TOCHI – Part 1

TOCHI

Cast :
Choi Minho SHINee / Incendiu
Kang Siyoung/ you
Kim Key bum SHINee / Dzayn
Lee Jinki/ Onew SHINee / Vady
Kim JongHyun SHINee / Povitrya
Lee Taemin SHINee / Lumina
Shin Hyosoo / me
Nichole / Saihi Fenrir (kalau yang ini aku pake nama girlband cz udah g kepikiran nama korea lagi)

“Cerita ini terinspirasi dari anime jepang PRETEAR, seru aja bayangin kalau yang main itu para member SHINee dan juga ada cerita yang mirip-mirip harpot. Cerita ini agak sedikit menghayal karena memang jauh dari kehidupan nyata.”

Synopsis :
Saat kegelapan menyelimuti bumi, seorang Saihi Fenrir akan datang ke bumi dan berusaha menguasai bumi. Untuk mencegah semua itu terjadi para kesatria langit turun kebumi untuk melindungi dan mempersiapkan seorang Tochi (orang terpilih yang akan menhancurkan Saihi Fenrir)di bumi.

*****

Author pov.

Lima pemuda tampan memandangi seorang gadis yang sedang menaiki sepeda dari langit. Gadis itu baru pulang dari sekolahnya.
“ apa mereka tidak salah pilih orang?”.tanya seorang pemuda yang paling tinggi ragu.
“ne, dia terlihat biasa-biasa saja”. Sahut seorang lagi meremehkan.
“Dzayn, apa yang kau katakana. Dia terlihat begitu manis”. Sela pemuda yang lain lagi.
“aku setuju denganmu Vady, dia sangat manis. Aku rasa menjaga dan mengajarinya tidah akan sulit”. Seorang yang paling pendek menyahut.
“aku rasa dia akan menyenangkan”. Seoarang yang terlihat paling muda dan cute menambahkan.
“pasti kau berfikiran akan mengajaknya bermain Lumina, eh?”. Kata pemuda yang paling tinggi tadi.
“kya…..aku bukan anak kecil lagi, aku hanya merasa dia memang pantas menjadi seorang Tochi”. Kelak Lumina.
“sudahlah,,,,,,saatnya kita menemuinya. Ini tepat hari ulang tahunnya yang ke-17 itu artinya dia terbebas dari lindungan orang tuanya”. Kata Dzayn,
“dan memiliki kekuatan sebagai Tochi”. Sambung Povitrya.
“Saihi Fenrir juga dapat menyakitinya sekarang”.tambah Vady.
“Gatcha……..”. ajak Lumina.

And of Author pov

Your pov

Nanti malam tepat jam 12 nanti aku ulang tahun yang ke-17. aku sangat semangat hari ini bahkan aku sampai tidak mersa mengayuh sepeda.
`ciiitttttttttttttt”.aku menarik rem sepedaku dan terperosot turun dari pedal sepedaku. Lima pemuda dengan pakaian seperti karnaval tahunan mecegatku sekarang . mulutku menganga terbuka. ‘mereka ini makhluk dari mana?’. Mereka semua hanya tersenyum melihat ekspresiku. Aku tersadar dan berusaha mengembalikan diriku yang rasanya berada di alam mimpi tadi.
‘kalian ini siapa? Apa aku punya urusan dengan kalian?”. Tanyaku tegas.
“kau ingin berkenalan satu-satu dengan kami?”. Mereka mendekatiku yang masih dalam keadaan menggagahi sepedaku. Sekarang aku benar-benar takut` jangan-jangan mereka mau bermaksud jahat padaku’. Aku menoleh ke samping kanan dan kiri `kenapa hari ini jalanan sepi ya’.
“apa yang kau cari?”. Tanya cowok yang paling muda itu kepadaku.
“aku………….ehm…maksudku. kalian belum jawab pertanyaan”. Jawabku semakin gugup.
“baiklah akanku perkenalkan padamu satu persatu dari kami”.jawab seorang pemuda yang terlihat agak tua dari yang lain.
“namaku Vady, aku seorang ksatria air dan ini……”menunjuk laki-laki tinggi disampingnya.
”Incendiu, dia ini kesatria api”.cowok yang bernama in…in…apalah itu hanya memasang muka datar.
”yang ini….”kali ini menunjuk pemuda yang satu lagi.
”Dzayn, dia ksatria suara”.sebuah senyum simpul muncul diwajah pemuda yang bernama Dzayn.
”Kalau yang ini Povitrya”.`yang ini lebih susah lagi namanya’. Dia tersenyum padaku.
‘nah,,,kalau yang ini”. Dia mau menunjuk pemuda terakhir tapi gak jadi kerena pemuda itu langsung datang padaku dan menarik tanganku, memaksa untuk berjabat tangan dengannya.
“perkenalkan namaku Lumina, aku kesatria cahaya”.dia tersenyum ceria padaku, aku melepaskan tanganku perlahan.

‘apa-apaan ini, hanya satu yang aku fikirkan tentang mereka…….”orang gila”kali ini aku menucapkannya dan hendak menggenjot sepedaku lagi. Aku melewati mereka berlima tapi,,,,,,,,,,,,,didepanku sekarang sudah ada api yang mencegatku.aku mulai kesal kali ini, memalingkan wajahku kearah mereka berlima tapi mereka sudah tidak ada ‘dimana mereka?’pikrku aku menghela nafas ‘untung mereka sudah pergi’. Aku membalikkan wajahku kedepan.
“kyaa~”mereka berlima sudah ada di depanku lagi.”baiklah……apa mau kalian”. Kataku menyerah.
“kau sama sekali tidak tau apa-apa ternyata…….tapi ayahmu tahu segalanya!”.kata Dzayn.
“ayahku?” tanyaku bingung.
“iya, oleh karena itu ajak kami pulang bersamamu, semua orang akan mengira kami gila berkeliaran dengan pakaian seperti ini”. Jelas pemuda yang namanya paling susah disebut.
“mereka memang benar”.jawabku meurut logika.
“apa kau bilang”. Sahut pemuda yang paling tinggi dengan muka serem.
“aku kan hanya berkata apa yang aku fikirkan……tapi kalau kalian mau ikut pulang denganku. Kalian mau naik apa? Rumahku masih jauh dari sini”.aku sudah tidak tau harus berbuat apa kecuali membawa mereka pulang.
Mereka berlima saling memandangi satu sama lain`sangat mencurigakan’. Aku menatap mereka tak paham. Mereka tersenyum dan dengan bersamaan mereka semua meletakkan tangannya diatas pundak kanan-kiriku.
Aku tidak merasakan apa-apa.hanya……..aneh. aku sekarang sudah berada didepan rumahku`Magic’. Aku terbelalak bingung.
Dua dari mereka Lumina dan namanya yang paling susah menggeretku dan membiarkan sepedaku rubuh begitu saja. Dan tiga lainnya mengikuti masuk kedalam rumahku.

End of your pov

Sedikit cerita :
Setelah umma Kang Siyoung meninggal karena dibunuh Saihi Fenrir, appanya menikah lagi dengan janda kaya raya yang memiliki satu putri seumuran Kang Siyoung. Namanya Shin Hyosoo. Jangan dikira Siyoung appa matre, dia menikahi janda itu karena janda itu yang tergila-gila pada Siyoung appa. Dan juga sangat sayang dengan Siyoung.

~Flash back~
15 tahun yang lalu.
Author pov
“ Kang Siyoung! Kemari sayang !”. seorang perempuan sedang menengadahkan tanganya, mengisyaratkan anaknya untuk berlari kearahnya. Saat anak itu hampir sampai, anak itu seolah akan jatuh. Dia bergegas dan memeluknya, mereka berdua tertawa bahagia.
Tiba-tiba cuaca jadi berubah buruk, awan mulai gelap seperti mau hujan. Perempuan itu terlihat cemas, dia melihat sekitar taman. Orang-orang bergegas pulang dari taman. Diapun juga ingin mengajak anaknya pulang, tapi langkah mereka tertahan saat seorang perempuan muda berpakaian serba hitam berdiri didepan mereka.
“siapa kau?” Tanyanya cemas
“kau tidak perlu tahu siapa aku, aku tidak punya urusan denganmu. Sebaiknya kau cepat menyingkir atau kau akan celaka bersama anakmu” kata perempuat yang baru dating dengan nada santai.
“anakku?……..tidak akan kubiarkan kau melukainya” perempuan itu mundur kebelakang bersama anaknya.
“kalau begitu jangan salahkan aku” perempuan itu menggerakkan tangannya kearah perempuan yang berdiri membelakangi anaknya.
Dia seperti terdorong oleh sesuatu dan terpental jauh dari dari anaknya.
“ini saatnya membunuhmu, menghancurkan jiwa yang tak berdosa adalah kunci untuk menjadi seorang Saihi Fenrir” ucap perempuan itu kapada anak yang sekarang berdiri sendirian tak tahu apa-apa.
“aku akan menghancurkan dunia dengan menjadi Saihi Fenrir dan akan membalas sakit hatiku” dia melakukan sebuah serangan kea rah anak itu tapi mendadak umma dari anak itu menghadang dan memeluk anaknya sampai akhirnya dia yanga menerima serangan itu.

End of Author pov

Your appa pov

Kepergiannya terlalu cepat, rasanya baru kemarin aku bertemu dengannya dan sekarang aku berada dipemakamannya. Aku meninggalkan Siyoung anakku dirumah bersama dengan keluargaku kami yang menjaganya. Aku berdiri cukup lama disamping makam istriku. aku merasakan kahadiran seseorang.
“kematian istrimu bukanlah takdirnya, tapi kematian istrimu juga yang membawa takdir baru untuk anakkmu”
Aku menatapnya aneh `apa yang pria ini bicarakan, aku masih berkabung dan dia balah berbicara hal-hal aneh seperti itu’
“aku tahu kau tidak akan percaya dengan apa yang aku katakan, tapi jika kau menyayangi anakmu tolong dengarkan aku” sungguh aku tidak mengabaikannya kalau itu menyangkut anakku.
“kematian istrimu disebabkan oleh ksatria langit yang sekarang sudah menjadi Saihi Fenrir, itu juga karena istrimu” sungguh aku sama sekali tidak mengerti apa yang pria ini bicarakan tapi aku hanya mendengarkan dalam diam.
“kerena cinta istrimu yang kuat terhadap anakmu memberikan efek yang luar biasa pada Nichole. Dia menjadi seorang Saihi Fenrir yang sangat kuat” sambungnya.
“Terus apa hubungannya dengan anakku?”tanyaku masih tidak mengerti.
“ada, efeknya bukan hanya pada Nichole tapi juga anakmu……
Anakmu juga meneriama kekuatan yang sama besarnya dengan Nichole, hanya dia yang nantinya”jelasnya.
“jadi maksudmu kau ingin dia melawan orang itu, dia masih anak-anak umurnya bahkan kurang dari tiga tahun” bantahku sedikit emosi.
“tidak sekarang, Nichole juga butuh waktu yang tepat saat kegelapan benar-benar menyelimuti bumi, baru dia akan menghancurkan bumi dan itu akan terjadi tepat setelah berumur 17 tahun saat dimana kekuatanya muncul” kali benar-benar panjang ucapannya.
“dan pada saat itu juga aku akan mengirim lima ksatria langit untuk menjaga dan membantu anakmu.
“apakah anakku akan selamat melawannya?”dia tidak menjawab dan hanya tersenyum kemudian menghilang begitu saja.

End of Your Appa pov and ~flash back too~

Your pov

Aku menatap langit-langit kamarku. Aku merenungi apa yang dijelaskan appa dan lima orang aneh tadi.
~kau adalah seorang Tochi yang akan melawan Saihi Fenrir
Nama kami terlalu susah bagimu, panggil saja nama manusia kami
Choi Minho, Kim Kibum, Lee Jinki, Kim Jonghyun dan Lee Taemin.
Kami akan melindungi dan membantumu~

Perkataan mereka masih teringat jelas di kepalaku. Aku memandang jam mejaku, sebentar lagi jam 12, umurku sudah 17 tahun dan kata mereka kekuatanku akan muncul. Aku sungguh penasaran.
`tok’ bunyi jarum jam yang tepat menunjukkan angka 12, aku menunggu apa yang akan terjadi padaku. Hening beberapa saat dan aku samasekali tidak merasakan apapun .`mereka pasti bohong, pasti ini sejenis surprise ultah buatku’ aku mulai tenang dan perlahan tidur.

*****

Esok paginya,
Aku membuka mataku, menguap malas. Aku mengubah posisiku menjadi duduk diranjang sekarang.
“aku yakin mereka kemarin hanya mengerjaiku. Dan pasti sekarang kelima pemuda itu sudah pergi dari rumah ini” ucapku pada diri sendiri.
Aku bergegas masuk kamar mandi dan turun untuk sarapan.

*****
“kya!!!!!!kalian masih disini?” tanyaku kaget saat tiba diruang makan. Mereka berlima sedang duduk di kursi, menikmati hidangan yang ada dimeja.
“Anneyong Siyoung!” sapa Taemin.
“oh..ya…seangil chukka hamnida” sambung Jonghyun.
“tadi, appamu bilang kalau dia akan menyusul ummamu di New York ada pekerjaan mendadak” tambah Jinki
“dia tidak tega membangunkanmu jadi tidak sempat berpamitan denganmu, appamu juga bilang kalau unniemu akan pulang hari ini” sahut Kibum
`huh- apa? Appaku meninggalkanku bersama lima orang aneh dan unnieku yang kurang akrab denganku dan lagi tidak mengucapkan selamat ultah buatku’ pikirku dalam hati
Aku sungguh sangan kesal hatiku rasanya panas sekali dan……….
‘pryang’ aku menoleh kaget,sebuah Vas bunga yang tadinya ada dimeja sekarang pecah dilantai. ‘apa yang terjadi Vas itu jatuh sendiri?’
“sudah kuduga akan seperti ini” kata Minho yang masih asyik dengan sarapannya tanpa melihat kearahku.
“dia tidak bisa mengendalikannya” sambungnya.
“ah hyung……dia belum terbiasa ini baru pertamakali untuknya” bela Taemin. entah kenapa ini orang satu sangat perhatian padaku.
“tapi semalam aku tidak merasakan apapun” ucapku setelah sekian lama terdiam.
“apa?” kali ini Minho menatapku.
“kau berharap akan mersankan sengatan listrik seperti difilm-film yang kau lihat” sambungnya dan kembali fokus pada sarapanya lagi.
“ha…ha..ha…..kau membuatku tertawa Minho” kata Kibum dengan suara tertahan.
“sengatan listrik darimana kau dapat fikiran itu, Siyoung-ah kau tidak mersakan apapun karena kekuatan itu sebenarnya sudah ada sejak dulu” lanjut Kibum dengan nada mulai normal.
“sudahlah…..
Jinki memegang pundakku dan mendudukkanku disamping Minho karena hanya tinggal satu kursi kosong. Minho bahkan tidak melirikku ‘aish…orang ini’ kesalku dalam hati
“makanlah dulu!” suruh Jinki padaku, sikapnya seperti seorang oppa bagiku.

To be continoud

Signature


This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^ (SHINee Toplist)
  • Open page Talk Talk Talk if you want to talk out of topic
  • Open page LIBRARY if you miss some FF ^^

14 thoughts on “TOCHI – Part 1”

  1. wuahhh crita fantasy yah…
    agak bingung awlnya ma nma castnya
    tpi akhirnya ngrti jg…kekeke
    kereeen…
    lanjutkan

  2. wahh seru seru…

    pertama rada bingung sama tokoh-tokohnya..
    tapi lama-lama ngerti kok *reader lemot hehe*

    jadi kekuatan siyoung apa?? *sekali lagi saia Lemot haha*

    kekuatan siyoung kalau marah baru keluar? gitu bukan?
    *sotoy bgt >_<*

  3. biarkan saya mengkhayal…

    tapi two thumbs up buat nih ff. keren abis! suka banget sama cerita fantasinya!

    masih bersambung y? ditunggu lanjutannya ya!

    nice job!

  4. aaahhh… fantasi FF.. !
    sedikit mirip harry potter n dr. RIn nya (komik) hehehe..
    but i like it..
    cuma sedikit susah ngapal nama2 nya..
    ribet..
    khehehe~~..

    lanjuutt aaahh,,,,,,,,,,,,,
    n_n

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s