Nothing Impossible

Nothing Impossible

Author                        : Keylieon a.k.a Liahimeyy

Main cast        : All SHINee Member, Kim Yourin

Support cast  : –

Annyeong ^_^

Ini ff One Shoot perdana aku gituloo…hehe

INI FF SPECIAL RAMADHAN…haha gaje..

SEBELUMNYA AKU MINTA MAAF *bow*

AKU GA ADA MAKSUD BUAT NYINGGUNG KARLIE ONN ATAU RYUI OPPA YANG *ALHAMDULILLAH* JADI MUALAF…AKU BIKIN FF INI MURNI KARENA AKU INGIN BIKIN SESUATU YANG BERBEDA DI BULAN RAMADHAN INI..hehe

TRUS AKU NGEBUAT JINKI OPPA ATHEIS DISINI…ITUPUN AKU GA PUNYA MAKSUD APA APA…INI SEMUA AKU LAKUIN CUMAN BUAT NGEDUKUNG FF INI…

SEKALI LAGI MAAF, YAH…*bow sampe nyium tanah*

Happy Reading ^_^

Menjadi seorang idola memang sangat melelahkan. Membahagiakan para SHINee World di dunia adalah tugas kami, para idola. Nah…sekarang aku akan bertanya padamu. Apakah kau tahu siapa aku ? Tidak tahu ? Uuh..sungguh keterlaluan sekali..aku adalah Leader SHINee ONEW. Leader yang lembut dan baik hati. Selalu tersenyum kepada siapapun dan sangat ramah. Itulah image yang dikenal oleh para fansku. Kenyataannya ? Aku yakin kalian akan tahu sendiri.

Choi Minho POV

Hari ini tidak ada jadwal untuk kami. Dengan kata lain, kami free..kami bebas melakukan apapun sesuka hati kami. Seperti biasa, setiap pagi kami berkumpul di meja makan dan menikmati sarapan  yang telah dibuatkan oleh Kibum.

“ Onew hyung mana ? ” Taemin bertanya padaku. Aku hanya mengangkat bahu tanda tak tahu.

“ Tadi aku sudah membangunkannya, tapi dia tetap tidur seperti mayat yang sudah berusia 70 hari ” ujar Jonghyun hyung, mulutnya sibuk mengunyah roti panggang yang berselai coklat kacang.

“ Jinja ? Berarti ia tidak akan sarapan bersama kita ? kalau begitu, aku mau duduk disini, ah..” seru Taemin. Ia mengambil tempat duduk di sebelahku, yang merupakan tempat duduk yang biasa digunakan oleh Onew hyung.

“ Kau akan mati bila duduk disitu ” sergahku.

“ Ani..aku yakin Onew hyung..”

“ Yaa !! Lee Taemin !! Apa yang kau lakukan ? Kenapa kau menempati tempat dudukku ?! ” Onew hyung tiba-tiba datang dan menarik kerah belakang baju Taemin.

“ Mi, mianhae, hyung..kukira hyung tidak akan ikut sarapan bersama kami ” Taemin berbicara tanpa sedikitpun menatap mata Onew hyung. Ia terlihat sangat ketakutan.

“ Cih~ berani-beraninya kau ! ” Onew hyung tiba-tiba memukul Taemin, tepat di wajahnya.

Aku dan Jonghyun hyung langsung menarik Onew hyung, dan Kibum menarik Taemin. Bisa kulihat Taemin mengeluarkan air matanya.

“ Sudahlah, hyung. Kau terlalu berlebihan ” ujar Jonghyun hyung, tangannya menepuk-nepuk pundak Onew hyung.

“ Kenapa ? Kau berani membela dia, hah ?! ” bentak Onew hyung. Jonghyun hyung langsung menundukkan kepalanya. Sepertinya ia juga tidak berani melawan Onew hung.

Onew hyung melepaskan diri dari cengkraman kami dengan mudah dan langsung kembali ke kamarnya dengan mata yang membelalak. Aku terus menatap punggung Onew hyung sebelum ia benar-benar masuk ke dalam kamar dan menutup pintunya. Akhir-akhir ini ia selalu bersikap seperti ini. Bersikap egois dan selalu marah-marah tak jelas. Ada apa dengannya ? Dulu ia tak pernah seperti ini. Kemana Onew hyung yang dulu kami kenal ?

Kim Kibum POV

Lee Taemin. Kini ia sedang menangis di pundakku. Aku tak habis pikir pada apa yang telah terjadi barusan. Onew hyung..kali ini ia benar-benar keterlaluan. Setelah ia membuang buku diaryku yang dikarenakan berwarna Pink – warna yang tak ia sukai –, menampar Jonghyun hyung yang salah membeli makanan, mengusir orang tua Minho yang waktu itu pernah mengunjungi dorm kami, dan sekarang ia memukul Taemin yang telah menempati tempat duduknya. Apa yang ada di dalam pikirannya ? Apa ia sudah gila ?

Lee Jinki POV

Hari ini akan ada fanmeeting. Kami berlima akan dihadapkan kepada para fans kami, SHINee World. Tersenyum, itu adalah kunci dari acara ini. Di sepanjang perjalanan, hanya hening yang tercipta. Tak ada yang berani angkat bicara setelah insiden waktu itu.

“ Sudah sampai ” ucap seorang pria yang telah berumur sekitar 40 tahun-an. Ia adalah sopir kami.

Seketika itu pula, kami turun dari mobil dengan memakai kaca mata hitam yang kami miliki. Kami berjalan dengan diiringi oleh beberapa bodyguard kami. Beberapa wartawan sibuk mengambil gambar kami dari berbagai sudut. Aku mengambil tempat duduk di pinggir sebelah kanan. SHINee World, mereka kini ada di hadapanku. Aku terus tersenyum. Sangat melelahkan. Tiba-tiba perhatianku terfokus kepada seorang wanita. Ia sangat berbeda dengan gadis yang lainnya. Ia memakai sebuah penutup kepala berwarna putih yang dililitkan dengan sedemikian rupa sehingga membentuk hasil yang sangat indah. Bajunya sangat tertutup dan tidak memperlihatkan lekuk tubuhnya. Satu-satunya anggota tubuh yang terlihat jelas adalah wajah dan kedua tangannya. Ia sangat…cantik

Aku terus memperhatikannya hingga acara ini selesai. Ingin sekali aku mengetahui namanya. Aku bermaksud untuk mengejarnya, namun gagal. Ia telah menghilang dari kedua mataku.

Ya tuhaaan..siapa dia ?

—————————

Hari ini kami tidak ada jadwal lagi. Kami mengisi jadwal kosong kami dengan kegiatan kami masing-masing. Aku akan mengisi waktu luangku ini dengan berjalan-jalan di taman kota.

“ Mau kemana, hyung ? ” Taemin bertanya padaku.

“ Bukan urusanmu ” jawabku singkat. Bisa kudengar suara Key yang mendekati Taemin dan menghiburnya. Aku yakin mereka telah membenciku sekarang. Tapi seperti biasa, aku tak peduli.

^ Di Taman Kota ^

Hari ini di taman kota sangat sepi sekali. Aku duduk di kursi panjang dan mulai menyalakan ipodku. Aku memejamkan mataku, aku sangat merindukan ketenangan ini.

“ Oppa, oppa…apakah oppa adalah salah satu anggota SHINee ? ”

Aku membuka kedua mataku. Kulihat ada seorang gadis kecil yang sedang menarik-narik jaketku. “ Umm…iya. Namamu siapa adik manis ? ”

“ Kim Youmin ” jawabnya. Ia tersenyum. Ia terlihat sangat manis dengan mata besar dan lesung pipinya.

“ Youmin, sedang apa kau disana ? Ayo kita pulang ” seorang wanita yang memakai penutup kepala berwarna biru datang menghampiri kami. Ya tuhan, ia adalah gadis yang aku cari.

“ Eonni…aku bertemu dengan pangeran ” ucap gadis kecil yang bernama Youmin tadi.

“ Youmin-ah, ayo kita pulang. Aduh, maaf doengsaengku telah lancang kepada anda ” ucap wanita cantik itu seraya membungkukkan badannya. Ia pun langsung menarik Youmin dan membawanya pergi dari hadapanku.

“ Tunggu ” aku memegang tangan wanita itu. Berharap  agar ia tidak pergi meninggalkanku.

“ Ah, maaf . Tolong lepaskan. ” ucap wanita itu, namun aku tak melepaskannya.

Aku membuka kacamata dan topiku. “ Aku SHINee Leader Onew. Apakah kau mengenalku ? ”

“ Oppa…” gadis itu menatapku dengan tatapan tak percaya. Namun ia kembali berusaha melepaskan tangannya dari genggamanku. Akhirnya akupun melepaskannya.

“ Kenapa ? Kau penggemarku, kan ? Kau tidak suka padaku ? ” tanyaku. 2 detik kemudian aku baru menyadari betapa bodohnya pertanyaanku ini.

“ Ne, aku memang penggemarmu, oppa. Namun hukum agamaku telah melarangku untuk melakukan kontak fisik dengan orang yang bukan muhrim ” ucapnya. Ia terlihat seperti orang yang ketakutan. Aku tidak mengerti. Apakah aku terlihat seperti orang jahat ?

“ Baiklah, aku tak akan menyentuhmu. Tapi dengan satu syarat, kau harus mau makan siang denganku ” tawarku.

“ Ne..” jawabnya. Ia tersenyum. Sangat manis sekali.

—————————

“ Siapa namamu ? ” tanyaku ketika sepiring beef steak telah mendarat di mejaku.

“ Kim yourin imnida ” jawabnya.

“ Kau tahu ? Menurutku kau tidak seperti orang Korea ” ungkapku hati-hati, takut menyinggung perasaannya.

Ia tersenyum. “ Aku memang keturunan Indonesia-Korea, oppa…”

“ Indonesia-Korea ? ” tanyaku kaget.

Ia mengangguk. “ Ibuku orang Indonesia dan ayahku orang Korea. Aku mengikuti agama ibuku, agama Islam ” ucapnya, sambil menunjuk pada penutup kepalanya yang berwarna biru. Kau tahu ? Itu salah satu warna kesukaanku.

“ Oh..Eh, kau benar-benar tak mau makan ? ” tanyaku lagi.

Ia menggeleng cepat. “ Aku sedang berpuasa, oppa. Sekarang kan bulan Ramadhan ” jawabnya.

“ Puasa ? Bulan Ramadhan ? “

“ Ne..di bulan Ramadhan, kami sebagai umat Islam diharuskan untuk menahan lapar, haus, dan hawa nafsu dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari ” jelasnya

“ Jadi itu yang dinamakan puasa ? Wah…sangat menyengsarakan sekali ” seruku.

Ia hanya tersenyum. “ jika di laksanakan dengan niat, maka berpuasa akan terasa sangat menyenangkan ”

“ Yourin-ah, apakah kau mau menceritakan agamamu itu ? Umm..aku atheis…” ucapku sedikit malu.

Ia tersenyum lagi. Kali ini benar-benar manis. Ia memperlihatkan sederet gigi putihnya.

—————————

Lee Taemin POV

“ Aku pulang ”

Aku menengok ke arah suara. Onew hyung. Aku tak berani menatapnya lama-lama. Kualihkan pandanganku ke film yang sedang kutonton bersama Minho hyung.

“ Taemin, ini untukmu. ” Onew hyung menyodorkan sebuah bungkusan yang bertuliskan Wonder Bakery.

“ Ini…”

“ Cheese cake..kesukaanmu ” ucap Onew hyung sambil mengacak-ngacak rambutku. Ia tersenyum. Ia memperlihatkan senyuman yang sudah lama tak kulihat.

“ Sudah, ya..” Kini ia tersenyum kepada Minho hyung dan pergi menuju kamarnya.

Aku dan Minho hyung saling bertatapan.

“ Ada apa dengannya ? ” tanya kami berbarengan.

—————————

Lee Jinki POV

Kim Yourin. Hari ini aku telah belajar banyak darinya. Ia telah mengenalkan aku pada tuhannya yang ia sebut Allah. Ia juga mengajarkanku tentang rukun Islam dan rukun Iman. Ia bilang bahwa akan ada hari akhir, dimana bumi yang kita tinggali ini akan hancur hanya dalam hitungan detik. Ia juga bilang bahwa ada surga dan ada juga neraka. Ketika mendengar itu, hatiku terasa bergetar. Nanti aku akan dimasukkan kemana ? Surga ? atau neraka ?

Kim Jonghyun POV

“ AAAAAAAAAAAAAAAAARRRRRRRRRGHHHHHH…”

Ada apa itu ? Onew hyung ? Kenapa ia berteriak seperti itu ?

Aku langsung melarikan tubuhku menuju asal suara yang aku yakini adalah kamar Onew hyung. Kulihat Minho, Taemin, dan Kibum berdiri mematung disana.

“ Ada apa ? ” tanyaku panik. Minho, Taemin, dan Key tak menjawab. Mereka tak mengalihkan pandangannya dari Onew hyung. Onew hyung..ia berguling-guling di lantai, meremas kepalanya sambil tak henti-hentinya berteriak.

“ Kenapa kalian diam saja ?! ” bentakku. Aku menghampiri Onew hyung dan mencoba untuk membantunya berdiri.

“ AAARRRGGHH…LEPASKAN AKUUU !!!! ” Onew hyung berteriak dan menepis tanganku. Dari situlah aku baru mengetahui mengapa Minho, Taemin dan Key diam saja tanpa melakukan apapun.

Kami tak dapat melakukan apa-apa. Yang bisa kami lakukan hanyalah terdiam, meratapi apa yang sedang dirasakan oleh Onew hyung.

—————————

“ Hyung, kau kenapa ? sebaiknya kita ke dokter, hyung ” ucapku penuh cemas, setelah merasa yakin bahwa rasa sakit yang diderita Onew hyung telah hilang.

“ Ani..aku baik-baik saja ” jawabnya. Mukanya terlihat sangat pucat.

“ Bagaimana mungkin baik-baik saja ? Tadi keadaanmu benar-benar memprihatinkan, hyung ” kali in Key yang angkat bicara.

“ Sudahlah..aku hanya sedikit pusing. Apakah tadi aktingku terlalu berlebihan ? Hahaha ” Onew hyung tertawa. Tawanya terdengar sangat garing. Kriuk-kriuk

Tiba-tiba Onew hyung menarik tanganku dan menatap jam tanganku dengan mata yang membelalak  “ Yaa ~ sekarang sudah jam setengah 1 siang ! Kenapa kalian tidak memberitahuku ? Hari ini aku ada janji dengan seseorang ! Ah..sial ! ” ia berkata dengan dengan tempo cepat, lalu mengambil jaket yang tergeletak di atas sofa, dan sejurus kemudian langsung pergi tanpa berpamitan pada kami.

—————————

Lee Jinki POV

Aku memencet bel rumah yang bercat biru beberapa kali. Lama. Tak ada jawaban. Aku sudah memutuskan untuk pulang, sebelum seseorang membukakan pintu untukku.

“ Oppa…”

“ Yourin ” ucapku. Aku sangat senang bisa bertemu dengannya lagi.

“ Silahkan masuk..”

Rumahnya sangat nyaman sekali. Cat warna hijau nampak mendominasi bangunan ini. Banyak foto-foto yang bertengger manis di dinding yang bercat warna biru langit itu.

“ Rumahmu sepi sekali..” ucapku sambi terus mengedarkan pandanganku ke segala arah.

“ Eomma sedang pergi mengunjungi nenek, Youmin ikut bersamanya ” jawab Yourin.

“ Tidak ada yang terlewat ? ” tanyaku.

“ Maksud oppa ? Oh..appa..ia sudah meninggal setahun yang lalu..” jawab Yourin lirih.

“ Oh, mian..aku tak bermaksud..”

“ Tidak apa-apa..aku mengerti ” potongnya. “ Mau minum apa, oppa ? ” lanjutnya lagi setelah aku duduk di sebuah sofa yang cukup nyaman untuk diduduki.

“ Ah..tidak usah. Kau kan sedang berpuasa, mana mungkin aku minum di depan orang yang sedang berpuasa. Lagipula, saat ini aku juga sedang mencoba untuk berpuasa sepertimu ” aku tertawa kecil.

“ Baguslah oppa ” ia kembali tersenyum sambil duduk tepat di sebelahku. Tangannya sibuk memindah-mindahkan channel TV.

Selanjutnya kami terdiam dalam hening. Mata kami terfokus pada acara berita yang sedang kami tonton.

PADA HARI JUM’AT TANGGAL 13 SEPTEMBER 2016, SEBUAH BOM BESAR MELEDAK DI SEBUAH HOTEL SSS DI NEGARA XXX. BOM TERSEBUT BERHASIL MERENGGUT RATUSAN NYAWA DAN RIBUAN ORANG TERLUKA PARAH. TELAH DIDUGA BAHWA PELAKU PEMBOMAN TERSEBUT ADALAH SEORANG TERORIS YANG BERNAMA JAMALUDDIN. BERIKUT INI ADALAH DATA DARI TERSANGKA PELAKU PEMBOMAN.

“ Pakaian itu..apakah teroris itu orang Islam ? ” tanyaku tiba-tiba. Yourin mengangguk pelan.

Aku menghela nafas panjang. Aku tak percaya pada semua ini. “ Kau tahu, Yourin ? Sepupuku sedang berlibur di negara dan sekaligus menginap di hotel itu !! Tak kusangka..ternyata agama yang sempat aku percayai ini adalah agama TERORIS !! ” bentakku.

“ Tapi, oppa..ini tidak seperti yang kau pikirkan ! Tak semua umat beragama islam itu teroris ! ” Yourin berkata dengan suara yang agak ditinggikan.

“ Tapi setidaknya agama lain lebih mulia daripada agama yang dianut oleh TERORIS itu !! ” bentakku kasar. Pikiranku benar-benar kacau. “ Selamat tinggal, Yourin ” ucapku sebelum aku pergi meninggalkan Yourin yang tengah menahan tangisannya.

—————————

Sudah hampir 1 bulan aku tak pernah berkomunikasi lagi dengannya. Teroris yang beragama islam itu telah membunuh sepupuku. Tapi apakah yang aku lakukan ini benar ? Apakah aku pantas berkata seperti itu pada Yourin ? Apakah aku pantas menghina agama yang telah dianutnya ?

Terengtengteng..terengtengteng..terengtengteng..

Handphoneku berbunyi. Segera aku mengambil handphoneku yang tergeletak di meja yang berada di samping tempat tidurku.

From : Kim Yourin ^_^

Oppa…

Sudah 1 bulan kita tidak berjumpa ^_^

Apa kau masih ingat padaku ?

Hah…aku yakin kau masih marah padaku, oppa T_T

Tapi tak apa…

Aku hanya ingin berpamitan padamu…

Besok aku akan berangkat ke Aussie, aku akan study disana…

Aku tahu ini memang tidak penting dan hanya akan memenuhi inboxmu saja, tapi..

Jika kau…umm..mau menemuiku untuk yang terakhir kalinya, aku akan take off jam 10.00 di Incheon Airport…

Aku akan menunggumu,

Annyeong ^_^

Aku menatap layar handphoneku lama. Apakah aku harus menemuinya ? Atau aku akan mempertahankan keegoisanku padanya ?

Ah..baiklah..sudah kuputuskan..

Aku memejamkan mataku, mencoba untuk menenangkan segala pikiran yang telah membebaniku.

Sial ! Kepalaku…

Kali ini rasa sakitnya lebih hebat dari biasanya. Aku terguling dari tempat tidurku. AAARRGGH…ya tuhan…jangan siksa aku lebih dari ini…

Aku mencoba untuk berdiri dan meraih kertas yang berada di atas meja di samping tempat tidurku. Lalu dengan tangan bergetar, kugoreskan tinta di atas kertas yang telah kuambil tadi. Kurasakan air mataku menetes dan membasahi kertas yang berada di hadapanku.

Apakah harus berakhir seperti ini ?

—————————

Choi Minho POV

“ Benar-benar membosankan ” Jonghyun hyung melemparkan remote yang sedari tadi dipegangnya.

“ Onew hyung mana ? Masih belum bangun ? ” tanya Taemin padaku.

Aku berdiri dan melenggang pergi ke kamar Onew hyung “ Aku akan membangunkannya ”

Aku mengetuk pintu kamar Onew hyung.

“ Hyung, bangun..bolehkah aku masuk ? ” tanyaku, masih dengan tangan yang mengetuk pintu.

Tak ada jawaban.

“ hyung, aku masuk ya ” aku memberanikan diri untuk masuk ke dalam kamarnya.

Tidak ada. Kamar Onew hyung kosong. Onew hyung tak ada di sana. Kemana dia ? Aku mengeluarkan handphoneku dan mencoba untuk menghubungi dirinya.

Torettorettorettorettorettoret

Sial, Onew hyung tidak membawa handphonenya. Aku menghampiri meja Onew hyung dan menatap handphone Onew hyung yang tergeletak bebas di atas meja kayu. Namun perhatianku teralih pada sebuah kertas yang dilipat dan diganjal oleh buku diary berwarna pink.

Aku mengambil dan mencoba untuk membaca isi surat itu.

Tak terasa, air mataku menetes.

Kim Kibum POV

“ Ya, Minho ! Apakah kau melihat gelang silver pemberian dari fansku ? ” aku menghampiri Minho yang sedang berada di kamar Onew hyung. Namun Minho tidak meresponku. Ia berdiri mematung di depan meja Onew hyung. Tubuhnya membelakangiku sehingga aku tidak dapat melihat apa yang sedang dilakukannya. Oh iya, disana hanya ada Minho. Kemana Onew hyung ?

Aku mencoba untuk mengagetkan Minho dengan menepuk pundaknya secara tiba-tiba. Namun gagal, ia kembali tidak meresponku. Aku melihat ia sedang membaca sebuah surat dan…ia menangis.

Jonghyun POV

Kenapa lama sekali Minho membangunkan Onew hyung ? Dan…apakah ini tidak terlalu sepi ? Aku bangkit dari tempat dudukku.

“ Mau kemana, hyung ? ” tanya Taemin tiba-tiba.

“ Ke kamar Onew hyung ” jawabku singkat.

“ Aku ikut ” taemin mengikutiku dari belakang.

Ketika aku memasuki kamar Onew hyung, aku mengedarkan pandangan ke ruangan itu. Onew hyung tidak ada. Yang ada hanya Minho yang sedang duduk di pinggir kasur Onew hyung sambil memegang kepalanya, dan Key yang sedang menutup matanya dengan tangan kanannya. Keduanya terlihat sedang menangis.

“ Kalian kenapa ? ” tanyaku pada keduanya. Mereka berdua tidak menjawab, namun Key menyodorkan sebuah kertas yang telah kucel dan basah karena air mata. Aku mengambil surat itu dan membacanya bersama Taemin.

Brain cancer.

Aku tidak tahu kenapa tuhan memberikan penyakit ini padaku.

Kalian pasti sangat membenciku karena aku telah bersikap kasar pada kaiian akhir-akhir ini.

Maafkan aku, saat itu pikiranku benar-benar kacau. Aku sangat tertekan. Aku iri pada kalian yang masih mempunyai umur yang panjang, dan waktu yang amat sangat banyak.

Sedangkan aku ? Aku sangat menderita dengan pemikiran ‘ apakah aku akan mati besok ? ’

Entah mengapa…firasatku mengatakan bahwa aku akan mati pada hari ini juga.

Tapi aku senang..

Setidaknya, tuhan masih sayang padaku sehingga tidak membiarkan aku merasakan sakit lebih lama lagi.

Kalian tahu ? Kim Jonghyun, Kim Kibum, Choi Minho, Lee Taemin…

Aku sangat menyayangi kalian, lebih  daripada rasa sayangku terhadap diriku sendiri.

Aku mencintai kalian, selamat tinggal…

Jangan cari aku di bandara, karena aku tidak ada di sana.

– Lee Jinki –

—————————

Lee Jinki POV

Aarrgh…kepalaku…

Rasa sakit di kepalaku makin menjadi. “ AAAAAAARRRGGHH….” Aku menjerit layaknya orang kesetanan. Semua orang yang berada disini, di Incheon Airport..memandangiku dengan tatapan aneh. Aku berjalan terhuyung-huyung di tengah kerumunan orang. Sial..pandanganku sudah mulai kabur.

Ya tuhaan…Tolong jangan ambil nyawaku sekarang…tidak sebelum aku bertemu dengan Yourin..aku ingin mengatakan perasaanku padanya..

Bandara ini sangat luas. Yourin..dimana kau ?

Kim Yourin POV

Jam 09.50. Jinki oppa tak juga datang. Apakah ia benar-benar tak mau menemuiku sekalipun ini adalah hari terakhir aku berada di Korea ? Apa sebenci itukah kau padaku, oppa ? Aku terus mengedarkan pandanganku, berharap akan ada Jinki oppa yang berlari untuk menyusulku.

“ 5 menit lagi. Kau sudah siap, Yourin-ah ? ” tanya eomma padaku.

“ Ne, eomma..” jawabku lirih.

Aku menoleh ke belakang, namun hasilnya tetap sama. Jinki oppa tidak ada. Aku menyerah. Mungkin memang benar Jinki oppa membenciku. Aku melangkahkan kakiku. Bersiap untuk pergi meninggalkan Korea, tempat dimana cinta pertamaku muncul. Selamat tinggal, Jinki oppa..

“ Kim Yourin !! ” teriak seorang namja.

Aku berbalik, dan aku mendapati seorang namja yang berpakaian serba putih dan mengenakan peci hitam di kepalanya.

“ Jinki oppa…” aku menangis, tak percaya pada apa yang sedang kulihat sekarang. Ia terlihat sangat..tampan.

“ Assalammu’alaikum, Yourin-ah ” ucapnya. Lucu sekali ia mengatakannya.

“ Oppa..kau tidak membenciku ? ” tanyaku padanya. Ia tidak menjawab dan hanya tersenyum.

Tiba-tiba Jinki oppa seperti kehilangan keseimbangannya. Ia terjatuh di tengah-tengah kerumunan orang. Aku segera berlari menghampirinya.

“ Jinki oppa !! kau kenapa ? ” aku terduduk dan memeluk Jinki oppa. Kulihat hidungnya terus-terusan mengeluarkan darah. Aku terus menyeka darahnya dengan lengan bajuku. Air mataku turun dengan derasnya. “ SESEORANG !! TOLONG PANGGILKAN AMBULAAAANCE !!! ” aku menjerit tak karuan.

“ Yourin-ah…” tiba-tiba Jinki oppa terbangun dan mengelus pipiku dengan jari-jari tangannya. “ Kenapa kau memelukku ? Kita kan bukan muhrim ? ” lanjutnya, ia tertawa lemas.

“ Aku tak peduli. Yang aku pikirkan hanya oppa…”

Ia menatap mataku sangat dalam, lalu menarik kepalaku dan berbisik di telingaku “ Saranghae yongwonhi, yourin-ah…”

Tangisanku makin pecah. “ Nado..saranghae…”

“ Itu dia !! ONEW HYUNG !!! ” teriak 4 orang namja yang aku yakini adalah Jonghyun, Minho, Key, dan Taemin. Mereka adalah orang-orang yang aku idolakan selama ini. Mereka berlari menghampiri kami.

“Onew hyung, Onew hyung, bangun !! ” teriak Taemin. Semuanya menangis, sama sepertiku.

“ Bodoh, kenapa kalian kesini ? ” tanya Jinki oppa.

“ Tentu saja untuk melihatmu ! Kenapa kau tidak memberitahukan penyakitmu kepada kami ? ” sekarang key yang berbicara sambil berteriak.

“ Aku tak ingin kalian cemas. Ah..sudahlah..kalian jangan menangis..jangan membuatku semakin berat untuk meninggalkan kalian..” ucap Jinki oppa. Hidungnya kembali mengeluarkan darah.

Kini tak ada yang berbicara. Yang keluar hanya air mata yang tak kunjung berhenti. Aku yakin mereka sama sepertiku, merasa sakit dengan melihat keadaan orang yang kita sayangi seperti ini. Jinki oppa makin terlihat lemah. Ia membuka dan menutup matanya dengan gerakan yang sangat lambat.

“ Oppa..” panggilku.

Ia menggenggam tanganku dengan erat “Asyhadu Allaa ilaahailallaah ” ucapnya dengan terbata-bata. “ wa Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullaah..” lanjutnya lagi. Tiba-tiba ia menutup matanya dan melepaskan genggamannya dari tanganku.

“OPPPAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA……!!! JINKI OPPAAAAAAAAAA………….!!! ” jeritku. Aku terus memanggil-manggil nama Jinki oppa, namun nihil..ia telah meninggalkan kami untuk selamanya..

– FIN –

73 thoughts on “Nothing Impossible”

  1. Liaa!! Dasar ni anak! Bagian mana dr ff ini yg gagal??*jitak!

    KERENNN ABIZ!!

    Ehm..li,percaya ga?kalo orang atheis itu walaupun dia blg g percaya tuhan tp kalo ada sesuatu yg terjadi sama dirinya secara g sadar dia pasti blg tuhan..^^

    Anyway,sharusnya yg minta bikinin ff itu aku.. T.T

    Keren..keren..

  2. TADAAAAAA… AKU MUNCUL, LIA-ONN!!!

    aku baru bisa komen, krna baru ingeet… hhe.. miaaaaaaan….
    *bow*

    AKU SUKAAA CERITANYAAAA…!!! AWALNYA AKU SEBEL MA NYUNYU-OPPA… TAPI, TERNYATAAAAAAAA…!!!! OMO~~
    AKU SUKAAAAAAAAA BANGEEEEET DEEEEH!!!

  3. HUWEEEEEEEEEEEEEEE
    SO SAD!!!!!!!!!!!!!!!
    ONEWWWWWWWWWWWWWWW
    kerrrrrrrrrreeeeennnnnn ffnya…………
    😛

  4. yahhhh
    kok mati?
    kenapa ga si cewenya aja yg mati?
    kan kalau si onew yg mati berarti ga bisa bareng aku lagi XD

    keren lah FFnya 🙂

  5. LIAAA……AH,GILA BANGET NIH FF….KEREN, SEDIH, DALEM…. T.T
    AAAAARRGGGHH~~
    IM IN LOVE WITH YOUR FANFICT….SAYA SANGAT SUKSES MEMBAYANGKAN CAST CWENYA=SAYA…HAHAHA #DIGAMPAR LIA…..OKEY, POKOKNYA FFMU DAEBAK LIAAA…KEEP WRITING YAAA…UHUYY SEKIAN KOMENTAR SAYA *masuk kuburan onew*

  6. eonniiiiiiii kok ceritanyaa jadi ke islami yaa ?? Padahal kan ga eonni banget !! #plakkk

    hadeeeh eonnii pinter ih . Ini berbeda dri yang laen !! 😀
    bner2 belom perna bayangin onew jd mualaaf . Tp gpp deh kan jadi satu agama sma aku . Kita jadi lancar kawin nyaa ntar x) #abaikan

    onyuuuu aku akaan menjemputmu ke surgaaaa . Wait me dar !!

    Lastly . Ff eonni bagus kook , tp kenapa sad ending sih eon ?
    Kembali membuat airmataku keluar dr peradabannya TT.TT

    bikin lg eon !! 🙂

  7. ya salam.. tega banget tuh onew nampar pipi suamiku.. -___- *taemin;red*
    *dirajam taemints sedunia*
    jyahhh.. lia kenapa ffmu juga membuat si taemin jadi cengeng begitu..
    digampar sedikit aja kok udah nangis di pundak key..
    sini deh taem pindah ke pundakku aja.. *plakkk!!*
    aaaaigooooo.. ternyata si jinki sakit toh..
    ckckck.. kasihan kasihan kasiha..
    pake mati segala.. *apasih??*
    tapi lia,,
    lucu aja ngebayangin si nyunyu ngucapin kata2 islam di atas..
    wkwkwkwk.. XD
    but,, nothing impossible.. ^^b
    heleh,, ini ni yang dibilang fail??
    gimana yang succesnya??
    ini bagus banget lho.. -_____-
    yasudah,, sekian dulu spamku..
    daaahh lia.. *lambai2 gaje*

  8. Wah nyesel banget ni baru baca ff ini sekarang, soalnya baru kali ini iseng jelajahin semuanya tag shawolindo.. gila… author daebak banget. ni ff mengandung makna dan arti yang keren banget, gak cuma cinta doang, tapi ada unsur agamanya.. moga onew beneran masuk islam trus diikuti ama key… hahaha, oppa, aku semakin mencintaimu bila kau muslim…#gapen banget…

  9. liaaaaaaaaaaaaaa 😀
    ini mah kerennn …
    aduuuhh kamu AUTHOR DAEBAK ternyata !

    aku rada kaget onew sikapnya berubah gitu ..
    sampe taemin dikasarin n nangis gitu 😥

    aku nangis pas baca onew di airport li ..
    huhuhu
    kasian dia ..
    huhuhuhuhuhuhuhuhuu oppa ~
    *nangis meluk minho*

  10. Hai, ijem. Aku datang lg. Huehehehe

    eh gile, ni keren bgt. Penuh makna. Terharu bgt di bagian ending. Onew mengucap syahadat sblm napas terakhir. Keren tah. Dua jempol buat km, jem

  11. waa jarang bgt aku nemu ff yg bertema kayak gini. bahkan kayaknya baru kali ini. kerenn~~ ceritanya juga bagus bgt. tapi cian jinki. huhuhu

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s