LOVE’S WAY – ONE OF A KIND [1.2]

ONE OF A KIND

[1.2]

Author : Novi

”Bangun Hye Jin!”teriak Hyo Jin dikupingku.

”Aigoo..masih ngantuk…”jawabku dengan mata setengah terbuka.

Hyo Jin menarik selimutku dan menepuk-nepuk pipiku.

”Bangun…bangun…”serunya lagi.

Aku berusaha membuka mataku dan mengingat-ingat hari ini hari apa. Saat itu juga aku tersentak kaget. OMO hari ini ada festival, aku harus pura-pura sakit, aku tidak mau ke sekolah menggunakan hanbok itu, pasti aku akan terlihat sangat aneh. Aku kembali menarik selimutku dan memejamkan mataku.

”Ya!Hye Jin!”teriak Hyo Jin lagi.

Aku pura-pura tidak mendengarnya. Ah malas sekali harus ke sekolah hari ini dengan pakaian itu. Kenapa sih harus ada festival budaya segala. Aku sudah menghabiskan tabunganku untuk membeli hanbok itu hanya untuk festival budaya ini saja.

Hye Jin naik ke tempat tidurku dan kembali menarik selimutku.

”Hyo Jin, sepertinya aku sakit”kataku.

”Ah..kau pasti hanya ingin tidak ingin ke sekolah kan?ayo cepat bangun, pakai hanbok itu nggak sebentar, bangun cepat…”seru Hyo Jin sambil menarikku turun dari tempat tidur.

Aku terduduk di lantai kamar dengan wajah sangat kusut menunggu Hyo Jin mandi, Tak lama kemudian Hyo Jin sudah selesai mandi dan sudah mengenakan bawahan haboknya yang berwarna biru. Aku berjalan dengan malas menuju kamar mandi.

”Buka matamu…”seru Hyo Jin.

Dengan takut-takut aku membuka mataku dan melihat pantulan diriku dicermin. Aneh! Aku aneh sekali menggunakan hanbok ini.

”Aneh!”seruku.

Hye Jin mendesah pelan dan tersenyum.

”Kau cantik tau..tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa pada rambutmu habis rambutmu tidak terlalu panjang…”terangnya.

Baguslah untung rambutku pendek, tidak terbayangkan rambutku akan dibentuk seperti wanita korea jaman dulu yang sering aku lihat di drama-drama. Pasti aku akan tampak aneh. Kupandangi Hyo Jin sebentar dan dia sangat cantik menggunakan hanbok warna biru-putih, dia terlihat sangat dewasa dan berhubung rambutnya panjang maka rambutnya bisa dibentuk dan sungguh dia terlihat seperti Putri Korea jaman dulu.

”Kau cantik sekali…”seru ibuku masuk ke dalam kamar.

”Umma…pasti aku terlihat sangat aneh…”kataku.

”Anni…kau sangat catik…tersenyumlah..”katanya sambil merapihkan hiasan rambutku.

”Ayo kita pergi…”sela Hyo Jin.

”Annyeong….kami pergi dulu..”seru kami bersamaan begitu kami keluar dari pintu rumah.

Aku berjalan dengan perlahan-lahan karena aku takut jatuh, memakai pakaian ini membuatku susah untuk berjalan.

”Aduh…Hyo Jin…pelan-pelan jalannyya…”seruku padanya yang sudah berjalan mendahuluiku di depan.

Hyo Jin mundur dan berjalan disampingku.

”Naikkan ke atas rokmu seperti ini baru kau bisa berjalan…”

Hyo Jin menunjukan bagaimana cara berjalan dengan menggunakan hanbok, ternyata harus dinaikkan dulu sedikit di bagian samping baru kau bisa berjalan. Baru tahu aku. Pantas saja dari tadi aku susah berjalan. Di sepanjang perjalanan aku terus berpikir apa yang akan mereka katakan melihatku ya. Ada beberapa orang yang harus kuwaspadai jika melihatku. Key, Heechul sunabe dan Eunhyuk sunbae, mereka semua harus kuhindari karena pasti mereka akan meledekku habis-habisan, sudah terbanyang mereka tertawa terbahak-bahak melihatku menggunakan hanbok. Kami sampai di depan gerbang sekolah dan disana sudah penuh dengan murid-murid dan juga stand-stand dari setiap kelas. Aku melihat kesekeliling mencari 3 sosok yang harus kuhindari, sepertinya tidak ada.

”Kau mau kemana dulu?”tanya Hyo Jin padaku.

”Ke stand kelasku sepertinya….”jawabku sambil mengedarkan pandanganku kesekeliling mencari stand kelasku.

”Dari tadi kau melihat sekeliling terus mencari siapa sih?Taemin?dia datang sedikit telat tadi Jin Ki bilang begitu…”seru Hyo Jin sambil tersenyum mengejek.

”Mwo?”tanyaku dengan pandangan kesal.

Aissh, mulai lagi deh dia. Kenapa sih tidak ada sehari pun dia tidak meledekku. Hyo Jin mulai tertawa dan berlari pergi, dengan pakaian itu dia masih bisa berlari, aku jalan saja sudah susah apalagi berlari. Aku berjalan perlahan-lahan melihat ke setiap stand mencari stand kelasku. Aku terus melihat sekeliling takut ada 3 makhluk itu. Ternyata benar saja baru beberapa langkah memasuki area stand aku melihat dua orang sunbae aneh itu. Aku segera berbalik mencari jalan yang lain agar tidak berpapasan dengan mereka kalau tidak mereka pasti akan meledekku habis-habisan.

”Hye Jin-ah…”

Habislah aku, mereka memanggilku. Mereka berdua kemudian menghampiriku. Aku pun berbalik dan berusaha tersenyum.

”Annyeong sunbae…”sapaku.

Dan saat itu benar-benar habislah aku mereka tertawa terbahak-bahak melihatku. Sudah kuduga pasti reaksi mereka akan seperti itu. Ah rasanya ingin pulang saja. Aku memanyunkan mulutku dan memasang tampang marah. Mereka pikir mereka sendiri tidak aneh. Dasar sunbae-sunbae aneh!

”Jangan marah Hye Jin…kami Cuma bercanda kok…”terang Eunhyuk sunbae begitu melihatku sudah marah.

”Ne…kau cantik kok….”seru Heechul sunbae sambil mengacungkan jempolnya.

Aku masih terus memanyunkan bibirku menandakan aku masih marah.

”Ya…jangan marah dong…lebih baik kau ke stand kelas kami…disana ada Donghae juga kok…”ajak Enhyuk sunbae sambil menarik tanganku.

Benar juga aku ingin melihat Donghae Oppa mengenakan pakaian tradisional pasti dia sangat tampan. Aku sampai di stand kelas Eunhyuk sunbae yang juga stand kelas Donghae Oppa dan Heechul sunbae. Mereka menjual makanan khas korea. Hmm sepertinya enak-enak.

”Annyeong…Donghae Oppa…”seruku begitu melihat dia sedang menjual makanan kepada salah satu pengunjung. Festival ini terbuka untuk umum jadi banyak sekali pegunjung dari sekolah lain dari mulai SMP sampai SMA.

Dia tersenyum melihatku dan aku pun menghampirinya. Oppa tampak sangat tampan dengan pakaian tradisional warna coklat muda.

”Cantik…”pujinya sambil mengamatiku dari atas sampai bawah.

”Oppa juga sangat tampan…”seruku sambil mengacungkan dua jempolku dan tersenyum.

Akhirnya ada juga yang bilang aku tidak aneh mengenakan hanbok, aku memandang tajam ke dua sunbae disampingku, mengingatkan mereka bahwa aku masih marah karena hal tadi. Donghae Oppa tertawa.

”Pasti kau di ledek lagi ya oleh mereka…”

Aku mengangguk dan kulihat dua orang sunbae itu sibuk melakukan hal-hal yang aneh, pura-pura tidak mendengar. Mereka ini!

”Duduklah..”seru Donghae Oppa mempersilahkan aku duduk.

Aku melihat berbagai jenis makanan yang di taruh di atas meja untuk dijual. Bentuknya aneh dan aku tidak kenal, makanan apa itu.

”Let’s Eunhyuk teacher explain you…”seru Eunyhuk sunbae yang memperhatikanku sedang melihat makanan-makanan itu dengan wajah bingung.

Bahasa Inggrisnya lucu sekali sehingga aku pun tertawa.

”Ya!kau mengejek bahasa inggrisku…”seru Enhyuk sunbae lagi sambil menghampiriku.

”Anni…tadi kan sunbae juga meledekku…sekarang gantian…”kataku dengan senyum jahil.

Kulihat Eunhyuk sunbae cemberut dan berjalan ke pojokkan, ya ampun kasihan sekali wajahnya.

”Mianhe sunbae…Cuma bercanda kok…ayo jelaskan padaku…”bujukku padanya agar tidak marah lagi, aku menghampirinya dan menarik tangannya ke depan meja yang berisi berbagai jenis makanan.

”Eunhyuk tidak mengerti…lebih baik kau langsung mencoba saja…kesini…mau coba..”seru Donghae Oppa yang baru saja melayani seorang pembeli. Aku pun menghampirinya.

”Ya!Donghae!” seru Eunhyuk sunbae kesal dan ikut mengamhapiri Donghae Oppa.

”Ini coba..”Donghae Oppa mengambil sumpit dan menyuapiku.

”Bagaimana?enak?”tanyanya.

Aku mengunyah perlahan, lumayan juga rasanya sepertinya aku kenal makanan ini, apa aku pernah makan ya?mataku beralih pada makanan yang lain dan Donghae Oppa sepertinya memperhatikanku lalu mengambil makanan itu dan menyuapiku lagi.

”Enak….enak….”jawabku dengan mulut penuh makanan. Seharian di stand ini pasti asyik banyak makanan yang enak.

”Kalau yang itu bagaimana?”tanyaku sambil menunjuk makanan yang berwarna merah terang itu, sepertinya lezat. Donghae Oppa kembali mengambil makanan itu dan menyuapiku.

Eunhyuk sunbae yang berada disampingku juga jadi ikut mencoba makanan disitu.

”Kau yang buat ini semua Donghae?”tanya Eunhyuk sunbae sambil menyumpit makanan lagi padahal di mulutnya sudah penuh makanan.

”Ne…”jawab Donghae Oppa sambil tersenyum.

Wow jadi semua ini Donghae Oppa yang membuatnya, enak sekali. Ternyata Donghae Oppa pintar memasak. Tidak menyangka.

”Oppa keren…makanannya enak semua?”pujiku pada Donghae Oppa.

”Nah…yang ini aku memodifikasikan masakan luar dengan masakan korea…cobalah…”seru Donghae Oppa dengan semangat dan menyuapiku lagi.

Aku terdiam. Benar-benar enak, tidak menyangka Oppa begitu pintar memasak, dia bisa menjadi koki terkenal kalau begitu.

”Ya! Daritadi hanya Hye Jin saja yang kau suapi..”seru Eunhyuk sunbae di belakanku.

”Oh…Eunhyuk sunbae mau disuapi juga?”tanyaku kemudian mengambil sumpit dan menyumpit makanan berpura-pura hendak menyupainya tapi belum sampai kemulutnya sumpitnya kuarahkan kemulutku dan memakan makannya. Kulihat Eunhyuk sunbae hanya cemebrut. Aku dan Donghae Oppa pun tertawa melihatnya.

”Heechul sunbae mana?”tanyaku sambil melihat kesekeliling mencari sosok sunbae paling aneh itu, tapi tidak terlihat perasaan tadi masih disini. Eunhyuk sunbae dan Donghae Oppa pun ikut melihat kesekeliling stand mencari Heechul sunbae.

”Mungkin sedang persiapan drama…”kata Donghae Oppa.

Oh ya benar mungkin dia pergi ke ruang teater, Heechul sunbae kan bertanggung jawab terhadap pementasan kali ini. Waktu itu aku ditawari untuk ikut tapi aku menolak, karena kalau aku ikut drama aku tidak bisa menikmati festival ini dan pasti tidak bisa makan makanan seenak ini. Namun tiba-tiba Heechul sunbae masuk ke stand.

”Eunhyuk cepat bantu aku!”serunya.

Sepertinya dia sibuk sekali. Eunhyuk sunbae dengan malas menghampirinya.

”Mwo?”tanyanya.

”Ikut aku cepat!”kata Heechul sunbae lagi sambil menarik tangan Eunhyuk sunbae dan mereka pun menghilang.

”Donghae Oppa tidak ikut?”tanyaku padanya, biasanya dia selalu ikut mereka.

”Anni…aku mau jaga stand saja…”jawabnya sambil merapihkan letak makanan-makanan itu.

Aku mengambil lagi sepotong telur dadar yang ada di priring diam-diam. Aku sudah menghabiskan banyak makanan kali ini. Mianhe Oppa habisnya enak.

”Ya…Hye Jin..habislah makananku…”kata Oppa.

”Mianhe…habis enak…”jawabku sambil tersenyum.

Tak lama kemudian seseorang masuk ke stand dan menghampiri Donghae Oppa, siapa dia?saat kuperhatikan lagi ternyata itu Siwon sunbae. Aigoo, dia tampak sangat berbeda dengan pakaian tradisional. Siwon sunbae terlihat sangat tampan, dia tampak seperti seorang pangeran Korea menurutku. Aku baru sadar Siwon sunbae sangat tinggi begitu melihatnya berdiri disamping Donghae Oppa dan Donghae Oppa jadi terlihat pendek padahal Donghae Oppa lebih tinggi dariku. Pantas saja semua murid-murid perempuan disini tergila-gila padanya. Sangat tampan dan tinggi. Almost perfect.

Dia mengamatiku sekilas dan tersenyum.

”Siwon….ini Hye Jin…”Donghae Oppa mengenalkanku padanya.

Aku tersenyum dan membungkuk.

”Annyeong..joneun Hye Jin-imnida…”

”Annyeong….Siwon-imnida…”dia tersenyum dan membungkuk.

Kenapa setiap bertemu dengan dia selalu perasaan ini yang muncul?kenapa sih aku selalu merasa seperti sudah dekat sekali dengannya. Dia seperti orang yang aku kenal sejak dulu. Donghae Oppa sibuk mengobrol dengan Siwon sunbae entahlah apa yang mereka bicarakan. Sebaiknya aku kembali ke stand kelasku, pasti teman-teman akan marah kalau aku tidak datang. Aku pun berpamitan pada dua sunbae ini.

”Aku duluan ya…annyeong sunbae…”kataku sambil tersenyum dan beranjak dari tempat itu.

Nah ini stand kelasku. Kulihat banyak sekali murid-murid kelasku disana. Stand kelasku berisi kerajinan khas Korea. Aku melongok ke dalam stand mencari sosok orang yang harus kuhindari juga hari ini. Ada dia tidak ya?ah malas sekali kalau ada dia.

Tiba-tiba seseorang menepuk bahuku dan saat aku menoleh, habislah aku.

”Ngapain kau?”katanya begitu melihatku.

Kemudian dia memperhatikanku dari atas sampai bawah dan benar dugaanku dia juga tertawa. Key!lihat saja kau!

”Aneh sekali kau!”katanya lagi.

”Ya!kau pikir kau juga tidak aneh!”seruku.

”Kalau aku sih tampan!”jawabnya sambil berlalu masuk ke stand.

Dasar cowok yang terlalu percaya diri! Tampan!kasar lebih tepatnya. Tapi memang sih kulihat dia cocok-cocok saja memakai pakain tradisional itu dan kulihat teman-teman yang lain juga terlihat cocok, sedangkan aku tampak sangat aneh.

”Hye Jin kau jaga stand ya?”kata salah satu temanku.

”Ne..”jawabku langsung.

”Sama Key…”lanjutnya.

”Mwo?Mworago?”seruku.

Apa aku harus menjaga stand dengan orang aneh itu. Hah!ujung-ujungnya pasti bertengkar. Aigoo, aku tidak mau kalau dengan dia.

”Ya…Hye Jin ayolah….Cuma sebentar kok…arasso?”katanya lagi sedikit memaksa.

Aku pun mengangguk lemah. Ah sial!kenapa harus bersama dia seharian ini. Bikin emosi saja dekat dengan dia. Sekarang teman-teman sudah banyak yang keluar stand untuk melakukan kegiatan mereka masing-masing. Aigoo!terjebak bersama dia disini. Kulihat dia duduk di pojokkan mengenakan headphonenya dan memejamkan matanya. Apa yang dia lakukan?tidur? dasar babo!dia menyuruhku menjaga stand sendirian begitu. Ah aku kan mau lihat pentas seni. Apalagi Rae Na akan tampil main sitar, aku tidak pernah menyangka kalau temanku yang satu itu pintar bermain sitar. Sepertinya aku baru menyadari bakat teman-temanku hari ini seperti Donghae Oppa yang baru aku sadari pintar memasak. Dasar Key!sekarang aku hanya terududuk sambil melihat orang-orang yang lalu lalang. Ah bosan sekali.

Sudah 30 menit, aku mulai bosan dan Key masih saja tidur dengan enaknya. Aku sudah tidak tahan lagi melihatnya.

”Ya!bangun kau Key!”teriakku pada Key yang sedang tidur. Kulepaskan headphone yang dia pakai.

”Aisshh!Hye Jin!aku mau tidur tau!”teriaknya padaku.

”Enak saja kau!aku disuruh menjaga stand sendiri sedangkan kau tidur!Babo!”teriakku lagi.

”Sudahlah kau saja!aku mau tidur tau!”seru Key lagi dan dia mengambil kembali headphone tadi dari tanganku dan menggunakannya kembali lalu pergi ke pojokkan dan melanjutkan tidurnya kembali.

Aisshh!sial sekali aku hari ini harus seharian bersama cowok aneh ini. Aku duduk di depan meja yang memajang kerajinan tangan yang dibuat sambil berpangku tangan. Pasti ramai sekali di lapangan karena ada pentas seni, aku ingin sekali kesana, sebenarnya bisa saja aku kesana si babo ini sedang tidur pasti dia tidak tahu kalau aku pergi tapi kalau terjadi sesuatu pada stand ini pasti aku yang akan disalahkan oleh anak-anak sekelas.

Tiba-tiba seorang laki-laki masuk, kurasa dia bukan murid karena dia memakai jas dan kurasa dia juga bukan anak dari sekolah lain karena wajahnya sangat dewasa, kurasa dia kuliah atau semacamnyalah, dia terlihat melihat-lihat kerajinan tangan kami. Aku menghampirinya dan menyapanya.

”Annyeonghaseyo…”sapaku tapi dia diam saja dan terus saja berjalan melihat kerajinan yang lain. Sungguh tidak sopan sekali dia.

”Apa ini tidak berseni!”serunya sambil mengambil sebuah kerajinan tangan.

”Mwo?”tanyaku masih berusaha sopan.

”Tidak berseni!ini yang dijual!”katanya lagi.

Ya ampun orang ini sungguh tidak sopan, maunya apa sih?kalau tidak mau beli tidak usah menjelek-jelekkan segala, setidaknya ini hasil karya kami.

Dia mengambil barang yang lain.

”Ini juga!aigoo…sekolah ini memang tidak berseni…harusnya dari dulu aku kesini…”serunya lagi.

Apa sih yang dia bicarakan!

”Ya!kalau tidak mau beli tidak usah seperti itu!”kataku.

Key POV

Berisik sekali sih dia, apa dia masih kesal aku tidak mau membantunya menjaga stand. Apa dia tidak tahu tadi malam aku baru bisa tidur jam 3 pagi, aku mau melanjutkan tidurku lagi. Aigoo, berisik sekali dia. Kulepaskan headphoneku dan melihatnya sedang berdebat dengan sesorang, aku berusaha memfokuskan pandanganku pada orang itu dan aku langsung terkejut melihatnya.

”Mwo!”teriakku begitu melihat pria itu.

Hye Jin benar-benar selalu mencari masalah saja kali ini dengan orang itu. Aku bangun dan segera mengahmpirinya.

”Hye Jin..minta maaf…”kataku padanya.

”Mwo?”tanyanya. Ah dia selalu saja.

Kutarik tangannya untuk membungkuk minta maaf.

”Mianhe seosangnim…”aku meminta maaf atas kelakukan Hye Jin pada pria itu.

”Seosangnim?”seru Hye Jin padaku kemudian dia melihat ke arah pria itu lagi dengan tatapan bingung namun akhirnya dia membungkuk dan minta maaf.

”Jeongmal mianhe seosangnim..”kata Hye Jin.

”Annyeong Key..”katanya padaku sambil tersenyum tipis dan beranjak pergi.

Aku kembali ke tempat dudukku dan mengenakkan headphoneku lagi dan berusaha memejamkan mataku lagi, tapi ternyata tidak bisa. Gara-gara tadi berisik sekali aku jadi tidak mengantuk lagi.

”Key…dia seosangnim?” tanya Hye Jin.

”Ne…dia guru baru disini…Namanya Jang Geun Suk…lulusan amerika mengambil seni…dia akan jadi guru seni yang baru…”jelasku.

Kulihat Hye Jin mengerutkan keningnya.

”Orang seperti dia?kau tahu darimana?”tanya Hye jin lagi.

”Ayah yang bilang…yah walaupun begitu…terima saja…”jawabku.

”Dia sama sepertimu…kasar!”kata Hye Jin lagi.

”Aishh!paling tidak aku tidak pernah menghina hasil karya orang lain…”seruku. Enak saja dia bilang aku kasar.

Aku melepaskan headphoneku dan menghampirinya.

”Kau tidak bosan apa?”tanyaku padanya.

”Ya!aku sangat bosan apalagi kau hanya tidur begitu dan aku disuruh menjaga sendirian!”serunya.

Aku tertawa melihat ekspresi marahnya. Dia sangat lucu jika sedang marah. Itu yang aku suka darinya. Aku senang membuatnya marah, karena dia akan sangat lucu saat itu dan Itu yang membuat aku menyukainya, sangat menyuakinya.

”Kenapa kau tersenyum sendiri?dasar aneh!”katanya lagi.

”Anni..mau lihat pentas seni tidak?”ajakku padanya.

Dia berpikir sebentar.

”Bagaimana dengan standnya?”tanyanya padaku.

”Ditutup saja!”jawabku.

Dia terlihat bingung.

”Ayo pergi…”ajakku sambil menarik tangannya. Kami pun keluar dari stand itu.

Hye Jin POV

”Jangan tarik tanganku!”seruku padanya berusaha melepaskan tangannya yang menarikku.

”Aku bisa jalan sendiri!”lanjutku.

Dia pun melepaskan tangannya dan berjalan disampingku. Masih sulit berjalan menggunakan hanbok ini beberapa kali aku terpeleset karena menginjak roknya dan Key selalu membantuku agar tidak terjatuh. Tapi aku tidak mau terus dipegangi olehnya.

”Hati-hati…”katanya begitu melepaskan pegangannya.

Aishh!rasanya aku ingin ganti baju saja, repot sekali.

Aduh!kepleset lagi. Key kembali membantuku berdiri.

”Sudah kubilang…pegang tanganku…”katanya.

Aku melihatnya beberapa saat dan dengan sedikit ragu aku berpegangan padanya.

Taemin POV

”Apa aku sudah rapih Taem?”tanya Jin Ki hyung padaku.

”Kau tampan hyung”seruku padanya dengan tersenyum.

Gara-gara Jin Ki hyung terlambat bangun dan belum menyiapkan pakaiannya jadilah kami datang terlambat. Selalu saja begitu Jin Ki hyung.

”Kita kemana dulu?”tanyanya padaku.

”Pentas seni dulu…”jawabku sambil berjalan mendahuluinya. Sebenarnya ada satu orang yang ingin aku temui lebih dahulu tapi karena bersama Jin Ki hyung aku tidak bisa menemuinya sekarang tapi dimana dia?

Aku melihat seseorang mirip Hye Jin, saat aku lihat lagi. Ya itu Hye Jin tapi kenapa dia bersama Key hyung. Aku memperhatikan mereka dan kulihat Hye Jin menggandeng tangan Key hyung. Apa mereka sedekat itu?pikirku.

Aishh!kenapa aku harus marah melihatnya, aku bukan siapa-siapanya. Peduli apa aku dengannya.

”Hyung..aku tidak jadi kesana”seruku padanya dan berbalik pergi. Mianhe hyung aku tidak mau kesana. Perasaanku sedang tidak enak.

”Taem!”teriak Jin Ki hyung tapi aku terus saja berjalan. Aku malas kesana.

TBC

p.s: Aku potong lagiyak onn.. kekeke.. kepanjangan soalnya ^^

-Lana-


Signature


This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • Open page LIBRARY if you miss some FF ^.^
Advertisements

17 thoughts on “LOVE’S WAY – ONE OF A KIND [1.2]”

  1. bener2 ini FF….bikin penasaran skali……….ajib……..
    itt Key walopun kasar tp keliatan ganteng/……..*yaiyalah……..*
    jd pgen brpaling ke Key……..hhhhhhehehehehehe
    Lanjut!!

  2. jang geun suk jadi songsenim? wah, wah, wah,…kalo dosenku si jang geun suk, aku mau di kampus trus sampe kampus tutup **ngarep** ^^

    tapi mantep banget nih FF. aku suka peran Key di situ ^^. nice job buat author-nya ^^

    lanjutannya jangan lama2 yaaa…

  3. baguuuss ^^

    bayangin ichull, unyuk, hae, key, siwon, taemin, ama onyu pake hanbok..
    ih cakeep and uchul kaya.x.. >_<

    ada oppaku d sini, oppa JGS *ngaku2 hehe*

    nanti hyejin sama syapa jadinya yaa?
    key, taemin atau hae?

  4. Eh, oppaku ikutan maen juga ya?
    Jang geun seok oppa kok nyasar ke sini ?
    Ckckckck ..
    Beneran deh, bikin penasaran ni ff ..^^

  5. wah ni ff keren banget deh..
    makin cinta ma ni ff.. 🙂
    wah pasti anak SHINee ma donghae cakep2 bgt y..
    next part jangan lama2 y.. hehe

  6. AYO LANJUTANNYA~~~~
    aish ini ff yg aku suka banget XD hye jin sama key aja~ taem sama aku~ [lho?] XD /PLAK

  7. @dhikae:gumawo udah baca ^^…di tunggu lanjutannya 🙂

    @tsaesalvation: annyeong..aku baru liat kamu…salam kenal^^
    gumawo udah baca 🙂

    @PeppermintLight: gumawo udah baca ^^, iya pasti asyik kalau gurunya Oppa JGS…kekeke

    @thia1324: annyeong salam kenal ^^…pasti mereka ganteng-ganteng…kekeke…gumawo udah baca 🙂

    @Tooofu: ne..ne…gumawo udah baca ^^

    @Ayumivaza: iya Oppa JGS aku masukin…habis temenku pengen ngefans banget sama dy…hehehe..gumawo udh baca ^^

    @leoonew.. : pastinya mereka ganteng-ganteng ^^, gumawo udah baca 🙂

    @han ha joon :D: Gumawo udah baca^^ gak boleh Taemin sama aku…kekeke

  8. Ya ampuun, sumpah..
    Ngiriii bgd sm hye jin..
    Udah donghae, taemin, key pula.. Ngirii bgd.. ^^
    Authornya keren, cara dy menggambarkan suasana festival,feel nya masuk bgd..
    Kereeeeen lah pokoknya..
    5 thumbs up!!!
    ^^

  9. HOAAAAAAAAAAA Taemin, kau sedang jatuh cinta, nak! ^^
    So Sweet amat deh Key o-o

    Penasaran hmmm~
    Lanjut baca aja deh kekeke *ngacir*

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s