GRANDPA, GRANDPA – PART 3

Main cast : Key SHINee

Supported cast : SHINee, imaginary character

CHAPTER 3

“Alexis! yeonghoneul bachilkkeyo
Alexis! jebal nal bada jwoyo
Alexis! dalkomhi jom deo dalkomhage
Soksagyeo naui serenade”

Key sebel ngedenger seisi apartemen terus-terusan nyanyiin lagu Juliette mereka yang ‘Juliette’nya diganti sama nama Alexis. Sebenernya Key suka banget sama lagu yang punya judul asli Deal With It, dinyanyiin sama Corbin Bleu dan dinyanyiin ulang dengan keren oleh mereka ini. Tapi kentara banget mereka lagi ngeledekin Key yang lagi ‘teridentifikasi punya rasa’ (bahasa apa ini??) sama Lex. Aish, mereka kok seenaknya aja menarik kesimpulan?

“Alexis! yeonghoneul bachilkkeyo
Alexis! jebal nal bada jwoyo
Alexis! dalkomhi jom deo dalkomhage
Soksagyeo naui serenade”

“Berisik!” tukas Key, yang lebih ditujukan ke Jong Hyun yang dengan suara emasnya bikin improvisasi di sana-sini dan nggak lupa menekankan nama Alexis sebagai pengganti Juliette. Hihihi. Jong Hyun pura-pura nggak dengar dan melanjutkan nyanyiannya di dapur.

“Tae Min tolong ya!” kini giliran Tae Min yang kena sasaran.

“Sori, hyung. Abisnya kalo nggak ikutan nggak asyik sih…” ucap Tae Min polos. Kemudian melanjutkan nyanyiannya. Key cuma bisa manyun.

Alexis Song memang sedang stick di kepalanya. Key mencoba mengalihkan pikirannya dengan dengerin musik. Tapi dasar tuh penyiar radio lagi cerdas, dia muterin easy listening love songs pas apartemen mereka lagi diguyur hujan. Dan pas tuh penyiar muterin Crazy Love-nya Michael Buble, Key matiin radionya. Anak-anak SHINee yang lain memperparah ledekan mereka.

“E-eh, nonton reality show yang kemarin nggak? Yang temanya Family Sweet Family itu,” Onew membuka percakapan. Yang lain nampak tertarik.

“Nggak nonton, hyung. Emang bagus ya?” tanya Min Ho.

“Bagus banget. Ngingetin sama my mom and dad di rumah…,” ujar Onew menirukan logat Alexis yang diceritain Key tempo hari.  Mereka ketawa ngakak.

“Aku juga kangen sama my brotha’ and sista’. What do you guys think they’re doin’ right now? Do you think they miss me, too?” sambung Jong Hyun.

Chill, buddy…, I’m pretty sure they miss us badly,” mereka ngakak lagi. Key cuman bisa manyun tanpa bisa membalas ledekan mereka. Terselip rasa tersinggungnya. Ngapain sih mereka ngeledekin logat Alexis? Bukan salahnya Lex kalo dia nggak lancar bahasa koreanya. Hihihi.

Akhirnya Tae Min ngasih isyarat buat ketiga hyung-nya supaya nggak becanda lagi, soalnya kalo Key ngambek, sarapan mereka bisa terancam. Cuman Key yang bangunnya paling pagi dan paling rajin bikin sarapan.

“Key, aku ada ide!” ujar Onew.

“Apa?” Key bertanya tanpa minat.

“Kamu telpon si Alexis, bilang kalo dia mau jenguk kakeknya lagi,kamu mau nganterin,”

Sebenernya ide Onew tuh bagus. Tapi Key lagi nggak punya nyali buat ngajakin Alexis. Abisnya tuh cewek cuek banget sih. Key takut dikacangin nanti. Eh lagian kan dia nggak punya nomornya Alexis.

“Nih nomornya,” ujar Min Ho seakan bisa membaca pikiran Key. Ia meraih handphonenya dan mencari nomor Lex. Key tambah manyun. Ouw…jadi obrolan yang bikin dia jealous setengah mati kemarin itu ada acara tuker nomor handphonenya? Huh!

“Ayo buruan!” ucapan Min Ho (karena udah pegel nyerahin hapenya tapi nggak disambut-sambut sama Key) membuyarkan lamunannya. Mau nggak mau Key mendial nomor Alexis.

Speaking,” terdengar suara khas Lex dari sana. Key diam sebentar. Menarik nafas.

“Hi, Lex!”

Who’s speaking?”

“Ini…uhm…ini Key,”

Jeda.

“Oh, how is it going, Key?”.

Tumben basa-basi. Mau nggak mau Key tersenyum senang. Kapan lagi denger Lex basa-basi gini. Hihihi.

We’re all fine. Kamu mau jengukin kakek kamu lagi? Mau aku anterin nggak?” Key nggak percaya dia udah ngajakin Alexis. Ya udahlah, udah terucap.

“Boleh aja,”

Thanks GOD!

“Jam sepuluh di halte ya!” ujar Key bersemangat. Nggak lama kemudian pembicaraan berakhir. Key sumringah. Nggak peduli temen-temennya cekikikan ngeliat tingkahnya. Gini toh, Key yang sedang falling in love.

Sebenernya tuh halte letaknya nggak jauh dari apartemen mereka. Tapi jam setengah sepuluh Key udah siap dengan kunci mobil. Dia nggak mau buat Alexis menunggu. Taelaaa…

Mobil melaju melewati perempatan jalan menuju halte. Halte kosong setelah bus kesekian melaju pergi. Key menunggu.

Lima menit.

Dua puluh menit.

Key nggak mau ngebiarin cewek nunggu, tapi bukan berarti dia suka nunggu. Apalagi nunggunya lama.

“Hi,” kekesalan Key langsung cair begitu ngedenger suara yang dikenalnya. Dia menoleh dan tertegun. Cewek blasteran bermata biru langit itu tampak menawan dengan cardigan yang menutupi t-shirt baby tee nya, dipadukan dengan jeans pensil sobek-sobek (gaya Lex banget tuh) dan sniker sewarna dengan t-shirtnya.

Sorry for letting you wait…

“Oh, aku nggak nunggu lama kok,” hihihi, Key udah lupa dengan kekesalannya. Apalagi setelah Lex tersenyum manis. Oh my God, Oh my God,…if it’s just a dream, please don’t wake me up…

Key melajukan mobilnya ke Hamkke. Sepanjang jalan Lex nggak banyak ngomong. Mungkin perbendaharaan bahasa Koreanya agak payah. Hihihi. Kok jadi ikutan nyinggung?

Mobil belok ke pelataran parkir Hamkke. Dari kejauhan terlihat orang-orang tua yang sedang bercengkrama. Pemandangan sejuk. Key menyusul Lex yang udah duluan setelah nge­-lock mobilnya.

Lex terlihat berbincang-bincang dengan kakek dan nenek di sana. Kemudian seorang kakek berusia sekitar enam puluhan muncul dan menyapanya riang. Lex memeluknya. Mungkin itu kakeknya Lex, pikir Key. Ia memperhatikan kakeknya Lex. Sosok yang hangat. Kebayang betapa memalukannya seandainya memang betul anak dan menantunya tega bicara soal warisan padahal dia belum kemana-mana.

“Grandpa, ini Key, teman,” Lex memperkenalkan Key. Key membungkuk memberi hormat. Kakek Lex tertawa dan mengangguk-angguk. Semakin diperhatikan, kakek Lex emang mirip sama Key pas lagi nyamar. Kakeknya nggak begitu tinggi, dan termasuk mungil jika dibandingkan dengan beberapa temannya yang berpostur tinggi. Pantesan Lex bisa salah ngenalin kakeknya. Tapi tetep aja kesalahan Lex itu kebangetan. Mungkin karena udah lama nggak ketemu kakeknya kali ya, makanya bisa keliru. Hihihi.

Tiba-tiba seorang ibu seusia kakek Lex mencoleknya. Key menoleh.

“Kau artis ya? Aku pernah melihatmu di televisi,” ujar ibu itu. Key terkejut. Bingung mau jawab apa. Kalo bohong nggak enak juga. Orang tua.

“Oh, iya, Bu…” ucapnya tersenyum.

“Wah, Song Ha Neul, cucumu yang cantik ini berpacaran dengan selebriti,” nggak tahu gimana tiba-tiba kakek dan nenek dari Hamkke pada bermunculan. Key salah tingkah. Separuhnya seneng karena dibilangin pacarnya Lex.

“Tak apa kalau cucuku bahagia,” ujar kakek Lex tertawa. Hangat sekali.

He’s not, Grandpa. We’re just friends,” Lex meralat. Setelah berbincang-bincang sebentar (dan Key kedapetan interview dadakan dari kakek dan nenek di situ lantaran status selebriti yang disandangnya), mereka pamit. Lex mendaratkan ciuman ke pipi kakeknya. Keliatan banget tuh cewek sayang sama kakeknya. Ia melambaikan tangannya dan get in the car.

“Pokoknya aku harus ngeluarin Grandpa dari Hamkke,” ujar Lex di perjalanan pulang.

“Tapi aku lihat kakek kamu fine-fine aja di sana,” tanggap Key sembari memutar setir mobil.

He won’t be as fine as he’s home! Lebih enak di rumah sendiri kan?”

“Iya sih. Tapi ketimbang di rumah makan ati melulu?”

“Di rumahku maksudnya. Di Amerika,”

“Kamu yakin? Itu berarti kakek mesti menyesuaikan lagi sama keadaan di sana. Kalo nggak cocok gimana? Kayaknya kakek kamu lebih nyaman di Hamkke deh,”

Ouw yeah??! It’s none of your business, anyway?” Lex mulai panas. Key kaget. Lah kok dia jadi ketus sih? Key memandangnya selintas. Lex cemberut. Key bisa melihat sedikit pantulan wajahnya di jendela.

“Aku nggak mau ngerusak hari ini, itu aja,” ujar Key berusaha cuek.

Mianhe,” akhirnya Lex minta maaf. Perbendaharaan baru Lex, ‘minta maaf’. Key senang mendengarnya. Tapi ia berusaha cuek. Jeda. Nggak ada yang bicara. Lex menghela nafas jengkel.

Oh come on, Key. I said sorry!” tukasnya.

“Oh, tadi minta maaf ya? Sori nggak denger,” sahut Key pura-pura cuek.

“Iya, minta maaf!” tukas Lex kesal.

“Dimaafin,”

Lex mendelik.

“Cuma gitu aja?”

“Kan mintanya tadi cuma ‘maaf’? Nggak minta es krim kan tadi?” kali ini Key belaga budeg. Sukses. Lex komat-kamit nggak tahu mau ngomong apa lagi. Key sialan! umpatnya dalam hati. Key geli sendiri.

“Dimaafin, Alexis,…” ucapnya lembut. Lex memandangnya. Kaget. Mukanya tiba-tiba panas. Jantungnya berdetak dua kali lebih cepat. Oh my GOD,…does something happen? Because suddenly I can hear my own heartbeat, batinnya. Cepat –cepat ditepisnya rasa deg-degan itu. Dia cuma nggak mau tenggelam dalam pesona Key. I’m Alexis Song, the coolest girl in my era, lagi-lagi Lex membatin. Dia teringat Derek Houston, idola di sekolahnya di Amerika. Bahkan Reese Terry sahabatnya pun tergila-gila pada kapten sepakbola tim sekolahnya itu. Tapi Lex tidak. Dan syukurlah, karena ternyata Derek yang brengsek itu memang player, baik di tim sepakbola maupun di pergaulannya. Reese selamat sebelum sempat pergi kencan dengannya.

“Di mukaku ada kepitingnya ya?” pertanyaan Key barusan mengagetkan Lex. Yah, ketahuan banget daritadi Lex mandangin Key terus. Nyoba ngebandingin Key sama Derek kali. Hihihi.

“I…iya,”

“HAH?”

“Maksudnya enggak! Lagian ngapain juga bisa ada kepiting di muka kamu? Ridiculous!

“Ooooo…” Key membulatkan bibirnya.

Ia memberhentikan mobilnya di halte tempat mereka bertemu tadi. Lex menolak keras pas Key nawarin buat nganterin sampe ke depan hotel. Dia nggak mau sampe ke-gap media.

“Kalo emang nggak ada apa-apa, ngapain takut?” tanya Key.

“Ya aku belum siap aja,”

“Belum siap apa?”

“Belum siap tenar,”,…gurauan Lex tadi masih bergema di telinga Key di perjalanan pulang.

Nanti juga tenar kok, Lex. Nanti pas aku sendiri yang ngebawain mawar ke kamu…

$$$$$$$$$$

Kamu tuh nyebelin banget ya! Aku kan udah pake bahasa inggris buat ngingetin “NEVER LITTER!”!  Tapi kamu masih aja buang permen karet kamu di mobil! Grrrghhh!!!

Reese masih berusaha mengartikan SMS dengan tulisan Hangul itu di ponselnya. Covergirl salah satu majalah remaja di Amerika yang juga sahabat karib Alexis itu sudah berusaha membuka-buka kamus bahasa Korea milik Alexis. Sampe sekarang kata-kata yang dia ngerti cuman “NEVER LITTER” doang. Itu sih dia tahu, “JANGAN MENCEMARI”, tapi emangnya dia mencemari apaan?

Ceritanya berawal dari Min Ho yang meminta nomor ponselnya dan Alexis dan Alexis memberikannya sekaligus bersamaan dengan nomor Reese. Kemudian Alexis menyimpan nomor Min Ho di ponselnya dan Reese. Kebetulan ponsel mereka berdua mendukung fasilitas hangul, jadi nggak masalah kalo nerima SMS pake karakter hangul.

Alexis masuk ke kamar begitu Reese butuh pertolongan. Ia segera memberikan ponselnya ke Alexis.

Gimme the meaning directly!” ujar Reese. Alexis membaca dan mengerutkan dahinya.

Who sent you this?”

Oh, should I reply your question? That must be from one of that Backstreet Boys!” Reese memutar bola matanya.

This sender got angry ‘cuz you throw away your bubble gum in their car,” Alexis menerjemahkan. Reese membelalakkan matanya. Ia baru ingat kejadian tempo hari. Ia sengaja membuang bekas permen karetnya di mobil SHINee karena sebel setengah mati sama Jong Hyun yang merepet. Padahal ia sudah menutup kedua telinganya dengan headset. Tuh cowok nggak stop-stopnya ngingetin dia soal “JANGAN BUANG BEKAS PERMEN KARET DI DALAM MOBIL”.

Please deh, cowok-cowok seantero Amerika rela mati buat jadi pacar seorang Reese Amanda Terry, idola remaja sekaligus covergirl di salah satu majalah remaja ngetop di sana plus VJ baru MTV. Sementara mereka sibuk ngelakuin banyak cara buat nyari perhatian Reese, eh…si Jong Hyun malah sibuk berkicau soal kebersihan dan bagaimana kita sebagai generasi muda menjaga kehigienisan bumi. Belom lagi ceramah soal penggunaan sterofoam. Nyebelin banget!

Did you?” Lex menginterogasi. Reese hanya mengangkat alis mengiyakan. Lex menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Pantesan aja si Jong Hyun ngamuk,” gumam Lex.

So…that’s him? The half-blondie guy who was talking much about hygiene?”

Who else? Don’t do that anymore, alright?” Lex mengingatkan. Reese tersenyum dan mengangguk. Sebenernya dia juga nggak suka buang sampah sembarangan. Dia cuman mau ngerjain Jong Hyun aja.

Reese mengambil ponselnya dan iseng-iseng membalas SMS Jong Hyun dengan kalimat mautnya yang bisa bikin cowok klepak-klepek kayak ikan keracunan limbah deterjen.

Sorry, tell me what I gotta do. Or don’t you wanna have a dinner with me?

Never sleep until you reply,

-Reese-

Message sent.

Nggak berapa lama kemudian ponsel Reese bergetar. Reese nggak sabar membukanya.

You wish!!!

-Kim Jong Hyun-

Reese membelalakkan matanya nggak percaya. Nggak sopan banget sih nih orang??? Reese Terry? Covergirl majalah remaja paling ngetop di Amerika? Ditolak? DITOLAK???

Reese lemas. Harga dirinya selama ini kayak nguap gitu aja. Kalah sama bekas permen karet. Sementara Derek Houston memohon buat makan malam dengannya bahkan sampe berlutut, si Jong Hyun bisa-bisanya nolak dia, pake SMS lagi! Aaaaaaaaaaaaarrrgghhhh!!! Kim Jong Hyun jerk!!! You’re gonna regret it, hygiene freak! Reese ngedumel dalam hati.

Are you sick?” tanya Lex yang baru aja mandi. Reese hanya menggeleng.

Watch me, Kim Jong Hyun…!

$$$$$$$$$$

P.S: MAAF YAH KEMAREN AKU SALAH PUBLISH… EHEHEHEHEE……..

NANTI YANG PART 4 AKU PUBLISH LAGI KOK… KKKKK… MAAF ARIESTY ONN…. ehehehe…

Advertisements

29 thoughts on “GRANDPA, GRANDPA – PART 3”

  1. Oh ternyata kemarin dihapus karena salah publish hoho.
    Tp part yg ini juga keren kok. Penasaran deh sm Reese-Jonghyun wakakakak :p

    Nice ff

  2. Whoaaaaaa…!!!
    Sumpah lucu..
    Lucu lucu lucu lucu lucu lucuuuu banget scenenya jjong and ressee tery..
    Perbanyak mereka berdua ya chii..
    Pokoknya part ini kereen..
    Sukaaa bangeeeet..

  3. @shaylee : iya,chingu…waduh,makasih banget loh udah nyempatin baca dan komen. jadi terharu. gomawo yaaa…*deep bow*

    @wiga : wiga chinguuuuuu!!! gomawo udah nyempatin buat baca n komen…hiks,hiks *terharu*

    @diya : diya,diya,diyaaaaa…gomawo udah mw baca dan komen di first series FF kuuu…*deep bow*

    by the way aku juga mw ngucapin jeongmal gamsahamnida buat semua admin yg udah bersedia ngurus FF ku ini. dooohhh…jeongmal jeongmal gamsahamnida deh pokoknya buat admin2 yg udah mau dibikin repot sama aku. *deep bow terharu*

    1. Alhamdulillah…^^

      gomawo udah baca n komen,nina…

      aaaaa…nina bisa aja deh…makasih pujiannya *cengar-cengir*

  4. HWUAAAAAAAAAAA !!!!
    Aku di tegur guru gara-gara senyam-senyum sendiri..
    aslinya sih aku ngetawain nih FF… di sangka gila sama gurunya =.=”

    Suer kocaaaakkkk !!!
    Aku suka bagian…
    “Di mukaku ada kepiting ya?” gak tahu kenapa bagian di mobil itu aku keceplosan ngakak… terus aku di tegur lagi sama gurunya =.=

    Buut seriously… this FF is damn good !!!!!!

    1. whehehe…, Alhamdulillah kalo lucu…jeongmal gomawo udah baca n komen ya,lan ^^ gomawo juga udah mw direpotin sm konfirmasi eonnie kemaren, hehe. dua jempol deh buat semua admin,readers,dan author yg ada di sini. ^^

  5. bgian member ngeledekin key kliatan taemin polos ksian jga si key..
    ampun jonghyun ckckckck
    lucu… bkin snyum2 sndiri..
    ayoo lanjuttt~~

        1. hehe…gpp kok…eonnie malah seneng kalo lawakan yg eonnie bikin tuh sukses. hehe.

          gomawo udah baca n komen ya,may ^^

    1. asyiiiiiiiikkk…ada yg komen lagiiiiiiiiiii…!
      gomawo udah baca n komen ya, ciiciiiiiiiiiiiiiiiiii…! ^^ *senangsenangsenang*

  6. Mau nambahin komen ..
    Ecii onn, part ini kocak eui ..
    Suka deh sama pasangan Jjong-Resse, scene mereka di tambah lagi ya *ni bocah ngatur-ngatur* >.<

    1. wah…Alhamdulillah kalo pada suka ^^
      tenang, tenang, buat yg demen jjong-reese, i have little something on the next parts. kekeke.
      gomawo udah baca ^^

  7. hahahahaha…
    key lagi kena demam alexis..
    truzz kalo
    reesee. lagi kena demam jonghyun..
    hahahahah..
    lucu…
    okk..
    lanjut ke part selanjutrnya…
    heheheheeh
    nda jelas…

  8. Waw.. Part 3 makin bagus ajaaa
    *geleng2 kepala*

    gilaaa makin kocak aja nih FF hahahaha

    akhirnya alexis jatuh cintrong juga tuh sama key. sekarang yg bikin seru si reese ama jong! hahaha

    ska karakternya key dan jong di sini XDD

    pokoe sukaaaa smeua karakter SHINee di sini! hahah. Onew, minho, and my taemin juga nggak kalah menarik ^^!

    sukkaaaa

Leave a Reply to tsaesalvation Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s