Rainbow – Part 7

Author : Wiga

RAINBOW PART 7

Onew semakin mendekatkan bibirnya ke bibir Nada, ketika bibir mereka bersentuhan..

“ ONEW HYUNG!!! APA YANG KAU LAKUKAN!!!” Tiba-tiba kibum berteriak dari depan pintu.

Sontak Onew kaget dan bergerak menjauhi Nada.

Nada membuka matanya..

“ Apa yang terjadi..?” desahnya pelan berusaha sadar dari tidurnya.

“ Tidak.. Tidak apa-apa Nada.” Kata Kibum sembari menuju kamarnya.

****************

Keesokan harinya,at KARA bakery….

Taemin memandang layar hpnya lama sekali, ia benar-benar tidak menyangka sms ini datang padanya.

“ ya, taeminie… mengapa kau melamun? Ada yang salah dengan hp mu??” tanya nada, sambil mengelap meja dan membawa gelas kotor ke belakang.

Namun taemin diam saja, ia masih terus memandang hpnya.

Nada memperhatikan taemin dari jauh, setelah menaruh gelas kotor di dishwasher ia membuatkan taemin susu cokelat hangat.

“ ini ku buatkan susu, kau pasti lelah seharian melayani pelanggan..” kata nada sambil meletakkan secangkir susu cokelat dihadapan taemin

Taemin hanya menghela nafasnya.

“kamu kenapa? Biasanya kamu paling suka susu cokelat buatan ku… kamu sakit??” tanya nada sambil memegang kening taemin.

Namun taemin menggeleng lemah.

“mau cerita??” nada menawarkan.

Taemin menunduk,ia bingung harus memulai dari mana..

“nada.. pernahkah merasa rindu dengan keluarga mu??” tanya taemin

“ tentu saja, mengapa kamu bertanya seperti itu?? Tentu saja aku merindukan mereka, sehari 3x pasti umma ku menelpon ku..” kata nada.

“ kau tau nada.. aku sama sekali tidak pernah merindukan keluarga ku.. sedikitpun tidak pernah, hampir empat bulan ini aku,maupun orang tuaku tidak berhubungan… tapi barusan appa ku menanyakan kabarku… aku hanya merasa.. aneh…”

Nada terdiam..

“ aku tidak pernah dekat dengan orang tua ku semejak kakakku meninggal..

aku sebenarnya tidak begitu pintar, tapi aku belajar mati-matian untuk mendapatkan beasisiwa ini, kau tau mengapa??

aku hanya ingin jauh dari mereka..

aku tak tau apa salah ku hingga orang tua ku benci padaku…

aku sangat suka menari, namun umma ku tidak suka, katanya anak laki-laki tidak pantas menari..

ummaku sering memukul ku, semakin aku menangis kesakitan, semakin keras ia memukul ku..

appa ku tidak pernah sekali pun melindungi ku, ia hanya diam saja ketika ummaku memukuliku…

aku anak kandung mereka… tapi aku tidak tau mengapa mereka memperlakukanku seakan-akan aku bukan anak mereka..

kau tau, setiap malam aku selalu berdoa suatu saat ada orang yang datang dan mengaku sebagai orang tuaku, lalu mengambilku dari mereka.. pikiran yang bodoh bukan..?

aku ……” taemin berhenti bercerita, mata nya berkaca-kaca, ia menundukk agar nada tidak melihatnya menangis. Hati nya sakit memikirkan orang tuanya.

“ taeminie.. aku.. ..” nada menangis mendengar cerita taemin.

“ mianhae.. “ bisik nada sambil mengusap air matanya.

Taemin menatap nada,

“ kau tidak tertawa?? Atau mengolokku ??” taemin bertanya pada nada, kini air matanya juga jatuh.

“ untuk apa?? Mengapa harus mengolok mu??” tanya nada bingung

“karena aku menangis…” jawab taemin

“ memang kenapa kalau laki-laki menangis?? Bukan kah wanita dan laki-laki diciptakan sama-sama mempunyai perasaan.. “ terang nada,

“ ini, minumlah selagi hangat, kau tau susu cokelat mempunyai efek menenangkan” lanjut nada sambil menyodorkan susu cokelat kearah taemin

“ gomawo.. nada..” taemin mulai menyeruput susu buatan nada pelan-pelan.

Seumur hidup taemin, baru kali ini ia tidak ditertawakan dan tidak diolok-olok saat ia menangis.

“ taem… “ kata nada memotong lamunan taemin.

“ ya.. nada..”

“ aku tau dihatimu yang paling dalam, kau pasti merindukan mereka…”

Taemin hanya menggeleng.

“ nada,, sebaiknya kita tutup sekarang..” suara manager kyuhyun memotong pembicaraan nada dan taemin.

“ tapi ini baru jam tiga, manager oppa..” kata nada

“ tak apa apa, toh roti kita sudah habis, kalian boleh pulang sekarang “ kata manager kyuhyun kepada taemin dan nada.

**********************

Saat taemin dan nada baru sampai rumah, tiba-tiba hp taemin berdering.

Taemin hanya memandang hp nya tanpa mengangkatnya.

“mengapa tak kamu angkat taeminie…?” nada bertanya namun taemin tidak menjawab sampai akhirnya dering tersebut mati.

“ taemin, siapa tau itu panggilan penting,,,” kata nada

Tiba-tiba hp nya berdering lagi..

Dengan ragu-ragu taemin mengangkat hp nya.

“ yeoboseoyo..” taemin berkata pelan.

“ taemin… ibu mu masuk rumah sakit cepatlah pulang..” terdengar suara appanya cemas.

“ ia terjatuh dikamar mandi..

belum sadar hingga sekarang..

dari tadi memanggil namamu terus..

ku mohon nak, cepat lah pulang..”

Taemin tidak berkata apa-apa sampai appanya menutup tlp nya.

“ mengapa taemin??” tanya nada.

“ aku harus pulang sekarang, ummaku masuk rumah sakit.. “ kata taemin, matanya berkaca-kaca.

Onew yang dari tadi memperhatikan nada dan taemin segera menghampiri keduanya.

“ hyung, boleh aku minta tolong…” kata taemin kepada onew.

“ tentu saja..” kata onew

“ boleh antarkan aku ke terminal bus xxxx? Karena dari bus ke seoul hanya ada disana..”

“tentu saja, bersiap-siaplah,, aku akan memanaskan mobil”

*******************

Dikamar taemin:

“ tuhan.. tolong..jangan ambil umma ku sekarang… ku mohon tuhan… ku mohon tuhan.. aku belum pernah membahagiakan umma ku sedikit pun….. tolong tuhan.. beri aku kesempatan untuk membahagiakan umma.. tolong jangan ambil dia..”

Taemin menangis sambil memasukkan beberapa helai bajunya ke dalam tas.

Taemin keluar kamarnya dengan mata yang agak sembab,

“ Taeminie…” kata nada menghampiri taemin.

“ ya.. ada apa..”

“ ini, aku bawakan sup ayam hangat, tadi aku baru memanaskannya dari tadi kamu belum makan.. makan lah selagi di mobil, jangan sampai sakit.. kudoakan semoga umma mu baik-baik saja..”

“ nada.. gomawo..” kata taemin, kemudian ia masuk ke mobil onew.

Flash back taemin :

“ yaaaa!!! Taeminie…  ayo tangkap bola ini, “ kata lee junsu kakaknya.

Taemin berlari mengejar bola yang dilempar oleh hyung nya, namun langkahnya tersandung akar pohon yang menonjol.

Taemin terjatuh dan menangis.

“ yaaa!!! Taeminie!!! Mengapa kau menangis??” tanya lee junsu.

Namun taemin, yang saat itu berusia 4 tahun hanya bisa menangis, dan saat appanya datang dan menggendong taemin, baru taemin berhenti menangis.

“ sudah.. sudah jangan menangis… junsu, kita makan dulu, umma mu sudah menyiapkan makanan di sana..” kata appanya sambil menggendong taemin.

Saat makan..

“ junsu.. makanlah yang banyak, biar tambah tinggi.. aigoo putraku yang tampan..” kata ummanya sambil menyuapi junsu.

“ ummaa.. aku sudah besar, aku makan sendiri saja..” junsu menolak ummanya menyuapinya.

“ taeminiee… cobalah ayam ini,,, enak sekali..” junsu menyuapi adik tercintanya sepotong ayam dan taemin memakannya dengan lahap.

Umma dan appanya tersenyum melihat kedua putra mereka saling menyayangi satu sama lain,

“ ya!! Taemin, cepatlah kau besar dan jadilah seperti hyung mu yang tampan dan pintar..” kata umma nya sambil mengelus kepala taemin.

Taemin kecil hanya mengangguk dan meneruskan makannya.

Ummanya sangat membanggakan sosok junsu kakaknya yang pintar dan tampan, hampir tidak ada cacat, namun saat itu taemin tidak tau apa-apa karena masih berusia 4 tahun, yang ia tau ummanya, appanya, maupun hyung nya sangat mencintainya.

Sehabis mereka makan taemin dan junsu kembali bermain bola, kali ini taemin yang melempar, taemin melempar bolanya ke arah jalan raya junsu mengejar bolanya tanpa melihat kiri kanan jalanan.

Tiba-tiba ada truk melintas dan menabraknya.

Taemin hanya terdiam melihat hyung nya bersimbah darah..

Ummanya histeris dan pingsan.

End of flashback

Taemin masuk kedalam ruangan kecil, terlihat appanya sedang menunggui ummanya yang masih belum sadar.

“ appa..” bisik taemin pelan.

“ taeminnie…” kata appanya lemah, terlihat raut muka appanya yang sangat letih, lalu taemin mengambil kursi dan duduk disebelah appanya.

“ bagaimana umma, appa..??” bisik taemin.

“ sudah 2 hari ia belum sadar..” kata appanya.

Taemin memandang ummanya dan menggenggam tangan ummanya,

“ ummaa.. aku disini… cepatlah sadar…” bisik taemin matanya berkaca-kaca.

Ia berusaha menahan tangisnya, karena ia tau ummanya tidak suka melihat ia menangis.

Tiba-tiba, tangan ummanya sedikit demi sedikit bergerak, tak lama kemudian ia mulai membuka mata.

“ umma..” kata taemin lembut.

“ mengapa kau disini..” kata ummanya parau,

Air mata juga mulai jatuh di kedua pipinya.

“ Umma.. mianhae…” bisik taemin bergetar,

Temin mencium tangan ummanya, ia mengelap air mata yang jatuh dipipi ummanya dengan tangannya.

“ kau,,, mengapa kau kembali..?? “ tanya ummanya terisak.

Taemin terdiam sejenak.

“ aku.. aku sangat rindu dengan umma dan appa…., tadi sore appa menelpon mengabarkan umma sakit, aku langsung kesini umma,,”

“ aku tidak ingin melihatmu, pergilah…” kata umma nya lagi.

Taemin tidak bisa berkata-kata.. ia hanya menangis mendengar perkataan ummanya.

“ umma.. “

“ ku bilang pergi.. aku benci melihat mu menangis…” kata umma nya mengalihkan pandangan nya dari taemin.

“mianhae, jika aku menangis.. aku hanya tidak tau lagi harus bagaimana umma… semenjak junsu hyung meninggal, mengapa umma jadi benci pada ku….?

Aku tau, kau sangat mengharapkan ku menjadi seperti junsu hyung…

Tapi aku bukan dia umma.. aku lee taemin.. bukan lee junsu.. aku tidak bisa seperti dia…

Aku anak umma juga, sama seperti junsu hyung.. tapi mengapa umma tidak bisa menyayangiku seperti umma menyayanginya,,,

Aku anak mu juga kan??” taemin menangis saat mengatakan ini semua, bertahun-tahun ia memendam perasaan ini.

“ taemin…” ummanya berkata lirih..

“ aku sayang umma.. seperti junsu hyung sayang umma.. apa salahku selama ini hingga kau membenciku, umma?? Mengapa semua yang ku lakukan selalu salah dimatamu..?? apa umma tau, aku juga ingin umma menyayangiku seperti dulu, sebelum junsu hyung meninggal..

Apa salah ku umma…?”

“maav jika kehadiranku membuat umma sedih..” kata taemin menghapus air matanya dan beranjak dari tempat duduknya.

“ appa.. aku kembali ke jeju.. tolong jaga umma baik-baik..” pinta nya kepada appanya.

Saat taemin melangkah pergi, ummanya menangis sambil berkata.

“ jangan pergi lagi taeminnie, maafkan umma mu.. kau anakku satu-satunya.. maafkan aku…”

Taemin menunduk

“umma.. “ hanya itu yang bisa keluar dari mulut taemin.

************************

Setelah beberapa saat, ketika keduanya sudah mulai tenang, taemin mengambil tempat makan yang tadi diberikan nada,

“umma, appa, kalian pasti belum makan.. ini ku bawakan sup ayam.. temanku yang memasaknya” kata taemin.

Ia segera menuangkan sebagian supnya kepada appanya dan menyuapi sisa supnya kepada ummanya.

“ bagaimana umma..” kata taemin.

“ ini benar-benar enak nak..” siapa yang membuat, pacarmu??” tanya ibunya.

“anniiiyyoooo ummaa.. dia hanya teman ku..” lanjut taemin sambil terus menyuapi ummanya yang makan dengan lahapnya.

“ tidak mungkin hanya temanmu, aku tau itu pacarmu.. jjinjjaaa.. massista.. kapan kapan kau kenalkan pacarmu pada ku dan appa mu..”kata umma nya sambil tersenyum.

Taemin hanya tersenyum,

Setelah ibunya berangsur membaik, taemin dan appanya membawa ummanya pulang kerumah, ia sangat terkejut ketika mendapati kamarnya sangat terawat, berbeda dari waktu ia meninggalkannya.

“umma mu yang membereskannya setiap harinya..” gumam appanya.

********************

Keesokan harinya, keadaan umma nya sudah mulai membaik.

Taemin meminta izin untuk kembali ke jeju.

“ umma.. aku harus kembali..” kata taemin berat  meninggalkan ummanya.

“ kapan kau akan kembali taeminnie??” tanya ummanya.

“ aku janji, liburan semester aku akan pulang,,” janji taemin

“ ajaklah pacarmu ke sini saat liburan, nanti aku akan membuatkan makanan kesukaan mu..” kata ummanya.

“umma… sudah ku bilang aku tidak punya pacar..” taemin berusaha menjelaskan kepada ummanya.

“ hhhmmmmmmmmmmmmmmmm…. kalau begitu siapa yang membuatkan sup ayam kemarin?”

“itu temanku, Park Nada..” jawab taemin.

“ kalau begitu, bawa dia saat liburan nanti…” kata umma nya..

Taemin hanya tersenyum, ia mengangguk.. tak ingin mengecewakan ummanya..

Sebelum berangkat, ia memeluk ummanya erat.

“ aku pasti akan merindukan mu taeminnie…” bisik ummanya

“ sering-seringlah pulang jika kau sempat..” kini appanya yang berkata sambil menepuk bahu taemin,

“ iya appa…” jawab taemin.

“ aku berangkat umma, appa…..” pamitnya.

Taemin melangkah ringan…

Ia merasa seluruh hidupnya telah kembali normal.. betul kata nada, ia sangat mencintai ummanya…..

*****************************

“ annyeong….” sapa taemin memasuki dorm.

Taemin memasuki dorm, namun tak ada orang disana..

“ kok sepi sekali, mereka pada kemana..” gumamnya.

Terdengar suara orang berbisik-bisik di kamar Nada, karena penasaran taemin segera memasuki kamar nada.

Kreeeeek…

“ annyeong..”

“ Whoooaaa.. TAEMINNIE.. KUKIRA SIAPA, KAU MENGAGETKAN KU!!!” Teriak Kibum.

“ Kibum!! Kau yang mengagetkan kami,, bodoh.. jangan berteriak!!” kali ini Yui yang berbicara.

“ ada apa hyung semua berkumpul disini??” tanya taemin.

“ kau bisa menjaga rahasia tidak???” kibum berbalik tanya.

“ aku?? Tentu saja aku bisa menjaga rahasia…” tukas taemin.

“ ok.. kemari, kuberitahu sesuatu..” bisik kibum, menarik taemin agar lebih mendekat.

**********************

Keesokan hari nya…

“ AAAAHHH!!!! HHHYYYUUUUNNNGGG TTIIIDDDAAAAAKKK!!!!!!” Teriak Taemin dari dalam kamarnya,

Onew, Kibum, Minho, Nada, Jonghyun,dan Yui yang saat itu sedang sarapan bersama kaget.

Onew dan Minho segera menghampiri Taemin.

“ Ada appa taem?? Mengapa kau berteriak-teriak???” tanya onew.

“ HYUNG!!! Uangku!! Uangku hilang!! Itu uang tabungan ku selama bekerja di KARA.. uang itu sekarang hilang.. aku harus bagaimana??”  teriak taemin panik.

“ Kau menyimpannya dimana taem??” tanya Minho.

“ iya.. coba kau cari sekali lagi, mungkin terselip..” kali ini Onew yang menenangkan,

“ aku sudah mencarinya 3x Hyung, aku menaruhnya di amplop cokelat, diatas meja. Aku yakin..” kata taemin putus asa.

“ Minho, kau kan teman sekamar taemin, apa kau tidak melihat uangnya??” tanya Onew kepada Minho.

“Yaaaa!!! Kau menuduhku mengambil uangnya??” Minho tidak terima onew berkata seperti itu.

“ bukan begitu, aku hanya bertanya.. aku tidak menuduh mu.. sama sekali tidak ada pikiran seperti itu..” kata onew pelan.

“TAPI KAU BERBICARA SEPERTI ORANG CURIGA HYUNG..!! UNTUK APA AKU MENGAMBIL UANG TAEMIN??? APA AKU TERLIHAT SEPERTI PENCURI??” minho berteriak keras pada onew.

“ YAA!!! SUDAH KUBILANG AKU TIDAK MENUDUH MU!!! MENGAPA KAU BERTERIAK BEGITU KEPADAKU!!” onew mulai tersulut emosi nya.

“LALU APA MAKSUDMU BERTANYA SEPERTI ITU PADAKU?? KAU MENCURIGAIKU KARENA AKU LAH YANG SEKAMAR DENGAN TAEMIN!! BEGITU KAN..” kata minho sambil membusungkan dadanya kepada onew, sehingga onew mundur selangkah kebelakang.

Jonghyun, key, nada, dan yui segera menghampiri minho dan onew yang sepertinya sebentar lagi akan bertengkar.

“ Yaa!!.. Yaa!! Sudah.. sudah.. mengapa kalian jadi ribut seperti ini!!!” kata jonghyun berusaha menghentikan gerakan onew yang ingin mendorong minho.

“ YAAA!!!MENGAPA KAU MENDORONGKU!!!! “ teriak onew.

Sebelum minho kehilangan kendali, kibum dan taemin segera menahan tubuh minho, sedangkan jonghyun memegang erat tubuh onew.

“ oppa.. sudah.. mengapa jadi ribut seperti ini..” Kali ini giliran Nada yang berbicara.

Mendengar perkataan nada, Minho langsung terdiam. Ia langsung keluar, menyalakan motornya dan pergi dengan kecepatan tinggi.

Melihat Minho pergi nada segera menegur onew,

“ Oppa, tidak seharusnya kau mencurigainya mengambil uang taemin..” kata nada lemah.

“ Yaa!! Sudah ku bilang aku tidak mencurigainya!! Mengapa kau berkata seperti itu!!!!!” seperti tidak terima atas perkataan Nada, Onew malah membentaknya.

“ Oppa..” nada

“ MENGAPA KAU MEMBELANYA,SEOLAH-OLAH INI SEMUA SALAHKU!!!!!”

Mata Nada berkaca-kaca, ia sama sekali tidak menyangka onew akan membentaknya seperti itu.

Nada terisak,sebelum onew memberikan penjelasan, Nada sudah berlari menuju kamarnya.

Onew POV:

“ Aaiissshhh… mengapa semuanya jadi berantakkan seperti ini.. aku benar-benar tidak sengaja membentaknya.. aku hanya tidak suka ia menyudutkan ku seperti itu, aku benci ia memilih untuk membela minho dari pada menenangkan ku. Aku cemburu.. yaa.. aku cemburu.. sekarang aku tidak tahu harus bagaimana, seharian ia mengunci dirinya di dalam kamar.. “

****************

Keesokan harinya, onew tidak menemukan nada atau pun minho saat sarapan pagi, ketika ia bertanya pada yui,, yui hanya menjawab bahwa pagi-pagi sekali minho mengantar nada pergi ke kampus. Onew menunduk, ia mengaduk-aduk makanannya “ Pergi dengan Minho??” tanyanya kepada yui.

“ iya Oppa.. tadi pagi badannya agak panas, dari semalam ia mengeluh sakit kepala, jadi tadi pagi ku paksa dia agar mau diantar Minho.” Kata yui enteng.

“ Dia masih marah kepada ku??” tanya onew pelan.

“ Aku tidak tau, ia tidak bicara apa-apa semalam, tapi kurasa oppa keterlaluan sudah membentaknya seperti itu, wajar jika ia marah..”

Onew menghela nafas panjang, ia berdiri dan mengambil backpack nya.

“ Oppa.. kau mau berangkat sekarang?? Mengapa kau tidak menghabiskan sarapannya??” tanya yui.

“ aku sudah kenyang” jawab onew cepat sambil berjalan kearah mobilnya.

“ dia sudah kenyang??” kibum heran melihat onew yang pergi tiba-tiba.

“ aneh, dia sama sekali tidak menyentuh makanan nya..”

****************

Onew berencana akan menjemput Nada, ia sengaja membeli sebuah boneka teddy bear kecil, seukuran telapak tangan sebagai tanda permintaan maaf. Boneka itu ia selipkan ditengah-tengah seikat bunga mawar segar yang baru ia beli.

Jam sudah menunjukkan pukul setengah 5 sore, onew memarkirkan mobilnya tidak didepan KARA persis, tapi diseberangnya.

“ Nada.. Mianhae…. aku tak sengaja.. aku mmm..mmm aku.. aishhhhh”

“ Nada, ini kubelikan boneka untukmu terima lah maav ku.., tidak, tidak.. jangan seperti ini”

“ Nada, mmm aku..mianhae.. ini boneka untukmu.. maavin aku ya…, seperti ini juga jangan”

Hampir 15 menit Onew berlatih di dalam mobilnya untuk meminta maav kepada Nada, kemudian matanya menangkap sosok yang tidak asing.

“ Minho??”

Onew melihat Minho memarkirkan motor nya di depan KARA, tak lama kemudian Nada datang.

Onew  hanya mengamati keduanya dari dalam mobilnya. Terlihat Minho memegang kening Nada, entah apa yang mereka bicarakan,tapi tak lama kemudian Nada menaiki motor Minho dan motor itu pun melaju entah kemana.

****************

“ tok.. tok.. tok..” terdengar suara ketukan di pintu.

“ itu!!! Mungkin dia..!!!” Seru jonghyun sambil berjalan membukakan pintu,

“ Yaaa!!!!” jonghyun berseru,

Onew masuk dengan langkah sempoyongan, tercium bau bir dari mulutnya.

“ Yaaaa!!!! Onew,Kau habis minum????” Tanya Jonghyun sambil memapah tubuh Onew dan membawanya ke sofa.

“ Sorry.. sorry.. sorry.. sorry.. naega.. naega.. naega.. naega.. hihihihi…” Onew mengoceh tak karuan.

“ TAEMINIE!!!!! KIBUM!!!!!!!!” Jonghyun berteriak memanggil kedua temannya.

“ Sorry.. sorry.. sorry.. sorry.. naega.. naega.. naega.. naega..”

Tak lama Taemin, Kibum, plus Minho datang menghampiri jonghyun.

“ Ada apa sih hyung!! Ini kan masih jam 2 pagi…” gerutu taemin sambil mengucek-ucek matanya.

“ Yaaaa!!! Jonghyun !!!! “ kali ini kibum yang protes.

“ Kalian lihat.. aiishhh… Aku tidak tahu harus berbuat apa padanya… dia mabuk..” kata jonghyun sambil berusaha mendudukan onew.

“ biar aku buatkan kopi pahit..” kata minho cool sambil berjalan menuju dapur.

“ sorry.. sorry.. sorry.. sorry.. nada.. nada.. nada.. nada..” bisik onew pelan dengan mata tertutup.

“ apa yang dia katakan?? “ tanya jonghyun penasaran.

Kibum memutar otaknya, ia tidak ingin jonghyun mengetahui kalau Onew menyukai Nada, hanya yui, taemin, dan dirinya yang mengetahui hal ini, bahkan Nada pun tidak tahu.

“ Naega.. Naega.. Naega.. Naega, Pabbo!!!” tukas Kibum

“ yaaa!! Tak bisa kah  kau berkata padaku tanpa mengucap kata Pabbo?? “ tukas jonghyun kesal.

Namun Kibum tak menanggapinya, masih terlalu pagi untuk memulai pertengkaran dengan jonghyun. Ia memilih duduk disampingnya.

“ Apa harus ku bangun kan para wanita, hyung.. seperti nya kita bertiga tak bisa menangani Onew hyung.” Taemin berbicara kali ini.

“ Jangan dibangunkan.. Nada agak kurang enak badan, biarkan ia beristirahat..” Kata Kibum sambil menguap.

“ Ini kopi pahitnya….” Minho datang membawa secangkir kopi pahit.

Onew membuka matanya perlahan..

“ Aiissshh kepalaku sakit…”  gumamnya pelan,

“ Ini, minum kopinya hyung…” kata kibum, menyodorkan segelas kopi pahit kehadapan onew.

“ tidak, aku tidak apa-apa..” katanya lemah sambil berusaha berdiri, Kibum langsung membantunya.

“ Yaaa!!! Kau mau kemana hyung!!!” seru Jonghyun.

“ Aku mengantuk, ingin tidur..” desahnya pelan sambil berjalan pelan menuju kamarnya.

**********************

Minho masih terjaga, kepalanya penuh dengan pertanyaan-pertanyaan.. pertanyaan tentang onew, dan Nada.

Ia menyukai Nada..

Onew pun menyukai Nada..

Ia ingin Nada menjadi miliknya..

Ia tidak ingin hubungan nya dengan onew menjadi dingin seperti ini..

“ aiiisshhhhhh…” ia mengacak-acak rambutnya..

“ Kau belum tidur hyung??” tanya taemin tiba-tiba.

“ Kau juga belum tidur taem??”

“ Tidak.. aku sudah tak mengantuk lagi..”

“ mmmmm…” Minho menggumam

“ hyung.. kau tau, kemarin setelah kau bertengkar dengan onew hyung.. Nada juga bertengkar dengannya..” kata taemin pelan.

“ yaa.. aku tahu dari Yui, yui menyuruhku mengantar nada ke kampus, dan menjemputnya dari bakery, karena sehabis bertengkar dengan Onew, malam nya badan Nada langsung panas.” Minho menerangkan.

“ Hyung.. Kau tahu Onew hyung menyukai Nada??” tanya taemin.

Minho terdiam sebentar, lalu menjawab “ yaa..”

“ kau juga menyukai nada kan Hyung..??” tanya taemin lagi.

Minho diam.. ia berpikir, bagaimana mungkin Taemin tau?? Padahal selama ini ia tidak pernah menunjukkannya kepada siapa-siapa.

“ Kau pasti berpikir, dari mana aku tahu.. Hyung.. aku tahu dari sikapmu, dari tatapan mu yang berbeda saat menatap nada, kau tau, sikapmu berbeda saat ada nada, sikapmu lebih hangat, kau menjadi orang yang berbeda saat nada ada disekitar mu, mungkin orang lain tidak dapat membaca sikapmu tapi aku bisa hyung…”

“ Hyung.. Nada gadis yang baik.. kau cocok dengan nya.. saranku, tunjukanlah bahwa kau menyukainya.. Jika kau tak menunjukkan nya, Nada tak kan pernah tau kalau kau menyukainya..”

Sementara itu dikamar onew..

“ Hyung.. Kamu kenapa sebenarnya…” kata kibum pelan, ia duduk disebelah onew.

Onew hanya menggeleng sambil menjambak-jambak rambutnya.

“ apa ini karena Nada???” tanya kibum perlahan.

Onew menatap Kibum, namun ia tetap tidak berkata apa-apa.

“ Kau sekacau ini hyung saat kau bertengkar dengan nada..”

“ aku benar-benar menyukainya, aku benar-benar menyukainya…” desah onew perlahan.

“Kalau begitu katakan padanya!!! Jadilah Laki-laki!! Ia tak kan pernah tahu jika kau tak mengatakan perasaanmu padanya!!!”

*********************

P.S: Komen gak di bales di setiap kotak tapi 1 kotak langsung bales buat semua… untuk menghemat tempat krna FF nya panjang.. gomawo *bow*

-Lana-

Signature


This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • Open page LIBRARY if you miss some FF ^.^
Advertisements

33 thoughts on “Rainbow – Part 7”

  1. kyaa kibum resek nih… ga liat onew lagi seneng ja.. wkwkkwk *PLAKK*
    ayolah onew katakan cintamu..wkwkkw *kyk mak comblang ja*
    lanjut..lanjut..lanjut

  2. Huwee ..
    Jangan nangis taeminie, sini aku peluk *diseret istri istrinya taemin* ..
    Wah kacau ..
    Minho vs Onew, pilih mana ya .? Aku tidak bisa memilih *siapa juga yang nyuruh milih* .. >.<
    Wiga onn, lanjutkan .!

  3. nada langsung sakit gitu di bentak sama onew..
    ckck..
    itu onew,, kmu ga pantes mabok, jelek bener..
    kkk~~
    uang nya temin ilang beneran apa cuma pura2 itu ??

  4. . untung gg jdi, bisa ganung diri aku kalu bner2 terjadi*author : sana gantung diri-akuh : ampun wiga oen*
    . onew mabuk?? wuah… ngarang neeh *nunjuk2 wiga eon*
    . perasaan aku belu pernah liat onew mabuk dah* kasian-kasian-kasian*
    . nice ep2..lanjjoott…yoo

  5. wah,cinta segitiga ne…

    Aiio unnie lanjutan.a jangan lama2…

    Nada jadi.a ma siapa ya? Onew atau Minho? *[???]*
    Makin penasaran!!!

  6. huwaaa sedih+terharu dengan kisah teamin >__<

    nada kamu pilih siapa?? onew atau minho??

    lanjutannya di tunggu yaa wiga onn 🙂

  7. Taemin oppa jangan nangis dong T__T kalo kamu nangis aku juga nangis hiks /apasih
    Minho sama Onew rebutan Nada,enak banget..Taemin untukku ya (?)
    Ayo eonnie lanjut~ wkwkw

  8. ok..saatnya saya membalas seluruh komen..
    hehehe… maaf sebelumnya,karena saya tidak bisa membalas komen kalian, satu-satu..^^ karena kalo dibales satu-satu akan menjadi 40 komen, dan itu bikin kapasitas makin besar.
    GOMAWOOOOOOOOOO.. udah baca rainbow part ini..(deep bow..) ^^
    untuk : dhikae, ayumivaza,withwith,alyaaaa(gomawo cantik^^),uryuu ‘isma’ kyuhyuk,sun yi,agneskey,toofu,Lia(kpn2 lanjutkan lagi yaaaa..^^.), Rinda, Mikan,Thiea,Hanhajoon,Nina (ya semakin lama semakin gila^^v),Dhy(udah ga penasaran kan??),ulfa,Wild girls,ciciiminiie, dhee(makasih ya udah baca, kalo kamu ga bisa komen, salahkan Lana..^^), pokoknya gomawo buat semua reader yang baca ini..hehehee..
    spesial thanks buat Lana and Zika (thanks for being my inspirations..^^)
    and to loyalty reader.. (thanks for being my motivations..) sekali lagi.. gomawooo^^

  9. aQ tlat baca sma komen
    akhirnyA taemin baikan lgi sma eommanya..
    Uhkk minho ska nada
    Onew jga suka
    Spa yg bkal dplih nada??
    Jgan2 nnti taemin ska nada jga
    Uhh!! Penasarannn!!
    Lanjuuttt

  10. @wiga author: maaf baru, lam knal yah.. akk udah bca dr part 1, tp bru kument skg…*bow*
    akk suka bgt cra nyrita Wiga…keren…apalagi yg bloody vacation, ajib itu mah….merinding…
    kren lah,…..

  11. @sungwokie: gomawo chingu udah baca..
    Hehehe…
    @pepermint: gomawo0o udah baca.. ^^
    @tsae:annyeong, salam kenal jugaa.. ^^
    Gomawo yaaaaah… Ya ampuun, aku terbaaang.. ^^

  12. terharu banget sama kisahnya taemiiin T.T
    ayooo lee jin ki, nyatakan cintamu *pake backsound lagunya RAN, tunjukanlah rasa cintamu* nada-onew hwaiting 😀

  13. uwaaaaaaa……
    yah, pokoknya buat onew ma minho keep hwaiting yah!!!
    ampun deh… nada beruntung banget direbutin 2 namja paling perfect sejagad raya!!!!!
    omo…. *mimisan*
    daebak FF thor!!!
    lanjut!!!

  14. onew kau mabuk? /sodorin kopi pait..

    Key, kamu bener-bener kaya my mommy.. hehehe, tapi aku suka kata-kata kamu diakhir FF…

    nada berantem sama onew pusing,
    onew berantem sama nada mabukk..

    ternyata emang ada chemestrynya ya?

  15. lalalala~ nada sakit pas dbentak onew.. pny perasaan khusus nh nada ke onew.. asik~ hayok syapa yg lbh dl nyatakan cintanya ke nada.. onkey 2min mianhe aq ber‘straight’ria dl ya hehe

  16. Hukss huksss, nangis denger cerita taeminnie..
    Syukur skrg masalah ny uda selesai..

    Ehh? Wkwkwkwk, onew klw mabok nynyi sorry2 gitu, liriknya diganti disisipin nama nada lgi, hyaahahaah

    Ini yg nembak bakal duluan sapa ya, nada jg g ada tanda2 lbih suka k siapa, k onew yaa??

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s