GRANDPA, GRANDPA – Part 2

GRANDPA, GRANDPA

Part 1

Main cast : Key SHINee

Supported cast : SHINee, imaginary character

“APA???!!! Jadi dia nggak balik sampe nih makanan dingin cuman gara-gara menuhin tantangan kamu?!” Jong Hyun berseru nggak percaya. Min Ho terpaksa mengangguk. Dia sendiri cemas. Kok Key nggak balik-balik ya? Kemana tuh anak? Aneh banget kalo dia malah nge-date dadakan sama tuh cewek blasteran (weleh, emang tajem mata si Min Ho, dari jarak jauh dia udah nerka kalo tuh cewek blasteran). Min Ho berkali-kali ganti posisi duduk. Dia ngerasa bersalah udah ngerusak liburan SHINee.

Handphonenya nggak diangkat lagi, ck…” Onew berdecak menutup ponselnya. Si Key juga ada-ada aja sih, mau-maunya nurutin tantangan kayak gitu.

“Kita lapor polisi aja,” usul Tae Min.

“Nggak bisa, mesti 1 x 24 jam dulu baru bisa lapor,” jawab Jong Hyun.

Semua diam.

“Maaf,” ujar Min Ho akhirnya. Semua personil SHINee memandangnya. Kemudian mereka tersenyum dan menepuk pundak sobat mereka itu.

“Nggak ada yang nyalahin kamu,” ujar Jong Hyun.

“Tapi gimana kalo tuh cewek ternyata gembong penculik?” Min Ho masih nggak bisa lepas dari rasa bersalahnya. Yang lain ketawa.

“Mudah-mudahan nggak kecuali dia membuka samarannya,” Onew menenangkan. Min Ho ngerasa sedikit terhibur. Untung hari itu mereka nyamar jadi old man. Coba kalo mereka nyamar jadi cewek pake seragam sekolah? Si Key sukses banget samarannya. *Bletak.

Di tempat lain, Alexis, yang ternyata nama si cewek blasteran itu, ngajak ‘kakeknya’ makan di restoran vegetarian sekaligus restoran organik yang ada di daerah itu. Key masih belum bisa menghilangkan ekspresi malunya karena tadi Alexis nangkep bunyi di perutnya yang nandain kalo Key belom makan siang.

“Grandpa mesti makan yang sehat kayak gini nih. Semua serba seger, mulai dari sayuran sampe buahnya. Emang mahalan sih, Grandpa. Tapi sebanding sama gizinya,” ujar Alexis setelah memesan makanan.

“Gomawo, Alexa…” Key nggak tahu mau ngomong apa.

“Alexis, Grandpa. Lagian Grandpa juga biasanya manggil Lex kok!” ralat Lex tersenyum. Key diam. Kemudian mereka menikmati makanan yang disajikan tanpa suara. Key makan dengan lahap. Otaknya lagi nggak mau mikirin gimana selanjutnya. Key lapar total. Mana hari sudah sore lagi. Akhirnya Key mutusin untuk mencoba perannya sebagai kakek.

“Gimana sekolah kamu, Lex?” tanyanya membuka percakapan.

“Asyik-asyik aja, Grandpa. Cuma kurang seru. Nggak ada saingan. Gampang banget dapet ranking satu. Jadi rada ngebosenin,” ujar Lex di sela-sela makan. Key bersungut dalam hati. Sombong betul sih ini anak?? Key jadi inget susahnya ngebagi waktu antara kuliah dan karirnya di SHINee. Diam-diam dia sirik setengah mampus sama Lex.

“Gimana, Grandpa? Setuju nggak sama usul aku tadi?” tanya Lex.

“Hah? Usul yang mana?”

“Grandpa ikutan aja ke Amerika! Tinggal bareng Mom, Dad, sama Kenny. Lagian Grandpa betah amat sih di panti. Penghuninya kan orangtua semua,”

Ya iyalah orangtua semua, kalo anak muda semua namanya kafe, tahu! Huh!

“Lihat tuh, Grandpa makin kurus deh,” Lex memandang prihatin.

Ya iyalah, aku tuh bukan kakek kamu, tahu! Kamunya aja yang nggak beres! Huh!

“Grandpa masih suka main biola? I miss your violin play!”

Nggak bisa main biola! Aku bisanya nyanyi, sama…nge-dance. Nah lho, mau lihat aku nge-dance? Dasar cerewet! Huh!

Key nggak henti-hentinya ngedumel dalem hati. Ini pasti mimpi buruk. Ya Tuhan…please wake me up.

Tiba-tiba Lex menggenggam tangannya. Untung Key nggak lagi ngunyah. Jantungnya berdegup kencang lagi. Apalagi ketika Lex menatapnya dengan sorot mata birunya.

I love you,” ujarnya.

“HAH??!!” serius nih?? Yes, yes, yes, punya kecengan orang bule!

I love you, Grandpa. Aku cuman pengen Grandpa hidupnya seneng, tinggal di panti jompo itu nggak nyelesain masalah, Grandpa! I’ll be by your side. Just trust me. Please live in America. Kami semua sayang Grandpa,” tutur Lex. Key menangkap kesungguhan di mata gadis itu, meskipun sempat kege-eran tadi. Hihihi.

I’ll be just fine,” ujar Key. Dan refleks ngomong inggrisnya menimbulkan masalah. Lex menatapnya heran.

“Grandpa sejak kapan bisa ngomong bahasa inggris? Hihihi…” kikik Lex. Sejenak. Kemudian wajahnya kembali serius.

“Ngapain tinggal sama orang yang nggak punya rasa tanggung jawab sama sekali. Berapa kali coba the irresponsible couple itu ngejenguk Grandpa di panti?”. Lex berhenti mengaduk makanannya dan mulai mencomot saladnya.

Key terdiam. Mungkin yang dimaksud Lex the irresponsible couple itu paman dan bibinya yang sempat disinggung tadi. Key menduga bahwa ada masalah dalam keluarga Lex.

“Jangan khawatirkan Kakek,” ujar Key.

“Gimana nggak khawatir? Mom dan Dad pindah ke Amerika karena udah nggak tahan lagi sama Auntie. Dan Uncle Song jelas-jelas mengungkit-ungkit soal…oh my GOD…nggak sanggup deh,” tiba-tiba Lex menangis.

“Soal…?” ups, aku kok jadi ikut campur urusan orang sih? But I can’t let a girl cry, batin Key dalam hati. Mumpung lagi jadi kakek, dia ngeberaniin diri buat ngapusin air matanya Lex.

Legacy,…”

“Warisan?” Key menerjemahkan jawaban Lex.

“Kok tahu artinya?”

“Trus…?” Key males banget ngebahas pertanyaan nggak penting Lex soal bahasa inggrisnya. Ia belom siap membongkar penyamarannya.

“Ya nggak cool banget gitu, Grandpa. Masa belom-belom udah ngebicarain warisannya grandpa? Karena itu kan makanya Grandpa milih buat kabur ke Hamkke? Aku tahu kok, Grandpa,” ujar Lex. Key sudah bisa menangkap sebagian dari kisahnya sebagai “grandpa”. Ternyata grandpa-nya Lex memilih untuk tinggal di panti jompo karena anak dan menantunya yang satu itu super duper rese’ dan nyebelin soalnya udah ngungkit-ngungkit soal warisan. Padahal orangtuanya masih ada. Ada juga orang kayak gitu.

“Grandpa udah nggak boleh susah lagi, makanya grandpa tinggal sama kami aja. Mom sama Dad juga bilang gitu kok,”

Okay, baby grand daughter, we’re back to reality. Saya itu bukan kakek kamu. Saya member SHINee, boyband sekaligus grup idola Korea. Namun kata-kata itu hanya bersenandung di hati Key. Dia belum ingin menjelaskan semuanya. Seenggaknya nggak sekarang.

“Kakek pulang dulu ya. Hari mau malam,” Key pamit.

“Grandpa mau kuantar?”

“Nggak usah, nanti kapan-kapan kunjungi Kakek ya? Kakek pasti bakal kangen sama cucunya,” ujar Key lebih bernada menasehati. Ia benar-benar ingin Lex bertemu Grandpa-nya yang betulan.

Okay, Grandpa!”, Lex tersenyum, maniiiiiissss…sekali. Key deg-degan ngeliatnya. Sesaat kemudian cowok cool itu pamit. Tersenyum.

Yeah, at least I got your name, dear grand daughter…

$$$$$$$$$$

Min Ho memeluk Key erat begitu cowok itu menapakkan kakinya di apartemen mereka. Disusul leader Onew dan yang lainnya. Key jadi terharu. Nggak nyangka fans beratnya ternyata ada di apartemennya sendiri (apaaa…’coba).

“Terimakasih, Ya Tuhan! Engkau telah mengantar Key kembali kepada kami,…” Min Ho mengucap syukur. Rasa bersalahnya menguap tergantikan rasa lega.

“Kami kira kamu diculik!” ujar Onew nggak kalah lega. “Untung aku belom nelpon Pak Jung. Bisa abis si Min Ho kena damprat sama dia,”

“Mau aja aku diculik sama cewek sekece Alexis,” Key keceplosan. Padahal dia mau nyimpen kenangan “grandpa bajakan” tadi sendiri. Seperti dugaan, temen-temennya langsung rame.

“Bener kan, tuh cewek kece abis? Mana blasteran lagi!” Min Ho langsung seru-seruan.

Key hanya mengangguk sambil tersenyum. Anggota SHINee yang lain langsung curiga melihat gelagat sohib mereka ini.

“Yah, diculik sehari aja langsung naksir nih ceritanya? Bhuawahahahahaha!” yang lain ketawa ngedenger ucapan Jong Hyun.

“Anak mana, anak mana?” tanya Tae Min bersemangat.

“Anak Mom and Dad,” ujar Key menirukan logat Amerika Lex. Yang lain terbahak ngeliat tingkahnya yang kocak. Mereka lega karena ketakutan mereka Key bakal diculik trus dicuci otak dan dijadiin mutant (heran, pikiran siapa sih ini?) sirna sudah.

Hari yang melelahkan. Selepas makan malam Key langsung tertidur pulas bersama member SHINee lainnya dengan satu tekad buat nggak nyamar jadi old man lagi kalo mau jalan.

$$$$$$$$$$

Hari kedua liburan ini, SHINee ngerencanain buat pergi Youth Zone – tempat nongkrong remaja paling ngetop di Seoul. Di situ semua ada, mulai dari kafe, food court, bowling, zona game, dan lain-lain. Kalo lagi free, SHINee sering main ke sana. Dengan samaran dan bodyguard tentunya, sekedar untuk menghindari kemungkinan nggak bagus. Tapi nyatanya mereka jarang banget pake bodyguard. Mereka lebih sering ditemani asisten dan manajer mereka. Atau malah sendirian kayak hari ini.

Untungnya hari itu Youth Zone lagi nggak terlalu rame. SHINee yang memakai jaket, topi serta kacamata coklat tersenyum bangga pas lagu mereka Amigo yang nge-beat itu mengalun mengiringi sepasang anak muda yang bertanding dance di sebuah dance game. Remaja-remaja lain seusia mereka mengerubungi.

“Eh, itu SHINee!!!” seru seorang dari mereka. SHINee sontak terkejut. Ternyata yang bisa mengelabui pandangan khalayak baru dandanan kemarin aja.

Untunglah remaja-remaja di Youth Zone nggak brutal. Mereka bersikap layaknya fans biasa, jejeritan sedikit wajar, jejingkrakan juga wajarlah. Beberapa dari mereka yang dominan cewek-cewek serta merta menghampiri sembari ngeluarin notes dan pulpen dari tas mereka buat minta tanda tangan. Yang lain ngeluarin ponsel buat foto bareng. SHINee melayani semua permintaan fans mereka dengan senyum. Kayak lagu mereka, fans juga kayak oksigen kan?

Dari dance game itu, dua orang cewek memandang mereka. Yang satu blasteran dan nggak lain nggak bukan adalah Lex, dan yang satu lagi sohibnya dari Amerika yang sengaja dia ajak buat nemenin dia liburan_________Reese Terry.

So,…” Lex memandang mereka angkuh. “Who are those Backstreet Boys?

No idea. Seems everyone admires them. Maybe they’re kinda’ idol group such NSYNC,”

Get real!” Lex mendengus meremehkan.

So do that, Lex,” Reese menatapnya penuh arti. “You’re not a chicken, aren’t ya?

Watch me,

Lex memulai lagi lagu Amigo tadi dan nge-dance sendirian buat nunjukin kalo dia bisa lebih menarik perhatian remaja di sana ketimbang SHINee.

Semua mata tertuju pada cewek itu. Ia menari dengan enerjik. Gerakan-gerakannya nunjukin kalo dia bukan remaja biasa. Min Ho dan Key melongo. Ya ampun, itu kan Alexis???

Tanpa sadar Key nyamperin ke sana, diikuti oleh personil SHINee yang lain. Anak lain tampak semakin bersemangat. Mereka menantikan adanya dance battle di sana. Soalnya Lex dan Reese daritadi nyebelin banget, mereka memonopoli perhatian segenap Youth Zone dengan dance battle mereka.

Tapi SHINee nggak jauh beda. Mereka terkesan sama dance skillnya Lex, apalagi pake lagu mereka. Jadi tersanjung nih, hehehe.

Pas lagu selesai, seisi Youth Zone tepuk tangan. SHINee nggak ketinggalan.

Nice move, Lex!” puji Key tanpa sadar. Kemudian ia terkejut sendiri saat Lex memandang aneh padanya. Astaga! Pake nyebut namanya lagi! Pabo,Key! Key merutuki dirinya sendiri. Untungnya Lex nggak kelihatan ambil pusing. Dia udah biasa tenar kali. Hihihi.

“Oke banget kalo SHINee dance battle bareng mereka!” seru sebuah suara yang berasal dari rombongan remaja yang menonton. Lex tersenyum. Tepatnya menarik sudut kanan bibirnya ke atas. Dia suka tantangan. Namun anggota SHINee berpendapat lain.

“Kami di sini cuman sebentar…”

“Mungkin bukan battle, tapi ngedance bareng,” Key memotong ucapan Onew. Leader SHINee itu mendelik. Aish,…Key bikin ulah lagi deh.

Key naik ke dance floor sebelah kanan sementara Lex di sebelah kiri. Ia tersenyum dan membungkuk memberi hormat. Lex membalasnya.

“Lagu Amigo yang barusan,…” ujar Key. “That’s our song. Thank you for dancing with it, tapi kali ini biar aku yang milihin lagunya,”.

None of my problem. Silakan aja.” Sahut Lex angkuh. Key tersenyum dan ngeswitch theme song (halah kayak film) buat dance battle mereka. Olala. No String Attachednya NSYNC. Lagu berirama ngebeat itu pas banget buat dance battle.

Bagian intro berkumandang. Key dan Lex ngedance dengan enerjik. Nggak cuman ngikutin tanda panah yang diinstruksikan,tapi juga diimprovisasi sedemikian rupa sehingga menciptakan suatu visual dance yang menawan (halah,bahasanya). Semua mata memandang, terpesona, entah siapa yang akan mereka soraki. Key dan Lex sama-sama punya skill yang bagus buat ngedance.

Entah karena dance floornya yang licin atau konsentrasi Lex terpecah, tiba-tiba cewek cantik itu kehilangan keseimbangan dan terpeleset. Dasar Lex emang jago, ia cepat tanggap dan meng-kamuflase gerakan terpeleset itu dengan kaki yang satunya.

Tapi Key tahu Lex hilang keseimbangan. Ia hanya menarik nafas lega pas tahu cewek itu bisa mengatasinya dan nggak jadi terpeleset. Musik selesai dan mereka mengakhirinya dengan gerakan keren.

Semua bertepuk tangan. Key memberi hormat dan turun dari dance floor. Lex nyamperin Reese. Terlihat dia bicara dengan sohibnya itu sembari memegang kaki kanannya.

“Kita jalan lagi,yuk!” ujar Min Ho.

“Kalian duluan aja, nanti aku nyusul,” ujar Key. Jong Hyun hendak buka mulut, tapi member SHINee yang lain memberi isyarat supaya mereka jalan duluan.

Key menghampiri Lex dan Reese yang lagi duduk.

“Kamu nggak apa-apa?” tanya Key khawatir.

“Apanya yang ‘nggak apa-apa’?”

“Kaki kamu,”

“Emang kenapa sama kaki aku?”

Aish, kenapa juga aku mesti repot-repot nanyain, Key membatin.

“Kamu tadi ampir jatuh kan?” ujar Key sabar.

“Nggak tuh,”. Key manyun dengan jawaban cuek Lex. Dasar cewek gengsian. Padahal Key bisa menangkap wajah Lex yang mulai meringis.

Well, I just hurt my ankle, but that’s okay,” ujar Lex, bosan ditanya-tanyain mulu. Trus dia mengamati Key heran.

Have we ever met before?” tanyanya bikin Key gelagapan.

“Ngg…perasaan kamu aja kali,…”

“Trus kok kamu bisa tahu nama aku?”

“Aku asal bilang aja,”

“Nggak mungkin,”

Ih, nih cewek maksa banget sih?

“Ya terserah,” ujar Key akhirnya. Ia menghela nafas lega pas Lex nggak nanya-nanya lagi.

“Kamu mau langsung pulang? Bareng kami aja, Onew nyetir mobil. Ntar sakitnya tambah parah lagi,” Key menawarkan.

“Aku nggak langsung pulang, mau jengukin kakekku sebentar ke Hamkke,” ujar Lex. Reese mengangkat alis mengiyakan.

“Ya udah kami anterin,”

“Nggak usah repot-repot. Selebritis nganterin cewek ntar jadi gosip lagi,” sahut Lex cuek. Key tersenyum geli. Penolakan yang lucu.

“Biarin aja. Biar masuk infotainment sama majalah. Biar tambah ngetop,” candanya. Lex menahan senyumnya.

“Ya udah, tapi jangan harap aku mau balas budi,”

Buset dah nih cewek.

Mereka pun berkumpul setelah Key menelepon anggota SHINee yang lain. Dia minta tolong supaya mereka bersedia mengantar dua cewek ini ke Hamkke.

Onew melajukan mobil ke Hamkke-Light. Reese Terry yang nggak kalah cueknya sama Lex asyik denger lagu di pake headsetnya sambil niup permen karet (Jong Hyun yang cinta kebersihan berkali-kali mengingatkannya supaya nggak buang tuh permen karet di dalam mobil). Sepanjang perjalanan Min Ho nggak henti-hentinya ngajak Lex ngobrol. Sesekali mereka ketawa bareng. Trus Min Ho becandain Lex, gentian Lex yang candain Min Ho. Trus ketawa bareng lagi. Key cemberut. Si Lex kok kena banget ngomong sama Min Ho? Kok sama dia cuek-cuek aja? Hehehe, Key nggak nyadar kalo dia jealous berat. He envies Min Ho.

Key mendelik ke arah Min Ho. Aish, bisa-bisanya Min Ho ngacak-ngacak rambut Lex! Huh! Key manyun sepanjang jalan kenangan. Hehehe.

Tibalah mereka di Hamkke. Lex dan Reese mengucapkan terimakasih sembari membungkukkan badan.

“Ditungguin?” tanya Key.

“Nggak usah deh, hotel kami deket kok. Thank you very much, you guys!” ujar Lex. Key tersenyum. Mobil mereka melaju pulang ke apartemen.

“Senangnya yang abis nganterin tuan putri,” goda Onew dari balik setir mobil. Key cuman diam menatap ke luar jendela. Dia masih jengkel sama Min Ho. Meski dia tahu kalo Min Ho nggak punya maksud jelek. Dan dia yakin Min Ho tahu kalo dia suka sama Lex.

HAH????!!!

Suka sama Lex? Cewek jutek itu??? No way, no way, no way!

“Udah, kalo suka, langsung bilang aja sama Alexis,” ujar Key Baik.

“Halah, ngapain kamu suka sama cewek jutek kayak gitu? Alexis sih menang cantik doang!” sahut Key Jahat nggak mau kalah. Ia meleletkan lidah ke arah Key Baik. Key Baik tetap tersenyum.

“Biar jutek Alexis sebenernya cewek baik kok. Buktinya dia sayang sama kakeknya,”

“Sayang sama kakeknya bukan berarti bisa sayang sama kamu juga kan, Key?” Key Jahat masih sibuk memanas-manasi Key. Key Baik kembali bicara.

“Ya itu contoh konkritnya bahwa Alexis juga makhluk baik kan?”

“Halah, udahlah. Lagian kamu itu seleb, Key! Gimana bisa membagi waktu? Mikir dong pake logika!” potong Key Jahat.

“Cinta kadang nggak kenal logika, kok!” ujar Key Baik.

“Kamu apaan sih daritadi ngomongin cintaaaaa…mulu!” Key Jahat mulai sebal sama Key Baik. Key Baik cuman menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Diem ah!” bentak Key. Key Jahat langsung mengkeret, kemudian ia dan Key Baik menghilang. Hihihi (sebenernya ini cerita apaan yak?).

“Loh? Kok marah?” Onew kaget.

“E-eh, bukan marahin kamu kok! Ini ada nyamuk daritadi rese banget,” ujar Key belaga mengusir nyamuk yang sebenernya nggak ada.

“Mobil pake AC masih ada nyamuk?” tanya Tae Min lugu.

“Nyamuk kutub kali, dongsaeng…” sahut Onew geli.

Key cuman diem aja. Dengan satu pertanyaan yang masih bergema di benaknya.

Aku suka Alexis?

$$$$$$$$$$

To be continued…

Fiuh, mianhe kalo masih banyak kurangnya nih FF. ^^;a

Gomawo ^^

-PeppermintLight-

Signature


This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • Open page LIBRARY if you miss some FF ^.^
Advertisements

34 thoughts on “GRANDPA, GRANDPA – Part 2”

  1. @pippay : serius,pippay? ya ampuuunnn…gamsahamnida sekali udah baca n komen (dibilangin keren lg **author cekikikan ga jelas**) ^^

    @wiga : hiks,terharu dibilang bagus…gomawo wiga! hwaiting!

  2. hahaha, lg bete baca inn……jadi ketawa….pdhal sebelumnya udah pgen ngbunuh org saking betenya…*sadis…*
    eci onnie….lkurent……….lanjutttttt yah……klo bsa rus ngalahin ratingnya Kamila di RCTI…*lho?? apa hub’a…hhhehe, sutres”

  3. aaaah akhirnya keluar juga part 2-nya XD aku sukaaa banget hahaha aku mau jadi Lex 😀
    Minho vs Key lagi? lol /soktau XD
    part 3 ~ ditunggu~ :3

  4. ASTAGFIRULLAH !!!!!
    BACKSTREET BOYSSSSSS ??!!! NSYNC ??
    KENAPA NAMA MANTAN SUAMI PERTAMAKU NICK CARTER GAK DI SEBUT-SEBUT???!!!!!!
    BACKSTREET BOYS NO.1 !!! YEAAAAAAHHHHH….
    BENER-BENER HISTERIS PAS BACA BAGIAN BSB !!!!!
    KYAAAAAAAAAAAAA ~

    *rusuh rusuh rusuh!*

  5. @may : euw,lagi bete,dongsaeng-ku??? knp? **may : mau taaauuuuuuu…aja**
    by the way gomawo sekali udah baca n komen 😀

    @nina : nina dongsaeng makasih udah bacaaaaaa…! iya,eonnie juga suka liat si key ngedumel. ^^

    @dhikae : gamsahamnida,dhikae! ^^ dooohhhh…seneng deh kalo karakter key disukai. ^o^

    @han ha joon : gomawo udah baca **ini cynthia bukan? mianhe kalo salah** aku juga mau jadi Alexis **BLETAK**

    @lana : iya aku juga suka BSB sm NSYNC!!! **ikutan rusuh** gomawooooooo **deep bow**

    @vaza : siiiipppp…insya ALLAH. vaza gomawo udah baca dan komen **terharu**

  6. SUKASUKA!
    gak tau kenapa deh suka sama ff ini. abis kayakya bakalan jadi seru banget. apalagi nyamar-nyamar gitu hehe.

  7. onnnnn….request boleh ga?
    itu Key jangan dijadiin ya sama Lex..bisa nangis bombay aku TT.TT
    ntah kenapa karakter Key di sini keren bgt.
    aku setuju ma Minho aja *nina onn: maksud loe?
    hehehe.. =P

    lanjutannya cepetan ya onnnn ^^

  8. @storm : hai,storm! namanya unik deh. Alhamdulillah kalo kamu suka tokoh Key di sini. **senyum bangga**
    ehm,jadi ceritanya storm suka sama siapa nih…key-kah? min ho-kah? ayo storm pilih satu,tar satunya lagi buat eonnie **digebukin satu blog**. anyway, gomawo sekali udah baca dan komen ya,storm…! ^o^

    @may : hehehe. ga tw,may. kalo boyband luar negri kepikirannya BSB sm NSYNC **may : ya ampun nih orang,udah nggak gaul pake bangga lagi**.

  9. suka sama Keyyyy..jadi nanti Lexa dijadiinnya sama minho ya onn..
    hehehe..

    ahahaha..makasih onnn..ini sebenarnya nama dari miss ku. hehehe
    sama-sama onn..pake cium ga? hahaha

  10. part 1 Dah seru..Pa lg yg part 2nya..
    Kocakk abizz..
    Trutama pas si key ngdumel sendri..Hahaha..
    aigo…Gw ska krkter key dsni..

    udahlah,key ngaku aja klw kmu emg dah mlai suka ma lex,bukti.y pas tngn kmu d pgang ma lex,jntng.y brdtak kncang,trus pas lex lbih akrb ma minho drpd kmu..diriimu cemburu kaaaan..krang bkti apa lg coba?? jujur ajalh ma diri sndri.. hehehe

    ^^

  11. @storm : cium? hm,boleh deh. yang pake cium karetnya dua ya. **storm : emangnya beli nasi goreng?**

    @hyunchan : hai,hyunchaaaaannnn…! deuh…gomawo banget udah mau baca dan komen. iya tuh,kayaknya si key mau dipaksa-paksa dulu baru ngaku. paksain yuk, hehe **dilempar sendal jepit sama fansnya key**

  12. @ciiciiminie : wuah…gomawo,gomawo udah mau baca n komen ^^

    @sungwookie : gamsahamnida buat waktunya ngebaca n komenin ff ini…^^

  13. @nisaa : waduh, gamsahamnida ya nisaa, udah mau baca dan komen **berbinar-binar**. iya tuh, nggak tahu juga maunya si alexis apaan **author geje**

  14. huwaaa seru-seru…
    ya ampunn key bener2 kocak di sini XDD
    kayaknya tuh cowok selain jago ngedance n ngerapp kayaknya jago ngelawak juga ya! hahahah *ngakak guling2*

    aq suka gaya alexis! hahaha. mantab tuh cewek. kecuekannya good *walo aq udah tw sih ujung2nya juga dy bakal mau ama key :p* hehe

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s