Love Or Friend – Part 5

Title: Love or Friends –part 5-

Writer: Sun hi a.k.a Bellz [author] Yoora a.k.a Niniez [editor]

Genre: Friendship, Romance

Cast:

Lee Sun hi

Lee Taemin

Kim Soo Yun

Lee Jinki

A/N: Gara-gara aku lagi buntu. Ga punya ide. Jadi, aku suruh aja Bellz buat ngelanjutin ff yang part ini. Hehe. Tapi, tenang aja kok. Aku tetap andil dalam pembuatan cerita ini. Soalnya, masih banyak kata-kata Bellz yang masih harus diubah dan juga aku nambahin banyak kalimat buat melengkapi semuanya^^. Tulisanku dan Bellz beda, jadi readers mungkin bisa membedakan mana tulisanku dan mana tulisan Bellz..

OK.. HAPPY READING ~^^

***

YOORA SIDE

Aku kembali ke foodcourt dengan sejuta pertanyaan di benakku.

“Kau tadi kemana?” tanya Jonghyun padaku.

Aku diam. Aku masih bingung tentang apa yang terjadi, tadi.

“Yoora~” panggil Jonghyun lagi.

“Mana Minho, Key, dan Soo Yun?” tanyaku tak nyambung. Aku sedang malas membahas masalah tadi. Hal itu hanya membuatku bingung dan penasaran.

“Eh? Mereka pulang duluan. Katanya sih ada keperluan mendadak. Untungnya mereka telah membayar semua makanan ini. Haha.”

“Oh.”

“Kau kenapa?” tanya Jonghyun sambil menarik tanganku dan mempersilahkanku duduk. Aku baru sadar kalau dari tadi, aku masih berdiri.

Aku menggeleng pelan. Entah mengapa, aku merasa ada yang tidak beres dengan Taemin tadi. Dan entah mengapa pula, aku merasa akan ada masalah besar di sini.

“Mau melanjutkan makan?” tanya Jonghyun lembut sambil mengelus rambutku.

Sekali lagi, aku menggeleng.

“Lebih baik, kau kuantar pulang ya.”

Aku mengangguk. Lalu, Jonghyun menarikku keluar foodcourt.

***

SUN HI SIDE (20.00 p.m)

Aku memegang kalung silver berbentuk huruf ‘S’. Kalung ini adalah pemberiannya dulu.

Ya.. pemberian seorang pengkhianat yang kini telah menghancurkan hatiku berkeping-keping.

LEE TAEMIN

Dasar orang bodoh! Taemin bodoh! Kalau ia tidak mencintaiku, kenapa ia malah menembakku dulu?

Dan tadi, ia dengan gampangnya bilang, “Mianhae, Sun hi-sshi… aku sama sekali tidak mencintaimu selama ini. Aku mencintai Soo yun.”

SOO YUN!! SOO YUN!! DAN SOO YUN!!

AARGH!

Aku mengacak rambutku.. frustasi..

ONEW SIDE  ( 20.00 p.m)

Shit!

Lee Taemin! Apa maunya anak itu? Puaskah ia sudah membuat Sun hi menangis tadi? Mengapa ia selalu berlindung di balik wajah dinginnya itu?

Argh! Benar-benar menyebalkan! Aku tak tahan melihat Sun hi menangis hanya gara-gara namja tolol itu. Kenapa juga aku tidak menahannya saat Taemin akan mengajaknya bicara!? SIAL!!

Tapi sesaat tadi, ia sempat memanggilku “ oppa”. .ah, senangnya. .berasa melayang di surga sesaat. *sesaat doank, abis itu jatuh dah. .keke~*

Keadaan sun-hi sekarang gimana ya? Apa kutelpon saja? Ehm. .oke deh, aku coba telpon saja. .

Tettottituttattut. .*A/N: ini bunyi keypad yaa.. jangan mikir yang macem-macem loh.. hhe~*

“Yoboseyo , Sun hi”  sapaku saat yeoja itu mengangkat telponnya.

“Yoboseyo. Ooh.. kau onew. .ada apa?” jawabnya. Suaranya bergetar, pasti dia habis menangis lagi.

“ Aish.. Kau menangis lagi? Untuk apa namja tolol itu kau tangisi? Tak ada gunanya!” kataku kesal, hingga tanpa sadar aku menendang kursi di sampingku. Hah~ untungnya aku berbicara dengan Sun hi lewat telepon. Jadinya, aku tak perlu ragu untuk menendang kursi tak berdosa itu.

“Onew! Kau itu kenapa sih? Apa niatmu sebenarnya menelponku? Hah?!” bentak Sun hi. Ku rasa ia marah padaku sekarang. Aish.. Lee Jinki.. kau bodoh sekali!

“Eh.. mm.. bukan begitu kok, maksudku. Aku tidak menjelek-jelekkan Taemin. Tapi.. itu..  aku sedang melihat acara di televisi. Ada yeoja yang sedang menangisi mantan namja-chingunya yang memutuskannya dengan cara sepihak..” jelasku berbohong. Sebenarnya, aku sedikit menyinggungnya. Tapi, aku tak tahu ia merasa tersindir atau tidak.

“Oh.. begitu.. aku kira kau-”

“Aku tidak akan menjelek-jelekkan Taemin, kok. Sungguh.” selaku tegas.

“Kau tak mau menjelek-jelekkanya. Tapi, malah memberinya hadiah bogem mentah, tadi.” goda Sun hi padaku. Huff.. aku jadi teringat kejadian tadi. Entah kenapa, aku merasa kejadian tadi sangat memalukan.

“Eh.. kalau masalah itu-”

“Aku sudah tau, kok. Kau merasa marah, karena sahabatmu ini dikhianati kan? Haha.” sela Sun hi dengan PD-nya. Aku tertawa.

“Kau ini.. narsis sekali, sih. Dasar! Mm.. tadi, aku mendengar kalau suaramu bergetar. Kau habis menangis, tadi?” tanyaku langsung. Keheningan melanda, setelah aku bertanya hal itu.

1 menit..

Hadeh~ gimana ini? Dia marah ya sama aku?

2 menit..

Waduu~ lama amat.. aku lumutan nih~

3 menit..

Hyaa~ pulsaku habis, nanti. Ada counter pulsa ga ya di sekitar sini?

(selingan narasi dari editor)

1 abad kemudian… bercandaa~ akhirnya, otak lemot Sun hi mulai berjalan. Roda di dalam otaknya mulai berputar, karena ternyata tadi roda dalam otaknya ngambek tidak mau jalan. Katanya sih sudah capek berputar terus. *beginilah kalau sang editor mulai ga waras. Reader harus terima akibatnya.. haha~*

(selingan berakhir)

“Kapan?” tanyanya polos.

JDIARRR! GDUBRAK! TOENG TOENG!

(selingan lagi)

Ternyata.. eh.. ternyata.. Walaupun roda di dalam otak Sun hi sudah berjalan. Syarafnya menolak untuk menghubungkan masing-masing bagian otaknya. *langsung dicekek, diiris, dan dibunuh sama Sun hi* *Onew: WOY EDITOR GILA! GA WARAS! Bagian gue jadi dikit tauk!* *editor langsung ngumpet di balik layar (?)*

(selingan end)

“Satu abad yang lalu..” jawabku asal. *editor: tuh kan! Bener..* *Sun hi+Onew: WOY! EDITOR GILA! TERUSIN NIH CERITAAA!* *editor: WOY CAST GILA! AKU TUH GA DAPET PERAN SAMA SEKALI DI SINI TAUK! JADI, AKU NUMPANG TENAR AJAAAA~*

“Eh?”

“Ya bukanlah.. tadi itu loh.. waktu kamu pertama kali ngangkat telepon dari aku..” kataku kesal sambil memutar kedua bola mataku.

“Oh.. itu.. mm.. iya.. aku menangis.. ya.. aku menangis..”

“Kenapa? Kau tak ingat apa nasihatku?”

“Ah, mianhae. .jeongmal mianhae. .hanya saja. .err. .hanya saja. . . .” jawab sun-hi ragu-ragu.

“Hanya apa? Jangan bilang kalau kau masih mencintainya? Benar kan?” kataku semakin kesal.

“Eh. .tidak. .hanya saja. .” jawabnya. Jawaban Sun hi yang seperti ini semakin membuat hatiku sakit. Yeojaku (?)  ini benar-benar terluka.

“ Ah. .ya sudahlah. .lupakan saja. Maafkan aku ya, Sun hi.” Kataku akhirnya.Tidak tega juga aku memarahinya seperti tadi.  “ Kau istirahat saja sekarang, kau pasti lelah kan? Oke, selamat malam.” kataku akhirnya.

“Ne. .gomawo, onew.” Jawab sun-hi.

Hah. . apa yang harus kulakukan besok?

***

SOO-YUN SIDE (keesokan harinya)

“ Sun-hi!! “ teriakku begitu melihat sun-hi masuk gerbang sekolah.

“ Annyeong. .ada apa?” jawab sun-hi.

Tuh kan. .dia lemas seperti itu. .tidak seperti biasanya. .

“Ah, tidak. .hanya saja, kenapa kemarin kau dan onew pulang tanpa memberi kabar pada kami? Taemin juga gitu, dia langsung pulang begitu saja.” tanyaku penasaran. Setelah, aku bertanya demikian – entah kenapa – air muka Sun hi langsung berubah sendu.

“Uhm. .aku hanya merasa tidak enak badan. Makanya aku pulang duluan.” Jawab Sun Hi sekenanya.

“Tapi, kenapa harus sama onew? Tidak sama Taemin? “tanyaku lagi. Ada sesuatu yang tidak beres di sini.

“Haha. .tidak apa. Hanya ada sedikit masalah, jadi Onew mengantarku pulang. Err, aku ke kelas dulu ya. .bye. .” katanya sambil berlari menjauh.

“oh..oke..” aku hanya bisa ber-ohh ria .

Heemm.. benar-benar ada yang tidak beres di sini. Apa kutanyakan pada Taemin ya? Pasti sun-hi jadi kusut begitu gara-gara dia..

Ya sudahlah, ngapain juga aku repot-repot mikirin mereka. Pasti juga masalah pacaran. .

Berhubung dengan pacaran. . .ah, aku teringat lagi dengan hal itu. . . Jonghyun. . . .

Apa kau benar-benar ingin menjauh dariku??

TAEMIN SIDE

Soo-yun. .di mana anak itu. Saat dibutuhkan malah belum datang. .

Benar-benar deh. .

Eh

Tanpa sengaja pandanganku menangkap 2 sosok yeoja yang sedang berbicara di gerbang sekolah. Untuk apa soo-yun bicara dengan sun-hi pagi-pagi seperti ini?

SUN-HI SIDE

Aigoo. .

Kenapa di saat seperti ini harus Soo yun yang menanyakan masalah kemarin? Padahal hari ini aku sedang tidak ingin memikirkan hal itu. Bagaimanapun, Soo-yun lah yang disukai Taemin selama ini. .

“Sun-hi?” seseorang menepuk bahuku dari belakang.

Deg. . . . “KYAAA!!!” aku berteriak saking kagetnya sampai-sampai hampir saja  aku melempar tasku yang isinya buku setumpuk itu.

“Eh. .eh. .sabar! Jangan main timpuk dulu! Ini aku, onew! Kau masih waras untuk menyadari bahwa ini aku kan? Tasmu itu juga kasihan kalau kau lemparkan ke aku. Ia tidak berdosa kan? Hehe. .” katanya kelabakan. Tapi  dia masih saja sempat bercanda.

Dasar Onew !

Itulah yang aku suka darinya. .

ASTAGA.  Apa yang kupikirkan?

“Hyah! Onew! Kau ini selalu mengagetkan aku. Tak adakah cara lain yang lebih baik untuk memanggilku, hah? “ omelku sedikit kesal.

“Haha..mianhae. . kau melamun sih. .masih kepikiran soal kemarin?” tanya Onew. Kali ini dia mulai serius.

“Ehm, sudah tidak terlalu kupikirkan kok. .aku tak apa-apa sekarang. Aku jamin itu!” kataku sambil tersenyum manis seolah-olah aku memang sudah tak mengurus taemin lagi

padahal. . .

“ Oh. .ya sudahlah. Eh, antarkan aku ambil buku ke Minho, dong. .” ajaknya tiba-tiba.

“ Eh, buat apa? “ tanyaku.

“ Minggu kemarin catatan kimiaku dia pinjam. Hari ini ada kimia kan? Makanya. .udah ah. .gak usah banyak tanya, ikut aja!” kata Onew cepat sambil menggandeng tanganku.

“Eh. .eh. .ya sudah. .tapi. .tanganmu. . “ jawabku bingung. Tangan ini benar-benar membuat pipiku panas. .ya tuhan. .

“Sun-hi sunbae dan Onew sunbae pacaran ya? “ teriak seseorang –yang dipastikan adalah yeoja- dari depan kelasku.

Aish~

Bisa gawat kalau ada yang membuat gossip sembarangan tentang Onew. Walaupun, ia menjengkelkan, tapi kan ia memiliki banyak fans..

-TBC-

Signature

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF
Advertisements

14 thoughts on “Love Or Friend – Part 5”

  1. Wow….hubungan diantara mereka semakin rumit aje….ckckck….
    Hihihi…..sun hi aku slah satu fans onew oppa loh*lirik2 evil*
    ………*coment gak penting*

  2. wooooow… complicated love story… aku ngakngak bgd pas baca kata kata selingan dari authorr.. hehe..
    makin sukaaaa deh onew disini.
    yoraaa next partnya jgn lm2 yaa cantik..
    heheee…

  3. ahh… DUBU.. AKU MAKIN CINTA!!! #gajekumat mian u,u
    itu selingannya…. ckckck.. jadi kasian ama onewnya hahahahaha…

    lanjutnya jangan lama-lama ya..

  4. Sunhi lebih baik kmu tuch ma onew aja! kan lebih dewasa onew oppa daripada taemin * plak…. digaplok ma fans taemin*
    makin seru aja nih ff ditunggu next part.a

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s