku ternyata itu Taemin.

”Hye Jin…kau kenapa?”tanyanya begitu melihat air mataku mengalir.

Dia menjulurkan tangannya berusaha untuk menghapus air mataku, tapi buru-buru aku menghapus air mataku dengan tanganku.

”Aku tidak apa-apa…permisi…”jawabku.

Aku melewatinya dan berlari kembali. Jangan menangis lagi!aku terus berlari menuju taman sekolah, disana sudah tidak banyak orang lagi karena memang murid-murid sudah banyak yang pulang. Aku terududuk di salah satu bangku dan menangis sejadi-jadinya. Kenapa dia melakukan itu padaku?dia pikir aku cewek murahan apa! Dasar cowok brengsek!aku benci kau!sangat benci!

Aku masih menangis dan air mataku masih mengalir sangat deras sampai aku sadar seseorang duduk disampingku. Aku kembali menyeka air mataku.

”Kau baik-baik saja Hye Jin…”tanya Taemin begitu melihatku.

”Ne…aku baik-baik saja…”tapi tetap saja air mata ini terus turun.

”Kau sedang ada masalah?”tanyanya lagi.

Kali ini aku hanya terdiam, aku tidak mungkin bercerita apa yang tadi terjadi padanya. Aku masih terus menangis sambil menunduk. Kemudian aku merasakan tangannya menyentuh wajahku dan mendongakkan wajahku lalu menghapus air mataku dengan jarinya. Dan aku benar-benar merasakan aliran listrik di seluruh tubuhku dan jantungku berdegup sangat kencang.

”Jangan menangis lagi…kau bisa ceritakan masalahmu..aku tidak akan menceritakannya pada siapa-siapa…”lanjutnya.

Tapi mianhe Taemin aku tidak mungkin cerita itu padamu.

”Atau kau mau meminjam bahuku untuk menangis…mungkin akan lebih baik untukmu…”tanyanya sambil tersenyum.

Ya, lebih baik aku menangis sejadi-jadinya agar aku lebih tenang. Aku pun menyenderkan kepalaku di bahunya dan menangis.

Lima belas menit kemudian tangisanku berhenti hanya senggukan saja yang masih keluar dan lama kelamaan akhirnya berhenti.

”Gumawo..”begitu aku tidak menyenderkan kepalaku di bahunya.

Dia pun hanya tersenyum.

”Kau mau pulang?”tanyanya.

”Ne…”jawabku

”Biar aku antar…”serunya menawarkan aku tumpangan.

”Andwe..aku bisa sendiri..”jawabku buru-buru.

”Anni..nanti kau tersesat lagi sepeti kemarin…”dia pun tersenyum jahil padaku.

Aku pun menurut saja dan berjalan di belakangya menuju lapangan parkir.

”Bukankah kau mau latihan basket?”. Tanyaku begitu aku ingat bahwa dia hari ini ada latihan basket, sebenarnya aku sempat mencari tahunya. Aigoo!aku sudah gila dengan dia!

”Ne..nanti aku kesini lagi setelah mengantarmu…”serunya.

Aku jadi semakin salah tingkah begitu tahu dia mau mengantaku pulang ke rumah padahal dia mau latihan basket. Saat sampai di lapangan parkir dan Taemin akan mengenakan helm nya sebuah suara memanggilnya dan ternyata itu Minho.

”Taemin-ah..kau mau kemana?”teriak Minho dari jauh.

”Nanti aku kembali lagi…15 menit hyung….”jawab Taemin.

Aku jadi merasa bersalah, apa nanti dia dimarahi ya? Tapi kulihat Minho tersenyum dan berlalu begitu saja.

”Ayo naik…”katanya begitu dia sudah mengenakan helm. Aku mengenakan helm yang dia berikan padaku dan memegang erat-erat pinggangnya.

”Mianhe…merepotkanmu…”Kataku begitu kami sampai di depan rumahku.

”Ah…andwe…masih belum mau cerita nieh?”tanyanya sambil mengambil helm dari tangaku.

Aku Cuma tersenyum.

”Ah…Ok…kalau ada masalah kau bisa cerita padaku mungkin aku bisa memberikan sedikit solusi…aku ini pendengar yang baik loh…”Dia tersenyum kembali.

”Gumawo..”seruku.

”Annyeong…”dia pun melambai dan segera berlalu.

”Ne annyeong…”seruku.

Aku pun berjalan masuk ke dalam rumah.

Aku menghempaskan tubuhku di atas kasur dan memejamkan mataku, rumah benar-benar kosong, ibu sedang pergi bekerja dan nenek sedang pergi. Aku sendirian di rumah. Hari ini sangat panas, aku bangkit dan berjalan menuju dapur untuk mengambil minum. Aku masih memikirkan kejadian tadi, nyaris saja dia menciumku. Ah, aku jadi ingat kejadian itu dan membuatku kesal lagi dengannya.

”Hufft” aku mendesah dan kemudian meneguk air dingin dari gelasku.

”Hye Jin…”kudengar Hyo Jin sudah pulang dan berjalan menuju kemari.

”Kau sudah pulang”sapaku.

Dia hanya mengangguk dan mengambil gelas di meja lalu mengambil air dari kulkas dan menuangnya lalu meminumnya.

”Capek sekali hari ini”serunya.

”Kau pulang sendiri?”tanyaku.

”Tidak….tadi aku diantar Jin Ki, kenapa?”tanyanya.

”Andwe…”jawabku.

Aku berjalan pergi meninggalkan dapur menuju ke kamarku kemudian merapihkan bukuku.

”Ada sesuatu?”tanya Hyo Jin berdiri di ambang pintu kamar.

Sudah kuduga pasti dia melihat perubahan di wajahku dan itu menandakan bahwa aku sedang ada masalah. Cerita apa tidak ya pada Hyo Jin tapi aku sudah menganggapnya kakak perempuanku sendiri, tidak ada yang kami rahasiakan. Mungkin lebih baik aku bercerita padanya.

Aku duduk di lantai kamar dan Hyo Jin mendekatiku dan ikut duduk di depanku.

”Aku sedang kesal dengan seseorang” ceritaku.

”Siapa?”tanyanya.

”Orang yang sama seperti dulu…”jawabku.

”Aigoo Key lagi..memangnya kenapa lagi dengan dia?”tanya Hyo Jin lagi.

”Ya! Dasar cowok brengsek…tadi dia berusaha menicumku…”jelasku.

”Mwo?Mworago!”seru Hyo Jin sedikit terkejut.

”Ne…tadi sepulang sekolah…kutampar saja wajahnya saat itu…”terangku lagi.

Hyo Jin terdiam seperti berpikir.

”Dia pasti sengaja…dia pikir aku cewek murahan apa…seperti pacar-pacarnya…”aku melanjutkan ceritaku.

”Kau yakin dia melakukannya dengan sengaja?”tanya Hyo Jin penuh selidik.

”Tentu saja…diakan sangat membenciku…memangnya menurutmu?”jawabku dan malah balik bertanya.

Hyo Jin tersenyum beberapa saat.

”Andwe…”Lanjutnya.

Pasti Hyo Jin memikirkan hal yang aneh-aneh.

”Kupikir dia menyukaimu…habis entah kenapa aku merasa dia menyukaimu…makanya dia melakukan hal itu…mian…”seru Hyo Jin sambil tersenyum.

”Aissh! Jangan sampai dia menyukaiku…aku tidak mau disukai orang seperti itu…seandainya hanya ada satu cowok yang tersisa di dunia ini dan itu hanya dia…lebih baik aku sendiri…”seruku kesal.

Hyo Jin tertawa mendengar pertanyaanku.

”Tapi kalau Taemin bagaimana?”tanyanya.

Hyo Jin menatapku dengan pandangan jahil lalu tertawa terbahak-bahak.

”Aigoo..mukamu merah..”serunya sambil tersenyum kembali.

Apa maksudnya?mukaku tidak memerah. Hyo Jin mulai lagi. Kalau dia sudah mulai pasti susah memberhentikannya.

”Pasti senang ya tadi diantar olehnya…”Hyo Jin melanjutkan ledekannya.

Hey, darimana dia tau aku diantar olehnya. Dasar Hyo Jin!

”Darimana kau tahu aku diantar olehnya?”tanyaku.

Hyo Jin hanya tersenyum dan berjalan pergi keluar kamar.

”Rahasia…”serunya dan berlalu pergi.

”Ya!Hyo Jin-ah!”seruku.

Aku pun bangkit dan bergegas mengejarnya. Hyo Jin selalu seperti itu, kenapa sih dia begitu senang sekali mengejekku.

Taemin POV

Aku baru memarkirkan motorku begitu Minho Hyung menghampiriku.

”Mianhe hyung….telat 5 menit…”seruku padanya yang sudah berdiri di sampingku.

Pasti hyung marah padaku karena terlambat datang latihan tadi aku berjanji hanya 15 menit tapi aku telat 5 menit. Namun anehnya hyung menghampiriku dengan tersenyum. Aneh sekali dia.

”Andwe..kami baru saja mulai…ayo..”serunya mengajakku.

Hyung masih saja senyum-senyum melihatku. Ada yang anehkah padaku. Dia berjalan mendahuluiku.

”Jadi dia yeojachingumu?”tanya Minho tiba-tiba.

Yonjachingu?siapa? aku tidak punya yonjachingu. Hye Jin kah yang hyung maksud?

”Mworago?andwe…aku tidak punya yeojachingu…Hye Jin hanya teman…”aku mepercepat langkahku dan berjalan tepat disamping Minho Hyung.

”Kalian lucu sekali…kau menyukainya kan…”serunya.

”Itu pertanyaan atau pernyataan hyung?”aku mencoba tertawa mendengar perkataan Minho Hyung. Terkadang dia bertanya tapi seperti menyatakan.

”Ya..jangan mengalihkan pembicaraan….jujur saja kau menyukainya kan?”tanyanya lagi.

”Hyung ada-ada saja…aku mau ganti baju dulu…”

Aku bergegas menuju ruang ganti dan mengganti bajuku daripada nanti dia menanyakan hal yang semakin aneh saja. Apa aku menyukainya? Pertanyaan yang diajukan pada diriku tapi aku pun tidak bisa menjawabnya. Aku sendiri bingung apakah aku menyukainya atau tidak. Aigoo!

”Taemin-ah!!” Teriak Siwon Sunbae dari lapangan.

Aku pun beregegas masuk ke lapangan.

Key POV

Apa yang akan terjadi besok! Ahh! Kenapa aku ini? Dari tadi aku tidak bisa konsentrasi berlatih selalu saja ingat Hye Jin. Sudah dua kali aku ditegur oleh Changmin Sunbae, aku pun duduk d pinggir melihat yang lain berlatih. Aku termenung memikirkan kejadiaan tadi, apa yang akan Hye Jin pikir tentangku. Bekas tamparannya masih terasa perih. Dasar cewek bodoh!

”Hyung…tidak latihan?”

Taemin datang menghampiriku dan duduk disampingku.

”Andwe…masih capek…”jawabku asal.

”Ada apa hyung?tumben biasanya hyung yang paling semangat latihan…”serunya lagi.

”Anni..tidak apa-apa…ya taemin-ah…apa kau pernah jatuh cinta?”tanyaku padanya.

”Ya..belum..memangnya kenapa? Ah hyung bukannya kau sering jatuh cinta…”serun Taemin.

Ah Anak ini, dia malah tertawa. Sebegitu seringnyakah aku jatuh cinta.

”Mianhe hyung…hanya bercanda…habis pertanyaan hyung aneh sekali…”serunya lgi.

Memangnya aneh ya bertanya seperti itu. Ah aku menjadi gila sendiri dengan pikiranku. Apa yang terjadi padaku? Lebih baik aku latihan saja agar aku tidak selalu kepikiran cewek kasar itu.

”Ayo latihan lagi..”ajakku pada Taemin.

Satu jam sudah kami berlatih. Ahh capek sekali. Segera ku sambar tas ku dan berjalan pergi.

”Kibum tunggu aku…”Minho memanggilku dari jauh dan mengejarku.

”Lama sekali mandinya…”seruku padanya.

”Mianhe…”jawabnya cuek.

Hah punya adik seperti ini sungguh menyusahkan. Kenapa ayah selalu ingin kami pulang bersama, sejak kecil kami harus kemana-mana bersama. Aku dan Minho punya kepribadian yang sangat bertolak belakang mungkin jika hanya melihat saja tidak akan ada orang yang percaya bahwa aku dan Minho bersaudara bahkan kembar. Terkadang aku sedikit kesal dengan Minho karena terkadang ayah lebih senang dengannya bagaimana tidak jika Minho punya rasa kompetisi yang besar dan dia selalu berusaha untuk mendapatkan yang terbaik dari semua hal yang dia lakukan. Seperti saat ini ketua tim basket sekolah dan masuk kelas A. Apa yang tidak bisa dia lakukan?hampir semua hal dia bisa. Dulu aku sering iri dengannya tapi seiring bertambahnya umurku aku sudah tidak terlalu peduli lagi dengan hal itu. Biarlah Minho melakukan apa saja hal yang disukainya asal tidak mengangguku.

Sampai di rumah aku langsung masuk ke kamarku dan menghempaskan tubuhku ke atas tempat tidur, aku menggapai HP ku yang kuletakan di kantong tasku. Kulihat di layar ada 5 missed call dan 5 pesan masuk dan kesemuanya dari Yu Ri, ah mau apa cewek itu. Sudah berapa kali aku bilang aku tidak menyukainya dia terus saja mengejarku.. Sudahlah tidak usah di balas. Aku mengantuk, sebaiknya aku tidur sebentar.

Belum sempat aku tertidur Minho masuk ke kamarku.

”Kibum!”teriaknya padaku.

”Ya!tidak usah teriak bisa kan?aku belum tidur!ada apa?”seruku begitu Minho masuk dan berteriak memanggilku.

”Aku pinjam komputermu…komputerku error lagi…ada tugas yang harus aku kerjakan….”serunya.

”Ne….pakai saja…”jawabku tidak peduli.

Gara-gara tadi dikagetkan Minho aku tidak bisa tidur. Aku mengamatinya sedang mengetik di komputer, ku ambil ipod-ku dan kupakai headphonenya sambil tiduran di atas tempat tidur. Tapi tetap saja mataku tidak mau terpejam. Aku jadi mengigat kejadian tadi lagi. Aigoo!! Kenapa sih selalu cewek itu!apa benar aku menyukainya?pernyataan yang selama ini selalu berusaha ku tepis. Tapi setiap di dekatnya aku merasakan sesuatu, sesuatu yang belum pernah aku rasakan sebelumnya meski dengan cewek lain. Apa jangan-jangan aku mencintainya. Andwe…tidak boleh…apa yang membuatku begitu tertarik padanya?tidak ada yang istimewa darinya hanya kelakuannya saja yang sangat kasar tapi kenapa.

”Minho…”seruku pada Minho yang duduk di depan komputer.

”Hemm…”Jawabnya tanpa mengalihkan pandangannya dari komputer.

”Apa kau pernah jatuh cinta?”tanyaku.

Minho berbalik dan menatapku dengan tatapan bingung.

”Kau sakit, Hah?”tanyanya.

”Aku serius”jawabku.

”Ah kau sedang jatuh cinta sekarang?dengan siapa lagi?”tanyanya lagi.

”Aishh memangnya aku begitu seringnya apa?”jawabku.

”Tanya saja pada dirimu sendiri…”Jawabnya cuek, dan kembali menghadap komputer

Meminta saran dengannya sama seperti berbicara dengan tembok tak ada hasilnya.

”Ya!aku kan sedang bicara denganmu”seruku padanya yang sudah kembali menatap layar komputer.

”OK..kau mau bicara apa lagi, pertanyaan seperti itu tidak perlu kujawab kau lebih mengerti…”jawabnya kembali menghadap ke arahku.

”Ne…aku sedang jatuh cinta tapi kali ini berbeda…aku benar-benar jatuh cinta…aku menyukai gadis itu…aku ingin memilikinya…”akuku.

”Sudahlah Kibum…jangan mempermainkan wanita lagi…”seru Minho.

”Kali ini aku benar-benar menyukainya, Minho..aku belum pernah merasakan perasaan ini sebelumnya pada siapapun baru kali ini dan hanya pada gadis itu…tapi kurasa dia membenciku…”jelasku.

”Tentu saja dia membencimu…lebih baik kau rubah dulu sikapmu…”dia kembali berbalik dan menghadap komputer.

”Ah sial! Bicara denganmu tidak memberikan solusi…”seruku sambil mendengus kesal.

Dasar punya adik seperti dia tidak menguntungkanku, masa dia hanya menjawab seperti itu. Kembali kurebahkan badanku di atas tempat tidur dengan headphone masih terpasang dan berusaha memejamkan mataku. Aku harus berubah…

-TBC-

Signature


This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
Advertisements

21 thoughts on “LOVE’S WAY – IS IT LOVE [3.3]”

  1. omomomomomo ~ eaea Taemin-ah hayoo ketauan selingkuh kamu! hiyaaaat~! *apasih*
    XD key mulai suka hyejin hayooo.__. hihi aku suka ff ini ❤

  2. key jatuh cinta beneran tuch………………

    key parah nih masa minho di bilang tembok (key : aku gk bilang minho tembok)
    Taemin adalah pendengar yang baik, suka pas bagian itu

    author lanjutkan secepatnya hehehe

  3. hwaaa key bneran jtuh cnta am akuuu!!! *plakplak* *author: key jth cnta am hye jin taukk!!!*…
    ke ke ke~
    hmmm minho gak ada psangan ya, bgus deh hohoho….*evil laugh*…
    hye jin milih spa ya….pnsaran…

    ffnya bagus bgt….
    part sljutnya cpetan ya….

  4. kok sll brmslah dgn font warna yah mataku…
    ah udhlah…
    key….
    bgus ffnya…
    bkin pnsaran…
    lnjut.. lnjut

  5. all: gumawo udah baca ^.^

    @leeseonna: emm..suka ma Key apa Taemin ya????kekeke di tunggu aja part selanjutnya 🙂

    @ninaluph’min’jong’joon: nti juga minho ada pasangannya loh..kekeke..secepatnya 🙂

    @dhikae: Gumawo siip…sipp…eh ff kmu juga bagus-bagus tuh yang di blog kamu…aku udah baca tapi belum sempet komen…miah..hehe…tapi ff kmu juga bagus kok 🙂

    @dhy: secepatnya…okok 🙂

    @hanhajoon: Taemin punyaku tau…kekeke…iyahh gumawo…ditunggu ya part selanjutnya 🙂

    @ciiciiminie: beneran suka apa ga ya????di tunggu aja di part selanjutnya…:)

    Gumawo sekali lagi yang udah baca nad suka ^.^

  6. @Novi: TUH KAN ONN !!! NIH FF TUH EMANG T.O.P B.G.T !!!!!
    DAEBAK PISAN EUY !!!!!!!
    IS IT LOVE BENER-BENER PART FAV AKUUUUU !!!!
    KYAHAHAHAHAHAHA… MANTAB !!!!!

    NOVI ONN !! HWAITING !!!!

  7. bagus…
    pengen kasih jempol tapi bingung gimana gambarnya….*bilang aja gak niat*
    hehehehehe
    minhonya cuek banget..
    pi tetep the best….
    kos pinter…

  8. KAAAAAAAAAAAAAAAAAAANNNNNN KEY BENERAN SUKA *stress menjadi-jadi*
    HUAHAHAHHAHA~ *Author: ini bocah gila apa gimana sih?*
    Novi eonn (sksd mode: on) aku suka ceritanyaaaaa huwaaaaaaaa!!!
    Nanti hye jin sama Taemin aja wkwkwkw *maksa bat*
    Itu si hyo jin ama jinki kan ya?~
    Yasudah~~~ Aku mau baca selanjutnya dulu biar gak penasaran kekekeke~
    *ngacir*

  9. Ceritanya bagus!! *thumbs up
    tapi aku jd bingung, menurutq ada beberapa keslahan menggunakan kata anyyong & andwe dsini.
    Setauq andwe memiliki arti jangan, tdak boleh, etc. Tp author sring menggunakan andwe dg mksud “tidak”,
    but, overall bagus. . .
    Mian baru kmen di part ini, hehe

Leave a Reply to dhy Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s