RIVER FLOWS IN YOU

RIVER FLOWS IN YOU(taemin version)

Author: nyda a.k.a han Ri Chan

Cast: member SHINee

Nickhun  2p.m

Victoria f(x)

Mungkin udah masuk pg-13

Taemin POV

Apa kalian mengenalku?tentu jika kalian shawol kalian pasti mengenalku. Aku Lee Taemin magnae SHINee yang paling polos. Apa yang kalian ketahui tentang diriku?apa kalian mengira aku adalah namja polos yang belum mengerti cinta?

Apa kalian pernah melihatku memainkan piano dengan lagu River Flows in you?lagu itu sebenarnya mewakili kisah hidupku yang seperti aliran sungai. Kisah cinta pertamaku memang diawali di sungai Han.

apa kalian tahu bahwa lagu itu adalah lagu favorit yeojachinguku? Dia gadis yang membuat hidupku 180 derajat berubah drastis.

Apa kalian ingin mendengar ceritaku tentang gadis itu?

Baiklah jika memang kalian ingin mendengarnya aku akan menceritakannya untuk kalian.

FLASH BACK

Aku mempersiapkan diri untuk bertemu dengannya. Sudah berkali-kali aku mengganti bajuku karena aku merasa tidak yakin dengan penampilanku. Sampai pada akhirnya keempat hyungku merasa kesal melihatnya.

“Taemin lama-lama kau sudah seperti setrikaan!!”ujar Ki Bum hyung. Aku hanya nyengir mungkin ini yang namanya jatuh cinta. Aku menyukai Victoria noona dari f(x) dan hari ini aku berencana akan melamarnya untuk menjadi kekasihku.

Aku mengajaknya untuk bertemu di sungai Han. Aku berharap dia akan menerimaku, karena aku sudah menyukainya sejak dulu.

Aku menyukainya semenjak pembuatan MV noona you’re so pretty. Mungkin usianya sangat berbeda jauh dengan usiaku, tapi aku sudah terlanjur menyukainya.

“nih kado untukmu aku memang tidak mengetahui siapa gadis yang akan kau minta menjadi kekasihmu, tapi siapa pun dia berikanlah kalung ini untuknya” ki Bum hyung memberikan kalung platina berbentuk kunci untukku.

Aku menerima kalung itu dengan tatapan bingung, sebenarnya ini kunci apa?jangan-jangan Ki Bum hyung memang berencana ingin menjahiliku.

“hyung kunci apa ini?bukan kunci gembok kan?” tanyaku sepertinya dia mendengar nada curiga dari ucapanku. Dia cepat-cepat menggeleng.

“bukan tapi ini kunci diary ini”jelasnya. Dia memakai kunci itu untuk membuka diary yang sedang dia pegang.

Prok..prok..prok aku bertepuk tangan, tidak salah kami memberinya julukan Key karena dia benar-benar kunci*di getok istri-istri Key*

“baiklah doakan aku yah!!”ucapku dia mengacungkan jempolnya ke arahku.

Memang tidak ada yang tahu mengenai identitas orang yang sedang aku sukai sekarang karena aku merahasiakan, bukannya aku tidak mempercayai mereka tapi aku malu untuk mengetahuinya apa lagi jika mereka tahu aku menyukai seorang noona.

Akhirnya aku sampai di sungai Han. Aku memang menyukai tempat ini. Aliran sungai ini membuatku merasa nyaman. Makanya aku ingin kencan pertamaku disini dan aku ingin bertemu cinta pertamaku disini.

Aku mengedarkan pandanganku ke segala arah berharap Victoria noona segera datang, tapi sepertinya aku terlalu cepat sampai ke tempat ini, padahal tadinya aku mengira akan terlambat datang kesini.

“taeminnie”seseorang memanggilku. Suara yang sudah sangat aku kenal dan dia menghampiriku.

“noona”panggilku. Kadang aku ingin memanggilnya Victoria saja, tapi tentu saja itu akan membuat skandal baru apa lagi sekarang Victoria noona sedang fokus dalam reality show we got marriednya.

“sudah lama menunggu?”tanyanya”apa sebenarnya yang ingin kau bicarakan Taemin-ah?”lanjutnya. aku menghela napas panjang mencoba mengumpulkan semua keberanianku, tapi sayang semua kata-kata yang aku hapalkan benar-benar tidak ada yang muncul saat ini. Harusnya aku menulisnya di kertas agar mudah untuk aku berikan padanya.

“sarang….”belum sempat aku melanjutkan kata-kataku sebuah mobil berhenti di depan kami. Victoria noona langsung mengenali mobil itu.

“nickhun”panggilnya. Aku menoleh ternyata nickhun hyung yang datang, dia membawa banyak mawar merah untuk Victoria noona.

“gomawo chagiya”ucap Victoria noona. Aku melongo di tempat. Mwo chagiya? Jadi itu bukan sekedar gosip? Noona why do you leave me?

“ini namdongsaengmu itu ya?”tebaknya sambil tersenyum padaku. Noona mengangguk padahal wajahnya benar-benar terlihat bersemu merah sepertinya dia benar-benar senang saat itu.

“taemin sebenarnya ada apa kau mengajakku kemari?”tanyanya. aku bingung harus berkata apa. Apa aku harus menyatakan perasaanku sedangkan disini ada namjachingunya?. Aku menggelengkan kepalaku.

“aku hanya ingin mengucapkan selamat untuk kalian. Cukkae hyung noona”noona terlihat semakin malu dengan ucapanku.

“gomawoyo dongsaeng apa kamu ingin ikut jalan-jalan bersama kami?”tawarnya. aku menggeleng. Aku tidak mungkin sanggup melihatnya bersama pria lain.

Noona masuk ke dalam mobil itu. Mobil itu menghilang dari pandanganku. Aku mencoba untuk tidak menangis di tempat favoriteku. Aku menggenggam erat kalung yang diberikan Ki Bum hyung. Padahal aku sangat yakin gadis yang aku suka akan memakainya hari ini.

Aku berdiri di ujung jembatan. Aku mengepalkan tanganku. Kalung itu ku pegang erat.

“aaaaarrrrrggghhttt good Bye my First love”teriakku aku melemparkan kalung itu ke arah sungai. Aku tersenyum setelah melakukannya.

“aww hei siapa yang di atas”seseorang dari bawah berteriak padaku. Aku menoleh ke bawah aku melihat seorang yeoja memegang kalung itu.

“hei itu kalungku”aku berlari ke arahnya. Entah kenapa aku mengakui kalung itu padahal aku sudah membuangnya.

“mwo kalung mu?bukankah kau sudah membuangnya”dia bersikukuh untuk tidak mengembalikannya padaku.

“kkyyaaa kau mau dibilang pencuri hah?”tanyaku dia menggeleng.

“sudahlah apa kau melihat oppa ku?”tanyanya. dasar aneh bukannya dia baru saja marah-marah padaku memang siapa oppanya?seingatku aku belum bertemu dengan orang lain seharian ini.

“heh memang kamu pikir siapa oppa mu itu?artiskah?aku yang artis”aku menyombongkan diri. Dia terlihat kesal. Dia berbalik pergi. Dia menjatuhkan ID Cardnya. Aku membaca ID cardnya yang jatuh

Nyda Horvejkul nama yang sulit aku ucapkan tapi kenapa nama itu tidak asing untukku. Untunglah di ID card itu ada nama koreanya.

“han ri chan!!”panggilku. dia menoleh sepertinya dia merasa heran karena aku bisa tahu namanya.

“bagaimana bisa kamu mengetahui namaku”tanyanya. Aku mengacungkan ID Card miliknya dia mencoba meraihnya tapi itu tidak berhasil karena aku lebih tinggi darinya.

“kkyyyaaa kembalikan atau oppaku dan chingunya akan mengeroyokmu”ujarnya lantang. Memang aku berduli dengan ucapannya?aku sama sekali tidak takut dengan ancamannya itu.

“kamu menyebalkan sekali. Kamu tahu tidak keenam chingu oppaku badannya besar semua kamu pasti akan kalah”lanjutnya. Aku menatapnya tajam dan semakin mendekatkan tubuhku padanya.

“kkyyyaaa sebenarnya kau mau apa?”dia terlihat takut.

“kau pikir hanya oppamu saja yang punya badan besar lihat ini”aku membuka kaus ku sementara itu dia menutup wajahnya dengan tangannya.

“hai kenapa kau menutup wajahmu?lihatlah!!”dia tidak menggubris kata-kataku. Karena kesal akhirnya aku membuka wajahnya secara paksa.

“ne aku percaya kamu punya badan yang bagus”katanya setelah aku berhasil membuka matanya.”sekarang kau mau apa?”lanjutnya.

“kalau kau ingin ID Cardmu kembali datanglah ke dormku besok pagi dan jangan bawa oppamu arasso nona da..da..da eh mianhaeyo namamu siapa?”tanyaku namanya memang sulit untuk aku ucapkan.

“Nyda Horvejkul aku blasteran Thailand China, tinggal di California sejak oppa ku berumur 2 tahun umur 16 tahun tinggal disini bersama oppaku dan chingu nya aku anak ke 4 dari 5 bersaudara oppaku yang pertama bernama Nichan oppa ku yang kedua bernama Nick ,eonniku bernama Yanin dan yeodongsaengku bernama Cheryl  tapi jika terlalu sulit memanggil namaku panggil saja Ri Chan itu nama koreaku”dia memperkenalkan dirinya secara lengkap. Tapi tatapannya masih tertuju padaku.

“kkyyaa kenapa kamu melihatku seperti itu?”Tanyaku dia menggeleng.

“pakai kausmu nanti masuk angin”aku kaget saat dia berkata seperti itu. Refleks aku segera memakai kausku. Aku memperhatikan penampilannya, dia memakai sweater dan shalnya padahal ini musim panas apa dia tidak kegerahan.

“ya sudah aku pulang dulu annyeong”dia berbalik dan melangkah pergi. Aku diam di tempat aku merasa ada sesuatu yang aku lupakan.

“Ri Chan namaku Taemin”panggilku dia menoleh dan tersenyum padaku senyuman pertama yang dia berikan padaku.

Teeett…tteett..teett bel di dorm kami berbunyi tidak ada sahutan karena hari ini libur semuanya malas keluar kamar hanya jin ki hyung yang akhirnya membuka pintu.

“annyeong”Ri Chan menyapa jin ki hyung.

“nuguseyo?”tanya Jin Ki hyung.

“Nyda Horvejkul imnida panggi saja Ri….”belum selesai dia memperkenalkan diri tiba-tiba Ki Bum hyung menjerit.

“kkkyyyyyyyyaaaaaaaa akhirnya kau datang juga”Ki Bum hyung langsung menarik Ri Chan ke dalam pelukannya seperti seorang umma yang baru menemukan anaknya.

“taemin…taemin”aku yang merasa ada yang memanggil langsung menemui mereka di ruang tamu.

“kkyyaa Ri Chan ngapain kamu kesini?”dia menatapku dengan tatapan yang seolah-olah berkata –bukannya kamu yang menyuruhku kemari?-

“taemin jadi dia yeojachingumu?”aku dan Ri Chan saling memandang. Ki Bum hyung menunjuk kalung yang dipakai Ri Chan.

“pantas dia mengira Ri Chan yeojachinguku”Ri Chan seolah mengerti dia melepaskan kalung itu dari lehernya.

“ini milikmu aku kembalikan sekarang kembalikan ID Card milikku”dia menengadahkan tangannya.

“jangan kalung itu memang aku berikan pada Taemin agar dia memberikannya padamu”larang Ki Bum hyung. Dia menatapku seolah meminta persetujuan dariku. Aku menganggukan kepalaku.

Aku menjelaskan semuanya padanya dia terlihat sangat menyukai kisahku dia memperhatikan dengan seksama.

“kalau aku boleh tahu itu kunci apa?”tanyanya aku memberikan diary itu padanya dan membuka diary itu dengan   kunci platina yang ada ditangannya.

“wow hebat sekali”ucapnya tulus

“kalau begitu apa boleh diary ini untukku?”tanyanya aku memberikan diary itu padanya. Dia kegirangan saat aku memberikan diary itu.

“tapi ada syaratnya”ucapku dia menoleh.

“eh?apa?baiklah aku akan mencoba membuatmu berpacaran dengan noona mu itu”aku menggeleng karena memang bukan itu yang aku inginkan.aku mulai mendekatkan wajahku padanya. Entah kenapa aku senang sekali menggodanya seperti ini.

“kau harus menjadi yeojachinguku karena kalung ini hanya akan aku berikan pada yeojachinguku”lanjutku

“hemm baiklah tapi apa barusan kau menembakku?”tanyanya polos. Aku mengangguk mengiyakan.

“jika kamu menembak seseorang jangan dengan cara seperti itu ayolah aku akan mengajarimu. Kamu harus mengatakan saranghaeyo. Katakanlah”aku mengangguk kenapa perasaan gugup ini muncul lagi. Kenapa aku jadi seserius ini?padahal aku kira dia akan menganggap aku hanya bercanda.

“saranghaeyo youngwonhi”ucapku kata-kata yang sulit aku ucapkan pada Victoria noona mudah sekali aku ucapkan padanya.

Dia hanya tersenyum tanpa mengatakan nado saranghae disanalah kisah cintaku dimulai karena sejak saat itu aku dan dia semakin dekat kami seperti pasangan pada umumnya, tapi ada hal yang tidak aku mengerti darinya. Dia seperti menyembunyikan sesuatu dariku. Dia tidak pernah mengizinkanku datang ke rumahnya

“kenapa tidak pernah memperbolehkanku datang ke rumahmu?”tanyaku saat kami sedang berada di taman. Dia menggerak-gerakan jarinya.

“apa kau ingin dibejek-bejek oppaku dan teman-temannya?mereka bilang akan menggodaku dan pacarku jika aku membawa pacarku ke rumah”ujarnya. Aku tersenyum ngeri.

“apa kau menyukaiku?”tanyaku tiba-tiba membuatnya tersentak kaget.

“eh?kenapa bertanya seperti itu?”dia terlihat bingung

“karena kamu tidak pernah bilang kalau kamu menyukaiku”akuku

“saranghaeyo”ucapnya tiba-tiba.

Sudah seminggu aku tidak bertemu dengannya. Aku mencoba menghubunginya tapi dia tidak pernah menjawab teleponku. Hingga akhirnya aku mendapat pesan darinya.

From:Nyda a.k.a Ri Chan

Hei?kamu katanya menghubungi aku terus ya?waeyo?jangan bilang kangen karena aku tidak akan percaya

Kamu lagi apa?masih marah?

Aku tersenyum membaca pesan darinya aku mulai membalas pesan darinya.

To:Nyda a.k.a Ri Chan

Mwo?kangen ama kamu?yang benar saja?Ri Chan kamu gak sakit kan?

Bogoshipda >.<

Aku menekan tombol send pada hapeku akhirnya aku mengaku juga kalau aku memang merindukannya.

5 menit kemudian hapeku bergetar. Aku mulai membaca pesan yang dia kirim

From:Nyda a.k.a Ri Chan

Kkyyaaa kamu kok bisa tahu?wah ngintip ya?tuh kan aku sudah bilang kamu pasti kangen sama aku. Kamu kesini saja aku ada di seoul hospital

Aku segera menyalakan mesin mobilku dan menuju ke tempat dia berada.saat aku memasuki ruang inapnya ternyata dia tidak ada disana aku mengedarkan pandanganku ke taman rumah sakit.

Aku melihatnya memakai kursi roda wajahnya sangat pucat tapi yang membuatku terkejut  adalah orang yang sedang menemaninya. Nickhun hyung? Dia dan Ri Chan terlihat sangat akrab mereka terlihat seperti sepasang kekasih.

Apa maksud dari ini semua?Ri Chan terlihat sangat bahagia saat bersama dengan Nickhun hyung. Apa hubungan mereka berdua?apa mereka berpacaran? Lantas apa gunanya aku?apa Ri Chan menduakan kami?terus apa Nikhun hyung menduakan Victoria noona?

Apa Ri Chan mendekati Nickhun hyung supaya aku bisa mendapatkan Victoria noona?apa dia tidak menyadari kalau aku mulai menyukainya?perasaan ini berbeda dengan perasaanku pada Victoria noona.

Mwo?apa yang mereka lakukan?Nickhun hyung mengecup puncak kepala Ri Chan. Ri Chan sepertinya tidak keberatan dengan apa yang dilakukan Nickhun hyung. Padahal aku sendiri sebagai namjachingunya belum pernah melakukan hal seperti itu.

Karena geram akhirnya aku putuskan untuk menghampiri mereka.

“ehem”Ri Chan menoleh padaku dan Nickhun hyung langsung melepaskan pelukannya.

“hyung apa kau mau aku laporkan pada Victoria noona?”ancamku. dia menatapku dengan tatapan tak percaya.

“kenapa harus melaporkan aku memangnya aku salah apa?”dia tidak sadar juga dengan apa yang telah dia lakukan. Aku menunjuk Ri Chan.

“kamu selingkuh dengan Ri Chan”ucapku nyaris tersulut emosi

“mwo?apa aku salah jika memeluk adikku sendiri?”tanyanya aku menoleh pada Ri Chan berharap semua yang dia ucapkan hanya kebohongan belaka. Ri Chan menundukkan kepalanya.

Baiklah aku mulai mengerti kenapa aku merasa sangat mengenal nama Horvejkul karena nama orang yang merebut Victoria noona adalah Nickhun Buck Horvejkul namanya hampir sama dengan Ri Chan. Ri Chan?nuguseyo?apa aku pernah mengenalnya? Dia bukan Ri Chan tapi dia adalah Nyda Horvejkul yeodongsaeng dari rivalku sendiri dan apa maksud Ri Chan saat mengatakan kalau oppa keduanya bernama Nick?Nick dari kata Nickhun. Ri Chan aku bahkan tidak tahu kebohongan apa lagi yang kau sembunyikan di belakangku

Apa salahku?sampai aku harus menyukai yeodongsaeng dari rivalku sendiri?aku menatap Ri Chan aku yakin dia tahu aku menatapnya walaupun dia menundukkan kepalanya.

“Nyda aku mulai mengerti sekarang saat itu kamu sedang mencari Nickhun hyung kan?saat kamu mengetahui kalau aku menyukai Victoria noona kamu langsung menerimaku karena kamu takut Oppamu kehilangan cintanya kan?”aku melihatnya menangis aku tidak tahu kebohongan apa lagi yang pernah dia lakukan.

“mianhae”hanya itu kata yang keluar dari mulutnya tapi air mata yang mengalir cukup untuk menjelaskan semuanya. Aku ingin menghapus air matanya dan mengatakan kalau aku akan selalu ada disampingnya, tapi aku mencoba mengontrol emosiku untuk identitasnya saja dia bisa berbohong bukan tidak mungkin air matanya juga hanya bohongan.

“sudahlah aku tidak mau mendengar apapun lagi dari mulutmu. Aku merasa semuanya sudah berakhir. Kenapa aku bisa sebodoh ini?kenapa aku bisa percaya kalau kamu menyukaiku?padahal untuk identitasmu saja kamu bisa berbohong. Kamu bilang aku tidak boleh ke rumahmu itu karena kamu tidak ingin aku mengetahui semua kebohonganmu kan? Apa lagi dengan perasaanmu. Aku yakin kamu tidak benar-benar menyukaiku. Apa kamu tahu kebodohan apa yang paling aku sesali dalam hidupku?”dia menggeleng. Aku melanjutkan kata-kataku.

“kebodohan yang paling aku sesali adalah ketika aku benar-benar mencintaimu yeodongsaeng dari rivalku sendiri dan kamu membuatku benar-benar tidak sanggup untuk kehilanganmu”

Sejak kejadian itu aku benar-benar sudah tidak ingin mengenalnya lagi. Aku menutup kupingku dari segala hal tentangnya. Sampai pada akhirnya aku tahu dari media kalau Victoria noona putus dengan Nickhun hyung karena alasan yang tidak jelas.

Apa kalian pikir aku senang Nickhun hyung putus dengan Victoria noona?aku sama sekali tidak senang karena aku sudah benar-benar melupakannya.

Sampai akhirnya Nickhun hyung datang ke dorm kami. Hyungku yang lain mempersilakannya masuk walaupun mereka sudah mengetahui tentang hal ini. Dengan malas aku menemuinya di ruang tamu.

“annyeong hyung”sapaku dia tersenyum tapi tingkahnya selanjutnya membuatku terkejut dia berlutut di kakiku

“aku sudah melakukan semua keinginanmu aku sudah melepaskan Victoria untukmu. Aku mohon dengan sangat tolong temui adikku untuk yang terakhir kalinya karena hanya kamu yang dia perlukan. Nyda memang banyak berbohong padamu tapi itu bukan karena aku dia benar-benar menyukaimu dia takut kamu akan meninggalkannya saat kamu mengetahui dia adalah yeodongsaengku”

Kenapa dia harus berbohong?apa dia tahu alasan aku meninggalkannya bukan karena dia adalah yeodongsaeng dari Rivalku tapi karena dia membohongiku andai dia mengatakannya sejak dulu.

Ri Chan mianhae andai kamu dapat melihatku sekarang

Aku memandang tubuhnya yang sudah tak berdaya. Gadis yang selama ini selalu membuat hari-hariku menyenangkan kini hanya dapat terbaring lemas tak berdaya. Dan yang paling membuatku sakit adalah akulah yang membuatnya seperti ini.

Menurut Nickhun hyung Ri Chan menderita kelainan jantung yang dia derita sejak kecil makanya dia sering pindah rumah terakhir mereka tinggal di amerika tapi karena tidak ada perubahan Ri Chan memohon pada orang tuanya agar diizinkan tinggal bersama oppanya di Korea.

Penyakit Ri Chan kambuh saat aku memarahinya tempo hari.

Aku menggenggam tangannya erat seolah memberi kekuatan untuknya. Nickhun hyung memberikan diary Ri Chan padaku, diary yang dulu aku berikan padanya. Kunci dari diary itu masih menggantung pada leher Ri Chan.

Awalnya aku menolak untuk mengambil kunci diary itu dari lehernya, tapi Nickhun hyung yang memintanya.

Aku mulai membaca diary itu. Banyak sekali yang Ri Chan tulis di diary itu sejak pertama kali kami bertemu di sungai Han. Aku tersenyum saat dia mengatakan kalau dia menyukaiku sejak kami bertemu di sungai han.

Aku merasa tangan yang sedang aku pegang tiba-tiba bergerak. Ri Chan sadar!! . aku segera memanggil dokter dan suster agar segera datang ke ruang inap Ri Chan.

“taemin”Ri Chan memegang tanganku agar tetap berada di sampingnya.

“ne aku akan disini Chagi”wajahnya terlihat tersipu saat melihat aku memegang diary miliknya.

“apa kau sudah baikan dengan oppa?apa sekarang kau sudah berpacaran dengan eonni?”tanyanya aku memberi isyarat agar dia tidak terlalu banyak bicara.

“aku tidak mungkin akan terus-terusan marahan dengan calon kakak iparku kan?”godaku. wajahnya tersipu lagi.

“taemin bisakah kau mengabulkan permintaanku?”tanyanya. aku mengangguk”apapun akan aku lakukan untukmu”lanjutku

Sekarang kami ada disini di pinggir sungai han tempat dimana pertama kali kami bertemu tempat dimana aku mendapatkan cinta pertamaku.

Aku mendorong kursi roda itu menuju meja tempat kami makan malam. Dia masih memakai pakaian pasiennya, sementara itu ada banyak suster yang menemani kami. Hari ini adalah hari ulang tahun Ri Chan.Aku menyalakan lilin itu. Lilin itu kembali padam karena air mataku jatuh diatas api di lilin itu.

Ri Chan menatapku tajam seolah-olah dia melarangku untuk tidak menangisi perpisahan yang akan terjadi. Aku kembali menyalakan lilin itu. Aku menghampiri piano besar yang ada di pinggir meja kami.

Aku memainkan lagu river flows in you dari yiruma atau good Bye my love. Jari-jariku bermain di piano itu tapi air mataku terus mengalir tanpa henti.

Akhirnya aku selesai memainkan lagu itu. Aku menghampiri Ri Chan yang masih duduk di kursi rodanya.

“nyda saranghae aku tidak berduli siapapun kamu, jika aku menyukai Ri Chan berarti aku juga harus menyukai nyda horvejkul”dia tersenyum saat aku mulai melapalkan namanya.

“xie xie ni te ai”ucapnya ternyata dia cukup fasih melafalkan bahasa mandarin.

“cheonmaneyo”aku menjawab dengan bahasa koreaku

“taemin jika aku meninggal percayalah kalung ini akan membantumu mendapatkan menggantiku orang yang sangat mirip denganku”lanjutnya. Aku tersenyum lalu mengacak rambutnya lembut.

“jika kamu mati aku tidak akan mencari cinta lain”ucapku mantap. Dia mengerucutkan bibirnya. Aku mengecup puncak kepalanya. Dia langsung menjitak kepalaku

“kau ini diam-diam menghanyutkan”dia tertawa pahit. Aku memeluknya

“taemin apa kau tahu umurku tinggal beberapa menit lagi?”tanyanya sambil berusaha melepaskan pelukannya.

“ne makanya biarkan saja seperti ini”aku bersikukuh untuk tidak melepaskan pelukanku walaupun banyak suster  di sini.

“taemin sekarang jam berapa?”tanyanya. kenapa dia harus menanyakan jam di saat seperti ini?

“jam 23:58 “jawabku

“2 menit lagi aku 17 tahun Taemin”ucapnya tuhan jangan kau ambil dia di hari ulang tahunnya.

3..2…1 bunyi letusan itu terdengar dimana-mana aku memang menyiapkan kembang api itu khusus untuk hari ini

“saengil cukkahamnida, chagiya”ucapku lirih tapi sayang dia sudah tidur untuk selamanya dan dia benar-benar tidak pernah bangun lagi.

Flash back end

Aku menghampiri makam itu. Di sanalah jasad orang yang aku cintai di makamkan.

“annyeong chagiya”aku meletakan bunga mawar putih itu di dekat nisannya. Hampir setiap hari aku ke sini hanya untuk bercerita dengannya. Aku selalu merasa di tetap hidup walaupun aku tahu dia sudah pergi untuk selamanya.

Aku membakar diary itu di jembatan sungai han dan menaburkan abu dari diary itu ke sungai han”chagiya aku tidak membutuhkan ini lagi karena meskipun tanpa diary ini aku akan tetap mengenangmu untuk selamanya”

Aku kemudian berbalik bersiap-siap melemparkan kalung kunci ini 1..2..3.. aku sudah melemparkan kalung itu ke bawah aku harap kalung itu akan menyusul Ri Chan kesana.

Sampai akhirnya aku mendengar seseorang berteriak dari bawah“aww hei siapa yang di atas?”seseorang dari bawah berteriak padaku. Aku menoleh ke bawah aku melihat seorang yeoja memegang kalung itu.

Aku berlari sampai ke bawah sampai akhirnya aku dapat melihat yeoja itu dengan jelas”Ri Chan “panggilku lirih.

“eh?kamu kok bisa tahu nama aku?”tanyanya.

Ri Chan apa ini maksud kata-kata terakhirmu? Kalung ini akan membawaku pada orang yang benar-benar mirip denganmu.

Gomawo Ri Chan buat semua yang kau berikan untukku

Saranghaeyo youngwonhi


FIN

signature

This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • Open page LIBRARY if you miss some FF ^^

37 thoughts on “RIVER FLOWS IN YOU”

  1. huwaaa keren bgt ffnya
    magnae udh knl cinta toh~ckckckc
    nickhun so sweet *g’ nymbung*
    wlaupun ri chan mati tp da pnggantinya
    jdi ini…emmmm happy end ataw sad end???
    mgkin dua2nya x..
    trharu ma cnta taemin ma ri chan…..

  2. ya ampun kenapa ri chan nya harus… T_______T
    tapi ketemu lagi sama reinkarnasinya ~ XD
    nice ff d><b

  3. waaah yiruma ya..demen tuh karya2.a
    yg kiss the rain jg bgs..
    tp bingung nih sad ato happy ending seh huhuhuhu bingung..
    author.a sip sip taemin uda gede kamu nak…

  4. ooooooo…… oooooo…… nama’a orang’a bnr” sama no no no!!!!!!! keren. Taeminnie kau itu milikku *GPLAK* (kena geplak author a.k.a Ri Chan) mian ehehehehe *nyengir geje*

  5. Taemin ama Nickhun rebutan yeoja ..
    Daripada rebutan mending ama aku aja*digetok ama bini2nya taemin ama nickhun*
    hehe ..
    Bwat author lam kenal ..

  6. Waaahhh cerita reinkarnasi ke 2 di blog ini *o*
    Love Sonata sama River Flows In You.. wahhh..
    ceweknya sama2 meninggal di hari ulang tahunnya…
    ceritanya sama-sama keren !!!

    Aku jadi pingin bikin oneshot juga deh.. ehehehe…
    bagus ^^
    Nyda keep it up !!! ^o^

  7. Huaa~~~
    hiks..Hiks..Crooott*ih jorok gw*
    Gw trbwa suasana,aplg pas detik2 trakhr ri chan mw mninggal..Ga kbayang prasaan taemin gmana wkt i2..
    Tp untg.y ada pngganti ri chan,nama.y mreka b2 mrip..ap lg cra prtmuan mreka..rsa.y kea Pngulangan wkt..nice ff chingu..

  8. Dongsaeng… akku tagg mengerti!!! *load page error* wkwkwk
    tappi ending.a berasa pernah lihat di TV kalau gag salah mah…
    nice ff ddeh!!!
    Walaupun akku.na gi error, tapi bisalah mencerna cerita.na… hehe
    😉

  9. Aaaa~~
    kasiand taemin di tinggal >o.< *di gebukin author*
    oyaa, lam kenal yaa smwnya ^^
    Nais FF onnie ^o^

  10. .Kereenn..
    .Aku suka aLur cRita.A*eank d.Puji kembang kempis.Bangga*
    .Wah..
    .Kant ntU reankarnasi.a Ri chan..TRus taemin ktmu ri chan.A pas umur brapa..? .Agag bingung jua ending.A..
    @Ri chan..Ep2 pRtma ea..Eank one shott?

  11. aaaaa sedih T.T
    kenapa kalo baca angst bawaanya nangis mulu ya?
    *iyalah.. getok saya, author*
    taemin pacaran sama adeknya nickhun
    tapi akhirnya meninggal…
    meninggalnya bisa tepat banget diultahnya pula,
    dipelukan taemin pas kembang api nyala hikssss T.T
    sedih sedih 😦

  12. richan~~ dirimu suka mrendahkan diri… ffmu bagus kok… knpa dblg jelek… unn jd mrasa lbh amatir dbndingkn richan… *pundung*wkwkwkwkwkwk…

    mskipun unn bru knal yg nmax taemin (cm tw dy member shinee), nickhun (no idea, 2pm bkn??), victoria (member F(x)) dll *jiahhh… kuper saia* n g tw lagu yg d maenin taemin *bnrn kuper*wkwkwkwkwk… unn rasa ni ff bagus deh… ceritax dapet! unik endx… kyk dejavu… taemin khilangan victoria => kalung dilempar => ktmu richan => khilangan richan => kalung dlempar lg => ktmu richan (lagi) wkwkkwkwkwk… unik… udah sdih2 eh ending yg unik n mnarik… haha…

    ps. mian y bru bs bca n komen skrg… bru smpt… haha…

  13. gue nangis, bener-bener nangis. gue baca ff ini sambil dengerin lagu River Flows In Your-nya Yiruma (secara karena judulnya sama jadi gada maksud memperharu suasana, kekekekekeke) dan bener-bener nangis. hiks.
    daebak! 🙂

  14. Tepuk tangan untukmu author.
    Kasihan jga jdi pasangan TaeMin harus kna lemaparan kalung kunci dulu.
    Nyentuh bgt critanya.
    Thanks author

  15. ceritanya bagus! cuma kayaknya kalo menurut aku tinggal penulisannya aja yg kurang rapi sedikiiiiiittttt lagi. but over all, it’s nice ok!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s