I Can’t Dead – Part 7

I CAN’T DEAD ~PART 7~

Annyeong readers ^^ gomawo udah nunggu next partnya. Sebelumnya aku mau minta maaf, ada penambahan satu tokoh, mian baru bilang, tapi tokokhnya masih lama juga keluarnya hahay, mian and gomawo (bow) happy reading! Kritik dan saran aku terima ya

Author : Agneskey

Main Cast : Geunho, Key, Jonghyun, Minho, Yoona

Other cast : Eun Suh, Jie Yaa, Taemin, Onew, Zotta

~ ~ ~ ~ ~

Kira kira, apa ya berita baiknya??

“Taemin! Berhenti mainin rambutku!” pekik Minho dari kursi depan “kalo ga, kubunuh kau!” Taemin yang daritadi asik mainan rambut Minho, langsung diam seketika

“Geunho, kenapa kau betah punya malaikat pelindung kayak dia?” Taemin bertanya padaku diikuti dengan tatapan tajam Minho

“aku ga betah! Seandainya aku bisa pilih malaikat pelindung, aku takkan memilihnya! Ekekek~” aku terkekeh

“baiklah, aku akan pulang, ternyata aku ga dibutuhin disini” Minho menunduk lemas

“hahahaha aku bercanda, Minho. Kau adalah malaikat pelindung terbaik yang pernah kudapatkan” hiburku “sudahlah! Key berapa lama lagi kita sampai?” tanyaku pada namja yang sibuk menyetir

“masih lama! Kita ketempat peristirahatan dulu ya, aku capek terus kita belom makan siang”

“bener! Aku juga laper hehe” ucapku sambil terkekeh. 5 menit kemudian mobil Key sudah terparikir didepan sebuah kios makan. Sembari beristirahat, kami makan siang. Kali ini kami pergi ke kota Changwon. Dewa dewi Lovetophya bilang, di Changwon, ada pintu pembatas antara bumi dengan wilayah Darkenia. Kalau aku, bukan! Lebih tepatnya kami, bisa menutup pintu itu dan mengambil kalung yang terperangkap didalamnya, maka aku bisa kembali ke Lovetophya dan terbebas dari kutukan Amandeus.

Tapi ga gampang buat nutup itu pintu. Pasti ada penghalanganya, termasuk Onew. Ckck

“udah yuk kita berangkat lagi, Minho, kau aja yang nyetir” suruh Key

“baiklaaah” mobil putih milik Key melesat keluar dari parkiran. Dimobil, karna aku ga bisa tidur, aku main kartu sama Taemin. Lama kelamaan bosen juga! Aku memasang headphone ke telingaku. Mengalun pelan lagunya DBSK, SHINee dan SUJU—Seaside. Huaaa aku suka banget lagu ini ^^

“kita sampai” sahut Minho sembari memarkirkan mobilnya Key

“kau yakin ini tempatnya?” kepalaku nongol keluar jendela. Sebenernya kurang masuk di akal juga. Kenapa pintu itu harus ada ditempat seperti ini? Hutan! Kami langsung turun dan menatap barisan pohon2 tinggi didepan kami “Minho, kau ngigo ya?”

“aniyo! ini tempatnya. Kalian aku buat tembus pandang dulu deh biar aman” setelah dia berkomat kamit (entah apa), kami melangkah masuk dengan yakin. Aku dan Taemin berjalan ditengah, Minho didepan dan Key belakangku. Untungnya hari masih siang. Kita terus masuk menyusuri hutan.

“kita istirahat dulu deh. Capek nih!” pinta Taemin. Sudah sekitar 3 jam kami berjalan

“ne! Minho, aku capek, istirahat dulu ya” kami beristirahat dibawah pohon besar. Sangat besar! Rasa capek kami hilang setelah menguk sebotol air mineral

“kalian tunggu disitu, jangan kemana mana” tubuh Minho menghilang dibalik sebuah pohon besar

“sepertinya dia menemukan keberadaan pintu itu” tebak Taemin. Tak lama kemudian Minho kembali.

“ayo semua ikut aku, aku menemukan pintu itu” tanpa berkata apapun lagi, kami langsung berlari menghampiri Minho “ini pintunya” sahutnya

“mana?” aku mencari cari lubang dibatang pohon yang ditunjuk Minho

“yaampun aku lupa! Key dan Geunho, kalian tutup mata. Manusia ga akan bisa liat pintu ini” aku dan Key menutup mata seperti yang disuruh Minho. Saat aku buka mataku, aku langsung lompat kebelakang. Itu bukan pintu, tapi sebuah lubang. Lubang besar dan gelap.

“kita harus masuk ke lubang ini?” tanyaku

“bukan kita, tapi kau!” kata kata Minho membuatku sedikit bergidik

“a.. aku? Cuma aku? Sendirian? No way!” aish! Minho tau kalo aku takut tempat gelap dan asing masa dia tega nyuruh aku masuk sendirian?

“iya, gini! Begitu kau masuk, kau harus segera mencari liontin bergambar mata! Setelah kau mendapatkannya, kau harus lari keluar karna lubang ini akan tertutup dan kalo kau terperangkap didalamnya, kau ga akan bisa keluar, arrasso?” Minho menatapku

“aish! Tapi kalo ada apa apa disana gimana? Aku ga punya kekuatan sihir apapun! Kalo jurus karate aku punya”

“tenang aja, kau itu udah dilindungi sama dewa dewi Lovetophya. Ga akan terjadi apa apa padamu, yang harus kau lakukan Cuma ngelawan rasa takutmu aja”

“baiklah. Semuanya doakan aku” aku menatap Key lalu tersenyum

“aku akan menunggumu keluar” kata Key. Dengan rasa takut yang menyelimutiku, aku melangkah masuk kedalam. Banyak tulang belulang berserakan dilantai. Aku sedikit jijik melihatnya. Terdengar sayup sayup suara mengerikan

“ternyata kau udah sampe, Geunho” sahut seseorang “selamat datang!” tawa namja itu meledak. Padahal menurutku ga ada yang lucu

“mau apalagi kau, Onew?” tantangku

“oh ternyata gadis kecilnya Minho udah tau namaku” lalu mataku menangkap suatu benda dibelakang Onew. Benda yang sedang aku cari cari. Ternyata kalung itu lebih besar dari yang aku kira. Tanpa pikir panjang aku berlari kearah kalung itu. Tapi sayang, Onew menggapainya lebih dulu “kau butuh kalung ini? Huhuhu, tidak akan kuberikan! Pertama tongkat! Kedua kalung ini” tak kuhiraukan pertanyaan Onew. Aku melangkah perlahan

“eits, sekali kau melangkah, sekali juga aku meremas kalung ini. Kau tau? Aku bisa dengan mudahnya menghancurkan kalung ini!” aaah, ini pilihan yang sulit. Jarakku dengannya masih jauh! Bisa bisa kalo aku udah nyampe didepannya, kalung itu udah hancur lebur. Ayah, ibu, tolong bantu aku. Akupun terduduk dan berfikir.

“kenapa Geunho? Kau takut?” ngga! Aku ga boleh takut. Sebuah benda tersentuh tanganku. Tengkorak kepala! Aku tau,

“hiyaaaaa!” teriaku. Kulemparkan tengkorak kepala itu ke kepalanya Onew. Tepat sasaran! Namja itu terhuyung jatuh. Aku langsung berlari mengambil kalung itu. Secepat mungkin aku keluar! Tapi ada yang menarik kakiku dan akupun tersungkur jatuh

“kau tidak akan bisa keluar Geunho” teriak Onew masih memegang kakiku. Aku benar benar ga bisa bergerak maju. Lubang itu! Lubang keluar yang ada didepanku sudah mulai mengecil. Dengan sisa tenaga yang kupunya, kutendang wajah Onew (mianhaee). Aku berlari dan lompat keluar!

“Geunhoooo!” teriak ketiga orang itu bersamaan. Aku terkapar ditanah. Nafasku masih tersengal sengal. Key membantuku bangkit

“aku berhasil!!!” teriakku sembari memeluk Key, Minho, dan Taemin. Tak peduli badanku penuh keringet, bau, dan berantakan “ini kalungnya, terus mau diapain?” aku menyerahkan kalung itu ke Minho

“kau buka kalung itu dan taruh isinya ke dalam mangkok ini” kata Minho sembari menunjukan sebuah mangkok bening besar yang dipegangnya. Kubuka kalung itu dan mengeluarkan isinya. Lama lama air yang tadinya jernih, berubah warna menjadi hijau lumut

“kau minum air ini!” suruh Minho diikuti dengan mataku yang bergerak ingin keluar

“wo?! Kau gila, Minho! Aniyo! ngeliatnya aja udah bikin aku jijik!” aku mundur beberapa langkah menjauh

“daripada kau ga balik ke Lovetophya?” aku menghela nafas panjang “beri aku waktu 5 menit” kutarik tangan Key menjauh dari Minho dan Taemin “ya! Akhirnya aku bisa kembali ke Lovetophya setelah rencana awal gagal” aku terus menatap matanya. Mata yang selalu membuatku bangga karna aku bisa memilikinya

“ucapanku masih sama” Key tersenyum “I still love you, Geunho, saranghaeyo”

“na do saranghaeyo, jagiya” kupeluk tubuhnya, eraaaatt~ sampai sampai aku tak sanggup melepasnya. Aku dan Key menghampiri Minho yang masih berdiri ditempat semula

“udah selesai ber-romantis2an ria?” pertanyaan Minho membuatku ingin sekali menonjoknya “opps! Jangan tonjok aku, Geunho” aku lupa! Minho kan bisa baca pikiran orang.

“aish! Sudahlah aku siap! Harus kuhabiskan nih?” ku ambil mangkok dari tangan Minho

“kalo kau mau dan kehausan, abisin aja. Lagipula sayang juga kan kalo dibuang” aku menatap Minho dengan tatapan Minho-sungguh-aku-akan-membantaimu-dan-merusakan-PS-milikmu-setelah-ini

“terserah apa katamu” aku menarik napas panjang “aku siap!” kuminum air menjijikan itu. Saat masuk ke kerongkonganku, aku mulai bisa merasakan rasa dari air itu. Sangat sangat tidak enak! Aku ingin muntah! Kulirik Minho dan Taemin, mereka membaca sesuatu dan gelap.

~ ~ ~ ~ ~

“ibu, ayah” teriakku. Lovetophya, im here now!

“Geunho, maafkan kami maaf!” ibu memelukku sambil menangis

“kenapa?” kulihat ayahku juga menangis

“kami berjanji, secepatnya, akan mengembalikanmu kesini”

“maksud ibu?” semakin lama, jarakku dengan ayah dan ibu semakin menjauh “ibuuuuu”

~ ~ ~ ~ ~

Kalian tau? FAIL, gagal lagi! Untuk kedua kalinya! Dan sekarang akibatnya, aku muntah muntah gara2 minum itu aer. Aku terkapar di jok belakang. Sementara Minho menyetir dan Key duduk disebelahku.

“Geunho kalo kau ingin muntah lagi, bilang ya!” pekik Taemin dari jok depan

“Taemin apa kau tau? Setiap kali kau menanyakan hal itu, rasanya aku ingin muntah tau!”

“oh maap yak! Kagak tau aku, maap yak!” kuputar kedua bola mataku dan berhenti ketika aku menatap Key. My namjachingu J

“wae? Kau lebih baik tidur, daripada sakit! Senin sekolah loh! Pokoknya besok kau ga boleh kemana mana, kau harus istirahat! Apa perlu kutemani?” perintah Key layaknya umma

“ne ne ne, umma” kata kataku membuat Minho dan Taemin tertawa

“sebenernya aku bingung” sahut Taemin tiba tiba “kalian berdua ini pacaran, tapi sepertinya yang jadi ceweknya malah Key. Key kau itu seperti umma, baweeell banget” cerocos Taemin polos

“wo?!” Key menutupi kepala Taemin yang ditumbuhi rambut berbentuk jamur dengan kantong kresek

“kenapa jadi gelap? Apa ini udah malem?” Tanya Taemin polos. Karna aku lagi berbaik hati, jadinya kulepaskan kantong kresek yang bersemayam di kepala Taemin “gomawo” aku hanya membalas perkataan Taemin dengan senyuman.

Aku kembali terpuruk di jok belakang. Aku menyandarkan kepalaku dibahunya Key. Entah karna AC yang berhembus kencang ato perasaanku aja, aku merasa ngantuk!

“tidur aja” suruh Key. Mungkin daritadi ia melihat mataku yang berusaha terpejam tapi enggan.

~ ~ ~ ~ ~

Tidurku terbangun karna lagu Julliete-SHINee. Sudah pagi ternyata. Tunggu! Seingatku, aku tertidur dimobil dan.. masa bodolah! Segera kuambil hpku yang bernyanyi dengan indahnya. 3 sms! Dari Key semua,

Annyeong ^^ bagaimana keadaanmu

sekarang? Apa sudah membaik?

Kubuka sms kedua

Mungkin kau masih tidur

yaudah lanjutkan aja tidurmu ^^

dan terakhir…

annyeong, jagiya 😀 apa sekarang

kau udah bangun? Aku ingin sekali

mendengar kabar darimu. Hubungi

aku ketika kau udah bangun ok?

SARANGHAEYO, JAGIYA

Ah~ dasar Key. Segera kubalas sms darinya

Annyeong ^^ mian baru bales. Aku

baik baik aja, udah lebih baik! Hm

mian membuatmu khawatir.

SARANGHAEYO, JAGIYA

Send! Aku langsung berlari turun kebawah. Lapaaar~ ketika aku sampai dibawah, aku langsung disambut teriakan si tuyul kecil penghuni rumahku yang tak lain dan tak bukan adalah Yoona.

“gyaaaaa~ Geunhooo, aku kangen!” ia memelukku erat!

“sama, hm umma appa mana? Ada diruang tv” aku bergegas ke ruang tv.

“annyeong” sapaku

“ah~ Geunho, kau sudah bangun? Biar umma buatkan sup ya sekalian makan siang” umma langsung bergegas ke dapur. Aku pun duduk disebelah appa.

“keadaanmu bagaimana?”

“baik baik aja. Oya siapa yang mengantarku kemaren?”

“Key! Siapa lagi kalo bukan dia hahahaha” tawa appaku meledak. Aku bingung padahalkan ga ada yang lucu “jangan lupa, bilang makasih sama dia” ingat appa

“ne, pastinyaaaa”

“semuanya, makanan udah siap! Ayo makan” teriak umma dari arah dapur. Kami bergegas ke ruang makan. Hmmm, umma masak bulgogi, sup jagung kesukaanku ^^, kimchi, dan ada beberapa potong nasi kepal.

“itadakimasu” teriakku. Aku makan dengan lahap! Begitu juga Yoona. Sepertinya yang kelaparan bukan hanya aku huehehehehehe. Selesai makan, aku langsung merebahkan diriku dikasur.

“Geunhooooo” pekik seseorang. Taemin dan Minho melayang dengan indah di atasku. Kedua sayapnya terbentang lebar

“turunlah” perlahan mereka turun

“bagaimana keadaanmu?” sahut keduanya berbarengan.

“kalian kompak banget” aku terkekeh “ya, jauh lebih baik kok. Maaf kemaren belom sempet bilang makasih gara2 aku ketiduran. Makasih ya”

“itu udah tugas kami” Taemin tersenyum. Senyuman yang mampu membuat seluruh yeoja yang melihatnya jadi meleleh “oya Geunho, sekarang aku udah bisa ngalahin Minho main winning eleven loh” Taemin bicara dengan bangganya

“jeongma? Chukaeee, sukurin si Minho” mehrooong~

“yee, itu juga kan gara gara aku ngalah sama Taemin. Ngalah!” Minho sepertinya ga nerima kekalahannya

“tapi kan tetep aja, KALAH hahahahaha” Minho melirikku sinis “ampun”

“yaudahlah, aku dan Taemin balik dulu ya, byebye” wuuusssshhh. Secara bersamaan, mereka mengepakan sayapnya dan menghilang. Sekarang apa yang harus kulakukan? Akhirnya, kuhabiskan waktuku sampe malem, dengan duduk didepan komputer, ngedit foto dan lagu hahaha

~ ~ ~ ~ ~

“Geunho” panggil seseorang yang membuatku kaget. Aku menoleh

“Minho, kenapa? tumben dateng pagi pagi” aku sibuk memakai blazer sekolahku “bentar lagi aku mau berangkat”

“aku cuma ingin menyampaikan sesuatu padamu” kata Minho sambil tertunduk

“wo?”

“mmmm, sebenernya akuuuu” Minho menggantungkan kalimatnya “akuuuuu”

“jangan bikin aku penasaran”

“akuuuu” hening “nanti aja deh, semoga harimu menyenangkan” wwwuuuussshhh, Minho menghilang begitu saja.a ku hanya bisa menatapnya heran

~TBC~

Signature

This post/FF has written by SF3SI Freelance Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

21 thoughts on “I Can’t Dead – Part 7”

  1. wah….kasian onew di tndang ama geunho, di wajah lg …..ckckck
    minho knapa tuh….kykx ada yg di smbuxiin deh..
    for taemin, chukae yah udh nglhin minho…
    di tgu part slnjutx….

  2. ,ehmm mncrgakan. .minho mw mnytkan cnta.a pda geunho kah??
    ohya. .geunho tda knpa, .gag brhsl blik k lovethopya-bnr p slh nie tlsan.a- ? ?

  3. “mm.. Sebenarnya akuuuu.. Akuuuu.. PENGEN KE TOILET!!”

    Minho..minho.. Mau ke toilet aja, bilangnya susah banget..
    *minho: sape juga yg mau ke toilet? Sotoy ayam bgt sih!
    Aku: huwee.. Aku jadi laper niih.. Pengen sotooo~*

    yak.. abaikan saja ke.GJ.an saya.. Wkwk..

  4. aku…. aku benci kamu..wkwkwk *ngayal bgt
    hmm… minho knp gak jdi… ayoo buruan *kyk paan ja
    bgus..bgus…
    lanjutkan..kekke

  5. yahh gagal lg ternyata………….ckckck
    minho kmu mau bilng apa??????????????
    jgn blg aku cnta kmu geunho!!!!!!!!!!
    *plakplak*
    lanjuttttttttttttt

  6. annyeong author ^^ sbnrnya aku udh ngikutin ff ini tp baru komen di part ini, mianhae yaa~ hehe
    aku tau minho kenapaa.. mau bilang suka ya kan? :p udh rada ketauan dr part2 sebelumnya heheh~ aku sukaa ceritanya. Lanjut yah ^o^

  7. Minho suka geunho? Haha.. *sotoy*

    waahaha.. Taem brhsil ngalahin mino~
    brktnya taemin vs aku.. Aku yg bkal menang.. Haha.. *ngelindur*
    lanjut yah author.. 🙂
    oia, author slm knal.. ^o^

  8. Duhh apa sieh yg mw minho blang,,, jdi pnasaran,, kliatnnya minho cem ama key.. Kok misi yg nieh ggal jga ya,,
    Uhh smua jdi bkin pnsaran,,
    Lanjjutt

  9. minho bilang apa yaaa? enaknya bilang apa ? suka suka kalian deh haha gak becanda ^^ (wooo gak lucu) (sape juga yang ngelucu -___-‘) kamshahamnida buat para reader tercinta sebangsan dan setanah air (lebayatun deh) ckck mohon tunggu part selanjutnya yaaaaa ^^ kamsahahamnida, kamsahamnida

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s