My Past Future – Part 10

Part 10

Main Cast : Lee Donghae, Kim Yuna, Lee Jinki (Onew)

Support Cast : Jun, Gaeul

Author: Lana

~Yuna Pov~

Tidak terasa hubunganku dan Donghae oppa sudah berjalan hampir satu tahun, ujian kenaikkan kelasku berjalan dengan sangat baik berkat dorongan dari Donghae oppa. Prestasiku semakin meningkat dan aku berhasil terpilih sebagai kepala dari Bid. Kesiswaan membantu Tae Gun seonsangnim…. Aku selalu ada di nomor urut 2 sebagai 3 besar nilai terbaik di satu angkatan, sedangkan Gaeul selalu menempati peringkat 3. Jun? Dialah yang selalu menduduki peringkat pertama, dan tidak akan tergantikan. Aku salut dengannya, selarut apapun dia pulang, dia pasti menyempatkan diri untuk membaca buku pelajaran besok.

Sampai saat ini aku masih sangat bingung dengan hubungan Gaeul juga Jun. keduanya tidak pernah bertengkar tapi tidak pernah akur. Maksudku, mereka berdua tidak pernah pergi kencan kecuali aku yang mengajak atau Chun Li oppa. Karena itu kami sering melakukan triple date, agak aneh memang melihat keduanya. Tapi yah… begitu lah. Jun memang memperlakukan semua orang sama rata, kecuali aku tentunya.

Kalau kau tidak begitu mengenal Jun, maka saat melihat wajahnya yang terlintas di pikiranmu adalah… Jun seorang pendiam yang tidak perduli pada wanita dan sangat dingin. Jika Jun tidak mengenalmu, maka kata paling banyak yang ia keluarkan kurang lebih 5 kata dalam satu kalimat. Itu kau sudah termasuk orang-orang yang beruntung, kalau dia hanya mmengangguk atau menggeleng maka kau belum beruntung. Tapi kalau kau mengenalnya, kalimat paling banyak dalam satu kali bicara kira-kira 5 kalimat. Mendengarnya bicara lima kalimat saja rasanya sama seperti mendapat uang 1 milyar!

Seolah Jun membangun tiga tembok di hadapannya untuk membatasi orang-orang. Tembok pertama untuk orang-orang yang tidak ia tahu dan tidak ia kenal, tembok kedua untuk orang yang ia tahu tapi tidak ia kenal, dan tembok ketiga adalah untuk orang yang ia kenal tapi tidak dekat dengannya. Aku ada di tembok mana? Dia tidak memberi tembok untukku, kami bicara selayaknya aku bicara dengan Gaeul, Donghae oppa dan Chun Li oppa.. ah juga Haeya unnie. Walaupun awalnya aku merasakan hal yang sama seperti orang-orang dengan tembok tersebut, tapi kini aku tahu kalau Jun itu memiliki perhatian yang sangat tinggi terhadap sesuatu. Mudah tertarik dengan sesuatu yang unik, kreatif, lembut, penyayang, pendengar yang baik, pemberi solusi yang hebat dan romantis!

Aku menjulukinya Softy Ice. Walaupun sangat dingin, hatinya begitu mudah di sentuh dan sangat lembut. Satu lagi yang aku kagumi darinya, matanya! Untuk orang di tembok pertama, saat bicara matanya terlihat kosong… tidak akan terbaca apa yang ia pikirkan, rasakan atau inginkan. Untuk orang di tembok kedua, saat bicara matanya terlihat dingin dan tajam… membuat orang sering lebih memilih untuk tidak menatapnya atau menyingkir karena takut. Untuk orang di tembok ketiga, saat bicara matanya akan terlihat dingin, tapi kau bisa melihat kehangatan dan keperdulian terpancar di matanya. Dan untuk orang di tanpa tembok sepertiku dan orang tuanya… matanya terlihat begitu membara! Matanya akan memikat orang untuk terus menatap matanya, dalam-dalam… karena rasanya sangat nyaman. Di matanya kau akan melihat bahwa dia perduli padamu, itu yang selalu di inginkan orang-orang dan Jun memilikinya.

Ah.. tunggu! Apa tadi aku sedang memujinya?! Gaeul~~~ maaf… aku tidak bermaksud memujinya!

&&&

Seseorang melempar Gaeul dengan gumpalan kertas. “Tolong buang ke tong sampah!” Gaeul menoleh ke belakang, rupanya Yuna yang melempar kertas tersebut. “Cepat buang!” ucap Yuna sambil memasukan kertas berwarna biru ke kantongnya. Gaeul melirik ke bawah, ada dua gumpalan kertas.. warna biru dan merah. “Ah! Dasar kau ini!” Gaeul mengambil kedua kertas tersebut, memasukkan gumpalan biru ke dalam laci dan membuang yang berwarna merah. Diam-diam Gaeul membuka gumpalan kertas yang berwarna biru, di dalamnya tertulis jawaban dari seluruh soal.. dengan pesan di bagian bawah :

P.S: Lain kali belajar ya!

Gaeul tersenyum lalu menyalin jawaban-jawaban tersebut. 15 menit kemudian bel tanda istirahat berbunyi, murid mengumpulkan lembar jawaban mereka.

“Yuna~ kamsahamnida~” Gaeul merangkul sahabatnya. “Ada apa?” Yuna mendesah. “Sudah dua minggu aku tidak melihatnya bermain basket di lapangan. Sudah dua minggu juga dia tidak menghubungiku.” Yuna menatap kosong ke lapangan. “Mungkin gurunya sedang banyak memberi tugas, jadi dia sedang sangat sibuk.”

“Hhh.. tapi biasanya dia menyempatkan untuk mengirim pesan walaupun hanya bilang ‘Bagaimana hari ini? Maaf aku sibuk.’ Tapi sekarang tidak ada sama sekali, ponselku jadi kosong.” Gaeul menyandarkan kepalanya pada kepala Yuna. “Tenanglah, aku yakin dia sedang memiliki sebuah masalah pribadi yang tidak bisa di beri tahukan padamu.” Tutur Gaeul lalu menunjukkan gigi-giginya yang putih dan rata. “Hah.. dasar! Sempat-sempatnya pamer gigi!” Yuna menjitak pelan kepala Gaeul.

“YUNA!” keduanya menoleh serempak. “Yun Hae wae?” Yuna menghampiri teman satu kelasnya itu yang berusaha mengatur nafas. “Donghae-ssi… engh.. Donghae sunbae..hhh.. sedang berkelahi..engh.. di belakang gedung SMA.” Yuna langsung berlari secepat mungkin, Gaeul dan Jun menyusul di belakang. ‘Ada apa? Masalah apa yang membuat sunbae oppa berandal begini?’

Dari kejauhan Yuna melihat beberapa anak mencoba memisahkan, tapi keduanya terlalu emosi. Yuna menerobos kerumunan, seluruh murid yang berteriak-teriak langsung berhenti begitu melihat Yuna. Donghae melepaskan cengkramannya begitu melihat Yuna yang memandanginya dalam diam dan matanya berkaca-kaca.

“Yuna.. dengar.. ini…” Donghae perlahan berjalan mendekati Yuna yang air matanya hampir menetes. “Yuna..-“ Donghae menatap balik Yuna yang menatapnya lekat-lekat, akhirnya air mata Yuna mentes juga. “Oh.. maafkan aku.” Donghae memeluk erat Yuna yang akhirnya melepaskan tangisnya. “Sunbae itu kenapa? Apa yang sunbae lakukan?!” tanya Yuna di sela tangisnya sambil memukul-mukul punggung Donghae.

“Maafkan aku Yuna.. berhenti panggil aku seperti itu.”

“Sunbae jahat!”

“Yuna aku benar-benar minta maaf. Aku akan menjelaskan ini.”

***

“Yuna.” Akhirnya Donghae angkat bicara setelah keduanya duduk dalam diam selama 30 menit. “Aku… hhh… kau percaya denganku kan? Ini… tidak seperti yang kau bayangkan. Belakangan ini aku memiliki beberapa masalah, aku tidak bisa menghubungimu.” Yuna masih terdiam sambil memandangi tanah dengan tatapan kosong. “Harusnya sunbae..-“

“Aku mohon jangan marah, aku minta maaf.” Yuna mendesah lalu melanjutkan kalimatnya. “Aku akan dengan senang hati mendengarkan masalah sunbae oppa. Aku akan berusaha membantu sebisa mungkin, kalaupun tidak bisa membantu setidaknya aku senang jika sunbae oppa merasa lebih lega.” Apakah ini akan menjadi masalah baru? Masalah di keluarganya saja sudah membuat Donghae tertekan bukan main, apalagi kalau Yuna sampai jauh darinya. Satu tetes air mata yang keluar dari mata Yuna menambah satu beban yang menimpa dadanya. Jika ia mengingat masalah yang kini menimpanya ingin sekali ia berteriak sekeras mungkin, berharap masalahnya bisa keluar bersama teriakannya.

“Seberat apapun masalahnya jangan berkelahi.” Lagi-lagi Yuna menangis. “Yuna jangan menangis… aku tidak akan mati begitu saja hanya dengan berkelahi.” Donghae memeluk Yuna, berharap dirinya bisa lebih tenang. “Aku tidak akan memaksa untuk bercerita, tapi jangan tanggung bebanmu sendiri.”

“Yuna… dengar. Aku… aku benar-benar tidak ingin berpisah denganmu, aku bersumpah aku ingin tetap berada di sini bersamamu. Tidak perduli apa kata orang tapi aku akan tetap mencintaimu sampai kapanpun, dan percayalah sampai kapanpun itu cintamu akan tetap ku kunci dalam hatiku. Percaya padaku apapun yang terjadi aku akan terus merindukanmu, mencintaimu dan tetap menunggumu. Jika ada pertemuan maka ada perpisahan, walaupun itu terjadi kau akan tetap jadi cinta pertamaku.” Yuna mempererat pelukannya. “Aku percaya. Tapi aku tidak mau berpisah sekarang, kau tidak bermaksud meninggalkan ku kan?”

“Tidak.. tidak sekarang dan tidak akan pernah aku berniat meninggalkan mu. Kumohon berhentilah menangis, aku tidak bisa membiarkan air matamu itu terbuang begitu saja. Jangan pernah menangis untukku.”

“Yuna~” Donghae melepaskan pelukannya perlahan. “Apakah kau akan memanggilku dengan Donghae oppa? Sekali saja… aku mau mendengarnya.”

“Tidak mau… nanti sunbae oppa pergi!”

“Tidak.. aku ingin sekali mendengar itu, walaupun hanya sekali. Aku ingin mendengarmu memanggil namaku tanpa embel-embel senior. Memangnya ada orang pacaran yang memanggil pacarnya dengan sebutan senior dan junior?” Yuna tersenyum, masih keukuh menolak permintaan Donghae.

***

“Kenapa hari ini hujan deras?” Yuna menyandarkan kepalanya di jendela sambil memandangi keluar jendela. “Seharusnya hari minggu semua orang bisa menikmati liburan bersama pacar dan keluarga.” Yuna mengendus, hari ini ia tidak bisa pergi keluar karena punya jadwal untuk melihat perusahaan ayahnya. “Donghae oppa… apa kau mau mendengarku memanggilmu Donghae oppa?” Yuna menurunkan kakinya dari kursi, lalu menutupi wajahnya dengan bantal.

“Nona.. ada telepon dari Gaeul.” Yuna mengambil ponselnya yang berada di tangan Jun. “Yeoboseoyo. Ada apa Gaeul?”

“Kau ada di mana sekarang?!”

“Di jalan menuju kantor appa. Kenapa?”

“Kau tidak ke rumah pacarmu?”

“Untuk apa?”

“Kau ini kenapa sih?!”

“Apa? Maksudmu itu apa sih?”

“Kau tidak mau mengucapkan selamat tinggal pada pacarmu? Setengah jam lagi dia akan berangkat ke Incheon, lalu terbang ke Amerika.” Mata Yuna langsung berkaca-kaca. “Pak! Ke rumah Donghae! CEPAT!”

Sementara itu…

“Apa kau yakin akan ikut pindah bersama orang tuamu?” tanya Chun Li sambil membantu mengangkat koper Donghae. “Apa yang bisa kulakukan? Kalau boleh jujur aku sama sekali tidak ingin pergi. Bagaimana nasib Yuna?”

“Donghae oppa… kau tidak memberitahu Yuna yah kalau kau mau pindah?” tanya Gaeul polos. “Tidak. Dia lebih baik tidak tahu… aku tidak mungkin melihatnya memandangi kepergianku, aku yakin reaksinya tidak akan biasa. Kalau sampai aku melihat airmatanya aku tidak akan kuat pergi.” ‘Ya tuhan… jadi.. aku salah!’ batin Gaeul.

“Kenapa?” Donghae balik bertanya. “Wah.. kenapa hujannya semakin deras?” Chun Li memandangi keluar. “Gaeul! Apa kau bilang pada Yuna kalau aku hari ini akan pergi?”

“A~… aku..”

“Oh tidak! Cepat bantu aku beres-beres.. lebih cepat!” Donghae memasukkan seluruh barangnya ke mobil. “Umma, appa! Lebih cepat! Kita tidak bisa lama-lama di sini!”

“Maafkan aku, aku tidak tahu.”

“Itu bukan masalahnya sekarang. Aku harus cepat-cepat pergi sebelum Yuna tiba.” Untungnya perabotan rumah dan barang lain sudah di bawa kemarin jadi sekarang mereka hanya mengemasi koper-koper.

“Aku akan merindukan kalian. Chun Li, terima kasih atas segalanya! Sampaikan maafku pada Haeya karena tidak bilang padanya. Gaeul… berikan ini pada Yuna, sampaikan maafku yang sedalam-dalamnya pada Yuna.’

“Apa kemarin Yuna sudah memanggilmu Donghae oppa?” tanya Chun Li sebelum Donghae berbalik. “Belum, dia masih menolak. Sudahlah.. mungkin suatu saat nanti aku baru bisa mendengarnya memanggilku begitu. Walaupun itu adalah harapan terakhirku. Sampai jumpa semuanya. Aku harap kita bisa bertemu lagi.” Donghae menarik nafas panjang sebelum masuk ke dalam mobil.

“Sampai jumpa!” Donghae membalas lambaian tangan Chun Li dari dalam mobil. Ayah Donghae melambaikan tangan sebelum akhirnya menginjak gas, perlahan mobil tersebut mulai pergi.

“SUNBAE OPPA!!!!” Chun Li dan Gaeul menoleh serempak. Yuna berlari keluar dari sebuah limo. “Donghae! Yuna mengejarmu!” seru Chun Li pada Donghae melalui telepon. “SUNBAE OPPA!!!” Donghae membuka kaca mobil.

“YUNA! YUNA CHAGIYA! SALANGHAEYO! YEONGWONHI. MIANHADA. SORRY, I LOVE YOU!” Donghae buru-buru memasukan kepalanya dan menutup kaca mobil tanpa melihat kebelakang lagi.

“DONGHAE OPPA!!!! DONGHAE OPPA!!! JEBAL GAJI MALAYO (tolong jangan pergi)!! ANDWAEYO (Tidak)!!!” akhirnya Yuna menyerah karena sampai kapanpun mobil Donghae tidak akan berhenti.

“Donghae oppa… salanghaeyo yeongwonhi.”

TBC

P.S: Maksa yak maksa ya???? Ehehehehe… habis waktu itu emang udah mampet, jadilah part 10 ancur gini.. ehehe… Tenang-tenang, di part 11 dan selanjutnya Onew sudah muncul ^o^

Lana

This FF/post has made by Lana and has claim by her signature.

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

53 thoughts on “My Past Future – Part 10”

  1. donghaeeee… jahatnya dikauu.. hiks.. tp tak apalah.. part 11ada onew kan.. biar yuna sama onew aja.. hehe.. btw dirimu mau pergi kemana abang donghae??? ke indonesiakah menemuiku????hehehe ngarep.com
    lanaaaaaaaaaaaaaaaa…..
    ff nya keren abis…
    aku sukaaa..
    suka bgd. next part bsk yaa outnya.. hehe.. ga sabar mau liat onew..hehee…. pokoknya ff ini absolutely daebak!!!!!
    siapa dulu donk authornyaaaaa…

    1. Wush wush wush…
      ekekekkee… napsu bener daaahh kumennya… wekekekeke~
      Mau nya sih gitu bun…
      Ngeeeehhh??? Bunda ngigau kah???
      Keren apanyaaa coba -,-
      Gkgkgkgkgk…. mentang-mentang next part ada onyu nyeee…
      Fuehehehee…
      Makasih makasih udah nambahin komen di ff ku ^^

  2. HIYAOOUUWWW!!! kali ini yuna ga kalah touchy sama donghae! hadooohhh…kalimatnya romantis api

    pisaaaannnn…!!! sedih juga sih si donghae pergi. T_T

    tapiiii…janji ya lan, si onew bakal muncul di next part. afufufufufu…!

    1. Ngeeeeehhhh???
      Romantiiisss??? nge-enek kin iyeee..
      aku aja bacanya sampe mau muntah… haahahahha….

      Wuekekeke.. iya onn.. janji janjiiiii.. ^^
      gomawo udah komen onn…
      segitu napsunya sampe salah ketik yak?? wekekeke~

  3. Ini chapter satunya udah tamat ya onn ?? Berarti abis ni ada onew dong ..?? Horee .. *lompat lompat gaje*

    abis ditinggal donghae, kayaknya si yuna ada tanda tanda mau selingkuh tuh ..
    Yaudah deh, donhaenya buat aku aja *ngejer donghae ke bandara* >.<

    1. Heleh leeeeehhh…
      entekan bini nya Taemin.. kenapa girang bener suami ane mau muncul??? Ckckckkcck~

      Kkkkk.. emangnya Yuna kayak kamu.. tukang selingkuh… wkwkwkwk *reader: Gak nyadar diri nih Lana!!*
      gomawo vazaaaaaaaaa~ ^o^

  4. donghae pergi ??
    YESSSS !!

    ONYU..
    ayo..
    tunjukkan dirimu..
    inilah saatnya..

    LANAAA…
    UDAH AKU BILANG BERKALI KALI..
    MPF TUH DAEBAKKKK !!!!

    1. Astagjim… sadis banget tuh komen..
      Kalo ada fans Donghae yang liat bisa di gorok… ckckckckkck~

      Wkwkwkwkwk….
      Onyu udah di sampingku dari tadi onn… kkkk

      Iiihhhh…. daebak apanya sssiiihhh???!!!!
      INI FF KACANGAN !!!!
      GAK PENTING ~~~ !!!!
      ANEEEEHHHHH ~~~~~ !!!
      Serius deeehhhh =.=

      1. heheheheh…
        canda…
        masa aku sejahat itu sama c dongeee ??
        aku kan suka suka suka ama dongee >_<

        aahh..
        kamu mulaii lagi..
        aku sukaaa, lanaa ..
        terutama pas kamu ngedeskripsiin c Jun..
        wakakakakak..
        ngakak aku bacanya !

  5. AA donghae pergi?? mau nemuin aku ya?? #ngarep tingkat tnggi
    oke lah onew kalo di part berikutnya ama yuna.. donghaenya buat aku ya.. hahahaha

    lanjuut lan… aku suka-aku suka ff mu!!!

    1. Suci??? Suka FF ku??? bercanda dikau…..
      hahhaa.. ==

      hahahha… donghae udah terikat janji pernikahan sama aku tuuuhhh.. wekekeke *ngarep banget*

      Ukeh ukeeehh ^^
      gomawoooo

  6. uwaa,, makin bagus..
    mian ya author,, saya br komen di part ini..huhu
    next part onew nya dah muncul kan? asik..hha :))
    tp, kasian jg si yuna dtinggal pergi gitu ma donghae..;(
    smga gk berlarut-larut deh sedihnya yuna..:)
    lanjutannya ditunggu yah..^^b

  7. Yayaaaah Donghae pergiiii!

    Kak Lana mah gitu sih bikin ff bagus-bagus banget bikin penasaran aja -_- hehehe

    Aku tunggu pasti lanjutannya! Asikasik ada Onyuuuuu!! 😀

  8. miris mbayangin yuna ngejar mobilny donghae…*kayak di tipi2…
    hiks hiks hiks…
    jadi ikut terharu deeehhh…

    tapi kabar gembiranya…
    part selanjutnya ada ONEW…
    HORAY…
    lanjut lana onn,,,
    udah nggak sabar nih…

  9. HWUUUUUUUUAAAAAAAAAAAA~
    MIAAAAAAANNNNNNNNNN
    Aku baru OL T^T
    Tunggu yaaa.. aku balesin komennya satu-satu.. ohohoho..

    Bingung.. kenapa ada yang suka FF kacangan kayak gini -,-”

    BUT STILL…. GOMAWO ALL ^O^

  10. donghae pergi, kasian yunanya *sekarang bisa bayangin donghae yang mana kekeke*
    tapi ini kesempatan onew, onew fighting
    ku tunggu kemunculanmu *lebay mode on*

    aku suka aku suka, adegannya romantis

    1. BWUAHAHAHHAHAHAHHAHAH ~
      Aku baru inget… onn baru jadi ELF .. wakakkakakakakkaa……
      seber ye onnnnnn…… xixixiixixix ~

      Romantis?? Hooeeekkk….
      Eh onn… balesin komen di MLS kenapeeeeeeeeeee~

  11. Miriiss liat Yuna~
    Aku kira donghae bkal turun dr mbil,trus pelukan daaah… 😀
    Gyaaaa*ga bgt nh cmment*~

    1. Hihihihihihi……
      Tadinya aku mau bikin kayak gitu.. tapiiiii…..
      kok kayaknya telenovela banget yak???
      Begini aja udah telenovela banget…
      wkwkwkwkkw
      btw.. GOMAWOOOOO ^O^

  12. Donghae koq tega siy ninggalin Yuna…><
    Part 11 wkt_x onew beraksi !! Hey, Donghae klu kmbli nti jgn nyesel y klu Yuna pu_x cemceman(?) baru

    1. Jeongmalyeoooo???
      AAAAAAAAAAAHHHHHHHHHHH ~
      GOMAWOYOOOOOOOOOOOO ~
      LOVE YOUUUUUUUUUUUUUU ^O^
      xixixixi~
      Btw.. ANNYEOOONNGGGGG ^-^
      SALAM KENAAAAAAAALLLLLLLLLLL ~
      NEW READER KAH????

  13. Aduh… kenapa sich donghae oppa malah pergi tapi tetepkan jinki oppa bakalan ada di part selanjut.a
    Tenang aja yuna nantikan bakalan ada jinki oppa kok!!!! ditunggu next pat.a oenni
    jgn lma2…..

  14. begh donghae pergi gak blg2 ya?????
    maaf ya, hae oppa mau ktmu onnie jd gak blg2 hahaha*plakplak*

    ksian yunaaaaaa…………….
    pensarannnnnnnnnnnn………………
    di tggu lanjutannya Lannnnnnnnnn…………..
    cepetannnnnnnnnnnnnn

  15. Wuaahhh Telat baca.. -.-

    wow jun eksis dipart ini kekekeke…

    omo ini part terakhir hae yaa??
    adegan yang hae oppa sweet bangeettttt disini… >.<
    hae oppa pergi nanti yuna bakalan berpaling ke akang unyu gak yaa??

    Lanjutannya jangan lama2 yaa lannnaaa ^_________^

  16. hya~
    akhir’y onew bntar lg muncul..

    jd crita’y hae prg k amrik trz ntar yuna jadian ma onew ea*sotoy kumat
    hehehe.
    ksian twh yuna sndiri..
    cpet2 lah twh onew dteng..
    q ska de ma pran2’y onew*yg baek2’y doank tp.

    lanjut!!!
    asap ea..

  17. annyeong…
    aq new reader tp dah baca dri awal mpe part ni..
    mian baru komen..
    *deep bow*

    huweee..
    T_T
    ni di post’x udah lama ya?
    tp kq kmren2 aq priksa g da ja??
    hari ni q priksa lg ternyata udah mpe part 11..
    npa ya???

    hae oppa npa ninggalin yuna??
    😦

    aq suka di awal2 nyeritain jun..
    😀
    tidakkkk..
    jgn biarkan aq suka ma jun..
    *plakk!!*
    T,T

    1. ANNYEOOOOONNNGGGGG ^O^
      wehehehe.. kebetulan page library ny abaru di update.. hehehehe….
      Makanya part 11 nya baru mncul di page library.. mian yoooo ^^
      GOMAWO UDAH MAU BACA DAN KOMEN ^.^
      *hugs*

  18. oh….
    pantas..
    aq priksa blm da ja..
    pas kmren priksa lg ternyata dah di post dri bulan agustus..
    jd tlat baca saia..
    😦

  19. lanaaa…karlieeee…
    jalhanda..
    complicated tpi bagus..
    selalu dibikin penasaran d setiap akhir part nya..
    baguuuussssss…. 🙂

  20. hmmm..nyesel kan yuuun #sok akrab … giliran suruh panggil donghae oppa ga mau..pas orgnya udh pergi aja baru deeeh >.<

    chapter 1 abs disini, masih belom ketemu sama raja ayam lee jinki…itu bannernya bikin mupeng…doi cute bgt *.* #silau

    nice..nice..nice 😀

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s