RAINBOW – PART 11

RAINBOW PART 11

Author            : Wiga

Rating             : PG 13

Cast                : Onew, Kim Kibum, Choi Minho, Kim Jonghyun, Lee Taemin, Shim Yui, dan Park Nada

Genre             : Friendship, Romance, Sekuel, Action

miaann.. kelamaan nunggu.. sebenernya part ini udah bener-bener udah masuk NC 17, tapi berhubung banyak reader sf3si yang masih dibawah umur, maka part ini aku rombak abis-abisan biar jadi PG 13. miaan kalo ceritanya gak begitu bagus, soalnya jalan ceritanya berubah total, dan juga karena aku bikin part ini agak terburu-buru, sekali lagi miaan.. oia kalo kalian agak bingung dengan part ini, kalian bisa baca part 4. eh satu lagi.. coba dengerin lagu LIFE by SHINee yaa, sambil baca ff ini.. hehehee

happiiii reading..^^

Mereka berenam terdiam di meja makan. Kibum, Onew, Minho, Jonghyun, Taemin, dan Yui. Hanya Nada yang tak tampak.

“ Selama ini aku diam, bukan berarti aku tak peduli kalian. Aku adalah pengawas disini, tugasku adalah memantau dan mengawasi kalian. Tapi mengapa kalian tidak mengerti?? aku diam karena aku mau kalian menyelesaikan masalah kalian secara dewasa!! bukan dengan cara ini!! Sekarang kalian lihat kan?? Nada sakit!! Nada tertekan!! dan apa yang kalian dapat?? hanya luka lebam!! aiisshhh..” kata jonghyun tajam sambil memandang kelima teman-temannya.

Minho dan Onew sama-sama menunduk.

“ Dari awal sudah kubilang pada kalian, Beri dia waktu!! Jangan memaksanya!! jangan menekannya!! kalian seperti anak kecil saja!!” kembali jonghyun berujar galak kepada teman-temannya.

“ Sudahlah oppa.. jangan menyudutkan mereka lagi.. pokoknya, sekarang Minho oppa dan Onew oppa harus mengerti keadaan Nada, jangan pernah mendesaknya lagi, jangan bertengkar di depannya.. Arassoo??” Kata Yui berusaha menengahi.

Tiba-tiba terdengar pintu terbuka, dan Nada keluar dari kamarnya berjalan menunduk menuju pintu depan.

“ Nada.. kamu mau kemana..??” tanya Kibum sambil berdiri menghampirinya.

“ nggh.. aku mau ke KARA, oppa…” kata Nada pelan, Ia masih tetap menunduk.

Kibum melihat Nada sekilas, wajahnya sungguh pucat dan kelopak matanya merah, pertanda Ia habis menangis lama.

Kibum segera memegang kening Nada dengan telapak tangannya,

“ Nada.. Badanmu masih panas begini, ak…” belum sempat Kibum selesai bicara, Nada berkata pelan.

“ gwencana oppa, aku hari ini ada shift di KARA..  kemarin aku sudah tidak masuk, jadi hari ini aku harus masuk oppa..”

“ Tapi Nada…” Kibum berusaha menahannya.

“ Gwenchana Oppa..” Kata Nada.

“ Kalau begitu biar ku antar, “ bujuk Kibum dengan nada khawatir.

Tapi Nada menggeleng lemah.

***************

Nada berjalan pelan, cuaca hari ini sangat panas namun entah kenapa nada merasa kedinginan. kepalanya masih terasa sangat berat, namun Ia memaksa pergi ke KARA, karena hanya di KARA lah tempat Ia bisa menyibukkan diri sehingga dapat melupakan sementara masalah yang ada di pikirannya.

beberapa puluh meter lagi, Ia akan sampai di KARA.

Tiba-tiba ada mobil alphard hitam berhenti tepat disampingnya, Nada menghentikan langkahnya. Tampak dua namja keluar dari mobil tersebut dan menghampirinya, mereka memegang tangan Nada dengan sangat erat dan memaksanya masuk kedalam mobil.

“ Masuk!!” kata kedua namja tersebut bersamaan.

“ Apa yang kalian lakukan?? lepass..” jerit Nada kencang, sekuat tenaga Ia berontak melepaskan diri dari cengkeraman kedua namja tersebut.

“ TOLOONGG!!!!” Nada berteriak, namun kedua namja itu lebih kuat darinya, mereka berhasil menyeret Nada masuk hanya dalam beberapa detik. Setelah mereka masuk ke dalam mobil tersebut, pintu langsung ditutup dan mobil itu segera melaju dengan kecepatan tinggi.

“ Lepass.. TOLONG!! TOLONG!!” Teriak Nada sambil menendang ke segala arah, satu tendangan nya tepat mengenai wajah salah satu namja tersebut.

“ aaiisshh muka ku..!! Hyung!! cepat pingsankan dia!! merepotkan saja!!” teriak namja tersebut sambil berusaha memegang kedua kaki nada yang terus menendang kepalanya.

“ BBUUKKK!!!!”

Tiba-tiba Nada merasakan sakit yang luar biasa di tengkuknya dan seketika itu juga pandangannya gelap.

*************

“ Jika tertidur seperti ini wajahnya sungguh manis ya hyung,,” kata seorang namja bermuka baby face.

“ YAAA!!! ryowook!! kalau gadis ini jelek, pastinya ia bukan target kita.. kau ini bagaimana!! DASAR MAGNAE!!” ujar namja yang satunya lagi.

“ eunyuk hyung..!! aku kan hanya bilang dia manis..” ryowook berkata gusar.

“ ya.. ku akui, dia memang sangat manis, tak heran minho memilihnya, bagus juga selera minho itu!!” kata eunyuk sambil terus memandang wajah Nada.

“ HAA.. mengapa kau memandanginya terus?? kau suka ya hyung..??” ledek si magnae.

Tiba-tiba terdengar gertakan dari bangku depan.

“ DIAM.. !!! sekarang bukan waktunya bercanda!! kalian membuatku pusing!! sebentar lagi kita sampai di tempat tujuan.. setelah itu kita pikirkan rencana berikutnya!!” Teriak namja yang sedang menyetir, raut mukanya lebih berkharisma dibanding dua namja sebelumnya.

“ Nee Donghae hyung!!” kata ryowook dan eunyuk berbarengan.

*************

Setelah mereka sampai di suatu bangunan tua di pinggir kota, eunyuk menggendong Nada lalu berjalan mengikuti donghae dan ryowook yang berjalan lebih dahulu.

“ jadi, apa rencana kita boss?? “ tanya eunyuk tak sabar.

“ belum ku pikirkan..” gumam donghae pelan.

“ aku punya rencana hebat, kita perkosa saja gadis ini di depan minho.. pasti dia tak berkutik..” kata eunyuk nyaring.

“ Aaiisshh.. kau ini!! otak yadong mu itu seharusnya kau hilangkan!!” bentak donghae.

“ kita tak akan menyakiti gadis ini, arasso!! satu-satunya orang yang akan kita sakiti adalah minho!! pantang bagiku melukai seorang gadis..” timpalnya lagi.

Eunyuk hanya cemberut sambil memasang muka tak puas.

“ Sial!! Cukup sudah kau bertingkah seperti seorang pemimpin Lee Donghae!! aku muak kau suruh-suruh terus!! hari ini aku akan melakukan apa yang ku mau!! tak ada satupun yang bisa menghalangiku, termasuk kamu , bastard!!” umpat eunyuk dalam hati.

“ Ikan tangan nya.. Duduk kan dibangku.., Ryowook kau ambil fotonya dan kirimkan ke Minho, dan kau Eunyuk, jaga dia baik-baik, dan jangan macam-macam!! aku pergi sebentar..” kata donghae tegas, setelah itu ia kelur dari ruangan besar tersebut.

Eunyuk mengamati Dongsaengnya yang sedang mengambil beberapa foto Nada dengan hp nya, kemudian ia mengutak utik hp nya sebentar.

“ Ahh.. terkirim.. selesai sudah.. hyung!! aku tinggal sebentar ya, perutku sakit..” gumam ryowook kemudian ia segera menghilang dari pandangan eunyuk.

**********

Minho mencoba mengalihkan pikirannya dari Nada, entah kenapa semenjak Nada pergi ke KARA pikirannya merasa tidak enak, dadanya tidak berhenti berdebar, rasa-rasanya ada yang salah dengan kepergian Nada.

Ia mengajak Taemin bertanding Winning Eleven dengan nya, Namun rupanya Winning Eleven pun tak bisa mengalihkan perhatiannya dari yeoja yang sangat disayanginya itu.

“ Hyung!! yang serius dong mainnya!!! sudah tiga kali kamu kalah tanpa perlawanan, ga seru kaann..” gerutu Taemin kesal.

minho akhirnya menyerah, ia melemparkan stick PS nya dan berjalan menuju dapur untuk mengambil air minum.

“ PRRAANNGG…” tiba-tiba gelas yang dipegangnya terjatuh dan pecah.

“ Oppa, mengapa kau memecahkan gelas ungu itu?? itu kan gelas kesayangan Nada..” kata Yui seraya menghampiri Minho yang kini terdiam menatap pecahan gelas tersebut.

“ Haah..? ngg, aku tidak tau, tiba-tiba saja gelasnya terlepas dari tangan ku..” kata Minho sambil memungut pecahan gelas tersebut dan membuangnya ketempat sampah.

Ia duduk dimeja makan dan merenung..

***********

Onew mencoba menghubungi hp Nada berkali-kali namun tidak ada jawaban. hatinya mulai tidak tenang, satu jam lalu Ia mengirimkan sms ke Nada, Namun nada tidak membalasnya kemudian Ia mencoba menelpon KARA namun manager kyuhyun bilang Nada belum tiba di sana. entah sudah keberapa kalinya Onew mencoba menghubungi Nada selalu tidak diangkat.

“ Nada… Angkat Teleponnnya.. kamu dimana..” Kata onew pelan.

beberapa menit kemudian, akhirnya Onew memutuskan untuk menyusul Nada ke KARA.

Ketika Ia membuka pintu kamarnya dilihatnya Minho sedang tergesa-gesa memakai jaket dan helm lalu berlari ke arah motor balapnya dan dalam hitungan detik sudah melaju kencang dengan kecepatan tinggi.

Onew menghela napas.

“ tampaknya Minho bergerak lebih cepat dari pada aku..” desah onew pelan.

Ia berjalan ke arah meja makan dan menarik kursi untuk ia duduki.

“ Apa ini?? HP minho?? dia lupa membawa HP nya??” desah Onew pelan.

rasa penasaran merasuki dirinya. Ia mulai mengutak atik HP minho alangkah terkejutnya ketika Ia membaca pesan MMS dari nomor yang tak dikenal.

Isi MMS itu adalah 3 buah foto Nada dalam keadaan terikat, hampir sama kondisinya seperti pada waktu Jessica menculik Nada beberapa bulan yang lalu.

“ Jl. XXX no16.”

hanya itu saja keterangan yang ada.

“ Yaa Tuhan.. pantas tadi Minho berjalan terburu-buru. apa ini ulah Jessica lagi?? siaaalll!!! Nada dalam bahaya..!!!”

Onew segera berlari mengambil kunci mobilnya di kamar dan memakai hoodie nya dengan terburu-buru.

“ JJONG!!! JONGHYUN..!!!!!!!” Ia berteriak memanggil Jonghyun yang tengah bermain PS dengan Key.

“ ada apa sih teriak-teriak??” sahut Jonghyun ketus.

“ Dengar.. Jika sampai satu jam aku, minho, maupun Nada tidak kembali, kau lacak hp ku dan hp minho lewat GPS, kemudian panggil polisi, arasso!!” Jinki segera berlari menuju mobilnya.

“ Hey..!! apa yang terjadi? ada apa dengan kalian bertiga?? jangan macam-macam.. kasihan Nada.. dengar se..” belum selesai Jonghyun berbicara, Onew segera memotongnya.

“ tak ada waktu lagi!! aku harus pergi.. INGAT PESANKU!!”

********************

Nada terbangun dari tidurnya, tengkuknya terasa sakit. Ia mencoba menggerakkan tangan nya, Namun tangan nya terikat kuat di belakang.

“ Sudah bangun kau sweety..” tanya Eunyuk sambil berjalan mendekat kearah Nada.

“ Siapa kamu?? Lepaskan aku…” pinta Nada sambil menatap namja itu.

“ aku ga akan melepaskan mu sebelum aku mendapatkan apa yang ku ingin kan sweety..” eunyuk mengeluarkan sebilah pisau dari kantong celananya.

Nada menahan napasnya, jantung nya berdetak cepat ketika namja itu mengelus pipi Nada dengan ujung pisaunya.

“ kamu mau apa..” bisiknya lemah, ia menyadari kini air matanya sudah menetes.

“ aku mau kamu.. sweety..”

***********

Minho mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi, hampir 2 kali ia hampir menabrak pejalan kaki yang sedang menyeberang jalan, karena ia melewati lampu merah. Namun Ia benar-benar tidak perduli, kini hanya Nada yang ada dikepalanya.

“ Nada.. kumohon bertahanlah..” desisnya pelan sambil terus menambah laju motornya.

***********

“ ada apa dengan onew oppa??” tanya yui khawatir.

“ Entahlah, mungkin Ia ingin menyusul Minho yang ingin menjemput Nada dari KARA.” kata Jonghyun santai.

“ mengapa oppa bisa sesantai itu sih ngomongnya?? bagaimana jika mereka bertengkar lagi seperti kemarin?? Nada kan sedang sakit oppa..” kata yui setengah merajuk kepada jonghyun.
” Yui benar hyung, Nada sedang sakit.. jika onew dan jonghyun berkelahi lagi Nada pasti akan makin sakit. sebaiknya kita susul mereka” kata Key sambil meletakkan stick PS nya.

“ Yaaa!!! kalian ini..!! biarkan mereka menyelesaikan masalah mereka sendiri!! jika mereka ingin berkelahi atau saling membunuh, biarkan saja!! mereka bertiga tidak akan pernah dewasa, jika kita selalu mencampuri urusan mereka!!” bentak Jonghyun kesal.

“ Tapi oppa…”

“ Yui dengarkan aku!! percaya padaku, mereka pasti bisa menyelesaikan masalah mereka.. kita tunggu saja mereka disini.. aku janji, jika dalam waktu satu jam mereka belum kembali, kita akan cari mereka..” jonghyun menggenggam tangan yui erat, berusaha menenangkan gadis itu.

**************

“ Tiiinn.. Tiiiinnn……!!!!”

Onew meneka klakson berkali-kali pada mobil yang ada didepannya.

“ Tiiinnn… Tiiiinnnn…. Tiiiiinnnnn!!!!!!!”

mobil yang ada di depannya berhenti mendadak, sehingga menimbulkan kemacetan di sepanjang jalan.

“ aaaaiiissshhhh… cepat jalan.. mengapa berhenti ditengah-tengah siiiiii…” umpat onew kesal.

“ Tiiinnn… Tiiinn…Tiiinnnnn!!!!” onew terus menekan-nekan klakson mobilnya frustasi.

karena tidak sabar, onew segera keluar dari mobilnya menghampiri mobil yang ada di depannya.

Ia melihat sekilas dari kaca mobil, ternyata sepasang kekasih yang sedang bertengkar.

“ YAAA!!! MOBIL KALIAN MENGHALANGI JALAN!!!! PINGGIRKAN SEKARANG ATAU KUPECAHKAN KACA MOBIL KALIAN DENGAN BATU!!!”  teriak onew kesal, ia menggebrak kap depan mobil tersebut.

**************

“ Kumohon lepaskan aku..” isak Nada pelan, dirinya sangat ketakutan ketika namja didepannya terus bermain dengan pisaunya.

“ tak usah takut, sweety.. aku ga akan menyakitimu dengan pisau ini..” kata eunyuk santai.

“ tolong.. aku ga kenal siapa kamu.. tolong lepaskan aku..”

“ ga semudah itu..” lanjut eunyuk, kini matanya menatap Nada serius.

“ Kau tau sweety, kau sangat cantik jika sedang menangis…” desah eunyuk perlahan.

Nada menundukkan kepalanya menghindari wajah eunyuk yang kini sangat dekat dengan wajahnya.

“ kumohon.. jangan..” bisik nada gemetar.

“ Tolong aku.. tolong aku.. kumohon.. siapapun tolong aku.. siapapun tolong aku.. kumohon!!!”

“BRAAAAAKKK”

Tiba-tiba pintu menjeblak terbuka seorang namja berlari menghampiri eunyuk. Dengan cepat Ia menarik kerah baju eunyuk dan mendorongnya ke sudut ruangan.

“ DAMN!!! APA YANG KAU LAKUKAN!! SUDAH KUBILANG JANGAN MACAM-MACAM DENGAN YEOJA ITU!!”.

“ Mianhae, donghae hyung.. aku.. aku hanya bermain-main sebentar dengannya, aku tidak serius..” eunyuk berkelit.

“ TERSERAH APA KATAMU!! MANA WOOKIE!!” donghae bertanya masih dengan nada emosi.

Sementara itu, ryowook yang mendengar ada keributan segera berlari menuju ruangan.

“ hhhh..hhh… aku disini hyung, tadi aku habis ke toilet sebentar!! Yeoja ini kau apakan hyung?? Mengapa dia menangis??” tanya ryowook terengah-engah.

“ tanyakan saja pada monyet sialan itu!! “ jawab donghae ketus sambil menunjuk eunyuk.

Eunyuk hanya terdiam tanpa berani membantah, sementara itu ryowook tidak bertanya apapun lagi. Ia sadar jika kedua hyungnya sama-sama gampang tersulut emosi, maka rencana mereka untuk balas dendam bisa gagal.

“ dengar, tamu yang kita tunggu sudah datang.. ryowook, lepaskan ikatan pada yeoja itu dan bawa yeoja itu ke depan, eunyuk buang pisau itu, kita tidak akan membunuh orang!! Ikut aku kedepan.. PALI!! Semuanya bergerak cepat” gertak donghae cepat kemudian ia langsung keluar ruangan disusul dengan eunyuk. Tanpa ada menyadari, eunyuk tidak membuang pisau lipatnya, ia memasukkan kembali ke kantung celananya.

“ Bastard!! Hanya sampai disini kau bertingkah sebagai pemimpin Lee Donghae!!” umpat eunyuk dalam hati.

Sementara itu, ryowook pelan-pelan membuka ikatan yang ada ditangan Nada.

Terlihat guratan-guratan merah disekeliling tangan Nada.

“ lepaskan aku..” bisik Nada pelan, ia masih bisa merasakan tangannya sedikit bergetar karena ketakutan.

“ sorry aku ga bisa, tapi aku janji setelah ini selesai kau bisa pulang..” jawab ryowook tenang.

“ kalian mau apa?? Aku tidak mengenal kalian..”

“ nanti kau juga tahu.. sekarang mana kedua tanganmu?? Aku harus mengikatnya lagi biar kau ga kemana-mana..” ryowook berkata tegas, sambil mengikat kembali tangan Nada, Namun ikatannya tidak sekencang tadi.

“ kita susul kedua hyungku sekarang, pali..” ryowook menarik tangan Nada dan berjalan cepat keluar ruangan menuju ruangan lain.

Alangkah terkejutnya Nada melihat namja yang ada diruangan tersebut.

“ Minho Oppa??” kata nada hampir tanpa suara.

“ NADA!!! ” Minho berteriak keras, tangannya mengepal kencang, ia menatap ketiga namja didepannya satu persatu.

“ AKU TIDAK MENGENAL KALIAN?? MENGAPA KALIAN MENCULIK NADA DAN MENYURUHKU DATANG KEMARI?? APA MAKSUD KALIAN??”

“ kau tidak mengenalku?? Tidak ingat apa yang dulu pernah kau lakukan terhadapku?? Baiklah jika kau mau, kita coba kembali mengingatnya..” donghae berkata pelan sambil melangkah menghampiri Minho, pemukul baseball logam mengayun ditangannya.

Sementara eunyuk dan ryowook berdiri mengapit Nada.

Donghae mengayunkan pemukul baseball itu tepat kearah kepala Minho, namun dengan sigap minho menghindar, saat  ada kesempatan Minho menyerang bagian perut donghae dengan kakinya, mengakibatkan donghae terpental 3 meter ke belakang.

“ YAA!! Berani-beraninya kau!!!” eunyuk  berteriak, segera ia mengeluarkan pisau disaku celananya dan mengarahkan keleher Nada.

Minho berdiri membeku, melihat apa yang dilakukan namja itu terhadap Nada. Ia sadar ia tak punya pilihan, selain tidak melawan apa yang dilakukan namja didepannya. Kemungkinan besar, jika ia terus melawan maka Nadalah yang akan menjadi sasaran mereka.

“ ternyata kau tidak bodoh..!!” donghae berdiri dan segera berjalan kembali kearah Minho, dan mengayunkan pemukul baseball ke arah perutnya.

“ BUKKK!!!” Minho terjatuh berlutut, Namun Ia tidak melakukan apapun untuk membalasnya.

“ Andwae.. berhenti.. jebal..” Nada terisak memohon kepada namja yang berada disebelahnya.

“ BUKKK!!!” kali ini Donghae menghantam punggung Minho keras, membuat Minho kembali terjatuh.

“  MASIH TIDAK INGAT APA YANG PERNAH KAU LAKUKAN KEPADAKU!!!”

“ BUUUKK” Donghae menghantam punggung Minho bertubi-tubi.

“ ANDWEEEE!!!!! ANDWAEEEEE!!!! TOLONG BERHENTII!!! KUMOHON!!! MINHO OPPA..CEPAT PERGI DARI SINIII” Nada berteriak histeris ketika melihat Minho  mengeluarkan darah dari hidung dan mulutnya.

Nada terus berontak, namun ryowook makin mempererat cengkeraman di lengan nya.

“ MASIH TIDAK INGAT??” kali ini Donghae menghantamkan pemukul baseball tepat dikepala minho.

“ HENTIKAAAAANNN.. KUMOHON HENTIKAN… KUMOHOON.. KAU BISA MEMBUNUHNYAAAA…” Nada kembali berteriak.

Darah mengucur dari kepala Minho, terlihat Minho masih berusaha berdiri, Namun akhirnya Ia terjatuh lagi.

“ hentikkaaaaaan.. minho oppaaa.. cepat pergi..  jebaal..” kaki Nada tidak kuat berdiri, Ia jatuh berlutut, bibirnya terus memanggil nama namja yang kini tergeletak tidak berdaya dihadapannya.

Eunyuk berlari menghampiri  Donghae, Ia mengambil pemukul baseball yang berada di tangan donghae, dan mengambil ancang-ancang untuk kembali memukul kepala Minho.

“  tolong hentikaaan.. Minho oppa sudah tidak bergerak.. kumohon.. jangan menyiksanya lagiii.. jebal..” bisik Nada terisak.

“ hyung!! Sini kuajari bagaimana caranya.. buat dia lumpuh seumur hidup.. kupastikan Ia menyesal telah cari masalah dengan kita..” eunyuk tersenyum licik dan mulai mengayunkan pemukul basebal logam itu ke arah kepala Minho.

Mata Nada memandang nanar pemandangan didepannya.

“ AANNDDWAEEEEEEEEEE!!!!!!!!!”

***************************

“Oppaaa.. perasaanku tidak enak niiih.. kita susul mereka yaaa…” yui merengek kepada Jonghyun yang sedang menikmati ramen buatan key disebelahnya.

“ perasaanku juga tidak enak, entah mengapa dadaku dari tadi berdebar kencang,, “ sambung key.

“ Yui, Key Hyung, Jjong Hyung!! Aku baru saja menelpon manager kyu, katanya Nada hari ini tidak datang ke KARA!!” tiba-tiba Taemin berteriak keluar dari kamarnya.

Jonghyun terdiam sebentar, kemudian Ia merogoh kantungnya untuk mengambil handphonenya.

“ Apa yang kau lakukan hyung?? “ tanya Key pelan.

“ aku mencoba melacak posisi handphone mereka bertiga lewat GPS..” gumam Jonghyun, matanya masih serius menatap layar Handphonenya.

“ Ketemu.. “

“ Kita kesana sekarang..”

**************************

“ ANDWAAAAAEEEEEEEEEEEE….” Nada berteriak histeris, matanya terpejam, tak sanggup melihat  hal yang sedang berlangsung dihadapannya.

“ BUUUUUUKKKK!!!!” terdengar suara pemukul baseball menghantam sesuatu.

“ DONGHAE HYUNG!!!!! YAAA!!! BASTARD!!! WHAT THE HELL…”

“ BUUUUUUUKKK!!!!!!!” terdengar lagi bunyi satu pukulan.

Nada memberanikan diri untuk membuka matanya.

“ ONEW OPPA???” isak Nada pelan, Ia berusaha berdiri dan menghampiri Onew, Namun lagi-lagi Ryowook mencengkeram lengannya erat.

Onew terlihat memegang pemukul baseball dan mengayunkannya kearah Eunyuk dengan keras. Wajah Onew terlihat sangat marah, dan nafasnya terengah-engah

“ BUUUKKKKK!!!”

Eunyuk terjatuh seketika, sementara Donghae berusaha untuk berdiri dan menyerang Onew dari belakang.

“ Aarrgghhh…” Pukulan Donghae telak mengenai kepala bagian belakang Onew, dan onew pun hampir terjatuh, Ia mencoba untuk berkelit dari pukulan kedua Donghae.

“ BUUUKKKK!!!!” tendangan Onew tepat sasaran di perut Donghae, begitu kerasnya hingga Donghae mengeluarkan darah.

“ APAYANG KAU LAKUKAN PADA TEMAN-TEMANKU!!! BRENGSEK!!!” Onew berteriak kencang tepat dimuka Donghae. Ia mendaratkan satu pukulan lagi tepat di wajah Donghae.

“ BERDIRI KAU!!!”

Onew menarik kerah baju donghae, dan kini meninju perutnya dengan keras.

“ hentikan..” bisik Donghae hampir menyerah.

Sementara itu eunyuk mencoba bangun perlahan-lahan, Ia mengeluarkan pisaunya dari dalam kantung celananya, dan berlari kearah Onew yang saat itu perhatiannya teralih ke Donghae.

“ RASAKAN INI BASTARD” teriak Eunyuk menghunuskan pisau itu kearah perut Onew.

Nada berteriak kencang, tanpa berpikir panjang Ia segera berlari ke arah Eunyuk , beruntung saat itu ryowook lengah sehingga Nada dengan mudah melepaskan diri dari cengkeraman ryowook.

“ ONEW OPPAAAAA!!!!!! AWASSSSS!!!!!!!”

Namun terlambat..

darah pekat menetes deras..

*********************

Onew POV :

“ ONEW OPPAAAAA!!!!!! AWASSSSS!!!!!!!”

saat aku menghajar namja yang sudah kepayahan di hadapanku ini, Aku mendengar jeritan Nada,. segera aku berbalik kebelakang, kulihat namja yang satu lagi berlari kearahku dengan pisau ditangannya.

Sial!!!

Tak ada waktu untuk menghindar, dia sudah berada tepat di depanku.

“ eeenngggghhhh…”

Kulihat Nada berlari kearahku tepat saat namja itu menghunuskan pisaunya ke arahku, namun Nada lebih cepat, ia melindungiku dengan tubuhnya dan pisau itu tertancap di perutnya.

Ya Tuhan!! Tolong katakan ini tidak benar terjadi!! Andwae!! Andwae!!

“ NADA!!! ANDWAEEEEEEE!!!!.” aku menangkap tubuh Nada yang perlahan mulai ambruk.

“ Nadaa.. Andwaee.. ya tuhaan..nada, mengapa kau lakukan ini..” aku tak bisa menahan tangisku, berusaha pelan-pelan mencabut pisau yang tertancap dalam diperutnya.

“ sakit oppa..” bisiknya pelan air matanya menetes jatuh, kini kurasakan napasnya mulai tidak teratur.

“ Nada… Yaa Tuhaann.. bertahanlah..” aku terisak memeluknya.

Setelah pisau itu berhasil ku cabut segera kuletakkan tanganku diatas perutnya untuk menghalangi keluarnya lebih banyak darah.

“ TOLOOONGGGG!!! SIAPA PUN  TOLONG AKUUU!!! PANGGIL AMBULANS!!!!!” aku berteriak-teriak kepada tiga namja yang hanya berdiri membeku melihat keadaan Nada.

“Yaa Tuhaan.. Tolong aku.. tolongg.. siapa pun tolong aku…” aku terus menangis sambil memeluknya.  Darahnya mengalir banyak sekali membasahi bagian depan bajuku. Namun aku sama sekali tak perduli, ya tuhaan.. tolong selamatkan diaaa..

Badan Nada mulai bergetar, matanya sedikit-sedikit mulai menutup.

“ Nada.. bangun!! Jangan!!! Jangan tidurr!! Kumohon.. tetap lah sadar.. Nada jebaaalll…” aku mengguncangkan pelan tubuhnya, mencoba membuat Nada tetap sadar.

“ Nada… Nada… tolong.. jangan tinggalkan aku… bertahanlah…” aku tak kuasa melihat wajahnya yang semakin lama semakin pucat.

“ oppa..” bisiknya lemah.

Matanya dengan lembut menatap mataku.

“saranghae oppa..”

Kemudian matanya tertutup.

“ Andwaeeee!!! Andwaeee Nadaaa!!! Bangun!! Bangun!! Nada…. kumohon.. bangun.. bangun… jangan tinggalkan aku.. ya tuhaaann.. tolong jangan ambil dia tuhaaan… Nadaaa.. bangun.. kumohon buka matamu.. jebal… jebal.. jebal….”

**********************

Kim Kibum, Kim Jonghyun, Shim Yui, dan Lee Taemin berlari-lari disepanjang lorong rumah sakit menuju Unit Gawat Darurat. Setibanya disana mereka melihat onew yang menangis sambil menundukkan kepala. Jonghyun menghampiri Onew, Ia duduk disampingnya.

“ Onew, aku sudah dengar semua keterangan dari inspektur siwon..  bagaimana keadaan Nada dan Minho??” kata jonghyun pelan sambil menepuk lembut pundak onew.

Onew menggelengkan kepalanya lemah, saat Ia mengangkat kepalanya, terlihat wajah dan matanya sangat merah.

“ aku yang salah.. harusnya aku lebih cepat datang kesana.. gara-gara aku, minho dan nada.. semuanya salahku.. semuanya salahku.. ya tuhaan.. semuanya salahku…” kembali onew menunduk dan terisak.

“ hyung, jangan menyalahkan dirimu..  “ kata kibum pelan.

Tiba-tiba seorang perawat keluar dari ruangan UGD dengan raut wajah yang letih, segera mereka berlima menghampiri perawat tersebut.

“ BAGAIMANA KEADAAN NADA DAN MINHO??” teriak mereka berlima hampir berbarengan.

Perawat itu menghela napasnya dalam-dalam, sebelum akhirnya Ia berbicara.

“ namja yang mendapat pukulan dikepalanya koma, ia mengalami pendarahan yang serius dikepalanya, kita menunggu persetujuan pihak keluarganya untuk melakukan operasi. Sedangkan yeoja yang mendapatkan luka tusukan itu,,,, hhhh… dokter tidak dapat berbuat banyak, tusukan itu berakibat fatal padanya, selain mengenai organ vitalnya, Ia mengeluarkan sangat banyak darah dan tubuhnya menolak darah yang masuk lewat transfusi.. kalian banyak-banyak lah berdoa.. permisi..”

Yui tidak dapat menahan tangisnya, Ia masih belum bisa menerima kedua temannya dalam keadaan yang begitu kritis saat ini. Jonghyun segera memeluk yui dan mengusap kepalanya.

“ tenanglah.. percaya padaku.. Nada dan Minho pasti akan selamat.. uljimaa yui.. uljimaa..” bisik jonghyun pelan, ia mendekap yui lebih erat.

Sementara itu onew langsung limbung, matanya terasa berkunang-kunang dan pandangannya pun berputar, beruntung Kibum dengan sigap menahan onew agar onew tidak terjatuh, dan memapahnya duduk disebelah jonghyun dan yui.

“ onew hyung!! Kau kenapa!!” seru Taemin, namun onew hanya menggeleng  lemah bagaikan kehilangan nyawa, onew hanya terdiam duduk dan menunduk menghindari tatapan keempat  temannya.

Hampir dua jam berlalu, Kibum, Jonghyun, Yui, Taemin dan onew masih terdiam menunggu, tak ada satu pun yang berbicara, kepala mereka dipenuhi pikiran masing-masing.

Tiba-tiba terjadi sedikit keributan diruang UGD tempat Nada dirawat, beberapa dokter dan perawat keluar masuk dengan wajah pucat, beberapa diantara mereka berteriak saat memberi perintah.

“ apa yang terjadi oppaa..” bisik yui, air matanya kembali turun.

“ molla.. kita doakan saja yang terbaik buat mereka..” bisik jonghyun pelan, menggengam tangan yui.

********************

( when I get on my knees, and cry before the world..

whwn I stop my tracks inside the storm..

if you alone standing..

I can suppress whatever pain and tears..

all I want is you.. Only one is you.. in my life..)

ONEW POV :

“ Ya tuhaaan…

ku mohon.. ku mohon padamu tuhan.. tolong jangan ambil dia dariku tuhan.. ambilah nyawaku sebagai gantinya..aku membutuhkannya.. aku benar-benar membutuhkannya.. hidupku berubah saat aku mengenalnya, sikapnya yang dingin membuatku benar-benar jatuh mencintainya. Nada adalah satu-satunya yeoja yang membuat hidupku sempurna, membuatku tahu apa itu cinta dan pengorbanan.. kumohon.. jangan ambil dia tuhaan.. kumohon.. jebal.. dia cinta pertamaku.. dan satu-satunya orang yang kucintai hingga akhir hidupku.. ku mohon.. tolong jangan ambil dia.. jangan ambil diaa..”

YUI POV :

“Ya Tuhan..

Nada adalah sahabat terbaikku, satu-satunya sahabatku yang tidak pernah mempermasalahkan perubahan diriku. satu-satunya sahabat yang rela berbagi makanan padaku, padahal saat itu dia kelaparan, satu-satunya sahabat yang menyelimuti diriku dengan selimutnya, padahal aku tau dia menggigil lebih hebat dari padaku.. tuhan.. kumohon biarkan dia tetap hidup.. aku menyayangi dia seperti aku menyayangi saudaraku sendiri tuhaan.. tolong, jangan ambil diaa.. dia sahabatku satu-satunya.. tolong jangan ambil dia tuhaaan…”

TAEMIN POV :

“ Yaa Tuhaan..

Ku mohon dengarkan doa ku.. jangan biarkan Nada pergi saat ini, Tuhaan.. tolong selamatkan dia, buat dia bertahan.. dia gadis yang baik.. satu-satunya orang yang menyadarkanku bahwa aku masih mencintai umma dan appaku.. satu-satunya yeoja yang tidak mengejekku saat aku menangis, satu-satunya orang yang menolongku saat aku kesusahan di KARA.. Tuhan.. Nada gadis yang baik.. hatinya bersih.. tolong tuhan.. kumohon.. jangan ambil dia sekarang tuhan.. jebal.. jebal.. jebal.. jangan ambil diaa..”

KIBUM POV :

“ Yaa tuhan..

jangan ambil Nada tuhan.. aku memohon padamu.. biarkan dia hidup lebih lama lagi.. ku mohon tuhaan.. dia satu-satunya yeoja yang menyadariku akan arti sebuah komitment.. saat aku belum mengenalnya, aku banyak menyakiti hati wanita.. namun kini aku tahu, bahwa semua yang kulakukan salah.. ya tuhaaan… jebal.. selamatkan dia tuhaan.. sembuhkan lah dia.. jangan ambil dia sekarang…”

JONGHYUN POV:

“ Yaa Tuhaan.. kita semua membutuhkannya.. tolong jangan ambil dia.. dia gadis yang baik.. jangan ambil dia tuhan…”

********************

NADA POV:

Dimana aku..?

Mengapa semuanya terasa gelap dan dingin..??

Aku tak bisa melihat apa-apa, disini sama sekali tak ada cahaya…

Aku harus bagaimana..?? aku takut sendirian..

kurasakan air mataku mulai jatuh, ya tuhaan.. ini dimana?? aku takut sendiri.. disini gelap dan dingin..

siapa pun tolong aku..

“ Nada…”

Aku mendengar suara yang sangat lembut memanggilku, dan tiba-tiba dikejauhan ada setitik cahaya.

“ Nada…”

Suara itu memanggilku lagi.

Suaranya begitu lembut menenangkan. suara siapa kah itu?? Umma?? Appa?? Onew Oppa?? aku tidak bisa memastikannya.. kuputuskan untuk berjalan mengikuti arah sumber cahaya.

“ Nada.. kemarilah..”

aku makin mempercepat langkahku..  setitik cahaya itu semakin lama semakin jelas.. makin terang menyilaukan, ada seseorang yang berdiri disana menungguku.. tapi siapa?? aku masih belum bisa melihat jelas..

“ Nada.. “

sedikit lagi aku sampai.. kupercepat langkahku..

ini sedikit membingungkan, bahwa aku sama sekali tidak merasa letih, padahal aku sudah berlari cukup lama.

sedikit lagi.. tinggal beberapa langkah lagi..

“ Nada..”

Aku menghentikan langkahku ketika aku dapat melihat jelas siapa yang ada dihadapanku.

“ Changmin Oppa??” bisik ku pelan.

Kulihat Changmin oppa berdiri, mengulurkan tangannya kepadaku.. wajahnya terang bersinar dengan setelan putih-putih.. aku langsung merasakan kedamaian saat melihatnya.

“Nada.. kemarilah.. ikutlah bersamaku..” dia berkata lembut. kedua tangan nya terbuka, seakan ingin memelukku.

Namun kakiku tak bisa melangkah, seketika aku merasakan tubuhku dingin, kaki dan tangan ku membeku..

“ Changmin oppa.. aku.. apakah aku sudah.. meninggal..??” bisikku pelan, tangisku kembali terdengar.

Changmin oppa hanya tersenyum memandangku.. apa artinya ini aku benar-benar telah mati??

“ Oppa.. jawab aku..” kataku terisak.

“ Nada.. uljimaa.. kemarilah.. maafkan aku, karena aku meninggalkan mu lebih dulu.. mianhae.. aku berjanji, mulai saat ini.. tak kan ada yang menyakitimu lagi.. aku akan terus bersamamu.. segala penderitaan mu sudah berakhir, Nada.. kita akan terus bersama selamanya disini.. kemarilah jagia..” kulihat changmin oppa semakin melebarkan rentangan tangan nya.

berarti benar..

aku telah mati..

aku berjalan perlahan kearah changmin oppa..

jauh didalam hatiku.. sebenarnya bukan ini yang kuinginkan.. mengapa aku harus pergi disaat aku belum menyampaikan perasaan ku pada orang yang kucintai.. aku pun belum berpamitan kepada sahabat-sahabatku.. bahkan pada ummaku.. mengapa aku harus pergi secepat ini..??

beberapa langkah lagi aku sampai di tempat changmin oppa..

“ NADA…”

aku menghentikan langkahku,saat ku dengar ada suara lain yang memanggil namaku.

“ Nada.. please don’t go.. jebal..”

perlahan aku membalikkan tubuhku untuk melihat siapa yang memanggilku.

“ Onew oppa..?” bisikku pelan.

“ I need you.. please stay..” Onew oppa meneteskan air matanya.

Eotteoke?? aku harus bagaimana??

“ Nada.. kemarilah.. ikutlah dengan ku, kau akan bahagia disini..” Kata changmin oppa lembut.

“ Nada..” aku berbalik lagi, kini Yui sudah ada disamping onew oppa mengulurkan tangannya kepadaku.

“ Nada, sahabatku.. jangan pergi..” Yui terisak mengatakannya.

aku pun ikut menangis.

sungguh aku tak ingin pergi..

“ Nada.. jangan pergi.. kami semua membutuhkanmu..”

Satu persatu Kim Kibum, Lee Taemin, dan Kim Jonghyun datang, mereka semua mengulurkan tangan nya kearahku..

“ Nada.. tetaplah tinggal..”

“ Jangan pergi..”

“ jebal..”

aku menangis terisak, aku tak tahu mana yang harus kupilih.

“ Changmin oppa.. mianhae..” aku berbisik pelan pada changmin oppa yang kini berdiri didepanku.

Dia terdiam sejenak kemudian tersenyum..

“ Nada.. uljima.. pergilah..”

“ Mianhae oppaa..”

“ Gwenchana.. pergilah..” katanya lembut, kemudian berbalik dan melangkah pergi.. menghilang dari pandanganku..

“ Nada.. kemarilah.. “ kudengar suara Onew oppa memanggilku lagi.

aku berlari sekuat tenaga kearah sahabat-sahabatku.. langkahku terasa sangat ringan, lebih ringan dari sebelumnya.

tiga langkah.. dua langkah.. selangkah lagi..

aku membuka kedua mataku..

kudengar hiruk pikuk orang bersorak, aku mengerjapkan mataku beberapa kali, cahaya lampu sungguh menyilaukan mataku.

“ Nada.. welcome back..” bisik suara lembut ditelingaku, perlahan aku menengok kesamping, aduuhh.. mengapa perutku terasa sakit sekali??

“ Onew oppa??” aku berkata tanpa mengeluarkan suara.

“ hey..jangan terlalu banyak bergerak.. jahitanmu belum kering benar.. bagaimana perasaanmu, Nada.. kau  tau?? tadi jantungmu sempat berhenti beberapa saat, dokter sudah angkat tangan menanganimu.. kukira kau akan pergi.. aku benar-benar takut jika kau tak kembali.. Nada.. ak”

“ Yaaa!!! kau tidak melihat Nada baru bangun?? mengapa kau merocos terus Onew hyung.. lihat, dia kebingungan,,” kali ini kudengar suara Kibum.

Kibum menghampiriku, disusul Yui yang masih berpelukan dengan jonghyun, dan taemin. semuanya berkumpul disamping tempat tidurku

“ Nada.. selamat datang kembali..” yui berkata pelan, matanya memerah dan bengkak, apakah dia habis menangis?? namun wajahnya terlihat berseri-seri, tangan nya menggenggam erat tangan jonghyun oppa.. kurasa memang benar ada sesuatu diantara mereka.

“ Nada kau ini!! aiisshh.. kau hampir membuat semua orang jadi gila!! kau tahu.. apalagi Onew, dia terus menangis meraung-raung menyebut namamu.. memukul dinding, menjambak rambutnya,berlutut dilantai, dan terus menyalahkan dirinya sendiri saat dokter menyatakan kau sudah tak tertolong lagi..” jonghyun oppa berbicara penuh semangat membuatku ingin tertawa.. namun lagi-lagi perutku terasa sangat sakit..

“ Yaa!! jangan berlebihan jjong!! aku tidak seperti itu!!” Onew Oppa membantah.

“ Haaa!! yang ku katakan semua benar!! kalau kau tidak percaya, mereka saksinya..” tukas jonghyun oppa nyaring, Onew oppa hanya menunduk, mukanya tiba-tiba memerah..

“ Nada.. kau tahu.. tadi itu saat-saat yang paling menegangkan seumur hidupku.. ya tuhaan.. aku sungguh sangat senang kau kembali..” kini taemin berkata pelan.. aku hanya bisa tersenyum.

“ ngomong sesuatu dong Nada!! masa kamu speechless gitu siih.. kita udah ngomong panjang lebar nih..” seru Kibum.

“ Yaaa!!! jangan memaksanya.. dia kan baru bangun..” Onew berkata pelan pada Kibum.

aku menghela nafas pelan, sebenarnya banyak yang ingin kusampaikan pada mereka.. namun aku tidak tahu kata-kata apa yang bisa mengungkapkan saat ini.

“ mmm.. aku senang.. mmm bisa bertemu dengan kalian lagi.. mmm.. aku.. mungkin terdengar sangat aneh.. aku merasa habis berpergian lama, jauh sekali.. aku.. sungguh-sungguh merindukan kalian..” aku berkata sedikit tersendat-sendat.

“ Ciieee… sebenarnya yang kamu rindukan itu siapa Nada?? kami atau hanya Onew hyung??” ledek Taemin, membuat aku merasakan wajahku sedikit panas.

tiba-tiba aku merasakan sebuah tangan hangat menggenggam tangan ku erat..

“ Seperti nya mereka berdua tidak mau diganggu.. lihat.. diam-diam Onew sudah mencuri-curi kesempatan menggenggam tangan Nada..” kata Jonghyun oppa bersemangat.

“ Alaaaah.. kau sama sepertinya hyung!! bukankah kau juga mencuri-curi kesempatan menggenggam tangan yui!!!” kibum oppa berkata tepat sasaran membuat jonghyun oppa tak bisa berkelit.

“ Haa Haa Haa..”

“ mmmhh.. ngomong-ngomong.. minho oppa mana?? kok ga kelihatan..?” aku bertanya pelan kepada Onew oppa.

mereka semua langsung terdiam.

“ Nada.. Minho koma, sampai sekarang belum sadar.. ada pendarahan serius diotaknya..”

************

TBC

Wiga

This post/FF has written by Wiga, and has claim by Wiga signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

81 thoughts on “RAINBOW – PART 11”

  1. oenni wiga, mna lanjutn.a ?????
    mian, sbenr.a ak ud lama bca ff dblog ini…
    tp blm smpat ngoment…
    ayo donk oenni, ak sllu nggu lnjutn ff.a wiga oenni…

  2. Hwa…ff.a keren. Tapi heran dch. Tiap kaLi bc ff d web in, psti ktemu am ff d mana minho it jadi org yg trsakiti. Miris jg ngeliat.a. Tp mgk udh takdir minho am aku kali ea. Hehe ^^. Oya author, ff.a d cek Lagi ea. Soal.a ada beberapa kata yg salah pengetikan.a.

    1. gomawoo sudaaah bacaaaaaaaaaaaa…
      akhirnyaaaaaaaaaaaaaaa ada juga yg mengkritik ff kuuu..
      aaa~~ senang nyaaaa…
      sip sip.. emang aku yg salah karena terlalu cepat publish tanpa minta edit dulu sama editor.. sujuud bareng oneew~~
      next time aku minta lana buat ngeditin kata kata korea biar ga ada kesalahan ketik lagi..
      ><b
      makasiih ya cintaaaaaaaaaaaaaaaaaaa….

  3. wah………..mian chungu, q bca dri awal tpi bru kment skrang………..
    soalnya Q bru bca nie crita, jadi kment,na lgsung di crita pling akhir………ya episode nie…….

    seru chingu…………..hiks hiks, tpi kok jdi Minho yg lka prah………..nnt hdup lgi qn?
    tanggung jwab chingu, q hmpir nangis nie d’siang bolong gra2 bca nie ff………… 😥

    lanjut trus chingu………..
    gag sbar bca ksah slnjutnya……………. 🙂

  4. Waaaa seru….
    Onnie ff mu bgus bgt i’m verry love it..tp kacian minho na..
    Minho na jgn mti yah onnie dbwt alna aq suka bgt ma dia..
    Hiks hiks hiks….
    T_T
    Tp onnie crt na ko blum dilanjutin..
    Pnasarn bgt nie ma klanjutan na…
    Dsambung yah on..
    Love you…
    Hehehe..

  5. Baru baca……..omg penasaran!!

    ceritanya seru banget sih..sempet nangis nih pas mereka semua berdoa untuk Nada hiks…

  6. D A E B A K !!!!!!
    Keren banget FFnya chingu !
    Suka deeeh 🙂
    Aaaaaaahh,, aku bener-bener terharu liat Onew kaya gitu 😀
    KERRREEEEEEEEEEEEEEEEEEEEN

  7. aigooo!!!
    ini lanjutan.a mana?
    huaaaaa… *banting barang2*
    onnie, lanjutin dooooonnggg…
    jebaaaalllll…. *pasang tampang paling melas*

  8. aigo~ keren bgt penggambaran latar suasana pas actionnya.. daebak! bikin deg degan

    nada nada,, km baik bgt.. byk yg sayang,, byk yg doain…

    likey ^^d

  9. Aigooo, donghae wlopun jdi orang jahat tpi hatinya selembut cinderella, dia g mw nyakitin cew, aw aw aw so sweet, *tabok hyukjae
    wookie so sweet, wkwkwk

    …..
    …..
    …..
    Hiksss, aq nangis baca part ini~
    Minho.. Cepat sembuh yaa..

Leave a Reply to Vivi Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s