OUR LOVE SHOULD GO ON – PART 8 (ENDING)

“Minho. .”.panggil Ri rin dari bawah panggung.

“Ri rin. .”. Minho langsung turun dari panggung dan memeluk Ri rin.

“Mianhaeyo. .!”. Ucap Ri rin dalam pelukan Minho.

“Anii, seharusnya aku yang minta maaf.”

“Anyeoong. .apa kamu Onie Ri Chan?”. Taemin yang baru turun dari panggung langsung menghampiri Ri rin.

“Ne. .kamu siapa?”

“O iya aku lupa Jaggi. Taemin. Dia teman satu sekolah kita lho!dan dia baru bergabung di IRESE (Ikatan Remaja Seoul). “ Minhomenjawab pertanyaan jaggiyanya itu.

“Ooo. .anyeoong. .!”. Ri rin membungkukkan badannya dan dibalas oleh Taemin.

“Apa kamu tahu Ri Chan dimana?”. Tanya Taemin. .

Love forever and last forever! oon nae mam dahaedoh jabheejeedo neutjuhl suh doh.”. hp Ri rin berbunyi.

“Yeobseoo Oniiieeee Ooddieeee. .?”. Suara cempreng Ri Chan terlihat cemas. Sesaat Ri rin menjauhkan hpnya dari telinganya.

“Nugu. .?”. Tanya Minho dengan setengah berbisik.

“Ri Chan “. Jawab Ri rin tanpa suara.

“Ri rin tolong katakan padanya kalau kau menunggunya di kursi pinggir taman.” Ucap Taemin ikutan berbisik Dia tidak mau kehilangan kesempatan.

Ri rin ngangguk mengerti. “Onie ada di kursi pinggir taman. Cepatlah kau kemari tapi kamu harus sendirian. Onie tidak mau menyusahkan Onie dan Dongsaeng.”

“Nee Onie. .Onie harus menungguku!”.Pesan Ri chan sebelum menutup hpnya.

^^^^^

Ri Chan berjalan sendiri memasuki area taman. Dia mengitarkan matanya dan menangkap seseorang duduk memakai kostum Diego, cowoknya Dora . Seseorang itu berdiri dan membelakanginya. Ada gambar Hati yang berwarna merah berukuran besar dibelakangnya. Dan secara tiba-tiba lampu-lampu kecil bersianar membentuk hati di batang pohon yang besar.

Ri Chan bingung dengan semua yang terjadi.

“Kau siapa?”. Tanya Ri Chan.Tapi seseorang yang berkostum itu tidak meberikan respon apa-apa. “Mana Onieku. .? apa kau memakannya?”. Celetuk Ri Chan asal.

Kemudian sesorang itu membuka topeng Diegonya dan memutar badan menghadap Ri Chan. Senyum nyengirnya keluar.

“Mwo. .?Naege. .?Wae. .? kenapa kamu ada disini?”. Ri Chan terkejut melihat Taemin ada dihadapannya.

“Karena aku ingin menjadi Diegomu Dora..”.Ucap Taemin tenang.

“Maksudnya?”

“Saranghaeyoo. .”.Taemin mendekati Ri Chan “apa kamu ingin menjadi pacarku.?”. tanyanya langsung tanpa basa-basi.

“Kamu mau mengerjai aku kan? memangnya aku sepabo itu.Namamu saja aku tidak tahu. Kenapa kamu tiba-tiba nembak aku?”.

“Pabboo! Apa kau tidak mendengar apa yang aku bisikkan kemarin siang disini? Perempuan yang akan ku tembak adalah kamu.”

“Aaaiissshh. .jangan bilang aku Pabo!”. Seru Ri Chan agak keras.Dia berpikir sejenak. ‘Jadi, perempuan yang akan bernasib buruk itu aku?’. Ri Chan meringis dalam hati.Taemin menarik kedua tangan Ri Chan dan menatapnya dalam.

“Selama ini aku sudah tahu Dora itu kamu dari Minho yang sudah menceritakan semuanya termasuk hukuman yang kamu terima, makanya aku menyebutmu dongsaeng yang malang.Aku juga tahu kamu melihatku diam-diam dicafe dekat taman kan. .?”. Goda Taemin membuat wajah Ri Chan semakin memerah.

‘God!sebenarnya dia cowok yang imut. Tuhan aku ingin meralat apa yang aku katakan kemarin siang, batin Ri Chan.“Nee. .nee. aku juga menyukaimu”. Ri Chan akhirnya mengaku.Aku akan menjadi perempuan yang bernasib paling baik didunia ini, lanjutnya dalam hati.

“Jadi?. .apa kita bisa menjadi seorang kekasih?”.

Ri Chan mengangguk malu dan Taemin tersenyum manis kemudian menarik tangan Ri Chan kedalam pelukannya.

Di sungai Han.

“Kau mau. .?”. Key menyodorkan sepotong coklat yang sudah terlihat belepotan.

“Oppa jorok!kenapa hanya memakan kacangnya saja tapi coklatnya kau berikan padaku?. Kenapa tadi kau beli kacang saja?”. Tanya Hyun yang juga  sedang memakan coklat tapi rasa Vanilla.

“K.acang yang ada di dalam coklat itu rasanya berbeda, lebih manis. “

Tiba-tiba pikiran Hyun kembali ke masa kecilnya.

“Aku tidak mau memakannya lagi! Kau mau?”. Key kecil menyodorakan coklatnya pada Hyun Young kecil. Hyun Young kecil memandang Key kecil untuk sessat lamanya. Key kecil menegaskan uluran tangannya.

“Anii,yang punyaku saja belum habis. Hyung jorrok!kenapa memakan kacangnya saja?”.

“Kacang yang ada di dalam coklat itu rasanya berbeda, lebih manis”. Ucap Key kecil bangga.

(ending flashback).

“Dia juga suka kacang coklat”. Ucapnya tiba-tiba.

“Kau merindukannya lagi?”. Tanya Siwon.

“Anii. .aku hanya teringatnya saja. .”. Jawabnya tersenyum pada Key.

“Kau menyukainya?”. Tanyanya lagi.

“Saat itu aku masih kecil Oppa tapi Jika aku menyukainya, kenapa??”

“Karena aku ada disini Hyun. .”.Key menatap Hyun dalam.

“Maksud Oppa?”.

“Aku dongsaeng Siwon. .”. Key memegang kedua pundak Hyun.

Hyun menggelengkan kepalanya tak percaya. “Jangan menghiburku seperti ini oppa. .”

“Anii aku tidak berbohong. Aku sudah pulang dari Aussi. Semenjak Siwon Hyung meninggal, Appa menyuruhku untuk menemani Umma di Seoul.” Ucap Key pasti.

Hyun Young menatap kedua mata Siwon. ”Jika kamu Hyung,rasa coklat apa yang selalu aku makan saat kita makan coklat bersama. .?”.

“Coklat yang persis kamu makan saat ini.” Ucap Key melihat Coklat putih yang sedang dipegang Hyun Young. Hyun kaget karena jawabannya benar. Dia langsung memeluk Key “kau kembali. .”.Key menganggukkan kepala dan mengeratkan pelukannya.

Sementara itu dipuncak menara Namsan Min Gi dan Jonghyun gak ada kerjaan menatap langit  Seoul .

“Jonghyun kenapa kita disini. .?”

“Apa kau tidak bisa melihat bintang-bintang yang ada diatas sana”. Jonghyun menunjuk langit yang ada diatas mereka.

“Nee. .aku melihatnya”

“Mana yang paling terang?”. Tanya Jonghyun tepat ditelinga Min Gi.

“Yang itu.” Min Gi menunjuk bintang yang paling terang.

“Kau pabo sekali!”. Kali ini Jonghyun yang menjitak kepala Min Gi. “yang paling terang itu kamu!.”lanjutnya. Tatapan Jonghyun yang bening menelusup kedalam mata Min Gi.

“Plettaakk. .”. Min Gi membalas menjitak kepala Jonghyun. *Benjolnya udah segede apa dijitak terus ama Min Gi*. “Kau yang Pabo. Gak nyambung! Kau menanyakan tentang bintang tapi kenapa jawabannya aku?.” Jonghyun  manyun. “Kau sungguh tak bisa diajak romantis! Sebenarnya kau sayang tidak padaku?”.

Min Gi menutup bibir Jonghyun dengan telunjuknya. “Oppa sudah tahu jawabannya”. Ucap Min Gi lembut.

“Mwoo. .? kau memanggilku Oppa? Tuhan gomawoo. .!akhirnya pacarku normal juga.”. Jonghyun menarik tangan Min Gi kedalam pelukannya. “Saranghaeyo jaggi. .”. .kemudian kecupan hangat itu mendarat dikening Min Gi.

“Nado Saranghaeyo Oppa.”. Ucap Min dalam pelukan Jonghyun “Awas kau akan ku jitak kepalamu karena berani menganggapku tidak normal”. Lanjutnya.

“Plettaakk. .!”. tangan Onew menadarat bebas dikepala Sun Yi.

“Aaiissshh. .”. Sun Yi meringis mengusap-usap kepalanya. “Kenapa Oppa tiba-tiba menjitak kepalaku. Seperti Min Gi pada Jonghyun saja.”

“Itu hukuman untukmu karena sudah berani menyukai berondong.” Ucap Onew pura-pura ngambek.

“Kau masih memikirkannya?. ..ssueerr aku tidak betul-betul menyukai Hyungmu mianhaee. .”. Sun Yi memelas.

Onew tersenyum. “Anii. .aku hanya bercanda! aku percaya padamu . .saranghae. .” Ucap Leeteuk lembut sambil menarik kedua tangan Sun Yi.

“Nado saranghae Oppa. .”.balas Sun Yi .

Rasa Cinta itu mendorong bibir Onew mendekat ke bibir Sun Yi. Dan ciuman pun terjadi di bawah menara Namsan. *Tumben tak cium kenning?*

“Oppa. .bisa gak sih nggak menatap cermin terus. .?”. Tanya Ah Seul yang sudah bosan melihat Heechul nanya-nanya gaje pada cerminnya itu.

“Waeyo. .? apa kau ingin mencobanya?”. Heechul menyodorkan cerminnya.

“Anniyoo. .aku tidak sesarapmu Oppa”. Jawab Ah Seul jengkel.

“Ok!kali ini Oppa akan menanyakan sesuatu pada cermin ini”. Ucap Heechul menatap kembali pada cermin “Cerminku, sekarang siapa pasangan yang terbaik didunia ini?”. Tanya Heechul pada cerminnya yang sudah pasti tidak bisa menjawabnya.

“Kau mendengarnya?”. Tanya Heecul yang djawab gelengan kepala Ah Seul.

“Katanya sekarang pasangan terbaik didunia ini masih dipegang oleh pasangan Heechul dan Ah Seul”. Bisik Heechul tepat ditelinga Ah Seul.

Ah Seul cuman bisa tersenyum mendengarnya.

“Ooppa. .kau bisa bernyanyi dan menari untukku. .?’. Tanya neul Rin pada Donghae.

“Waeyoo. .? jika sekarang Oppa malu. .!“

“Anii aku ingin melihatnya!ayolaah. .lagipula sekarang sudah sepi. Mumpung Onie dan Dongsaengku lagi pada pacaran. Ayoolaah Oppa.  Tadi juga kau tidak bernyanyi.”.rengek Neul Rin

“Nee. .tapi sedikit saja ya!”. Donghae mulai memutarkan tubuhnya. “Neorago. .*itu kamu*”Donghae mendekati neul Rin “. .Neorago. .*itu kamu* .Nan nobunirago *Hanya kamu*” bisik Donghae tepat di telinga Neul Rin.

Donghae memainkan kaki dan kedua tangannya . “Dareunsaram pilyo obseo nan keunyang neorago . .*Aku tidak butuh siapapun yang aku butuhkan hanya kamu*” kemudian dia berjalan mengelilingi tubuh Neul Rin. “Dashi hanbon mullo bwado nan, keunyang neorago *Ketika kamu bertanya lagi, hanya kamu* Jaggiyaa. .”. wajah Donghae tepat didepan wajah Neul Rin.

Neul Rin tepuk tangan senang,dia langsung memeluk Donghae.         ”Saranghaee. .”.teriaknya.

“YYeeeaaahh OUR LOVE SHOULD GO ON. . . ” nyanyian Seoul terdengar oleh telinga semua orang yang sekarang sedang menikmati akhir ceritanya yang indah dimalam ini.

Yeah~! Our love should go on *Cinta Kita akan abadi* Yeah~! Our love should go on~! *Cinta kita akan abadi* Hey ma! U, baby (gotta) like this! *sayang kau menjadi seperti ini*” Hyun Young meletakkan kepalanya dibahu Key.

sarangeeran neuggeemee chajawah keudae wow nunmuhlee nalmankeum beokchaoolrah *Air matamu berjatuhan tanpa kamu bisa menahannyaTetapi hatiku telah tersenyum dari awal* nae mam neoreul bon keu sunganbuteo gyehsoghaeseo uhtseo, neul baraewahtseo *Dan selanjutnya aku melihat wajahmu Mataku memandang lurus kepadamu” Kemudian Minho mengecup kening Ri rin.

……..

neol majuhan keu sunganbuteo *pertama kali aku melihatmu* A State of Tension *aku sangat tegang*”. ‘Maksudnya apa?’, Min Gi mengepalkan tangannya.

U make me fresh *kamu membuatku hangat* nae mamye gaeksheel keudaenun yeongwonhan *kamu hanya penumpang hatiku* nae yeonghonye hyusheek *kamu tempat perberhentian hidupku*”. Taemin berbisik ditelinga Ri Chan.

…….

Love forever and last forever! *Cinta selamanya dan abadi selamanya* oon nae mam dahaedoh *Meskipun aku menyimpannya diseluruh hatiku*jabheejeedo neutjuhl suh doh upneun neol *Kamu adalah sesuatu yang tidak bisa aku sentuh dan hilangkan*” Onew semakin erat memeluk Sun Yi.

YYYeEEeaaaahh… Semuaa kisah pasti akan berakhir indah pada waktunya dan pastikan OUR LOVE SHOULD GO ON!!!!!!!!

Akhirnya ledakan Kembang api sesaat membuat langit Seoul penuh dengan warna.

The End

By : Ahn Neul Rin

Ind Translation

Its You : Neul rin

Love should go on: Sun_yi.

Farissa

This post/FF has written by Farissa, and has claim by Farissa signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

Behind The Scene ‘Loe Boleh Gila’ –Kegilaan Kelima-

Behind The Scene ‘Loe Boleh Gila’ –Kegilaan Kelima-

Main cast :

– All SHINee Members

– All Super Junior Members

– All DBSK Members

P.S : Holaaaa~ Aku tau nih kalian semua pada kelamaan nungguin lanjutannya, haha 😀 Jeongmal mianhaeeeeeeee, updatenya lama banget soalnya ada beberapa alasan, yaitu : 1. Abang aku memboikot modem + komputer jadi aku gabisa pake komputernya huhuhu 😦 2. Aku sibuk buat ngurusin MPLS anak kelas 7 hehe, maklum aku kan anak PK alias Perwakilan Kelas *gananya* 3. Aku sakit terus huhuhuhu –“. And, here is it… Behind The Scene ‘Loe Boleh Gila’ –Kegilaan Kelima-. Enjoy it and happy reading 😉

————–  Continue reading Behind The Scene ‘Loe Boleh Gila’ –Kegilaan Kelima-

SHAWOL and ME – PART 2

Author: Nia Yoshioka

CAST    : ALL SHINee MEMBER
JI WON HEE (imagine that it’s you)

GENRE : LIFE, HUMOR ^^

Mian nih sebelumnya, aye suka nambah-nambahin cast tapi tenang kok semua itu tidak penting karena emang di sini SHAWOL aje judulnye *betawi nya keluar*

Hahaa, jadi ng-jayus *mianhaeyo*. Pokoknya kalau ada tokoh ba(r)u, di diamkan saja yaa noona2 ^^.

Mian juga kalo cerita saya ngalor ngidul, maklum saya tidak sehebat anda2 sekalian (TT^TT)b
*saya tidak akan cing cong lagi setelah ini, once more, mianhaeyo*

here it is…

…………

Ternyata ruangan pada gedung ini tidak sesuai abjad. Setelah hall Q adalah hall M. aku berputar-berputar, naik turun lift dan berhenti di depan sebuah ruangan ber-plang ‘OFFICIAL S’. Aku duduk sejenak sambil mengusap keringat. Ini namanya olahraga bukan latihan. Huf, kalau bu agen tau aku seperti ini, akan diapakan aku nanti?
Aku melihat arloji ku dan terbelalak. Sudah jam 9.15 rupanya. Tamat riwayat ku. Kelas tari sudah dimulai dari 15 menit yang lalu. Aku bergegas untuk mencari kembali hall K (padahal mah kalo ketemu juga pasti salah).
Ketika aku beranjak dari lantai tempat ku duduk, aku melihat seseorang membuka pintu dari dalam ‘OFFICIAL S’ tersebut. Aku memperhatikannya dari bawah sampai atas. Ketika aku melihat wajahnya, ternyata…Minho. Choi minho member shinee! Astaga naga! Mimpi apa sih? Tetapi seingat ku, aku sama sekali belum memimpikannya. Hah, apa sih? Tidak penting juga.
Aku menggeleng-gelengkan kepala dan menganga.
Minho: heh, ada apa dengan mu? ayan?
Hah? Ayan? Parah sekali orang ini. aku menutup bibir ku yang menganga.
Saya: huh, tidak sopan!
Minho: kalau begitu kau juga. Masa lihat orang dari bawah ke atas? Siapa yang mengajari mu begitu? Dasar tidak tau etika.
Yee, lagak mu artis sekali. Aku jadi jijik!
Saya: dasar artis! Susah ya harus ada attitude.
Kata ku songong. Aku meliriknya.
Minho: heh, ngaca dulu sebelum bicara. Kau pikir kau disini mau apa ha?
Saya: mau apa? ya mau jadi entertainer lah. Masa mau buang air?
Minho: ckck, kau harus belajar banyak.
Ia pergi berjalan begitu saja. Aku yang kesal masih dalam kebingungan. Aku tadi niatnya mau cari ruangan kan? Aku pun mengejar minho. Untuk bertanya tentu saja.
Saya: aduh, maaf…
Aku mencoleknya. Ia menoleh. Muka nya dekat sekali dengan wajahku. Ya ampun, untung aku bukan minho holic. Kalau iya, sudah pasti aku kejar-kejar dan aku cubit pipi-nya.
Minho: apa?
Saya: ng, hall K itu dimana ya?
Minho: cari saja sendiri.
Saya: a..apa?
Hih, sombong sekali dia! Memang nya kau siapa? Batinku kesal.
Saya: ya sudah, makasih!
Aku pergi meninggalkannya dan berlari-lari kembali sambil melihat-lihat plang nama ruangan. Ya Tuhan, yang membangun gedung ini tidak tau mengurutkan abjad ya? Sial, aku jadi tersasar. Aku kembali ke lift. Saat pintu lift terbuka, yang kutemukan adalah dia. Minho again. Aku berdiri diam di depan lift. Aku akan menunggu pintu lift tertutup. Aku tidak sudi satu lift dengan nya.
Minho: naik tidak?
Aku menggeleng.
Minho: hah, dasar ayan. Hei, aku mau ke lantai 9. Disana lah letak hall K, mau ikut tidak?
Aku membungkuk dan berterima kasih kemudian menggeleng kembali.
Minho: hi, aneh ya dirimu.
Pintu lift akhirnya tertutup. Aku melihat tanda lift berada telah mencapai angka 9. Kemudian aku menekan tombol ke bawah karena aku ada di lantai 3. Lift tiba dan pintunya terbuka. Ketika aku hendak masuk,
Minho: halo ayan.
Aish, naik tangga sajalah! Aku geregetan. Ini orang sinting sekali. Apa dia naik lift nya Cuma ingin main-main saja? Stress! Bagaimana bisa orang ini punya banyak penggemar? Apa soal karisma? Makan tuh karisma ketiak mu! mendingan taemin dimana-mana. Huh.
Aku menaiki tangga ke atas. Melelahkan sekali. Sekarang sudah 9.30. akhirnya aku sampai di lantai 9 dan mulai mencari hall K lagi. Aku menemukan plang nama ruangan bertuliskan ‘HALL K’. aku masuk dan kulihat hanya tumpukan baju-baju, gantungan baju, jemuran baju, jepitan baju…pokoknya semua serba baju. Dari mulai style Levis Presley sampai rhoma irama terpampang (lah? Apa bedanya? Lagi juga orang Korea tau aje?). aku menjelajah seisi ruangan dan mulai teringat akan apa yang bu agen katakan. Aku mulai mendengungkan kembali dakwah sang ibu agen pada ku. Oh, baru teringat. Dasar stupid tingkat autis, hall K merupakan ruangan pakaian dan style untuk artisssssssssssssss…..bagu

ssssssssssssssssssss sekali. Calon entertainer macam apa aku ini?
Aku keluar dengan tampang lemas. Sudah telat sekali kelas tari-nya. Sial sekali hari ini. siap kena semprot bu agen kalau sudah begini.
Aku berjalan menuju lift dan menunggu bilik lift tiba. Perasaan ku jadi tidak enak ketika pintu lift terbuka. Seseorang berdiri di dalamnya. Ia membelakangi ku. Rambutnya pendek. Dari belakang persis dengan taemin! Tapi aku tidak yakin. Tiba-tiba ia bergaya seolah ia taemin. Aku sontak berteriak dan masuk ke dalam lift. Pintu tertutup dan hanya tinggal aku dan taemin (?). Aku hampir memeluknya. Tetapi terhenti karena saat ia berbalik, ia berkata,
Minho: halo ayan. Hahaa..
GRRRRRRRRRRAAAAAAAAKKKHHHHHHHHH!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! WTF! WTH! SOMPRETTT!!

Freelance author

This post/FF has written by SF3SI Freelance Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF