SHINee – Life & Your Name Lyrics

Jujur aku tahu ini banget-banget gak penting… tapi aku mau berbagi air mata..

SUMPAH AKU NANGIS DENGER LAGU INI SAMBIL BACA LIRIKNYA !!!! Coba dengerin lagunya sambil baca lirik koreanya:

=> Life

Oh, geochin salme shideureo galttae geudaega naege dagawa
Eoreo buteun geu maeume soneul daen sungan
naye salmeun shijak dwae sseumeul

Geudae jichigo himdeulttae budi geu yeopjariye nareul igehae
Bagiman han sarangeul dashi deurilsu ige isalmi kkeunagi jeone

Sesange mureup kkulko nunmul heullil ttae,
pukpun sokbal meomchul ttae geudaeman seo itamyeon
Ireon apeum gotong jjeum gyeondilsu ineun geolyo
Ojik geudaeman, naege itamyeon in my life

Eodun sup sokgil ireul ttae eorin naye yeong honi ulgo isseul ttae
Bicheoreom gijeok cheoreom nareul ikkeureo jwoyo
isalmi kkeunagi jeone

Sesange mureup kkulko nunmul heullil ttae,
pukpun sokbal meomchul ttae geudaeman seo itamyeon
Eotteon apeum nunmul jjeum chameulsu ineun geolyo
All I want is you, only one is you in my life

Ulji anayo dashin ulji anayo, geu muwoto jeoldae nal meomchuji motae
Heona ojik dan han saram geudae
nareul mandeulgo wanseon shikigo, oh, ireoke sumshige hae, you

Sesange mureup kkulko nunmul heullil ttae,
pukpun sokbal meomchul ttae geudaeman seo itamyeon
Ireon apeum gotong jjeum gyeondilsu ineun geolyo
Ojik geudaeman, naege itamyeon

Sesange mureup kkulko nunmul heullil ttae,
pukpun sokbal meomchul ttae geudaeman seo itamyeon
Eotteon apeum nunmul jjeum chameulsu ineun geolyo
All I want is you, only one is you in my life

-> Aku nulis sesuai yang aku denger.. au bener apa kagak… TAPI BANDINGIN PERASAAN PAS DENEGR LAGU INI SAMBIL BACA LIRIK HANGEUL SAMA DENGER LAGU INI SAMBIL BACA TRANSLATE NYA !!!

=> Life Eng

Oh, when this passing life withers away, you come to me
The moment I touch your frozen heart, my life begins

When you’re tired and having a hard time
Please let me stay by your side
So I can give back to you the love I had only received
Before this life ends

When I get on my knees and cry before the world
When I stop my tracks inside the storm
If you alone are standing
I can handle this much pain and suffering
(If only you) If only you
(Are with me) Are with me

When I lose my way inside the dark forest
When my young soul is crying
Guide me like a light, like a miracle
Before this life ends

When I get on my knees and cry before the world
When I stop my tracks inside the storm
If you alone are standing
I can suppress whatever pain and tears
(All I want is you) All I want is you
(Only one is you) Only one is you in my life

I won’t cry, I won’t cry again
Absolutely nothing can stop me
But only one person
You make me, you perfect me
Oh, you make me able to breath like this

When I get on my knees and cry before the world
When I stop my tracks inside the storm
If you alone are standing
I can handle this much pain and suffering
(If only you) If only you
(Are with me) Are with me

When I get on my knees and cry before the world
When I stop my tracks inside the storm
If you alone are standing
I can suppress whatever pain and tears
(All I want is you) All I want is you
(Only one is you) Only one is you in my life

HWUAAAAAAAAAAAAAAA !!!! DEMI APAPUN AKU BENER-BENER GAK KUAT BACA NYAAA T.T

OH IYAAA… Pada tahu kan kalau Your Name liriknya yang nulis itu suami ku??? Si Akang Nyunyu … kikiki

SUMPAH LYRIC NYA ROMATIS ABISSSS !!!!! BACA! BACA ! BACA !!!!

-> Your Name (Lyrics by Onew)

I’m entranced by your long, straight hair
I feel dizzy when you pass me by
Whenever that happens
I want to call out your pretty name
Like this

Sometimes when you’re sad
I don’t know your feelings
During then, I kiss you
I kiss your small hand
If it makes you feel better
I would do it several times

Call me, my name
Today is exactly your day
I’ll do anything for you
I want to give you a small gift
That only I can give to you
I’ll run to you now and confess

Those red lips, those sweet red lips of yours
My heart flutters, I tremble more and more
Every time I see you, I want to have you
Shall we have a cup of tea together and talk?

I want to play a game
With you the whole day
Don’t you know my feelings?
There’s definitely only one today
I’m gonna whisper my love to you
Enough to make you happy
And completely surprised

Our love won’t change into
The appearance of a fountain pen
I’ll definitely write your feelings down
Hold my my hand
I’m still falling in love with you

Call me, my name
Today is exactly your day
I’ll do anything for you
I want to give you a small gift
That only I can give to you
I’ll run to you now and confess

I want to play a game
With you the whole day
Don’t you know my feelings?
There’s definitely only one today
I’m gonna whisper my love to you
Enough to make you happy
And completely surprised

(I love you) I’m gonna whisper to you
Call my name, baby (Call my name, baby)
Today is your day, baby (Today is your day. baby)
Call my name

Advertisements

HEART

Main cast: Minho, Ryeowook.
Support cast: Taemin, Onew

***

Langit itu, kelak akan selalu ku pandangi setiap aku merindukan seseorang yang sekarang ada di sampingku ini…
Sekarang masih ada banyak waktu untuk ku genggam tangannya dengan erat…
Biarkan aku melupakan sejenak kesepian yang akan
Membuat ku menangis kelak….
Tuhan…
Kelak apa bisa aku harus hidup tanpa orang yang sekarang ada di sampingku ini…?

Continue reading HEART

Love Or Friends – Part 3

Title: Love or Friends?! part 3

Author: Kim Yoora and Lee Sun hi (HyeSun)

A/N: Wach ga terasa yaa, udah sampai part ke 3.. Seneng deh.. ^^ Semoga aja, ff ini berkesan di hati para readers yaa.. [amiin..]. Mianh ya.. kalo jadi tambah aneh… Mianh.. Mianh.. *bow*..
Mmm.. Finally, I want to say…..”Let’s Read!!” [moga aja kritikannya dikit… amiin..]

We introduce :

Kim Soo-yun
Lee Sun-hi
Kim Yoora
Lee Jinki a.k.a Onew
Kim Jonghyun a.k.a Jonghyun
Lee Taemin a.k.a Taemin

*YOORA SIDE*

Aku benci suasana ini! Hening…

“Hey! Bagaimana kalau kita jalan-jalan?” tanyaku penuh semangat untuk menghilangkan kebosanan.

Soo-yun mengangkat kepalanya. “Memangnya kita mau kemana?” tanya Soo-yun malas, lalu membenamkan wajahnya lagi di meja.

“Bagaimana kalau kita ke stadion aja?” usul Taemin penuh semangat. Sayangnya, usulnya itu sangat tidak masuk akal.

*TAEMIN SIDE*

Saat Soo-yun bertanya, mau jalan-jalan kemana., aku langsung menjawab tanpa berpikir panjang. “Bagaimana kalau kita ke stadion aja?”. Menurutku itu adalah usul terbodoh sepanjang hidup. Aku melihat Yoora mendesah, begitu pula dengan Soo-yun. Aku merasa bodoh sekarang.

“Kamu aja kali ke stadion! Masa’ jalan-jalan ke stadion?” teriak Soo-yun yang dipastikan akan terdengar oleh satu sekolah saking kerasnya.

Sebenarnya ada apa, sih dengan Soo-yun? Dari tadi, ia tak bisa mengendalikan emosinya dan juga konsentrasinya. Masalah apa yang dihadapi Soo-yun? Apa masalahnya sangat rumit sampai ia harus marah-marah?

“Ne. Ne. Tapi, jangan sewot dong! Aku kan cuma memberi saran.” kataku membela diri. Soo-yun tak menanggapi, ia malah membenamkan kepalanya lagi di meja. Melihat Soo-yun tak bersemangat hari ini, membuat diriku sendiri tak bersemangat pula.

Soo-yun.. Soo-yun.. Aku memang tergila-gila padamu..

*SOO-YUN SIDE*

Badmood! Badmood!

Pokoknya hari ini, aku badmood banget! Ditambah lagi, sama usul Taemin yang… SANGAT GA MASUK AKAL!!

Hellooo!! Sejak kapan orang badmood diajak jalan-jalan ke stadion?? Emang sekarang, era-nya udah berubah ya? Emang sekarang, era dimana orang badmood diajak jalan-jalan ke stadion? Iya, kalau ada DBSK, SHINee, f (x), dan k-pop lain lagi manggung di stadion [emang mungkin ya??]. Jangankan ada band k-pop manggung di stadion, pertandingan olahraga aja, ga ada hari ini.

Akhirnya, aku berbicara dengan sangat keras pada Taemin, saking badmood-nya. Tapi, setelah itu, aku merasa sedikit bersalah juga, sih.

“Sudah.. sudah.. Mau kemananya nanti aja. Gimana kalau kita ngajak yang lain? Maksudnya, biar lebih rame , gitu.” usul Yoora bijak.

“Siapa aja yang mau kamu ajak?” tanyaku.

“Onew, Key, Minho, dan Jonghyun. Oya! Sun-hi juga diajak!” kata Yoora sambil mengingat-ingat kembali, orang yang dikenalnya. Hebat sekali Yoora! Dia menambah badmood-ku, hari ini. Mendengar nama Sun-hi, rasanya seperti teringat pada suatu keharusan untuk melupakan Taemin. O-M-G!!

“Sun-hi? Kenapa ia ikut juga?” tanyaku sangaaaaaaaaaaaat malas.

”Loh? Emangnya ga boleh ya? Kamu amnesia atau gimana, sih? Sun-hi kan pacarnya Taemin. Jadi harus ikut juga, kan? Iya ga Taemin-ssi?” tanya Yoora. Sepertinya ada yang membuatku hatiku hancur saat ini. Sun-hi kan PACAR Taemin (HARAP DICATAT BAIK-BAIK! P-A-C-A-R T-A-E-M-I-N). Sedangkan, aku hanya SAHABAT Taemin (HARAP DICATAT LAGI! S-A-H-A-B-A-T T-A-E-M-I-N). Aku merasa ada jurang permisah antara STATUS PACAR dan STATUS SAHABAT.

“Haah.. eh… mmm.. Ne..” jawab Taemin gelagapan. Gelagapan?? Kenapa harus gelagapan??

Setelah mendengar jawaban Taemin yang gelagapan itu, aku langsung menoleh ke arah Taemin. Sekilas, kulihat wajah Taemin kaget dan agak bingung. Memang kenapa kalau Sun-hi diajak? Yach.. Memang aku sebal juga, kalau anak bernama Sun-hi itu ikut, tapi apa salahnya kan? Apa Taemin dan Sun-hi ada masalah? Atau…. Ia menyembunyikan sesuatu dari kami semua? Aigoo… Sebenarnya ada apa ini?

“Baiklah.. aku akan ke kelas Sun-hi dulu.” pamit Taemin dan langsung melesat ke kelas Sun-hi.
“Kita tunggu di depan sekolah, yaa…” kata Yoora.

*SUN-HI SIDE*

TEET.. TEET… TEET..

Setelah bel berbunyi, semua bersiap untuk pulang, begitu pula denganku. Setelah, merapikan buku-buku, aku langsung teringat sesuatu.

“AKU PIKET!!” teriakku sambil memukul kepalaku. Aku langsung mengambil sapu dan menyapu kelas.

10 menit kemudian..

Aku selesai membersihkan kelas. Ternyata, anak-anak memang tidak bertanggung jawab, ya. Masa’ dari tadi cuma aku yang membersihkan kelas. Sedangkan yang lain langsung pulang untuk menghindari tugas piket. Setelah mengembalikan sapu ke habitatnya semula, aku menuju tempat dudukku. Tiba-tiba langkahku terhenti, karena aku melihat seorang namja berdiri tepat di depan bangkuku.

“Taemin Oppa!!” sapaku dengan penuh semangat ’45 dan menghampirinya. Tapi, Taemin tak menjawabku sama sekali, ia malah memasang wajah serius. Senyumanku pun langsung hilang seketika.

“Umm… Sun-hi, kau mau ikut denganku?” tanya Taemin yang masih memasang wajah serius.

“Mwo?” tanyaku agar ia mau mengulang pertanyaannya. Jujur!! Taemin bukan tipe pacar yang senang ngajak jalan-jalan. Dia hanya jalan-jalan dengan teman-temannya saja. Selama berpacaran dengannya, aku baru jalan-jalan sekitar 3 kali saja. Minim kan??

“Kau mau pergi?” tanya Taemin lagi dengan volume agak dikeraskan. Nah! Kalau sekarang aku baru percaya.

“Ne! Aku mau! Tapi, kita akan kemana?” tanyaku penuh antusias.

“Entahlah. Kita lihat saja nanti.” jawab Taemin misterius.

Setelah ia mengajakku, ia malah pergi meninggalkanku. Aku langsung memakai tasku.

“Taemin Oppa! Kau mengajakku, tapi malah meninggalkanku.” teriakku dan mengejarnya.

“Mianhae…. Kita ditunggu yang lainnya di depan sekolah.” jawab Taemin enteng.

“Yang lain?” tanyaku dengan suara tinggi sambil membelalakkan mataku.

“Ne..”

“Ak…aku kira… kita hanya….. berdua.”. Suaraku mengecil.
Taemin menoleh padaku dengan tatapan heran.

“Ada apa? Kau tak suka pergi dengan mereka?” tanyanya. Dari nada suaranya, sepertinya Taemin sedang dilanda badmood hari ini.

“Anio..” jawabku sambil menunduk. Aku menahan air mataku agar tidak menetes.

“Lalu kenapa nadamu seperti itu?” tanya Taemin dengan nada marah.

Aku terdiam sejenak. Baru kali ini, ia marah padaku tanpa sebab. Apa benar dia mencintaiku? Lalu, kalau tidak, kenapa ia menembakku?

“Aku..aku tidak suka melihatmu dengan yeoja lain…. Apalagi…. Dengan Soo-yun.” jawabku. Taemin langsung menatapku dengan tatapan yang sangat tajam. Dengan segera, aku menutup mulutku, karena aku tak sadar kalau sudah menyebutkan nama Soo-yun.

*TAEMIN SIDE*

“Aku..aku tidak suka melihatmu dengan yeoja lain…. Apalagi…. Dengan Soo-yun.” jawab Sun-hi.

Aku langsung menatap Sun-hi. Aku benci dia mengatakan hal itu! Memangnya, ia itu ibuku yang pantas menyuruhku untuk tak berdekatan dengan siapapun?

“Mianhae…” jawabnya sambil membungkukkan badan, lalu pergi.

Aku hanya menatap kepergiannya. Apa aku keterlaluan? Aku sama sekali tak mencintai Sun-hi, tapi dengan seenaknya aku memainkan perasaannya seperti ini. Aku… mencintai Soo-yun, tapi…..

*YOORA SIDE*

Mataku mencari ke seluruh penjuru kelas 3-B.

“Mana mereka?” gumamku. Setelah mendapat sasaran utama yang dicari, aku langsung menghampiri mereka.

“Jonghyun Oppa! Key Oppa! Minho Oppa!” sapaku bertubi-tubi. Yang dipanggil langsung menoleh dan tersenyum lebar.

“Yoora-ah! Ada angin apa yang membuatmu ke kelas ini?” tanya Key penuh selidik.

“Dia itu kan mau bertemu Jonghyun.” kata Minho polos pada Key. Key manggut-manggut.

“Kalau gitu, mianh ya kita udah ganggu acara kalian.” kata Key sambil berdiri dan menarik tangan Minho. Aku langsung menarik tangan Key. Bodohnya, Jonghyun mengikuti tindakanku, ia menarik tanganku juga. Jadilah, kita bermain tarik-menarik tangan.

“Kalian mau main apa sih?” tanya Jonghyun polos sambil tersenyum. Aku melepaskan genggaman tangan Jonghyun.

“Justru aku yang mau nanya, kalian mau main tarik tambang, apa?” tanyaku balik sambil menatap Key, Jonghyun, dan Minho bergantian.

“Lah, kamu narik tanganku duluan.” kata Key diikuti anggukan Jonghyun.

“Bukan Yoora yang mulai, tapi, kau dulu yang menarik tanganku, Key…” kata Minho membelaku.

TUHAN!! Apa salahku?? Apa aku terlalu banyak dosa pada-Mu?? Hingga aku dikaruniai teman-teman seperti mereka?

“Ya, sudahlah. Aku pulang saja. Boring juga ngajak temen kaya’ kalian.” kataku menyerah dan langsung membalikkan badan. Tiba-tiba ada tangan yang menarik tanganku. TUHAN!! Masa’ mereka mau main tarik-tarikan tangan lagi?

Aku menoleh. Jonghyun tersenyum. “Emang kita mau kemana, honey?” tanya Jonghyun sok romantis. Aku menatapnya jijik dan langsung melepas genggaman Jonghyun.

“Hah? Apa? Honey? Sejak kapan kau memanggilku seperti itu? Jijik tau dengernya!” kataku dengan volume 100%. Key dan Minho cekikikan saja melihat ulahku dan Jonghyun.

“Ya sudah.. ya sudah.. kita mau pergi ke mana?” kata Minho menenangkan.

“Ikut aku saja lah.” jawabku sambil berlalu meninggalkan Jonghyun, Key, dan Minho.

*SOO-YUN SIDE*

Mari kita flashback sebentar.

“Soo-yun, aku mau manggil anak-anak dulu, ya. Kau tunggu saja di depan sekolah.” kata Yoora padaku dan langsung berlalu meninggalkanku. Dengan sangan amat terpaksa, aku menunggunya di depan sekolah. [flashback selesai]

Lalu…

1 menit…

5 menit…

10 menit…

“AAAH!! PANASS!!” teriakku sambil mengibaskan tanganku.

“Lama amat, sih tu anak! Taemin juga!” kataku lagi. Aku merasa seperti orang gila berbicara sendiri di depan sekolah. Soalnya, mereka lama, sih. Ngapain aja, mereka?

“Soo-yun!” panggil seseorang. Rasanya aku kenal suara ini….

“Taemin! Kau lama sekali, sih!” teriakku sambil mencari seseorang di belakang Taemin. Yach, barangkali Sun-hi ngumpet di belakang Taemin.

“Mianh…” kata Taemin dengan napas terengah-engah.

“Mana Sun-hi?” tanyaku.

“Emmh… Dia ada keperluan lain, katanya.” jawab Taemin.

“Onew?” tanyaku lagi.

“Onew?” tanya Taemin balik. Aku merasa seperti main kuis saja. Aku bertanya, ia malah balik bertanya.

“Ya elah… Dia kan satu kelas sama Sun-hi. Masa’ kamu lupa?” tanyaku lagi. Jangan sampai dia bertanya lagi.

“Aigoo!! Aku lupa!!” kata Taemin sambil menepuk keningnya. Aku menggelengkan kepala. Nih anak, penyakit lupanya udah sampai stadium berapa, sih? Temen sandiri aja lupa. Ckck..

“Lalu?” tanyaku lagi.

“Lalu?” tanya Taemin lagi. Aaaargh!!

“Maksudnya, gimana nasib tuh anak satu?” tanyaku.

“Anaknya siapa?” tanya Taemin polos.

“Monyet!!! Ya, si Onew lah..” jawabku kesal.

“Ooohh..Tinggalin aja lah. Ga ada dia, kita ga bakalan mati, kan?” jawab Taemin lebih bodoh lagi. Ya Tuhan!! Apa hubungannya jalan-jalan dengan kematian??

“Oh, ya… si Yoora itu ke mana?” tanya Taemin. Aku menggeleng.

“Dari jaman penjajahan, sampe sekarang, dia ga muncul-muncul, tuh.” jawabku asal.

“Soo-yun! Taemin!” panggil seorang yeoja yang dipastikan bernama Yoora. Ia melambaikan tangannya, aku pun begitu. Kita seperti sudah se-abad tidak bertemu. Lalu, aku terdiam. Mataku hanya tertuju pada satu orang. Jonghyun.

“Soo-yun! Kita sudah lama tak bertemu, ya.” kata Key sambil tersenyum lebar.

“Ah… ne. Sudah berapa lama, ya?” kataku pada Key. Key mengingat-ingat lagi.

“Kira-kira, sih dua bulan.” jawab Key. Aku manggut-manggut. Lalu, pandanganku kembali kepada Jonghyun dan…..Yoora. Mereka sepertinya akrab sekali. Lebih dari sahabat. Apa mereka…..

“Romantisnyaaaaa….” kata Key yang ternyata memperhatikan Yoora dan Jonghyun juga. Yoora langsung menunduk malu.

“Serasa dunia milik berdua, nih…” goda Minho.

“Iya, nih.. Ehem..Ehem..” kata Taemin sambil berdehem.

“Kalian….. pacaran??” tanyaku dengan volume agak dikeraskan.

“Ne…” jawab Yoora malu, sedangkan Jonghyun memalingkan mukanya dariku.

Apaan nih maksudnya? Mereka pacaran? Tapi, aku ga tau?

“Kok ga bilang-bilang, sih?” tanyaku dengan volume yang lebih dikeraskan.

“Mereka yang minta. Katanya sih pengen ngasih surprise ke kamu. Padahal, pacaran doang, sih bukan surprise.” jelas Key. Aku membelalakkan mataku, karena masih tak percaya dengan apa yang Key katakan tadi.

“Panas, nih. Kita mau kemana, sih?” tanya Minho mengalihkan pembicaraan.

“Mmm.. Tanya aja sama Yoora.” usul Taemin. Seketika semua pandangan menuju Yoora.

“Ke mall aja, gimana?” tanya Yoora balik.

“Yach, up to you, sih…” jawabku.

“By the way, kalian ga ngajak Onew dan Sun-hi?” tanya Yoora setelah menyadari ketidak hadiran Onew dan Sun-hi.

“Sun-hi ada acara, kalau Onew….” jawabku sambil melirik ke arah Taemin. Pandangan Yoora pun beralih ke arah Taemin. “Onew kenapa?” tanya Yoora heran.

“Aku lupa sama Onew….” jawab Taemin polos.

“HYAA!!! TAEMIN!!” teriak Yoora sambil menjitak Taemin. Aku dan yang lainnya tertawa melihat ulah Yoora.

“Ya udah lah, langsung pergi aja, yuk!” ajak Jonghyun yang sedari tadi diam diikuti anggukan Key, Minho, Taemin, dan Yoora.

Jonghyun…. Sebenarnya kau ini kenapa, sih? Kau kan selalu banyak bicara, tapi kenapa akhir-akhir ini, kau malah lebih banyak diam? Dan… sepertinya kau mulai menjauh dariku..

*SUN-HI SIDE*

Aku terus berlari menelusuri lorong sekolah. Air mataku tak hentinya menetes.

Taemin Oppa… apa benar kau mencintaiku? Atau kau hanya mempermainkan perasaanku saja? Apa salahku?

“Sun-hi!!” panggil seseorang.

Apa mungkin itu adalah suara Taemin Oppa?

Aku buru-buru mengusap air mataku dan menoleh ke belakang. Tapi, aku tak menemukan siapapun di belakangku. Apa hanya perasaanku saja, ya?

Aku langsung berbalik lagi. Jangan-jangan……

“Sun-hi!!”. Suara itu terdengar lebih jelas. Aku menghentikan langkahku dan berbalik lagi. Lalu, aku mundur beberapa langkah melihat kelas kosong itu. Sepertinya, suara itu datang dari kelas ini. Tapi, setelah melihat keadaan kelas yang sepi seperti itu, sepertinya tak mungkin ada orang di sana. Tapi, aku tetap ingin tau apa ada orang di dalam. Aku melihat kelas dari celah pintu yang sedikit tebuka dan…. Yeach.. tidak ada siapapun di dalam sana.

Lalu, aku berbalik. “Aaargh!!” teriakku terkejut. “Kau ini selalu saja membuatku terkejut.” kataku pada seorang namja yang mengagetkanku, tadi.

“Hehe…” jawab namja tersebut sampai tersenyum. Namanya, adalah Lee Jinki, panggil saja ia Onew. Ia adalah teman sebangkuku saat kelas 2. Ia juga teman Soo-yun, Yoora, Taemin, Jonghyun, Key, dan Minho. Sebenarnya, kami ber-8 sudah berteman sejak kecil. Tapi, aku mulai menjauh dari mereka, setelah aku merasa bahwa aku mencintai Taemin. Aku langsung merasa iri pada Soo-yun yang sangat dekat dengan Taemin. Cinta memang sulit ya…

“Sun-hi??” tanya Onew khawatir.

Aku langsung terbangun dari lamunanku. “Ah.. eh.. ne…” jawabku gugup.

“Kau memikirkan Taemin?” tanya Onew yang membuatku kaget dan langsung teringat pada kejadian tadi. Aku menundukkan kepalaku.

“Ah! Sedih lagi!” kata Onew kesal. “Mianh…” jawabku masih dengan keadaan menundukkan kepala.

“Ya sudah lah. Ikut aku, yuk!” ajak Onew sambil menarik tanganku.

“Mau ke mana?” tanyaku sambil mendongakkan kepala.

“Secret.. Pokoknya, ke tempat di mana kamu bisa have fun..” jawab Onew misterius. Aku terus mengikuti langkah Onew ke luar sekolah.

Tiba-tiba Onew berhenti, otomatis aku yang berada di belakangnya sempat tertabrak punggungnya.

“Ada apa, sih?” tanyaku. Tiba-tiba Onew menarik tanganku lagi dan menuju arah yang berlawanan. Onew diam. Ia tak menjawab pertanyaanku, tapi malah mempercepat langkahnya.

*ONEW SIDE*

Aku sudah berjanji pada hatiku yang terdalam untuk tidak membuat hatimu tersakiti. Itu adalah sumpah hidupku.

Saat, aku hendak mengajak Sun-hi keluar sekolah. Yang kulihat pertama kali adalah wajah Taemin yang sedang tersenyum saat berbincang dengan Soo-yun dan yang lainnya. Wajah yang sangat kubenci. Orang itu telah membuat wanita yang kusukai menangis. Aku benci dia….

–TO BE CONTINUE–

maav yaa kalo aneh… buatnya ngebut, sih… hehe..^^

p.s: Maaf yah kelamaan… huhuhu.. ini murni kesalahan Lana… mohon di maafkan *bow*

This post/FF has written by SF3SI Freelance Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF