WORLD END

Author : Resty a.k.a Mikan_Magnae

Lama g nulis FF*padhal beberapa minggu aja* mian baru kirim ff ku…nih ff SKS *sistem kebut semalam* maaf ya rada aneh.

Happy reading chingudeul yang kucinta dan ku banggakan*kayak pidato lu* >,^

World end

“oppa aku takut”

“tenang saja sera, oppa akan melindungi sera” sambil memeluk sera erat. BRUAAAAKKK!!

“disini kalian rupanya” para prajurit lawan menemukan sera dan dan anak laki-laki dalam sebuah almari tua yang besar. Prajurit tersebut mengeluarkan paksa ke dua anak itu dengan cara yang tidak manusiawi. Sera tidak berhenti menangis ketika di seret menuju ruang keluarga dan seorang namja kecil juga memberontak agar tidak melukai sera adiknya.

Mereka dibawa menuju ruang keluarga disana sudah ada orang tua sera yang sudah babak belur dihajar oleh seorang tentara bersenjata.

“sana!!!” seorang tentara menendang sera dengan kakaknya ke orang tua mereka. Sera yang ketakutan langsung memeluk ommanya yang lemas. Dan karena tangis sera semakin menjadi itu membuat tentara tersebut jengkel dan menendang keras sera dengan sepatu bootnya yang keras. Sera pun terpental 2 meter dan langsung batuk darah. Melihat anaknya diperlakukan seperti itu omma dan appanya tidak terima dan memohon agar membebaskan anak-anaknya. Tetapi mereka malah menghajar kedua orang tua sera. Lebih parahnya kakak sera dipilih 2 pilihan yang sangat menyakitkan pertama dia akan dibunuh pertama, kedua dia harus membunuh seluruh anggota keluarganya lalu ia bebas. Kakak sera lebih memilih pilihan kedua, dengan tangan gemetar dia membunuh ke dua orang tuanya. Sera yang gelap mata langsung berlari meraih senjata api yang di bawa seorang tentara yang sedang lengah. Lalu sera menghabisi seluruh orang yang ada di dalam rumah tersebut tak terkecuali kakaknya sendiri.

~14 tahun kemudian~

KRIIIIIIING……………

“sera bangun” seorang namja membanggunkan seseorang yang sedang tertidur.

Yeoja itu pun langsung menarik selimutnya hingga menutupi mukannya tetapi namja tersebut menarik dengan keras selimut sera.

“minho~ah cukup, aku akan bangun” dan tanpa banyak kata sera langsung menuju kamar mandi untuk mencuci muka dan bersiap-siap latihan kali ini.

“hari ini kita ber-5 akan ditempatkan di luar negeri untuk misi kali ini, lebih tepatnya di daerah konflik” minho berbicara sambil berjalan mengiringi sera yang diam.

Mereka berdua adalah merupakan intel dari kepolisian amerika dan sejajar dengan intel dari FBI.

“kalian bertiga minho, Heechul, dan sera akan ditugaskan ke korea selatan untuk menangani daerah perbatasan yang sedang memanas” tubuh sera menegang karena mendengar ia akan kembali ke korea. Setelah pembagian tempat selesai mereka berlima keluar seperti biasa alan dengan mika, minho dengan sera dan heechul keluar menggoda para hoobae-hoobae nya.

~korea~

“haaaaaaiiih kampung halaman sendiri memang lebih baik, sudah lebih dari 17 tahun aku tidak kemari…waaah cantik nya yeoja-yeoja disini” hechuul langsung saja menghilang dari rombongan dan menuju ke petugas yeoja bandara.

“kau baik-baik saja?” Tanya minho pada sera.

“huuuuh seperti itulah” jawab sera malas.

“hooooy kenapa lemas begitu” tiba-tiba heechul datang sambil merangkul sera dan minho.

“sini mari main denganku sera sayang” heehul sudah memonyongkan bibirnya dan sera hanya diam tanpa ekspresi geli atau semacamnya.

“hyuuung~” minho menarik sera dan menggantikannya untuk dicium heechul.

“OMO” heechul menghentikan serangannya karena minho sudah ada didepannya.

“haiiish selalu pasang badan untuk sera, dasar sekali-kali aku juga mau babo” heechul meninggalkan sera dan minho sambil menggerutu gak jelas.

“kenapa diam saja?” Tanya minho kesal

“hasilnya sama saja, dari dulu kau selalu menyelamatkanku” kata sera santai dan berjalan meninggalkan minho.

“baiklah sera~ah kau menang” minho menyusul sera….

~barak pelatihan~

“kami ini pelatih kalian saat ini, jadi mohon kerjasamanya” kata heechul sambil membungkukkan badannya diikuti sera dan minho. Mereka bertiga menangani hanya 7 orang tentara untuk dilatih karena pihak korea masih menganggap belum terlatih. Anak buah mereka adalah jinki, kibum, jonghyun, taemin, shindong, eunhyuk, siwon.

“perkenalkan namaku kim Heechul, ini minho, dan seorang yeoja cantik dan tidak lain adalah istri saya dia sera” kata heechul memperkenalkan dirinya dan ke 2 temannya.

Minho hanya memasang wajah kesalnya ketika heechul menyebut sera adalah istrinya.

Setelah perkenalan sera keluar untuk menghirup udara segar, dia duduk di sebuah tebing curam namun memiliki pemandangan yang indah.

“kau memikirkan keluargamu kan?” Tanya minho yang sudah duduk disamping sera. Sera hanya diam.

“sudah lah tidak usah kau bahas jika tidak mau” kata minho sabar.

“aku benci kembali kesini, disini aku hanya bisa mengutuk oppa ku saja, gara-gara dia aku harus sendirian” akhirnya sera mengeluarkan isi hatinya juga.

“tapi sekarang kau tidak sendirian lagi kan, masih ada aku yang akan menemanimu selamanya kan”  kata minho sambil membelai rambut sera.

“kita akan latihan mulai besok jam 6 pagi, ingat jangan sampai terlambat, sekian.” kata minho dan keluar dari tenda para anak buahnya diikuti oleh sera.

“MWOOO jam 5?” kata jonghyun sambil berteriak tidak terima.

“aku sih uda biasa bangun jam segitu” kata kibum cuek dan melanjutkan kegiatan nyemilnya.

“ya kibum~ah sejak seminggu kita disini memang tugasmu hanya masak saja kan seperti ahjuma-ahjuma, haaiiish tidurku jadi berkurang mana muka mereka serius sama sekali tidak bersahabat” jonghyun semakin tertekan.

“sudah lah besok kita minta kibum bangunkan kita saja” kata jinki menengahi masalah ini.

“dia benar, kibum kau bangunkan kami yah” kata shindong dan eunhyuk.

“ne ne ne” kata kibum pasrah.

“hyung bisakah kau menjauh dari sera” pinta minho dengan halus.

“ani, dia sangat manis sehingga aku igin memakannya, lagipula disini tidak ada wanita sama sekali aku jadi kesepian dan butuh hiburan” heechul semakin menggoda minho dengan merapatkan pelukannya pada sera dan membelai rambut sera mesra, sedangkan sera hanya diam dan membaca buku tidak peduli.

“kau cemburuuu yaaaa, mana boleh begitu” heechul semakin membuat minho kesal.

“minho~ah ada laporan dari pusat?” Tanya sera tiba-tiba dan menghentikan langkah minho yang ingin keluar mencari udara segar.

“hemmmm Tanya hyung saja, bukankah hyung senang kalau kau bertanya” kata minho ketus sambil keluar ruangan. Dan itu semakin membuat heechul senang karena berhasil menjahili dongsaengnya.

“jadi bagaimana”sera menoleh ke heechul dan wajah mereka salig berhadapan dan hanya berjarak 6cm. dan wajah heechul semakin mendekat ke wajah sera ingin mecium bibir sera, heechul semakin dekat semakin dekat dan PLAK!!! “AWW” teriak heechul

“HYUUNG~” minho memukul kepala heechul.

“hehehe mian-mian dia sungguh cantik” heechul beranjak dari tempat duduk dan pergi.

“dasar hyung ini” kata minho kesal.

“huuuh sebenarnya kita diperigatkan agar hati-hati pada orang asing selain anak buah kita. Karena kita sama sekali tidak tau maksud tersembunyi dari orang lain” kata minho.

“hanya itu saja?” Tanya sera dan minho mengganguk. Sera segera keluar ruangan untuk melihat para anak buahnya yang sedang bersama heechul. Sera duduk di sebuah bangku panjang dan didampingi minho.

“sera kau tidak mau mendoakan omma appa mu?” minho sengaja tidak menyebut oppa sera karena sera pasti tidak akan senang.

“ani, lagi pula aku tidak tau makam mereka” kata sera muram. Minho tidak tau harus memulai topic apa dan mereka hanya diam saja melihat para anak buah mereka sedang menari-nari atas perintah heechul.

6 am~

“bbbrrrrr dingin hyung” taemin merapatkan tubuhnya pada jinki.

“ii ii yyaaaa”kata jinki.

“baiklah kalian sudah berkumpul semua, mari kita mulai latihan kita. Kita awali dengan berlari mengelilingi lapangan ini 5 kali selama 5 menit!!!” kata minho tegas. Terdengar suara para anak buah yang sedikit mengeluh terutama si jonghyun yang sudah menggerutu sejak tadi.

“OPPAAAA~” seorang anak kecil berlari sambil melambaikan tangannnya dan dia membawa sebuah tas ransel yang sangat besar.

“AAAA jung in ah, kemari” onew menyuruh jung in ke tempat teman-temannya sedang beristirahat.

“kali ini kau bawa apa?” Tanya jonghyun sambil mengintip dari punggung jung in. dan diikuti oleh ke 6 temannya dan 1 orang yang aneh yaitu heechul.

“OMO kenapa anda kemari” kata jonghyun kaget.

“heeeem aku ingin lihat dia membawa apa” kata heechul tidak mempedulikan reaksi lebay jonghyun.

“oppa aku membawa sebuah minuman ringn lalu membawa sabun untuk mandi, pasta gigi lalu…” gadis kecil itu menjual barang-barang keperluan sehari-hari selama wamil.

Dan mereka bertujuh pun asik memilih barang-barang yang akan mereka beli.

~1 minggu berlalu~

Mereka bertujuh mulai terbiasa dengan latihan-latihan fisik yang diajarkan oleh ketiga atasan mereka. Dan mereka pun mulai akrab dengan sera yang sangat sulit diajak berteman.

Untuk urusan tipu menipu dan penyamaran itu adalah tugas heechul untuk melatih mereka karena heechul adalah orang yang sedikit licik ^^. Sementara itu minho dan sera berada dalam tenda dan telibat perbincangan serius.

“jadi kau mendapat apa yang kuperintahkan”

“ini datanya” kata minho menyerahkan beberapa lembar kertas pada sera.

“hemmmm jadi dugaanku benar”

“jadi mau kau apakan dia” Tanya minho

“seperti biasa” kata sera

“tuan minho dan sera makan malam sudah siap” kata kibum dari luar. Sera dan minho keluar untuk makan malam bersama.

Seusai makan malam sera, minho, dan heechul tidak istirahat seperti ketujuh anak buahnya mereka membicarakan soal penyusup yang sudah mereka incar untuk diatasi.

“jadi besok” kata heechul kali ini serius.

“kalau bisa tanpa diketahui mereka” kata sera

“kau yakin dengan hal ini, dia sangat hebat dalam jarak dekat sama sepertimu” minho menatap sera cemas.

“lebih cepat lebih baik, lagi pula ada kau dan heechul yang akan menjadi kartu AS ku” kata sera tersenyum licik.

“yes my lord” kata heechul dan minho bersamaan.

~esok pagi pukul 5 am~

“terima kasih kau sudah datang nona jung in, atau kami harus memanggilmu mata-mata korea utara” kata sera enteng.

“maksud nona apa?” jung in merasa gugup dan mundur beberapa langkah.

“kau mirip seorang mata-mata yang handal memiliki reputasi pembunuh juga sama sepertiku, meski tubuhmu kecil kau hebat juga ya” sera semakin mendesak jung in.

“a a aaaku tidak tahu maksud nona” jung in mulai pucat.

“kau tidak tahu, akan ku permudah dengan ini” sera mengeluarkan sebuah pedang yang biasa ia gunakan untuk bertarung.

“heh baiklah kalu kau mengancam, aku juga tidak akan segan” jung in kecilpun mengeluarkan sebuah senapan yang ia simpan dalam raselnya, dia tahu kalau ini akan terjadi.

“pedang vs senjata api apa yang bisa kau lakukan dengan itu babo” kata jung in meremehkan.

“kita tidak tahu apa yang akan terjadi” sera melesat kearah jung in dan dengan cepat dapat menghindar dari serangan sera. Dan dengan keahlian berpedang sera akhirnya dia bisa memberi sedikit luka ditangan kiri jung in.

“sialan kau pikir kau bisa menang dengan pedang buntut mu itu” geram jung in sambil memegangi tangan kirinya yang berdarah.

“baiklah, minho hechul sudah saatnya kalian beraksi cepat selesaikan sebelum mereka tahu” sera berbicara sendiri dan itu membuat jung in sedikit bingung.

DORRR

Suara tembakan terdengar dan tiba-tiba jung in terjatuh ditanah sambil berteriak kesakitan. Itu cukup membuat anak buah sera terbangun dan keluar dari tenda mereka dan melihat apa yang terjadi. Tidak ingin mereka mengetahui apa yang terjadi dengan cepat sera menghunuskan pedangnya tepat di jantung jung in dan jung in tewas seketika ditangan sera.

“a a aapa yang kau lakukan nona sera” kibum mendekat pada sera bertanya dengan mata yang tertuju pada jung in yang berlumuran darah.

“waeyo, jung in ah irona” jinki masih tidak percaya. Melihat jung in sudah terbujur kaku.

“itu bukan urusan kalian” sera akan pergi meninggalkan jung in di tanah.

“AKU BILANG KENAPA!!!!!!” jinki meraih kerah baju sera dan menaikan keatas sambil menangis ia menunggu kepastian jawaban sera. BRUUUK jinki terjatuh ketanah

“jangan pernah kau sentuh dia” minho membanting jinki dan menatapnya marah.

“sudahlah minho” sera menepuk pundak minho dan mengajaknya pergi.

“Heechul urus dia” kata sera sambil berlalu dengan minho. Mereka bertuju menatap penuh amarah sera yang tidak memberi tahu alasan kenapa harus membunuh jung in.

“kenapa harus jung in dia masih kecil” kata jonghyun tidak percaya.

“padahal dia sudah kuanggap seperti dongsaengku sendiri” imbuh taemin. Tetapi diantara mereka bertujuh jinki lah yang paling sedih. Karena jinki lah yang paling dekat dengan jung in. “hyung tabahlah” kibum menepuk pundak jinki yang masih terdiam.

“iya tabahlah” heechul tiba-tiba sudah berada di antara mereka bertujuh.

“OMO lagi-lagi muncul tiba-tiba” lagi-lagi ekspresi jonghyun berlebihan.

“kami membunuhnya bukan karena hobi, dia itu seorang mata-mata untuk membunuh kalian” kata heechul dengan wajah serius, dan itu membuat mereka ber-6 kaget.

“yaaah lagi pula sera juga tidak punya pilihan lain untuk membunuhnya demi melindungi kalian” kata heechul.

“kalian tahu sera hanya mempunyai teman hanya 2 didunia ini. minho dan Sandra dan si Sandra mati ditangan sera sendiri” raut muka heechul berubah menjadi suram.

“wae?”kata siwon

“untuk mendapat tempat tertinggi di badan kepolisian, tapi itu adalah permintaan Sandra sendiri, karena……suatu hal”

“apa itu?”Tanya siwon lagi.

“aku tidak bisa ceritakan” kata heechul.

“tapi membunuh bukanlah sesuatu yang pantas untuk menghakimi sesorang” kali ini kata-kata jonghyun terdengar rasional.

“apa kalian pikir, kami megambil keputusan itu dengan ceroboh, oh ayolah kami ini sudah terdidik dan taruhan sekarang sera pasti sedang sedih karena sera tidak pernah suka membunuh” heechul mengakhiri percakapan dengan ke 7 anak buahnya. Sebelum keluar dari tenda heechul mengatakan sesuatu pada anak buahnya “kalian ku mohon jangan benci sera” lalu heechul meninggalkan tenda.

“gwenchana?” Tanya minho.

“aku pasti sudah membuat mereka takut” kata sera datar

“sudahlah” minho mengusap lembut kepala sera.

“aku memang jahat dan dunia tidak pernah menginginkanku” sera mulai terisak. Minho merasa kasihan pada sera dan hanya bisa menggenggam tangan sera yang gemetar dan dingin.

Selama beberapa hari mereka bertujuh menjalani latihan yang sangat berat karena mereka akan mulai bertugas di daerah perbatasan secepat mungkin menggantikan para prajurit yang terluka maupun tewas dalam perang. Selama latihan terlihat jelas kesenjangan antara para pelatih khususnya sera dengan ke-7 anak buahnya.

Akhirnya hari yang ditakutkan datang juga. Minho mengumpulkan seluruh anak buahnya

“besok kita akan pergi ke daerah perbatasan, jadi kita akan menghadapi perang yang sesungguhnya. Kalian sudah belatih dengan keras karena itu kalian harus pukul mundur pasukan lawan” minho cukup membuat mereka kaget karena jadwal maju 3 hari.

~daerah perbatasan~

“akhirnya kita sampai juga, tapi disini tidak ada seorang yeoja yang bisa diajak main huhuhuhu” heechul meratapi mimpi buruknya yaitu tidak bisa menggoda yeoja, dan heechul sudah menyerah soal sera.

“hyung kita disini untuk berperang bukan untuk bersenang-senang” kata minho.

“kau siap aku akan melindungimu selama perang ini berlangsung” minho menepuk pundak sera.

“gomawo minho” kata sera.

“ayo kita lakukan yang terbaik seperti saat kita latihan” heechul menyemangati anak buahnya.

“YOSH”

Perang ini ternyata lebih sulit dari yang diperkirakan. Karena para tentara korea utara menggunakan senjata yang hampir setara dengan senjata milik korea selatan. Dalam perang ini anak buah sera berjuang dengans sekuat tenaga. Banyak sekali korban yang berjatuhan. Tetapi anak buah sera 100% selamat dan hanya mengalami sedikit luka di sana sini.

Setelah berjuang selama 10 jam dalam perang anak buah sera dapat memukul mundur para pasukan musuh dan menyelamatkan sedikitnya 567 tentara yang sedang terluka, ini cukup untuk mereka mendapatkan sebuah penghargaan dari pemerintah. Dalam merayakan kemenangan mereka terlihat begitu gembira karena telah berhasil memukul mundur pasukan lawan dan mereka dapat berkumpul dengan keluarga mereka.

Dibalik peperangan dan kemenangan dari satu pihak selalu ada yang merasa kehilangan salah satu yang berharga begitu pula yang dirasakan sera. Sera melihat minho tergeletak dipangkuannya dengan penuh darah dan dingin sera menahan air matanya sebisa mungkin. Heechul mendekatinya dan memberi dukungan pada sera untuk bersabar

“kenapa dia selalu melakukan itu” sera menahan air matanya.

“lagi-lagi dia melindungiku, aku tidak mau sendirian lagi” sera menggenggam tangan minho.

“sebenarya sera aku mengetahui rahasia besar minho tetapi minho selalu menyuruhku untuk tidak bercerita padamu. Namun kali ini kau berhak tau yang sebenarnya, sera minho itu oppa mu yang telah tega membunuh orang tua mu, yang jahat padamu, merampas masa kecilmu yang indah” sera tidak percaya dengan apa yang didengarnya dan sera hanya terdiam tidak percaya.

“kau pasti sudah lupa karena itu adalah kenangan terburukmu yang mungkin sudah kau buang, minho yang tadinya kau bunuh ternyata masih hidup. Dan sekuat tenaga untuk dapat diterima di kepolisian untuk menebus kesalahannya padamu”.

“dia sangat sayang padamu dia melakukan apapun untukmu apapun itu sera, bagi dunia mungkin kamu hanya seorang sera namu bagi minho sera adalah dunianya dan segalanya” heechul tahu sera ingin ditinggal sediri untuk menenagkan hatinya dan heechul pun pergi meninggalkan sera yang menangis di hadapan minho.

“o op oppa irona irona oppa, kenapa kau tidak pernah bilang yang sebenarnya padaku. Aku kehilanganmu lagi aku memang orang bodoh yang tidak pernah menyadari siapa kau. Aku mohon bangunlah, bukankah dulu kau bangun ketika kubunuh dan kembali hidup denganku aku mohon oppa” sera berbicara sendiri dan sera sadar itu sia-sia. Sera tau miho sudah meninggal.

“irona irona, oppa juga dunia bagi sera. Sera memaafkan oppa jadi ayo bangun” tetapi minho hanya terdiam kaku dan dingin.

“oppaaaaa” sera semakin erat memeluk tubuh oppanya yang sudah dingin.

Sera merasa telah berhenti berputar lagi. Dia kehilangan lagi orang yang iya sayangi. Sera dengan mata yang berlinang air mata ia melirik kearah senjata api yang tergeletak di samping minho. Dengan perlahan sera mengambil senjata api itu dan sera merebahkan diri di samping tubuh minho.

“oppa sudah cukup aku sendirian didunia ini, aku ingin mengakhirinya, omma, appa, Sandra, oppa kenapa kalian pergi meninggalkan ku sendiri. Aku juga keluarga kalian, sekarang duniaku sudah pergi jadi untuk apa aku bertahan lagi di dunia tanpa orang-orang yang kucintai. Oppa aku ingin selalu bersamamu” sera mengandapkan ujung tembaknya tepat ke kepalanya dan segera menarik pelatuknya…..

“Dalam perang selalu meminta korban, dalam perang selalu ada tangs kehilangan, dalam korban pula kita sendirian. Perang tidak akan menyelesaikan masalah. Sekarang kau sudah memilih jalanmu sendiri sera. Kalian tidak akan terpisah lagi” heechul menatap sera dan minho sambil menitihkan air matanya.

THE END

GOMAWO YG UDAH MW BACA AND KOMEN-KOMEN *BOW* TRIMA KASIH  CHU~ ♥

Cast :   choi minho and all member shinee

Kim heechul

P.S: MAAP ONN… SIG NYA BELON JADI… EKEKEKEKE… AKU BELON SEMPET.. EHEHEHE.. PEACE ONN ^^V

Signature

This post/FF has written by SF3SI Freelance Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

17 thoughts on “WORLD END

  1. olalaaaa…sedihnya kena banget. keren nih FF. beneran nih bikinnya pake sistem SKS? keren sih soalnya. idenya brilian dan unik. pake tentara2 n pasukan lagi. kreatif dan berani.

    nice job, nice FF ^^

  2. Wawawawawa…
    Kok mati smua sih?? TT.TT

    aku suka pasangan jonghyun heechuuul..lucuuu.. >.<

    nice ff author!! Dtnggu ff yg laennya ya..

  3. woah cerita perang2 gitu ya. keren~~ aku suka ceritanya. gak biasa. dan aku pikir, minho baik begitu sm sera gara2 minho suka sm sera. tapi taunya gara2 minho itu kakaknya sera. wkwkwkwk cool!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s