Hadiah Terindah – Part 1

Author : Putri Melyana F

Tokoh Utama

– SHINee –

– Key

– Jonghyun

– Minho

– Taemin

– Onew

Hujan malam itu adalah hujan terdahsyat bagi sekelompok orang pria. Hujan yang disertai petir dan angin yang sangat kencang.

“Hujan kali ini sangat amat mengerikan” ucap seorang dari mereka, dia adalah Jonghyun.

“Ya! Ini sangat mengerikan. Apakah ini bulan Mei?” tanya Minho sambil membuat secangkir kopi hangat untuk menghangatkan tubuhnya.

“Ya. Sekarang bulan Mei. Sekarang tanggal .. 18” ucap Jonghyun sambil membuka kalender berwarna pink milik Key.

“Jonghyun! Hati-hati membuka kelender ku. Itu kalender dari penggemar” ucap Key dengan nada agak keras

“Mianhae. Jadi tinggal 1 minggu lagi SHINee 2nd

“Yupz. Benar! Apa acara untuk 2nd anniversary SHINee?” tanya Taemin dengan bibir sambil tersenyum.

“aku berfikir kita harus mengadakan konser khusus dengan tema ‘SHINee Selalu Bersatu’ apa kalian setuju?” Onew berbicara sambil menonton televisi.

“tapi kalau ingin mengadakan konser, kita belum ada persiapan apapun dan Suju juga mengundang kita ke konsernya tanggal 24 nanti” Jelas Minho.

“tapi apakah tidak disayangkan kalau tidak dirayakan” sahut Onew

“memang disayangkan tapi..” telpon berdering keras sebelum Key selesai bicara.

Key pun mengangkat telpon itu

“Ya. Maknae disini. Anythink problem?” melirik ke arah Taemin yang sedang merebut remot tv dari Onew.

“emh? Kamu sedang flu maknae?” jawab penelpon itu

“haha. Saya bukan Maknae tapi Bling Bling Jonghyun” tersenyum kearah Jonghyun dan Jonghyun pun tersenyum lebar

“apa? Tapi ini bukan suara Jonghyun.” Jawab penelpon itu lagi

“Ya. Saya akan mengaku. Saya adalah Siwon” berbicara dengan merubah suaranya

“haha. Bohong sekali. Saya adalah Siwon. Kamu Key kan? Haha kalau kamu mengaku sebagai saya tidak akan ada orang yang akan percaya, kerena kamu tidak jago berakting” berbicara dengan cepat

“Hehe. Ketauan juga nih” menggaruk kepala dengan tingkah malu

“Haha. Key malu.” Ledek Minho

“Diam kau!” bentak Key pada Minho

“Ckckck” tawa Minho dengan suara yang kecil

Ternyata Siwon menelpon karena ia hanya ingin tau apa SHINee bisa datang ke konser bandnya. Setelah beberapa lama Key dan Siwon mengobrol mereka langsung mengakhiri pembicaraan mereka.

“Yasudah. Naanti aku kasih tau yang lain. Gomawo” mengakhiri pembicaraan

“emh” Siwon membalas dengan suara yang agak serak

Key langsung menuju ke sofa.

“Tadi kau dan Siwon bicara apa saja? Kelihatanya sangat seru sekali” tanya Onew yang sedari tadi hanya menonton TV

“Ah. Tidak! Hanya membicara tentang konser saja” jawab Key

“oh yah bagaimana yah keadaan Yoo Geun?” ucap Minho sambil memandang foto Yoo Geun yang di pajang diruang TV.

“Mungkin dia baik-baik saja” jawab Jonghyun

“haha. Malaikat kecil itu apa dia masih ingat pada orang yang takut sama dia pada awal pertemuan?” celetuk Taemin

“Haha” tawa Minho, Jonghyun dan Key

“pastilah dia ingat pada ku karena aku orang paling tampan” jawab Onew

“paling tampan? Bukannya aku paling tampan?” ucap Minho

“haha. Kalau ditanya tampan pasti akan berkaitan dengan fashion. Dan akulah orang fashionable jadi artinya aku orang paling tampan” sambung Key

“Sudahlah kalian ini. SHINee semuanya tampan terutama aku” jawab Jonghyun sambil mengambil botol air

“Hahaha” tawa Key, Onew, Minho, Taemin dan Jonghyun

PS: Jujur aku bener-bener gak tahu ini FF oneshot apa bukan, pertama gak ada penjelasannya, kalau oneshot ending nya masa gantung gini sih… jadi aku putusin buat nulis TBC aja deh… Sekali lagi aku ingetin yang lain, jangan lupa tulis keterangannya yah ^^ .. yg SHINee Power Ranger juga aku gak tahu TBC apa oneshot. Mohon di terima koreksi saya ^^ *hugs*

Dan.. aku juga gak tahu genre FF nya apa… jadi aku mohon semuanya.. jangan lupa tulis nama author, main cast, genre FF dan keterangan berlanjut atau tidak.. ok? Kebetulan peraturan yg out waktu itu *yg di tulis Karlie onn pake eng.* belom selesai aku terjemahin… jadi tunggu aja, aku belom sempet..

SHINee POWER RANGER

Emang sich kdengaran aneh tapi baca yach…….

Author: Fadiyah Ulfa (OELFA) and Gemala Hardina (SHINTA)
Main Cast: All Shinee Member and all SNSD member

SHINEE POWER RANGE

Di jaman dahulu kala, di sebuah hutan yang sangat gelap. Hiduplah lima remaja terkuat. Tiga remaja cowok yang kuat dan keren dan juga dua remaja cewek yang pintar dan cantik. Pertama, leadernya Onew Green. Karena keanehnya yang membuat lawannya jadi malas melawannya (ONEW CONDITION). Tapi dibalik keanehannya, banyak cewek yang naksir sama dia karena baik, lembut, manis, dan lucu (ah???). Kedua, Jonghyun Gold. Saking “emas-nya”, kalau udah berubah, cahaya emasnya bisa buat orang sakit mata. Untung anak Shinee laginya punya kacamata khusus , jadi pas Jonghyun berubah aman deh. Ketiga, Key Pink. Si cewek yang satu ini hanya dengan sekali goyangan tangannya semua lawannya terkapar. Key udah pacaran dengan Onew, tapi diam-diam Jonghyun juga ada rasa ama Key (Kasian Jonghyun cintannya ngak kesampaiaan.). Keempat dech, Minho Blue. Paling jago dech kalau medan tempurnya di atas air. Nie cowok udah sold out loe. Jadi dia udah pacaran dengan Taemin Purple. Kelima, Taemin Purple. Cewek manis yang hanya dengan senyumnya, langsung bikin lawannya melayang.
Suatu hari, bintang raksasa berwarna pink jatuh ke bumi. Shinee pun kaget dan menuju tempat jatuhnya bintang tersebut. Sesampainya di sana, mereka hanya melihat serpihan pecahan batu. Mereka pun heran dan bertanya-tanya. Onew pun menyuruh semua kembali. Diam-diam Taemin mengambil beberapa serpihan batu tersebut.
Di rumah, Key sedang memasak dengan Taemin sedangkan yang lain menunggu di meja. Saat memasak, Taemin memperlihatkan batu itu kepada Key.
“Hey Key, lihat batu yang tadi kuambil dari hutan.”kata Taemin sambil memperlihatkan batu tersebut.
“Aneh sekali, sepertinya kita harus menyelidiki batu ini,”tanggap Key,
“Apakah kita perlu memberitahukan yang lain?”tanya Taemin.
”Tidak perlu! Mereka pasti mengeluh dan tidak memperdulikannya!”jawab Key.
”Ya… apalagi Jonghyun, mungkin dia ngambek karena tidak punya pacar”ejek Taemin.
”HAHAHAHA……”tawa Key dan Taemin kompak.
Selesai makan malam, Key dan Taemin menuju lab. Mereka menyelidiki batu tersebut. Setelah diteteskan dengan cairan Zeobatrieso, batu tersebut merubah menjadi serpihan tembok rumah yang berbentuk pola.
”Kenapa begini???”tanya Key.
”Apa yang terjadi??? Ada yang aneh dengan batu ini.”kata Taemin.
Pagi harinya, Key menyuruh Jonghyun, Minho dan Onew belanja ke toko POKALDOT. Mereka pun bertemu dengan 9 cewek cantik, imut, dan sexy. Mata Jonghyun pun langsung bersinar dengan terang.
”Cantik banget….”kata mereka bertiga kompak.
Salah satu dari cewek tersebut langsung sadar sedang dilihat oleh mereka bertiga.
”Hey, ada yang ngelihatin tuh….”kata Jessica.
Delapan cewek lainnya pun kompak berbalik.
”Oh…. Hey….”kata 9 cewek itu kompak dengan nada menggoda.
”Hey juga….”kompak Minho, Onew, dan Jonghyun.
”Ini kan tetangga kita ” kata Taeyon
”Hah tetangga ??” kata Onew, Minho, dan Jonghyun kompak.
”Iya.. kita bru pindah semalam” kata Yoona
”Wah bisa sering maen-maen ke rumah kalian dong !!!” kata Jonghyun dengan pikirannya yang sudah melayang.
”Kok pindahnya malam-malam sih ??” kata Onew
”Rumah kita jauh, jadi sampai di sini malam deh” kata Soehyun manis dan membuat Onew terpesona.
”Coba kalian pindahnya siang, kan kita bisa bantu !!” kata Minho
”Wah kalian semua baik banget !!!” kata Jessica genit.
Onew, Jonghyun, dam Minho hanya apat tersenyum senang. Merka tiba di rumah dengan wajah berseri-seri. Hal itu membuat Key dan Taemin kebingungan.
”Ada apa dengan kalian ??” tanya Key
”Ada tetangga baru tuh….” jawab Onew
”Iya.. 9 cewek cantik..” kata Jonghyun
”Imut…… komplit dech !!” lanjut Minho
”Minho……..!!!!!!” teriak Taemin
”Maaf…… aku tetap ama kamu kale..” jawab Minho
”Kamu Onew, gak genit kan ???” tanya Key
”Hehehe…” jawab onew sambil tersenyum
”Paling genit !!!! Key !!!” jawab Jonghyun
”Apaaa???!!!!” kata Key
”Enggak… Jonghyun tuh !!” kata Onew
”Hei… Key Taemin cepat masak !! terus kita bawa ke rumah mereka !!!” kata Jonghyun bersemangat
”Tuh kan Jonghyun yang genit !! Tapi aku setuju !!” kata Onew
”Iya.. sekalian silaturahmi” Minho menambahan
”Huh enak aja nyuruh-nyuruh ” kata Key dan Taemin.
”gak papa lah … siapa tau kalian bisa berteman, jadi ada 11 cewek cantik deh !!!”kata Jonghyun
”Heh jangan godain pacar kita !!” kata Onew dan Minho
Karena dipaksa, key dan taemin menuruti permintaan mereke.
Mereka pun menuju rumah 9 cewek tersebut. Key heran dengan rumah tersebut.
“Perasaan ku ini tempat batu itu dulu dech.” kata key
”Iya juga. Loh, mana mereka??” tanya taemin
”Tuch, udah masuk, ninggalin kita lagi di sini.” kesal key
Mereka pun masuk ke rumah tersebut. 9 cewek tersebut menyambut mereka.
”hai… ” kata jessica & Hyoyeon
”hai juga..” onew, jonghyun dan minho
”hai!!” kata key dan taemin sinis.
Tiba-tiba Taeyon & Tiffany keluar dari kamarnya dan melihat Shinee.
”Eh, ada tamu!!” kata Taeyon
”kok, gak diajak masuk?” lanjut Tiffany
”Ini, baru mau diajak masuk!!” balas Jessica
„Silahkan masuk ke rumah kami!!“ kata hyoyeon
” Sooyoun, Sunny…. ke sini dech!.”kata taeyon
”iya.. tetangga kita datang!” sambung Jessica.
Kemudian soo youn & sunny pun datang. Minho, Onew, & Jonghyun hanya bisa menganga melihat para bidadari berdatangan satu per satu. Key dan taemin Cuma bisa manyun-manyun. Dulu mereka yang selalu jadi pujian 3 orang cowok itu.
5 menit kemudian…. Yuri, Yoona, & Seohyun datang membawa minuman dan makanan kecil.
”silahkan makan…” kata Yoona
”makasih…” kata Shinee dengan ekspresi yang berbeda-beda
”Oh iya.. kita bawa sedikit makanan buat kalian” kata Onew
”wah, kelihatannya enak…” kata Soehyun
” Ya iyalah,.. kan ita yang buat!!” kata key & dan taemin agak sombong
”Kalo gitu skalian aja kalian tinggal buat makan malam ” kata Yuri
”Boleh…Boleh..” kata Minho bersemangat
Ketiga cowok itu sibuk sendiri bersama ke 9 cewek itu. Minho duduk di antara Yoona, Yuri, dan Sooyoun. Jonghyun duduk di antara Hyoyeon, Tffany, dan Sunny. Sementaa iu Onew duduk di antara Seohyun, Taeyon dan Jessica. Mereka bertiga udah berasa ada di surga dan Jonghyun pikirannya mulai ”ngeres”
”Key.. pacar-pacar kita genit amat sich ??” kata Taemin kesal sambi melihat ke Minho.
”Iya.. dasar gak bisa lihat yang bening dikit aja !!” sambung Key
”Kita langsung dilupain” kata Taemin
”Oh iya… toiletnya mana ???” tanya Key kepada ke sembilan cewek itu.
”Oh di sana” kata Sunny menunjuk ke arah belakang.
Key dan Taemin pergi ke tolet meninggalakan yang lainnya. Saat di lorong, Taemin malah jatuh dan memegang tembok di sebelahnya. Tiba-tiba tembok itu bergeser dan terlihat sebuah ruangan laboratorium yang lengkapa dengan senjata didalammnya.
”Ayo kita selidiki !!” kata Taemin
”Iya…” kata Key
Mereka memasuki ruangan dingin penuh dengan kertas entah bertuliskan apa.
”Hey.. ada pesan di komputernya !!” kata Key
“Apa isinya ???” tanya Taemin
“HAPUS LIMA CAHAYA ITU SECEPATNYA. JANGAN LUPA KUMPULKAN HARTA KARUN YANG ADA. JANGAN SAMPAI PENGHUNI HUTAN TAU” jelas Key
”Maksudnya ??? Hey ada foto kita !! Tapi kok dicoret coret ??? Jangan-
jangan……” kata Taemin
”Mksudnya lima cahaya itu adalah kita, harta karun adalah shinee cristal, penghuni hutan adalah tetangga atau pun orang-orang yang berada di sekitar kita”jelas Key hingga Taemin menganga.
”Wach Key hebat. Gak rugi aku jadi temanmu…..”kata Taemin santai.
”Maksud loe????”tanya Key.
”Tapi kenapa ada foto 9 cewek monster itu disini…????”tanya Taemin.
”Mungkin mereka disuruh mendekati Jonghyun, Minho, dan Onew. Pada akhirnya kita dilupain.”kata Key.
”TIDAK….. MINHO JANGAN TINGGALKAN AKU……”kata Taemin khawatir.
”Woy…. jangan ribut. Loe pikir gue gak khawatir Onew sayangku diambil. Kalau Jonghyun sich, ambil-ambil ajach.”kata Key.
”Hey, ada lubang!!!”kata Taemin meneliti lubang tersebut.
”Seperti bentuk serpihan tembok ini.”duga Key.
”Coba cocokkan.”suruh Taemin.
Key meletakkan serpihan itu ke dalam lubang yang kemudian ia tekan. Tiba-tiba….. Tembok terbuka dan terlihat sebuah peta berwarna putih bening. Key membukanya dan melihat jalan menuju 5 shinee cristal.
”Ini gak bisa di biarkan.”kata Key.
“Kita harus bertindak sekarang.”lanjut Taemin.
Key dan Taemin keluar dari ruangan tersebut.
”Ayo pulang. Sudah malam nich.”ajak Key.
“Minho…!!!“teriak Taemin.
“Kami pulang dulu yach“kata Onew pamit.
“Sampai jumpa….“kata Minho.
“Dah……“kata Jonghyun menggoda.
”Bye…..”balas 9 cewek tersebut genit.
”Ih….genit banget sich.”kata Key dan Taemin sinis.
Esoknya, Onew berbincang dengan Key.
”Key, sebentar sore tetangga baru kita bakal datang.” kata Onew.
”Apa????!!!! Ngak boleh…..”teriak Key.
”Tapi….”kata Onew.
”Ngak…..”teriak Key.
Onew pun menelpon Soeulyun bahwa mereka gak boleh datang ke rumah karena Key gak mengizinkan. 9 cewek itu pun mengatur rencana baru.
”Kita serang mereka malam ini juga”kata Taeyeon yakin.
Malam harinya, Onew, Minho dan Jonghyun pergi ke kota. 9 cewek tersebut datang dan menyerang Key dan Taemin yang berada di dalam rumah. Key dan Taemin mencoba melawan namun 9 cewek tersebut lebih kuat. Key dan Taemin pun pingsan dan dibawa ke tengah hutan. Minho, Jonghyun dan Onew pun pulang dan kaget tak melihat Key dan Taemin di rumah.
“Key sayang………. dimana kamu???”teriak Onew hingga membuka kulkas (emang Key ada dalam situ…????).
”Taemin……. Honey….”teriak Minho pula.
“Key….. Taemin….. lain kali ajach maen petak umpetnya…. Lapar nich……”teriak Jonghyun.
”Mari cari di hutan.”usul Onew yang mukanya kelihatan takut.
“Ide yang bagus”kata Minho dan Jonghyun yang lalu berlari ke luar rumah.
Mereka keliling hingga pada akhirnya, Key dan Taemin ditemukan di tengah hutan dalam keadaan pingsan.
”Key……. bangun….. Jangan mati sekarang dong…..”kata Onew sambil menggoyangkan tubuh Key.
”Taemin….. sadarlah ini aku.”kata Minho yang matanya mulai berkaca-kaca.
”Sadarlah…… wahai Key dan Taemin.”kata Jonghyun sambil mempercikkan air ke muka Key dan Taemin. Namun tak bangun-bangun juga. Malah Onew dan Minho memarahinya.
”Angkat mereka menuju kapsul pemulihan”suruh Onew.
Key dan Taemin dimasukkan ke dalam kapsul pemulihan.
”Kita baca memori yuk. Siapa tau kita bisa melihat apa yang terjadi pada mereka.”usul Jonghyun yang tak menyangka usulnya di terima.
”Tumben otak loe jalan.”ejek Minho.
”Maksud loe, Minho???”kata Jonghyun yang menatap sinis Minho.
”Udah-udah. Ayo kita baca memori Key dan Taemin.”kata Onew.
Mereka pun melihat Key dan Taemin sedang melawan 9 tetangga baru tersebut dan membawa Key dan Taemin ke tengah hutan.
”Kita harus melawan 9 monster cantik itu.”kata Jonghyun.
”Kita tunggu Key dan Taemin dulu sembuh.”balas Onew yang duduk disamping kapsul pemulih Key dan memegang tangan Key.
”Maksud kamu 9 monster cantik???”tanya Minho yang juga duduk disamping kapsul pemulih Taemin.
”Walaupun monster tapi tetap cantik loe.”goda Jonghyun.
”Jonghyun!!!!”teriak Onew dan Minho.
Esoknya, Key dan Taemin sudah pulih. Mereka pun menuju rumsh 9 cewek tersebut. Namun 9 cewek itu tak ada di rumah. Key ingat tentang peta menuju ke 5 shinee cristal.
”Mereka ingin mengambil 5 shinee cristal.”kata Key.
”Kita harus menyusul mereka….”kata Taemin dan Minho. (Pasangan…..pasangan……emang kompak dech.)
Shinee pun mengejar 9 cewek itu. Sedangkan di tempat lain, 9 cewek itu kebingungan dengan peta yang ada.
”Di mana nich…????”kata Sunny.
Jonhyun langsung mengeluarkan jurus Shinee light. 9 cewek trsebut pun kaget. Tempat itu pun langsung berubah menjadi medan tempur Shinee dan 9 cewek tersebut atau yang lebih dikenal Girl Generation.
”SHINEE NATURE.” Onew mengeluarkan jurusnya dan melawan Jessica dan Seohyun.
”SHINEE LIGHT.” Jonghyun melawan Tiffany dan Taeyeon.
”SHINEE FLOWER.” Key melawan Sooyoun dan Hyoyeon.
”SHINEE WATER.” Minho melawan Yuri dan Yoona.
”SHINEE PURPLE.” Taemin melawan Sunny. (wach curang nich Taemin.)
Akhirnya Shinee menang. Shinee pun langsung menuju tempat 5 shinee crystal. Namun mereka tidak menemukannya.
“Dimana nich??? Udah di cari berkali-kali tapi gak ketemu juga”kesal Key.
“Jangan emosi dong saying.”kata mencoba meredakan amarah Key.
”Taemin, udah benar nich jalanya”kata Minho yang juga kepusingan.
”Yupst….. Honey…..”balas Taemin yakin.
“Jadi kita dating untuk hal kosong begin.”kata Jonghyun.
Tiba-tiba sebuah batu berbicara.
“Shinee cristal itu ada.”kata batu tersebut membuat semua kaget.
“Siapa yang berbicara???”Tanya Jonghyun.
“Batu itu…..”jawab Taemin sambil menunjuk batu tersebut.
”Shinee cristal itu ada…… dimana???”tanya Onew.
“Kita sudah mencarinya ke semua tempat tapi ngak ada”terang Minho.
“Shinee cristal itu cuma cerita saja.”kata Key.
“Shinee cristal itu adalah kalian.”kata batu itu lagi.
“APA???!!!”kata Shinee kompak.
“Iya….. Kalian adalah shinee cristal itu.”kata batu mencoba memberitahu.
“Jadi kita cuma mencari diri kita sendiri”kata Key kaget.
”Capeknya…..”keluh Taemin dan Minho.
”Ah….???”kata Onew tak percaya.
”Yach…. kalau mengini lebih baik gue makan daripada mencari sesuatu yang sebenarnya telah ada”kata Jonghyun.
”Katakan SHINEE POWER RANGER” kata batu itu.
”Untuk???”tanya Shinee kompak.
”Katakan!!!”teriak batu itu.
”SHINEE POWER RANGER.”

END

Signature


This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^ (SHINee Toplist)
  • Open page Talk Talk Talk if you want to talk out of topic
  • Open page LIBRARY if you miss some FF ^^

Rainbow – Part 8

RAINBOW PART 8

Author                        : Wiga

Cast                 : Onew, Minho, Kibum, Taemin, Jonghyun, Shim Yui & Park Nada.

Rating             : PG 15

Onew keluar kamar sekitar jam 5 pagi, kepalanya terasa sakit bukan main dan perutnya terasa mual, mungkin ini efek dari alkohol yang diminum nya semalam. Ini pertama kalinya Onew minum alkohol, sebelumnya ia tak pernah menyentuh minuman semacam itu, sehingga wajar saja jika efeknya seperti ini.

Ia berjalan sempoyongan ke arah kamar mandi, dan memuntahkan isi perutnya disana.

“ HUEEEKK…”

“ HUEEEKK…”

“ Oppa.. kamu kenapa??” Tiba-tiba Nada berdiri di depan kamar mandi.

Onew terkejut melihat nada yang ada dibelakangnya.

“ Eeennngghhh… aku.. tidak apa-apa Nada.. Eeenngghhh… HUEEKKK” kembali Onew muntah.

“ Oppa.. kamu sakit??” Kini nada masuk ke dalam kamar mandi dan memijat pelan leher onew.

“ HUUEEKKKKKK…. arrgghhhhh…” onew mencuci mulutnya dan berkumur-kumur.

“ aku tidak apa-apa…Mian Nada…” bisiknya pelan, tangan nya memegang pintu kamar mandi, berusaha menopang tubuhnya agar tidak jatuh.

“ Muka oppa pucat sekali.. Oppa sudah makan??” tanya Nada.

Onew terdiam, ia mengingat-ingat kapan terakhir kalinya ia makan. Namun kepalanya terlalu sakit untuk berpikir. Jadinya onew hanya menggeleng saja.

“ belum makan?? Kubuatkan makanan yaa..??” Nada menawarkan membuat makanan, dengan segera onew mengangguk.

Onew mencoba untuk melangkah, namun kakinya tidak bisa berpijak dengan sempurna, hampir saja ia terjatuh, untung Nada menahannya.

“ Oppa.. hati-hati… sini aku bantu..” kata Nada.

Onew mengalungkan tangannya kanan nya di leher nada dan berjalan pelan kearah meja makan.

“aku buatkan bubur ya.. tunggu sebentar, tak akan lama..” Kata Nada setelah mendudukan onew di kursi, ia bergegas meracik bubur instan dan membuat teh manis hangat.

*****************

Onew terus memandang Nada, saat Nada sibuk memasak makanan untuknya, “ ia begitu sempurna dimataku..” katanya dalam hati. Teringat kata-kata kibum tadi di kamarnya.

“ Jadilah laki-laki!!!! Ia tak akan pernah tau jika kau tak mengatakan perasaanmu padanya!!!”

Ia terus memikirkan kata-kata Kibum, sebelum akhirnya ia membuat satu keputusan.

Onew perlahan menghampiri Nada, tangannya memeluk nada dari belakang, satu tangannya melingkari pinggang ramping Nada dan satu tangan nya lagi mengalungkan tangan nya di leher Nada, ia meletakkan kepalanya di pundak Nada..

Nada terkejut, hampir saja piring yang dipegangnya terjatuh,

“ Oppa.. Apa yang kau lakukan??” jerit Nada pelan.

Onew makin mengeratkan pelukannya, ia tak berkata apa-apa.

“ Oppa.. Lepas.. tolong jangan seperti ini..” pinta Nada pelan.

“ Andwae..” bisiknya ditelinga Nada.

“ Oppa…”

“ Nada.. Saranghae… saranghae….saranghae.. saranghae…” ia membisikkan kata-kata itu berkali-kali di telinga nada.

“ Oppa…”

Kemudian onew membalikkan tubuh Nada, sekarang mereka berdua saling berhadapan.

Tangan Onew memegang kedua pipi nada dan mengarahkannya ke wajahnya, sekarang wajah Nada sangat dekat dengan wajah onew. Hati onew berdebar kencang, ia berpikir sekarang adalah waktu yang tepat untuk mengutarakan isi hatinya, waktu yang tepat untuk berbicara kepada Nada tentang perasaan yang dipendamnya selama ini.

“ Nada.. dengar.. Aku mencintaimu..” bisik onew, matanya memandang mata nada dalam-dalam, menyelami segala kehangatan yang terpancar di mata indah itu.

“ aku mencintaimu… aku sungguh-sungguh mencintaimu.. aku ingin membuatmu bahagia, melindungimu seumur hidupku, aku ingin kau menjadi gadis pertama dan yang terakhir yang mengisi hatiku, Nada…”

“ Oppa…”

“ Maav aku baru mengatakannya sekarang.. aku,, aku terlalu takut jika kau menolakku.. aku tak ingin kehilangan mu, sungguh.. aku mencintaimu Nada.. aku mencintaimu..”

Nada terus memandang Onew, terlihat ada kejujuran di matanya, tak terasa air mata menetes di kedua pipinya.

“ Oppa… Nado..”

Sebelum Nada menyelesaikan kalimatnya, bibir onew sudah menempel di bibir mungil nada, terasa manisnya strawberry mint yang dulu pernah onew rasakan.

Dengan sangat perlahan, onew mulai mencium nada lembut, tangan nya mengusap pelan tengkuk Nada, sungguh ia tak ingin menyakiti orang yang sangat dicintainya itu. Entah sudah berapa lama mereka berciuman, satu menit? Lima menit? Sepuluh menit? Setengah jam??

Onew tak perduli, saat ini yang ia tahu adalah rasa bahagia yang sangat besar yang menjalar di seluruh tubuhnya, ia makin mengeratkan pelukkannya.

“ Kamu milikku Nada.. Aku tak akan pernah melepaskan mu.. aku berjanji akan selalu membuatmu bahagia, jagia..” bisik onew, sambil mengecup lembut kening kekasihnya.

**************************

“ Oppa.. Kau sedang melamun?? Mengapa kau tersenyum-senyum sendiri?? Ini buburmu sudah matang,”

Onew tersentak dari lamunannya, ketika tiba-tiba nada menghampirinya dan duduk di sebelahnya.

“ Mmmmhhh.. tidak.. aku tidak melamun, Nada” kata onew menghindari tatapan Nada kepadanya.

“Oppa, apa kau sakit? Wajahmu memerah..” kata Nada, tangan nya memegang lembut kening Onew.

Onew terdiam sesaat, kemudian ia memegang tangan Nada erat,dan menggengamnya erat.

“ Nada.. Kamu sudah tidak marah kepadaku..” tanyanya pelan.

Nada tersenyum dan menggeleng pelan, “ Tidak oppa..”

“ mmmmmhhh… Gomawo…” bisik onew.

“ gomawo untuk apa?” tanya nada mengerutkan keningnya.

“ gomawo karena kau membantuku dikamar mandi, gomawo karena kau telah kau membuatkan ku makanan, yang kuyakin rasanya pasti sangaaaaat enak, mmmm, dan juga gomawo karena kau sudah memaavkan ku atas kejadian kemarin.. aku benar-benar minta maav, saat itu kehilangan kendali, aku tak seharusnya berteriak seperti itu padamu Nada… Mianhae, and gomawo…” onew berkata pelan.

“ it’s ok oppa.. that’s what friends are for..” kata nada pelan, tak lupa ia menyunggingkan senyumnya yang paling manis, kembali dada onew bergetar.

Sementara itu, minho mengamati mereka berdua dari celah pintu kamarnya.

************************

Onew POV:

“Friends?? Dia menganggapku hanya sebatas friends?? Ya Tuhan..aku tak ingin  mendengar kata itu keluar dari mulutnya, tapi aku tak bisa menyalahkan nya,, benar kata Kibum, aku harus mengatakan perasaan ku sebenarnya, jika tidak begitu bagaimana ia tahu perasaanku padanya..

Ya.. aku akan mengungkapkan perasaanku padanya secepatnya, sebuah kejutan kecil yang manis akan ku siapkan untuknya. Tunggu saja Nada..

Minho POV:

“Mengapa hatiku sakit melihat mereka berdua??? Separah inikah rasa cemburuku??? Mungkin benar kata Taemin, Nada harus tahu perasaanku yang sebenarnya. Ia harus mendengarnya langsung dari bibirku, Tunggulah sebentar lagi Nada, aku akan menunjukkan pada dunia betapa aku ingin memilikimu,, Tunggulah sebentar lagi..”

**************************

Kibum, Yui, Jonghyun, dan Taemin sedang berkumpul di meja makan, hari ini mereka berempat tidak ada kuliah sehingga mereka bisa bersantai-santai di dorm.

“ Hyung, aku merasa tidak enak pada onew hyung, dan minho hyung, gara-gara aku mereka tidak saling bicara sampai hari ini.. padahal uangku yang hilang sudah ketemu, ternyata menyelip di buku..” kata taemin.

“ Yaaa!! memang kau Pabbo taem!! Kau PABBO!!” seru jonghyhun.

“ Tapi aku sudah mengira ini akan terjadi, onew dan minho.. suatu saat mereka pasti akan perang dingin seperti ini..” lanjutnya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

“ Maksudmu hyung..?” tanya taemin.

“ Yaah.. karena mereka berdua menyukai Nada.. apalagi..” kata jonghyun santai.

Kibum yang sedang minum, langsung tersedak, begitu juga taemin..

“ Apa menurut kalian hanya kalian saja yang tau?? dengar, walaupun aku hanya pengawas di dorm ini, tapi aku mengamati kalian semua.. aku tau dari pertama Onew dan minho sudah menyukai Nada.. Mereka masing-masing saling cemburu.. hufff… aku heran,apa yang mereka lihat pada Nada.. Ia tertutup, pendiam, suka menyendiri.. “ kata jonghyun panjang lebar.

“ Nada tidak seperti itu hyung!! dia baik, perhatian, dan ramah.. dia selalu menolongku di KARA saat aku susah, kau tidak mengenalnya sedekat aku mengenalnya..” tukas taemin.

“ aku juga setuju dengan mu taem, Nada cukup cantik, dia juga pintar memasak, pikirkanlah jika tidak ada dia, kita semua terlantar di dorm ini.. “

“ iya, jonghyun oppa, kurasa nada gadis yang baik, ia selalu terlihat manis walau tidak pernah memakai make-up,, “ tambah yui.

“ YAA!! selera orang kan beda-beda.. aku hanya tidak suka gadis yang pendiam, tapi kira-kira apakah disini ada yang nada suka?? kira-kira diantara onew dan minho nada lebih memilih siapa ya??” tanya jonghyun entah kepada siapa.

“ aku tak tau, walaupun aku teman sekamarnya, namun Nada jarang bercerita tentang masalah pribadinya dengan ku..” Lanjut yui.

********************

Hari ini onew menunggu nada di depan KARA, ia hendak mengajak nada untuk makan malam bersama. Jam sudah menunjukkan pukul 7 malam, udara semakin dingin, tak lama kemudian, nada keluar dari KARA bersama taemin.

“ Onew hyung!!!” panggil taemin.

“ Kau datang untuk menjemput kita??”

Onew terdiam sebentar, dia lupa kalau hari ini nada dan taemin satu shift.

“ Mianhae, taeminie.. enggg…. Aku ada urusan dengan Nada sebentar, sepertinya aku tidak bisa mengantarmu pulang..” kata onew lembut.

Nada memandang onew dengan bingung, “ urusan apa oppa..?” katanya pelan.

“ Nanti ku beritahu, ok taemin, aku dan nada pergi dulu. Kau pulangnya hati-hati ya!!” seru onew, ia langsung menggandeng tangan nada, dan membawanya di mobilnya.

*****************

“ oppa.. mengapa kita ke kampus??” tanya nada heran, ketika mobil onew memasuki pelataran kampus.

“ nggg… ada sesuatu yang ingin kutunjukkan padamu..” kata onew.

“ tapi oppa, jam segini kampus sudah tutup, lampu juga sudah dimatikan, pasti gelap sekali…” kata nada pelan.

“ Jangan takut nada.. aku bersamamu.. kajja!!” kata onew sambil menggengam tangan nada.

Mereka menyusuri koridor kampus yang gelap, refleks nada mengeratkan genggaman tangannya ke onew. Sesampainya di lobby kampus, onew memencet tombol lift. Beruntung lift belum dimatikan, mereka masuk kedalam lift tersebut onew segera memencet tombol 5, lantai teratas.

“Ting..” mereka akhirnya sampai di lantai teratas, ketika pintu lift terbuka keadaan di lantai 5 sudah sangat gelap.

“gelap sekali..” bisik nada, kakinya tak ingin melangkah keluar dari lift.

“ tenang nada, tak kan ada apa-apa.. yuk, sebentar lagi sampai..” kata onew lembut.

Mereka berjalan melewati kelas-kelas yang sudah dimatikan lampunya, nada menjerit ketika melihat bayangan nya sendiri yang terpantul di jendela.

“ Oppa, aku mau pulang saja..” katanya sembari menutup wajah dengan tangannya.

Onew segera memegang pundak nada, sambil berbisik.

“ tak usah takut nada, aku disini.. hmm.. tapi jika kamu takut, tutuplah kedua matamu, aku akan menuntun mu, nanti ketika sudah sampai akan kuberi tahu..” kata onew sambil merangkul pundak nada.

******************

“ buka matamu sekarang,hana.. dul.. set..” bisik onew ditelinga nada.

Nada membuka matanya perlahan-lahan, betapa terkejutnya ia melihat apa yang kini ada dihadapannya.

“ oppa…” bisiknya perlahan.

Ia tidak percaya, apa yang ia lihat saat ini. balkon kampusnya telah berubah total, ia bahkan hampir tidak yakin bahwa sekarang ia berada di balkon kampus.

Ia berdiri di hamparan kelopak mawar merah, seluruh lantai yang ia pijak sekarang, seluruhnya bertaburkan kelopak mawar. di depan nya ada sebuah meja mungil dan 2 kursi kecil dengan puluhan  lilin yang ditata bebentuk hati di sekeliling meja tersebut sedangkan diatas meja terdapat seikat bunga mawar putih.

kemudian, ia mengedarkan pandanganya kesekeliling, lampu-lampu kecil berkelap-kelip dipasang mengitari seluruh balkon, Nada lupa dengan rasa takutnya barusan, ia sama sekali tidak menyangka balkon kampusnya yang suram, bisa disulap menjadi seindah ini.

“ Nada.. kamu suka..?” bisik onew perlahan.

“ Oppa.. ini indah sekali..” kata nada, matanya berbinar-binar.

Tak sia-sia selama dua hari ini onew bekerja keras, ia memesan ratusan tangkai mawar merah segar agar kelopaknya bisa ditaburkan seluruh lantai tak lupa seikat mawar putih yang kini ia letakkan di atas meja , kemudian membeli meja kecil putih dengan banyak ukiran beserta kursinya, belum lagi puluhan lilin kecil yang ia beli untuk dipasang mengelilingi meja dan kursi tersebut, serta ratusan lampu natal kecil yang ia pasang mengelilingi balkon tersebut.

Semua yang ia lakukan, hanya untuk satu tujuan…. Nada.

Kemudian ia menggandeng tangan Nada menuju meja kecil, lalu menarik satu kursi untuk Nada.

“ Silahkan duduk, princess.. sebentar aku kembali..” bisiknya ditelinga Nada.

Nada tersenyum, “ Oppa.. jangan panggil aku seperti itu..” katanya malu.

Ia sangat menikmati pemandangan malam, diatas balkon. Langit begitu terang, ribuan bintang tersebar menambah indah pemandangan.

Tak lama kemudian, onew datang membawa nampan besar, ia meletakkan nampan itu diatas meja. Kemudian ia duduk di kursi yang ada dihadapan nada.

“ ini apa, oppa..” kata nada, menunjuk nampan besar yang tertutup di depannya.

“ Makanan, favoritemu… bukalah..” kata onew lembut.

Perlahan nada membuka tutupnya, “ WUUAAHHH.. chicken tandori!! Bagaimana kau tahu oppa, aku sangat menyukai chicken tandori ??” katanya heran.

Namun onew tidak menjawab, ia hanya tersenyum sambil terus menatap mata nada.

“oppa… setauku, restoran yang menjual chicken tandori hanya ada di seoul, bagaimana kau mendapatkan chicken tandori ini.. apakah kau membuatnya sendiri??” tanya nada lagi.

“ ne, tadi pagi aku ke seoul membeli ini, dan sorenya aku menghangatkan ini di rumah, sudah.. jangan tanya apa-apa lagi, sekarang kita makan dulu.. nanti keburu dingin..” kata onew.

Mereka makan sambil melihat bintang, sungguh pemandangan yang sangaaaat indah, dalam hati onew bersyukur karena malam ini tidak hujan, karena kalau hujan entah apa jadinya.

Setelah mereka selesai makan,

“kamu kenyang nada??” tanya onew.

“ ne oppa, gomawo chicken tandorinya sangaaaaat enak..” kata nada sambil mengelap bibirnya dengan tissu.

“ kamu tau, mengapa aku mengajakmu kesini nada??” tanya onew kemudian.

“ tidak oppa..” kata nada pelan.

Onew mengatur nafasnya, menjaga agar dirinya tetap tenang, jantungnya berdetak kencang sekali, ia sungguh berharap nada tidak dapat mendengar suara detak jantungnya.

“ Nada, ada sesuatu yang ingin kutunjukkan padamu..” kata onew sambil menggenggam tangan nada, dan membimbingnya berjalan ke pinggir balkon.

“ lihatlah kebawah..” bisiknya ditelinga nada.

Nada melihat ke bawah ke arah lapangan basket.

Disana terlihat puluhan buket bunga mawar dengan lilin besar ditengahnya, satu lilin untuk satu buket bunga yang ditata sedemikian rupa membentuk tulisan: NADA.. WOULD YOU BE MY GIRLFRIEND??

Nada terkejut, ia sama sekali tak menyangka akan seperti ini jadinya, ia terus memandang lurus kebawah tanpa berkata apapun kepada onew.

Malam semakin larut, udara semakin dingin, onew segera melepaskan jaketnya dan memakaikan nya di tubuh nada.

“ sekaranglah saatnya..” onew berkata dalam hati.

Ia memegang kedua pundak nada, dan mengarahkannya ke hadapannya.

“ nada, lihatlah aku.. “ kata onew ketika melihat nada yang masih menunduk kemudian ia memegang lembut dagu nada dan mengangkatnya sampai matanya dan mata nada saling bertemu.

“aku ingin membuat suatu pengakuan.. selama ini.. aku menyukaimu.. tidak, bukan suka, lebih tepatnya, aku mencintaimu. Aku mencintaimu Park Nada.. aku.. juga tidak tau mengapa rasa ini ada, dan semakin besar setiap harinya, yang ku tau, dari awal kita bertemu, dan sampai dengan saat ini, aku terus mencintaimu..”

Namun nada tidak berkata apa-apa, ia hanya terdiam sambil memandang mata onew.

“ Nada, maukah kau menjadi milikku?? Untuk sekarang dan selamanya, aku berjanji akan selalu membuatmu bahagia..” kata onew, kini keduanya menggengam kedua tangan Nada.

“ kumohon.. jawablah sekarang, would you be mine??”

Nada tetap terdiam, kemudian ia menunduk. ia tidak tau harus berkata apa.

Cukup lama mereka berdua terdiam, sampai akhirnya onew mengalah.

“ Nada, aku tak akan memaksa dirimu menjawabnya sekarang.. mungkin kau sudah lelah, aku minta maav, jika aku memaksamu.. tapi aku akan terus menunggu jawaban dari mu, Nada. Aku akan tetap menunggu hingga kau bilang iya..” kata onew pelan.

“ sudah malam kita pulang ya..” bisik onew.

*************

Onew masih terjaga, pikirannya hanya tertuju pada Nada. Ia terus bertanya dalam hatinya.

“ Apakah yang kulakukan salah?? mengapa Nada tidak merespon apa-apa?? ataukah ia tidak mempunyai perasaan yang sama terhadapku?? Ya tuhaaan, aku sungguh mencintainya, apa yang harus ku lakukan??” berkali-kali pertanyaan tersebut selalu muncul di kepalanya.

Sementara itu, Nada juga tidak dapat memejamkan mata, hatinya terus berdebar kencang. ia tidak percaya Onew mengatakan itu semua padanya, “ Mana mungkin Onew oppa menyukai ku?? aku tidak cantik seperti Yui, apa yang dilihatnya dari ku? seriuskah dia? atau hanya main-main saja?? tapi ini bukan april MOP?? ommo… aku harus bagaimana??”

**************

Pagi-pagi sekali, Nada terbangun karena teriakan yui,

“ NADA.. Ya tuhann, kau susah sekali dibangunkan.. cepat mandi, kau mau ikut tidak??” kata yui yang sekarang sedang memakai maskaranya.

“ nggg… memang kita mau kemana?? Aku masih sangat mengantuk yui..” kata nada tanpa membuka kedua matanya.

“ Ayo, banguuun.. bangun, mandi dan berganti pakaian.. cepat… Nanti kita terlambat!! Nadaaaa.. Paliiiii..” teriak yui.

Dengan malas, nada bangun dan melangkahkan kakinya menuju kamar mandi, matanya masih setengah terpejam.

*************

45 menit kemudian, nada keluar dari kamarnya, ia menghampiri kibum, yui, dan onew yang sekarang ada di meja makan.

“ YAA!! Kau lama sekali Nada!! Apa kau tidur lagi di kamar!!” teriak Kibum sambil berdiri.

“ sudah marah-marahnya nanti saja dimobil, ayoo kita berangkat, nanti terlambat..” kata yui bersemangat.

Kini kibum dan yui sudah berjalan duluan ke arah mobil, tinggallah nada dan onew berdua,

“ pagi Nada.. tidurmu nyenyak semalam??” kata onew lembut.

“ ne oppa..” nada menjawab canggung, ia menghindari tatapan mata onew.

“ yuk, kita berangkat.. yui dan kibum sudah di mobil..” kata onew sambil menggandeng tangan Nada.

***************

15 menit kemudian mereka tiba di dalam GOR olah raga, suasana sangat ramai disana, tampak yui melambaikan tangan nya pada taemin dan jonghyun yang duduk di barisan tengah.

“ itu mereka disana.. cepat kita kesana..” seru kibum menggandeng tangan yui menuju arah tempat duduk taemin dan jonghyun.

“ yuk nada..” kata onew sambil menggengam erat tangan nada menyusul kibum dan yui.

“KALIAN LAMA SEKALI SIHH!!! KALIAN MELEWATKAN PERTANDINGAN BABAK PENYISIHAN, SEKARANG TINGGAL PERTANDINGAN FINAL..” kata jonghyun sedikit berteriak karena suara nya kalah dengan suara penonton yang bersorak sorak dibelakangnya.

“ SALAHKAN NADA!! DIA BANGUN PALING LAMA, DAN MANDI PALING LAMA!!” kali ini kibum yang berteriak untuk membela diri.

Nada masih tidak paham mengapa ia dan kawan-kawan nya berada di GOR ini, pikiran nya masih sedikit kacau akibat kejutan yang diberikan onew semalam, namun ia diam saja hanya memandang lurus ke arena perlombaan.

“ YAAA!!! APAKAH KALIAN SUDAH TIDAK SABAR?? INILAH YANG DITUNGGU-TUNGGU!!! BABAK FINAL PERTANDINGAN TAEKWONDO, ANTARA CHOI MINHO WAKIL DARI SM UNIVERSITY DI SUDUT BIRU MELAWAN GIKWANG DARI CUBE UNIVERSITY DISUDUT MERAH!! “ terdengar suara pengeras suara yang mengeluarkan volume maksimal, kemudian disusul oleh teriakan suporter dan terompet dari universitas masing-masing.

“ MINHOO JJANG!!! GIKWANG HWAITING!! MINHOO KAMU CUTE BANGET KYAAA!! GIKWANG GIKWANG GIKWANG AKU MELELEH YAAAAA..” suara supoter tak henti-hentinya menyorakkan nama jagoannya masing-masing.

Yui, kibum, jonghyun, dan taemin ikut-ikutan berdiri dan bersorak-soarak

“ MINHO!! AYO!! KAMU PASTI BISA!! YAA!! CHOI MINHO!! FIGHTING!! MINHO OPPA.. KYAAAA.. MINHO HYUNG.. FIGHTING!!”

Nada dan onew hanya tertawa melihat kelakuan aneh teman-temannya.

“ TERLIHAT MASING-MASING PESERTA MEMASUKI ARENA PERTANDINGAN, YA, MEREKA SALING MELAKUKAN KYUNGRYE (MEMBERI HORMAT).. DAN.. JOONBIII.. SIIIIJAK!!!”

“ KYAAAA… OPPPAAAA!!! FIGHTING!!, MINHO OPPAAA!!! GIKWANG OPPAA!! MINHOOO SARANGHAE!! GIKWANG!!! KYAAAAAAA!!!!”

“YAK, TERLIHAT MINHO MULAI MENYERANG DULUAN DENGAN TENDANGAN AP CHAGI, NAMUN GIKWANG CEPAT MENGHINDAR.. OHH TIDAK GIKWANG MEMBALAS DENGAN TENDANGAN YEOP CHAGI, YAA.. MINHO PALI, PALI,PALI,PALI,PALI.. YA!!! BERHASIL DI TANGKISNYA!! KALI INI GIKWANG MELAKUKAAN AKSI BRUTALNYA, MENENDANG KE SEGALA ARAH.. OOOOHHHH, GIKWANG TERJATUH AKIBAT KEHILANGAN KESEIMBANGAN…”

“ TIDAAAKKK!! OPPAAAA FIGHITNG” suara suporter gikwang terdengar memekakan telinga. Namun suara suporter minho tidak mau kalah, mereka mem BOOOOOO kan suporter gikwang yang dari tadi berteriak memberian semangat.

“ GIKWANG TERBANGUN, KEMUDIAN YAA!! EOLGOL AP CHAGI YANG SEMPURNA!! TAPI SAYANG MINHO DAPAT MENANGKISNYA, KALI INI MINHO MENYERANG, DUI HURIGI YANG KERAAASSS.. YA MINHO PALI PALI PALI PALI PALI PALI… AAHH MENGENAI TELAK KEPALA GIKWANG.. POINT UNTUK MINHO..”

Saat minho menendang keras kepala gikwang, nada refleks menggengam tangan onew, yang duduk di sebelahnya. Onew memandang Nada yang serius menonton jalannya pertandingan, tak lama kemudian tampaknya nada sadar onew sedang memperhatikannya, ia sedikit demi sedikit mulai melepaskan genggaman tangan nya dari onew. Namun onew malah semakin mempererat genggaman tangannya kepada nada. Saat nada memandang nya, onew hanya tersenyum, kemudian menonton jalannya pertandingan lagi.

Nada terdiam, ia menunduk, jantungmya berdetak keras.. “ ommo.. aku ini kenapa??” katanya dalam hati.

Sementara itu pertandingan antara minho dan gikwang berlangsung semakin seru, minho unggul 2 poin dari gikwang, sorak-sorai suporter semakin keras, mengalahkan suara dari komentatornya. Diantara mereka berenam, tampak jonghyun paling gila , ia melepas kaus nya dan memutar-mutarkannya diudara, mulutnya tak henti-hentinya meneriakkan nama minho.

“ YAAA, KALI INI GIKWANG MELAKUKAN YEOP JIREUGI, KEMUDIAN AP CHAGI, YA!! BERTUBI- TUBI MELAKUKAN GOLEY CHAGI KEPADA MINHO, NAMUN MINHO MENGELAK.. YAAAA… GIKWANG PALI PALI PALLI.. TIDAK, SATU DUI HURIGI MINHO MENGENAI KEPALA GIKWANG TELAK!!!!

GIKWANG TERJATUH..”

“ TIDAAAAAAAKKK, OPPPAAAA BANGUUUNN” teriak para suporter gikwang.

“ YAA.. 1,,,,,2,,,,,3,,,,,,4,,,,,,,5….”

“ GIKWANG OPPAAAAAA BANGUUUUUNNNN…”

“ 6,,,,,,7,,,,,,8,,,,,,,,9, DAAAAAN…. K.O!!! MINHO MEMENANGKAN PERTANDINGAN INI!!!!”

“ KYYYAAAA MINHOOOO DAEBAK!!!!!”  kini ruangan tersebut penuh dengan teriakan para suporter minho yang terus meneriakan namanya.

Kibum spontan melepaskan kausnya dan memutar-mutarkannya diudara, seperti yang dilakukan jonghyun. Sementara itu taemin meniukan terompet keras-keras, yui bersorak-sorak sambil mengguncang-guncangkan tubuh nada dan jonghyun memeluk yui saking senangnya.

“ JUARA KITA KALI INI ADALAH CHOI MINHO, YAA HARAP JUARA NAIK KEATAS PANGGUNG UNTUK MENERIMA PIALA DAN HADIAH..”

Minho segera menaiki panggung, ia dikalungkan sebuah medali, diberikan rangkaian bunga, dan piala oleh lee soo man, gubernur kota setempat.

“ YAA.. TERIMA KASIH BAPAK LEE SOO MAN.. NAH.. SEKARANG KITA DENGARKAN SEPATAH DUA PATAH KATA DARI PEMENANG.. SILAHKAN..”

Minho mengambil mic dari tuan komentator, ia terdiam sejenak menunggu teriakan dari para suporter sedikit reda.

“ eehhmm.. pertama-tama aku ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang yang mendukungku disini, kemudian aku juga berterima kasih kepada teman-temanku di dorm, Lee Taemin, Kim Kibum, Onew Hyung, Jonghyun Hyung, Shim Yui, dan Park Nada, tanpa kalian aku tidak mungkin berada disini, terima kasih, kalian sahabat-sahabat terbaik ku..

Ada satu hal lagi yang ingin ku sampaikan..

Untuk gadis yang berada disana.. PARK NADA.. SARANGHAE.. MAUKAH KAU MENJADI PACARKU??”

Sorakan-sorakan yang memenuhi GOR seketika berhenti, semua mata memandang kearah Nada.

“ sudah lama perasaan ini ku simpan.. bukan karena aku takut menyampaikannya, namun aku hanya ingin menunggu waktu yang tepat, untuk mu, dan untuk ku.. aku tidak tau sejak kapan awalnya rasa ini muncul, yang aku tahu, setiap kau ada disampingku aku menjadi orang yang berbeda, menjadi orang yang lebih baik. Aku ingin seluruh dunia tau, jika aku sangat mencintaimu, aku sangat mencintai Park Nada.. Saranghae..” kata minho menutup pembicaraanya.

Setelah minho mengucapkan kata-kata tersebut ia berjalan ke arah nada duduk, seluruh suporter memberinya jalan.

“ Terima.. terima.. terima.. terima..” awalnya hanya beberapa orang yang mengucapkan kata-kata tersebut, namun kini seluruh orang di GOR juga ikut-ikutan meneriakkan kata yang sama.

“TERIMA.. TERIMA.. TERIMA.. TERIMA.. TERIMA..”

Beberapa langkah lagi minho sampai di tempat nada berdiri,

Kibum, jonghyun, taemin, dan yui terdiam… mereka tidak ikut memberikan teriakkan kepada minho, sedangkan nada berdiri membatu ia sama sekali tidak menyangka dengan apa yang dikatakan oleh minho, sedangkan onew, ia berdiri menatap nada lama sekali terus berharap bahwa semua yang minho katakan adalah lelucon.

Minho tiba didepan nada, ia melepaskan medalinya dan mengalungkan nya di leher nada, setelah itu tiba-tiba minho memeluk nada erat, seluruh orang yang ada di sana berhenti berteriak, mereka menahan nafasnya.

“ ini, untukmu nada.. maukah kau menjadi.. pacarku??” bisiknya pelan ditelinga Nada.

Nada terdiam menunduk, jantungnya berdebar-debar kencang, pikiranya kacau, dadanya terasa sesak.

“ Yaa tuhaan.. apa lagi ini..??” katanya dalam hati.

Onew menatap mereka berdua, hatinya tidak rela melihat minho yang tiba-tiba memeluk nada di depan matanya, ia hampir saja memukul minho, namun ia masih dapat menahan emosinya.

Nada masih terdiam, ia tidak menjawab apa-apa, minho melepaskan pelukannya ia memandang nada. Kemudian ia menggenggam tangan nya, dan langsung membawa Nada keluar GOR.

Teriakan-teriakan di dalam GOR kembali ramai, para suporter minho maupun suporter gikwang tak henti-henti nya bersorak.

Melihat Nada, di bawa oleh minho keluar, onew segera berlari menyusulnya, di ikuti oleh ke empat teman-temannya.

TBC

P.S : Gomawoo yaa, buat yang udah baca ff geje ini. ( saya heran, makin kesini ff saya makin geje..) hohohohoho.. ^^ mohon maaf sebelumnya, karena untuk part taekwondo yang saya tulis disini agak kacau, karena sumber saya satu-satunya adalah wikipedia. pada pertandingan taekwondo yang sebenarnya, itu tidak ada komentator tapi saya nekat memasukkannya biar menambah suasana..*apaseh.. spesial thanks to Dhy ( gomawooo udah jadi my shoulder to cry on, saat aku lagi butuh someone to share.. gomawwwwooooo), buat nina ( gomawoo masukkanya ya, kamu bikin aku up lagi disaat aku down tadi..^^ gomawoooo), and buat anak kecil yang berpikiran mesum malem-malem tak lain adalah.. LANA..(gomawooo, for being my inspirations and for your support, i’m very appreciate that,,, gomawooooo)

Signature


This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • Open page LIBRARY if you miss some FF ^.^