LOVE’S WAY – ONE OF A KIND [2.2]

ONE OF A KIND

[2.2]

Author : Novi

Hye Jin POV

Rae Na pintar sekali bermain sitar. Untung saja aku sampai tepat waktu jadi aku masih sempat melihat penampilannya. Bagus sekali permainannya. Setelah penampilan Rae Na akan ada drama. Ah aku mau lihat drama yang dibuat Heechul sunbae. Kemana Key?perasaan tadi dia ada disampingku. Aku melihat sekeliling mencarinya dan kulihat di pojok, dia ditarik-tarik oleh seorang cewek yang aku yakin itu Yu Ri.Hah dasar!

Aduh semakin banyak yang berkumpul, aku jadi susah melihat panggungnya. Aku berjinjit untuk melihat karena tak mungkin aku menerobos kerumunan orang itu.

”Sendirian?”tanya seserorang yang sudah berdiri disampingku.

Saat aku melihat siapa yang ada disampingku aku sungguh terkejut itu Siwon sunbae sedang tersenyum padaku dan memperlihatkan lesung pipinya.

”Ne sunbae..”jawabku langsung.

”Di depan saja…”ajaknya dan menarik tanganku ke depan.

Dan saat itu perasaan itu muncul lagi. Aku merasa senang sekali, kenapa ya?tapi bukan karena aku menyukainya,ini lain. Senang seperti bersama seseorang yang disayang tapi bukan pacar, orang yang memperhatikanmu, orang menyanyangimu, orang yang selalu ada untukmu, orang yang selalu menjadi tempat kau mencurahkan semua kesedihanmu dan orang yang akan selalu memelukmu dengan hangat saat kau sedih dan takut. Kenapa ya setiap dekat dengan dia aku selalu merasakan perasaan ini. Ada apa denganku?

”Nah, disini kan kelihatan…”katanya begitu kami sampai di depan barisan. Kemudian dia melepaskan genggaman tangannya.

”Sunbae…Donghae Oppa mana?”tanyaku padanya.

”Oh..kau tidak tahu…Donghae ikut pementasan ini…”jawabnya.

Apa jadi Oppa ikut pementasan ini. Aigoo!kenapa dia tidak cerita padaku. Oppa lihat saja ya nanti, dia tidak bilang padaku.

”Kenapa kau memanggilnya Oppa?”tanya Siwon subae mengagetkanku.

”Ah…dia seperti kakak bagiku….bukan apa-apa hanya panggilan saja…”jawabku buru-buru. Aku takut dia bepikiran bahwa aku adalah pacarnya Donghae Oppa. Padahalkan Donghae Oppa sudah punya pacar namanya Kim Soo Hee, aku sering bertemu dengannya karena Oppa pernah mengenalkannya padaku dan kuarsa dia gadis yang cukup baik untuk Oppa. Dia cantik dan lucu. Aku juga jadi menganggapnya unnieku.

”Siwon…Hye Jin…disini…”teriak seseorang dari barisan paling depan sambil melambai pada kami. Ternyata itu Heechul sunbae.

”Ayo kesana…”kata Siwon sunbae.

Kami pun duduk di bangku paling depan, baru tahu aku kalau disini ada bangkunya juga. Beruntungnya aku bersama ketua kepresidenan murid jadi aku bisa dapat tempat duduk. Aku duduk ditengah antara Siwon sunbae dan Heechul sunbae. Posisi yang tidak enak sebenarnya karena Heechul sunbae terus saja bercerita. Saat pementasan dimulai Heechul sunbae berbisik padaku.

”Jangan kaget melihat Oppamu..”seru Heechul sunbae sambil tertawa kemudian diam saat para pemain sudah mulai keluar.

Aku melihat Donghae Oppa mengenakan baju perang dan siapa itu. OMO! Apakah itu Eunhyuk sunbae?yang pakai baju wanita itu. Aigoo!dia sungguh lucu sekali mengenakan pakaian itu. Kulihat Siwon sunbae berusaha menahan tawanya. Sementara Heechul sunbae terlihat begitu bersemangat. Ya ampun kasihan sekali Eunhyuk sunbae. Aku jadi prihatin terhadapnya.

Pertunjukkan berjalan selama 15 menit dan aku tidak mengerti jalan ceritanya, aku bingung sebenarnya ini drama sedih atau komedi habis daritadi aku benar-benar ingin tertawa melihat akting Eunhyuk sunbae berperan menjadi wanita kalau Donghae Oppa sih keren sekali benar-benar menghayati tapi Eunhyuk sunbae sangat aneh.

”Bagaimana?”tanya Heechul sunbae padaku dan Siwon sunbae.

Kami saling berpandangan dan mengacungkan jempol kami tanda bahwa pertunjukan ini keren dan kami pun tertawa bersama. Kenapa bisa berbarengan?aneh sekali.

”Sebenarnya pemeran wanitanya sakit jadi diganti dengan Eunhyuk…tapi untunglah tidak buruk…eunhyuk bisa beradaptasi…”terang Heechul sunbae.

Oh jadi pemeran utama wanitanya sakit jadi saja Eunhyuk sunbae yang harus menjadi korban kasihan sekali dia. Setelah pertunjukan selesai kami keluar dari kerumunan dan saat itu Hyo Jin datang mengahmpiriku.

”Hye Jin…Siwon…”sapanya pada kami berdua.

”Aku mencarimu tau…ayo…”Hyo Jin langsung menarik tanganku pergi.

”Annyeong Siwon sunbae…”seruku pada Siwon sunbae dan kulihat dia tersenyum dari jauh.

”Ada apa sih Hyo Jin?”tanyaku pada Hyo Jin begitu kami sudah jauh dari lapangan tadi.

”Katanya tadi kau mencari Taemin?”tanya Hyo Jin.

”Mwo?”jawabku. Siapa yang mencarinya? Dasar Hyo Jin masih saja meledekku.

”Ayo..”dia kembali menarik tanganku dan tiba-tiba hampir saja kami bertabrakan dengan guru baru itu.

”Mianhe seosangnim…”buru-buru aku menunduk dan mengucapkan maaf. Hyo Jin terlihat bingung melihat sikapku dan dia malah menatap guru baru itu.

”Hyo Jin…ayo pergi..”kataku sambil menarik tangan Hyo Jin pergi tapi Hyo Jin masih saja menatap guru itu. Kenapa dia?

”Dia guru?”tanya Hyo Jin setelah sadar.

”Ne…dia guru seni baru…namanya Jang Geun Suk…dia pindah dari amerika…”terangku.

”Kau tahu darimana?”tanyanya lagi.

”Key yang bilang….tapi dia kasar…”jawabku.

”Dan sangat tampan…”lanjut Hyo Jin.

”Gila kau!”seruku padanya.

Bagaimana bisa Hyo Jin suka pada pria seperti itu. Ya ampun kalau dia tahu betapa kasarnya dia, pasti dia tidak akan suka.

”Ya!itu mereka…”teriak Hyo Jin mengagetkanku. Saat kulihat siapa yang ditunjuk Hyo Jin ternyata itu Jin Ki Oppa dan Taemin. Aigoo!Taemin sangat tampan sekali memakai pakaian tradisional warna biru tua. Hyo Jin menarikku untuk menghampiri mereka.

”Annyeong Hyo Jin-ah…Hye Jin…”Sapa Jin Ki Oppa sambil tersenyum yang membuat matanya hilang.

”Annyeong Jin Ki Oppa….Taemin….”sapaku.

Taemin hanya tersenyum tipis, kenapa dia?tidak biasanya dia seperti itu, apa dia sedang ada masalah. Dia tidak pernah tersenyum seperti itu. Dia pun hanya diam saja biasanya dia akan menyapaku lebih dulu. Kenapa dia?dia sama sekali tidak menatapku. Kenapa sih?

Seseorang memanggilku dari jauh dan itu Key.

”Hye Jin…standnya!”teriaknya dari jauh.

Ya ampun aku lupa dengan standnya tapi…ada Taemin disini dan dia sedang seperti itu. Aku menatapnya sekilas.

”Aku duluan hyung…”Taemin bergegas pergi tanpa sedikitpun tersenyum padaku seperti yang biasa dia lakukan.

”Taem..kau mau kemana lagi?”Jin Ki Oppa berusaha menghentikan Taemin tapi Taemin malah berjalan terus.

”Aku kesana dulu Hyo Jin…”kataku pada Hyo Jin.

Dia kenapa sih? Kenapa dia tidak mau mentapku dan malah pergi begitu saja. Kalau ada masalah kenapa dia tidak cerita bukankah dia bilang kalau kita punya masalah kita akan saling berbicara. Aku termenung di stand sampai Rae Na menepuk bahuku.

”Ya…kenapa kau malah begngong…”

”Kau mengagetkanku saja!”kataku padanya.

”Kenapa wajahmu seperti itu?”tanya Rae Na melihat perubahan di wajahku. Ah aku tidak mungkin cerita pasti dia akan mengejekku.

Aku melihat Key masih tertidur di kursi mengenakan headphonenya. Dasar dia menyuruhku kemari agar dia bisa terus tidur tanpa harus menjaga stand. Babo!

Aku mendesah perlahan.

”Sebaiknya kau berjalan-jalan dulu sana…wajahmu kusut begitu…”seru Rae Na.

”Standnya?”tanyaku.

”Aku yang jaga…tenang saja sebentar lagi akan kubangunkan Cowok ini!daritadi dia hanya tidur saja!”kata Rae Na lagi.

Aku berjalan dari satu stand ke stand yang lain tanpa ada rasa tertarik sedikitpun. Aku masih terus memikirkan perubahan sikap Taemin. Dia kenapa ya? Kemana dia sekarang?aku berinisiatif mencarinya di stand kelasnya aku melongok melihat ke dalam.

”Mencari Taemin…”seru seseorang sambil menepuk bahuku. Dari cara bicaranya aku tahu siapa itu. Pasti Minho, bertanya tapi seperti menyatakan.

Aku berbalik dan menjawabnya.

”Ne…kau lihat dia?”tanyaku padanya.

”Di taman..”jawab Minho.

Aku pun segera pergi menuju taman dan benar dia ada disitu sedang duduk di bawah pohon mengenakan headphonenya. Aku berjalan perlahan-lahan agar tidak diketahui olehnya dan berdiri di belakangnya lalu mengambil headphonenya. Dia terkejut dan langsung berbalik. Aku tersenyum padanya.

”Annyeong..”sapaku.

Dia masih tersenyum tipis. Kenapa sih dia?

Aku duduk disampingnya dan mengembalikan headphonenya. Tanya atau tidak ya?kalau bertanya dia mau jawab atau tidak ya? Kami malah terdiam dan sungguh suasannya sangat tidak enak.

”Mianhe kalau aku punya salah…sepertinya kau sangat tidak senang hari ini…”kataku memberanikan diri. Dia langsung menatap kearahku dan tersenyum, senyum itu. Senyum yang aku suka, dia sudah tersenyum seperti itu lagi.

”Anni…aku tidak apa-apa..”jawabnya sambil memegang kepalaku.

”Kau sudah berkeliling ke seluruh stand?sudah hampir sore…”lanjutnya.

Aku menggeleng bagaimana aku bisa berkeliling kalau aku harus menjaga stand terus.

”Ayo…”ajaknya sambil menarik tanganku.

Kami berjalan dari satu stand ke stand lain dan dia menjelaskan semuanya padaku.

”Kau mau ini?”tanyanya begitu kami berhenti di stand yang menjual bakso ikan. Kelihatannya enak

”Ne..”dia pun membelikanku dan kami makan bersama sambil berjalan menuju stand selanjutnya.

”Kau tahu kalau kau sedang ulang tahun menurut budaya korea makanan ini wajib dimakan…”dia menunjukanku stand sup rumput laut.

”Kalau tidak?aku tidak boleh mencobanya?”tanyaku polos padanya. Aku sedikit tertarik melihatnya sepertinya enak juga.

Dia tertawa mendengar pertanyaanku dan mengajakku ke stand itu dan meminta dua mangkuk sup rumput laut.

”Cobalah…”katanya begitu sup itu datang ke meja kami.

Rasanya tidak buruk, enak. Hari ini aku sudah makan banyak sekali makanan korea, belum pernah aku makan sebanyak ini. Pertama di stand Donghae Oppa sekarang disini. Aku benar-benar kenyang.

Kami berjalan melewati stand aksesoris yang sering digunakan wanita korea jaman dulu. Aku tertarik pada salah satunya dan berhenti melihatnya. Wah cantik sekali.

”Ini dipakai di rambut seperti ini…”seorang siswi datang menghampiriku dan mejelaskan padaku dimana aksesoris itu dipakai. Wow cantiknya.

”Kau mau ini?”tanya Taemin lalu mengambilnya dan membayarnya.

Aduh, aku bisa membelinya sendiri kok. Aku jadi tidak enak padanya.

”Sini biar kubantu pakaikan…”dia langsung memakaikannya di kepalaku.

”Kau cantik….”lirihnya.

Apa yang barusan aku dengar, dia bilang aku cantik. Aigoo!apa aku tidak salah dengar. Ya ampun pasti mukaku sudah merah sekarang. Kami saling bertatapan beberapa saat dan aku merasakan jantungku berdegup sangat kencang Namun buru-buru dia mengalihkan pandangannya dan berjalan keluar stand.

”Ayo Jin Ki hyung dan Hyo Jin noona sudah menunggu…”katanya sambil berlalu.

”Ah ya…”seruku. Berusaha mengejarnya yang sudah lebih dahulu keluar. Ya ampun debaran jantungku tidak mau berhenti. Apa yang terjadi padaku.

Aku berusaha mengikuti langkah kakinya namun kembali aku terpeleset rokku aku lupa menaikkannya sedikit ke atas.

”Ahh!”teriakku.

Taemin berhasil menangkapku sebelum aku terjatuh dan sekarang aku berada di pelukannya. Aigoo!jantungku semakin berdegup dengan kencang.

Key POV

Kemana sih anak itu? Dia meninggalkanku sendirian di stand hanya dengan Rae Na sudah begitu dia marah-marah terus lagi. Aigoo, aku belum sempat tidur. Untung aku bisa kabur, lebih baik aku berjalan-jalan saja agar tidak ditemukan Rae Na. Dasar Hye Jin gara-gara dia pergi, jadi seperti ini. Tapi kemana dia ya?pulang?tidak mungkin tadi aku masih melihat Hyo Jin noona, berarti dia belum pulang. Tidak mungkin dia tidak pulang bersama Hyo Jin noona, tapi kemana dia?

Aku melihat hanbok warna kuning dan merah seperti hanbok milik Hye Jin di depan stand aksesoris. Ya itu dia. Aku berjalan hendak menghampirinya namun langkahku berhenti ketika aku melihat Taemin memeluk Hye Jin. Aku berjalan mundur dan berlari dari tempat itu. Kenapa dengan Taemin? Aisshh…kenapa aku ini?kenapa aku harus marah?kenapa aku harus merasa tidak enak? Dia bukan siapa-siapaku. Aku terus berlari dan berhenti di taman lalu duduk di bawah pohon. Ah sial!kenapa aku ini!aku terus saja memikirkan kejadian tadi. Hye Jin dan Taemin. Kenapa?

Apakah aku menyukainya?ya aku menyukainya tapi hanya sebatas suka tapi kali ini berbeda perasaan yang selalu aku coba hilangkan ternyata muncul lagi, perasaan yang selalu menggangguku. Ya aku telah jatuh cinta padanya…aku mencintainya…aku tidak bisa membohongi perasaanku lagi. Aku benar-benar telah jatuh cinta padanya. Itu kenyataanya, itulah jawabannya kenapa aku tidak suka melihatnya bersama Taemin, karena aku mencintainya.

Hye Jin POV

”Kau tidak apa-apa?”tanya Taemin begitu dia melepsakan pelukannya.

”Ne…”jawabku dengan jantung masih berdegup kencang.

Aku berusaha berdiri namun aku kepeleset rokku lagi, dia membantuku berdiri dan menggandeng tanganku agar aku tidak jatuh.

”Hye Jin-ah…”teriak Hyo Jin dari jauh. Aku langsung melepaskan peganganku pada Taemin dan berusaha berjalan sendiri, aku takut kalau Hyo Jin melihatnya pasti dia akan meledekku habis-habisan, dengan melihat seperti ini saja pasti dia akan meledekku habis-habisan begitu sampai dirumah

”Ayo makan…”seru Hyo Jin begitu kami sampai di depannya dan dia langsung menarik tanganku.

Makan, sepertinya aku sudah tidak mau makan lagi, aku benar-benar sudah kenyang. Kami berempat makan disebuah kedai di pinggir jalan sebenarnya yang makan hanya Hyo Jin dan Jin Ki Oppa sedangkan aku dan Taemin lebih memilih hanya memesan minuman. Aku benar-benar sangat kenyang. Sesekali Taemin menatapku dan itu sedikit membuatku salah tingkah. Kami hanya terdiam tidak berbicara apapun. Aku hanya menatap gelasku dan memainkannya. Aku tidak berani menatapnya. Suasana semakin kaku begitu Jin Ki Oppa mengantar kami pulang dengan mobilnya. Aku yang duduk di belakang bersamanya sama sekali tidak berbicara, dia lebih banyak melihat ke jendela begitu pun aku.

”Gumawo Jin Ki…”kata Hyo Jin

”Gumawo…”aku pun ikut berterima kasih padanya.

Taemin tersenyum padaku.

”Annyeong…”sapanya dan kemudian mereka pergi.

Baru saja mereka pergi Hyo Jin langsung menarik tanganku masuk.

”Pokoknya kau harus cerita padaku tadi kalian kemana saja…”

Sudah kuduga pasti seperti itu. Malam ini aku pasti tidak akan bisa tidur dia akan terus memberondongiku dengan banyak pertanyaannya . Tapi aku cukup senang hari ini karena bisa bersama Taemin. Kenapa ya jantungku selalu berdegup kencang jika berdekatan dengannya?

Taemin POV

”Hyung…”aku mengetuk pintu kamarnya tapi tidak ada yang menjawab. Apa dia sudah tidur?mungkin dia sudah tidur.

Aku kembali ke kamarku dan duduk di bangku di luar kamar yang menghadap ke arah taman. Aku tidak bisa tidur malam ini, kukira hyung belum tidur tapi ternyata dia sudah tertidur.

Aku masih memikirkan kejadiaan tadi, kenapa jantungku berdegeup sangat kencang begitu aku dekat dengannya. Apa yang terjadi padaku. Kenapa aku tidak suka melihatnya dekat dengan Key hyung? Aku jadi ingat perkataan Minho hyung waktu itu, dia bilang aku jatuh cinta padanya. Apa aku benar jatuh cinta padanya?tidak mungkin tapi kalau bukan karena aku jatuh cinta padanya lalu kenapa aku seperti ini, aku jatuh cinta padanya?benarkah itu?

TBC

Signature


This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • Open page LIBRARY if you miss some FF ^.^
Advertisements

26 thoughts on “LOVE’S WAY – ONE OF A KIND [2.2]”

  1. aduh aku baca yang bagian taemin senyum jadi ikutan senyum – senyum sendiri.

    Kira-kira bakal sama siapa ya? Taemin, key, atau jangan-jangan siwon? Ah penasaran

  2. noviiiiiii…! **sok akrab**

    aku suka banget nih FF! asyik sama suasana festival. nice nice nice.

    aku dukung tae min soalnya manis banget kayak lollipop, tapi…key juga cool kok,…dua-duanya deh **PLAK!**

    lanjutannya buruan yaaa…^^

  3. HWUUUUAAAAAAAAA !!!!
    TAEMIIIINNNN DIRIMU INI KOK SO SWEET BANGEEEETTTTT ???!!!!!
    TAEMIN TAEMIN TAEMIN !!!!! YA TUHAN YA TUHAN YA TUHAN !!!!!!!!!

    NOVI ONN !!!! DIRIMU LAGI-LAGI MEMBUAT SAYA JATUH CINTA PADA TAEMIN !!!!
    TANGUUUUUUNNNGGGG JAWAB !!!!
    hwuahahahahhaha

    DAEBAK YOW !!!!

    Onn onn onn…. kan part yang ini emang di kirim sbelom onn jadi author tetap terus Zika onn belom selese bikin signature nya.. jadi belom ada signature nya yak ^^
    part selanjutnye aje katanyeee… ehehehehe

  4. aishhhh taeminnnnn so sweet bgt sih~
    ah aku jadi jeles nih hahaha..
    nice ff! lanjutannya ditunggu yaa 🙂

  5. hyejin jadinya ama taemin aja yaaa *maksa hehe*

    ngebayangin eunhyuk pake baju cewe, kebayangnya pas waktu di intimatenote *yang eunhyuknya jadi eunja haha*

    nice ff like this ^___^

    lanjutt yaaaa 🙂

  6. taemin kok gag nyadar – nyadar sihh ?????
    itukan artinya sukaaaaaaaaaaaaaa .
    bikin gemes aja taemin nihh
    lanjut
    🙂

  7. WUAAAAAAAAAAAAAIIIII BARU SELESE BACA. INI TAB AKU DIEMIN BEBERAPA HARI wkwkwk mian… *nyengir*
    Key yaowoh sabar yahhhh yeobo /JEGER *dihajar lockets
    OH iyak novi eonn masa gara-gara baca FF ini kebawa mimpi wkwkwkwkwkw di mimpinya ada Eunhyuk sama Heechul WAKAKAKKAKAKA ngakak dah kalo inget bisa ampe kebawa mimpi gitu ~_~
    Lanjut ah lanjut kikikikik *melesat ke part berikutnya*

  8. Uwoooooooo Taeminnnn…. kau keren!!!
    Donghaaaaaaeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee aku melting ngebayangin diaaaaa….
    omooooooo……..
    lanjuuuuuuuuuuuuut!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s