Love Letter

Love Letter


Main Cast : Lee Jinki a.k.a Onew

Support : SHINee

Author : Shaylee

Siapa bilang seorang idola tidak bisa jatuh cinta pada fans-nya? Tentu saja bisa. Buktinya saja aku, Lee Jinki, leader Shinee, boyband asal korea, yang jatuh cinta pada fansnya sendiri. Gila bukan? Padahal masih banyak artis atau girlband yang lebih cantik dari wanita itu, tapi entah mengapa aku tidak bisa berpaling darinya.

~~~

Pagi itu aku terbangun dengan teriakan Key dari pintu, kenapa sih orang itu sering sekali berteriak? Aku pun berjalan terhuyung – huyung ke meja makan. Ternyata Jonghyun, Minho, dan Taemin juga sudah duduk disitu sedang makan. Hanya aku saja yang baru bangun.

Aku meneguk susu yang sudah Key buatkan untukku, tinggal menunggu sarapanku matang dibuat olehnya. Aku membaca jadwal manggung Shinee hari ini, hanya ada siaran di Sukira bersama Leeteuk dan Eunhyuk hyung. Kemudian baru besok kami akan tampil di Music Bank.

“Ya Dubu! Cepatlah habiskan makananmu, kau ini leader tapi lelet sekali, habis itu cepat mandi jika tidak ingin terlambat!” Key kembali berteriak.

“Haish! Kau ini! Tenggorokan mu itu terbuat dari apa? Suka sekali berteriak” aku membalasnya.

Ia hanya membalasku dengan cengiran. Setelah aku menyelesaikan makanku dan segera mandi, kami semua berangkat ke Sukira. Sampai disana, kami diberi script masing – masing. Isinya tentang apa saja yang akan dibahas hari ini, juga ada part dimana kami bernyanyi live dan hanya diiringi permainan gitar.

“Kau mau kemana hyung?” Tanya Taemin saat aku berjalan hendak keluar dari studio.

“Aku ingin ke toilet Taemin-ah. Kau mau ikut bersamaku?” ledekku.

“Aniyo hyung, kau ajak saja Jonghyun hyung. Aku masih normal” ia tersenyum dengan rambut jamurnya. “Aduh! Sakit hyung” ternyata Jonghyun yang mendengar ucapan Taemin tadi menjitak kepala Taemin.

Ckckck, mimpi apa aku dulu bisa jadi leader boyband seperti ini? Lucu sekali. Ada yang suka berteriak – teriak seperti ibu – ibu, ada yang suka jahil dan sensitive, ada yang masih lugu dan suka meledek orang, ada juga yang sangat ‘berkharisma’ tapi kadang jika sedang menonton olahraga, seperti tidak punya charisma. Tapi itu semua yang kusayang dari semua dongsaengku. Mereka mempunyai jati diri dan latar belakang yang berbeda, tapi masih bisa kompak dalam satu grup.

Karena tidak sadar melamun, aku menabrak seseorang. Seorang gadis sepertinya kalau mendengar rintihannya saat ia tertabrak olehku. “Mianhe. Jeongmal mianhe” aku membantunya berdiri.

Kurasakan tatapan keterkejutan dari matanya saat melihatku. Kurasa ia bukan orang korea dari matanya yang besar dan kulitnya yang kuning, bukan putih pucat. Ia menutup mulutnya saat melihatku. Kemudian membungkuk dan mengucapkan kata maaf. “No, I’m sorry. I’m the one who didn’t pay attention.”

Ia meninggalkanku dan menghilang dibalik tembok. Entah mengapa aku suka melihat matanya yang berwarna cokelat madu. Apakakah ia menggunakan lensa kontak? Entahlah. Lagian apa juga urusanku ia menggunakan lensa kontak atau tidak. Aku kembali melanjutkan misiku untuk pergi ke toilet.

Setelah aku kembali dari toilet ternyata siaran sudah hampir mau dimulai, hanya tinggal menunggu iklan selesai diputar. Aku duduk diantara Minho dan Key. Si dua kepribadian berbeda, tapi saat bertemu Yoogeun, jangan ditanya.

“Sekarang kami akan membacakan pertanyaan dari para pendengar yang dikirimkan kesini” ujar Leeteuk hyung.

“Pertanyaan pertama, dari lovetaeminho ‘Taemin oppa, jangan mau kalah dari Minho oppa soal tinggi! Aku tidak peduli bagaimana keadaanmu, aku akan selalu mendukung kalian! Fighting!’ wah sepertinya itu bukan pertanyaan ya? Hahaha tidak apalah. Taemin-ssi, ayo jawabanmu” ujar Eunhyuk hyung.

“Wah siapapun itu, Terima kasih banyak sudah mendukung kami. Tenang saja, masa pertumbuhanku masih lebih lama dibanding Minho hyung yang mungkin setahun lagi sudah tidak bisa meninggi” jawab Taemin dan disambut tawa dari yang lainnya, termasuk aku.

Lalu datang pertanyaan dan pernyataan yang lain, sampai ada satu pertanyaan yang dibuat untukku. “ Hmm, ini buat Onew-ssi” Leeteuk hyung membaca layar computer dibawahnya dengan seksama, “ ‘Onew oppa,  apakah menurutmu bisa seorang idola sepertimu jatuh cinta kepada seorang fans?’ “

Aku bingung ingin menjawabnya, sebelumnya aku belum pernah membayangkan seorang idola berpacaran dengan fansnya, tapi itu bisa saja kan? “Menurutku bisa saja. Apa yang tidak bisa di dunia ini kan? Lagipula idola dan fans kan sama – sama manusia. Kecuali kau mengidolakan kucing.” Jawabku.

Semua terdiam. Melihat kearahku. Kemudian menertawakanku, bukan menertawakan leluconku. Ya, ini yang mereka sebut dengan Onew sangtae, atau Onew condition.

~~~

Kami semua berjalan keluar studio menuju mobil yang biasa kami gunakan. Ternyata ada banyak Shawol yang menunggu kami diluar gedung. Kemudian, aku melihatnya. Aku melihat wanita yang tidak sengaja kutabrak tadi. Ia menunduk malu sambil kembali menutup mulutnya. Kenapa dia selalu menutup mulutnya?

Aku bersandar di kursi mobil, melepas lelah dengan mencoba tertidur. Menjadi seorang idola sedikit mengganggu istirahatku. Tapi sudahlah, rasa kantukku pasti hilang saat melihat Shawol bersorak senang melihat Shinee perform diatas panggung. Aku kembali membuka mataku yang sudah setengah terpejam saat seseorang menepuk bahuku dari belakang. Ternyata manager hyung.

“Waeyo hyung?” tanyaku.

“Ini, ada surat untukmu. Tadi ada seorang yeoja yang hampir menangis ingin memberimu surat ini. Ia bahkan sampai memohon – mohon padaku dan menjelaskan bahwa itu bukan surat teroris atau ancaman.” Ia menyerahkan sebuah amplop putih.

Lee Jinki. Begitu tulisnya di bagian depan amplop. Aku mencium amplop itu, tidak ada baunya. Bukankah biasanya seorang yeoja jika mengirim surat cinta menggunakan parfum pada amplopnya? Aku mulai membaca. Eh? Bukan orang Korea ya? Dia menuliskan surat itu dengan bahasa inggris.

Annyeong Jinki oppa.

Sorry, I can’t speak Korean. So, Can I write it in English? I hope I can. I know you will understand what I wrote, right? ^^

I want to tell you something. Maybe you’ve heard these words before from your other fans. But this is the first time for me. To tell you this is not easy. That’s why I sent this through a letter.

Two months ago, I’m not a fan of Shinee. I only knew Shinee from the soundtrack that you sang. Until one time, my friend downloaded a song called ‘One Year Later’. I didn’t knew who sang that song, because it is only written the title of the song.

First time I listened to that song, I felt something different. When I heard the man voice, my heart can’t stop beating faster. And I realized that’s kind of unusual. I started to found out who sang that song in the internet. His name is Lee Jinki or people used to call him Onew.

I never felt something like this before. I don’t know what it is. I don’t know if this love is a love from a fan to an idol, or love from a girl to a boy that she love. But I do know that this feel is for you. Lee Jinki, the leader of Shinee.

Sincerely, your admirer.

Aku masih menatap surat yang kupegang tadi. Kau salah, belum ada yang mengatakan seperti ini sebelumnya. Mungkin sebelumnya banyak yang bilang ia suka padaku, aku ini imut, aku ini tampan, aku ini pria idamannya, ia ingin aku menjadi kekasihnya. Tapi tidak ada yang mengatakan bahwa ia mencintaku sebagai laki – laki, bukan sebagai idola. Siapa wanita ini? Eh tunggu, ini benar wanita kan?

“Surat apa itu hyung?” tiba-tiba Taemin merebut kertas yang aku pegang tadi.

“Eh Taemin-ah kembalikan!” aku mencoba merebut kembali kertas itu, tetapi Minho telah menahan tanganku.

“Sudahlah hyung, kami sudah biasa membaca surat dari fans bersama-sama kan?” ujarnya.

Mereka berempat membacanya berbarengan, sementara aku hanya bisa memikirkan kata – katanya tadi. Ia menggunakan bahasa inggris dan tidak bisa berbahasa Korea. Berarti dia dari mana? Luar Korea? China? Bukan. Biasanya fans China menuliskan suratnya ya dengan bahasa China juga.

“Ini surat dari fans ya hyung?” Taemin mengembalikan surat yang ia baca tadi.

“Sepertinya begitu”

“Berbeda ya” gumamnya.

~~~

Setelah sampai di dorm, hari sudah mulai gelap. Manager hyung menyuruh kami untuk beristirahat karena besok sudah harus tampil di MuBank. Aku merebahkan diriku dikasur sambil memperhatikan dongsaengku yang sudah terlelap tidur. Kemudian aku tiba – tiba teringat dengan gadis yang kutabrak tadi sewaktu berjalan ke toilet di sukira. Gadis yang dari bentuk mukanya tidak terlihat seperti orang Korea.

Aku memimpikan gadis itu malam ini, ia menggunakan dress putih gading selutut, menangis di bangku taman sendirian. Satu tangannya ia gunakan untuk menopang tubuhnya, sedangkan tangan satunya ia gunakan untuk menutup mulutnya menahan tangis. Saat aku mencoba medekatinya, ia sudah terlanjur pergi. Aku menghampiri bangku yang ia duduki tadi, ada sepucuk surat. Lee Jinki. Tertulis seperti itu, surat yang sama seperti surat yang aku terima tadi sore.

“Hyuuuuuung! Banguuun!” Taemin memukul-mukul tanganku. “Hyuung, bangun dooong!” ia mengeluarkan jurus anak – anak nya.

“Aih Taemin-ah, kau ini kan sudah besar!” aku terpaksa terbangun karena Taemin tidak berhenti memukulkan tangannya di lenganku.

“Hyung, buatkan aku makanan dong hyung. Kibum hyung sudah pergi duluan tadi pagi dengan Minho dan Jonghyun hyung. Kau kan tau aku hanya bisa masak ramen hyung” ia mulai menggunakan wajah imutnya sebagai senjata. Rasanya aku ingin sekali mencubit pipinya sampai ia tidak bisa berbicara lagi huh.

Setelah aku mencuci muka dan menggosok gigiku, aku membuatkan dua mangkuk japchae plus ayam untuk Taemin dan aku.

“Hyung, tadi ini ada surat buatmu” Taemin menyerahkan surat kepadaku.

“Dari siapa?” tanyaku.

“Dari yeoja. Tadi pagi aku ingin membuang sesuatu diluar, kemudian ada seorang yeoja datang menghampiriku. Kukira ia ingin minta tanda tangan dan foto bersama di pagi-pagi buta, eh ternyata ia ingin menyerahkan surat. Dan sialnya surat itu bukan buatku, padahal yeojanya cantik” gerutu Taemin.

“Jjinca? Yeoja cantik?” tanyaku sambil mulai makan Japchae yang aku buat.

Taemin menganggukkan kepalanya sambil terus mengunyah.

Aku kembali membaca surat yang tadi Taemin berikan kepadaku.

Annyeong Jinki oppa,

I finally met you yesterday. I was too nervous to look into your beautiful eyes. I hope today I can see you again. I will come to MuBank today, I want to hear my favorite voice. I really hope Shinee will win the award. And if so, will you promise me not to cry? I hate to see you cry, because it would make me cry too. Fighting!

Sicerely, your admirer.

Gadis ini. Aku akan mencarinya di Music Bank nanti. Harus. Aku harus tau siapa dia sebenarnya. Gadis yang membuatku penasaran selama beberapa hari belakangan ini.

~~~

Aku sungguh terkejut saat mengetahui lagu baru kami, Juliette berhasil menang sebagai lagu terpopuler sehari setelah comeback kami. Entah apa yang aku rasakan sekarang, rasanya aku ingin menangis, ingin teriak, tertawa, aku juga ingin sekali memeluk para Shawol.

Kulihat Joghyun sudah tidak bisa menguasai dirinya. Ia sudah menangis meraung – raung karena shock. Key juga menangis. Kulihat Taemin dan Minho yang tidak menangis, tapi tidak berhenti mengumbar senyum sambil sesekali mencoba menenangkan Jonghyun.

Pembawa acara menyuruhku untuk speech kepada semua penonton. Aku mengatakan aku sungguh berterimakasih kepada semua orang yang telah membantu dan mendukung Shinee selama ini. Juga kepada Shawol yang selalu mendukung dan mencintai kami. Aku sudah menganggap Shawol sebagai bagian dari karir dan hidupku. Tidak akan ada Shinee jika tidak ada Shawol.

Saat aku masih menyampaikan speech ku, aku tidak bisa menahan tangisku. Akhirnya akupun menangis. Kemudian aku melihatnya. Gadis itu mengenakan dress putih gading persis seperti mimpiku semalam, dan gadis itu menangis sekarang. Mataku dan matanya bertatapan. Aku membaca gerak bibirnya, “Uljima”

~~~

Kami semua berpelukan di backstage. Beberapa artis juga ikut datang dan menyelamati kami atas kemenangan tadi. Jonghyun sudah bisa menenangkan diri walaupun matanya masih sembab dan sesekali kembali menangis.

Aku melihat gadis itu sedang berjalan gontai saat aku keluar dari ruang ganti. Menyandarkan badannya ke tembok. Ia sedang menangis rupanya. Ia memegang sebuah amplop. Yang kupercaya adalah amplop untukku. Aku mencoba menghampirinya. Saat ia sadar aku menghampirinya, ia segera menutup mukanya dan berbalik badan.

Aku menahan lengan gadis itu dan membalikkan badannya. Ia menengadahkan kepala dan menoleh kearahku. Aku tersenyum, ia membalas senyumanku dengan lemah.

Why are you crying?” tanyaku.

Didn’t you read my letter?” ia balik bertanya.

“Are you crying because of me?”

Ia tidak menjawab pertanyaanku, tetapi ia menyodorkan sebuah amplop.

Aku membuka dan mulai membaca surat itu.

Annyeong Jinki oppa

In this letter I will express my true feelings to you, because this could be my last letter.

Now I’ve been realized that I love you as a man. Maybe you will think I’m kind of weird, but this is what I feel to you. I love you since the first time I hear your voice. I love you more since the first time I met you. Saranghaeyo Lee Jinki

Sincerely, your admirer

Aku memasukan surat itu kembali kedalam amplop, dan sekarang aku sedang menatap gadis itu. Ia masih tidak berani menatapku.

“Look at me..” ia menatap mataku, “Maybe this seems weirder, but I love you too since the first time I accidentally hit you. And I also love you more since you started sending letters to me”

Ia menatapku tak percaya. Aku memeluknya sekarang, dan pelan-pelan ia membalas pelukanku.

“Would you be my girl?” tanyaku.

“I do”

Signature

This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • Open page LIBRARY if you miss some FF ^^


Advertisements

42 thoughts on “Love Letter”

  1. huwaaaaa….. kenapa?? knapa???

    aq bc ff2 belakangan ini main castsx Onew.. aq jdy mrasa onew player…. *PLAKPLAK*
    haha…. aq mmbayangkan tuh cewek aq…. kkkkk….
    nice ff author….

  2. Ya ampuun!!!
    Shaylee!!!
    Kok semua curhatan aku kamu tulis jadi ff sih!! Udah itu dipublish lagi..
    Hufffh..
    Untung ga menyertakan namaku..
    Aku ga mau nanti kalo shawol sampe tau kalo aku tuh pcrnya onew..
    Lain kali jangan ditulis ya, yg first date, first kiss aku yg semalem aku ceritain, juga jangan ditulis.. Aku ga mau nanti onew marah sama aku..
    Ok..
    ^^

    1. sebenernya kemaren masih bingung mau dibikin sekuel atau one shot. tapi akhirnya one shot deh. maaf ya hehe.
      makasih udah mau baca

  3. so sweeet abis….
    onew-ssi….
    huhfttt hri ini temanya pd romance yah..ckckkck
    tpi gpp jdi happy end yg mnghibur…hehehhehe
    nice ff author

  4. maaf ya tapi ini sama persis kaya yg aku rasain ke onew *lebih tepat nya ke lee jinki sih :”(((
    bnr2 sama!!!
    halah jadi pgn nangis hahaha
    makasih buat author nya yaaa, nice^^

  5. wahhh critanya keren………
    akuu jg tmbah cnta am onew gra2 lgu one year laternya……suaranya kren bgt dstu…..
    hwuee onew…I DO… I DO…. I DO.*PLAKPLAK*……
    author hbat….
    🙂

    @ wiga: *tndang wiga jg*
    sama kyak mincha, kmen kmu buat aku smngat ngasah samurai……….
    wkwkwk

  6. aih bikin ngarep aja nih ff haha
    aku juga mauuu jadi shawol yg disukain ondubu
    haaa mupeng mupeng mupeng /abaikan
    itu ceritanya ceweknya asal dari mana? asiknya haha

  7. So..Sweet…Sangad..sya sukaaa ff.y..keren chingu..
    Jdi terbawa suasana saiia..hhe
    Enak.y kalo seandai.y i2 adlh ksah nyata..Mau jga kea cwek i2,pnya kberanian yg bsar bwat ksih srat ke onew..
    KEY tunggu gw..Gw bkalan ngirim surat kea bgituan ke lo *d bntai ma zika,krn godain key* hehe..mianhe,gw bcanda kok zika..^^

  8. Akhrnya bisa comment jg di sini..
    Wah FF Nya baguus, aq suka di part aku mencintaimu sbg seorg laki2..
    Make me die..^^

  9. onew,,jangan nangis ..
    sini aku apusin *ngambil kaos kaki euhnyuk*
    haha,,nice ff,,coba aku jadi tu cewe,langsung terbang deh ..
    bwat author salam kenal ^.^

    1. iyaaa. salam kenal juga c:

      yaampun kasian banget pake kaus kaki unyuk 😉 hohoho. sama dong aku juga terbang bikinnya

  10. Kyaaaaa…jinki oppa..err..akhirnya punya pcar (?) haha..
    Key..gk mau nyusul jinki??kekekeke~
    bgus2 ffnya..haha

  11. Aaaaaa~~~ so sweet.. ta aku jealous to the max… T____T
    *brb nulis surat buat onew*

    after beberapa menit~> stress sendiri.. aaaaaa onew… 😦 #gejegapentingbanget

  12. wah, ff nya keren.. 😀
    Oppa Onew menyukai fansnya??
    SETUJU!! apa yang dikatakan oppa Onew, “Idol dan Fans kan juga sama-sama manusia”..
    hehe, jadi tak apa kalau suka sama fans, wong fans jg org.. 😀
    hehehe..
    maju terus ya FF nya..
    jg, mianhae (maafkan aku) kLo comment nya bulan September.. @_@

  13. Baru baca…
    So sweet bgt yah..tp yg so sweett si ceweknya bkn onew^dilempar sendal sm onew and bini2nya^…ngirim2 surat cinta gituh…hu ya ampun…
    Si cewek so sweet,onew nya romantis^apa bedanya?^
    pokonya keren lah…

  14. bagus bangeeeet. gue baca ini sambil dengerin one year later (ngga maksud apa-apa sih, begitu liat gambar onew ama jess, langsung muter lagu ini. hehe. sekalian memperharu suasana. kekeke) suaranya Onew emang menyentuh hati sih.
    ff nya bagus anyway. 🙂

  15. bagus banget FF.a :),,,, kekekekeke

    yang jadi permpuan itu LUCKY GIRL bngt! ^^

    sandainya aku ya?? hahahahahaha>>>. di tabok shawol ^o^

    Like IT! ^^b

  16. Lucky girl
    Aku masih kurang tahu kalau para member SHINee bahasa Inggris.
    Kalau Key emang dari sananya bisa bahasa Inggris
    Thanks author
    Love this FF

Leave a Reply to anggie key Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s