GRANDPA, GRANDPA – Part 6 (END)

Main cast : Key SHINee

Supported cast : SHINee, imaginary character

Author: Ariesty A

CHAPTER 6

Onew melarikan mobil mereka ke rumah sakit begitu Key ngasih kabar kalo kakeknya Lex masuk rumah sakit. Meskipun itu bukan kakeknya, tetep aja Key khawatir.

Mobil mereka sampai di pelataran rumah sakit. Onew memarkir mobil di parking lot rumah sakit dan menyusul anggota SHINee yang berjalan cepat ke arah rumah sakit. Menurut kabar dari Reese, kakek Lex masih di ICCU.

Setibanya di dekat ICCU (karena nggak sembarangan orang bisa masuk), Key langsung menghampiri Lex dan Reese. Alexis duduk tanpa semangat di ruang tunggu. Di dalam, paman dan bibi Song tampak berdiri di samping kakek yang lagi nggak sadar dengan pakaian wajib pengunjung ICCU dan sarung tangan karet steril. Kakek nggak sadarkan diri. Alat-alat medis sudah dipasangkan ke tubuhnya.

“Alexis,” panggil Key. Lex hanya menoleh. Cewek cool. Nggak keliatan bekas-bekas air mata di wajahnya. Bukan, Key ngerasa kalo Lex cuma pura-pura tegar. Cuma berusaha.

“Sejak kapan kakek di sini?” tanya Key pada gadis itu.

“Semalem. Aku dapat telpon dari paman Song. Makanya langsung ke sini,” jawab Alexis datar.

“Jadi dari semalem kamu di sini?” tanya Key lagi. Alexis mengangguk.

“Kamu udah sarapan?”

Alexis menggeleng.

“Jangan-jangan kamu belum makan malem juga?” tebak Key. Alexis hanya memandangnya, kemudian menggeleng.

“Ikut aku, yuk. Kita makan dulu. Ini udah siang malah. Kalo kamu nggak makan juga bisa- bisa kamu juga ikutan sakit,” ajak Key. Alexis nurut aja. Dia nggak punya tenaga lagi buat nolak. Reese memberi isyarat agar dia tetap di sana bersama yang lain sementara Alexis makan. Soalnya Reese udah mati-matian ngajak Lex makan, tuh cewek tetep aja nggak bergeming.

Sepeninggal mereka Jong Hyun nyamperin Reese.

“Kamu juga ikutan nggak makan semalem?” tanya Jong Hyun.

Excuse me?” Reese ngerutin dahinya nggak ngerti. Jong Hyun menggigit bibir bawahnya. Si VJ payah ini kapan sih bisa bahasa Korea?

Have you had your dinner last night?” Jong Hyun akhirnya menerjemahkan. Reese tersenyum, dan baru kali itu Jong Hyun merhatiin kalo senyum tuh cewek manis juga. Hihihi. Ya iyalah, selama ini jangankan merhatiin, ngeliatin Reese aja dia males.

Not yet,” jawaban Reese bikin Jong Hyun pusing. Aduh, gimana kalo maagnya Reese kumat lagi? Tapi Reese buru-buru menambahkan.

But I ate a half bread,”. Meskipun Reese bilang cuman makan setengah potong roti, itu udah cukup bikin Jong Hyun lega. Kemarin pas nganterin Reese pulang Jong Hyun nggak brenti-brentinya nasihatin dia soal penyakit maag yang kalo udah parah bisa nyusahin. Trus tuh penyakit dihubung-hubungin sama kerjaan Reese yang covergirl sekaligus VJ itu. Nggak boleh telat makan, nggak boleh capek, nggak boleh ini dan nggak boleh itu.

Thank you for caring,” ujar Reese. Jong Hyun memalingkan wajah. Dia nggak mau Reese ngeliat wajahnya yang merona. “That means so much for me, Kim Jong Hyun,”

Di tempat lain, Key dan Alexis makan di restoran terdekat.

“Kenapa nggak dari semalem ngasih tahu aku?” tanya Key begitu hidangan tersaji.

“Kamu bilang hari ini ada undangan ke Sukira?”

“Iya, tapi kan aku bisa minta ijin atau apa gitu,”

“Aku nggak mau ganggu kegiatan kalian, makanya aku nggak ngasih tahu. Nggak apa-apa kok. Aku kan sama paman dan bibi Song…”

Key memandang Alexis nanar. Raut wajahnya menyiratkan kekecewaan. Apa dia nggak berarti apa-apa di mata Alexis? Apa dia nggak bisa jadi speed dial alias orang yang dihubungi pertama kali kalo Alexis punya masalah? Apa Alexis nggak punya perasaan yang sama dengan apa yang dia rasain sekarang? Apa Alexis nggak peduli padanya? Pikiran-pikiran seperti itu mulai menghantui benak Key. Apa Key harus nyatain semuanya sekarang? Seenggak peka itukah Alexis hingga nggak bisa menyadari perasaan Key padanya? Sepasif itukah seorang Alexis Song?

“Kamu tahu?” ujar Key tertahan. Alexis memandangnya. “Aku suka kamu. Bukan rasa suka yang datang tiba-tiba trus ngilang gitu aja. Aku sayang kamu, Lex,” ungkap Key. Lex terkejut dan membelalakkan mata birunya. Mata biru yang selalu bikin Key nggak bisa tidur bahkan ketika tidak sedang memandangnya.

“Kamu tahu? Pas kamu ketemu kakek kamu di mall tempo hari? Itu aku. Aku dan temen-temenku iseng nyamar jadi old man dan kamu nggak nyangka kalo yang kamu ajak ke restoran organik itu bukan kakek kamu kan? Itu aku. Dan aku suka perhatian kamu ke kakek kamu,”

Alexis semakin shock ngedenger pernyataan Key. Tapi dia nggak tahu mau ngomong apa.

“Trus aku ngeliat kamu lagi di Youth Zone. That wasn’t our first moment. Makanya aku tahu nama kamu. Dan sekali lagi…aku suka kamu. Aku suka gaya kamu yang cuek dan nggak manja. Aku suka kamu yang nggak pernah cari kesempatan pas ketemu idola. Aku suka gaya kamu yang nyuekin aku, dan malah ngobrol sama Min Ho,”

Jeda

“Dan aku suka karena kamu nggak mamerin aku ke orang-orang di Hamkke. Klimaksnya, kamu sukses ngebikin aku nggak bisa tidur cuma gara-gara ngedenger kamu ngomong choaheyo, tahu!” Key menghela nafas. Jantungnya berdebar kencang hampir pada setiap penekanan kata “aku suka kamu”.

“Dan aku capek,…aku capek dengan semua kenyataan bahwa ternyata kamu nggak pernah peduli sama aku!” Key mengakhiri kalimatnya. Alexis melongo denger Key ngomong panjang lebar gitu. Oh my GOD…, Alexis bisa menangkap perasaan Key dari semua perlakuannya. Tapi ia bener-bener nggak nyangka Key bakal ngungkapinnya secepat dan selugas itu. Telak menembus jantung. Untung belum jam makan siang. Kalo nggak, tuh restoran pasti rame.

Key diam. Alexis diam. Key nunggu Alexis menanggapi. Alexis nunggu Key ngomong lagi. Nggak ada yang ngomong di antara mereka. Alexis dan Key menghabiskan makanan mereka dan menyeruput minuman serentak.

Ponsel Lex berbunyi. Reese’s calling

“Reese?”

“Thanks GOD! Your grandpa gets his conciusness back!”

“Thanks GOD!” seru Lex tersenyum lega. Kakeknya udah siuman. Ia memberitahu Key kabar gembira itu dan mereka langsung keluar restoran setelah membayar ke kasir. Key ikutan lega. Lega karena kakek yang hangat itu udah siuman, dan lega karena bisa ngeliat senyum Lex kembali. Ia nyaris lupa sama scene penuh emosi tadi.

Di rumah sakit, paman Song nggak kuasa membendung air matanya. Dia bersyukur karena Tuhan memberinya kesempatan kedua untuk memperbaiki semuanya. Ia sadar sama kesalahannya pas Alexis ke rumahnya. Bibi Song ikutan nangis sambil mengelus punggung suaminya. Mudah-mudahan dia juga sadar deh.

$$$$$$$$$$

Malamnya giliran Alexis yang nggak bisa tidur. Kata-kata Key tadi siang masih tercetak hangat di otaknya. Key udah ngungkapin semuanya. Dan Alexis cuman bisa melongo aja.

Ia kembali mengingat-ingat setiap kejadian yang ngelibatin mereka berdua. Key nyamar jadi kakek-kakek (Lex ketawa sendiri setiap mengingat ternyata yang dia ajak ngobrol itu bukan kakeknya, tapi idola remaja Korea. Begonya dia bisa keliru), Key ngapusin air matanya (sekarang Lex sadar kalo pas hari pertama itu bukan kakeknya yang ngapusin air matanya). Key yang ngedance bareng dia, Key yang nanyain kakinya yang waktu itu emang keseleo, Key yang nawarin free ride alias tumpangan cuma-cuma (hehe), Key yang bilang kalo Lex itu cute, Key yang ngajakin dia nonton, Key yang…yang ngungkapin semua perasaannya tadi siang.

Alexis bener-bener kaget. Kaget dan senang. Senang karena apa yang Key rasain ternyata sama kayak yang dia rasain.

Alexis melirik kalender di ponselnya. Lusa dia mesti kembali ke Negara Paman Sam. Liburannya hampir berakhir. Masalah kakeknya pun tuntas sudah, melihat dari adegan mengharu-biru paman dan bibi Song tadi. Sekarang Alexis tinggal ngurusin satu masalah lagi.

Alexis menelepon Key. Banyak yang mesti dia omongin, termasuk pamitan.

Terdengar nada sambung. Mailbox. Lex mencoba sampe lima kali. Tapi hasilnya nihil.

Dari seberang Key hanya menatap layar ponselnya. Alexis’s calling…, Key pingin banget nerima teleponnya. Tapi gimana kalo Alexis nelpon buat ngomongin kejadian tadi siang? Gimana kalo Alexis nelpon cuman  buat bilang kalo dia kaget banget sama sifat Key yang kekanak-kanakan? Gimana kalo Alexis nelpon dan pada akhirnya cuman buat…bilang maaf trus bilang kalo dia nggak bisa ngebales perasaan Key??? Nggak. Key nggak punya nyali buat ngadepin hal seburuk itu.

“Kok nggak diangkat? Emang siapa yang nelpon?” tanya Jong Hyun. Key diam. Jong Hyun tahu arti diamnya Key dan hanya angkat bahu.

Lima kali Alexis meneleponnya. Key ragu. Akhirnya nada dering ponselnya berhenti. Key terseret perasaannya sendiri, antara keinginan untuk bicara sama Alexis, dan ketakutan kalo Alexis ternyata nggak menginginkannya.

Personil SHINee ngumpul. Onew dan Min Ho nonton TV, Jong Hyun sibuk SMS-an, Tae Min baca majalah. Tapi keliatan banget kalo mulut mereka udah gatel pengen nanyain Alexis ke Key. Tapi nggak tahu mau mulai darimana. Akhirnya Tae Min memulai tanpa disangka-sangka.

“Hyung, gimana kabar Alexis?” tanyanya. Key menoleh kaget. Yang lain juga. Mereka takut Key yang emosinya lagi nggak stabil ini tiba-tiba meledak. Tapi syukurlah enggak.

“Nggak tahu, aku nggak berani nelpon Alexis,” jawabnya.

“Kok nggak berani?” tanya Tae Min lagi. Onew refleks mengecilkan volume televisinya sampe batas minimum (ketahuan banget kalo dia sebenernya nggak niat nonton TV). Akhirnya Key curhat. Dia ceritain semua kejadian tadi siang termasuk pas dia ngungkapin semua perasaannya ke Alexis. Personil SHINee yang lain ngedenger sambil berdecak kagum.

“Semuanya udah aku ungkapin. Aku lega. Tapi di sisi lain aku takut buat ngadepin dia lagi. Takut kalo ternyata dia nggak menginginkan aku, makanya tadi teleponnya nggak kuangkat,” tutur Key. Nggak ada yang bicara sampe Tae Min menghela nafas.

“Hyung, kamu pengecut banget deh,” ujarnya tenang. Yang lainnya melotot ke arah Tae Min. Personil SHINee termuda itu kadang-kadang emang nggak disangka-sangka.

“Lebih baik Key-hyung tahu kenyataan terburuk, daripada Key-hyung mesti kabur dari semua kemungkinan yang ada. Inget Key-hyung, SEMUA KEMUNGKINAN YANG ADA. Key-hyung tahu darimana kalo Alexis nggak ngebales perasaan Key-hyung? Tahu darimana kalo Alexis nggak suka sama Key-hyung? Key-hyung nggak tahu kan? Key-hyung cuma nebak. Cinta itu bukan tebak-tebakan, Key-hyung. Cinta itu teka-teki silang. Kita kadang bisa melewatinya darimana aja, asalkan jalannya positif, lurus, dan baik. Dan Key-hyung udah memulai. Alangkah bodohnya kalo Key-hyung nggak ngeliat ­endingnya. Lebih baik Key-hyung dengar apapun kenyataannya, daripada Key-hyung mesti penasaran seumur idup, kayak nyimpen teka-teki silang kosong yang Key-hyung nggak mau ngelanjutinnya cuman gara-gara stuck di satu soal,” Tae Min bicara panjang lebar bak pujangga, dan sukses ngebikin semua personil SHINee termasuk Key melongo cukup lama. Key menyerap ucapan Tae Min, mematrinya dalam hati, dan mulai sibuk dengan ponselnya kembali sambil melenggang ke kamar. Tae Min pergi ke dapur.

“Olala…, si Tae Min kesambet apaan ya? Kok omongannya kayak Shakespeare gitu?” ucap Onew masih belum sadar penuh dari bengongnya.

“Itu pasti bukan Tae Min, sejak kapan Tae Min suka ngisi teka-teki silang?” ujar Min Ho ngaco. Belakangan ini dia emang suka nonton film horor. Untung aja efek film horornya nggak gitu parah.

“Si Tae Min kejedot kali,” ujar Jong Hyun sambil tetap sibuk mengetik SMS. “Eh, bahasa inggrisnya maag itu gastritis bukan? Selama ini aku bilangnya gastritis sih”

“Cieh, cieeeeehhhhhhhhh…” sorak Onew dan Min Ho setelah ngeh sama kerjaan Jong Hyun daritadi. Ternyata tuh anak SMS-an sama si VJ MTV itu. Bener aja, muka Jong Hyun memerah diledekin gitu.

Maag itu bahasa inggrisnya bubble gum, tauuuuuu…!” sorak Min Ho. Jong Hyun cemberut. Ia memilih balik ke kamarnya.

$$$$$$$$$$

Key menekan nomor Alexis yang udah jadi salah satu speed dial di ponselnya setelah nomor orangtua, manajer, dan personil SHINee.

“Yeoboseyo?” terdengar suara Alexis. Key menghela nafas.

“Hai, Lex,” ucapnya sebagai prolog. Alexis menjawab sapaannya. Jeda. Nggak ada yang ngomong.

“Kamu tadi telepon aku?” Aiiiiiiisshhhhhhhhhhh…! Key pabo! Begonya nggak ilang-ilang! Ngapain aku nanyain itu??? Key menyesal.

“Oh,…itu…cuma nanya kabar,” dari seberang Alexis menepuk jidatnya sendiri. Silly Alexis! Come on, I’m the coolest girl in my era! Come ooooonnnnnnnn…!

“Oh, aku baik-baik aja kok. Yang lain juga,”

Thanks GOD,”

Jeda.

“Oiya, Key. Soal tadi siang…”

“Aku minta maaf soal tadi siang. Nggak seharusnya aku ngagetin kamu sama ucapan-ucapan aku yang ngaco itu. Mianhe,” potong Key cepat.

“Ngaco?”

“Iya, aku nggak serius kok ngucapinnya. Aku cuma,…emosi aja. We’re friends, aren’t we? Aku cuma sedikit kecewa kamu nggak ngasih tahu aku kalo ada masalah. Teman kan saling bantu…” Key nggak percaya sama ucapannya sendiri. BUKAN, ALEXIS! Bukan itu yang mau aku ucapin! Pernyataan cinta aku tadi siang itu serius! Beneran! Nggak ngaco sama sekali! Sebenernya aku mau ngomong kalo aku cinta sama kamu!!! Aduuuuuuhhhhh………..! Begonya akuuuuuuu…! Key kembali merutuki dirinya sendiri.

“Oh. Iya deh, lain kali kalo ada masalah aku cerita. Makasih ya, Key,” ucap Alexis. Nggak lama kemudian mereka saling mengakhiri pembicaraan. Key berbaring di tempat tidurnya dengan kepala menengadah dan pandangan menerawang.

“Tuh kan, Key. Nyesel datengnya emang belakangan…” Key Baik muncul.

“Bener kata Tae Min. Kamu emang pabo,” Key Jahat datang dengan tanduknya.

“Key sebenernya nggak pabo, kok,” Key Baik membela.

“Iya, nggak pabo. Cuma pengecut. Tapi pengecut kadang-kadang identik sama pabo,” Key Jahat nggak mau kalah.

“Tapi itu berarti kamu udah mendukung Key sama Alexis kan?” Key Baik tersenyum ke arah Key Jahat. Key Jahat mendengus gengsi. Maaf-maaf saja kalo dia mau mengakuinya di depan Key Baik.

“Nggak juga, aku cuma geregetan aja sama ‘teka-teki silang’nya si Tae Min,”. Trus kedua Key itu menghilang seiring dengan Key yang berdecak kesal. Kesal dengan dirinya sendiri. Mana keberaniannya yang tadi siang? Arrrrrggggggggggghhhhhhhhhhhhhhh!!!

$$$$$$$$$$

Chill out, Lexie…he’s not like that…”

“I don’t care!” Alexis memotong ucapan Reese. Dia sebel banget sama ucapan Key di telepon barusan. Oh! Jadi semua ucapan Key siang tadi itu cuma karangan dia aja? Dasar idola! Key nggak ada bedanya sama Derek Houston! Bikin cewek melayang sesaat kemudian dijatuhkan. Key brengsek! Lex ngomel dalem hati.

I don’t think so. I can see in his eyes. He extremely admires you! You’re completely the girl he wants!” Reese masih berusaha ngomongin Lex. Tapi Lex udah kecewa berat sama semua yang didengarnya di telepon.

Lex ngelamun, mandangin langit-langit kamarnya. Segitu nggak punya hatinya-kah Key? Segitu terbiasanya-kah Key ngucapin semua kalimat-kalimat yang bisa bikin cewek melting? Alexis kecewa parah. Key nggak seperti yang dia bayangkan. Bayangkan? Huah, masalahnya sekarang Alexis tetep nggak bisa ngusir bayangan Key dari kepalanya.

I’ve just realized that you’re so cute and I wanna ask you to go to the cinema at 7 pm if you don’t mind”, masih bergema di telinganya kata-kata Key pas ngajak nonton. Jangan-jangan Key udah biasa ngomongin cewek-cewek lain cute sebelum ngajakin mereka nonton lagi? Alexis memejamkan matanya, nggak mau ngebayangin hal-hal yang lebih jauh dari itu.

$$$$$$$$$$

Taksi udah dipanggil. Reese dan Alexis udah siap dengan koper dan barang-barang mereka. Siap meninggalkan Korea. Porter membantu memasukkan barang-barang mereka di bagasi dan kemudian taksi membawa kedua turis itu ke bandara.

Di dalam taksi Alexis ngelamun lagi. Matanya memandang setiap sudut jalan lewat jendela taksi.

Sebenernya kemarin ia punya waktu untuk dihabiskan bersama Key. Tapi berhubung Alexis udah kecewa sama idola remaja itu, ia mengurungkan niatnya buat pamitan. Biarin aja deh, paling juga Reese udah ngehubungin anggota SHINee lainnya buat pamit. Nggak tahu kenapa Alexis sering mergokin Reese ketawa-ketiwi sendiri kalo SMS-an.

Setibanya di bandara, Reese ngurus paspor sementara mata Alexis nggak lepas-lepasnya menatap entrance bandara. Siapa tahu ada kejutan dari pintu masuk, kayak di film-film. Tapi nyatanya nggak ada. Key emang nggak dateng buat ngucapin perpisahan.

Reese menelepon Jong Hyun pas Alexis lagi duduk di ruang tunggu.

Are you guys busy today? I’ve told you we’re gonna be back home today,” ujar Reese.

We’re on our way to airport. Sorry for coming late. We’re trapped in this damn traffic jam!” sahut Jong Hyun keliatan sebel karena mobil mereka kejebak macet.

Okay, okay. Um, are you with him?” tanya Reese lagi.

Dari seberang jaringan telekomunikasi, tepatnya di mobil SHINee. Key duduk nggak berdaya. Dia nggak tahu kalo Alexis bakal pulang hari ini. Kalo tahu, dia mungkin bakal…

Alexis pastinya kecewa banget gara-gara omongan Key di telepon waktu itu. Mungkin Alexis meneleponnya sampe lima kali itu buat pamit. Atau lebih parahnya lagi…gimana kalo Alexis mau bilang kalo ia juga suka sama Key???

Ya Tuhan…, Key membatin. Dia teringat ucapan Tae Min. Lebih baik Key-hyung tahu kenyataan terburuk, daripada Key-hyung mesti kabur dari semua kemungkinan yang ada. Inget Key-hyung, SEMUA KEMUNGKINAN YANG ADA. Key-hyung tahu darimana kalo Alexis nggak ngebales perasaan Key-hyung? Tahu darimana kalo Alexis nggak suka sama Key-hyung? Key-hyung nggak tahu kan? Key-hyung cuma nebak. Cinta itu bukan tebak-tebakan, Key-hyung. Cinta itu teka-teki silang.

“Tenang aja, Key-hyung…” Tae Min menenangkan Key. Key tersenyum berterimakasih. Dongsaengnya yang satu ini kadang-kadang emang bijaknya ngalah-ngalahin hyungnya yang lain.

Akhirnya mereka tiba di bandara. Onew mencari tempat parkiran sementara Key langsung meloncat keluar dari mobil. Ya Tuhan…semoga Alexis belum pergi,…

“Udah Key, masuk aja! Ntar aku bilang ke petugasnya kalo kita seleb dan koper kita udah di dalem,” ujar Min Ho. Key mengangguk dan masuk ke dalam.

“Alexis!!!” panggil Key pas ngeliat Alexis di ruang tunggu, hendak berangkat. Lex membelalakkan matanya ngeliat Key. Ya Tuhan…, Key???!

Alexis melangkahkan kakinya ke lobi. Lima detik kemudian mereka berhadapan. Kayak adegan di film-film. Tapi Key janji nggak pake acara kissing. Hehehe. (Janji loh, Key!)

“Pabo! Kenapa mau pergi nggak bilang-bilang?!” Key memasang wajah galak.

“Reese kan udah pamit sama…”

“Aku nggak butuh ucapan pamit dari Reese! Aku butuhnya dari kamu!”

“Ya maaf kalo gitu,” Alexis nggak tahu mau ngomong apa. Tiba-tiba saja Key memeluknya. Ya ampun Key…untung pake samaran, jadi nggak ada yang sakit hati deh. Hehehe.

“Tapi aku juga nggak mau ucapan pamit dari kamu…” ucap Key pelan. Alexis sesak nafas. Bukan karena pelukan Key yang erat banget, tapi karena kata-kata Key barusan. Otaknya sibuk mencerna kalimat Key yang mana yang mesti dipercaya. Yang di telepon atau yang sekarang dan yang selama ini.

“Aku nggak mau kamu pergi, Alexis. Aku ingin kamu tetap di sini,” ujar Key lagi. Ia belum melepaskan pelukannya. Key mau numpahin semua yang ada di hatinya detik ini juga.

Key melepaskan pelukannya.

“Tolong diam aja dan biarkan aku yang bicara. Saranghaeyo, Alexis. Jeongmal, jeongmal saranghaeyo. Dan aku nggak peduli apapun jawaban Alexis, karena dengan ngungkapin semuanya berarti aku udah bebas dari semua rantai yang mengikat aku selama ini. Rantai yang sekuat apapun aku ingin melepasnya, dia malah mengikat aku lebih kuat sampe aku sulit bernafas,” tutur Key tulus. Alexis menatapnya lekat. Key balas menatapnya, mata biru langit yang selama ini ingin Key miliki sendiri. Key memegang bagian belakang kepala Alexis. Mereka semakin dekat (Key??!! Kamu udah janji nggak bakal ada adegan…???!!! **penulis ngomong nggak penting**). Key mendaratkan ciuman ke dahi Alexis (penulis : fuh, untung cuman di jidat). Forehead kiss berdurasi satu detik tapi udah sukses bikin Alexis melongo, nggak bisa ngapa-ngapain.

Terdengar panggilan Reese. Para penumpang udah dipersilakan mengambil seat di pesawat. Alexis mengeluarkan secarik kertas dari sakunya. Kertas hasil sobekan dari buku biru pastelnya. Setelah nyerahin kertas itu, Alexis berlari pergi menyusul Reese. Mereka melambaikan tangan, dibalas dengan lambaian tangan dari semua personil SHINee (dan ekstra tiupan permen karet buat Reese yang udah Jong Hyun pelajari dari Min Ho). Reese tertawa ngeliat Jong Hyun gagal niup permen karetnya dan nyoba lagi dari awal sampe tuh permen karet akhirnya ketiup juga.

Di mobil, Key membuka kertas yang diberikan oleh Alexis sebelum mereka pergi ninggalin Korea. Seketika ia trenyuh. Ternyata perasaannya terbalas. Ternyata Lex ngerasain rasa yang sama dengan apa yang ia rasakan. Tae Min, Min Ho, dan Jong Hyun berebut pengen ngeliat isi kertas biru pastel itu.

THE KEY OF MY HEART

I was all alone in the dark, holding myself tight

Back to my room, closing my window, and turning on my light

Watching on the sky, where the stars seem so bright

How I miss you every day and night

Dear key of my heart

I can’t sleep all night long

Being without you make feel so wrong

So I take my blue note and write down this song

Hoping tomorrow you’d wake me up by your car’s honk

Dear key of my heart

Trying to close my eyes when everything seems blurred

Describing you with thousands even millions words

Lord knows I don’t want you to get hurt

You strongly deserves this feeling ‘cuz you’re

The key of my heart

$$$$$$$$$$

SHINee kembali ke ruang ganti. Mereka baru aja ngisi acara di Mnet bareng-bareng sama U-Kiss, SNSD, 4minutes, BEAST, dan lain-lain. Udah satu bulan sejak kembalinya Lex ke Amerika, Key jadi makin semangat sama kerjaannya. Dia nggak tahu kapan Alexis berkunjung ke Korea lagi. Nggak ada kabar sama sekali dari Amerika sana. Makanya daripada sedih, mending Key fokus ke kerjaannya.

Jong Hyun juga nggak kalah merananya. Reese sama sekali nggak ngehubungi dia. Dia terus-terusan nongkrongin MTV, siapa tahu MTV nyiarin lagi siaran luar negeri yang VJ-nya si Reese.

Tiba-tiba mata Key tertumbuk pada secarik kertas biru pastel yang ngejogrok di meja rias SHINee. Ia kenal kertas kayak gitu. Dengan cepat dan penuh harap Key membuka kertas itu. Seketika segaris senyum menghiasi wajahnya.

If Kim Jong Hyun and you haven’t got a girlfriend yet, we’re in front of your studio right now.

-Alexis and Reese-

THE END

Alhamdulillah…akhirnya FF ini terselesaikan. Jeongmal mianhe kalo masih banyak yang perlu diperbaiki…makasih banyak buat reader yang udah baca dan komen. Makasih juga buat semua admin. Nice regards from me **BLETAK! kepedean luh**. Gamsahamnida, daeme to bebgetseumnida di FF saya yang selanjutnya **BLETAK! Kepedean amat luh**

Signature

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF
Advertisements

72 thoughts on “GRANDPA, GRANDPA – Part 6 (END)”

  1. wah…makasih wiga udah jd the first commentator ^^

    ntar me against d orangenya dipanjangin kali ya. kekeke. gomawo wigaaa…^^

    1. abis lucu aja kalo nggantung. kekeke *apaseh*

      eon emang mw bikin ending yg sedikit beda. biar keliatannya happy ending tapi bikin penasaran gt *halaaahh…kyk ad aja yg penasaran*
      but just wait later. kekeke *wink*

  2. wwaahh kok udah END sih….
    aku kn msih pengen bca kelanjutannya lgi…

    eh tpi bagus bgt n seru onn. HAPPY ENDING, aku suka itu
    lnjut bkin crita yg laen yaa onn….

  3. Aku agak kaget waktu baca judulnya ada ‘END’ diujung.
    Tapi gak nyesel ah! Ceritanya bagus banget. Aku suka Taemin jadi dewasa kayak gituuu!! hehehe
    Hwaiting ya Eci onn!

  4. @tooofu : tenang aja, tooofu. kayak yg aku bilang ke mincha. buat yg penasaran just wait later *halaaaahhh…*
    gomawo udah baca dan komen…^^

    @shaylee : aaaa…shaylee bisa aja deh kalo muji. Alhamdulillah kalo bagus…hwaiting juga buat shaylee ^^

  5. AAAAAAAAHHHH 😦
    kenapa harus berakhir ???
    *nangis lebee*

    eci onn, ah .
    kenapa bentar amaat ?
    aku kan suka GRANDPA, GRANDPA ..
    apalagi main castnya key..
    jadi makin gamau ninggalin nih ff..
    tapi..tapi..
    kenapa malah ff ini yang ninggalin aku ?
    aku..aku..
    *kegajean yang benar-benar gaje dimulai*

    eci onn tanggung jawab..
    aku jadi kehilangan kelex ama joreese *nama panggilannya gak banget :P*

  6. hahahaha *nama panggilan yg unik!*

    tempo hari *udah lama juga sih* pas eon ngerjain nih FF malah ngga nyangka bisa sampe 6 part. kekeke.

    tapi wait deh,…eon pertimbangkan buat bikin sequelnya *kayak yg eon bales d komennya mincha*

    gomawo liaaaa…^^

    1. kata2 d lagunya Lex ya,chingu? waaahhh…gomawo sangat! itu aku ngarang2 aja kok. Alhamdulillah kalo bagus ^^
      gomawo udah baca dan komen ^^ salam kenal 🙂

    1. yoooraaaaaa!!! beneran?!! Alhamdulillah! ^^ gomawo udah baca dan komen ya,keciiiiiiiillllllllllllll…! ^^ *senangsenangsenang

  7. Wow…kaget dgn kata2 bijak si magnae..
    ngejiplak dr buku mana tuh,smpe2 bwa nama2 TTS gitu..haha
    atw mgkin dia kesambet yahk..bener2 gak nyangka taem bsa ngomong gtu..hehe

    aku suka end.y,ngegantung tp reader bsa tau klw ini tuh dah happy ending..
    klw gak salah mksd kata2 trakhr i2 lex sma reese da d dpan studio shinee kan ?
    pkok.y ff kerenn..

    ^^

  8. @hyunchan : BETUL SEKALI,HYUNCHAN! emang mrk berdua udah nungguin key n jjong d dpn studio. 🙂 betewe…gomawo banget udah baca dan komen ^^ *senangsenangsenang

    @lana : wah…beneran lan,eonnie top? Alhamdulillah…,kalo endingnya bagus. betewe kok jd pengen ngebunuh key yak? kekeke. anyway makasih banyak udah baca dan komen ya,lan! ^^ *seneng banget dah saya!

    1. Serius daaahhh
      Keren.. aku suka endingnya..
      Habisnyaaa.. Key nya beloon bangeeeetttt !! Errrgghhh.. ngomong tinggal ngomonggggg..
      ya ampuuunnn.. sumpeh deeehhhh…
      Ecii onn expert nulis ya ^^
      KEREN !!! COOL !!! EXPERT !!!
      hwuahahahaha… ngiri deeehh…

  9. YA AmPUUUUUUUUUn unnie pepper hebat!!!!Kereeen banget endiingnya,,,ngegantung tapi gampang di ngertiin…Aku jadi demen sama key!!

  10. @lana : REALLY??? wah! ALHAMDULILLAH! gomawo lagi lanaaa…! *senangsenangsenang!!!*

    @joe : hai,jooooeeee! gomawo udah baca n komen. eonnie jd tersanjung deh 🙂 oiya,panggil eci eonnie aja. kekeke. wouw!! gomawo all…!!!

  11. Dah tamat ya ?? *masih biasa aja* MWO ?? UDAH TAMATT ?? NI BENERAN UDAH ENDING ?? *baru nyadar*
    ecii onniiie, kok cpet bget tamatny ?? Pdahal ni slah stu ff favoritkuu .. >.<
    tpi vaza suka endingnya, meskipun ngegantung, tpi beda dan tetep kereeeeen ..
    Daebak dah pokoknya .. -o-

  12. AAAAAAAAAAA!!!
    tuh kan eci onn mah paraaaahh!! *??*
    jadi nya itu dua pasang manusia yang sedang jatuh cinta itu jadian g??
    anw, niiiiiiiice walaupun rasa nya cepet bgt ending huehehehehe ^^

  13. @vaza : waaahhh…gomawo,vaza *udah dibilang keren FFnya*
    kekeke.

    @dhe : kekeke. sequel dipertimbangin deeehhh…! ^^ yg penting kalian pada suka sama FF ini. gomawo dhe udah baca! ^^

  14. Udah end nieh?? Taemin kliatan bjak,,
    Ngbayangin jonghyun tiup prmen karet lucu amat
    Key so sweet,,
    Author bkin epilog’a dnk,,^^

    1. kekeke. berdasarkan komen2 kalian, ntar aku pertimbangkan buat sequelnya deh. gomawo sungwookie, udah baca dan komen ^o^

  15. Iya udah kusampaikan kok ci..dia blm email lg ya?

    Aku sih bru telp2an aja ma dia.soalnya aku jg lg sibuk.tp trakhir kali dia blg sih,she’s better gtu ci dan akan email kamu balik.storm emang gtu ci,tipe orang yg kaya putri malu atau kura2,kesentuh dikit pasti nutup diri.kalo ada sesuatu yg bkn dia takut,pasti deh tuh anak lgsg menghindar.ckckck *sambil geleng2 kepala* (yah..aye jd curcol gini..huehehe..)

    Thx y ci dah khawatirin adikku yg satu itu..^^
    Sini aku kecup jidadnya..*serasa Key di bandara hahaha

    1. ouw…gitu. oke deh, makasih ya eonnie…udah disampein. ^^

      ahahaha. ya ampun,eooonnn…adegan di bandara itu kirain bakal kena NC lantaran ad kissnya. ternyata engga,kekeke. berarti forehead kiss ditolelir nih. aseeekkk…*ngerencanain forehead kisses berikutnya*

  16. Daebak!
    Eci-onn.. Keren deh ending’a..! Hihi…

    Maknae.. *speechless* huwaaa..maknae…!

    Waah.. Minho-oppa mantap dh english’a… Maag itu bubble gum! Haha…

    Aku suka ma psngan jonghyun reese! Klw kta Keylieon, joreese couple.. *keylieon: knal kagak gw ma lu, eh..lu mnjm2 istilah gw. Aku:mian keylieon… Hiks..* haha.. Keylieon, ak pnjm nama couple’a untk komen ku ni yah.. *sumpah..gw ngrasa gw geje bgt!*

    i love this ff, eci-onn! ^o^

  17. Daebak!
    Eci-onn.. Keren deh ending’a..! Hihi…

    Maknae.. *speechless* huwaaa..maknae…!

    Waah.. Minho-oppa mantap dh english’a… Maag itu bubble gum! Haha…

    Aku suka ma psngan jonghyun reese! Klw kta Keylieon, joreese couple.. *keylieon: knal kagak gw ma lu, eh..lu mnjm2 istilah gw. Aku:mian keylieon… Hiks..* haha.. Keylieon, ak pnjm nama couple’a untk komen ku ni yah.. *sumpah..gw ngrasa gw geje bgt!*

    i love this ff, eci-onn! ^o^

  18. kyaaa eci onnieeeee!!!
    hueeeee udah tamat aja sih?? aaaa pasti kangen deh dulukan biasanya nungguin update-annnya GG ;___;
    aaaa keeeeyyyyy dodol amat sih mau ngomong aja ribet astagaaaa untung aja akhirnya kesampean~
    trus trus endingnya…aaa aku kira mereka bakal pisah gitu aja, eh ternyata lex sm reese nyamperin lagi kyaaaa aku sukaaaaa!!! XD

    1. wah! finka juga nugguin update-annya? *tersanjung*

      kekeke. iya tuh si key ribet bener *dijitak fansnya Key*

      keep waiting cuz i plan to send you all something ^^

  19. yahhhh udh hbs aja………………..
    kirain bkal pnjang……………
    suka bgt part yg ini…………….
    key kirain bkal kiss bgian mna…..*plak*
    ciee cieeee jonghyun wkwkwkw
    taemin??
    bner ya itu taemin *plak*
    wkwkwk

    1. NINAAAAAAAAAAAAA!!! AKHIRNYA KAMU KOMEN LAGIIIIIIIIIIIIIII…!!!

      gomawo,nina^^

      bagi yg masih pengen mantengin grandpa2 *hadeeehhhh…kepedean gw*…sequel dipertimbangin.

    1. annyeong,vaywant! makasih udah baca dan komen ^^

      bener3x! samaran itu uman perantara gitu deh. kekekeke.
      oh,key suka cew tomboykah? *maklum,penulis kaga’ gaul*
      huft…untung karakter si alexis ga kubikin kayak tuan putri yg lemah gemulai. jd aku ga keliatan banget ga gaulnya *apadeeehhh…* kekeke.

      salam kenal ya, vaywant! ^^

  20. KYAAAAAAA ECHI EON, KEREEEENNNN…
    KYAAAAAAAA~~~
    KEY MA JJONG PACARAN MASAL…
    MINHO AMA AKU AJA DARI PADA NGEJOMBLO…
    HAHA /plak

    wahhh the end…
    salah satu FF yg ditunggu2 udh selesei…
    echi eon, bikin lagiiii^^/

    1. HUAAA…! DIYAAAA!!! MAKASIH UDAH BACA DAN KOMEEENNN…^^

      minho? boleh,boleh…tar onew sm aku aja dah. *dilempar panci sm fansnya onew*

      aaa~~masa sih,grandpa2 ditunggu2??? huaaaa!!! tersanjung saya!!! makasihmakasihmakasih!!!
      sequel dipertimbangkan. ^o^

  21. nice ending for the nice FF, mate… Well, ak emg suka sm happy ending… soalny if there’s no happy ending it meand it doesn’t end at all kan… ^^

    1. BETUL SEKALI,MATE! MAKASIH YA UDAH BACA DAN KOMEN ^O^
      MISS OUR SPARE TIME TOGETHER,…HUHUUHU *yang baca : jiah,nih orang curhat*

  22. UNNIIIIEEE~~~
    SESUAI JANJI AKU BACA!!!

    ASTAGAA~~ KEREN BANGET UNN.. KYAAAAAA~~ *apasih pagi-pagi heboh sendiri* XD

    tapi,tapi…

    KENAPA NGEGANTUNG AKHIRNYA UNNIE.. HUWEEEE T_____T
    MASAK CUMA FOREHEAD KISS SIH =3=

    tapi good job unnie.. ff-nya keren banget.. sukses bikin aku senyum2 sendiri.. fufuufufufufu :3

    1. AAAAAAAAAA!!! KIKIIIIIIIII!!! LAGI-LAGI KAMU MEMBUATKU TERHARUUUU!!! GOMAWO YAAA…UDAH NYEMPATIN BACA DAN KOMEEENNN ^^

  23. Onnieeee mian baru bacaaa..
    Onnieeeeeeee.. Onnieeeeeeeeeeeeeeeee.. Onnieeeeeeeeeeeeeee.. ECI ONNIEE !!
    Aku SUKAAAA !!! Sumpaaah sukaaaaaa . .
    Pass pertama aku ngliat judulnya, aku kira ini cerita SHINee pas masa tua lhohh onn.. trnyata hahaha.. LUCUUU.. AKUSUKAAKUSUKA keke~
    Oya onn kpn kpn aku boleh pairing cast sama taem ga ??
    nama korea ku : Han So Hwa .. boleh ya onn ?? boleeh doong hhihihi

    1. WAH! ALHAMDULILLAH…, ada lagi yang baca dan komen. gomawo ya sohwa ^^ *melayang2 dipuji sama sohwa.

      pairing request? boleh kok. sama tae min ya. tapi FFnya eon yang nentuin gpp?

    1. hehe. lanjutannya ada di The Chronicle of Grandpa Grandpa,ditia…buka aja di library – sequel – Grandpa,grandpa nya kan ada part (a) sama (b). ceritanya key sm alexis ada di part pertama ^^ gomawoooo…^^

  24. ngebut baca dari part 1, komennya digabungin aja ya, thor. hehehehe 🙂
    kayaknya aku paling suka ma prt yang ini deh. soalnya taemin disini dewasa banget >.<
    jadi makin cinta ma Taemin oppa ~~chu~~
    hehehehehe

    1. ahehehe. halohalohalo, hanjia ^o^ iyaaa…gpp digabungin juga, yg penting komen ^^
      taemin dewasa? hehe. iya, sekali2 aku buat dewasa biar ada gregetnya dia di sini.
      cinta taemin jugaaa… gomawo, hanjia ^^

  25. hwahahahaha *lompat2 gaje*

    akhirnya selese juga bacanya.

    keren thor endingnya ^^

    walo sempet sebel sama key itu kok ya nggak pede-an amat orangnya?? -____-

    aku juga kalo jadi alexis pasti marah !

  26. ini part yg beneran bikin speechless-bengong2 (?),
    dr taemin yg entah kesambet setan bijak drmna, key yg pengennya sih dibejek2, sampe jjong yg rela belajar niup permen karet buat narik perhatian reese wkwkwkwk beneran TOP ><bb
    weits, chroniclesnya yuhuuu! ^^

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s