I Don’t Mean To (Let’s Not edited) – [1.2]

Tittle               : I Don’t Mean To (tadi ada kekurangan POV ternyata, dan setelah lengkap sepertinya judul ini lumayan cocok.. kekeke)

Author           : Wiga

Rating             : PG 15

Cast                  : Lee Jinki, Kim Kibum, Park Nada

Annyeong.. kali ini saya mengeluarkan ff geje yang terbaru.. untuk yang berusia dibawah 15 tahun bacanya harus didampingi orang tua ya.. hehehe…

Oia, berhubung saya tidak bisa menemukan judul yang pas untuk ff ini, maukah para reader setia SF3SI memberi masukan tentang judul yang tepat untuk ff ini??

Hihihii…. Gomawo.. Happi reading.. ^^

KIBUM POV:

“Jagia.. Kenalkan ini Kibum.. teman ku..”

Gadis itu..

matanya terlihat sembab seperti habis menangis dan saat tersenyum seperti agak dipaksakan. padahal jika tersenyum dia cukup manis dimataku.

“ Annyeong haseyo, My name is Kim Kibum.. Nice to meet you” aku menyapanya.

“Annyeong, I’m Park Nada.. Nice to meet you too Kibum ssi” ucapnya pelan sambil menunduk, matanya menghindari tatapanku.

“ Kibum,  Nada ini pacarku.. manis kan?? hehe.. Jagia, ini Kibum teman SMP ku yang pernah ku ceritakan padamu.. dia baru kembali dari amerika..” kata Lee Jinki sahabatku, ia berusaha mencairkan suasana.

aku melihatnya tersenyum, entah kenapa dadaku bergetar.

*************

Seminggu kemudian aku melihat Nada sedang berjalan disebuah pertokoan, karena penasaran aku menghampirinya,

“ Hiii Nada…!!! Still remember me??” aku menyapanya

“ Ohh.. Hii.. Kibum ssi”  dia menjawab pelan.

“ kamu sedang apa disini..? Jinki mana??”

“ ooh, aku sedang mencari sesuatu Kibum ssi..” jawabnya, aku baru sadar kalau ia mempunyai mata yang sangat indah.

“ Heeyy, Just call me Kibum, OK.. jangan gunakan ssi kepadaku, itu terlalu formal.. By the way kamu sedang mencari apa ??” kini aku tidak bisa melepaskan tatapan ku dari matanya.

“ Kado untuk Jinki Oppa, minggu depan ia berulang tahun..” jawabnya.

“ oohh. cool.. aku juga ingin mencari sesuatu disini, kau mau menemaniku??”

tentu saja aku berbohong.. aku hanya ingin berlama-lama dengan nya, ku lihat ia menunduk, agak ragu, namun akhirnya ia mengangguk.

Walaupun singkat, berjalan bersamanya sungguh menyenangkan,ia banyak tertawa saat menceritakan tentang Jinki, saat aku menyadari beberapa kali saat ia menyebut nama Jinki, matanya selalu berbinar.

Tidak.. Aku tidak boleh menyukainya!! Ia pacar sahabatku!!

**************

Hari ini aku mencoba menelpon Nada, aku mendapatkan no tlpnya dari Jinki, tentu saja. Aku heran Jinki dengan mudah memberikan no tlp pacar nya kepadaku tanpa bertanya macam-macam.

“ Annyeong Haseyo..” terdengar suara lembut yang menjawab panggilanku

“ Annyeong.. May I speak with Nada??”

“ Yes This is Nada’s speaking..”

“ Haay Nada…!!!! it’s Me Kibum…”

Hampir 15 menit aku mengobrol dengan nya, suaranya ketika ditelepon begitu… aaahhhh.. aku tidak bisa menggambarkannya, yang aku tahu aku merasa sangat senang setelah mendengar suaranya.

***************

Malam ini aku tidak bisa tidur, dan aku bosan dirumah, aku memutuskan untuk berjalan-jalan di taman. aku melihat sosok yang tidak asing dimataku,

Nada…. Ia menangis sendirian..

Haruskah aku menghampiri nya??

Yaa.. Kurasa aku harus menghampirinya.

“ Nada….” aku menepuk lembut bahunya dan menyapanya pelan.

“ Kibum Oppa..” ia terlihat terkejut, lalu cepat-cepat menghapus air matanya, dan menunduk.

Segera aku duduk disampingnya.

“ Kamu tidak apa-apa Nada?? Mengapa kamu menangis?” tanya ku.

“ Tidak apa-apa oppa..mataku kemasukkan debu jadi terlihat seperti menangis ,oppa..” jawabnya perlahan, namun wajahnya masih menunduk.

“ Jinki mana??” aku bertanya padanya

dia menunduk, agak lama terdiam namun akhirnya menjawab.

“ Mmmm, aku tak tau oppa, aku mmmm… aku tak tau..”

“ Kamu sendirian?? Malam-malam begini??”

Dia tidak menjawab, hanya menunduk, kulihat tangan nya sedikit bergetar,

Segera ku lepaskan jaketku dan langsung ku selimuti punggungnya.

“ Oppa..”

“ Jangan menolak, aku tak ingin kamu sakit.. kamu masih tak mau cerita kepadaku, mengapa kau menangis, Nada??”  aku kembali bertanya kepadanya, Namun ia hanya terus menunduk.

aku tidak memaksanya untuk bercerita, karena aku tidak mau ikut campur tentang masalahnya.

Aku duduk menemaninya sebentar, lalu ia berkata bahwa dia ingin pulang. aku menawarkan untuk mengantarkan nya sampai rumah, namun ia menolaknya.

********************

Dirumah, aku terus memikirkan nya.. aku berusaha mengalihkan pikiranku darinya, namun tetap tidak bisa, aku sadar, aku menyukainya, aku menyukai pacar sahabatku sendiri.. AAIISSSSHHH.. jika sudah begini apa yang harus ku lakukan??

harus kah aku memilih??

Persahabatan ku dengan jinki, atau memperjuangkan cintaku dengan Nada.?

God, Please help me..

Aku tergoda untuk menelponnya, menanyakan keadaanya.

“ Annyeong haseyo..”

“ Annyeong.. Ini aku Kibum..”

“ Oh.. Kibum oppa.. ada apa??”

“ mmmm, tidak apa-apa, kamu belum tidur ??”

“ Oh, sebentar lagi oppa, ini juga sudah mengantuk..” Dia menjawab jujur

“ mmm, tadi kenapa menangis, Nada…” aku mengulur waktu, aku sungguh masih ingin mendengar suaranya.

“ Gwencana.. aku hanya kelilipan oppa,” setelah itu ku dengar ia menguap.

“ OOhh.. Ok.. Kamu benar-benar sudah mau tidur ?” tanya ku kemudian

“ iya oppa.. mianhae..”

“ OK.. Gwencana.. Good Nite Nada..”

********************

Seminggu ini, sepertinya Nada menghindari ku, ia tidak pernah mengangkat tlp ku, dan jika aku sms ia tidak pernah membalasnya. ahh.. dia benar-benar membuatku serba salah.

*********************

Hari ini aku ingin membeli sesuatu untuk ummaku, karena lusa ia berulang tahun. aku memutuskan untuk mencarinya di mall tempat dulu aku berbelanja dengan Nada.

Entah karena kebetulan, ataukah ini rencana Tuhan, tiba-tiba ada seorang gadis menabrakku.

ternyata Nada, ia menangis.. Wajah nya merah dan basah karena air mata.

“ Mianhae..” katanya cepat tanpa memandangku, kemudian ia berlari ke arah pintu keluar.

refleks aku mengejarnya, aku menahan tangan nya..

“ NADAA… TUNGGU!! Heeyy…. Kamu kenapa..??”

ia terkejut saat menyadari ku memegang lengan nya.

“ Kamu kenapa.. Mengapa kamu menangis ??” tanya ku kepadanya.

Namun ia hanya menunduk dan menggeleng. ia terlihat sangat cantik dengan wajah memerah seperti ini.

“ Siapa yang membuatmu menangis..?” aku bertanya sekali lagi kepadanya.

lagi-lagi ia hanya menggeleng pelan, namun kini air matanya tumpah.

tanpa bertanya padanya, aku segera merangkulnya dan membanya ke mobil ku.

“Kenapa kau menangis??” tanya ku setelah berada di dalam mobil.

kulihat ia menunduk, bibirnya bergetar, ia berusaha mengucapkan sesuatu namun sepertinya ditahannya.

“ aku ,,,” hanya itu yang dapat ia katakan, kemudian ia mulai menangis, bahunya bergetar.

Oh Tuhaann.. ingin sekali aku memeluknya, menenangkannya.. hatiku sakit, saat melihatnya menangis seperti ini.

“ Nada…” hanya itu yang terucap dari bibirku.

Perlahan tangan ku menggenggamnya,,

“ Jangan menangis.. semua akan baik-baik saja..” kata ku pelan..

*********************

Aku benar-benar penasaran, apa yang terjadi pada Nada, mengapa ia menangis seperti itu, aku sudah bertanya padanya, namun ia tidak menjawab.. ia hanya menggelengkan kepalanya.

Semakin aku mendesaknya, semakin ia tak mau berbicara.

Karena Jinki kah ia menangis?? atau karena sesuatu yang lain..

Ya Tuhaaann.. mengapa hanya Nada yang ada di kepalaku saat ini..

Nada.. Nada.. Nada..

Aku mencintainya..

Aku mencintainya dari pertama kali aku melihatnya, aku tau ini salah, karena bagaimana pun juga ia adalah pacar sahabatku, namun perasaan ku ini tak bisa ku kendalikan,

Ku tetapkan untuk menyampaikan perasaan ku padanya.

*********************

Hari ini jinki mengajakku untuk battle PS dirumahnya, namun begitu aku ke rumahnya jinki tak ada disana, adik nya Lee Taemin bilang jika ia ke rumah Nada, mungkin Jinki ingin battle di rumah pacarnya, segera aku meluncur ke rumah Nada.

Sesampainya dirumah Nada, kulihat mobil Jinki ada di depan rumahnya, segera ku parkir mobilku dibelakang mobil Jinki.

ketika aku mengetuk pintu, kudengar samar-samar Nada berteriak.

“ Jangaaan Oppaa….”

“ Toloooonng “

Segera aku berlari masuk kedalam rumahnya, namun sial.. pintu rumahnya terkunci..

“ Kumohon Jangaaaann….” terdengar teriakan nya lagi.

Ya Tuhan..! apa yang terjadi di dalam?? mengapa Nada menangis dan berteriak?? aku sangat khawatir ia kenapa-kenapa.

Aku berusaha membuka paksa pintunya, kutendang sekuat tenaga.. aku menggunakan seluruh tubuh ku untuk mendobraknya..

BRAAAKKKK….

Akhirnya pintu berhasil terbuka, kulihat Nada tergeletak di lantai dan Jinki berada diatasnya , tangan Jinki memegang kedua tangan Nada, berusaha mencium nya sedangkan Nada menangis dan memberontak.

Tanpa berpikir panjang aku segera berlari ke arah mereka.

Kutarik Jinki, dan dengan sekuat tenaga aku melayangkan tinjuku ke rahangnya,

“BBUUKKK”

Aku tidak bisa menahan emosiku melihat Nada diperlakukan seperti itu, sekali lagi aku melayangkan tinjuku kearahnya.

“ APA YANG KAU LAKUKAN, BASTARD!! “ teriak ku kencang.

namun Jinki hanya menunduk, ia bahkan tidak melawanku, aku memukulnya lagi, kali ini ke arah perutnya.

“ BUUUKK”

Aku meraih kerah bajunya, dan ku tarik Jinki ke arah ku.

“ DENGAR!! AKU BERSUMPAH!! AKU BERSUMPAH AKAN MEMBUNUH MU JIKA SESUATU TERJADI PADANYA, LEE JINKI “

aku tak tau apa yang terjadi dengan ku sampai aku berteriak seperti itu pada sahabatku, kemudian aku menariknya keluar dari rumah Nada, dan saat Jinki keluar, aku segera mengunci pintunya.

aku berjalan perlahan ke sudut ruangan, kulihat Nada menangis disana. ia duduk dan kedua tangan nya menutupi wajahnya.

aku berlutut disebelahnya dan memeluknya erat. tubuhnya bergetar hebat, aku mengelus kepalanya, berusaha untuk menenangkannya.

“ Nada.. jangan menangis.” bisikku perlahan ditelinganya.

Namun ia terus menangis…

“ Jinki sudah pergi..” bisikku lagi, sambil mengeratkan pelukan ku.

Yaaa.. Tuhan.. mengapa hati ku sakit sekali…

aku tak bisa melihatnya menangis seperti ini.. apapun akan kulakukan, agar dia tidak menangis..

“ Nada.. Kumohon, jangan menangis, ..” aku mendekatkan wajahku kepadanya, dia hanya menggeleng perlahan.

aku mencoba untuk melepaskan tangan yang menutupi mukanya, awalnya dia bergeming, namun setelah ku bisikkan bahwa semua akan baik-baik saja, akhirnya ia melepaskan tangan yang menutupi wajahnya.

“ Oppa….” ia berbisik.

“ aku takut..”

aku tak tau harus berkata apa-apa lagi..aku memeluknya, menyandarkan kepalanya di dada ku, dan mengusap lembut bahunya.

tak lama kemudian ia tertidur dipelukan ku.

****************

aku membaringkan nya di sofa, wajahnya merah dan sembab karena terlalu lama menangis.

Mengapa Jinki tega memperlakukan Nada seperti ini??

Apa yang ada di otaknya?

Harusnya Ia melindunginya, bukan membuatnya menangis..

aku tak tahan lagi, aku harus segera mencari Jinki,

aku akan membuat perhitungan dengan nya!!!!

****************

NADA POV :

Hari ini aku diajak pacarku, Lee Jinki, untuk menjemput teman nya yang baru pulang dari Amerika, kulihat Jinki oppa agak pucat, kupegang dahinya “ Oppa.. wajahmu pucat sekali..” . Namun ia menepis tangan ku kasar .

“ Yaa!! Lepaskan tanganmu!! aku malu dilihat orang!!” ia membentakku.

“ Oppa.. mengapa kau membentakku seperti itu??” aku berkata pelan, aku sungguh terkejut ia berkata sekasar itu padaku, padahal selama 3 tahun kita berpacaran, tak pernah sekalipun ia membentakku..

“ Oppa, aku ke toilet dulu..” aku berlari ke arah toilet, karena aku tak bisa lagi menahan air mataku, Aku berharap Jinki oppa akan mengejarku. Namun ternyata tidak.

Aku menangis di toilet, hatiku sungguh sakit.

Sekitar 10 menitan, aku keluar dari toilet, kulihat Jinki oppa berjalan kearahku bersama seseorang yang tidak ku kenal.

“Jagia.. Kenalkan ini Kibum.. teman ku..” kata Jinki oppa kepadaku, bersikap seolah-olah tidak ada apa-apa.

“ Annyeong haseyo My name is Kim Kibum.. Nice to meet you”.

“ Annyeong, I’m Nada.. Nice to meet you too Kibum ssi” ucapku pelan.

****************

Minggu depan Jinki Oppa berulang tahun, aku berencana untuk memberinya kejutan kecil. Aku berkeliling di suatu mall untuk mencari Jam tangan. Jam tangan Casio model terbaru, memang jam itu sangat mahal, dan aku harus menguras hampir seluruh tabunganku hanya untuk membeli jam tangan ini. T_T.

“ Hiii Nada…!!! Still remember me??” Terdengar suara orang memanggilku

“ Ohh.. Hii.. Kibum ssi”  Ternyata KimKibum teman nya Jinki Oppa.

“ kamu sedang apa disini..? Jinki mana??” Tanyanya.

“ ooh, aku sedang mencari sesuatu Kibum ssi..” aku menjawabnya,

“ Heeyy, Just call me Kibum, OK.. jangan gunakan ssi kepadaku, itu terlalu formal.. By the way kamu sedang mencari apa ??” Katanya Ramah

“ Kado untuk Jinki Oppa, minggu depan ia berulang tahun..” aku menjelaskan.

“ oohh. cool.. aku juga ingin mencari sesuatu disini, kau mau menemaniku??”

Aku terdiam sejenak, sebenarnya aku ingin sendirian saat ini, namun aku tak bisa menolak permintaan Kibum oppa, karena Kibum oppa, adalah sahabat Jinki oppa..

Namun akhirnya aku menganggukan kepala ku tanda setuju,

Sejujurnya aku sangat risih berjalan dengan nya, karena aku belum pernah berjalan berdua dengan laki-laki selain Jinki oppa..

****************

Hari yang kutunggu-tunggu tiba juga,

Aku berencana membuat strawberry chesse cake kesukaaan Jinki oppa. Pagi-pagi sekali aku berbelanja ke supermarket, mencari buah strawberry segar. setelah mendapatkan semua bahan-bahan yang ku butuhkan, aku cepat-cepat pulang ke rumah.

“ Ooohh.. Sudah jam 11 siang.. “ aku menggerutu, waktuku tak banyak.

aku segera mencuci tangan dan mulai membuat chesse cake.

Aku mengocok telur, gula, susu, vanilla, dalam satu wadah dengan mikser, setelah mengembang, kutambahkan mentega cair, chesse cream dan terigu yang sudah ku ayak.

kutuangkan ke loyang berbentuk hati, setelah itu ku masukkan kedalam oven yang telah ku set 170° selama 45 menit.

Tak terasa sudah jam 2 siang, kini aku mulai untuk menghias cake tersebut, aku mengoleskan banyak whipped cream di seluruh bagian cake, karena aku tau jinki oppa sangat suka cake yang banyak creamnya. kemudian kutata potongan strawberry segar diatasnya, tak lupa ku oleskan selai keseluruh permukaan strawberry agar mengkilap.

“ Perfect” seruku mantap

From : PARK NADA

To : DE_LIEFSTE

“ Dear, Jinki Oppa..

Sudah 1 minggu kita tak bertemu,

Apa kau merindukan ku Oppa..??

=)

Oppa, kutunggu kau di taman, tempat kita biasa bertemu,

Jam 5 sore, jangan telat ya..

I Miss You..

^^”

Aku dengan cepat mengetikkan sms nya, kemudian aku bergegas mandi.

****************

Jam 5 kurang 30 menit, aku sudah sampai di taman, kotak pink yang berisi cake kuletakkan di sebelahku, sedangkan jam tangan casio masih tersimpan di tasku.

aku sengaja memakai baju terusan warna ungu yang ku kenakan sewaktu kencan pertamaku dengan jinki oppa.

sudah jam 5 pas, aku merapikan rambutku dan tak lupa tersenyum, pasti sebentar lagi jinki oppa datang.

5 menit, 30 menit, 1 jam, 2 jam, 3 jam..

Tak terasa sekarang sudah jam 10 malam dan aku masih disini, sendirian menunggu jinki oppa, kulihat handphone ku tak ada satu pun pesan dari nya, ku tlp handphonenya, namun tidak aktif, ku tlp rumahnya adiknya Lee Taemin bilang ia pergi dari jam setengah 5 sore.

Perasaanku campur aduk, kesal, marah sedih, khawatir, takut, bingung, semua bercampur jadi satu, aku menutup kedua wajahku dengan telapak tangan dan mulai menangis.

Aku harus bagaimana?? God.. Please help me..

“ Nada..”

seseorang menepuk bahu ku lembut, aku sunguh berharap yang datang adalah jinki oppa, namun ternyata aku salah, yang datang adalah Kibum oppa.

*****************

Saat kubuka mataku ku lihat jinki oppa duduk di samping tempat tidurku.

“ Kau sudah bangun Nada..”  Katanya pelan.

“ Jinki oppa..” aku terkejut, melihat ia ada disampingku, aku berusaha duduk, namun kepalaku berat sekali.

“ Sudah.. Kamu tidur saja,, jangan dipaksakan duduk jika tak bisa..” kata Jinki oppa menahan ku agar aku tidak bangun.

“ kenapa oppa ada disini..” bisikku.

“ Umma mu menelpon, katanya kau sakit, sampai jam 3 sore belum bangun-bangun, ia bertanya padaku kemarin kita habis dari mana, mengapa kau pulang nya sangat larut..”

“ Memang sekarang jam berapa oppa..?” aku bertanya padanya.

“ jam 5 sore” ia menjawab singkat.

Entah ini perasaan ku saja atau memang benar kurasa sikap jinki oppa terhadapku sangat berbeda sekarang, sepertinya ia sangat dingin.

5 bulan lalu saat aku sakit seperti ini, Jinki oppa kelihatan sangat khawatir, sebentar-sebentar dia menanyakan keadaanku, apakah aku lapar? apakah aku haus? apakah aku pusing? atau apapun tentang keadaan ku.

tak terasa air mataku menetes.

“ Mengapa kau menangis Nada?” tanya nya, tangan kanan nya mengusap air mataku.

“ Oppa.. aku menunggu mu sampai jam sepuluh malam, mengapa kau tidak datang??” aku berkata sambil terisak.

Perlahan Jinki oppa mengelus kepalaku,

“ Mianhae, aku ketiduran dari sore, aku terbangun jam 9 malam  kemudian membaca sms mu, kupikir jam segitu pasti kau sudah pulang”

aku terdiam, mengapa berbeda sekali dengan apa yang taemin katakan? taemin bilang dari jam setengah 5 jinki oppa pergi, namun sekarang jinki oppa bilang, ia ketiduran.

Yaa Tuhaann.. siapa yang harus ku percaya..?

“ Mengapa kau tidak menelponku saat kau membaca sms dari ku oppa..” aku bertanya padanya.

sesaat ia terdiam.

“ Aku lupa.. Mianhae..” katanya pelan.

“ Kau percaya padaku kan Nada..?” ia melanjutkan.

aku mengangguk, ya.. bagaimanapun juga ia pacarku, aku harus percaya padanya..

******************

Hari ini aku sangat bosan dirumah, tak ada yang bisa ku kerjakan, iseng-iseng aku menelpon ke rumah Jinki oppa, aku ingin mengajaknya keluar jalan-jalan.

“ Annyeong haseyo..” terdengar suara imut Taemin.

“ Annyeong Taemin, Ini Nada Nuna.. Jinki oppa ada??” kata ku

“ Nada Nuna.. Bukan kah hyung pergi dengan mu, Nuna?? barusan ia pergi dengan mobilnya, katanya akan menjemputmu, kalau tidak salah dengar kalian akan pergi ke mall kan??” jelas Taemin panjang lebar.

otak ku berpikir keras, jinki pergi?? tapi tadi malam saat ia menelponku ia berkata bahwa hari ini dia tidak kemana-mana.

“ Nuna, kau masih disana..?” tanya taemin kemudian

“ Ohh yaa, yaa Taeminie.. Nuna lupa hari ini nuna ada janji dengan hyung mu.. ok Nuna tutup ya tlpnya.. daaaaa teminie…”

aku buru-buru mengganti baju rumahku dengan celana jeans, dan kemeja kotak2 merah favoriteku, berlari ke arah halte bus.

*****************

Sampai di mall, aku hanya berputar-putar sambil mencari-cari sosok Jinki oppa.

Tak ku temukan dimana pun. aku sangat lelah berputar-putar, ku langkah kan kaki ku menuju toko buku, ku lihat seseorang yang mirip jinki oppa dari belakang, ia menghampiri seorang wanita dan merangkulnya.

aku sungguh penasaran, ku dekati mereka, kira-kira tiga langkah dibelakangnya aku berucap. “ Jinki Oppa..”

Mereka berdua membalikkan badan, dalam hati aku terus berharap kalau itu bukan jinki oppa.

“ Nada..” jinki oppa terlihat kaget dan buru-buru melepaskan rangkulan nya dari wanita itu.

“ Jagia, siapa dia??” Wanita itu berkata manja sambil tersenyum kepadaku.

Aku tidak tahan lagi, aku segera berbalik, dan berlari, aku tak perduli orang-orang melihatku menangis.

Yaaa Tuhaan.. Hati ku sungguh sakit, Jinki oppa bahkan tidak mengejarku untuk memberikan penjelasan.

BRRUKKK..

Aku menabrak seseorang, Namun pikiran ku begitu kacau, aku meminta maaf  tanpa melihat kearahnya.

“ NADAA… TUNGGU!! Heeyy…. Kamu kenapa..??”

aku mendengar seseorang memanggil namaku, namun itu bukan suara Jinki oppa.

Kemudian ada yang memegang kuat lengan ku, ternyata Kibum oppa.

Ia merangkulku, dan membawaku ke mobilnya, disana ia menenangkan ku.

dan akhirnya mengantarku pulang.

****************

Sudah seminggu ini aku tidak bertemu jinki oppa, tidak mengangkat tlpnya atau pun membalas sms nya. entah bagaimana hubungan kita selanjutnya, aku tak tau..

hari ini umma, dan appa ku pergi menengok nenekku yang sedang sakit, mungkin mereka menginap disana, karena rumah nenekku jauh sekali,, seharian ini aku hanya tidur-tiduran disofa dan menonton tivi,,

Ring.. Ding..Dong..

terdengar bunyi dering sms di hp ku. dengan malas aku membacanya.

From: ..DE_LIEFSTE..

To: PARK NADA

“ Nada, aku sudah di depan.

Buka pintunya,

Kita harus bicara”

Jinki oppa di depan rumah?? aku buru-buru terbangun, benarkah jinki oppa ada di depan rumahku, rasanya aku tak percaya.

“ TOK.. TOK.. TOK..”

Perlahan aku menuju ke pintu, dan membukakan nya.

“ Nada..”

Yaa.. Tuhan.. ingin sekali aku memeluknya erat, aku sungguh sangat merindukannya.

“ Ada apa oppa..” aku berkata pelan sambil mempersilahkan dia masuk.

Jinki oppa masuk dan kemudian menutup pintu.

“ Aku ingin kita putus, Nada” katanya pelan.

lututku terasa lemas mendengar kata-kata itu dari mulutnya.

“ Ke Kenapa oppa..” aku berusaha bicara.

“Karena ku rasa, aku sudah mmm.. maksudku, kita sudah tak ada kecocokan lagi” katanya enteng.

Sebegitu gampangnya kah dia mengucap kata putus?? apakah dia tidak berpikir bagaimana perasaan ku saat dia bilang ini semua?? Yaa Tuhan.. Aku mau Jinki Oppa yang dulu, bukan Jinki oppa yang seperti ini..

“ Itukah sebabnya sebulan ini kau menghindariku oppa, kau sering mematikan hp mu, jarang  membalas smsku, kau tak datang ke taman saat aku bilang aku menunggumu, bahkan kau tidak pernah memanggilku jagia lagi..” aku terisak mengatakan semuanya.

“ Dimana salah ku oppa..” aku menutup kedua wajahku dengan tangan ku.

Kurasakan jinki oppa memelukku, namun aku menolaknya.

“ Nada..” ia berbisik ditelingaku.

aku mendorong tubuhnya, namun pelukan nya begitu erat.

“ Nada.. Kau mencintaiku kan..??” bisiknya ditelingaku, bibirnya mulai mengarah ke bibirku.

“ Oppa lepaskan!!” Jeritku sambil mendorong tubuhnya.

ketika pelukannya terlepas, aku segera berlari kearah pintu, Namun ia meraihku lebih cepat, dengan satu tangan nya ia menarikku ke arahnya, dan tangan yang satunya lagi mengunci pintunya.

“ Oppa.. Lepas!!!! Oppa mau apa??” aku dengan sekuat tenaga berontak namun tenaganya lebih kuat.

“ TOLONGG…” aku berteriak sambil menangis, aku sangat ketakutan,

Yaa tuhann, tolong aku!!

Kurasakan seseorang menarik Jinki oppa, aku tak tau siapa dia, aku segera merangkak ke sudut ruangan, aku benar-benar sangat takut, lutut ku gemetar, aku menutupi kedua wajahku dengan tangan, dan menangis sepuasnya.

Tak lama kemudian, ada seseorang yang datang dan memelukku,

“ Nada.. jangan menangis.” bisiknya  perlahan.

Aku mengenal suaranya, itu suara Kibum oppa.

Namun aku tak bisa mengendalikan emosi ku, aku takut, aku kecewa, aku marah, aku ingin mati saja rasanya.

“ Jinki sudah pergi..” bisiknya lembut, kurasakan pelukan nya begitu hangat.

“ Nada.. Kumohon, jangan menangis.

aku merasakan tangannya memegang kedua tangan ku dan berusaha menariknya dari wajahku, namun aku bertahan, aku tak ingin saat aku membuka kedua mataku, bukan Kibum oppa yang kulihat, melainkan jinki oppa. aku sungguh takut..

“ ssssttt… Ini aku, Kibum.. Jangan takut Nada.. Semuanya pasti akan baik-baik saja” katanya lembut.

Perlahan aku melepaskan tangan dari wajahku, kulihat kibum oppa didepanku.

“ Oppa…. Aku takut…” Hanya itu yang bisa ku katakan.

Aku hanya bisa menangis dipelukan nya, aku tau mungkin memang jinki oppa bukan yang terbaik untukku..

*********************

JINKI POV

“ Brain Cancer??”

aku tidak percaya saat aku mengetahui aku menderita kanker otak stadium akhir. Leluconkah ini??

dan puncaknya saat dokter mengatakan umurku kurang dari 4 bulan..

Bagaimana aku memberitahukan ini pada keluargaku??

Dan yang lebih parah lagi,, bagaimana aku harus memberitahukan hal ini pada orang yang paling penting didalam hidupku, yang selama 3 tahun ini selalu mendampingiku.

Yaaa.. Tuhan.. aku tidak bisa membayangkan nya,,

Ia pasti akan menangis saat mengetahui penyakitku, menangis saat mengetahui hidupku sangat singkat, menangis ketika aku pergi , menangis di pemakamanku, dan terus menangis saat dia merindukan aku..

Tidak..

Aku tidak bisa melihatnya menangis karenaku.. bagaimana mungkin aku membuat orang yang kusayangi menangis.

Sudah kupikirkan baik-baik..

aku harus membuatnya membenciku,,

aku harus membuatnya meninggalkan ku..

*****************

Hari ini temanku Kibum, pulang dari amerika. aku dan pacarku menjemputnya di bandara.

“ Oppa.. wajahmu pucat sekali..” katanya sambil memegang dahiku, dia kelihatan sangat khawatir.

“ Yaa!! Lepaskan tanganmu!! aku malu dilihat orang!!” aku membentaknya dengan sengaja.

“ Oppa.. mengapa kau membentakku seperti itu??” dia menatapku, matanya berkaca-kaca.

aku tidak sanggup melihat air mata di matanya, aku mengalihkan pandangan ku darinya.

“ Sudah lah!! Jangan perlakukan aku seperti anak kecil!!” kembali aku berkata ketus.

dia menatapku tajam, kemudian berkata “ Oppa, aku ke toilet dulu..” setelah itu dia langsung berlari ke arah toilet.

aku tahu, ia menangis disana…

hati ku sakit karena aku membuatnya menangis…

namun semua ini harus ku lakukan,,

Mianhae..

Tak lama kemudian, kulihat Kibum datang.

“ Hey Whats Up!!!” sapanya sambil meninju bahuku.

“ Yaaa!! Jangan mentang-mentang kau lama di amerika sekarang kau lupa bahasa korea..” gerutu ku.

“ HAHAHAHA…” ia tertawa.

Kulihat pacarku keluar dari toilet,

“ Kibum, kukenalkan kau pada pacarku. Kajja..” aku menariknya ke arah pacarku.

“Jagia.. Kenalkan ini Kibum.. teman ku..” kataku kepadanya, bersikap seolah-olah tidak ada apa-apa.

“ Annyeong haseyo My name is Kim Kibum.. Nice to meet you”.

“ Annyeong, I’m Park Nada.. Nice to meet you too Kibum ssi” ucapnya pelan..

*****************

Akhir-akhir ini rasa sakit dikepalaku sering muncul..

AAAAAGGGGRRRRHHHH…. rasanya sungguh menyiksaku.

dokter sudah menyuruhku untuk mengikuti kemoterapy, namun aku menolaknya. Kemoterapy hanya membuat keadaanku lebih menyedihkan dari pada ini. dan jika aku menjalani kemoterapy, pasti keluargaku dan Nada lambat laun akan tau kalau aku mengidap brain cancer..

sudah seminggu ini aku tidak bertemu Nada, aku sengaja menghindar dariinya, aku tidak mengangkat tlpnya, dan juga tidak membalas sms nya.

sungguh sangat berat bagi ku melakukan ini semua,

Ring.. Ding.. Dong..

Terdengar nada sms dari hp ku..

From : DE_LIEFSTE

To : LEE JINKI

“ Dear, Jinki Oppa..

Sudah 1 minggu kita tak bertemu,

Apa kau merindukan ku Oppa..??

=)

Oppa, kutunggu kau di taman, tempat kita biasa bertemu,

Jam 5 sore, jangan telat ya..

I Miss You..

Mengapa tiba-tiba Nada mendadak ingin bertemu denganku?? aku bingung, apa yang harus ku lakukan? Namun akhirnya kupaksakan diri untuk pergi.

Aku berangkat dari rumah jam setengah lima sore, sengaja tak ku gunakan mobilku, karena tak mungkin aku menyetir mobil dalam kondisi seperti ini.

*************

Jam 5 lewat 10 aku sampai di taman, sengaja aku tidak lewat gerbang depan, melainkan lewat gerbang belakang.

Kulihat dia duduk di bangku taman seorang diri, ia mengenakan baju terusan ungu yang dulu dipakainya pada kencan pertama. Ya tuhan, harus kah aku mendatanginya sekarang??

Aku putuskan untuk tetap disini, aku tidak boleh menghampirinya, ia harus membenci ku..

30 menit berlalu, ia masih sabar menunggu ku..

1 jam berlalu.. Ia belum beranjak dari tempat duduknya..

2 jam berlalu..

Mengapa kau masih disana Nada??

3 Jam..

Cepatlah pulang..!!!!

4 Jam..

Yaa Tuhan, aku tak tega melihatnya.. ia masih menungguku di bangku itu, dan sekarang ia mengatupkan kedua tangan di wajahnya, pertanda kalau ia menangis. kurasakan sakit di hati ku.. aku membuatnya menangis lagi..  tapi aku tak punya pilihan, hanya ini yang bisa kulakukan.

sampai kini, jam 10 malam, ia masih menungguku..

Sebegitu jahatnya kah aku??

aku tak bisa menyakitinya lebih dalam lagi, ku langkah kan kaki ku kearah Nada, Namun tiba-tiba aku melihat ada seorang pria yang menghampiri nya.

Kim Kibum!!!

Mengapa dia ada disini?? Nada kah yang menyuruhnya datang ke taman ini.

Pikiranku mulai kacau karena cemburu.

aku teringat seminggu yang lalu Kibum meminta no tlp Nada kepadaku, aku tak curiga terhadapnya karena ia sahabatku, maka ku berikan no tlp Nada padanya.

Kulihat Kibum mulai berbicara padanya, kemudian memakaikan jaketnya di punggung Nada. tangan ku gemetar menahan marah.

Harusnya aku yang berada disamping Nada saat ini!!

Haruskah ku datangi mereka berdua??

Tak lama kemudian ku lihat Nada dan Kibum berdiri, mungkin mereka akan pulang bersama. Namun dugaan ku salah, Mereka berpisah di gerbang utama, Nada berjalan kearah rumahnya, dan kibum berjalan kearah yang berlawanan.

Kulangkah kan kaki ku gontai menuju bangku panjang yang barusan di duduki Nada,

Apa ini?? Kotak besar berwarna pink.. Apakah Nada sengaja meninggalkan kotak ini disini?? kubuka tutup kotak itu perlahan-lahan.

Sebuah cake berbentuk hati, dengan limpahan buah strawberry favorite ku.. ada kartu kecil diatasnya.

Happy birthday oppa..

wish you all the best

I love you and I will never stop  loving you.

Saranghae..

Dan sebuah ada sebuah foto diriku bersama Nada di taman ini, yang diambil saat kencan pertama kami, 3 tahun lalu, tepat dihari ulang tahun ku..

aku tersenyum, aku mencolek sedikit creamnya, dan kumakan satu strawberry yang paling besar. Rasanya sungguh manis. Kurasakan air mata ku jatuh.

Apa yang terjadi dengan ku?? Aku laki-laki, tak sepantasnya aku menangis..

Namun entah mengapa air mata ini terus jatuh..

*****************

Ring.. Ding..Dong..

terdengar bunyi sms dari hp ku, aku segera membacanya.

From : Lee Hyeo Jun

To : LEE JINKI

“ OPPA!!!!!!!! KAMU DIMANA???

AKU SUDAH HAMPIR BERJAMUR

MENUNGGUMU!!!

DALAM 1 JAM JIKA KAU TIDAK

SAMPAI DI MALL, KAU AKAN TAU AKIBATNYA!!”

Ya Tuhan!!! aku hampir lupa!!! Hari ini aku ada janji dengan sepupuku yang baru datang dari Indonesia, aku janjian dengan nya di Mall.

aku mengambil jaketku dan kunci mobilku, dan segera berlari ke luar.

Ku dengar Taemin berteriak “ Hyung, mau kemana”

“ Mall.” Jawabku singkat.

“ Dengan Nada Nuna??” katanya lagi.

“ Ya” kataku menggumam.

“ Aku nitip komik Yakitake Japan terbaru ya hyung!!” teriaknya.

“ Ya”

Segera ku kemudikan mobilku dengan kecepatan tinggi menuju arah mall.

***************

“ YAAA!!! Mengapa kau lama sekali Jinki!!!” kulihat mukanya cemberut.

“ Mianhae, aku lupa.. EH!! tadi kau panggil aku apa?? coba aku mau dengar lagi” aku menjitak kepalanya.

“ AWW..SAKIT!! awas ya!! ku adukan ke appa mu!!” dia berkata mengancamku.

“ Kau ini.. tidak berubah sama sekali..kau harusnya memanggilku oppa, bagaimana pun juga aku lebih tua dari mu walaupun hanya beberapa bulan” gerutuku pelan.

namun dia hanya memakan ice creamnya.

“ Yaaa!! Kau dengar aku tidak!!” sekali lagi aku menjitak kepalanya,

“ OK!! OK!! OK!! aku panggil kau oppa, Puas!! dasar gila hormat!!” dia menjulurkan lidahnya.

aku memaksanya untuk masuk ke toko buku, untuk membeli komik titipan taemin.

“ Hyeo Jun” kataku.

“ Iya, Jagia..” katanya manja.

“ APA?? “ Aku menjitak kepalanya lagi.

“ YAAA!!! mengapa kau hobi sekali menjitak kepalaku, Jinki!! “ Hyeo Jun berteriak keras.

“ Kau panggil aku apa tadi?? Jagia??? Andwae.. Hanya Nada yang boleh memanggilku seperti itu!!” Bentakku keras.

“ Nada siapa?? HaaaHHaaa Jagia mu yaaa??” Katanya meledeku.

“ Kau ini..” aku merangkulnya.

“Jinki Oppa..” terdengar suara yang sangat ku kenal memanggilku dari belakang.

“ Nada.. “ Aku sangat terkejut melihatnya ada disini, segera ku lepaskan tangan ku dari Hyeo Jun.

“ Jagia, siapa dia” kudengar  Hyeo jun berkata. AHH!! mengapa dia malah memperkeruh suasana.

Tiba-tiba nada berbalik dan berlari. ingin sekali aku mengejarnya namun entah mengapa kaki ku seperti tertancap di lantai, aku tak bisa melangkah.

“ OOYYY!!! siapa dia!!” Hyeo jun berteriak kepadaku.

“ Dia Nada, Jagia ku.” kataku pelan.

“ YA tuhaannn, pasti dia salah paham. Jinki!! kenapa kau tak kejar!! Cepat kejar..!! Jelaskan padanya kalo aku ini sepupumu!! “ teriak hyeo jun tak sabar.

akhirnya aku berlari mengejarnya, kuarah kan mataku kesekitar mall ini..

Itu dia!! dia menuju ke pintu ke luar!!

Aku tak percaya dengan apa yang ku lihat..

Nada dan Kibum???

Aku melihat Nada menangis di pelukan Kibum, lalu Kibum membawanya menuju parkiran mobil.

Kebetulankah ini?? atau memang disengaja?? mengapa Nada dan Kibum

berjalan bersama??

Seribu satu pertanyaan terus menggema di kepalaku.

**************

Malamnya.. sakit dikepalaku kambuh lagi..  aku sudah minum 9 macam obat yang dokter berikan kepadaku untuk mengurangi rasa sakitnya.

ku lihat hp ku bergetar.

==> KIM KIBUM calling..

Dengan malas, ku angkat hp ku.

“ YAA!!Brother whats up” seru kibum

“ Hay Kibum.. ada apa?? tumben malam-malam begini menelpon ku” kata ku berusaha santai.

“ Kau ada masalah dengan Nada?”

“ anni.. kenapa..??”

“ sebenarnya bukan hak ku untuk ikut campur urusan kalian berdua,,, tapi aku merasa..

mmm… Apa kau tak tau akhir-akhir ini Nada sering menangis??”

“ Anni..” aku menjaga suara ku agar tetap terdengar biasa.

“ Seminggu yang lalu kulihat Nada sendirian di taman, jam sepuluh malam, ia menangis..

dan hari ini, aku tidak sengaja bertabrakan dengan nya di mall, dan dia menangis..

Jika kau ada masalah, dengan nya tolong diselesaikan, jangan membuatnya menangis”

aku tak mendengarkan suara Kibum lagi, kulihat darah menetes dari hidungku dan seketika pandanganku gelap.

***********

aku merasakan dingin nya lantai saat aku terbangun, kulihat jam sudah jam sepuluh pagi.

aku berusaha mengingat apa yang kibum katakan tadi malam.

Dadaku kembali sakit, mungkin kah Kibum menyukai Nada??

Mengapa ia sangat perhatian dengan Nada??

Sadar kah Kibum, kalau Nada itu pacarku??

Air mataku kembali jatuh, aku tau waktu ku tak banyak..

Sebentar lagi pasti aku akan mati,

*************

Semuanya harus berakhir hari ini.

Aku mengemudikan mobilku kerumah Nada,

sampai disana ku kirimkan sms agar dia membuka pintu.

ia tampak sangat kurus dan pucat, padahal baru seminggu kita tidak bertemu.

aku menahan sakit yang mulai menjadi-jadi dikepalaku.

“ Aku ingin kita putus, Nada” aku berkata pelan.

“ Ke Kenapa oppa..”

“Karena ku rasa, aku sudah mmm.. maksudku, kita sudah tak ada kecocokan lagi” Yaa Tuhan, aku tak kuat menahan rasa sakit ini.

Kulihat matanya mulai berkaca-kaca,

“ Itukah sebabnya sebulan ini kau menghindariku oppa, kau sering mematikan hp mu, jarang  membalas smsku, kau tak datang ke taman saat aku bilang aku menunggumu, bahkan kau tidak pernah memanggilku jagia lagi..” Dia terisak mengatakan semua itu.

“ Dimana salah ku oppa..” Ya Tuhan entah sudah berapa kali aku membuatnya menangis.

Jagia.. Mianhae..

Mianhae..

Aku berjanji, ini terakhir kalinya kamu menangis.. setelah ini berakhir, kupastikan tak ada lagi air mata dimatamu.

aku mengabaikan rasa sakit dikepalaku, aku memeluknya erat, sangat erat.

“ Nada..” aku berbisik ditelinganya.

“ Nada.. Kau mencintaiku kan..??”  bibirku mulai mengarah ke bibirnya.

“ Oppa lepaskan!!” Jeritnya sambil mendorong tubuhku.

Dia berlari kearah pintu, segera aku meraihnya kembali dia berada di dalam pelukanku, kini kurasakan badanya gemetar ketakutan, ia menangis dan mulai berteriak-teriak

“ Oppa.. Lepas!!!! Oppa mau apa??”

“ TOLONGG…”

Ya tuhann, sungguh menyakitkan bagiku melihatnya ketakutan seperti ini.. aku bisa gila!! aku bisa gila!! aku tak kuat lagi, aku merasakan rasa sakit luar biasa dikepalaku,,

Tiba-tiba kurasakan seseorang menarikku,

“BBUUKKK”

aku merasa nyeri yang amat sangat di rahang ku.

“ APA YANG KAU LAKUKAN, BASTARD!! “.

“ BUUUKK”

Saat ku membuka kedua mataku, kulihat Kibum bersiap-siap untuk meninjuku lagi, kali ini perut ku adalah sasarannya.

“ DENGAR!! AKU BERSUMPAH!! AKU BERSUMPAH AKAN MEMBUNUH MU JIKA SESUATU TERJADI PADANYA, LEE JINKI “

ia menyeretku keluar rumah Nada, dan seketika itu juga menutup pintunya.

*************

Aku mengendarai mobilku kearah taman..

Sesampainya disana, aku duduk di bangku panjang tempat nada menungguku.

aku menangis sepuas-puasnya disana,

************

TBC

Signature


This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • Open page LIBRARY if you miss some FF ^.^

Advertisements

65 thoughts on “I Don’t Mean To (Let’s Not edited) – [1.2]”

  1. Beneran deh.. menurutku judulu yang pas Let’s Not *tapi pake makna lagu Suju*
    Soalnya kan kata lagu itu “Cinta yang sejati bukanlah dia yang menyakiti kita, tapi cinta sejati adalah dia yang selalu ada di sini, tidak pernah menyakiti kita dan juga tidak pernah kita pandang.”
    Hahahaha… gak tahu kenapa itu cocok ajaaaa….
    Ato mungkin gara2 aku lagi suka sam alagu itu yah???
    Meolla lah.. yang pasti menurutku itu…
    kkkk…
    Oh ya onn… FF onn banyak yak.. kkkk…
    Di inbox masih ada 3 FF onn… kkk ^.^

  2. Oeenn ternyattaa Onew mmuu gannass jjuaaa iiiaaa. . .*d tebbas*
    OOnew jahhattt oneww jahatt *mukkul mukkul dada Donghae oppa* [?]
    sukka FF inni. . . ^^

  3. tmben di ff ni onew jadi jahat….
    ckckckckkk
    kata2 lana dlam bgt kyk sumur…. *ditseret lana k’sumur*
    tpi over all like this…
    good ff author

    1. WKWKWKWKWKWK……
      kebetulan semalem krna ngantuk gw gali sumurnya kelewat dalem..
      jadi giitu deh… wkwkwkwkwk *ngomong ape sih gwww..!!!*
      Gak cuma aku seret Kha ! Tapi aku kubur kamu dalem sumur..
      wkwkwkwk..
      bercanda… ^.^

      BAGUS KAN FF INI ???
      TEPUK TANGAN BUAT WIGA ONN !!!!!
      kyahahaha

    1. Liaa.. Gomawo udah baca..
      ^^
      Ada kok lanjutan nya, udah ku kirim kelana,,
      Tadinya mau aku bikin oneshoot, tp terlalu panjang, jadi aku jadiin 2 part..
      ^^
      Gomawo dah baca en komen..

    1. Wkwkwkwk….
      Aku lagi sakit jadi otaknya lagi kacau… baca apapun kagak ada yang masuk ke otak..
      wkwkwkwk…
      Malah awalnya pas aku baca aku mikir gini..
      “Lee Jinki? Lee Jinki itu siapa yah? Yang mana di SHINee?? Kalau Kibum?? Udah ah.. baca aja.. entar juga ngerti sendiri.”
      Wkwkwkwk..
      efek orang sakit begono noh.. idiotnya keliatan… wkwkwkwk…

      1. Iyaaaaa….
        Gpp kok lan..
        Onn maklum, kamu lg sakit..
        ^^
        Gomawoo udah di edit..
        ^^
        Gomawo juga, udah kamu kasih judul..
        Aku suka banget judulnya i don’t mean to..
        ^^

        1. Hwuehehehe…
          Onnie tahu aja… aku jadi malu… kkkk
          Harap maklum.. kkk
          ~.~
          Wah…
          Bagus deh.. authornya suka sama judul pilihanku… kkkk
          aku kira Onn bakal perotes… kkkk

  4. HWUUUUUUUUUAAAAAAAAAAAAA !!!!
    LEBIH SEDIH TERNYAT ABEGITU BACA ONEW POV… HWUUUUEEEEE
    Untuk kali ini saia sedang tidak eror jadi tidak bertanya-tannya lagi siapa itu Lee Jinki hwuahahahaha….
    WIGA ONN HEBAAAATTT !!!!!
    INI KEREN…
    TAPI TEGA BANGET SIH TT.TT
    KAN KASIAN SUAMIKUUUUU~

  5. Uah..Si onew jd makhluk jhat..
    Tega amat sih sma pcar sndri..Maksa2 “gituan” lg…Tp utg kibum dtg..Jdi nada bsa trslamatkn..
    Si kibum jd pahlawan niee..Hehehe
    eh,tp gw pnasaran,alasan onew bsa brubh kea gtu,krn apa sih ??

    1. Gomawo,gomawo dah baca..
      Tapi kamu bacanya yg belum diedit..
      Tolong baca sekali lagi ya, yg udah diedit sama lana..
      ^^
      Disitu kamu tau kalo onew nya ga jahat..
      ^^

  6. HWUUUUEEEEEE TT MY ONEW……….!!!!!!!!!
    hiks…hiks….ksian bgt jagiaku………..
    wigaa knapa kmu buat jagiakuu skit knker otak….
    jinki gak jht koq, baek bgt mlah….
    😦
    onew yg sbar ya, udh sm akuu aja….*plak*….
    pnsaran……..
    wiga jgn sad ending dong….
    part slanjutnya mna, mna, mna???
    cpetan yow….

    1. Nina..
      Nina..
      Nina..
      ^^ gomawoo udah baca..
      =)
      Lanjutan nya dah aku kirim ke lana.. Kemaren..
      Tanya dia saja bocoran nya..
      Hehe..
      ^^
      Tadinya aku mau pairing minho-nada-kibum dsini, tp minho-nada udh pernah di bloody vacation..
      Jadi diganti jinki deh..
      ^^

  7. @wiga oeNni:
    hhuuuwwwwwaaa. . miiaaaanhaee ooeen *sujud brg doNghae* pass bcca iaang udda d eddit jddi kssiaaan amma Onew. .
    hikss. .
    knappa nssibmu slalLu spperti inni sabbaar yaa oppaa. . sinni akKu pelluk *d banting oeNni*
    kerren oen cppet neXt part.a yoOo. . .
    jddi ngrtti skkarang kNappa d kssi jddul Lets Not. . . prook prook buatt Lannaa. . d^^b
    jddi tmbbah seddih dnger laggunaa. .
    TT,TT.

    1. Gomawo udah baca versi lengkapnya..
      ^^
      Iya, thanks banget buat lana..
      Aku juga suka banget judulnya..
      Let’s not mewakili kisahnya kibum, trus i don’t mean to mewakili kisahnya onew..
      Aku sukaaaaa bgd judulnya..
      Gomawoo lanaaa…
      *deep bow..
      =’)

  8. ooh ternyata tadi ada yang kurang toooohh
    pantesan tadi agak aneh, soal nya g mungkin jinki oppa jahat gitu nyaahahahaha
    bagus onn cerita nya, tapi kasian jinkiiiiiiiiiiiii >,<
    ada lanjutan nya kan onn?
    ada kaaannn????
    YES YEESSSS YEEEEEESSSSSSSSSS!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! ^o^

  9. Haha sama2 onn, aku pasti baca ff bikinan onnie
    Soalnya ff onn kan yg bikin aku jatuh cinta sama jinki oppa nyeehehehehe ^^

  10. Menurut ilmu sok tahu yang datang turun menurun dari Founde rblog ini… *di getok Lana*
    Pasti sad ending buat Onew T.T
    Tapi buat Key.. masih tak tahu awak… kkk lebih tepatnya gak mau tahu supaya seru !!!
    Maaf yah Wiga saia ini baru di sini sajo komen FF anda… ohohohoho…
    Nanti deh aku babat habis semua FF mu.. aku komen di semua FF mu ^.^
    Great one !!!

    bener kata Founder .. penulis Rainbow gak kalah daebak sama penulis SMEW ^o^
    HIDUP WIGA !!!!!

    1. hehehe.. sebenernya aku bikin happi ending buat key and onew…
      ^^
      hwaaaaaa… aku terbang..aku terbang.. dibilang begitu…
      gpp, aku tetep seneng kok asta udah komen disini..
      masa sih lana bilang begitu..
      ya ampun, aku bener2 terbang..
      ^^
      ampuuuuunnn…

      1. Waaahhhh… tapi Onew gak mati kan???
        Kalo Onew mati buat aku sih sad ending.. hwuuueeee TT.TT

        Wkwkwkwk….
        Bukannya kakimu udah aku iket?? kok masih bisa terbang juga sih???
        kkkkk….
        Yoi deeehhh…
        Makanya berjuanggg !!!
        ^o^
        Ngomong2 bu… kumaha atuh itu BV nya?? saia tunggu teh tak kunjung keluar pisan…
        kkkkkk….
        Semoga… yg namanya Wiga.. bisa jadi author tetap di sini…
        aaaaammmmmiiiinnnnn..
        kkkkkk

        1. Hihihihiiiii…
          sebenernya BV udah ku ketik, tapi 4 lembar langsung stuck…
          aku takut sekuelnya ga horor kaya yang pertama..
          tapi gomawo yaaaaaa…
          pokoknya aku cuma bisa bilang gomawoooooooooo…
          ok ok ok..
          semangaaaaaaaaaaaaat…
          ^^

  11. FF yang bikin penasaran nih haha..
    pas POVnya Key aku sebel sama dia karna suka sama pacar sahabatnya,
    eh pas POV nada sumpah kesel abis sama Onew,
    pas POV onew behhh bener-bener tak terduga hahaha
    pokoknya aku enjoy banget bacanya~~~
    update soon lanjutannya!!!

  12. .YupS..
    .KnaLan dLu ma wiga ah*RangkuL wiga*
    akuh:joneun sun yi imnida..
    wiga : siapa loh.?.
    Akuh:*cman snyum2 gaje*
    .Nice ff..
    .D.Tnggu part sLanjuT.A yoo..

  13. @ Twinka : Gomawoooooo udah baca…. ^^ gomawooo, gomawooo, gomawooo..

    @ fikanshas : Wah, seneng deh kalo kamu suka ff ini.. ^^ soalnya ku bikinya ngebuuut…
    hehehe..^^ iya, aku pengen bikin kesan yang berbeda di setiap POV, Kibum ke nada, Nada ke Onew, trus onew ke mereka berdua.. sekali lagi gomawoo udah baca..^^
    Lanjutannya udah dikirim ke Lana kok.. ditunggu yaaa…

    @ Sun yi : Annyeong Sun yi, salam kenal ya..
    sering-sering baca ff disini..
    ^^
    part selanjutnya udah siap kok…
    ^^
    oh iya, main-main ke page talk talk talk biar kita makin akrab yaaa…!!!

  14. wooowww .
    kerennnn ceritanya .
    sempet benci ma onew di awalnya.
    pii sekarang justru kasian.
    lanjuttt
    🙂

  15. wah..sudah kuduga..pasti ada sesuatu dibalik kelakuan aneh Onew..hmm..secara tampang ga mungkin aza sech hehehe..tapi aku akan percaya klo itu minho..hehehehe..kan mukanya cowok-cowok gimanaa gitu..hehehe *merasa ada yang mo nimpukin* jiakakak..

    anyway, suka sama ceritanya..good job wiga! ^^
    terus sambungannya mana?segera yah..xixixi

  16. mau banget jadi Nada dicintai dua cowo yang sangat mencintainya, apalagi dicintai Jinki oppa,hehe…

    Duhh Onew jangan sakit, please… Sedih banget waktu baca Jinki POV, aku sampai nangis ngebayangin Onew kesakitan kayak gitu, hiks….

  17. aku telat bgt T.T
    YA AMPUN AKU KIRA ONEW JAHAT , TERNYATA . . .YA TUHAAANNN AKU NANGIS ;___;
    hiks ak lanjut part 2 ya onn . .

  18. Seruuu…sedih..kerennn…
    Aku pkr onew jahat,ternyata gasama sekali…
    Wiga onn memang hebat/sok kenal bgt ya saya

    1. ada kok, chinguuu..
      coba kamu klik lybrary, trus kamu ke one shoot, jangan ke sekuel..
      nah, part 2 nya ada disitu..
      gomawoo ya udah bacaaa.. ^^

  19. wah..karya wiga eon emang daebak…Kompleks loh alurnya…KEREN…wihh….

    3 sisi POV….wew……DAEBAK!!!aku suka..TOP!!!

  20. ini ceritanya dalem bgt…
    rada bingung jg bcany ada 3 POV dsni,tp justru itu jd ngjelasin semuany
    (hampir nangis jg pas bca Jinki POV..hehe)
    bagus author…pngen baca kelanjutannya
    kereeennnn 😀

  21. kyaaa…….. *speechless*

    Thor, jeballllllllll…………

    Tlg donk sambungannya…. ceritac kueren bgt dah…….. Hidup author….. ^____________^

  22. ƍäª nyangka jln critanya kya gini,, kirain si jinki jahat..
    Aku reader baru ,, bru liat di library,, keren suka eon.. 😉

  23. Pas pertama membaca ,,aku sudah siap” bakalan benci sama Jinki *di gorok Jinki*.. Tapi, pas baca terakhirnya.. Aku jadi sedih sekali, kalau saja Nada tau yg sebenarnya, mungkin sampai akhir hayat Nada akan menangis terus,, merasa bersalah seumur hidup..

  24. hiks hiks. sedih ya. kasian jinki. tapi kasian nada juga. kibum… aduh bingung deh mau ngomong apa tentang suamiku yg satu ini. wkwkwk#ngarep#

  25. Tuhkann gamungkin onew jahat! Onew itu pria kece baik-baik bermartabat, berperasaan, sayang sesama, sayang sodara, gemar menabung /plaak

    Aku baca selanjutnya yaaaa!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s