Saranghaeyo

SARANGHAEYO

Author : Hyo Key

Main Cast : Kim Kibum, Lee Taemin & Choi Minho

HyoKyo Pov.

“Knapa lama skali sich???” kataku kesal menunggu Hyun Ri.

Stelah bbrp menit bru Hyun Ri dtg dgn mobilnya. Aku sdh lma menunggunya.

Aku pun msk k dlm mobilnya. Di dlm ada eomma, appa, namdongsaengnya HyunRi, dan Sang Hoon.

Kami hanya diam d dlm mobil. Tak ada yg berbicara.

Tak lma kemudian kami smp di Korean Plaza.

~Ddanddaranddan, ddanddaranddan, ddanddaranddan, ddadaddarappa~ *Bonamana*

“Yeoboseyo….. Ye” HyunRi mengangkat telepon dari Yeowang.

“Kata Yeowang kita ktemuan di Japan Food” kta HyunRi stelah selesai berbicara dgn Yeowang.

Kami berjalan smp tmpt Japan Food.

“Itu Minho, Dimana Kibum?” ktaku.

“Itu Kibum. Sp yg sdg bersama Minho?” Tanya Sang Hoon sambil menunjuk org yg ada di sblh Jinki.

“Kata Minho dy mw membwa sepupunya, mungkin itu sepupunya.” Kta Hyunri.

“Imut, sp namanya?” Kta Sang Hoon.

“Minho! Sp nama sepupumu?” Tanya Hyunri kpada Minho.

Baru saja Minho mw blng sp nama sepupunya, tetapi sepupunya langsung meperkenalkn diri.

“Anyeong Haseo. Naneun Lee Taemin imnida. Mannaseo bangapseumnida” Kta Taemin dgn ramah.

“Aduh! Kamu imut bgt sich. Pengen aku cubit deh” kta Sang Hoon gemes pada Taemin.

“Knapa Yeowang lma sekali.” Ktaku.

“Itu dy Yeowang.” Kata Hyunri sambil menunjukYeowang.

~Na na, na na, na na, na na na, na na, na na, NU ABO~

“Yeoboseyo. Kami d Japan Food. Sbentar lg kami mw k bioskop. Ye.” Aku mengangkat tlepon dr Sooyeon.

“Sooyeon dgn Soonja sdh mw nyampe. Ayo kt pesan tmpt bwt nanti nonton.” Ktaku kpd Hyunri, Yeowang, dan Sang Hoon.

“Namja”. Kalian mw ditinggal y ? yuk, ikut.” Kta HyunRi.

“Mw kmana?” Tanya Minho.

“Ke bioskop” Kta Yeowang.

“Mw nonton apa nih?” Tanyaku.

“Nonton No Limits *sebenernya film ini berepisode* aja y” Kta Sanghoon.

“Terserah deh” kta Hyunri.

Kami memesan tmpt untuk menonton No Limits.

Kami para yeoja sdh membyar tiket. Tetapi para namja blm membyar.

“Kalian kyak mana sich? Bknnya td kalian blg mw nonton? Kami sdh memesan tmptnya nih. Sdh g bs dibtalkn lg. Kibum! Kamu kn bwa uang kn? Knapa g mw?” Ktaku dgn mrah

“Terserah aku donk!” Kta Kibum.

“Aduh! Kalian kok gt sich? Td kn uda stuju mw nonton. Minho! Kamu pst bohong g bwa duit! Kamu pst bwa duit kn?” Tanya Sooyeon.

“Kn sdh ku blng. Aku kemarin nginap d rmh sepupuku. Aku lupa bwa uang” kata Minho memperjelaskn.

“Yeoboseyo. Appa dtng k sini y. Para namja tdk ada yg mw membyar. Hm… Ye” Hyunri menelepon Appanya.

Tak lma kemudian Appanya Hyunri dtng.

Appanya Hyunri yg membyar tiketnya para namja. Mreka emank menyebalkn.

“Lain kali jgn gt y. Klo mw nonton, kumpulkn uangnya dl. Baru pesan tmptnya. Jgn seperti ini. Skrng ajusshi byarkn dl” kata Appanya Hyunri kpada para namja.

“Ye” Kta para namja serentak.

@Kibum pov

Filmnya g seru. Lbh baik aku main game d HP aja.

“Kibum, pinjam HP mu” kta Hyo Kyo.

“Untuk apa?” Tanyaku.

“Pengen liat. Soalnya kamu kn g pernah bwa ke skolah”

“Ia deh. Ia deh” ktaku.

“Bosen nih. Huh!” Batinku

“Kibum. Nih Hp mu.” Kta HyoKyo.

“Sini!”

“Jgn gt donk, gomawo y” kta Hyo Kyo.

“Ne, Cheonmayeo”

“Akhirnya filmnya selesai jg.” Batinku.

“Kibum, bangunkn Hyo Kyo tuh. Dy ketiduran” kata Sooyeon.

“Knapa hrs aku? Kn bs kamu yg bangunkn” ktaku.

“Aku sdh membangunknnnya. Tetapi tdk bangun” jg.” Kta Sooyeon.

“Ia deh. Hyo Kyo! Hyo Kyo! Bangun!” ktaku membangunkn HyoKyo sambil menepuk pipi HyoKyo.

“Soonja, kt drong yuk!” Kta Yeowang berbisik kpada Soonja.

“Yuk!” Soonja berbisik balik.

“Hana! Dul! Set!” bisik Yeowang dan Soonja dgn serempak.

Yeowang dan Soonja tiba” mendorongku.

Chu~

Aku mencium HyoKyo dgn tdk sengaja. HyoKyo tiba” terbangun.

Dy langsung mendorongku.

“Apa yg kamu lakukn!?!?” Kta HyoKyo dgn mrah. Spertinya dy sdh mrah bsr.

“Bkn aku yg melakukannya. Yeowang dan Soonja mendorongku. Aku terjatuh, dan tdk sengaja menciummu” ktaku menjelasknnya kpada HyoKyo.

“Sdhlah HyoKyo. Seharusnya kn kau senang. Kau kn suka pada Kibum” Kta Hyunri menggoda HyoKyo.

“Aku tdk pernah suka padanya!” Kta HyoKyo sambil kluar dr ruangan bioskop.

@HyoKyo pov.

“Sdhlah HyoKyo. Jgn mrah. Lagipula itu bkn slahnya Kibum. Dy kn didrong Soonja dan Yeowang.” Kta Sooyeon menenangkn ku.

“Tp dy sdh merebut First Kiss ku! Yg Seharusnya aku berikn kpada org yg sgt aku cintai!” ktaku dgn mrah.

“Tp kn kamu suka dgn Kibum kn? Btul kn?” Kta Sang Hoon menggodaku.

Wajahku pst sdh merah.

“Sdhlah. Jgn bhas msalah ini lg. mending kta makan aja yuk!” Ajak Yeowang.

“Terserah pdamu” Kta Hyunri.

Selesai makan kami pergi ke photo studio. Kami mengajak para namja. Mulanya mereka tdk mw. Stelah kami paksa”. Akhirnya mereka mw jg.

“Aduh! Capek y” ktaku duduk di kursi tmpt makan Chinese Food.

“Gt aja capek” kta Soonja.

“HyoKyo. Aku mw ngomong ama kamu.” Kta Kibum.

“Mw ngomong apa?” tanyaku.

“Jgn disini y” kta Kibum.

“Emanknya kamu mw ngomong apa? Disini aja kn bs” Tanyaku penasaran.

“Ikut aja” Kta Kibum sambil menarik tanganku.

“Cie… ada yg mw pacaran nih” Goda Minho.

“Sembarangan ngomong!” Kta Kibum.

“Mw ngomong apa sich? Smp hrus ngomong disini” Tanyaku.

“HyoKyo, Do You Want Be My Girlfriend?” Tanya Kibum berlutut sambil memegang sbuah kalung liontin bertulisan “Kibum Love HyoKyo Forever”.

“…..”

“Mw kah kamu menjadi pacarku?” Tanya Kibum lg.

“Tp…” kta ku.

“HyoKyo…” Kta Kibum memotong apa yg ingin aku katakn.

“Hm…. Ye” Ktaku sembari menerima kalungnya. Dgn wajah yg memerah pstnya.

“Sini aku pakaikn” Kta Kibum memakaikn kalungnya kpadaku.

“Gomawo” Ktaku.

“Cie… ada yg uda jadian nih. Siap” bwt ditraktir nih” tba” dtg Hyunri dan yg lainnya.

“Chukkae y” Kta Sang Hoon.

“Hm… Sang Hoon.” Panggil Taemin.

“Mwo?” Tanya Sang Hoon.

“Do You Want To Be My Girlfriend?” Tanya Taemin..

“Tp kita kn bru aja berkenalan” kata Sang Hoon.

“Apa kau percaya kata Jatuh Cinta pada pandangan pertama? Itu lah yg terjadi padaku skrng” kata Taemin.

“Memank sich itu jg terjadi padaku, tp apakah hrs secepat ini?” Tanya Sang Hoon.

“Aku mohon. Jawablah” Kta Taemin memohon sambil berlutut.

“Terima! Terima!” Ktaku dan teman” yg lainnnya

“Baiklah, Akan aku jawab. Jawabannya adalah, Ye” Kta Sang Hoon sambil tersenyum.

“Aku jg ingin menyatakn perasaanku.” Kta Minho tba”.

“Kpada sp?” Tanya Soonja.

“Kpada………. Yeowang.” Kata Minho sambil memegang tangan Yeowang.

“Yeowang. Do You Want To Be My Girlfriend?” Tanya Minho.

“Ye” kta Yeowang sambil menunduk.

“Gomawo” kta Minho sambil memeluk Yeowang.

“Wah! Ada 3 pasangan nih yg jadian. Siap” bwt ditraktir 3 pasangan nih” kta Soonja dgn senang.

“Kta makan Pizza yuk!” Ajak Sooyeon.

“Yuk! Mw traktir g nih?” Kta Hyunri.

“Gpp lah kali ini. Kalian ber-2 mw g?” Tanya ku kpd Sang Hoon dan Yeowang.

“Mw donk. Masa aku g mentraktir chingu2 ku disaat yg berbahagia ini” Kta Sang Hoon.

“Aku jg” Kta Yeowang.

~The End~

P.S: Buat athor, tolong jangan lupa tulis cast nya sesuai peraturan ^.^, karna kita gak baca FF nya buat nentuin cast nya. Tolong jangan lupa yah ^^

-Lana-

Signature


This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^

My Yeoja and Your Yeoja – Part 1

Part 1

miannnn!!!!!!!!!!! kalo ff’a geje banget ehehehehehe maklum ini ff pertama kuhhh ehehehehehe

Title: My Yeoja and Your Yeoja

Author: Vira Safitri a.k.a Kim Hyun Su

Genre: Romance

Main Casts: Lee Tae Min, Choi Min Ho, Kim Hyun Su, and Geum Eun Hye.

Other Casts: ss501’s, SHINee’s, Super Junior’s, DBSK’s, U-kiss’s, and SNSD’s member, Han Hye Jin, Kim Min Hyo, Han Ree Na, and Lee Min Je.

Categories: Serial

Choi Min Ho’s p.o.v

”omma!!” aku berteriak sambil melahap sandwich ku. Ommaku masih belum menjawab. Sekali lagi aku berteriak  ”omma!!” tetapi masih saja ommaku belum menjawab. Dan ini yang terakhir kalinya aku berteriak ”OOOOOMMMMMAAAAA!!!!!!!” sekuat tenaga aku berteriak dan akhirnya dia mendengarnya.

”oh, ne Min Ho. Mworago?” ommaku berjalan kearah meja makan yang sedang kududuki. Maksudnya bukan mejanya tapi kursinya. *ya elah. Digebuk ma raider* Aku meletakkan sandwichku yang sudah hampir setengahku makan.

”OM….MA!! dari tadi dipanggil tidak menjawab. Kenapa sih?” tanpa sadar aku membentak omma tercintaku itu.

”mianhe Min Ho… omma bukan bermaksud untuk tidak mendengarmu tapi omma sedang asik sekali memasak untuk appamu jadi omma konsennya ke masakan itu” aku menunduk dan berdiri.

Aku membukuk 90o ”omma!! Seharusnya aku yang minta maaf telah membentak omma…. mianhe omma. Jongmal mianheyo” aku mengambil sandwichku terletak di atas piring sarapanku. ”omma… aku pergi dulu. Dah!!” aku berjalan keluar rumah.

Ommaku hanya bisa menggeleng kepala ”dah!!” omma melambaikan tangannya dan tersenyum ke arah ku. ”Min Ho hati-hati”

Aku segera membalikkan badanku. ”ne… omma…” aku ikut tersenyum manis dan meninggalkan halaman rumahku dan lekas berjalan kerumah yeoja chinguku Eun Hye.

Rumahku searah dengan rumah Eun Hye untuk pergi ke hakkyo jadi kuputuskan setiap hari selalu menjemput Eun Hye untuk pergi ke hakkyo bersama-sama. Rumahku dan Eun Hye tidak jauh dari hakkyo karena itu aku selalu berjalan kaki untuk pergi kesana.

Aku berhenti didepan rumah Eun Hye. Ternyata Geum Eun Hye kelihatan sudah lama menungguku. ”Jagia? Kamu sudah lama menunggu oppa?” aku menunduk ”Mianhe Jagi membuatmu menungguku lama.” aku mendongakkan kepalaku dan melihat muka manis Eun Hye.

”ani… aniyo! Ani oppa. Ppali kita pergi. Nanti kita terlambat, kajja!!.” Eun Hye menggandengku berjalan ke hakkyo. Sebenarnya aku masih merasa belum terbiasa dengan ini karena kami baru saja berpacaran. Kami baru saja berpacaran selama 2 hari. Kami masih pasangan yang baru saja berpacaran. *hedeh…. mau tuhhh!!!! GPLAK di gebok Eun Hye*

Seperti biasa ada beberapa yeoja sangat antusias saat melihat senyuman ku. *pedenya* ”wah… Min Ho oppa. Wah kerennya. Eh…?”  salah satu diantara yeoja-yeoja itu sebelumnya meloncat-loncat saat melihatku tersenyum. Tapi, saat dia tau Eun Hye menggandengku. Muka yeoja itu yang tadinya gembira, langsung manyun. Dia menundukkan kepalanya.

“oppa!!” Eun Hye memanggilku, tapi aku tersenyum melihat yeoja itu. Yeoja itu masih manyun melihatku berdua bergandengan dengan Eun Hye. ”oppa….h….oppa!” Eun Hye memanggilku lagi, aku tetap tersenyum manis kepada yeoja itu.

PLAKK!!

”emm…” aku memegang pipiku yang mungkin memerah, karena rasanya sedikit panas.

”oppa…!! aku dari tadi memanggilmu beberapa kali. Tapi, kau masih saja tak menghiraukanku memanggilmu. Masih saja melihat yeoja itu.” Eun Hye menyenggol ku. Dia berhenti berjalan begitu juga denganku. Yeoja yang dari tadi melihatku tersenyum, langsung berlari meninggalkan kami berdua.

”mianhe jagia. Aku hanya ingin membuat yeoja itu…..” aku berhenti berkata-kata dan langsung memegang perutku menahan tawaku yang hampir meledak. ”brufst….. hahahahahahhahahahhaha” aku memang tak bisa menahan tawaku. *dasar Min Ho*

Eun Hye hanya bisa mengerutkan keningnya sambil melihatku heran. ”membuat yeoja itu kenapa oppa?” dia melihatku penuh dengan rasa heran.

”brufst” aku jongkok dan memegang perutku menahan tawa. ”em… kamu… ahahaha kamu benar-ben…ar ahahaha ingin hahaha tau… hahahaha” jawabku terbata-bata sambil tertawa. Eun Hye mengangguk dan ikut jongkok melihatku heran. ”aku ingin supaya yeoja itu…………… ahahaha melihat…. ahahahaha kita….. ahahaha iri…. ahahaha” aku tertawa….. sambil berguling-guling ditrotoar. ”uahahahahahaha” *yang ini pikiran author lagi mampet. jadi geje banget ehehhe. DBUK di tendang raider*

Choi Min Ho’s p.o.v end

Geum Eun Hye’s p.o.v

“oppa!!” Min Ho oppa tersenyum dengan seorang yeoja yang barusan tadi jingkrak-jingkrak melihatnya tersenyum tapi saat dia sadar dan melihatku menggandeng tangan Min Ho oppa muka yeoja itu langsung berubah manyun. “oppa….h….oppa!” sekali lagi aku memanggilnya tapi dia tetap tersenyum dengan yeoja itu.

Aku begitu kesal dengannya. Dan dengan lancang aku menamparnya.

PLAKK!! *doh kasihannya kau Min Ho oppa*

Aku menamparnya yang sedari tadi tak menghiraukanku memanggilnya. ”emm…” huh! ‘emm..’ katanya. Dia semakin membuatku kesal. Dia memegang pipinya yang memerah. Hemp rasakan. Ahahaha… *kejamnya kau Eun Hye… DRETTT dijitak Eun Hye*

“oppa…!! aku dari tadi memanggilmu beberapa kali. Tapi masih saja kau tak menghiraukanku memanggilmu. Masih saja melihat yeoja itu.” Aku menyengolnya. Huh!! Aku langsung berhenti. Dia hanya mengikutiku berhenti. Yeoja yang dari tadi melihat Min Ho oppa tersenyum langsung berlari meninggalkan kami.

“mianhe jagia. Aku hanya ingin membuat yeoja itu…..” dia berhenti berbicara. Dia langsung memegang perutnya dan menahan tertawanya. Entah apa yang ditertawakannya tapi tiba-tiba, “brufst….. hahahahahahhahahahhaha” dia tertawa sepuasnya. Entah apa yang ditertawakannya aku bingung??

Aku mengerutkan keningku, aku melihat dia heran. Kenapa… Dia seperti ini? ”membuat yeoja itu kenapa oppa?” aku hanya heran melihatnya. Apa… yang dia tertawakan sampai-sampai ingin pingsan. *Lebay Eun!!*

“brufst” dia langsung jongkok sambil memegang perutnya. ” em… kamu… ahahaha kamu benar-ben…ar ahahaha ingin hahaha tau… hahahaha” tanyanya sambil terbata-bata dan tertawa. Aku hanya mengangguk dan ikut jongkok. Hih!! Aneh sekali! ” aku ingin supaya yeoja itu…………… ahahaha melihat…. ahahahaha kita….. ahahaha iri…. ahahaha” Hah??? Hanya itu?? Kenapa bisa… dia tertawa hanya karena itu. ”uahahahahahaha” dia berguling-guling ditrotoar *LEBAY!!!!* yang dilihat heran oleh orang sekitar. Dan Aku ikut heran melihatnya. Oppa… oppa… Kau tidak minum obat kah semalam sehingga kau begini?? *Kau jahat sekali Eun Hye, kau pikir Min Ho orang gila, hah?*

“dasar aneh kau ini oppa… hanya karena itu.” Aku langsung mencubiti pipinya. Huh!! Aku geram-geram-geram ahahahahaha. “jangan sampe guling-guling di trotoarkan. Huh!! Untung hari ini kita pakai baju olah raga. Kalau tidak bajumu akan kotor oppa.” Aku membersihkan pasir yang ada dipunggungnya. Aish oppaku tak biasanya seperti ini. “ayo oppa berangkat.. to to toh!! Liat” aku menunjuk orang sekitar kami. “mereka semua heran melihatmu seperti ini oppa.”

“hah!” dia langsung berdiri dan membersihkan pasir yang ada di lengannya. Dan dia langsung mencubiti pipiku.

“aish!! Oppa! Pipiku jangan dicubiti. Kan sakit…” dia langsung melepas cubitannya. Aku mengelus-elus pipiku.

“pipi oppa juga sakit tadi habis kau cubiti, jagia” aku menoleh kearahnya. Aku melihat pipinya. Ouh!! Menggemaskan.

“pipi oppa!! Ah menggemaskan… hahaha”

“kau juga jagia. Kwkwkwkwk” dia langsung menggandengku. Aku dan dia berjalan sambil tersenyum-senyum menuju hakkyo. Ahahaha aku senang rupanya Min Ho oppa tidak seperti yang ku duga.

“oppa… gomawo! Gomawo sudah mau mengantarku sampai kekelas.” Aku membungkukkan badanku 90o.

“ne, jagia cheonmaneyo.” dia mengecup keningku. Lalu dia meninggalkan kelasku dan pergi menuju kelasnya. “dah!!” dia melambaikan tangannya.

“dah!!” aku melambaikan tanganku. Huoh!! Rasanya seperti mimpi bisa menjadi pacar seorang idola dihakkyo ini. Ahahahah…

“Eun!” Hye Jin sahabatku menepuk pundakku. ”kamu cocok sekali dengan Min Ho oppa Eun” wow…… It’s all rigth hah?? Ahahahaha

Aku menoleh kerarahnya dan langsung duduk dibangku ku. Aku tersenyum lebar “uah!! Masa sih??” aku langsung mencubit pipi Hye Jin. Hye Jin segera memaksaku untuk melepaskan cubitanku. Aku segera melepaskannya.

“ne.. Eun kamu cocok sekali dengannya Eun” ahahaha….. I like it’s uhuhu….

“gomawoyo….” aku tersenyum manis kepadanya. “kau ini pandai sekali memuji orang” kataku sambil tersenyum-senyum.

“ani Hyun, aku tidak memuji itu memang benar.” ‘benar’ katanya…. ahahaha thanks thanks!!! My best friend. Aku mengacak-acak rambut Han Hye Jin ahahaha. I’m very happy.

Geum Eun Hye’s p.o.v end

TBC

mian kalo bener-bener ga banget nie ff. semoga semua pada seneng baca ya

Signature


This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^

Silence With Love – Part 4

SILENCE WITH LOVE PART

SONG FOR YOU *special edition lyric*

Author:Nyda a.k.a  Han Ri Chan

RI CHAN POV

Tuhan apa lagi ini?kenapa Hee Chul oppa harus berkata seperti itu?dia membuatku malu aku yakin wajahku saat ini pasti benar-benar sudah mirip kepiting rebus. Ingin rasanya aku berlari dari panggung dan langsung menangis tapi aku tidak mungkin menghancurkan hari dimana aku mulai debut.

Aku menatap Taemin yang ada disampingku. Kenapa dia melamun disaat-saat seperti ini?aku menyenggol tangannya. Berharap dia segera sadar dari lamunannya, tapi dia malah menatapku tajam dan membisikkan sesuatu di telingaku

“Ri Chan aku tahu kamu belum pernah melakukan ini sebelumnya. Tapi jangan takut ataupun resah aku akan selalu ada disampingmu sekarang ambil napas yang panjang kita akan mulai bernyanyi” aku mendengar suaranya bergetar. Aku tahu dia berusaha untuk tegar padahal dia juga sebenarnya takut.

Aku mulai mengikuti anjurannya menarik napas panjang. Jujur sampai sekarang aku masih khawatir aku takut penampilanku akan mengecewakan banyak pihak apalagi fans kami yang mungkin belum sebanyak SHAWOL.

Entah apa yang merasuki Taemin dia tiba-tiba menarik tanganku dan langsung mengecupnya lembut.

Kamipun mulai menyanyikan lagu my heart. Jujur aku sangat tegang sekali karena ini pertama kalinya aku bernyanyi tanpa eonni-eonniku. Tapi Taemin menggenggam tanganku erat seolah memberikanku kekuatan.

“disini kau dan aku terbiasa bersama menjalani kasih sayang bahagia ku denganmu”dia mulai menyanyi. Aish bagaimana ini suaraku tidak sebagus Min Gi eonni nanti malah malu-maluin. Mungkin memang benar aku sudah terbiasa bersamanya

“pernahkah kau menguntai hari paling indah?ku ukir nama kita berdua disini surga kita”aku mulai menikmati permainannya dan aku tidak tahu sejak kapan aku mulai bisa bernyanyi tapi aku mencoba untuk mengontrol suaraku.

“bila kita mencintai yang lain mungkinkah hati ini akan tegar sebisa mungkin tak akan pernah sayangku akan hilang”entah kenapa lirik ini semaki mirip dengan kisah cintaku. Taemin kenapa kau harus mencintai orang lain?apa cintanya lebih besar dari cintaku? Ya cintaku memang tak akan pernah hilang meskipun aku bukan lagi milikmu.

“if we love somebodycould he be this strong. I will fight to it,our love will conquer all wouldn’t risk my love even just one night our love will stay in my heart”kali ini kami menyanyikannya bersama. Aku menatap kyuhyun oppa yang memang khusus datang untuk menghadiri debut kami. Aku benar-benar merasa bersalah padanya. Apa sekarang aku sama jahatnya dengan Taemin?

Kami kemudian turun dari panggung. Kini giliran Kyu Hyun oppa yang bernyanyi solo dia menyanyikan lagu this girl she’s my First love tatapannya terus melihat padaku.

Setelah itu, kyuhyun oppa dan kedua huyungnya yang tergabung dalam sub grup KRY membawakan sebuah lagu yang berjudul lets not.

Perlahan tapi pasti dia menghampiri hee chul hyung dan membisikkan sesuatu. Aku sendiri tidak mengetahui apa yang mereka bicarakan tapi tiba-tiba Hee chul hyung menghampiri aku dan Neul Rin eonni untuk meminta kami mengiringi lagu yang dinyanyikan KRY tentu saja kami menerima tawaran itu dengan senang hati.

Neul Rin eonni segera memainkan biolanya sedangkan aku langsung duduk di hadapan piano besar yang biasanya dimainkan wookie oppa.

Taemin POV

Lampu panggung dimatikan. Suara gesekan biola mengalun lembut dari biola yang dimainkan Neul Rin noona

Ee soongni majimagirago geutorok *Mengatakan ini adalah saat terakhir*”.

Lampu panggung menyorot tubuh Kyuhyun hyung.Seketika suasana ramai dengan tepuk tangan. Aku  melongo ditempat.  Kyu Hyun hyung perlahan mendekati Ri Chan yang sedang serius dengan nada-nada yang dia mainkan. Aiigggoooo. .Tuhan apalagi ini. .???, batin ku.

Saranghanan geudaegaeh *Kepada seseorang yang sangat aku sayangi*

Neon dolliryeo haedo woolmyeo *Meskipun kamu mencoba untuk menghindarinya*. Maedallyeodo geunyang shirhdamyeo *Meskipun kamu menangis* heyeojimeul marhan naya *Akulah yang mengawali perpisahan ini*.”

Kata-kata itu seolah menyindirku. Aku terpaku mendengarnya. Memang benar akulah yang mengawali perpisahan ini. Ri Chan mianhae.

Sorot lampu berpindah menyorot Ryowook hyung.

Nan hangsan kanghan cheokman *Aku selalu bersikap tegar*

Hajiman pyeongsaeng neo hana jikil  jashin eobseo ddeonan*Tapi aku hanyalah seorang pengecut yang tidak memiliki keyakinan untuk menjagamu selamanya* bigeophan namjaya *dan malah meninggalkanmu . .*

Lagi-lagi suara itu seakan menyindirku. Ya aku memang hanyalah seorang pengecut yang tidak memiliki keyakinan untuk menjagamu Ri Chan, Tapi aku gak bermaksud untuk meninggalkanmu apalagi membiarkanmu menghadapi hidup ini sendiri.

Dan sekarang bagian Yesung hyung mengeluarkan suarnya. suara Yesung hyung memang sangat merdu .

Dashin na gateun saram saranghaji malgo *Jangan pernah mencintaiseseorang seperti aku lagi*. Dashin geuriweohal saram mandeulji malgoJangan pernah merindukanku lagi* “. *

Neman barabogo neo anim an dwaeseo *Carilah orang yang tidak pernah berpaling darimu dan membutuhkanmu*

Harudo mot beotil menkeum *seseorang yang sangat mencintaimu* Saranghaejoneun saram manna jebal *Seseorang yang tidak bisa hidup tanpamu*”Suara dentingan piano mengalun dengan apik .

“Neon apa nal jabeuryeo hajiman *menyakitkan, kamu berusaha mempertahankanku lagi* pyeongsaeng nae gyeoten * tapi aku seorang lelaki pengceut yang tidak mempunyai* haengbokhaeji jashin eobneun bigeophan yeojaya *Kepercayaan untuk memberikan kebahagiaan disampingmu*.”

Ri Chan kembali kagum dengan suara yang Kyuhyun hyung miliki. Aku dapat melihat senyumnya yang mengembang saat kyuhyun hyung menyanyikan lagu itu.

Dashin na gateun saram saranghaji malgo *Jangan pernah mencintaiseseorang seperti aku lagi*. Dashin geuriweohal saram mandeulji malgoJangan pernah merindukanku lagi* “.. *

Neman barabogo neo anim an dwaeseo *Carilah orang yang tidak pernah berpaling darimu dan membutuhkanmu*

Harudo mot beotil menkeum *seseorang yang sangat mencintaimu* Saranghaejoneun saram manna *Seseorang yang tidak bisa hidup tanpamu*.”

Mungkin memang benar Ri Chan kamu harus mencari lelaki yang tidak pernah berpaling darimu dan membutuhkanmu. Seseorang yang tidak bisa hidup tanpamu bukan namja bodoh dan pengecut seperti aku.

Eonjenga woori heyeojimeul *sekalipun kita akan merasakan penyesalan berpisah* hoohwehandaedo ibyeol bakkeneun *tapi aku tidak bisa melakukan apapun selain memberikanmu* nan haejoolge eobseo *Ucapan selamat tinggal*”.

Jinan shiganeul semyeo apa woolji malgo *Jangan menangisi segala sesuatu yang telah berlalu*

Jinan babo gateun sarang geuriweo malgo *Jangan pernah merindukan cinta yang telah pergi meninggalkanmu*”.

Neoman barabogo neo anim an dweseo *Carilah orang yang tidak pernah berpaling darimu dan membutuhkanmu*”.

“Harudo mot beotil menkeum *seseorang yang sangat mencintaimu* Saranghaejoneun saram manna jebal haengbokhagireul **Seseorang yang tidak bisa hidup tanpamu,kumohon aku harap kamu akan bahagia*

“Doon beon dashineun majoochiji malja. *jangan pernah bertemu lagi*”.

Ri Chan menghentikan permainannya kemudian Kyuhyun hyung menghampiri Ri Chan yang sudah bersiap-siap meninggalkan panggung. Mereka sepertinya terlibat dalam pembicaraan yang serius tapi aku tidak tahu apa yang mereka bicarakan.

(lyric Lets not Neul Rin eonni yang translate gomawo unn*bow*)

TBC

signature

This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • Open page LIBRARY if you miss some FF ^^