My Past Future – Part 9

My Past Future

Part 9

Main Cast : Yuna, Donghae, Onew

Support Cast : Gaeul, Jun, SHINee, Super Junior

Chapter 1

“Singkirkan seluruh barang yang bisa pecah, supir bilang Yuna agassi sedang kacau. Itu.. jangan sampai lukisan itu di hancurkan oleh agassi.” Kepala pelayan mengontrol. “Agassi datang kepala pelayan.” Seluruh pelayan langsung berbaris, dari kejauhan terdengar suara Yuna bertereiak-teriak.

“Selamat datang agassi.” Seluruh pelayan yang berbaris itu langsung membungkuk. “AAAAAAAAARRRRRRGGGGGHHHHH!!!!!!! PERGI KALIAN SEMUA!” jerit Yuna, membuat para pelayan jadi terkejut. “Agassi tenang.” Yuna menatap kepala pelayan dengan nanar. “DIAM! SEMUA PERGIII!!!! KYAAAAA~!” Yuna kembali berjalan menuju kamarnya sambil menjerit tidak karuan. “Syukurlah.. ini tidak begitu parah.” Ucap salah satu pelayan. Kepala pelayan menunjuk seseorang dengan dagunya, spontan para pelayan mengikuti arah tunjukan kepala pelayan.

“Sepertinya sesi pertama di berikan pada Teung Yo.” Teung Yo adalah salah satu dari 5 pelayan yang selalu mengiringi Yuna dari pintu masuk dan mereka yang mengurus segala sesuatu yang Yuna inginkan. Teung Yo masuk dengan rambut acak-acakan, dan agak sedikit pincang. Sepertinya Yuna menendang dan menginjak kaki Teung Yo.

“Nona.. anda tenang dulu, anda tidak bisa langsung marah begitu.”

“Tapi… eeeggghh! Aku menunggu sampai lebih dari 2 jam! Dan saat aku mencarinya ternyata Donghae oppa sedang asik berduaan dengan gadis lain! Kalau kau ada di posisiku apa yang akan kau lakukan?”

“Aku akan menghampirinya dan meminta penjelasan.” Jawab Jun singkat, jawaban itu malah membuat Yuna kesal karena seolah Jun menyalahkan Yuna. Ingin sekali Yuna memukul Jun, tapi ia enggan melakukannya… karena Jun tidak pantas dipukul. Yuna melempar tubuhnya keatas kasur, membekap wajahnya dengan bantal lalu berteriak sekeras mungkin.

&&&

~Donghae Pov~

“Ya, Donghae! Apa kau masih bertengkar dengan Yuna?” Aku menutupi wajahku dengan buku. “Sebenarnya kalian berdua itu maunya apa sih? Baru baikan sudah bertengkar lagi.”

“Aku juga tidak tahu. Aku sudah berusaha bicara dengannya, tapi setiap kali aku bertemu dengannya dia selalu buru-buru pergi.” Para murid berlarian masuk ke dalam kelas. “Ada siapa?” tanya Chun Li. “Gak tahu tuh, ada guru baru… sok galak gitu lagi tampangnya.” Jawab Hong Bae. “Ayo semuanya duduk di bangku masing-masing!”

“Annyeong haseoyo… saya adalah guru baru di sini, nama saya Kangta. Mulai sekarang saya yang akan mengajar di kelas ini bersama dengan wali kelas kalian.” Fuuhhh… aku paling malas kalau ada guru baru. Guru itu mulai mengajar, tapi konsenterasi ku buyar… kini yang ada di kepalaku hanya Yuna. Sebenarnya Yuna itu kenapa sih? Aduh… aku pikir dia bukan gadis yang mudah marah. Tapi jujur… sampai sekarang aku masih tidak bisa melupakan tatapan mata Yuna yang sangat menyeramkan itu. Aku berani bersumpah aku seperti sedang menatap mata orang yang hendak membunuhku karena sudah dendam 7 turunan.

Sudah 2 minggu ini aku mondar mandir di SMP nya, tapi sulit sekali bertemu dengannya walaupun melihat dari jauh itu benar-benar sulit. Jika aku menunggu di sekolahnya pagi-pagi, Gaeul bilang dia sekarang datang 5 menit sebelum bel berbunyi sedangkan 15 menit sebelum bel SMP berbunyi SMA sudah harus masuk. Aku menunggu saat pulang dia juga pulang malam, Gaeul bilang belakangan ini Yuna mengambil kelas malam karena dia kandidat kepresidenan.

Tapi… walaupun dalam keadaan seperti ini aku mendengar dari Gaeul lagi kalau prestasi Yuna semakin meningkat, matanya sulit lepas dari buku… bahkan dia jarang makan sekarang. Sebenarnya aku agak khawatir dengan yang satu ini…

“Donghae!”

Aku takut kalau sebenarnya belajar dan membaca adalah pelampiasan Yuna.

“Donghae!”

Karena tidak bisa marah kepadaku, dia menjadikan buku sebagai penghilang amarahnya.

“DONGHAE-SSI!”

“APAAN SIH?!” seruku dengan kesal, siapa sih yang memanggilku.. tidak tahu kalau Yuna lebih penting dari apapun apa?! “Kau bisa keluar sekarang kalau kau tidak suka dengan pelajaran saya.” Ya tuhan…

“Jweosohamnida seonsaeng-nim, aku tidak bermaksud begitu.” Aku melihat murid-murid terkekeh melihatku. “Mungkin kau memang sedang ada masalah, tapi saya mohon jangan bawa masalahmu ke dalam kelas.”

“Ne, seonsaeng-nim. Jweosohamnida.” Aku membungkuk… hhh~ ini ketiga kalinya dalam 2 minggu aku di tegur guru. Apakah hari ini aku harus mencoba lagi?

***

Sesuai janji aku menunggu di taman yang terletak tidak jauh dari sekolah kami, aku melihat Yuna berjalan mendekat ke arahku… kira-kira sekitar 5 meter lagi Yuna langsung berjalan mundur, buru-buru aku mengejarnya.

“Yuna tunggu!” Aku menarik tangannya, ia tidak melawan tapi ia malas melihat wajahku. “Aku minta maaf karena aku tidak tahu kesalahanku, tapi bagaiman aaku bisa tahu kalau kau tidak memberitahukannya padaku? Aku mohon bicaralah… masalah ini mengganggu konsenterasiku.” Ia mendesah, sepertinya menyerah karena kali ini ia benar-benar tidak bisa kabur.

“Waktu itu aku menunggu sunbae lebih dari 2 jam, itu bukan waktu yang sebentar. Aku benar-benar bosan, sunbae bilang sunbae akan segera datang. Aku kembali menunggu, rasanya aku sudah menunggu selama 100 tahun tapi sunbae tidak kunjung datang…-“ tunggu! Dia memanggilku apa? Sunbae? Memang aku seniornya apa?! “Dan begitu aku mencari sunbae, aku melihat sunbae sedang asik mengobrol dengan gadis lain. Apakah itu tidak menyakitkan? Apapun alasannya tetap saja aku sudah menunggu selama lebih dari 2 jam. Sekarang lepaskan aku… aku punya urusan yang lebih penting dari ini.” Ia melepaskan cengkraman tanganku dengan tangan kiriny ayang bebas, lalu pergi begitu saja meninggalkanku. Seorang gadis? Gadis yang mana?.. ehem maksudku siapa?

&&&

~Yuna Pov~

Aku berjalan sambil memandangi tanah yang di tumbuhi rerumputan hijau, setidaknya warna hijau bisa memberikan pencerahan walaupun hanya sedikit. “Yuna.. bisa kita bicara?” aku mendongak. Siapa dia?

“Ini.” Wanita itu menyodorkan sekaleng soft drink. “Komapseumnida.” Dari seragamnya kau yakin dia satu SMA dengan Donghae oppa, dan dari dasinya aku yakin dia murid satu angkatan dengan Donghae oppa. “Maafkan aku karena waktu itu membuatmu menunggu Donghae hingga lebih dari 2 jam.” Eh? Tunggu… jadi dia perempuan yang mengobrol bersama oppa.

“Namaku Sang Yun. Ini konyol sekali… tidak rela jika Donghae di miliki oleh gadis lain.” Huh? Otakku penuh dengan tanda tanya.. orang ini bicara apa sih?

“Dulu… aku dan Donghae hampir berpacaran, tapi kebodohanku membuat Donghae menjauhiku. Dulu aku benar-benar tidak suka dengan Donghae, bagiku dia hanya bocah aneh… dan menjijikan…-“ dia tertawa lemah “maaf… hhh~, aku mendengar gossip dari teman-temanku kalau Donghae itu menyukaiku, dan dia berniat untuk mendekatiku. Waktu itu aku yang masih membenci Donghae langsung berniat untuk mengerjai Donghae. Aku akan memberinya harapan lalu saat dia menyatakan cintanya padaku di depan murid-murid, di saat yang bersamaan aku akan meminta Siwon oppa untuk menyatakan cintanya padaku juga. Padahal secara diam-diam aku sudah berkencan dengan Siwon, jadi aku akan langsung menolak Donghae mentah-mentah dan memilih untuk pergi bersama Siwon. Tapi semakin lama aku semakin dekat dengan Donghae, aku sadar bahwa Donghae adalah laki-laki yang sangat baik, perhatian, walaupun jahil dia sangat romantis terhadap wanita.”

Apa?!!!!!!

“Aku benar-benar menyesal, ingin sekali aku menarik rencanaku. Tapi terlambat, Donghae mendengar rencanaku itu dari salah satu murid dan mulai sejak saat itu Donghae menjauhiku. Aku bersikeras untuk meminta maaf dan tetap menjaga agar Donghae selalu ada bersamaku, walaupun Chun Li selalu mengusirku. Aku bersyukur Chun Li tidak tahu tentang rencanaku itu, sehingga dia tidak membenciku. Jika Chun Li tahu maka aku akan langsung di keluarkan dari sekolah.”

Sekarang apa hubungannya denganku?! Kau ingin membuatku cemburu?!

“Saat kau menghubungi Donghae, aku sedang berada tidak jauh darinya. Buru-buru aku mencari perhatian agar Donghae tidak menemuimu, dan sebenarnya aku melihatmu berada tidak jauh dari kami. Tapi aku pura-pura tidak tahu. Karena Siwon memaksaku, sekarang aku di sini untuk minta maaf. Donghae benar-benar tidak tahu apa-apa dan tidak bermaksud membuatmu menunggu. Ini salahku, aku akan mencoba untuk melepaskan Donghae karena dia bukan siapa-siapa ku.”

***

Ahhh.. aku jahat sekali.. harusnya aku melakukan apa yang Jun lakukan jika ada di posisiku, yaitu meminta penjelasan. Sekarang aku harus bagaimana… aku tidak mungkin minta maaf, kenapa? Gengsi lahhh!!! Sepertinya berguling-guling di atas kasur tidak akan membantu.

Sudah 5 hari sejak Sang Yun memberi tahuku masalah itu, tapi aku masih belum bisa minta maaf… tapi kenapa saat aku sadar Donghae oppa justru berhenti mencariku? Apa dia sudah jera ya? Aku berharap mendengarkan lagu Backstreet Boys bisa membantu.

“Nona…” aku menoleh. “Seseorang menitipkan amplop ini. Anda di minta membuka amplop yang berwarna biru dulu, dan dia minta agar nona tidak membuka amplop yang berwarna putih dulu.” Aku mengambil dua amplop panjang yang ada di tangan Jun. aku membuka amplop berwarna biru dan membacanya.

Pergilah ke taman skate sekarang juga, aku akan menunggumu hingga kau datang. Jangan lupa bawa amplop putih bersamamu.

Siapa sih dia? Enak saja menyuruhku keluar! “Jun.. menurutmu aku pergi atau tidak?” Jun mengangkat bahu. “Menurut nona?” aku melirik jam, baru jam 5 sore. Aku malas sekali keluar. “Tidak, aku malas!” Jun berputar lalu berjalan keluar. Aku kembali berkonsenterasi pada lagu Backstreet Boys yang aku putar, dan tidak terasa sudah jam 6. Aku melirik ke arah amplop yang aku geletakkan di lantai. Sesekali aku melirik jam dan kembali memandangi amplop itu, sepertinya aku harus datang…

Aku memasukkan amplop itu kedalam tas, mengambil jaketku lalu aku buru-buru keluar. Beberapa pelayan melemparkan pertanyaan, tapi aku malas menjawab aku terus berjalan. “Antar aku ke taman skate!” aku menutup pintu mobil. Jam menunjukkan pukul 6 lewat 30 menit, mobilku berhenti di depan taman skate. Buru-buru aku masuk ke dalam… kenapa gelap sekali?

“Yuna!” aku menoleh, dan tiba-tiba lampu menyala. Sebuah lampu sorot membuat sebuah kalimat yang di tulis besar-besar dan terpantul di bidang es. Tulisannya…

Untuk Yuna yang tercinta, aku benar-benar minta maaf. Percaya bahwa aku tidak akan berpaling!

“Percayalah padaku Yuna!” Donghae oppa berjalan mendekatiku dengan segenggam bunga di tangannya. “Aku minta maaf karena tidak tahu salahku, aku minta maaf karena membuatmu menunggu, aku minta maaf karena aku membuatmu sakit hati dan aku minta maaf untuk setiap tetes air mata yang menetes dari matamu untuk dan karenaku. Air matamu lebih berharga dari permata termahal di dunia.” Aku langsung memeluknya erat-erat, merasa bersalah tapi juga merasa benar.

“Aku memesan agar rangkaian bunga ini hanya berisi 25 tangkai bunga sebagai tanda hari jadi kita.” Donghae oppa balas memelukku. “Aku baru tahu kalau menunggu itu benar-benar tidak enak, padahal baru satu jam aku menunggu tapi rasanya ingin bunuh diri karena bosan.”

“Maaf karena aku marah tanpa alasan yang jelas, maaf juga karena membuatmu menunggu. Terima kasih untuk semua ini, terima kasih untuk bunganya dan terima kasih untuk maaf mu.”

“Sekarang kau akan lebih berterima kasih padaku, buka amplop putihnya.” Aku membongkar tasku, lalu mengambil amplop tersebut dan membukanya. “I..I-ni… HWUAAAAA!!!!” aku menjerit karena terlalu senang. Aku langsung melompat dan memeluk Donghae oppa lagi. “Bagaimana bisa sunbae oppa mendapatkan tiket ini? Bagaimana bisa sunbae oppa tahu kalau aku suka mereka?”

“Memang kau tidak tahu kalau Backstreet Boys malam ini konser?”

“Apa? Aku sama sekali tidak tahu! Hwuaaa… terima kasih banyak!”

***

“Jadi… kau akan memberiku imbalan apa?”

“Oh.. Gaeul, imbalan apa maksudmu?”

“Imbalan atas perjuanganku dan Chun Li oppa untuk menyatukan kalian berdua.” Aku mengerutkan alis. “Yang menyewa taman skate itu aku dan Chun Li oppa, rencananya hanya di sewa selama satu jam. Tapi kau malah terlambat satu jam.. jadi kami harus menambah bayaran! Kau harus tanggung jawab.”

“Mintalah pada Donghae oppa, atau sama Jun.” Gaeul menoleh pada Jun yang sedang asik membaca dengan telinga tertutup headphones. “Apa hubungannya dengan Jun?” Gaeul meletakkan tasnya. “Jun kan pacarmu.”

“Yang bertengkar kan kalian! Jadi yang harus ganti ya kalian berdua.”

“Aku tidak punya uang, minta saja pada Jun.” aku menendang kaki kursi Jun. “Waeire?” Jun menggantung headphones nya di leher. “Pacarmu minta uang!” aku bangkit. “Oh? Tidak-tidak.. itu tidak benar! Ya! Yuna!” Gaeul buru-buru mengejarku yang sudah keluar kelas.

&&&

“Ah! Kenapa hari ini harus lari!” Gaeul menjatuhkan diri di kursi. “Terima sajalah, lagipula lari tidak buruk kok, malah asik!” Yuna memasukkan seragamnya ke dalam tas. “Ayo… nanti kita di omeli seonsang-nim!” Yuna menarik tangan Gaeul yang dengan malas menurut.

“Ayo cepat baris sesuai dengan barisan pemanasan tadi!” Yuna menarik Gaeul untuk berdiri di sebelah kanannya sedangkan Jun di sebelah kirinya. “Semua pada posisi! Ingat.. kita akan spin. 800 m, berarti dua putaran.. kalau lebih dari 10 menit maka nilai kalian di bawah 6! Semua bersedia… siap…-“ pritttt… peluit di tiup, barisan pertama langsung berlari kencang. Jun dan Yuna berlari paling belakang, sedangkan yang lain sudah sangat jauh.

“Gaeul berjuang!” teriak Yuna berusaha menyemangati Gaeul yang mulai membalap anak-anak lain dan berhasil berada di urutan pertama. Gaeul berusaha berlari secepat mungkin, ia berharap bisa cepat-cepat menyelesaikan putaran sehingga dia bisa langsung mandi lalu tidur di kelas.

Belum sampai satu putaran, mereka sudah mulai kelelahan. Gaeul masih berada di posisi pertama hingga 700 m Gaeul sudah tidak kuat. “Spin?” tanya Yuna pada Jun yang berlari di sebelahnya. “Ayo!” seolah ada yang menghitung, begitu 3 langkah keduanya langsung mempercepat lari mereka membalap murid lain yang berada di depan. “Gaeul hwaiting!” lalu Yuna melewati Gaeul begitu saja. “Ya tuhan.. kapan ini berakhir??!!!” mohon Gaeul dengan nafas terengah-engah. ‘Ayolah tuhan… aku berharap akan ada sesuatu yang bisa terbang lalu menarikku dan melemparku ke garis finish. Atau apapun yang penting aku bisa cepat sampai di garis akhir!!’ batin Gaeul tidak berhenti bicara.

“Lebih cepat lagi!” ujar Jun begitu tiba di sebelah Gaeul lalu menarik tangannya dan kembali mempercepat larinya. “Lari bersama?” ledek Yuna. Entah kenapa jantung Gaeul berdegup sangat kencang, dirasakan pipinya mulai memanas… inikah bantuan dari tuhan yang ia minta sejak tadi?

TBC

***

Lana

This FF/post has made by Lana and has claim by her signature.

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

35 thoughts on “My Past Future – Part 9”

  1. AAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! GURUNYA KANGTA OPPAAA???!!!

    betewe donghae romantisnyeeeeeee…

    gaeul sama jun…cieh cieeeeehhhh…
    lana sama karlie, lanjut ya!

    1. Hwuahahahhahha…..
      Ecii onn suka sama Kangta yaaaaaaaa?????
      Aku suka waktu dia di H.O.T …. xixixixiixixixi ~
      Jadi keinget rambut Onew (?) ngehehehe…

      Siap bos ^o^ ~~ !!!

  2. Akhirnya baikan jugaaa…
    Btw si yuna ini wataknya mirip seseorang yaa?
    Gampang emosi, kalo marah meledak2, terus gengsi pula kalo minta maav..
    Hati2 bu, darah tinggi..
    Hehe…
    Tp aku ttp suka yuna..
    =)
    Seneng deh, tiap scene yuna sm donghae, chemistrynya berasa bgd…
    Ayoo lana,karlie, next partnya jgn lama2 yo!
    Nggak sabar mau liat onew..
    ^^

    1. Iya yah.. kayaknya mirip siapaaaaa gitu…
      Aku juga ngerasa gitu XD

      Xixixixixi.. iya yah??
      Masa sih?? Tapi bun.. chemistry itu apa?? Kimia yah??? *Babo mode : on*
      Ngehehe.. sabar buuuunnnn…
      Ini udah part 9… kekeke ~

  3. huwaaa yunhae couple akhirnya baikan juga..

    menunggu itu emang gak enak -.-

    cieecieeciee gaeul sama jun udah mulai love.love-an *apa coba??* hehehe

    eh ini mpf sampai part brp?

    lana and karlie unn ayo lanjutankan *sby mode on* wkwk

    NICE FF 🙂

    1. THIAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
      Ah dikau maaaaaaaaahhhhhh udah gak seaktif dulu T-T
      Sampe part berapa yak??? Kagak tau dah… hohohoho..
      Tapi sih yang pasti Chapt 1 nya sape 10 part.. eh part 10
      Ngehehehehhe…. SIAP ^O^

  4. Donghae romantiss ..
    Tpi kok aku malah jatuh cinta sama jun (?)
    ayo onn lanjutin ..
    Yang chapter 2ny kapan ??

    1. VAZA??????
      Aaaagggghhhh kamu mah gituuuuuuu udah gak aktif.. hwuuueeee..
      cuma komen doang.. huhuhuhu….

      Chapt 2 yak??? Mau liat suami ku nyunyu yak???? Wekekekekeek ~
      seber ejeeeee…. bentaran lagi.. tapi ane mumet nih nulis chapt 2 nya..
      Chapt 2 pingin di batalin deehhh *di bantai reader*
      ehehehehe,,,

    1. RESTYYYYYYY ONNIEEEEEE…..
      Hwueee… kenapa bnyak bener sih yg sekarang jarang aktif T-T

      Aku pingin di berhentiin di tengah jalan aja deeehhh… wekekekeke *PLAK*
      Gomawo onn ^^

  5. hhwaaa.
    donghae kl0 minta maav so sweet bgt yyah???
    kyakny geul mulai suka nih ama Jun,,,tpi Jun ny suka gak ya???
    jgn2 Jun suka Yuna…

    oh yya pkokny masih ditunggu kedatangan onew..kekeke

    lanjut yya Lana onn…

    1. Ekekekekkekeke…..
      Istri suamiku juga yaaaaa???? gkgkgkgkgk….
      seber seber.. aku lagi meres susu.. eh otak buat nulis part selanjutnya..
      Ohoohoho….

      GOMAWO YAAAAAAAAAAAAAAA ^o^

    1. Ryneeeeeeeeeeeeeeeeeeeee……..
      egegegegge…..
      Kamu penasaran Jun-Eul ya??? Ekekekeke…
      tadinya aku gak bikin kisah buat mereka bedua.. tp brhubung kamu mau tau ya sudaahhh
      wekekekek ~

  6. YESS…
    MPF KELUARR…

    itu c ddong romantisnyee…
    yuna bikin ngiri ajee, ah 😦

    adeeeeuuhh..
    itu c Jun ama c Gaeul prikitiw uye uyee…
    suka ama mereka 😀

    OH IYAA…
    C INDRA NTAR MALEM NGOMENNYA…

    KATANYA LAGI…
    LANA KAPAN COMEBACK ??
    KANGEN TUH DIA 😛

    1. Hwuehehehehehhee……
      Ngiri yaaa??? gkgkgkgkkgkgk~
      Itu kan aku onn…. wkwkwkwkkwk~
      Onn suka sama Jun-Eul??
      Okeh okeeeehhhhh aku coba bikin kisah mereka yak..
      ngehehehe ~

  7. cie..cie
    gaeul ma jun mkin dket z>,<

    hae romantis ikh.

    onew kpn mncl'y?
    ud g sbar pngen liad onew d ff ni.
    hehe.

  8. Lana noona akhirnya muncul lagi 😀

    sesuai janji aku, aku mampir dan ngomen di ff fav aku,
    wgwgwgwg

    kapan onew muncul ?
    kk aku udah ga sabar, tuh
    wekekeke

    1. Hehehehe
      Ziiiiipppp…. makasiiihhh yaaaa…
      hwuehehe… jadi malu deeeeehhhhh xixixixi ~

      Komen tentang FF nye napaaaa….
      Malah nyampeiin pertanyaan kakak mu.. itu kakak mu juga udah komen tauuukkk
      Bilang kek.. “waahh Donghae romantis.. ” ato apa kek gituuhh.. basa-basi dikit ceritanyaaaaaaa
      fufufufu~

      1. yaudah..
        aku akan berkomentar ..
        ekhem ..

        aku suka sama yunanya ..
        galak tapi baik ..
        jangan” karakter yuna tuh mirip Lana noona ?
        wgwgwg

  9. Oo
    walah…
    Onewnya blm nongol toh…
    Pantes.,
    aku bc dr part 1 onewnya kagak ketemu…

    Jun… Gaeul… So sweet

  10. Wah..kali ini suka scene-nya gaeul lagi sprint..wah..wah..*sambil tetep ngebayangin scene itu.pasti si Jun manis bgt yah?

    hadoh tuhannn..i’m in love with Jun!! *dicincang gaeul!!

  11. aaaaaaa akhirnya yuna-donghae baika jugaaa~ XD
    hae romantis bgt sih cara minta maafnya kyakyaaaa!! *jerit2geje*
    huaaaaa jun-gaeul cie cieeee gaeulnya suka ya ama jun? haaaa sosweet~
    loh loh aku baca komen diatas Onewnya emg blm muncul ya? aaaah pantesan, aku liat dicast ada, tp di ceritanya engga kkk~

    ayo lana onnie lanjutannyaaa!! hwaiting!

  12. DONG HAE SO SWEET………….
    yuna sih makanya nanya dulu huuh *plak*
    lanjuttttttttttttttt…………….
    😛

  13. bener2 smp ya si yuna..childish abis,hehehe ^^v thor

    donghae-ah..modal apa kalo mo minta maaf, hehehe..untung si chuncu n gaeul baik 😀

    nice nice nice 😀

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s