{FFWL} 1st FFWL To Key

Sharyne aka Shayleeshr

Dearest Key of my locket.

Annyeong!

Ada satu yang mau aku ucapin disini, Happy Birthday Key. Aku tau walaupun ini kecepetan tapi ya gapapalah. All the best for our almighty.

Key adalah seseorang yang bisa buat aku tertarik dari caranya mainin rambut. Cara Key yang selalu pede dengan kondisi apapun. Aku suka Key yang itu.

Aku memang belum pernah ketemu sama Key secara langsung, atau mungkin Key bukan member yang paling aku suka di SHINee, tapi Key udah sukses bikin aku tertawa dengan gayanya.

Key yang ceplas-ceplos. Key yang berani bilang pendapatnya secara jujur. Key yang selalu mukul benda-benda di sekitarnya kalau lagi marahin member yang lain. Key yang takut ketinggian. Key yang selalu tampil maksimal. Dan Key yang sering kali bikin aku sedikit iri karena kedekatannya sama salah satu member girlband.

Banyak yang berubah dari gaya Key selama ini. Tapi jujur aja aku selalu suka sama cara Key ngebawain gaya-nya itu. Senyum bibir tipisnya yang keriting. Suaranya yang lebih berat dari Onew tapi gak lebih berat dari Minho.

Key yang tadinya masih kayak anak-anak remaja biasa di Yunhanam, sampai Key yang udah jadi ‘Appa’-nya Yoogeun di Hello Baby. Key yang nari Ring Ding Dong, sampai Key yang nari Good Girl Bad Girl.

Aku harap, Key atau Kim Kibum yang sekarang ini masih tetap bisa jadi Kibum yang sama sampe bertahun-tahun lagi. Kibum yang bisa bikin Shawol nangis dan tertawa disaat yang sama. Kibum yang selalu bisa jagain Magnae buat kita.

Mungkin aku bukan seorang shawol yang tau soal SHINee dari awal. Mungkin aku bukan seoran shawol sejati yang tau segalanya tentang kalian, dan mungkin ini cuma Love Letter biasa yang gak ada bandingannya sama yang bisa dikasih sama shawol lain. Tapi aku akan terus mendukung SHINee apapun yang terjadi padamu atau member lain.

Tetap jadi Almighty yang kita sayang. Jaga kesehatan ya Key. Jangan kurus-kurus :p

Sincerely,

Sharyne

P.S: Hwuuuaaa… Finally… ada juga Key’s Love Letter. Ayo ayo ayo lockets.. kirim surat to or beloved boy Key >.<

Advertisements

Sunbae I Love You [1.2]

Mian bukannya nerusin ff yang lama malah buat ff baru

Abisnya ff lama otak aku lagi buntu sih

Hahaaha

Di Bantu ya

Oh iya mainta commentnya sama jempulnya yak

hahha

Sunbae I LOVE YOU!! Part 1 (2 shoot )

Main cast         :           -Lee Taemin

-Song Sarang

– Park Eun Hee

– Choi Minho

Other cast        :           – SHINee MEMBER

–          Park Rin chan

–          Yang lain cari sendiri

Rating                         :           PG15

Genre              :           Romance, Friendship

Sunbae I LOVE YOU!! Part 1 (2 shoot )

“SUNBAEEEE! I LOVE YOU” teriak sarang di pinngir lapangan kepada sunbae idamannya yang sedang bermain basket sambil menari-nari gak jelas. Merasa diacuhkan sarang malah lebih menggila, dia berlari mengelilingi lapangan sambi berteriak “TAEMIN SUNBAE, FIGHTING, I LOVE YOU, AISHITERU, SARANGHEYO, TRESNO” teriak sarng lebih keras, mendengar teriakan sarang taemin yang tadinya sudah mengambil ancang-ancang untuk menshoot bolanya tiba-tiba saja terpeleset dan jatuh, melihat kejadian itu sarang langsung menghampiri taemin.

“sunbae, gwencanayo?” Tanya sarang panic, yang ditanya hanya melengos kesal lalu berdiri meninggalkan lapangan

_-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-_

“sarangheyo” ucap taemin kepada seorang yoeja cantik di depannya. Sarang yang sedang berjalan-jalan tak tentu arah berhenti dan betapa kagetnya dia saat melihat sunbae yang disukainya, taemin sedang menyatakan cintanya kepada seorang yoeja cantik yang ternyata sunbaenya di klub basket yang dia ikuti. Karena penasarang sarang memutuskan untuk mendengarkannya

“mwo? Mworago?” Tanya yoeja itu sambil mengedip-ngedipkan matanya

“sarangheyo..eun hee ah” ucapnya sekali lagi, kali ini lebih tegas dan dalam, sarang yang mendengarnya langsung lemas tak berdaya, wajahnya yang imut itu kini terlihat sedih dan murung

“mian, mianhe aku tidak bisa, aku menyukai orang lain” ucap yoeja itu sambil menunduk, sarang yang tadinya lesu, lemah, lunglai *?* itupun kembali bersemangat, dia langsung berdiri tegak dan menari-nari tidak jelas dengan wajah kegirangan

“hhmm, gwencana, aku mengerti” jawab taemin degnan wajah yang sangat kecewa, mendengar ucapan taemin eun hee pun pergi meninggalkannya

“sunbae kau tahu? Kau itu memang ditakdirkan untukku bukan ntuknya, hahaha” ucap sarang saat dia menghampiri taemin yang sedang patah hati itu, taemin yang mendengarnya sedikit kesal tapi dia sedikit merasa terhibur dengan keceriaannya sarang

“tapi aku tidak menyukaimu” ucap taemin datar, perlahan patah ahtinya sedikit berkurang

“aku akan terus membuatmu menyukaiku sunbae, karena kau ditakdirkan hanya untukku” ucap sarang dengan percaya diri yang sangat tinngi

SARANG POV

Perkenalkan namaku song sarang, kau tahu aku sangat menyukai sunbaeku yang super duper hiper tampan itu, Lee taemin, tapi entah mengapa dia selalu bilang “aku tidak menyukaimu” padahal aku selalu menyatakan cintaku yang tulus ini padanya. Aku bersekolah di chung namn high school dan sekarang aku ada di tingkat 2, taemin lebih tua setahun dariku. Aku tipikal cewek yang pantang menyerah motto hidupku adalah “ sebelum janur kuning melengkung, taemin itu milikku” haha bagaimana bagus bukan, aku memang bukan yoeja pintar, tidak cantik tapi bnyak yang bilang aku manis, tidak feminine, tidak peka, pokoknya banyak tidaknya lah, oh iya aku mengikuti ekskul basket disekolahku, ku akui aku tidak bisa bermain basket, aku ikut ekskul basket ahnya untuk dekat engan namja yang kusukai itu, LEE TAEMIN.

“hey, yoeja tomboy!!” teriak seseorang dengan suara berat yang sangat khas itu

“wae? Ada apa namja belo?” sahutku pada orang yang mennggilku itu

“aish dasar hoobae tidak sopan, aku ini sunbae mu mengapa kau tidak memanggilku oppa?” tanyanya sambil memukul kepalaku dengan keras

“appoyooo, ne ne, wae minho oppa?” tanyaku sambil memegang kepalaku yang masih berdenyut sakit ini

“aniyo, aku hanya ingin memanggilmu saja, yasudah byee” ucapnya seraya pergi menjauh dariku, aku hanya bisa melongo melihat kelakuannya yang kadang freak itu.

Minho oppa dia adalah sunbaeku di klub basket, dia terkenal dengan gayanya yang cool dan sifatnya yang dingin, tapi entah mengapa setiap dia berada di dekatku pasti yang muncul adalah sifat cengengesannya dank e freakannya. Tubuhnya tinggi, wajahnya tampan, matanya desar, pokoknya untuk kalangan cowok dia perfect banget lah. Dia suka sekali menggodai ku dengan kefreakannya yang kadang membuatku cengo sendiri, pokoknya dia namja paling aneh lah, dihadapan orang lain dia aan bersikap sok berwibawa, dingin cool, dan angkuh tapi saat dihadapanku dia akan berubah menjadi namja gila yang aneh, suka cengengesan sendiri pula.

_-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-_

“DOOR”

“EEHH MONYONG… Gyaaa Rin Chan ah bisa tidak kau tidak mengagetkanku seperti itu? Aish lama-lama aku bisa jantungan dikelilingin sama orang-orang aneh seperti ini” ucapku panjang lebar tinggi *?*

“hehe abis ku perhatikan kau sedang bengong dan wajahmu itu terlihat sangan babo, hahaha, dasar babo yoeja” ucapnya seraya pergi meninggalkanku

“hei mau kemana kau?” teriakku

“ke lapangan liat jjong oppa maen basket” ucapnya sambil berlari

“tuuunngguuu akuuu ikuuttt *slow motion on*” ucapku sambil berlari menghampirinya sekalian melihat my taein tentunya

“KYAA MY TAEMIN” teriakku saat melihat taemin menshoot bola dengan kerennya

Lee Taemin POV

“KYAA MY TAEMIN” teriak seorang membuatku kaget dan hampir saja bola yang aku shoot meleset, dan saat aku menengok, aish dia lagi, song sarang, seorang yoeja yang selalu menyatakan cintanya padaku setiap saat, setiap hari, setap jam, setiap menit, setap detik. Aku yang mendengarnya sangat bosan. Ku akui dia yoeja yang menyenangkan, tubuhnya bak model prfesional, wajahnya tidak cantik namun manis membuat orang tidak akan bosan melihatnya, sikapnya yang selalu ceria membuat orang disekitarnya merasa bebannya hilang, dan juga auranya yang sejuk membuat semua orang senang mengenalnya tapi satu yang membuatku malas dengannya, apalagi kalau bukan sikapnya yang sangat blakblakkan itu, semua orang disekolah ini tahu kalau dia itu menyukaiku, begitu banyak kelebihannya tapi aku tidak menyukainya, yang aku sukai Cuma satu park eun hee, tapi dia telah menolakku.

“hei taemin ah, apa yang kau lakukan? Liat bola kita direbut lawan” ucap jonghyun ketus, aish ini semua gara-gara yoeja gila itu

_-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-_

“ayo ke kantin” ajakku sambil menggeret minho,

“kau saja aku ingin makan bersama dengan sarang” ucapnya sambil melepaskan tanganku dari pundaknya *ooohh* dan itu membuat hatiku sakit

“ne? sarang?” tanyaku dengan wajah cango

“ne, waeyo? Kau tidak suka? Bukannya kau tidak menyukainya?” Tanya menho berentet dan aku hnaya menjawabnya dengan gelengan kepala

_-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-_

“hei kemana soulmate mu?” Tanya onew saat makan di kantin

“nuguseyo” tanyaku tidak mengerti

“minho” jawabnya singkat, dan itu mengingatkanku akan kejadian tadi yang sangat menyakitkan hatiku itu *ini lebay #abaikan*

“dia makan dengan yoeja babo itu, aku heran apa yang disukai dari yoeja babo yang hanya bisa berteriak “TAEMIN SUNBAE ILOVE YOU”” ucapku sambil menirukan gayanya memanggilku

“hahaha, sangat mirip” sahut onew sambil tertawa lepas

Sarang POV

Aku sedang duduk di taman dengan bekal dipangkuanku, tba-tiba saja ada yang mencolek punggung kananku, aku menoleh ke kanan tidak ada, lalu dia mencolek punggung kiriku dan saat aku menoleh ke kiri tidak ada orang juga dan aku memutuskan untuk menoleh ke kanan dan betapa kagetnya aku saat wajah minho oppa yang jaraknya begitu dekat.

‘TUK’ kupukul kepalanya dengan sumpitku lalu kembali menatap kedepan, menatap halaman sekolah yang luas dan ditumbuhi berbagai macam tumbuhan

“bisa kali bagi makanannya” ucap minho oppa sambil duduk disampingku, aku menyuapinya.

“sarang, apa kau benar-benar menyukai taemin? “ Tanya minho disela-sela makannya

“aku tidak menyukainya,, tapi aku mencintainya” jawabku antusias

Eun Hee POV

Taemin menyatakan cintanya kepadaku, tapi sayangnya aku tidak menyukainya, aku menyukai namja lain, dan namja itu bernama choi Minho, namja yang selalu dingin terhadap wanita, gayanya yang cool, dan juga dia sangat jago basket. Namun, satu yang aku tidak suka darinya, dia sangat dekat dengan hoobaeku sarang, padahal sudah jelas sarang itu tergila-gila oleh taemin, dasar namja bodoh dan semua orang juga tahu kalau aku paling cantik disini.

Jonghyun POV

“sunbae” seorang ggadis memanggilku dari pinggir lapangan

“annyeong” sapaku saat ada didekatnya “apa yang kau lakukan disini rin chan~ah?” tanyaku lalu duduk di bangku di pinggir lapangan  diikuti dirinya.

“anieyo ak hanya ingin melihat sunbae saja” jawabnya sambil menunduk, kulihat wajahnya memerah ku yakin ia malu dan sedikit salah tingkah

“hahaha, lucu sekali kau ini, oh ya jangan panggil aku sunbae, itu terlalu formal untukku, panggil aku oppa saja oke?” tanyaku

“nee sunbae.. eh maksudku oppa” ujarnya sambil tertawa renyah,membuat wajahnya semakin cantik saja, jujur saja sebenernya aku sedikit ada feel dengan hoobaeku yang satu ini, cantik, pipinya yang tembem membuatnya terlihat childish, matanya yang tanpa operasi namun sangat indah, kelakuan gilanya bersama teman dekatnya sarang yang terkadang membuatku tertawa-tawa sendiri.

KRIINNGG

Aku tersadar dari lamunanku dank u lihat dia sedang memperhatikanku lekat, aku sadi salah tingkah dibuatnya

“wae?” tanyaku sambil menggaruk kepalaku yang tidak gatal

“anii,hanya saja daritadi aku melihat sunbae melamun sambil tertawa sendiri’ jawabnya polos, dengan wajah innocentnya

“hehe aku hanya sedang memikirkan sesuatu” jawabku singkat

“sunbae aku ke kelas dulu ya, sudah saatnya masuk kelas”

Aish kenapa aku jadi semakin memikirkannya ya, apajangan-jangan aku menykainya?, mungkin sajasih haha sudahlah lebih baik aku kekelas saja.

Author POV

Saat sedang bermain basket, sarang memukul basket sangat jauh dan terjatuh di lapangan sebelah.

Taemin yang saat itu juga sedang bermain basket melihat bola terbang dan dengan sigap dia menangkapnya. ‘kenapa bisa ada bola terbang kesini?’ batinnya sambil memperhatikan bola basket itu dengan tampang heran

“SUNBAE ITU BOLAKU” teriak sarang di pinggir lapangan

“bisakah kau tidak berteriak? Suaramu itu sangat aneh tau” ucap taemin sambil bercanda, dan dia menggembungkan piinya kessal

“ne ne”

“kenapa bola ini bisa kesini hah?” Tanya taemin sekarang lebih ketus

“mungkin karena daya tarik cinta” jawab sarang sambil tertawa dan itu membuatnya terlihat manis sampai-samapi taemin terdiam dibuatnya

“nih ambil, sana pergi” ucap taemin sambil melempar bola basket ke sarang

“ hei sarang, sedang apa kau disini?” Tanya seseorang dai belakang sarang

“Minho Oppa,,” jawabnya manja, taemin sangat kesalmelihat merekabyang bermesraan dihadannya dan dia memutuskan untuk pergi

“apa yang kau lakukan disini? Bukannya basket putrid adadi sebelah yah” ujar minho

“bola ku nyasar kesini oppa”jawab sarang

Eun Hee POV

Kulihat sarang ingin mengambil bola yang dilemparnya di lapangan sebelah, tapi sampai sekarang belum terlihat tanda-tanda dia sudah kembali, lebih baik aku menyusulnya saja.

Dari kejauhan aku melihat Minho dengan seorang yoeja, yoeja itu menghadap ke Minho sedangkan Minho menghadap kearah ku, yoeja itu sedang memegang bola basket dan betapa kagetnya aku saat Minho memajukan wajahnya kearah yoeja itu. Cukup lama mereka dalam posisi seperti itu dan itu membuatku sangat panas. Kulihat Minho merangkul yoeja itu dan berbalik kearah ku, benar saja dugaanku yoeja itu ternyata adalah Sarang.

“mian onnie aku lama” ucapnya sambil berlari kearahku dan melepaskan rangkulan mesra minho dipundaknya.

“hai eun hee” sapa Minho dengan suaranya yang khas dan senyumnya yang menawan.

“Sarang kembali ke lapangan putrid” ucapku ketus, kulihat wajah minho sedikit heran tapi untuk sarang wajahnya hanya polos tanpa dosa.

“oppa aku mau latihan dulu ya, dada” serunya riang sambil berjalan kea rah lapangan putri, aish bahkan dia memanggil minho dengan sebutan oppa, jangan-jangan mereka pacaran, dasar minho pabo.

“kenapa lama sekali?” tanyaku pada sarang tanpa memandang kearahnya

“tadi aku ketemu Taemin sunbae, terus diajak ngobrol sama minho oppa” jawabnya riang

“kanapa kau memanggil minho dengan sebutan oppa?” tanyaku lagi sekarang aku mulai memandangnya

“karena dia ku anggap sebagai oppaku sendiri” jawabnya polos, ‘heh mana ada seorang oppa mencium adiknya sendiri’

MINHO POV

Hmm Song Sarang, nama yang indah. Kuakui hanya padanya saja aku bisa menunjukan sifat asliku, ya aku adalah seorang namja cengengesan, humoris dan sangat bawel tapi entah mengapa saat dihadapan orang lain –selain sarang- aku akan berubah total aku jadi Minho yang cool, pendiam, dan juga jutek dan sangat jaim tentunya.

Saat aku melihat sarang entah kenapa aku merasa tenang dan nyaman serasa hawa positif selalu mengerubungi dirinya. Aku menjadi diriku sendiri saat aku dengannya. Sekian lama aku berteman dengannya dan sekarang hubungan aku dangannya semakin dekat dia menganggap ku sebagai oppanya, tapi entah mengapa perasaanku padanya lebih dari seorang kakak ke adiknya melainkan seorang namja terhadap yoeja, aku sudah mencoba untuk menghilangkan perasaanku ini tapi entah mengapa aku tidak bisa, semakin aku menjauhinya semakin kental pula perasaanku terhadapnya. Saat ini aku hanya membiarkan perasaanku mengalir begitu saja dan itu terasa lebih baik untukku.

Saat sarang bilang dia sangat menyukai taemin dan tergila-gila padanya, hatiku terasa sangat sakit bagaikan ditusuk samurai hingga menembus kebelakang. Dan saat aku mengatahui taemin menykai yoeja lain hatiku terasa legaa dan sangat senang setidaknya aku masih memiliki kesempatan. Yoeja yang disukai teamin kalau tidak salah bernama eun heed an menurutku dia cantik dan baik. Kalau dibandingkan dengan serang ya sarang lah secara dia itu cantik, lucu, tomboy, blakblkan, riang, dan semangatnya yang sejuta watt itu membuatku salit padanya.

_-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-_

“aduh pasti ini minho oppa” serunya saat aku menutup matanya dari belakang

“hehe kau tau saja” jawabku sambil tertawa renyah

“wae?”

“nanti malam aku ingin mengajakmu makan malam, dandan yang cantik ya” jawabku lalu mencolek dagunya dan berlari sebelum dia marah. Aku memutuskan malam ini aku akan menyatakan cintaku padanya, karena kulihat akhir-akhir ini dia sudah tidak terlalu hiper terhadap taemin dan mungkin dia mulai lelah, jadi lebih baik aku menembaknya saja.

_-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-__-‘-_-‘-_

-malam hari-

@ romantic café

“kau terlihat cantik” pujiku kepada sarang yang sekarang berada di depanku berbalut long dress ungu selutut, dengan rambut yang dikuncir samping dan japitan ungu disamping poni, poninya dibuiarkan terjatuh menutupi dahinya.

“gomawo oppa” jawabnya tersipu malu, wajahnya memerah dan sangat lucu.

Aku mgnggenggam tangannya. Kubulatkan tekadku.

“sarang-ah sarangheyo” ucapku dengan pelan, lembut dan jelas

“ne?” wajahnya terlihat bingung

“sarangheyo” ucapku lagi lebih tegas

“oppaaa na do sarangheyo……

Hehe bagaimana?

Serukah? Anehkah?

Haha mian kemampuanku hanya sebatas ff seperti ini

RCL yak

Gomawo udah baca

Signature

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

MY GROOM IS MY BODYGUARD – PART 1

MY GROOM IS MY BODYGUARD (1)

Main cast           : Lee jinki (onew), Yoon eunhye

Another cast   : Hara

A/N : Reader SF3SI yang tercinta ini FF sequel baru dari dhy, I hope you like it. Bisa dibilang ini Boy versi dari MLS tapi dengan cerita yang berbeda tentunya, selamat membaca^^

EUN HYE POV

“appa I’m not child, umurku udah 17 tahun dan aku gak butuh babysitter, okey” ucapku kesal.

“hey sweety, appa bukan mencarikanmu babysitter, dia hanya pengawal pribadimu”

“appa, datang ketempat ini adalah hal buruk dalam hidupku, sekarang appa mau menambah buruk hari-hariku dengan memperkerjakan pengawal pribadi, and I’m realy disagree, So Thank you so much” aku berlari meninggalkan meja makan, obrolan itu membuatku tidak napsu makan.

Namaku Eun hye, dan sekarang aku tinggal di negara yang tidak ku kenal, secara fisikli aku memang anak korea tapi sudah lama sekali aku tidak datang kesini ke salah satu Negara di Asia.

——-

“sweety, ayo kemari” ucap appa saat aku akan pergi ke sekolah.

“I’m not hungry, jadi aku gak akan sarapan”

“hey sweety, kenapa pagi-pagi sudah marah” ucap appa yang sekarang sudah menarikku ke meja makan.” Appa akan mengenalkanmu pada seseorang”

“mm tapi appa, aku sudah terlambat”

“no, aku tahu jam berapa kau masuk kelas”

“baiklah” akhirnya aku mengalah, aku melihat seorang laki-laki duduk di salah satu kursi, aku tidak bisa melihatnya karna dia duduk membelakangiku.

“maaf membuatmu menunggu lama” ucap appa, laki-laki itu pun bangkit dari duduknya dan dia memakai seragam yang sama denganku, well dia satu sekolah denganku.

“Annyeonghaseyo” ucapnya sambil menunduk 90 derajat.

“Tuan lee, kenalkan ini Eun hye putriku”

Woow appa memanggilnya tuan, apa tidak berlebihan??? Dia hanya anak SMA.

“hai nona yoon” sapanya padaku, harus kuakui dia tampan.

Aku hanya tersenyum, mencoba ramah.

“appa, aku bisa terlambat” ucapku pada appa

“sweety, Tn Lee satu sekolah denganmu, ow ya dia adalah pengawalmu”

“WHAT, appa, he is just…..”

“there isn’t reason sweety”

Tampa menjawab aku sudah meninggalkan meja makan, aku rasa appa terlalu paranoit, kurangkah dengan adanya supir pribadi.

“WHERE IS MY DRIVER????” aku berteriak sekuat mungkin di teras rumahku.

“kau tidak perlu berteriak seperti itu, kau bisa merusak gendang telingaku” aku langsung memalingkan wajahku kerah suara itu, dan tebak dia adalah ……. Ya tidak penting siapa namanya tapi dia adalah pengawal pribadiku.

“ini rumahku, aku bisa sesuka hatiku melakukan apapun”

“baiklah, terserah padamu” ucapnya kemudian menarik tanganku.

“hey kau mau membawaku kemana????”

“kita harus kesekolah bukan” ucapnya sambil mendorongku masuk ke mobilnya.

“kau pikir kau siapa berani melakukan ini padaku”

“aku?????? Ow ya aku lupa memperkenalkan diri, namaku Lee jinki kau bisa memanggilku Onew”

“hai, aku tidak bertanya siapa namamu”

“aku hanya memperkenalkan diri”

Onew, dia sudah merusak hidupku, dasar pengacau. Selama perjalanan aku hanya diam, aku terlalu malas untuk mengobrol dengannya.

“seatbelt please”

“mmm????”

“sabuk pengamanmu”

“jangan cerewet, focus saja pada pekerjaanmu” ucapku kesal

“itu salah satu pekerjaanku, apa kau mau aku yang memasangkan untukmu”

“NO!!!!!!!!!!!!”

————–

“aku mau turun disini”

“kenapa??? Kita bisa kedalam bersama”

“dan sayangnya, aku tidak mau kita masuk bersama. Aku bisa berjalan kaki dari gerbang sampai ke kelasku”

“as you wish eun hye”

“what do you say??? Eun hye”

“ne, itukan namamu”

“don’t call me eun hye, kaukan Cuma pengawal” ucapku sambil membanting pintu mobil onew. Aku heran kenapa appa memperkerjakan onew, dari mobilnya aku tahu dia orang berkecukupan.

“hai eun hye, kenapa pagi-pagi mukamu sudah cemberut” Tanya yuri saat aku memasuki kelas.

“jelas aku cemberut seperti ini, pagi-pagi sekali aku kedatangan tamu tak diundang”

“tamu tak diundang???? Kau sedang menstruasi??? Apa kau memakai, kau tahu maksudku apa” bisik Yuri padaku.

“bukan itu maksudku, aahh kau membuatku tambah pusing”

“memangnya ada apa?????”

“kau tahu aku rasa appaku mulai berlebihan”

“berlebihan???? Keluargamukan memang berlebihankan, kau berlebihan uang dan lain-lain”

“Yuriiiiii bukan itu maksudku”

“lalu????????” Tanya yuri lagi, Tuhan kenapa hari ini semua orang begitu menyebalkan.

“yuri dengarkan aku baik-baik, appaku mempekerjakan pengawal pribadi untukku”

“benarkah?????? Wahhh kau seperti artis saja”

“Yuriiiiiii aku tidak berharap kau memberi komentar seperti itu, kau kan harusnya membelaku”

“ea aku membelamu”

“bagus kalau begitu”

End Of Eunhye POV

——————

“Eun hye seseorang mencarimu” ucap seorang namja pada eun hye yang sedang asik mengicip bekal Yuri.

“bilang saja aku sedang makan siang, lagipula siapa yang mencariku????”

“aku tidak tahu namanya siapa, yang pasti dia menunggumu didepan”

“kau saja tidak tahu siapa dia, buat apa aku menemuinya” ucap eun hye tidak beralih dari bekal yuri.

“eun hye, apa kau benar-benar kelaparan???? Aku tidak pernah melihatmu seperti ini” ucap yuri heran.

“mmm sepertinya aku benar-benar kelaparan, dari tadi malam aku belum makan”

“wah apa dirumahmu tidak ada makanan????”

“Aaaniyo aku hanya kehilangan nafsu makanku”

“kau kehilangan nafsu makanmu, tapi kenapa bekalku sudah hampir kau habiskan???”

“Pardon?????”

“itu bekalku, kau sudah hampir menghabiskannya”

“benarkah????” Tanya eun hye heran “Miane” lanjutnya setelah menyadarinya.

“hahaha sudah tidak apa-apa, aku bisa membuatnya lagi besok kalau kau mau”

“benarkah?????? Gomawoo”

“eun hye, orang yang mencarimu masih ada di luar dia tidak membiarkanku pergi ke kantin kalau kau tidak mau menemuinya, ayolah akukan lapar” ucap namja itu, dia adalah namja yang sebelumnya menemui eun hye.

“baiklah, aku akan menemuinya” jawab eun hye “yuri kau mau ikut????” Tanya eun hye

“mmm tidak, aku mau menghabiskan bekalku” ucap yuri dengan senyum.

“aaaahhhhhh kau ini, kalau sempat aku akan membelikanmu makanan di kantin” ucap eun hye kemudian berjalan keluar kelas.

“mana orangnya????” Tanya eun hye sambil mengalihkan pandangannya kesekitar.

“kenapa kau lama sekali????”

Eun hye melonjak karna kaget “heh kenapa kau tiba-tiba ada disitu???”

“dari 9 menit 22 detik yang lalu aku sudah bersandar disamping pintu masuk kelasmu” jelas Onew

“aishhhhh ketelitianmu membuatku kesal, ada apa kau mencariku???” Tanya eun hye

“aku hanya ingin mengajakmu makan siang”

“hanya untuk itu, kau memang pengawalku tapi bukan berarti kau temanku”

“aku juga tidak pernah mengatakan kalau kau temanku, aku selalu memilih teman dengan hati-hati”

“kalau begitu buat apa kau mengajakku????”

“aku hanya memastikan kalau kau makan siang, karena tadi pagi kau tidak sarapan”

“dari mana kau tahu????” Tanya eun hye heran

“I’m not hungry, jadi aku gak akan sarapan” ucap onew meniru gaya bahasa eun hye “aku rasa seKOREA juga mendengar itu” lanjutnya

“kau……..” ucap eun hye yang akan menampar onew tapi onew sudah lebih cepat menahan tangan  eun hye.

“aku tidak suka seseorang menyentuh wajahku” ucap onew sambil melepaskan tangan eun hye “jadi apa kau sudah makan siang????”

“sudah, sekalipun belum aku tidak akan mau makan siang denganmu” ucap eun hye kemudian meninggalkan onew dan kembali masuk  ke kelasnya.

“aku juga tidak mau makan siang denganmu, kalau bukan karna ummaku yang meminta untuk mendekatimunmu” ucap onew saat berjalan dikoridor kelas, sambil menaruh kedua tangannya debelakang kepala.

——–

“kemana orang itu?????” Tanya onew sambil sesekali melihat jam tangannya. Sekarang onew sudah ada di parkiran sekolah, tubuhnya bersandar pada mobil mewahnya.

“hey eun hye, apa kau sangat suka membuang-buang waktu????” Tanya onew ketika melihat eun hye dan yuri.

“eun hye dia siapa?????”

“dia adalah tamu tak diundang yang kusebutkan tadi pagi”

“kau beruntung punya tamu tak diundang seperti dia”

“aku sudah menunggumu selama 15 menit lewat……..”

“STOP, aku sudah bilang ketelitianmu membuatku kesal” eun hye memotong perkataan onew.

“baik kalau begitu kita harus pulang. Karena urusanku bukan hanya kau”

“ow ya, kalau sesibuk itu kenapa kau tidak pulang dari tadi saja, buat apa kau menungguku, aku bisa pulang dengan yuri, iyakan yuri??????”

“eun hye, aku kan pulang ke restorant dan arah bus kita berlawanan” jawab yuri polos.

“ha ha ha kau dengar, temanmu saja tidak mau pulang denganmu”

“aniiyoooo, bukan aku tidak mau pulang dengan eun hye, tapi aku harus membantu ummaku di restorant”

“ow ya aku lupa, bagai mana kalau aku ikut membantumu di restorant????”  Tanya eun hye pada yuri penuh harap

“tidak perlu, lagi pula kau harus pulang, kalu begitu aku duluan ya” ucap yuri yang langsung meninggalkan eun hye dan onew.

“apa kau akan membuang waktuku lagi????” Tanya onew pada eun hye yang masih berdiri ditempat.

“iya iya aku pulang denganmu” jawab eun hye yang langsung masuk ke mobil onew

“sekarang kenapa kau masih berdiri disitu???” Tanya eun hye ketika melihat onew yang masih berdiri ditempatnya.

“tunggu aku sebentar di mobil, aku ada urusan sebentar” ucap onew yang langsung berlari kearah seorang wanita.

———

“ hara…….” Pangil onew pada seorang gadis.

“onew”

“kenapa hari ini kau mengabaikan semua pesanku”

“aku yang mengabaikanmu atau kau yang mengabaikanku??????” Tanya hara pada onew.

“apa maksudmu sich?????”

“tadi pagi aku menunggumu menjemputku seperti biasa, tadi siang aku juga menunggumu di taman belakang sekolah untuk makan siang, tapi kau malah tidak datang”

“hara akukan sudah memberi tahumu lawat sms”

“kau memang memberi tahuku, tapi tidak dengan alasan yang jelas, kau hanya bilang kalau kau tidak menjemputku dan tidak akan makan bersamaku”

“mianhe, lain kali aku akan memberikan alasan yang jelas” ucap onew sambil memegang kedua tangan hara.

“lalu apa kita akan pulang bersama sekarang????”

“mianhe hara, tapi aku harus mengantar seseorang, tapi aku janji nanti malam kita akan bertemu, aku akan menjemputmu jam 8” ucap onew sambil mengusap kepala hara.

“baikalah kalau begitu, lagi pula jonghyun oppa akan menjemputku”

“kalau begitu aku pulang lebih dulu” ucap onew kemudian kembali kemobilnya.

“kenapa kau lama sekali sich??????” Tanya eun hye yang sudah kesal menunggu onew.

“aku ada urusan penting yang harus ku selesaikan”

“maksudmu bertegur sapa dengan jagiya-mu itu lebih penting dari pada mengantarku pulang lebih cepat, kalau kau bekerja seperti ini terus aku bisa mengadukanmu pada appa, dan kau akan diPECAT”

“silahkan kalau kau berani, lagi pula appamu itu lebih percaya padaku”

“ow ya kita lihat saja nanti”

———-

TBC

Dhy

This post/FF has written by Dhy, and has claim by Dhy signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF