Our Love Should Go On – Part 7

PART 7

Seminggu kemudian semuanya berjalan dengan normal tapi malah sekarang Minho tidak lagi menampakkan wajahnya.Dan tak ada yang berani menanyakannya pada Ri rin. Hanya Jonghyun dan Onew lah yang sering bertemu dengan Minho karena mereka satu kelas.

“Aaaiiiigggooooo. .kenapa hukuman ini terasa satu tahun bagiku. Tapi tenang Ri Chan, besok hari terakhir!!”.

Ri Chan sedang duduk-duduk di kursi pinggir taman seperti biasa. (Perasaan dari awal nulisnya lagi duduk-duduk mulu). Tagg appalah !. Semenjak kejadian lompat-lompat itu, gak ada anak kecil lagi yang berani mendekatinya. Makanya sekarang Ri Chan lah yang selalu rajin membagikan balon hati tapi berwarna kuning pada semua anak kecil ditaman.

Ri Chan mengitarkan matanya ke semua arah. Ada panggung yang cukup besar didepan menara Namsan. Panggung itu sudah dipersiapkan untuk festival besok malam. Ri Chan menangkap sepasang kekasih sedang asik melumat ice cream vanillanya. ‘Glekk!’, rasa haus menyerangnya, siang-siang gini emang enak makan ice cream!,pikirnya. Tapi tunggu dulu. .!. Laki-laki yang sedang makan ice cream itu. .Kyu Hyun. .!! mereka menghampiri Ri Chan.

“Anyeooong. .!”.sapa perempuan disamping Kyu Hyun.

Ri Chan membalasnya dengan membungkukkan badan.

“Boleh kami ikut duduk denganmu?”. Tanya Kyu Hyun diikuti anggukan Ri Chan.

Merekapun duduk disebelah Ri Chan. Tadinya Ri Chan akan pergi tapi dia penasaran apa yang akan Kyu Hyun lakukan bila sedang berpacaran selain dengannya dulu.

“Oppa. .apa kau pernah berpacaran dengan anak SMA. .?”.tanya perempuan itu.

“Nee. .namanya Ri Chan,tapi Oppa langsung putuskan.”

Ri Chan melotot.

“Waeyo. .?”

“Karena dia tuh centil!! Dia seperti anak keciil. Saat Oppa mau memutuskannyapun, dia gak mau dan maksa-maksa Oppa buat balikan. .”. Ucap Kyu Hyun merasa bangga.

Ri Chan udah bawa golok di tangan kirinya,pisau dapur di tangan kanannya, siap menghempas kan ke leher Kyu Hyun tapi naas mereka keburu pergi.

“Gomawo ya Dora. .!”. perempuan itu sudah melambaikan tangannya kearah Richan. Sebagai badut yang baik,dia pun membalasnya .

“Aaaiiggooo. .diamana-mana Om Om itu emang sama nyebelinnya. Gak Leeteuk, gak Kyu HYun, gak ada bedanya.” Gumam Ri Chan.

“Anyeoong. .”.

Belum sempat Ri Chan menarik nafas, dia sudah terkejut lagi melihat laki-laki yang menyapanya.Laki-laki itu yang tidak sengaja dia tubruk kemarin di koridor sekolah.

“Boleh aku duduk disampingmu?”. Ucapnya polos beda sekali dengan sikap dia saat ada di koridor.

Ri Chan mengangguk tanda mengiyakan. Dan laki-laki itupun sekarang sudah duduk disampingnya. Jantung Ri Chan berdegup kencang, takut ketahuan kalau laki-laki itu mengenalinya.

“Kau bisa bantu aku. .?”. Tanya laki-laki itu memamerkan senyumnya.

Ri Chan mengangguk.

“Besok malam aku dan kedua temanku akan menyanyikan sebuah lagu, dan sekarang aku ingin menyanyikan sebuah lagu untukmu”.

Mwo? Untukku? Kalau dia tahu siapa aku, dia tidak akan sudi melakukannya.Ri Chan mengangguk lagi.

Laki-laki itu  menarik nafasnya panjang.

“Neodo machi butterfly*Kamu juga seperti kupu-kupu*
Neomu yakhae ppajeosseo *Kamu terjatuh karena kamu terlalu lemah* “ kedua tangan dan kakinya bermain seirama.”Neomu soonhae ppajeosseo *Kamu terjatuh karena kamu terlalu lembut*
Neol gyeotae dweoyagaesseo *Aku akan ada untuk meletakkanmu disamping*”

“Ri Chan melongo mendengar suara dari laki-laki imut yang wajahnya lebih pantas menjadi dongsaengnya. Dia tidak bisa melepaskan pandangannya. Untung saja tidak terlihat oleh Namja itu.

Laki-laki itu hanya menyanyikan satu bait lagu untuk Ri Chan.Kemudian“Dora. .gomawo sudah mendengarkan. O. .ya..aku ingin memberi tahukan sebuah rahasia untukmu kau harus janji jangan memberitahukannya pada siapapun. Yakso?”.

Ri Chan lagi-lagi mengangguk.‘Nee, jika aku ingat harus merahasiakannya. Aku kan orangnya ceplas ceplos!’.Seru Ri Chan dalam hati.

“Besok malam. . . .”. Laki-laki itu sejenak diam. “Aku akan menembak seseorang yang selama ini aku sukai. .Aku suka dengan semua expresi wajahnya.Dia dongsaeng yang malang, selalu menjadi korban kejahatan Onie-onienya.Sekarang Aku sedikit menyesal karena pernah bersikap dingin padanya, tapi itu kulakukan karena aku takut dia tahu aku menyukainya. Dora apa menurutmu dia akan menerimaku?”. Tanya Laki-laki itu.

Kali ini Ri Chan menggelengkan kepalanya.. ‘Wanita itu akan bernasib malang jika dia menerimamu dan setiap hari akan merasa sirik karena kau lebih cantik darinya’. Ucapnya dalam hati sambil terkekeh diam-diam.

“Nee, maksudmu kau tidak tahukan?”. Tanyanya salah mengartikan gelengan Ri Chan.Laki-laki yang polos!.

‘Anii. .maksudku dia tidak akan menerimamu. Dasar cowok pabo!’. Seru Ri Chan dalam hati, tapi dia menganggukkan kepalanya pelan takut laki-laki itu akan bunuh diri.

“Kau tahu. Perempuan itu ada disini!”.

Ri Chan mengitarkan matanya ke semua arah taman,penasaran dengan perempuan yang akan bernasib buruk ditembak cowok nyebelin seperti dia.

“Neorago. .”. Bisik laki-laki itu tepat ditelinga RiChan sebelum dia pergi.

Diam sejenak. “MwwwOoo? Maksudnya?”. Tapi laki-laki itu sudah menghilang dari pandangannya.

*****

Selamat Malam SEOUL. . .! malam ini, bintangpun ingin menemani bulan untuk menerangimu. Bukan hanya itu lampu-lampu kota yang punya berjuta warna ingin ikut menghiasimu.

Malam ini, adalah malam festival di Seoul. Di Taman, diMenara Namsan, disepanjang sungai Han penuh banyak orang yang ingin melihat kembang api tengah malam nanti. Dan para pedagangpun mulai sibuk melayani para pembelinya.

“Gomawo Ahjussi. .”Ucap Donghae pada pedagang permen kapas. Donghae membelikannya untuk Neul Rin.

“Oppa. .yang lain kemana? Kenapa mereka belum keliatan. .?”. Tanya Neul Rin sambil memakan permen kapasnya, sesekali dia menyuapi Donghae.

“Entahlah, Oppa juga tidak tahu. . .padahal satu jam lagi Minho dan Jonghyun akan bernyanyi”. Donghae mengitarkan matanya,tiba-tiba matanya menangkap Onew yang diikuti Sun Yi, Ri Chan, Heechul, Ah Seul, dan Ri rin. Donghae melambai-lambaikan tangannya, berharap Onew melihatnya.

“Donghaee Hyung. .”. Onew membalas lambaiannya. Merekapun menghampiri Neul Rin dan Donghae.

“Ri rin Onie. .kau datang!” seru Neul Rin senang dan langsung memeluk Onienya.Mereka pikir Ri rin takkan datang karena Minho akan bernyanyi. “Dimana Min Gi Onie dan Hyun Young Onie. .?”.

“Aku tidak tahu, aku pikir mereka ada dengan kalian. .”jawab Sun Yi.

“Sudahlah, lebih baik kita menunggu didepan panggung!kazza”. ajak Heechul.

(+,+)(+,+)(+,+)(+,+)

“Min. .Gi Kazza! Kita sudah terlambat. Yang lain pasti menunggu didepan panggung itu dan aku juga harus bernyanyi!. .”Jonghyun menyeret-nyeret Min Gi. 200 meter lagi mereka sampai tujuan.

“Jonghyun pabo! Kau tidak lihat kakiku masih sakit”.

“Aiisshh. .. .”.kemudian Jonghyun mengjongkokkan badannya. “Naiklah!”.perintah Jonghyun.

“Maksudmu?”.

“Kau pabo sekali. Naiklah ke punggungku! Aku akan menggendongmu. Kalau seperti ini, kita akan terlambat.”

“Nee”. Min Gi menaikki punggung Jonghyun. “Apa tidak berat?”. Tanya Min Gi khawatir.

“hhaaa. .kau ini seperti punya daging saja!”

“Aaaaiiissshh. .ini juga gara-gara kamu, kakikku sakit”

“Nee, ,miaanhaeyoo jaggii. .”goda Jonghyun

‘Plettaaak’.untuk kesekian kali Min Gi menjitak kepala Jonghyun.

(0(0(0(0

Key membawa mobilnya ngebut kea rah taman Seoul. Dia dan Hyun Young baru pulang dari Lotte World.

“Oppa. .hati-hati. .”. Hyun Young memejamkan mata sambil meremas tangannya.

“Katanya kita bakalan terlambat kalau tidak buru-buru”

“Nee. .tapi aku lebih sayang dengan tubuhku. Dan Oppa juga tahu Siwon Oppa meninggal karena kecelakaan mobil”.Hyun Young kembali memejamkan mata.

“Anii. .kau tidak akan apa-apa Hyun!”. Key sangat menikmati kengebutannya, seolah-olah dia sedng berada di arena race.

“Oppa mempermainkanku!” Ucap Hyun Young ketus.

Hyun Young merasakan sesuatu menyentuh pipinya. . .“Aaaa”. Hyun berteriak, dia mendapati Key menciumnya saat membuka mata.

Hyun tidak merasakan mobil sudah berhenti didepan parkiran taman.“Sudah nggak takut lagikan?”. Tanya Key tenang.

“Maksud Oppa?”

“Katanya kalau perempuan nutup matanya karena ketakutan harus dicium dan rasa takutnya akan hilang”.

“Sudahlah!ayo kita turun.”Hyun Young mengalihkan pembicaraan.

“””””””””

“Kumaha damang sadayannaaaa. .?”. Teriak MC yang bernama Acep. Semua yang nonton gak ada yang jawab.

“Oppa itu bahasa apa?”Tanya Neul Rin pada Donghae.

“Entahlah. .Oppa juga tidak tahu”. Jawab Donghae.

“Oke. .sekarang kita akan mendengarkan sama-sama sebuah lagu yang berjudul Rin Ding Dong yang akan dinyanyikan oleh Minho, Taemin, Jonghyun, Key  dan Onew. .tepuk tangan semuanya”. Suasana ramai dengan tepuk tangan dari semua penonton. Hyun dan Sun Yi kaget Oppanya disebut, mereka tidak tahu kalau Key dan Onew akan ikut bernyanyi, mereka mencari Key dan Onew yang dari tadi ada disampingnya tapi tidak ada.

Lampu panggung dimatikan.

Baby *Sayaang*
Negae banhae beorin naegae wae irae *Mengapa kamu melakukan ini padaku?*”.

Suara cempreng Jonghyun menmgawali lagu.’ Memang apa yang sudah aku lakukan Pabo?’ ketus Min Gi dalam hati. “Dureopdago mulleoseoji malgo *Siapa yang jatuh cinta padamu?*
Geunyang naegae matgyeobwala eoddae *Jangan melangkah mundur, mengatakan kamu takut hanya menyerahkannya padaku bagamana itu..*
My lady *gadisku*…”. ‘Aku tidak pernah takut padamu , bukankah kau yang selalu takut padaku?’, lagi-lagi Min Gi menanggapi setiap bait yang dinyanyikan Jonghyun.

Ring ding dong Ring ding dong Ring diggi dingdiggi Ding ding ding (x2)”. Onew dan Taemin menyanyikannya bergantian. Mereka memainkan kedua tangan dan pinggulnya.

Butterfly *Kupu-kupu* . Neoreul mannan chut sungan *Saat pertama kali aku melihatmu*”. Key menunjuk tangannya kearah Hyun.Hyun melemparkan senyumannya.  “Nooni beonjjeok meori ssak *Mata berkedip, rambut berkibas*Belli ding dong oolleosseo *Bel nya berbunyi Ding Dong*”s

“Nan malya meotjinnom chakhannom *Maksudku aku bukan Cowok keren* Geureon nomeun anijiman *Atau cowok baik* Nareumdaero gwaenchaneun bad boy *Aku seorang cowok nakal di jalanku sendiri*”,’Tak apa aku menerimamu apa adanya kok Jaggi…’ Sun Yi mengerjap-ngerjapkan matanya.

Neodo machi butterfly*Kamu juga seperti kupu-kupu* Neomu yakhae ppajeosseo *Kamu terjatuh karena kamu terlalu lemah* “ kedua tangan dan kakinya bermain seirama.”Neomu soonhae ppajeosseo *Kamu terjatuh karena kamu terlalu lembut*Neol gyeotae dweoyagaesseo *Aku akan ada untuk meletakkanmu disamping*” Ri Chan melongo di tempat. ‘Jadi namja itu bernama Taemin?, lirik itu yang dinyanyikannya tadi siang. Cowok yang dia lihat dikantin, yang dia tubruk dikoridor dan terakhir dia bernyanyi untuknya ? yang membuatnya masih bingung apa maksud kata yang dia bisiikkan?. Aiigggoooo.’, Ri chan meringis dalam hati.

………. …….. Semua bernyanyi dengan kompak  “Baby *Sayang*
Naega soomeul meomchool su oh crazy *Aku tidak bisa bernafas, Oh gila”
Neomu yeppeo gyeondil su oh crazy *Kamu terlalu cantik, aku tidak bisa menerimanya, oh gila*
Neo animyeon pilyoeopda crazy *Jika bukan kamu, aku tidak membutuhkannya, gila*
Na wae irae *Mengapa aku seperti ini?*

So fantastic so elastic… Fantastic (4x) Elastic (4x). “semakin membuat para penonton ramai bertepuk tangan. Apalagi  para Yeoja mereka, pada teriakk teriaak “Ittu oppaaku lhooo!!!!”:D. termasuk Neul Rin yang Jagiyanya sendiri gak ikut nyanyi. “Jaggiiiiii AAAKKUUU JJUUGGa BBISSAA KAYAK MEREKKAAA!!!!”. Teriak Donghae gak kalah keras. Neul Rin cuman bisa nyengir “Hhee hee. .mianhuwweee oppa..”
Tiba-tiba Minho yang dari tadi tidak bersuara memainkan repnya

Nan chakhadi chakhanjeunghugooni *Aku tidak bisa mengerti dirimu*
Geollin neoreul ihae mot hagaetda *Sesorang yang menangkap syndrome yang baik*” Ri rin diam ditengah keramayan. ‘Aniyoo.. kaulah satu-satunya yang mengerti aku’. Gumamnya.

…….. …….

“Ring ding dong Ring ding dong Ring diggi dingdiggi Ding ding ding”

Taemin mengakhiri lagu mereka diikuti tepuk tangan dan siulan yang ramai dari penonton. Lirik yang dinyanyikan Minho tadi membuat Ri rin lari kebelakang panggung.

TBC

By: Ahn Neul Rin

Ind Translation

Rin Ding dong: shineelovers@SHINeeLovers

Farissa

This post/FF has written by Farissa, and has claim by Farissa signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

Vampire Night

Vampire Night…

Tittle : Vampire Night

Cast :

–         Han Raeri [author]

–         Kim KeyBum

–         Kim Jonghyun

–         Lee Soman

Author : Superita.
Genre : Horor
Rating : G
Length : Continue

Nie FF terinspirasi dari manga jepang…

HappY Reading Chingu…

Disuatu kegelapan malam yang bersalju seorang anak berusia 10 tahun sedang terjebak badai salju yang sangat lebat. Anak itu terus menelusuri badai salju itu namun tiba-tiba langkahnya terhenti oleh seorang namja yang berbadan cukup tinggi dan tampan, namun namja itu memiliki tarim dan kulitnya putih pucat.

“ehm,sepertinya aku dapat mangsa baru,baiklah gadis kecil bersiap-siaplah…”namja tadi mulai mendekat ke leher gadis kecil itu,gadis itu hanya diam karena sangat takut.

“hentikan KIM JONGHYUN…”terdengar suara teriakan bapak-bapak. dan ternyata bapak-bapak tadi sama dengan kim jonghyun itu yaitu seorang vampire.namun namja itu sepertinya sudah tua. Kim jonghyun pun akhirnya menhentikan aksinya.alhasil yeoja jadi terselamatkan.

SM Gakuen High School

Han Raeri Pov

Sudah 7 tahun berlalu sejak kejadian menyeramkan itu. Oh ya perkenalkan namaku Han Raeri tapi panggil aja raeri.kejadian itu masih ternyiang dikepalaku. Kalian pasti bingung,sebenarnya aku ini siapa?yaa aku adalah gadis kecil yang hampir menjadi seorang vampire namun gadis kecil itu telah menjadi seorang yeoja berumur 17 tahun. Sejak kejadian itu aku tak ingat apapun yang terjadi hanyalah kejadian menyeramkan itu yang bisa ku ingat. Aku juga tak ingat siapa keluarga, dan akhirnya aku diangkat anak oleh Lee Soman,lee soman adalah vampire tua yang dulu telah menyematkanku, dia juga menjadi kepala sekolah di SM Gakuen High School. SM Gakuen High School adalah sekolah yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok “Day Class” dan “Night Class”. Day class adalah kelas biasa yang juga kelas bagi manusia sepertiku. Dan nigh class adalah kelas yang beroperrasi malam hari.siswanya adalah vampire – vampire. Awalnya aku takut dengan semua keadaan ini namun lama kelamaan semua itu telah menjadi biasa bagiku. Namun tetap saja jika aku digigit oleh vampire maka kutukan itu akan terjadi padaku.

“Raeri…”

“RAERI…”

“Han Haeri…”

“eh…ada paa?”tanyaku bingung.

“dari tadi ngelamun aja…” Oiya perkenalkan yang baru saja ngomong tadi tue sahabatku sekaligus saudara tiriku.dia juga anak angkat dari Soman appa.namanya Kim KeyBum.

“nie anak ngelamun lagi…emangnya kamu gak pulang,udah malam nie,nanti keburuh murid-murid dari night class dateng…”kata key lagi.

“eh?emangnya jam berapa?”tanyaku yang masih baru sadar.key langsung melihat jam tangannya.”jam 9 kurang 5 menit”

“ayo pulang, kurang 5 menit lagi vampirnya datang”lanjutku.

“ayo…”akhirnya kami pun melangkan kaki menururi lorong sekolah untuk pulang.

“jam berapa…”tanyaku lagi.

“jam 9 kurang 1 menit…”

“ayo cepet,sebelum kita mati…”kami pun lari. Akhirnya kami sampai digerbang sekolah,namun saat saat melewati gerbang itu tanganku ditahan oleh seseorang.saat aku menoleh kebelakang,ternyata yang menahan tanganku tadi adalah Kim Jonghyun,vampire yang dulu hampir saja menjadikanku seorang vampire.

“hei gadis kecilku ternyata kau sudah besar yae…”kata jonghyun sambil menarik tanganku lebih kasar dengan kukunya yang tajam itu.

“aduh…”teriakku saat tanganku berdarah karena kuku tajam dari kim jonghyun.

Darah segapun mengalir dari tanganku.

“KEY TOLONG…”teriakku pada key yang dari tadi diam di ambang gerbang.

Tiba-tiba kulit key menjadi putih pucat dan muncul taring dari mulut key.

“APA…”

To be Continue…

Signature

This post/FF has written by SF3SI Freelance Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

{NC-17}Love You Forever – Part 5

Love You Forever

[part 05]

By: Park Young Mincha a.k.a Annisa Mira

Rate: PG15 *Lana: No no no… ini NC 17 Mincha Onn… ckckckck*

Casts:

-Lee Hyojin

-Kim Sora

-Young Mincha

-SHINee

Still Hyojin POV~

“Ayo, makan bareng. Tante, udah masak banyak tadi. Kirain Sora diajak juga, ternyata lagi sakit toh.” ajak mama pada Key. “Pokoknya kalo kamu nggak mau, kamu nggak boleh main ke sini lagi,” ancam Mama mengetahui Key akan menolak.

Kami berempat makan sambil berbincang tentang segala hal. Tiba-tiba pembicaraan kami diputus oleh dering telepon di rumahku. Mama buru-buru mengangkat telepon itu. Begitu kembali ke ruang makan, wajah beliau tampak sendu.

“Ada apa, Ma?” tanya Papa. Bukannya menjawab, mama malah menghambur ke arah papa dan menangis tersedu-sedu. Kami yang melihatnya semakin bingung. “Ibu masuk rumah sakit, Pa!” kata Mama yang kemudian pingsan. Kami yang mendengarnya sangat kaget. Papa segera membopong Mama ke kamar kemudian menidurkannya. Key sibuk menenangkanku yang terus menangis.

Lebih kurang setengah jam kemudian, Mama akhirnya sadar. Beliau menangis mengingat nenek masuk rumah sakit. Papa segera mengemasi barang-barang untuk dibawa ke tempat nenek. Papa menuntun Mama ke dalam mobil. Karena lusa aku harus sekolah, Papa melarangku untuk ikut. Padahal aku juga ingin menjenguk nenek. Tapi Papa tetap pada pendiriannya. “Kalo mau nginep di rumah temen, rumah dikunci. Kami seminggu di sana,” pesan Mama sebelum Papa melajukan mobilnya.

“Ayo, kita masuk aja! Udara malam nggak baik buat kesehatanmu,” ajak Key sambil menuntunku masuk.

“Kamu nggak pulang? Ntar kalo Sora bangun dan kamu nggak ada di rumah gimana? Dia kan lagi sakit,” tanyaku ketika kami sudah duduk di sofa ruang tamu.

“Mana tega aku ninggalin pacarku dalam keadaan berduka begini?!” jawabnya, “lagipula di rumah ada ayah dan ibu, Sora aman di rumah. Kamu kalo masih mau nangis, nggak apa. Menangislah di pundakku,” lanjutnya. Mendengar itu, air mata yang sudah kutahan dari tadi akhirnya mendesak keluar dengan deras. Key mengusap rambutku dengan lembut. Hingga akhirnya aku tertidur dalam pelukannya.

***

Key POV~

Kupandangi raut wajah Hyo yang masih menampakkan kesedihan yang amat sangat. Aku benar-benar tidak tega melihat orang-orang yang sangat kusayangi menangis. Kuangkat dia, lalu kubawa ke kamarnya. Kurebahkan badannya di atas ranjang yang dilapisi seprai bergambar manga miliknya. Kuselimuti tubuhnya.

Baru saja aku akan beranjak keluar, sesuatu menahan tanganku.

“Key.. Temani aku.. Aku nggak mau ditinggal sendiri,” kulihat dia mengucapkan itu dengan mata tetap terpejam. Tampaknya dia mengigau. Kucoba untuk melepaskan genggamannya pada pergelangan tanganku. Tapi dia malah semakin menguatkan genggamannya, sehingga aku tertarik hingga terjatuh hampir menimpa tubuhnya. Untung saja aku berhasil menahan tubuhku dengan bertumpu pada tanganku yang satunya.

Aku menghela napas lega. Setidaknya aku tidak membangunkannya. Ketika aku menoleh ke arahnya, dapat kurasakan jantungku berdegup cepat. Wajahnya terasa sangat dekat. Nafasnya terasa hangat menerpa wajahku. Aku semakin tidak dapat menahan diri. Perlahan, aku semakin memperkecil jarak kami. Hingga akhirnya bibirku menyentuh bibirnya. Kulumat bibirnya dengan lembut pada awalnya. Lama kelamaan menjadi panas karena nafsu yang telah membakar diriku.

Tanpa kusadari, Hyojin terbangun karena tindakanku. Dia pun berusaha membebaskan diri dari himpitanku. Tapi tenagaku lebih kuat dari tenaganya.

Kini ciumanku telah turun ke lehernya membuatnya mendesis. Entah setan apa yang merasukiku hingga aku tega melakukan ini pada pacarku di hari ulang tahunnya. Kugigit pelan lehernya kemudian kujilat dan kuhisap bekas gigitanku tadi hingga dia merintih. Aku sudah tidak peduli lagi sekarang, kucoba membuka kancing bajunya tapi tangannya segera menahan tanganku. Kutatap matanya tajam. Tampak dia ketakutan dengan apa yang akan terjadi selanjutnya.

“Key, kumohon.. Jangan.. Jangan kau hancurkan hal yang sudah kupertahankan ini. Tidak sebelum kita … hmpph,” sebelum dia berbicara lebih jauh, kubungkam mulutnya dengan bibirku. Kuciumi dengan penuh nafsu, kelopak matanya, hidungnya, pipinya, telinganya pun kuciumi sambil sesekali kujilat lubang telinganya hingga dia mendesah kegelian.

“Key, jangan lakukan ini padaku,” ucapnya lirih memohon padaku.

“Mian, Hyo!” ucapku sambil menghapus air mata yang mengalir di pipinya dengan lidahku.

Ting Tong

Aku tersentak kaget. Ah, bunyi bel itu mengganggu kegiatanku saja. Kuhentikan tindakanku tadi. Kubelai wajahnya, lalu kupeluk dengan erat.

“Maafkan aku, Hyo! Entah tadi mengapa aku bisa bersikap seperti itu! Aku janji nggak akan mengulanginya lagi,” pintaku sambil menatap wajahnya.

“Aaa… pa aku bi…sa mem..percaya..iimu?” pastinya terbata-bata.

“Promise! Aku janji!” ucapku yakin.

Ting Tong Ting Tong

Suara bel menjadi semakin tidak sabar. Aku pun beranjak keluar dari kamar kekasihku ini, untuk melihat siapa yang bertamu malam-malam begini.

Kulihat seseorang berdiri membelakangi pintu.

“Maaf, Anda siapa ya? Ada perlu apa?” tanyaku pelan.

“Ah, maaf mengganggu tengah malam begini! Apakah pemilik rumah ini ada?” ucapnya setelah membalikkan tubuhnya..

“Ah, ya! Tapi hanya anaknya saja. Orang tuanya sedang pergi ke rumah sakit. Anda siapa ya?” tanyaku lagi.

“Ah, saya Jonghyun. Kim Jonghyun. Maaf telat memperkenalkan diri,” jawabnya sambil menjabat tanganku. “Saya sudah bilang pada orang tuanya bahwa akan menginap di sini beberapa hari,” lanjutnya lagi.

“Tapi mengapa mereka tidak mengatakan apa-apa ya sebelum berangkat tadi? Silakan masuk, saya akan memanggilkan pacar saya dulu. Silakan duduk,” ucapku sambil melangkah menuju kamar Hyojin dan membuka pintu kamar Hyojin perlahan.

“Hyojin, ada tamu. Katanya sih sudah bilang pada orang tuamu kalo dia mau nginep di sini. Namanya Kim Jonghyun,” jelasku padanya.

***

Hyojin POV~

“Hyojin, ada tamu. Katanya sih sudah bilang pada orang tuamu kalo dia mau nginep di sini. Namanya Kim Jonghyun,” jelasnya begitu dia membuka pintu kamarku. Jujur saja aku masih shock dengan semua perlakuannya tadi.

Mendengar kata-katanya, aku beranjak dari ranjangku. Kulangkahkan kakiku menuju ruang tamu diikuti dengan dirinya. Begitu melihat siapa yang menunggu di situ, aku langsung menghambur ke dalam pelukannya.

“Kakak?! Kapan datang? Kangennyaaaa….. Rambutmu kenapa jadi aneh gini, Kak?” berondongku membuatnya bingung.

“Hei, hei… Kakak harus menjawab yang mana dulu ini?” balasnya sambil mengacak-acak rambutku.

“Aissh! Rambutku udah berantakan, jangan tambah diacak-acak!” teriakku kesal sambil merapikan rambutku.

“Wah, adikku udah besar rupanya ya! Udah punya pacar,” ucapnya menggodaku.

Waduh, aku lupa kalo ada Key tadi. Segera mataku mencari-cari keberadaannya di ruang ini. Begitu menemukannya, aku segera melayangkan tatapan maafkan-aku-melupakanmu-barusan.

“Oh, iya! Kak, kenalkan ini Kim Kibum, pacarku! Key, ini Kim Jonghyun, temen mainku dari kecil dulu. Baru balik dari Seoul dia!” ucapku memperkenalkan mereka berdua setelah menarik Key mendekat.

“Salam kenal,” ucap Key sambil membungkukkan badan.”Wah, dari Seoul? Sama seperti Onew dong berarti?” lanjutnya lagi.

“Onew? Lee Jinki, maksudmu? Tentu saja! Kudengar dia pindah ke sini ya? Apa satu kelas dengan kalian?” tanya Jonghyun.

“Ya. Dia satu kelas dengan kami. Kalo boleh tau, seperti apa dia di sana, kak?” tanyaku penasaran.

“Dia baik, ramah, mudah bergaul. Tapi sikapnya terhadap cewek-cewek terkesan sama seperti dia memperlakukan teman-temannya yang cowok. Tidak mengistimewakan mereka. Maksudku, tidak seperti kami yang mencoba mencari perhatian cewek-cewek,” jelas Jonghyun panjang lebar.

“Serius, kak? Berarti dia bener-bener balik ke sini cuma buat Mincha. Onew bener-bener sayang ama Mincha. Sekarang aku lega, berarti Onew nggak akan bikin Mincha nangis lagi,” ucapku lega.

“Hah? Mincha? Siapa itu?” tanyanya bingung.

Baru saja aku akan menjelaskannya, Key ijin untuk menerima telepon di belakang. Katanya, Sora yang menelepon.

“Mincha itu sahabatku. Katanya, saat dia menyatakan perasaannya beberapa tahun yang lalu, Onew yang selalu memberikan harapan, menolaknya dan mengatakan bahwa dia akan pergi ke Seoul hari itu juga. Tapi kemarin, tiba-tiba saja dia datang di sekolah kami sebagai siswa baru. Dan itu membuat Mincha shock. Dan ketika istirahat, Onew mengajak Mincha keluar, ingin menyelesaikan masalah katanya. Saat kembali, mereka seperti pasangan yang baru rujuk. Mungkin kakak bisa lihat sendiri besok. Kami berempat, aku, Key, Sora, dan Mincha, biasanya kumpul tiap hari Minggu. Besok giliran di sini. Mungkin Onew bakal ikut,” jelasku panjang lebar.

“Hmmm…. Sikapnya terhadap siswi-siswi gimana?” tanya pria ini lagi. Aissh, udah semalam ini, baru datang, banyak nanya pula.

“Terkesan dingin. Yah, sama seperti sikap Key pada cewek-cewek selain aku, Mincha, dan Sora, adiknya! Hanya bicara jika ditanya. Kak, sudah malam! Menginap di sini, kan? Tidur di kamar tamu sana!” jawabku.

“Ah, iya! Baiklah! Good night, my sister!” ucapnya.

“Selamat malam. Nggak usah sok nginggris,” ujarku sambil beranjak mengunci semua pintu dan jendela. Lalu mematikan lampu di ruang yang tak dipakai.

“Key? Kamu tidur sama aku atau sama Jonghyun. Kalo tidur sama aku, jangan macam-macam,” kataku saat melihat sesosok pria yang sedang berdiri di dekat dapur.

“Hmmm….” gumam sosok tersebut.

“Key? Ada apa?” tanyaku hati-hati.

***

Key POV~

“Key? Ada apa?” tanya kekasihku.

“Nggak ada apa-apa,” jawabku sambil membalikkan badanku menghadap ke arahnya dan tersenyum tipis. Aku nggak mau membuatnya khawatir dengan menceritakan masalah ini padanya.

“Yakin?” tanyanya lagi. Dan hanya kujawab dengan anggukkan.

“Kamu nggak ngantuk? Udah jam 11 malam nih!” ucap Hyojin sambil menunjuk jam dinding yang terpasang di dapur.

“Oh, iya! Maafin aku atas kelakuanku tadi ya, tadi bener-bener nggak tahu kenapa aku bersikap seperti itu,” ucapku memohon padanya.

“Janji kan, nggak ngulangin lagi?” pastinya padaku. Kujawab dengan anggukan mantap dariku. “Aku nggak bisa marah berlebihan sama kamu meskipun jujur aku masih agak takut. Tapi aku udah janji ama Sora nggak akan ninggalin kamu,” lanjutnya sambil menggenggam tanganku.

“Oh, iya! Sepertinya besok Sora nggak bisa ikut pertemuan rutin kita. Katanya tadi dia ada perlu. Dan aku juga nggak ikut, aku akan mengikuti dia. Aku takut terjadi apa-apa pada adikku itu,” kataku dengan cemas.

“Kamu beneran nggak kenapa-napa? Sora ada perlu apa sih sebenarnya ampe kamu cemas berlebihan kayak gitu? Biasanya kamu kayak gitu kalo Sora mo ketemuan ama cowok. Bener?” tebak Hyojin. Aduh, kok dia bisa tahu sih? Gawat. Kalo kayak gini, ntar dia bakal ngotot buat ikut.

“Ah, mmm…. Siapa bilang gitu? Aku cuma khawatir aja kok,” sangkalku.

“Bilang Sora, besok dia harus tetep dateng. Meski cuma bentar. Pokoknya dia harus nongol. Awas aja kalo nggak,” ucapnya mengancamku. Aku hanya bisa mengangguk pasrah kalo dia udah bilang gitu.

“Ayo, tidur! Tapi jangan macam-macam lagi! Kulaporin Sora habis kamu,” ancamnya lagi lalu beranjak menuju kamarnya.

Aduuuuh, punya pacar perhatian sih perhatian.. Tapi ganasnyaaa.. *ditabok Hyo*

Ketika aku masuk ke dalam kamarnya, kulihat dia sedang meletakkan guling di tengah ranjangnya. Katanya untuk pembatas agar aku tidak menyentuhnya. Hhhh……

“Selamat tidur, Hyojin! Have a nice dream,” ucapku lalu mengecup keningnya sebelum memejamkan kedua mataku.

TBC

Miaaaan part 5 kelamaan…. Karena berbagai hal part ini selalu tertunda.. part 6 diusahakan secepatnya.. maaf kalo part ini mengecewakan.. Bungkukin badan 90 derajat.

Wajib comment…. Nggak comment, aku ngambek! *reader: bodo amat lu mo ngambek ape kagak!!**author: huwee…*

Freelance author

This post/FF has written by SF3SI Freelance Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF