Real Love – Part 2

Annyeong aku kembali lagi dengan ff ku yang super duper gaje bin aneh ini

Castnya udah pada tau kan, aku males ngetiknya lagi

Hahaha

Yasudah kita lanjut saja

Oh iya ini lebih panjang dari yang kemarin looohh

Karena kalian pada bilang yang kemarin kependekan

Yasudah aku panjangin aja..

Hahaha

CEKIDOT

p.s: harusnya tinggal cop-pas aja ^^ … lain kali kita gak bakal ngopas-sin ya.. jgn gini lagi ok ^^

Author :           Syarah Song Yunita

Main cast         :           Lee Taemin aka Taemin

Me aka Song Sarang

Cho Kyuhyun aka Kyuhyun

Other Cast       :           ALL SHINee Member

Yang lainnya liat sendiri aja deh

Genre               :           Romance, Friendship, School life

Rating               :           PG13

Length              :           series 2 / ?

Sarang POV

Apa-apan anak ini terus saja memperhatikanku padahal guru sedang mengajar didepan kelas bukannya memperhatikanku malah memeperhatikanku, aku merasa risih diperhatikan seperti ini, arrgh kenapa dia melihatku terus sih akukan jadi tidak berkonsentrasi.

“berhenti memendangku” ucapku dingin sambil menatap papan tulis

“MWO?! KAU BISA BERBICARA?” ucap taemin sambil berteriak heboh, aku yang merasa tatapan membunuh guruku langsung saja aku menunduk

“lee taemin, song sarang! Keluar dari kelas saya sekarang juga” ujar sonsaengnim meninggikan suaranya, aku dan taemin kemudian keluar.

“kau tahu suaramu sangat bagus bila berbicara” ucapnya saat berada di luar kelas, aku hanya berjalan tidak memperdulikan dia “hei kau tahu aku sangat penasaran denganmu” lanjutnya lagi masih ku hiraukan, kami berada di tempat aku biasa datang saat istirahat, dia mengikutiku. Aku duduk dibawah pohon dia mengikutiku duduk disampingku dan terus berbicara betapa penasarannya dia denganku, arrgghh sebenarnya apasih maunya dia. Aku memasang ipod ku tapi tidak kuputar aku pengen liat seberapa bawelnya dia, ternyata walaupun aku memakai headset dia masih saja terus nyerocos dan tidak pernah berhenti, dia menceritakan tentang keluarganya, tentang [ara temennya yang sudah dianggap sebagai hyungnya dan keseharianya.

Akhir-akhir ini dia selalu mengikutiku dan mencoba mengajakku berbicara namun selau saja aku hiraukan, lama-lama aku juga kasian sama anak ini, tapi biarlah aku tidak perduli. Sudah setahun lamanya aku bersekolah disini dan aku kembali sekelas dengan lee taemin di tingkat 3, aish aku sangat bosan mendengar ocehannya yang tidak jelas.

“hari ini kalian kedatangan murid baru dari London, silahkan masuk” ucap lee sonsaengnim didepan kelas, lalu seseorang masuk ke kelasku dan betapa kagetnya aku, ternyata itu adalah kyuhyun, kenapa dia tidak bilang kalau akan bersekolah disini, aku melihatnya dia tersenyum kearahku dank u balas senyumnya. Akhirnya dia datang dan aku tidak perlu merasa kesepian lagi.

“kanapa kau tidak bilang pada ku kalau mau pindah kesini?” tanyaku saat istirahat

“aku ingin memberikan kejutan untukmu, bagaimana? Kau terkejutkan? Hahaaha” aku sangat merindukan tawa renyahnya

“yak aku sangat terkejut” jawabku singkat

“bagaimana sekolahmu? Sepertinya kau sudah memiliki seorang teman yah” ucap kyuhyun sambil memandang kearahku

“ne?” tanyaku heran

“teman sebangkumu, sepertinya dia akrab sekali denganmu yah” ledek kyuhyun

“kau ini, sudah setahun dia mengikuti terus, seperti anak bebek yang tidak mau kehilangan induknya dan aku sangat bosan dengan ocehan yang dia keluarkan tentang keluarganya lah, tentang para temannyalah dan pada pacar pertamanya dulu” jawabku panjang lebar

“kau sudah kenal dekat rupanya” ucap kyuhyun sambil meledek

Lee Taemin POV

Aku melihat sarang sedang duduk diatas pohon bersama anak baru itu, cho kyuhyun. Aku tidak pernah melihat sarang sebahagia itu dengan orang lain, aku saja yang sudah mengenal lama sarang belum bisa seakrab itu, kenapa kyuhyun yang baru saja masuk ke kelas kami bisa seakrab itu sama sarang sebenarnya siapa sih dia, dasar pengganggu harusnyakan yang duduk disampingnya itu aku bukan dia, menyebalkan.

“hei kyuhyun, kau mengenal sarang?” tanyaku saat berada di toilet

“hmm, dia sahabatku” jawabnya sambil terus berkaca

“sejak kapan?” tanyaku penasaran

“sejak didalam kandungan, ibuku dan ibunya bersahabat” jawabnya datar

“berarti kau tahu kenapa sarang jadi dingin seperti itu?” tanyaku

“Tanya saja sama orangnya sendiri” jawabnya cuek lalu pergi meninggalkan ku

“aish bikin penasaran saja” aku berjalan keluar toilet dan kembali ke kelas, kulihat sarang sedang serius memperhatikan guru yang mengajar, wajahnya cangat cantik.

Saat pulang sekolah aku melihat ada segerombolan orang di sebuah gang, kebetulan aku sedang ingin berjalan kaki. aku lihat dia sedang mengerubungi seorang yoeja dan setelah ku perhatikan ternyata yoeja itu adalah sarang dia berdiri tepat di tengah para segerombolan ahjussi yang sepertinya sedang mabuk, tatapannya masih tetap dingin, aku bingung ingin berbuat apa jadi aku hanya menontonnya saja ku lihat saar para segerombolan ahjussi itu memegang tangan sarang, sarang lengsung memukulnya dan akhirnya terjadilah perkelahian antara sarang dan 3 ahjussi itu, kulihat sarang sangat kelelahan dan dia tiba-tiba saja jatuh berbagai pukulan dilayangkan oleh ahjussi itu , aku tidak tega melihatnya akhirnya aku langsugn berteriak minta tolong kebetulan ada polisi lalu lintas sedang melewati jalan itu. Setelah para ahjussi mabuk itu dibawa oleh poisi aku membawa sarang kerumahku karena kau tidak tahu dimana rumahnya.

Song Sarang POV

“ngghh” aku melenguh, perlahan ku buka mataku melihat sekeliling dan aku sadar kalau ini bukan apartemenku. Aku bangun kulihat ada taemin sedang tidur di sofa, kulihat lagi kearah tubuhku, dan ternyata aku sudah berganti pakaian. Apa yang dia lakukan dengan tubuhku?.

Ku lihat dia bergerak-gerak menggeliat dan tiba-tiba bangn begitu saja dia melihat sekelilingnya dan kembali tidur di sofa ‘orang yang aneh’ batinku

Aku merasakan sakit disekujur badanku dan kepalaku sangat sakit. Aku kembali tiduran dan menatap sekeliling kamar ini, untuk seorang cowok bawel seperti dia kamarnya tidak begitu buruk. Rapih pewarnaannya juga bagus.

“kau sudah bangun?” Tanya taemin yang duduk diatas sofa, aku hanya memandangnya sekilas lalu kembali melihat-lihat kamar ini, aku ingin bertanya kenapa aku ada disini namun aku terlalu malu untuk berbicara, bukan malu sih hanya gengsi aja.

“kemarin kau jatuh pingsan setelah malawan para ahjussi itu, dan aku tidak tau dimana rumahmu ya sudah ku bawa kerumahku saja” ucapnya panjang lebar, aku hanya mengangguk-anggukan kepala saja ‘terus baju ini?’ batinku

“bajumu pembantuku yang menggantikannya, dan yang kau pakai itu bajuku, maaf kalau sedikit kebesaran” ucapnya lagi sepertinya dia benar-benar bisa membaca pikiranku, aku harus berhati-hati, tapi sebelumnya terima kasih deh karena udah nolongin

“sama-sama” ucapnya lagi membuatku menengok heran dengan tatapan bagaimana-kau-bisa-tahu? “terlihat dari kerutan diwajahmu dan ekspresi wajahmu yang penuh Tanya” jawabnya lalu berdiri dan duduk di sampingku memandang wajahku lekat-lekat, aku yang merasa risih mundur perlahan, dia mengulurkan tangannya dan membelai sudut bibirku yang terasa sakit, lalu mengelus pipiku, entah mengapa aku merasakan ken\hangatan di setiap sentuhannya.

Setelah itu dia mengacak acak rambutku dan berdiri “mau makan?” tanyanya, aku hanya mengangguk.

Tak lama kemuadian dia datang membawa nampan berisi makanan “kita makan berdua disini” ucapnya. Selesai makan dia terus mengajakku ngomong.

“hei ahjussi kemarin itu siapa?” tanyanya sambil duduk di hadaanku,aku melihatnya sekilas lalu ku gelengkan wajahku

“kenapa kau tidak berbicara saja seperti waktu itu?” aku hanya menunduk “kau tahu suaramu sangat bagus” lanjutnya dan membuatku kembali melihatnya dengan tatapan bagaimana-kau-bisa-tahu-suaraku “aku selalu mengikutimu saat istirahat dank au pasti naik ke atas pohon mendengarkan ipod lalu bernyanyi sambil menggambar sesuatu di buku sketsamu yang berwarna biru itu, oya ongomong-ongomong namja yang baru pidah itu, kyuhyun kenapa dekat sekali denganmu, kau selalu mengeluarkan suaramu untuk dia” ucapnya memasang wajah cemberut, sangat lucu. Aku bingung apa aku harus berbicara dengan anak ini, aku takut nanti dia akan menjadi teman-temanku yang dulu, meninggalkanku saat mereka tahu ibuku gila.

Author POV

“annyeong” sapa taemin pada sarang, sarang hanya melihatnya lalu tersenyum kearah taemin ‘dia tersenyum? Oh tidak manis sekali senyuman itu’ batin taemin sambil tertawa sendiri lalu duduk di bangkunya

“sarang aku tidak membawa makan bagaimana kalau kita ke kantin saja” ajak kyuhyun dan sarang pun mengikutinya

“hei bukankah itu cewek dingin yang pernah kau ceritakan?” Tanya onew sambil memandang sarang dan kyuhyun yang jalan berdampingan, taemin yang sadar mengikuti arah pandang onew dan dia mendengus kesal

“hmm iyaya katanya dia cewek dingin dan gak punya temen kenapa sekarang dia ama cowok ya? Apa dia pacarnya?” Tanya jonghyun sambil ikut memandang sarang

“uhuukk” sarang terbatuk-batuk saat sedang minum

“waeyo?” Tanya kyuhyun

“anni sepertinya ada yang membicarakanku”

“mungkin saja, soalnya kalau dilihat-lihat mereka sangat dekat” sambung key, disisi lain taemin sedang memakan makannannya dengan nafsu dan sangat lahap sekali, pipinya menggembung semprna dengan raut wajah yang menunjukan kebosanannya

“hei ada apa denganmu?” Tanya minho yang sedari tadi memperhatikan cara makan taemin

“bwahahaha, wajahmu lucu sekali taeminnie” seru jonghyun disambut gelak tawa yang lainnya

“akhhkuhh mahhuu khhe kheewas duwu” ucap taemin dengan wajah betenya yang masih di puenuhi makanan “dasar para hyung menyebalkan, sepertinya mereka sengaja sekali memanas-manasiku” saat berjalan menuju kelas taemin hanya berceloteh ria dengan wajah super betenya

‘DUAGH’ kepala taemin terbentur pintu

“flash back

Taemin yang sedang berjalan dengan bete dan menundukan wajahnya ingin masuk kekelas

Di salam kelas eunhyuk dan dong hae sedang bercanda bermain kejar-kejaran dan eunhyuk membuka pintu dengan nafsu yang sangat membara takut terkena pukulan donghae

Taemin yang bersiap membuka pintu telah keduluan sama aksi bringasnya eunhyuk dan terjadilah adu kepala taemin dengan pintu tersebut

End flash back

Eunhyuk yang tidak menyadari taemin ada di belakang pintu, kembali berlari dan saat taemin sedang bersiap keluar dari belakang pintu donghae berlari dari dalam dan mendorong pintu dengan sekuat tenaga, dan taemin kembali terjatuh dengan kepala benjol dan merah kebiruan.

“ARGGHH” teriak taemin frustasi, mendengar teriakan taemin donghae pun menoleh dan beta kagetnya dia ketika melihat taemin dalam keadaan tak berdaya sedang menatapnya beringas

“hey taeminnie, apa yang kau lakukan disitu?” Tanya eunhyuk dengan wajah tak berdosa

“iya, apa kau sedang bermain petak umpet?” Tanya donghae lalu mereka berdua tertawa lepas disambut dengan anak-anak lainnya yang ikut menertawaiku

Donghae dan Eunhyuk terus tertawa, dan yang paling menyebalkan adalah mereka menatapku dengan wajah tak berdosanya, aku menatap kedua orang itu dengan tatapan mematikan, sudah salah bukannya membantu ku untuk berdiri malah menertawaiku. Ku lihat ke sekelilingku dan terlihat banyak sekali orang yang sedang menertawai ku dan tatapanku terpaku pada sosok seseorang yang tertawa dengan lepasnya. Ya orang itu adalah sarang, aku tidak menyangka dia bisa tertawa seperti itu dan satu yang aku sadari saat dia tertawa wajahnya terlihat sangat cantik, saat dia tertawa matanya pun ikut tertawa, dan dia punya lesung pipi, tidak hanya cantik tapi manis, lama aku memperhatikannya dan saat dia sadar kalau aku perhatikan dia langsung berhenti tertawa dan pergi begitu saja dengan tatapan dingin tentunya

Sarang POV

Aku melihat taemin sedang teraniaya, dan entah kenapa itu membuatku ingin tertawa sampai akhirnya aku tertawa lepas, saat aku tertawa aku merasa ada yang sedang memperhatikanku dan benar saja ku lihat taemin sedang melihatku dengan tatapan lembutnya dan senyumnya yang menurutku memang manis. Merasa tidak enak karena menertawakannya akupun langsung berhenti tertawa dan pergi dari tempat itu.

Kyuhyun POV

Entah mengapa aku selalu merasa cemburu kalau taemin mulai dekat-dekat dengan sarang, aku merasa dia hanya pantas ada di sampingku bukan bocah bawel itu. Yah aku tau aku ini egois tapi mau bagaimana lagi sepertinya aku menyukai sarang. Pokoknya aku harus menjauhkan sarang dari bocah bawel itu.

Taemin POV

Haahh kenapa harus ada hari libur sih, mungkin kalian eran kenapa aku kesal padahal jelas-jelas anak-anak sangat menyukai hari libur, tapi kalau hari libur berarti aku tidak sekolah dan aklau aku tidak sekolah bagaimana aku bisa bertemu princess ice itu, ahh bahkan nomor hpnya saja aku tak tau.

Daripada bosan di rumah lebih baik aku berjalan-jalan saja lah ke taman. Sesampainya di taman aku langsung duduk di bawah pohin sambil memasang headphone dan akhirnya aku tertidur

Sarang POV

Haahh baru kali ini aku merasa bosan dirumah, aku ingin kesekolah bertemu dengan namja bawel itu, aisshh apa-apaan sih pikiran ku ini? Tidak tidak aku tidak mungkin menyukai namja bawel itu, dari pada bosan lebih baik aku berjalan-jalan saja lah ke taman.

Author POV

Sarang berjalan-jalan ke taman dan duduk di bawah sebuah pohon sambil mengambar di buku sketasanya yang selalu dibawa, disisi lain pohon seoang namja sedang duduk dengan headphone bertengger di telinganya, ya namja itu adlah taemin. Lama mereka dalam posisi seperti itu sampai hari pun menjelang siang.

“aakkhh aku haus sekali, lebih baik aku membeli minum saja dulu nanti kembali lagi” ucap taemin sambil berdiri, dia lalu berjalan kea rah balik pohon dan betapa kagetnya dia melihat seorang yoeja yang sedang tertidur sambil memegang buku sketsa yang bergambar seorang namja yang kalau dilihat-lihat itu mirip dengannya, tiba-tiba saja rasa hausnya hilang dan dia pun duduk di samping yoeja itu yang tak lain adalah sarang, dia mengambil buku sketsa itu dan melihat-lihat dalamnya, dia terlihat kagum dengan gambar-gambar yang di buat sarang. Dan dia berhenti di sebuah gambar seorang namja sedang menngendong seorang yoeja yang terihat pingsan dan saat dia melihat tanggalnya dia sangat terkejut ‘bukannya ini tanggal dimana sarang dikeroyok ahjussi-ahjussi itu? Dan jangan-jangan ini adalah gambar saat aku membawanya ke rumahku karena dia pingsan’ batin taemin. Dia terus membulak-balik buku sketsa itu hingga tidak sadar bahwa pemilik buku itu sudah terbangun dari tidurnya.

“apa yang aku lakukan?” Tanya sarang dingin saat terbangun dan melihat taemin sedang membuka-buka buku sketsanya

“anni, aku hanya melihat-lihat saja” jawab taemin gugup sambil menutup buku itu. Sarang merebut buku itu lalu bersiap-siap untuk pergi, dia malas berbicara dengan namaj bawel ini walau padahal dia senang bisa bertemu dengan taemin tapi sayangnya gengsinya yang tinngi membuat dia tidak mau menunjukan rasa senangnya itu. Saat sarang ingin pergi taemin menarik tangannya dan menyuruh dia untuk duduk. “bisa kata berbicara?” Tanya taemin lembut saat sarang menolak untuk duduk

“mwo?” Tanya sarang singkat dengan wajah datar

“apa kau selalu menggambar kehidupan sehari-harimu?” Tanya taemin dengan sangat hati-hati takut menyakiti perasaan sarang

“hmm” jawab sarang singkat tanpa menatap taemin

“hehehe, apa kau menyukai ku?” Tanya taemin dengan PDnya, sambil senyum-senyum geje

“hmm” sarang yang tidak mendengarkan perkataan taemin hanya menjawabnya dengan deheman *gak tau apa bahasanya* dan itu membuat taemin salah tanggapan, dia mengira sarang menyukainya padahal saat itu sarang sedang focus terhadap apa yang dilihatnya.

“apa kau secara tidak langsung menyatakan cintamu kepadaku?” Tanya taemin masih dengan PDnya yang sangat tinggi itu dan wajah yang memerah tentunya

“ne?” Tanya sarang saat mendengar yang diucapkan taemin dan sekarang dia menatap taemin dengan wajah babonya

“haha kau tak perlu malu seperti itu, hehe” ucap taemin dengan tawa garingnya dan gayanya yang salting tingkat tinggi. Sarang masih memandang taemin dengan wajah babonya dia tidak mengarti dengan ucapan taemin.

“apasih? Aku tidak mengerti” Tanya sarang dengan tampang super babonya dan taemin mengartikan sarang sedang salah tingkah

“hehe aku juga menykaimu kok” jawab taemin sambil senyum-senyum gaje

“ya! Aku tidak mengerti apa maksudmu! Dasar namja aneh” teriak sarang lalu pergi dari hadapan taemin yang sedang tertawa-tawa sendiri seperti orang gila

“masih tidak mau mengaku rupanya” ucap temin kepada dirinya sendiri.

Sarang POV

Aissh apa-apaan anak itu, aku tidak mengerti apa maksudnya dasar namja gila. Aku terus berjalan kearah rumah ku dan masih tidak mengerti akan apa yang taemin barusan katakana, dan sepertinya dia mulai gila.

Aku mengobrak abrik isi tasku tapi aku tidak memukannnya, aissh diaman buku sketsa itu kenapa tidak ada sih. Aku kembali mengingat-ingat dimana terakhir kali aku memgangnya, yak aku ingat sekarang di taman, pasti disana aku harus kembali ke sana.

Saat aku berada ditaman tempat tadi aku bersamanya namja gila itu aku tidak menemukan buku sketsaku, aih jangan-jangan dibawa namja gila itu lagi. Arrhhgghh dasar namja gila.

Keesokan harinya kulihat buku sketsaku sudah ada di atas mejaku, pasti namja gila itu yang menaruhnya, aku melihat ada kertas terselip di buku itu dan saat ku lihat tulisannya …

aku juga menyukaimu kok

Nomu-nomu sarangheyo

Muach

Lee Taemin

Apa-apaan dia? Menjijikan sekali apa maksudnya? Aisshh dasar namja gila dia membuat hidupku jadi terasa aneh, tapi kenapa aku malah tersenyum sendiri seperti ini, ahh tidak mungkin aku menyukai namja gila itu

TBC

Signature

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

19 thoughts on “Real Love – Part 2”

  1. Hahaha kalo digendong Taemin pasti enak. Dia kan kuat wakakak.
    Udah Sarang suka aja sama Taemin, gak nyesel deh (?) Tapi Kyu-nya gimana?
    Lanjut Authoooor!

  2. Hwhahaha

    taemin…taemin

    *ngebayangin muka taemin salting*

    sarang suka ama taemin udah ngaku aja… *ikut2an ngebantuin taemin, ditabok sarang*

  3. Aaaahhh.. Taemin.. Taemin.. Taemin.. Taemin..
    Diriku makiiin cinta dirimu..
    Taeminie..
    Oh my god..
    Taemiiin..
    Mmmmuaaahhh..
    *peluk peluk taemin..
    Hihiii..
    Ayo0o0o author lanjutan nya!!!
    ^^

  4. tuh kan sarang suka taemin.. taemin juga suka sarang…
    terima aja.. terima.. terima..terima.. #gaje kumat

    kyu oppa.. masih banyak yang ngantri yang mau ama oppa kok… hahaha
    *saya mendaftarkan diri* *dipandangin Onew* hehehe
    Lanjuut thor…

  5. @yang edit : mian, lain kali aku gak akan gitu lagi deh *menyesal*

    @all : hahaha thanks ya yang udah baca, semoga gak bosen baca nih ff dah ahahaha

    @taemin : you’re my inspirated,, taemin : aaaahh jadi malu akuuu

    hahhaahha

  6. Aaa..i cant stop smiling when i read it.^^

    Ayo kyu nyatakan perasaanmu pada taemin!*eh? Hehehe sarang maksudnya..

    Nice..nice..^^

  7. adeuuhh…
    sarang suka malumalu gitu ah klo suka teh..
    kasian c taem..
    udee PD..
    kekeke~

    sekarang lebih bagus dari kemareen..
    lebih panjaang 😀

    ditunggu lanjutannya 🙂

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s