{FFWL} 4th FFWL To Zika

Buat Zika eonn~

Salah satu FF author favorit aku… :3

Apa kabar eonn?

Ah, rasanya sedih denger eonn masuk RS T____T Seandainya rumah kita dekat atau satu kota, aku pasti udah jenguk eonn, maaf ya eonn nggak bisa jenguk~

Eonnie~

Mungkin aku cuma fans biasa eonnie yang pastinya suka baca ff eonnie, yang cuma bisa komentar (terkadang—eh sering deng-_-“) nggak jelas dan nggak penting di ff eonnie… Tapi aku juga suka berdoa buat eonnie dan ff author lainnya supaya sehat selalu >:3 dan untuk Zika eonn, semoga cepet sembuh ya 😀

Eonnie~ Eonnie pasti dapet banyak doa. Nggak cuma dari aku, dari reader dan yang lain tetapi mungkin dari silent reader eonnie, atau siapapun yang selalu terhibur sama ff eonnie… Ya, aku yakin eonn! Makanya, eonnie cepet sembuh, ya? Kami semua rindu sama Zika eonn 😀 Kami semua juga rindu ff eonnie yang bisa menghibur hati semua orang, langsung maupun nggak langsung… ^^

Eonn… Aku emang ga bisa bikin surat yang bagus TT^TT Tapi percayalah~ Doaku selalu bersama Zika eonnie. Amin~

Get well soon, eonnie! ❤

Cynthia 😀

p.s: Wowww??? 4 letter already??? How lucky Zika.. she has so much love from the readers. Tapi mudah-mudahan nanti SF3SI akan bikin program FFWL This Month yang di tujukan bebas untuk para author krna seperti nya banyak yg envy dengan perlakuan kami pada Zika. Maaf ya *bow*.. kita gak bermaksud terlalu menomor satukan Zika. Tapi, ini cuma sebagai dukungan kepada Zika yang sudah mengorbankan dirinya sendiri demi menghibur para pembaca dan secara kebetulan lahir di tahun dan hari yang sama dengan salah satu member boyband kita Kim Kibum a.k.a Key ^^ *hugs*

-Ashyta-

Advertisements

SHINee Hello Dongsaeng – Part 9

SHINee Hello Dongsaeng! (Part 9)

Title: SHINee: Hello Dongsaeng~!

Casts: Han Ha Joon, SHINee, KBS TV crews

Genre: Romantic, Family, Friendship, Humor

Rating: Err… PG-13 to PG-15? :/

Length: Series 😀

Summary: SHINee got a new program where they have to take care of 13-going-to-14 girl named Han Ha Joon. Ha Joon was a fan to Minho, but silently Jonghyun loved her…

***

‘Jadi… Jonghyun hyung sedang bertengkar dengan Minho hyung karena mereka sama-sama menyukaimu.’

Ha Joon menepuk-nepuk dahinya dengan buku catatannya mengingat-ingat hal yang Taemin katakan tadi pagi, lalu menggeleng-gelengkan kepalanya. Apa-apaan ini? Jonghyun menyukainya? Minho menyukainya? Apa sih yang sebenarnya terjadi?

Dunia sudah gila.

Ha Joon juga ikutan gila karena kejadian-kejadian ‘tidak wajar’ yang terjadi padanya. Pertama, ia menjadi ‘adik’ dari SHINee yang mana ada Choi Minho, orang yang ia sukai di SHINee. Kedua, ia menemukan bahwa Soonkyu dan Minho berpacaran. Ketiga, ia menyadari bahwa ia menyukai Minho. Keempat, ia menemukan Minho sedang berpacaran dengan Soonkyu. Dan kelima, Taemin baru saja memberitahunya bahwa Minho dan Jonghyun sama-sama menyukainya.

“Ah, Tuhan sengaja menggodaku… -__-“ kata Ha Joon sambil menggigit pensilnya lalu merebahkan dirinya di atas tempat tidur.

Maka, kalau benar apa yang dikatakan Taemin…

Siapa yang harus ia pilih?

***

Nafasnya tersengal-sengal. Ia tak mampu lagi berdiri, tepar di tempat tidur. Ia merasa kedinginan, padahal suhu tubuhnya tinggi.

“As.. taga…” keluh Ha Joon sambil berusaha membenarkan caranya tidur. Ia segera bangun dari tempat tidur lalu memegangi kepalanya yang terasa berat, tiba-tiba seseorang mengetuk pintu kamarnya.

‘Siapa sih tengah malam begini?’ pikir Ha Joon sebal.

“Ha Joon-ah! Ha Joon!” panggil orang itu.

“Ne, ne! Sebentar!” jawab Ha Joon, lalu segera membukakan pintu.

“Ha Joon kau tau letak…” kata Key terpotong, “astaga wajahmu pucat sekali!”

“Ha? Aku… tidak apa-a… pa. Tadi apa, oppa?” tanya Ha Joon.

“Ani, ani. Lupakan. Kau demam, ya?” tanya Key lalu meletakkan tangannya di dahi Ha Joon.

“Tuh, kan! Kok bisa, sih? Minum obat,” kata Key. Ha Joon menggeleng.

“Besok juga… sembuh,” jawabnya sambil menggeleng.

“Jangan menyepelekan sakitnya. Cepat minum obat!”

“Tapi…”

“Sekarang, Ha Joon.”

“Ne, ne…”

“Ribut-ribut apa, sih?” tanya seseorang tiba-tiba.

“Hyung, dia sakit,” jawab Key singkat sambil membantu Ha Joon yang sedang berjalan.

“Kok bisa?” tanya Onew. Key menggeleng tidak tau.

“Ya sudah, aku ambilkan obatnya. Kau bawa saja dia tidur,” ucap Onew. Key mengangguk, “ayo, Ha Joon.”

Onew berjalan menuju dapur sambil mencari obat-obatan yang diperlukan, saat Jonghyun tiba-tiba sudah ada di belakangnya.

“Nyari apa, hyung?” tanya Jonghyun. Onew terperanjat kaget.

“Astaga Jjong, kau mengagetkanku saja. Ini… Obat demam,” jawab Onew sambil melanjutkan mencari obat demam untuk Ha Joon.

“Obat demam? Untuk?” tanya Jonghyun lagi.

“Ha Joon. Sudah sana, kau menggangguku saja,” kata Onew, “nah ini dia!”

“Ha Joon sakit?” tanya Jonghyun lagi. Onew menatap Jonghyun tajam.

“Kalau nggak sakit ngapain aku ngambil obat demam, bodoh,” kata Onew, lalu pergi ke kamar Ha Joon sementara Jonghyun mengikutinya.

“Ngapain kamu ngikutin aku?”

“Mau liat Ha Joon!”

“Hah? Tidur sana, biar aku sama Key yang ngurus.”

“Ogah, aku juga mau ngurusin…”

“Kesambet apaan kamu?”

“Hyung ini yang kesambet apaan, kok tumben-tumbennya mau ngurusin Ha Joon!”

“Kurang ajar.”

Onew dan Jonghyun sampai tepat di depan kamar Ha Joon dengan pintu yang terbuka, dan terlihat Key dan Minho di dalamnya.

“Loh? Minho?” gumam Onew, lalu masuk ke dalam kamar Ha Joon (masih) diikuti Jonghyun. Jonghyun dan Minho bertatapan sejenak, tetapi tidak mengucapkan apapun.

“Ha Joon, ini obatnya, ya,” kata Onew.

“Minumlah,” kata Key. Ha Joon mengangguk. Key memberikan obat demamnya pada Ha Joon, kemudian membantunya minum obat tersebut.

“Kau ini kenapa, sih? Stres?” tanya Onew asal. Key melotot pada Onew.

“Iya, gara-gara si mata besar ini kali,” sela Jonghyun. Minho menoleh pada Jonghyun begitu ‘identitas kesayangan’-nya disebut.

“Hyung, apaan sih! Kok aku?” tanya Minho tidak terima.

“Memang kau, kan?” kata Jonghyun lagi, sambil menjulurkan lidah.

“Kenapa semuanya ada di aku? Kau juga, kan?” Minho mulai tersulut emosi.

“Kau menyalahkanku?!” bentak Jonghyun. Minho hampir memukul Jonghyun jika tidak dihalangi oleh Key, sementara Jonghyun ditahan oleh Onew.

“Kalian kenapa, sih!?” seru Onew.

“Jonghyun hyung duluan!!”

“Ini memang salahmu, mata besar!!”

“SUDAH CUKUP, HENTIKAN!!” teriak Ha Joon setengah terisak. Ia menatap oppa-oppanya, matanya berkaca-kaca. Minho dan Jonghyun saling bertatapan. Key memeluk Ha Joon yang masih shock, sementara Onew menatap ke arah Jonghyun dan Minho.

“Kalian kenapa, sih?” tanya Onew, kali ini tegas. Jonghyun dan Minho hanya menununduk.

“Tolong jawab aku,” kata Onew sekali lagi.

“Oppa… sudahlah,” kata Ha Joon sambil menyeka air matanya. Jonghyun dan Minho saling berpandangan.

“Uhm… Maafkan aku, Ha Joon,” ucap Jonghyun tiba-tiba.

“Kenapa harus ke aku?” tanya Ha Joon. Jonghyun melongo.

“Terus? Sama siapa?”

“Dirimu sendiri, oppa. Dan Minho oppa,” jawab Ha Joon.

“Minho juga?” tanya Jonghyun kaget.

“Ya iyalah, babo!” sela Key sambil memukul kepalanya.

“Kalian berdua saling minta maaf, baru aku maafkan,” kata Ha Joon dengan tampang polos. Minho dan Jonghyun saling bertatapan.

“Sekarang?” tanya Minho dengan tampang bodohnya.

“Tahun depan. Ya sekarang, lah!” jawab Ha Joon.

“Ma… Ma… af… Ah! Kenapa aku sendiri? Kan berdua!” protes Jonghyun.

“Ya sudah, ngucapinnya berdua!” kata Ha Joon balik.

“Tapi bareng!” kali ini giliran Minho yang protes. Key dan Onew gemas melihat teman satu boyband-nya yang sama-sama keras kepala itu.

“Udah cepetan minta maaf! Aku hitungin, pokoknya ngucapinnya bareng!” kata Onew akhirnya sedikit emosi. Berhubung Jonghyun dan Minho baru kali ini liat Onew emosi, mereka manggut-manggut nurut.

“Satu, dua, tiga…”

“Aku minta maaf!!”

Jonghyun dan Minho saling menyodorkan tangannya.

“Ayo, jabat tangan,” kata Ha Joon. Mereka tetap diam. Gengsi kalau salah satu dari mereka duluan.

“Masa perlu dihitung juga?” tanya Onew kali ini benar-benar emosi di tengah malam.

“Sudah, sudah,” kata Key sambil mengelus pundak Onew.

“Tapi aku maunya barengan, hyung,” kata Minho dengan wajah polosnya. Onew menepuk jidatnya.

“Ya sudah, sini kuhitung,” kata Onew akhirnya.

“Satu, dua, tiga…”

GREB.

Jonghyun dan Minho berjabat tangan. Ha Joon, Onew dan Key tersenyum, sementara Jonghyun dan Minho menggaruk kepala mereka sambil menunduk.

“Maaf, tadi… Cuma bercanda,” ucap Jonghyun.

“Maaf tadi aku emosi,” kata Minho. Mereka saling bertatapan, lalu tertawa.

“Jadi? Apa kami dimaafkan?” tanya Jonghyun pada Ha Joon.

“Ehng? Iya :D” jawab Ha Joon singkat.

“Ya sudah kalau begitu~ Aku mau tidur dulu ah. Selamat malam kalian semua,” kata Jonghyun sedikit kikuk lalu pergi dari kamar Ha Joon.

“A… Aku juga, selamat malam!” sekarang giliran Minho.

“Selamat malam~” jawab Ha Joon sambil melambaikan tangannya.

“Terima kasih, Ha Joon,” ucap Key.

“Untuk apa?” tanya Ha Joon kebingungan.

“Satu-satunya orang yang bisa mendamaikan mereka cuma kamu,” sambung Onew. Ha Joon menatap Onew setengah tidak percaya.

“Aku?” tanya Ha Joon.

“Iya, kamu,” kata Key.

“Sudahlah, kau istirahat sana. Biar cepat sembuh. Aku sama Key mau tidur. Dah~” kata Onew, disusul Key.

“Tidur yang nyenyak, dongsaeng-ah~” kata Key lalu menutup pintu kamar Ha Joon.

Aku?

***

Signature

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

My Regret [1.2]

Title: My Regrets

Author: Nisaa~ ^o^

Genre: Family

Main Cast:

–          Lee Jin Ki

–          Lee Ji Hyun

Other Cast:

–          Choi Min Ho

–          Lee Tae Min

–          Han Chae Rin

Ji Hyun POV

Dulu, keluargaku adalah keluarga yang harmonis. Umma dan appa-ku sangat akur dan mereka terlihat romantis sekali. Walaupun mereka sama-sama bekerja, tapi umma dan appa selalu meluangkan waktunya untuk aku dan oppa. Aku sangat bahagia saat itu. aku merasa aku anak yang paling beruntung di dunia. Tapi… 5 tahun yang lalu, oppa yang saat itu sedang berlatih menggunakan mobil menabrak appa. Appa meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit. Sejak saat itu, aku membenci oppa-ku. Bukan, dia bukan oppa-ku. Dia adalah pembunuh… Continue reading My Regret [1.2]

Silence With Love – Part 7 (End)

SILENCE WITH LOVE PART-7 ENDING

Author:Nyda a.k.a Han Ri Chan

Richan POV

Setelah selesai pembuatan MV seoul song aku segera kembali ke dorm SG mengikuti eonniku yang lain. Aku segera mengikat rambutku dan bersiap-siap untuk mandi tapi suara itu membuat langkahku terhenti.

“chan kamu lihat ikat rambut punya eonni gak?”suara siapa itu?kenapa aku tidak mengenali suara itu?

“siapa disana?”tanyaku setengah berteriak, tapi suara itu kembali hilang. Eonni siapa?akh semua yang ada di dorm ini kan memang aku panggil eonni. Sudahlah Ri Chan mungkin hanya halusinasimu saja

Selesai mandi aku langsung bersiap-siap pergi. Aku tidak tahu kemana?tapi yang jelas aku merasa butuh tempat untuk berbagi, mungkin Dong hae oppa bisa membantuku.

Author POV

Dong hae berlatih sangat keras untuk promosi album ke4 nya, tapi dia merasa seseorang sedang memperhatikannya.

“sudahlah masuk”yeoja itu menuruti kata-kata Dong hae dia duduk disamping Dong Hae yang sedang meneguk air mineralnya.

“kita sudah menjadi partner aku juga sudah tahu siapa kamu sebenarnya. Kenapa kamu melakukan ini semua?apa kamu sadar bahwa kamu telah banyak menyakiti hati orang?”Dong Hae menatap mata Yeoja dalam. Sementara itu Yeoja itu malah menunduk dia merasa tidak sanggup melihat tatapan Dong Hae.

“bicaralah!aku akan mendengarkannya!aku yakin kamu kemari untuk berbicara denganku kan?”Yeoja itu terdiam sebentar.

“aku merasa terlalu jahat oppa”suara yeoja itu bergetar matanya menyimpan guratan penyesalan. Dia merasa terlalu sering menyakiti hati orang lain. Dong Hae memeluknya erat berharap yeoja itu akan merasa damai dalam pelukannya.

“if it was me”ucap Dong Hae tiba-tiba. Yeoja itu melepaskan pelukannya. Apa maksud Dong Hae?apa dia menyukaiku?pikir yeoja itu.

“aku tahu bukan Taemin kan yang sebenarnya kamu inginkan?aku harap kamu jangan terus menganggunya.”Dong hae mencoba menasihati yeoja itu. Jujur dalam hatinya yang paling dalam, donghae memang menyukainya.

“aku tidak bisa,oppa. Karena dengan bersama Taemin aku bisa dekat dengan orang yang aku suka”rintih Yeoja itu.

Listen girl..johahae..baby girl.. saranghae  donghae langsung melepaskan pelukannya saat mendapatkan pesan masuk.

From:SG_Ri Chan

Oppa odie?aku boleh kesana sekarang?ada yang ingin aku bicarakan!jebal

Donghae langsung membalas sms dari Ri Chan

To;SG_Ri Chan

Mianhae oppa sudah di dorm lain kali saja ya!!

“nuguseyo?”tanya yeoja itu.

“ri chan”jawab donghae singkat.

“kanapa semua orang seolah menyayanginya?Taemin onew kamu juga”Yeoja itu terlihat sedikit cemburu.

“karena dia tulus, aku tahu sebenarnya kamu juga menyayanginya kan, Neul Rin”Neul Rin terlihat sedikit kaget dengan pernyataan yang dilontarkan Dong Hae.

“anniyo”

“kamu tidak bisa membohongiku, orang yang menyayangimu”celoteh Donghae.

Neul Rin hanya diam, dia tidak tahu apa yang sekarang dia rasakan. Dong Hae benar tidak seharusnya dia membohongi semua orang dengan mengatakan bahwa dia bisu. apa hanya untuk onew?dia memang tidak pernah menyukai Taemin. Dia hanya menyukai onew, tapi dia sadar cinta onew mungkin memang hanya untuk Sun Yi. Dia memanfaatkan masa lalu Taemin untuk dekat dengan Onew, tapi sekarang mengapa dia merasa nyaman saat berada dalam pelukan Dong hae?orang yang bisa saja membocorkan rahasianya.

“aku tidak memintamu untuk menjawabnya sekarang, tapi 2bulan lagi aku bersama sub grup baruku akan pergi ke amerika sebab kami akan merebut pasaran di amerika aku harap kamu menjawabnya sebelum aku pergi”harap Dong Hae. Neul Rin mengangguk dia tidak tahu kalau ssekarang donghae sedang merekam semua pembicaraan mereka.

Author POV

Kyuhyun sudah sampai di dormnya dan dia langsung merebahkan tubuhnya di kasurnya.

“kyu kau sudah pulang, bagaimana apa menang?”tanya donghae yang begitu saja mesuk ke kamar kyuhyun.

“ani, tapi sudahlah aku juga tidak perduli dengan game ini aku hanya ingin memenangkan richan itu saja”jawab kyuhyun sekenanya.

“richan bukan game yang harus dipertaruhkan dia juga manusia yang punya perasaan jangan bohongi dia lagi kyu kasihan dia”nasihat donghae, sementara itu kyuhyun malah bergumam tak jelas dan sama sekali tidak memperdulikan ucapan dong hae.

“aku tidak peduli hyung, lebih baik kau urusi saja masalahmu sendiri, aku lelah dan ingat hyung satu minggu lagi kita ke amerika persiapkan dirimu kau juga tahu kan richan akan ikut bersama kita?”donghae mengangguk, padahal sebenarnya dia sudah memiliki rencana sendiri.

Donghae selalu merekam apa saja yang dibicarakan kyuhyun dengannya dan dia berencana akan memberikan semua rekaman itu pada richan sebelum dia pergi ke amerika.

Taemin POV

Hari ini soo man songsaenim akan mengumumkan tentang keberangkatan SG dan suju ke amerika. Jujur aku sedih kehilangannya. Apa aku masih mencintainya?aku sama sekali tidak mengerti tentang cinta.

Aku membantu suju sunbae membereskan keperluan mereka semua selama di amerika. Tiba-tiba donghae hyung menarikku menjauhi kerumunan anak suju itu.

“hyung gwenchana?”tanyaku kaget dengan apa yang dia lakukan.

“gwenchana taemin kau tahu kan sebentar lagi pesawat yang ditumpangi SG akan lepas landas dan kami akan menyusul mereka nanti malam?”tanyanya. aku mengangguk, tapi mengapa dia bertanya seperti itu?

“ne,hyung aku tahu tapi memangnya ada apa?”tanyaku masih bingung. Donghae hyung tidak menggubris pertanyaanku, dia malah memberiku sebuah cd dan aku segera mendengar isi cd itu.

“kanapa semua orang seolah menyayanginya?Taemin onew kamu juga”aku tercengang kaget mendengar suara yeoja itu. Siapa dia?suaranya terdengar sangat asing untukku.

“karena dia tulus, aku tahu sebenarnya kamu juga menyayanginya kan, Neul Rin”Neul Rin ?dia?dia bisa bicara?apa maksud ini semua?

“anniyo”jawab yeoja itu lagi. Yeoja yang sudah aku ketahui sebagai Anh Neul Rin violoinis SG. Mengapa dia membohongi kami semua?

“kamu tidak bisa membohongiku, orang yang menyayangimu”klik!!aku segera mematikan audio itu.

“hyung, apa ada lagi yang hyung ketahui?”tanyaku tak sabar. Donghae hyung mengangguk lalu menyerahkan cd yang lainnya.

“aku juga tidak perduli dengan game ini aku hanya ingin memenangkan richan itu saja”aku langsung mengenali suara itu sebagai suara kyuhyun, tapi apa maksud ini semua?

“richan bukan game yang harus dipertaruhkan dia juga manusia yang punya perasaan jangan bohongi dia lagi kyu kasihan dia” kali ini aku tahu bahwa ini adalah suara milik donghae hyung. Aku mematikan audio itu lalu menyerahkannya kembali pada dong hae hyung.

“game apa?kebohongan apa lagi ini?”tanyaku.

“kyuhyun mengaku sebagai masa lalu richan dia mengatakan kalau dia adalah diego”jelas donghae hyung.

“diego?jadi..jadi richan dora?”tanyaku dengan napas memburu.

“ne, tapi sekarang semua sudah terlambat richan dan kyu mungkin sudah dalam pesawat. Andai saja kamu menyadarinya dari dulu”aku shocked mendengar kata-kata itu.

“apa hyung punya bukti kalau richan adalah dora?”tanyaku penasaran. Donghae hyung menyerahkan memo kecil yang rasanya pernah aku lihat sebelumnya.

SEOUL 06 JULI 2000

Hari ini aku terpaksa harus menginap di rumah sakit gara-gara sakit radang tenggorokan suaraku sampai hilang sebenarnya ini gara-gara aku berteriak-teriak saat melihat pertandingan bola basket di sekolah Nickhun oppa sehingga aku berteriak memberi dukungan untuk oppaku

SEOUL 08 JULI 2000

Aku senang sekali akhirnya namja yang selama ini sering aku lihat akhirnya dia menyapaku

Ini adalah dialogku dan namja itu baguskan tulisannya

Annyeong mianhaeyo aku sedang tidak bisa berbicara denganmu senang sekali dapat berjumpa denganmu

Annyeong kamu suka boneka dora?kalau begitu mulai sekarang aku akan memanggilmu dengan sebutan Dora dan kau boleh memanggilku dengan sebutan Diego arraseo?

Kamu sakit apa?

Kakiku keseleo saat latihan dance kalau kamu kenapa ada di rumah sakit ini?

Kamu bisa berbicara tapi kenapa kamu malah ikut-ikutan menulis di memo ini?

Tidak adil kalau kamu menulis sedangkan aku terus-terusan berbicara sendiri

Johahae!

Nado!

Gomawo besok aku akan kembali lagi kesini!

SEOUL 14 FEBRUARY 2009

Hari ini aku senang sekali akhirnya Lee Taemin ketua club dance itu menyatakan perasaannya padaku. Aku mencintainya bukan karena dia terkenal ataupun berharap mendapat popularitas sebagai yeojachingunya tapi aku menyukainya karena dia mirip dengan Diegoku

Masih ingat Diego ku kan?sampai sekarang aku masih menyukainya walaupun Min Gi unni mengatakan bahwa itu sangat konyol dan Sun Yi unni mengatakan bahwa masa lalu tidak akan terulang tapi aku yakin bahwa dia juga masih menyukaiku

SEOUL 14 FEBRUARY 2010

Taemin mengajakku pergi ke sungai Han untuk memperingati hari jadi kami yang ke 1 awalnya aku sangat senang karena dia mengajakku berkencan tapi itu semua berakhir ketika aku melihatnya memperhatikan seorang gadis yang bercakap-cakap dengan bahasa isyaratnya

Apa Taemin menyukainya?

Kenapa hatiku sesakit ini?

Aku tidak ingin kehilangan orang yang aku sayangi untuk yang kedua kalinya.

SEOUL 1 MEI 2010

Awalnya aku tidak mendengarkan gosip itu, tapi ini sudah keterlaluan Taemin selingkuh dan saat aku memergokinya di taman dengan gadis itu dia malah menampar pipiku sampai bibirku berdarah

Pipiku terasa sangat sakit

Tapi hatiku jauh lebih sakit aku tidak pernah berpikir sebelumnya kalau suatu saat nanti orang yang selama ini ada disampingku akan menamparku seperti ini

Saat aku melihat gadis yang bersama dengan Taemin aku merasa ada yang aneh dengan gadis itu dia berbicara dengan menggunakan bahasa isyarat dan semua itu mengingatkanku pada Diegoku.

Aku pernah mengalami hal yang sama dengan gadis itu aku tau aku lebih beruntung darinya dan mungkin Taemin adalah segalanya bagi gadis itu

Apa aku harus merelakan Taemin?

Merelakan semua kenangan yang selama 1 tahun ini kita rajut bersama

SEOUL 20 MEI 2010

Hanya kyuhyun oppa yang mengerti semua yang ada dihatiku sejak kejadian itu aku semakin sering menangis dan aku malas berbicara dengan siapapun kalaupun ada yang mengajakku berbicara aku hanya menuliskan kalimat-kaliamat itu disini, di memoku yang dulu aku pakai saat berkomunikasi dengan Diegoku

Seperti ini dialog-dialogku dengan kyuhyun oppa

Gwenchana oppa aku hanya teringat Diego apa mungkin dia masih mengingatku?aku mencintainya oppa tidak ada satu pun lelaki di dunia ini yang persis sama seperti dia

Jangan bohong oppa tau bukan itu kan alasannya?sudah lama kamu tidak menulis di memo ini kenapa sekarang menulis di sini lagi ? mau nostalgia ya?bagaimana kalau aku mengatakan aku adalah diego?aku kembali untukmu dora

Entahlah aku meragukanmu

Jangan ragu karena aku adalah diegomu

Diego andai kamu ada di sini mungkin aku tidak akan kesepian bogoshipda nae diego saranghae!

SEOUL 31 Mei 2010

Apa kamu betah di Seoul?kalau kamu menjawab iya sayang sekali karena besok pagi-pagi sekali aku akan mengajakmu pindah ke L.A

Apa kamu senang?

Senang atau tidak kamu harus tetap ikut denganku selama kamu masih ada di dekatku aku akan selalu merasa kalau Diego juga ada di dekatku

Diaryku, mungkin terlalu sulit bagiku untuk meninggalkan semua yang telah aku dapatkan di Seoul

Aku harus meninggalkan keluargaku,teman-temanku Diego ku juga Taeminku tapi apa boleh buat cinta tidak bisa dipaksakan dan cinta juga tidak harus memilikikan?

Kamu harus ikut denganku diary kamu tidak inginkan tinggal disini dengan kyuhyun oppa?dia kan suka teriak-teriak tengah malam kalau sedang kalah main game

Oke, good night besok kita berangkat

^^

“diary itu ketinggalan di dorm SG dan aku memberikannya padamu karena aku ingin kau mengetahui semuanya meskipun kini semuanya telah terlambat”perkataan terakhir donghae hyung itu langsung membuat lututku lemas seketika. Ottokajo?

author POV

richan berdiri di tengah incheon airport. dia menunggu kyuhyun oppa yang sedang membeli tiket untuk mereka.

“richan ini donghae oppa menitipkan kaset ini untukmu”min gi menyerahkan audio itu. Neul rin mengerjapkan kedua matanya. Dia takut isi kaset itu akan mengancam keberadaannya.

“richan ayolah kita naik pesawat. Apa itu?”tanya kyuhyun dia memperhatikan kaset itu.

“entahlah ini dari donghae oppa. Nanti aku dengarkan saja di pesawat sepertinya dia memberikan lagu untukku”jawab richan sekenanya. Richan langsung masuk ke dalam pesawat dan langsung mendengarkan isi audio itu dengan headphonenya. Sementara itu kyuhyun yang duduk disampingnya sibuk membaca majalah yang ada ditangannya.

Richan tercengang ketika mendengar semua pembicaraan dari awal sampai akhir dia langsung menatap tajam ke arah kyuhyun.

“wae?”tanya kyuhyun yang belum menyadari perubahan sikap richan.

“siapa kamu sebenarnya?kau membohongiku!!”richan meninggalkan kursinya dan langsung berdiri. Seorang pramugari mencegahnya.

“i’m sorry miss”serunya.

“aku mohon katakan pada pilot untuk mengundur keberangkatan”pintanya dengan air mata yang memburu.

Permintaan richan tidak digubris oleh pramugari itu. Richan nekat menemui pilot yang sebentar lagi akan melakukan tugasnya.

“aku mohon!! Tolong jangan kemudikan pesawat ini”pinta richan. Awak pesawat dan pilot itu hanya saling memandang. Kemudian mereka saling menggelengkan kepalanya.

“aku mohon kabulkan permintaannya”richan tercengang kaget mendengar kata-kata yang diucapkan orang itu. Dia membalikan tubuhnya.

“kyuhyun oppa”serru richan tak percaya.

“aku sadar cinta tidak bisa dipaksakan dan aku juga rela jika kamu kembali padanya karena dari dulu kamu memang dan selamanya akan menjadi miliknya”richan terharu dengan kata-kata yang dilontarkan kyuhyun. Dia langsung memeluk kyuhyun erat. Dibelakang kyuhyun member suju tersenyum mereka bangga dengan apa yang dilakukan magnaenya.

“baiklah kami akan menunda keberangkatan 10 menit lagi”ujar pilot pesawat diikuti anggukan awak kapal.

Richan tersenyum lalu berlari ke luar dari pesawat.

“kau benar-benar telah merelakannya?”tanya donghae penasaran.

“aku lebih bahagia sekarang, hyung”jawab kyuhyun dengan senyum yang dipaksakan.

**

“richan”seru taemin saat melihat richan sekarang berada dihadapannya.

“diego bogoshipda”ujar richan.

Begitulah cinta semua akan indah jika kita menunggu hingga waktunya. SG tetap debut di Amerika bersama sub grup suju. SHINee tetap berada di korea dan tetap menjalin hubungan baik dengan semua member SM.

Richan dan Taemin akhirnya tetap menjalin hubungan meski mereka terhalangi batas dua negara. Neul rin akhirnya sadar dengan kekeliruannya. Ternyata dia menyukai donghae bukan jin ki. Dan di Amerika mereka semakin bebas menjalin hubungan.

Bagaimana dengan kyuhyun?kini dia menganggap richan sebagai adiknya dan di Amerika dia telah memiliki seorang kekasih bernama Nyda.

Sun yi akhirnya sedikit demi sedikit bisa melakukan pengobatan jalan di Amerika dan kesahatannya semakin lama semakin baik.

THE END

Signature

This post/FF has written by SF3SI Freelance Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF