{FFWL} 2nd FFWL To Key

To : Kim keybum

From : Dhy

I think too much if I think you can read my letter, but  deep in my heart I never Feel hopeless. I wanna say HAPPY B’DAY, I wish that you can be a better person, can be a real Idol for us, shawol of course.

Oh my God I being crazy if I think you can read a useless letter from me, and you know, I’m nervous right now, I don’t know how to write a beautiful word, I don’t know how to describe your beauty, you just like a shining angel in my eyes. How am I suppose to call you??? Key??? Or oppa?????. Then I will call you oppa, silence mean yes, right???.

Key oppa, someday I hope that you can heard when I call you oppa, my dream is too much right, I said before I never feel hopeless.

One thing I will say that I love you, don’t scare at me, I’m not a crazy fans girls, I just ordinary people who love her idol so much. When you happy I feel so, when you cry I feel pain. I just hope you can get what you want, and oppa you must keep an eye on your health.

Oppa hope you get what I mean, I’m not fluent in english^^.

So hard not to think about you and SHINee.

You fans

To : kim keybum

From : dhy

Aku pikir berebihan bila aku berpikir bahwa kamu bisa membaca suratku, tapi dilubuk hatiku yang paling dalam aku tidak pernah kehilangan harapan. Aku ingin mengucapkan SELAMAT ULANG TAHUN, aku berharap kamu bisa menjadi orang yang lebih baik, bisa menjadi idol yang sesungguhnya untuk kami, shawol tentunya.

Oh Tuhan, aku hampir gila kalau berpikir kamu bisa membaca surat yang gak ada gunanya dariku. dan kamu tahu aku gugup sekarang, aku gak tahu gimana caranya nulis kata-kata indah, aku gak tahu caranya untuk menggambarkan ke indahanmu, kamu hanya seperti malaikat yang bersinar di mataku. Bagaimana aku harus memanggilmu??? Key??? Atau oppa??? Aku akan memanggilmu oppa, diam berarti setuju, benarkan???

Key oppa suatu hari nanti aku berharap kamu bisa mendengar aku memanggilmu oppa, mimpiku terlalu berlebihan, aku sudah mengatakannya bahwa aku tidak pernah kehilangan harapan.

Satu hal aku mau bilang I love you, jangan takut padaku, aku bukan fans wanita yang gila, aku Cuma orang biasa yang sayang pada artis idolanya. Saat kamu senang aku merasakannya, saat kamu menangis aku merasa sakit, aku Cuma berharap kamu bisa mendapatkan apa yang kamu mau, dan oppa awasi kesehatanmu.

Oppa aku berharap kamu bisa mendapatkan (mengerti) apa yang aku  maksud. Aku tidak fasih berbahasa inggris^^.

Susah untuk tidak memikirkanmu dan SHINee.

Fansmu

Ps : apa ini bisa dibilang surat cinta??????? Menurut mu bagaimana?????? Aku gak tw harus nulis apa kekeke^^

Dhy

This post has written by Dhy, and has claim by Dhy signature

TOCHI – Part 5

Cast :
Choi Minho SHINee / Incendiu
Kang Siyoung/ you
Kim Key bum SHINee / Dzayn
Lee Jinki/ Onew SHINee / Vady
Kim JongHyun SHINee / Povitrya
Lee Taemin SHINee / Lumina
Shin Hyosoo / me
Nichole / Saihi Fenrir (kalau yang ini aku pake nama girlband cz udah g kepikiran nama korea lagi)

**********

Author pov

Seperti biasa saat istirahat sekolah, mereka menghabiskan waktu dikantin.
“Taemin-ah, mana Siyoung” Tanya Jonghyun saat melihat Taemin datang sendirian.
“dia….masih sibuk, katanya akan menyusul” jelas Taemin dengan muka polos.
“kenapa kau meninggalkannya sendiri?” sekarang Jinki yang bertanya.
“dia yang memintaku untuk pergi dulu” jawab Taemin
“tapi seharusnya kau menunggu dan tidak meninggalkannya sendiri, kalau terjadi sesuatu???” bentak Minho tiba-tiba kepada Taemin.
“ah-hyung, ada apa denganmu? Kenapa kau tiba-tiba marah.? Dia kan hanya dikelas”
“ehm….a-ku” Minho terbata-bata menjawabnya.
“lihat mukanya merah” sahut Jonghyun saat melihat wajah Minho. Dan dengan cepat Minho memegang kedua pipinya, memeriksa.
“hei…ada apa denganmu Minho. Aku perhatikan kau semakin perhatian dengannya. Atau……” Kibum tidak menyelesaikan kalimatnya karena Minho segara membantahnya.
“apa yang kau fikirkan ki,
aku baik padanya karena kita ditugaskan menjaganya. apa yang aku lakukan selama ini itu termasuk tugas, jadi kalian jangan berfikiran macam-macam” bela Minho.
Tanpa mereka sadari ternyata Siyoung sudah berada disana berdiri dibalik tiang. Dia yang mendengar ucapan Minho itu merasa sakit hati, menangis lalu pergi bahkan sebelum menemui mereka.
Dari tempat Kibum yang memang duduk menghadap tiang dimana Siyoung tadi berdiri. Dia sempat melihat tubuh Siyoung yang berlari pergi.
“sebentar ya……aku ada urusan” ijinnya pada yang lain yang tak perlu dijawab karena dia langsung pergi.

End of Author pov

Kibum pov

Secara tidak jelas aku melihat tubuh Siyoung yang berlari, meskipun aku melihatnya dari belakang tapi aku yakin kalau itu Siyoung. ‘aish…pasti dia mendengar percakapan kami’
“sebentar ya…..aku ada urusan” tanpa menunggu jawaban aku langsung menyusulnya, mengikutinya berlari sampai akhirnya dia berhenti di taman belakang sekolah yang sepi. Dia duduk di salah satu bangku disana, aku bisa melihat dia menangis dari sini. Aku merasakan udara disekitarku berubah, angin yang menyentuh kulitku berhembus lebih kencang. ‘pasti karena dia’ pikirku.
Aku berjalan perlahan kearahnya dan duduk tepat disampingnya. Dia menatapku dengan matanya yang berair.
“Kibum” panggilnya yang memandangku dengan tatapan –kenapa-kau-bisa-sampai-ke

sini.
“Kibum,Kibum!!!!sudah kubilang kan, panggil aku oppa” gurauku dan menjitak kepalanya pelan.
“ah- oppa!” tanpa aba-aba dia langsung memelukku, meletakakan kepalanya tepat didadaku. Aku sempat terkaget namun kemudian aku membalas pelukannya, mengelus-elus rambutnya, memebelainya layaknya seorang oppa pada saengnya.

End of Kibum pov

Your pov

Dipelukkan Kibum, eh bukan maksudku….oppa aku merasa lebih tenang sekarang.
“Gomawo….oppa” ucapku dengan suara yang terisak-isak menahan tangis dan masih memelukknya.
“ini sudah tugasku” ucapanya ini…..’memang tidak ada yang tulus menyayangiku, mereka semua menganggapku sebagai kewajiban yang harus dilaksanakan’
“bukan sebagai Ksatria langit, tapi sebagai seorang oppa. Siyoung oppa” kalaimatnya ini memebuatku sangat lega, ‘dia tulus menyayangiku sebagai saengnya’ ucapaku dalam senyuman dan bergerak menyamankan diriku dalam pelukannya.

End of Your pov

Hyosoo pov

Lagi-lagi, saat aku berjalan dikoridor sekolah dekat taman belakang. Aku tidak sengaja melihat Siyoung dan Kibum. Kali ini mereka benar-benar berpelukan. ‘ada apa denganku? Aku kan sudah tahu kalau mereka ada hubungan’ pikirku dengan memegangi dadaku yang tersa sangat sesak. ‘hati dan perasaanku tidak bisa berkompromi dengan pikiranku’. Hatiku terlalu sakit untuk melihat ini, aku memutuskan untuk pergi bersamaan dengan air mataku yang jatuh dari tempatnya.
Aku tidak perduli kalau sekolahku belum berakhir yang aku ingin hanya pergi jauh dari sini. Saat aku bertemu satpam penjaga sekolah, aku hampir dicegahnya. Namun karena melihat keadaanku dia membiarkanku pergi.
Aku seperti mayat hidup yang berjalan, pandangan kosong menerawang jauh entah kemana dan pikiranku pastinya tidak disini. Aku hendak menyeberang jalan tapi………..aku mendengar ritme panjang bunyi klakson sebuah mobil dan silau cahaya lampu didepanku.

End of Hyosoo pov

Nicole pov

Banyak kejadian hari ini yang membuatku sangat senang. ‘Si Tochi patah hati karena seorang Ksatria langit yang sudah membuatku seperti ini dan saudara tirinya juga patah hati karena salah paham’. Keadaan seperti ini sangat menguntungkan bagiku, aku tinggalkan Si Tochi bersama dengan Ksatria langit Dzayn dan malah mengikuti saudara tirinya.
Gadis ini sudah gila karena cinta sekarang, dia tidak sadar kalau ada mobil yang akan menabraknya. Aku bergegas terbang kearahnya, menyambar tubuhnya dan membawanya ke rumahku atau bisa disebut tempat persembunyianku selama dibumi.
Dia pingsan, mungkin karena shock tubuhnya juga tidak ada yang luka sama sekali. Aku membiarkannya istirahat di salah satu kamar yang ada disini.
“kau sudah bangun?” Tanyaku, saat dia membuka matanya setelah pingsan selama 6 jam.
Dia hanya menyengir dan mulai bangkit untuk duduk.
“aku dimana” tanyanya dengan pandangan mengelilingi ruangan.
“dikamarku, tadi kau hampir ditrabak. Untung aku lewat kalau tidak……” aku tidak meneruskannya.
“aku akan mati” sambungnya “terima kasih unnie” ucapnya kemudian. Aku hanya tersenyum mendengarnya. Dan Dia terdiam lagi.
“kau kenapa Hyosoo?” tanyaku yang memang sengaja memancingnya.
“ya sudah kalau kau tidak mau bercerita, tapi aku siap mendengarkan kapan saja” pura-puraku. Yang kemudian hendak pergi.
“unnie!!!” aku tahu kalau dia akan memanggilku. Aku kembali duduk di depannya.
“ceritakanlah!!!” memasang senyuman palsu.
“aku…..aku………hanya merasa iri dengan saengku. Aku merasa dia selalu memiliki apa yang aku inginkan, dia selalu ditemani dengan teman-teman barunya itu dimanapun dia berada kecuali di toilet atau dikamar. Dan juga…………..Kibum” ceritanya.
‘ditoilet’ kenapa aku tidak terfikirkan selama ini. “aku bisa mengerti perasaanmu, Siyoung.”
“kenapa kau tidak mencoba meningkirkannya, dengan begitu kau bisa dapatkan apa yang kau inginkan” ucapku berhati-hati.
“maksudmu?” tanyanya bingung.
“ehm……maksudku. Jika adikmu itu menghilang dari kehidupanmu kau bisa mendapatkan apa yang kau inginkan, bukan?” kali ini aku sedikit berterus terang,
Dia tampak berfikir.’kena kau’ batinku.
“apa kau mau ku bantu menyingkirkannya?”tawarku.
“apa yang kau bicarakan?” ekspresinya berubah malah dia sekarang berdiri.
“ehm….iya, aku akan membantumu menyingkirkanya. Bukankah itu yang kau mau?”
“kau ini gila, bagaimanapun juga dia adalah adikku meskipun bukan adik kandung. Tapi…………” dia tidak menyelesaikannya dan berlari keluar kamar bahkan keluar dari rumahku.
‘ternyata aku masih belum bisa memepengaruhimu, tapi aku sudah punya rencana lain’ aku tersenyum-senyum sendiri didalam kamar merasa senang karena besok semuanya akan dimulai.

End of Nicole.

Hyosoo pov

aku sungguh tidak mengerti apa yang Nicole pikirkan, ‘kenapa dia begitu tertarik untuk menyingkirkan Siyoung? Meskipun aku iri padanya, tapi dia masih adikku’. Seharusnya aku setuju dengan rencana Nicole tapi perasaanku tidak mengijinkan, entah kenapa aku sendiri juga tidak tahu.
Aku memandang kesekitar kenapa jalanan sepi sekali, aku harus pulang tapi naik apa?. Karena tidak menemukan satupun kendaran, aku hanya berjalan kaki menuju halte terdekat. Setelah menunggu beberapa saat akhirnya ada juga Bus yang datang, aku langsung beregegas menaikinya.
Aku duduk didekat cendela, menyandarkan kepalaku disana. Masih terbayang-bayang apa yang terjadi hari ini. Aku melihat keluar cendela ternya ta hujan mulai turun, dan tanpa sadar Bus sudah berhenti dihalte yang lain, satu-satunya halte yang dekat dengan rumahku itupun masih harus berjalan sekitar 2km.
Aku berjalan mendekat kepintu untuk keluar, tapi saat akan membayar aku baru ingat kalau aku tadi pergi tanpa mebawa apapun. Aku merbah-rabah saku dan yang kutemukan hanya Hpku. Aku tidak punya pilihan selain menyerahkannya, meskipun harga naik bus tidak sebanding dengan harga Hpku.
Aku turun dari Bus dan masih hujan, aku berjalan sendirian kerumah dalam udara yang dingin.

End of Hyosoo pov

Your pov

Aku mondar-mandir diruang tamu,tapi ditemani dengan yang lain. Aku memandang jam tangnku sudah jam 9 malam. ‘kemana saja dia tanpa membawa tasnya?’ pertanyaan itu muncul dikepalaku saat aku melihat tas unnie yang aku letakkan dimeja. Salah satu teman sekelasnya tadi memberikannya padaku.
Aku mulai kehilangan kendali, aku takut sesuatu yang buruk terjadi pada unnieku apa lagi diluar sedang hujan.
“aku akan mencarinya” putusku. Berjalan kekamar mengambil mantelku.
“tunggu Siyoung kau bisa sakit, mencarinya dalam keadaan hujan seperti ini”Minho menjegahku.’pasti karena tugas itu’.
“apa perdulimu?” aku langsung menjawabnya dengan ketus.
“tentu aku perduli, aku …..” dia tidak meneruskan ucapannya.
“memang kenapa? Kerena tugas itu? Karena tugas menjagaku” aku masih ingat jelas apa yang dikatakannya tadi siang.
“tentu bukan….”jawabnya.’apa bukan?’ pikirku.
“lalu karena apa?” aku mencoba mencari tahu. Tapi dia malah menundukkan kepalanya dan tidak menjawab pertanyaanku. ‘lupakan itu, tidak ada alasan lain’ aku langsung memalingkan tubuhku dan beranjak pergi.
“karena aku menyayangimu Siyoung” tiba-tiba suara Minho meberhentikan langkahku. Aku bisa meresakan yang lain juga kaget seperti aku saat ini. ‘apa? Minho? Menyayangiku?’ aku sungguh tidak bisa menduga ini. Aku senang tapi pikiranku kini masih terlalu kacau. Aku tetep meneruskan langkahku yang tadi sempat terhenti.
Tapi saat aku memebuka pintu, unnieku sudah ada didepan pintu. Tubuhnya basah kuyup, keadaanya terlihat parah.
“unnie” tepat saat aku menyebut namanya. Dia menjatuhkan tubuhnya ke tubuhku. Unnieku pingsan tak berdaya.
“unnie,unnie,unnie” aku mencoba memanggilnya tapi dia benar-benar tidak berdaya.
“tolong” teriakku pada yang lain.

End of Your pov

Kibum pov

Aku dan yang lain memandangi Siyoung yang sedang khawatir menunggui unnienya. Siyoung duduk disamping ranjangnya dan memegangi tangan unnienya wajahnya terlihat sangat khawatir.
‘apa yang kau lakukan hari ini Hyosoo? Kenapa kau pulang dalam keadaan seperti ini? Apa yang menyebakanmu….?’pikiranku sendiri tidak karuan sama khawatirnya dengan Siyoung.
Minho memegang pundakku, aku menatap matanya yang mengisyaratkan untuk meninggalkan mereka berdua. Aku menggelengkan kepalaku tapi yang lain juga menatapku dengan tatapan yang sama dan kemudian perdi satu persatu. Dan pada akhirnya aku mengangguk setengah hati. Dan kemudian juga pergi meninggalkan mereka hanya berdua.

End of Kibum

*****

Pagi harinya.

Your pov

aku terbangun setelah tertidur disamping unnieku. aku memegang dahinya, memeriksa ternyata panasnya sudah turun. Aku tersenyum lega.’aku harus sekolah’
aku meninggalkan memo dimejanya dan meninggalkanya dalam keadaan tidur. Sebenarnya aku tidak tega tapi aku harus sekolah dan juga suhu badannya sudah turun.
“sampai ketemu lagi unnie! Nanati aku pulang unnie harus sudah sembuh ya…” ucapku sebelum akhirnya menutup pintu kamar unnieku.

End of Your pov

To be continued

Signature

This post/FF has written by SF3SI Freelance Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

HE IS STILL D’1

HE IS STILL D’1

Main cast         : Shinee

Another cast     : Albert (my imagination)

A/N : semua jalan cerita ini hanya FIKTIF dan TIDAK NYATA. Hope you like it. Biar lebih asik bacanya coba sambil dengerin beberapa lagu ini :

Life – Shinee

U’r stiil d’1 – Shania twain

Old friend – kyla

—————

“siapa yang mengijinkanmu melakukan ini????” Tanya direktur SM sambil menggebrak meja ruang kerjanya, onew hanya diam tak sedikitpun ia membuka mulutnya. “aku sudah bilang jaga sikapmu, setiap gerak-gerikmu dilihat semua orang, araso???” lanjutnya kini onew hanya mengganggukan kepalanya “sekarang apa kau tahu bagai mana cara menyelesaikan masalahmu???” kali inipun onew hanya diam “kenapa kau hanya diam??? Tidak bisakah kau mengatakan sesuatu???”

“mianeyo” ucap onew pelan kemudian meninggalkan ruangan “siapkan dirimu untuk menghadapi pemberitaan besok” ucap direktur SM sebelum onew benar-benar keluar ruangan kerjanya.

Member shinee yang lain telah menungggu onew di depan ruangan direktur semenjak onew memasuki ruangan setengah jam yang lalu.

“hyung!!!!” ucap semua member shinee serempak ketika melihat onew keluar  ruangan.

“kwencana???” Tanya jonghyun

“aku pulang lebih dulu, lanjutkan latihan kalian” kata-kata onew tedengar dingin kemudian pergi.

“taeminie sebenarnnya apa yang terjadi???” Tanya minho yang tidak tahu apa-apa karena dia berada di lokasi yang berbeda untuk recording dream team.

“ini semua salahku, aku tidak sengaja menumpahkan kopi pada Albert di lokasi tadi siang, karena albert tidak terima dia memarahiku dan mengataiku wanita dia juga menghina Shinee yang sudah mulai kehilangan penggemar”

“lalu apa yang dilakukan onew hyung???” Tanya minho lagi

“onew hyung menegur albert, tapi albert malah berkata yang sangat keterlaluan karena onew hyung tidak terima shinee diperlakukan seperti itu onew hyung memukul albert”

“jinja???????”

“jangan heran aku juga akan melakukan hal yang sama seperti onew hyung kalo ada di tempat itu” ucap key sambil menepuk bahu minho.

“lebih baik kita latihan untuk dance battle besok di MBC kalian tidak maukan albert mengalahkan kita” ucap jonghyun.

———–

“hyung, miane”

“taemin apa yang kau bicarakan” ucap onew pelan sambil mengusap kepala dongsengnya itu.

“kalau saja aku tidak menumpahkan kopi itu” ucap taemin pelan sambil menundukan kepalanya.

“ini semua bukan salahmu taeminie, aku tidak mungkin membiarkan shinee diperlakukan seperti itu, shinee adalah hidupku”

“makan malam siap” ucap key riang sambil membuka pintu kamar sontak taemin dan onew tertawa.

“ada apa???” Tanya key heran

“tidak ada apa-apa” ucap onew sambil tetap mempertahankan senyumannya.

“kalo begitu ayo kita makan, aku sengaja membuat ayam goreng”

———-

“hyung apa ayam gorengnya tidak enak????” Tanya key karena melihat onew tidak seperti biasanya.

“masakanmu selalu enak”

“hyung jangan pikirkan masalah ini, aku tahu kau tidak salah” ucap jonghyun yang menyadari kesedihan onew.

“aku tidak memikirkan masalah ini, aku hanya memikirkan kalian”

“kami akan baik-baik saja hyung” ucap minho

Kring kring kring

“aku angkat telepon dulu” ucap key kemudian pergi

“ne, nanti aku sampaikan” ucap key lalu menutup telepon dan kembali ke meja makan.

“siapa yang menelpon?????” Tanya jonghyun

“manager hyung, dia bilang besok onew hyung tidak ikut kegiatan shinee untuk mempersiapkan konversi pers”

“aku mengerti” jawab onew kemudian meninggalkan meja makan.

“apa yang harus kita lakukan, apa kita stop bekerja saja untuk membantu onew hyung” ucap key

“jangan bodoh kibum, kau pikir onew hyung akan senang kalau kita melakukan itu, itu malah akan menambah masalah bagi onew hyung” ucap minho

“ini semua salahku” ucap taemin pelan

“ini semua bukan salahmu taeminie” ucap jonghyun

———

Back stage mbc sudah cukup ramai saat shinee datang.

“wow artis arogan kita sudah datang rupanya” ucap albert sambil melemparkan surat kabar yang berisi artikel pemukulan yang dilakukan onew kemarin yang di beri judul ‘onew bersikap arogan’

“harusnya kau sadar siapa yang bersikap arogan dan siapa yang tidak” ucap taemin

“waaw ternyata gadis cantik ini terlihat makin cantik bila marah” ucap albert dengan suara yang dibuat-buat sambil mengangkat dagu taemin.

“heh apa pukulan onew hyung belum cukup untukmu???” Tanya minho yang mulai tersulut emosi.

“pukulannya tidak seberapa, tapi akibatnya sangat luar biasa dan kau tahu itu semua sangat menguntungkanku, aku bersukur karena pukulannya sama sekali tidak menggeser rahangku”

“kalau begitu aku yang akan menggeser rahangmu” balas minho yang sudah benar-benar tidak tahan dengan sikap albert.

“minho cukup” ucap key sambil menahan tubuh minho “kita tidak akan menang dengan cara ini”

“kenapa???? Tidak berani menggeserkan rahangku???? Ow ya apa setelah ini shinee akan menjadi segerombolan geng arogan???” Tanya albert kemudian meninggalkan shinee.

“kenapa kau menahanku??? Harusnya dia sudah kupukul”

Proses recording berjalan lancar, dengan kemenangan  shinee tentunya.

“aku akan mempersembahkan kemenangan ini untuk onew hyung” ucap taemin senang.

“ajushi, kemana manager hyung??” Tanya minho pada supir.

“katanya dia harus mengantar onew-shii”

“kalau begitu antarkan kami kesana!!!!!!!!” ucap key

“maaf, tapi manager berpesan agar saya mengantar shinee sampai drom”

————-

“apa yang menyebabkan anda melakukan pemukulan????” Tanya seorang wartawan

“saya tidak perlu mengatakan alasannya”

“lalu menurut anda, apa pantas anda melakukan itu????”

“saya hanya melakukan itu pada orang yang pantas” onew tetap menjawab dengan tenang.

“jadi menurut anda albert pantas mendapatkan pukulan itu????”

Onew tidak menjawab

“pemukulan yang anda lakukan sangat bertolak belakang dengan sikap yang anda tunjukan selama ini dipublik, apa selama ini keramahan anda hanya topeng????”

“saya hanya bersikap ramah pada orang yang ramah”

“lalu apa ini bersangkutan dengan shinee???”

“ini masalah saya, saya tidak akan membiarkan jalan shinee terganggu”

“silahkan pertanyaan terakhir” ucap manager shinee

“apa anda akan meminta maaf???”

“saya bukan pihak yang harus meminta maaf” jawab onew datar kemudian meninggalkan ruangan.

“onew-shi apa tanggapan shinee tentang kejadian ini???”

“apa ini berpengaruh kepada kontrak kerja anda dengan SM???”

“apa anda akan terus melanjutkan kegiatan dengan shinee???”

“bagaimana kalau pihak albert membawa masalah ini ke meja hukum????”

Pertanyaan itu yang terus mengiringi onew hingga ke mobil.

———–

“aku tidak bisa melihat onew hyung seperti ini” ucap minho setelah menyaksikan siaran langsung konversi pers.

“kau pikir aku mau onew hyung seperti ini???? Kita tidak bisa melakukan apa-apa selain diam”

“aku a-aku bisa menceritakan kejadian sebenarnya pada pers”

“taeminie, apa kau tidak melihat usaha onew hyung untuk melindungi kita???? Jangan sia-siakan usahanya, lagi pula albert yang sekarang banyak mendapatkan simpati kalau kau maju untuk mengatakan kejadian sebenarnya tidak akan ada yang percaya dengan ucapanmu, mereka hanya akan menganggap bahwa kau membela onew hyung” jelas key

“taemin sebaiknya kau tidur besok kau harus sekolah” ucap jonghyun

“aku mau menunggu onew hyung”

“taemin apa yang diucapkan jonghyun hyung benar, kau harus tidur sekarang” ucap key sambil mengusap kepala dongseng kesayangannya.

————

“sebenarnya apa yang kau katakan di konversi pers kemarin???? Kenapa semua surat kabar membuat berita kalau kau tidak mau meminta maaf, harusnya kau bilang kalau kau akan meminta maaf”

“direktur tanpa mengurangi rasa hormat saya pada anda, saya hanya bisa berkata kalau saya tidak akan pernah meminta maaf, dan apa yang saya katakana pada pers itu semua apa yang saya anggap benar”

“apa kau bilang??? Sebaiknya kau mengalah demi kelancaran karirmu, onew aku mengenalmu sudah lama dan aku tahu kau orang yang baik, anggap masalah ini hanya salah paham dan minta maaflah pada pihak albert sebelum masalah ini dibawa kepengadilan dan menghancurkan karirmu”

“harusnya kau mengatakan itu pada albert bukan padaku, aku hanya melakukan apa yang aku anggap benar, kau tahu albert bersikap sangat kasar pada taemin dia bahkan menghina shinee, apa anda pikir saya akan diam saja??? Shinee adalah segalanya untuk saya dan saya tidak akan membiarkan shinee dihina”

“onew jangan bersikap keras kepala”

“shinee adalah harga diriku, shinee adalah keluagaku, shinee adalah impianku, shinee adalah nafasku, aku tidak bisa membiarkan mereka terluka”

“onew sebenarnya aku tidak berniat melakukan ini, tapi karena kau terlalu keras kepala, aku benar-benar harus melakukannya, lebih baik beberapa bulan ini kau pergi keluar negeri anggap sebagai libur panjang, setelah semuanya kembali normal aku akan memintamu pulang”

“baiklah aku akan pergi tapi jangan biarkan shinee tahu”

———–

“aku pulang” ucap onew dengan nada yang sangat ceria

“hyung kau sudah pulang, apa yang kau bawa????” Tanya key

“malam ini kita akan pesta”

“party???????” Tanya jonghyun heran

“ea party untuk merayakan kebersamaan shinee dan juga untuk selesainya masalahku” ucap onew tetap dengan senyuman manisnya.

“benarkah hyung????? Masalah ini sudah selesai?????? Aku sangat senang sekali” ucap taemin sambil memeluk onew kemudian member shinee yang lain pun ikut memeluk onew. Malam itu dilalui shinee dengan tawa hanya satu senyuman yang mengisaratkan kesedihan, senyuman onew.

“hey ada yang ingin aku sampaikan”

“apa hyung????” Tanya minho

“aku sayang kalian, apapun yang terjadi kalian harus kuat demi shinee dan shawol”

“tentu saja hyung apapun masalahnya kita akan kuat, ya kan???? Karena kita adalah shinee” ucap taemin.

———–

“ manager hyung kenapa onew hyung tidak ikut bersama kita recording talk show ini????” Tanya jonghyun

“perusahan memberikannya waktu untuk istirahat setelah kejadian kemarin”

“oww”

“ayo semua berkumpul, kita akan mulai 5 menit lagi” teriak PD

“sudah cepat ke  studio sana” ucap manager

“ok hyung”

————

Onew melangkah memasuki bandara ditemani salah satu staf SM yang akan menemaninya diluar negri.

“kwencana?” Tanya staf itu

“nonna apa suatu saat aku bisa kembali???”

“onew aku tidak bisa berjanji apa-apa, aku hanya menjalankan tugasku, apa kau yakin tidak mau memberi tahu member yang lain????”

“aku tidak ingin menangis didepan mereka” jawab onew

“paling tidak hubungi mereka dan ucapkan selamat tinggal”

“aku tidak mau mengucupkannya, karna selamat tinggal adalah tanda perpisahan, aku tidak mau berpisah dengan mereka”

“aku mengerti perasaanmu, aku berharap semuanya akan kembali normal”

————-

“tidak terasa waktu sejam dapat dilewati begitu cepat dengan shinee, ow ya sebelum mengakhiri acara ini aku sangat-sangat berterima kasih karena shinee sudah mau menyempatkan diri untuk datang padahal hari  onew pergi”

“onew hyung???” Tanya key bingung

“ea, saya dengar onew hari ini berangkat keluar negeri”

“ow, ea onew hyung pergi untuk menenangkan diri” balas jonghyun cepat.

“hyung apa maksud semua ini????” Tanya jonghyun pada manager saat mereka menuju lokasi music bank.

“maksud apa????”

“jangan tutup-tutupi apa yang terjadi, kemana onew hyung??? Apa maksud pertanyaan mc tadi???” minho yang sedari tadi diam ikut berbicara.

“hyung jangan bohongi kami” pinta taemin yang sedari tadi sudah berkaca-kaca

“onew pergi liburan”

“liburan???? Disaat seperti ini onew hyung tidak mungkin berlibur, kalian mengirim onew hyung pergi” ucap key

“kalian tidak mengerti masalahnya”

“apa yang kami tidak mengerti, kami tahu onew hyung hanya melindungi kami” key kembali berbicara tapi dengan suara yang bergetar

“antar kami kebandara!!!” ucap jonghyun dingin

“kalian harus ke music bank”

“antarkan kami ke bandara atau kami akan pergi sendiri” ancam minho.

—————-

“onew penerbangan kita menghabiskan waktu yang lumayan lama, lebih baik kamu istirahat”

“lebih baik noona yang istirahat, kalau aku sudah lelah aku akan tertidur dengan sendirinya”

“kamu harus bertahan”

“noona percaya kalau aku tidak bersalah???” Tanya onew

“aku percaya kalau kau punya alasan kuat melakukan hal itu”

“apa aku terlihat arogan???”

“satu hal yang pasti, kamu terlihat seperti kakak yang baik untuk member shinee”

—————

“itukan shinee”

“ea itu shinee”

“shinee”

Teriakan-teriakan itu terdengar dari semua sudut bandara saat melihat jonghyun, minho, key dan taemin berlari-lari dibandara.

“dimana onew hyung??????” Tanya taemin yang sekarang sudah meneteskan air mata

“sepertinya kita terlambat” ucap jonghyun

“ini semua salahku” ucap taemin dengar air mata yang terus mengalir

“ini bukan salahmu” ucap minho sambil menenangkan taemin dengan memeluknya.

“apa kalian sudah bisa menemukan onew hyung????” Tanya key yang baru bergabung dengan yang lainnya.

“pesawatnya sudah berangkat setengah jam yang lalu” jelas jonghyun

Tidak lama shinee sudah dikerumuni oleh para fans, pihak keamanan bandara sedikit kewalahan mengawal shinee sampai ke mobil.

————–

“kenapa anda mengirim onew hyung keluar negeri???” Tanya jonghyun

“wah kebetulan kalian datang, nanti sore kita adakan konversi pers” ucap direktur

“untuk apa lagi???? Belum cukupkah pengorbanan onew hyung???” Tanya minho

“aku mengirim onew pergi itu semua demi kebaikannya”

“apa anda tahu disana onew hyung akan baik-baik saja atau tidak??? Apa anda tahu onew hyung orang yang sangat pemalu, apa menurut anda mudah untuknya menyesuaikan diri???? Dan satu lagi gara-gara ini taemin sakit” ucap key penuh rasa emosi.

“aku bilang nanti sore kalian harus datang, taemin hanya terpukul jadi dia juga harus datang”

————

“kami mewakili onew meminta maaf dengan semua yang terjadi” ucap manager shinee

“lalu bagaimana dengan kelanjutan shinee, apa shinee akan berjalan dengan 4 member??? atau akan menambah member baru???”

“kami akan mencoba untuk menyesu……”

“shinee tetap shinee, tidak akan ada forat baru atu pun penambahan member” ucap jonghyun mendahului managernya

“lalu bagai mana dengan posisi leader apa akan ada yang menggantikan????”

“he is still the one” ucap jonghyun lagi

“onew hyung you are sill the one” ucap taemin

“sepertinya interview ini sudah cukup, gamsahanida” ucap key kemudian melangkah pergi yang diikuti member yang lain.

————

Beberapa bulan kemudian fancam dari kejadian onew memukul albert menyebar di internet, para shawol menuntut sm membawa pulang onew, pihak albert ahirnya meminta maaf secara resmi pada SM dan membersihkan nama baik onew.

“manager hyung, apa onew hyung akan kembali????”

“aku tidak tahu taemin, lebih baik sekarang kau keruang ganti baju dan siapkan dirimu”

“hyung apa direktur tidak mengusahakan onew hyung untuk kembali???” Tanya jonghyun

“ada yang harus kalian ketahui, kita akan bicarakan diruang ganti”

Akhirnya semua member shinee berkumpul diruang ganti.

“ada apa hyung???” Tanya key penasaran

“ini berkaitan dengan onew”

“benarkah???? Apa perusahaan sudah menghubungi onew hyung???” Tanya minho

“perusahaan sudah menghubungi onew, tapi ….”

“tapi???????” ucap mereka berbarengan.

“aku harap, kalian harus tegar dan jalani rutinitas seperti biasanya dan konser SM hari ini harus tetap berjalan lancar”

“sebenarnya ada apa hyung????” Tanya jonghyun

“onew menolak untuk kembali” ucap manager shinee, shinee hanya diam mendengar berita itu.

Penampilan pertama shinee terlihat berbeda, tarian mereka tetap indah, suara mereka tetap merdu, tapi aura mereka memancarkan kesedihan, senyum ceria yang biasanya menghiasi bibir taemin kini hilang. Sinar mata minho kini terlihat sendu, teriakan jonghyun terdengar seperti tangisan, raut wajah key menggambarkan kegelisahan.

“sebelum kami menyanyikan lagu yang kedua, ada beberapa hal yang ingin kami sampaikan” ucap jonghyun “onew hyung dimanapun kau berada, aku mohon kembali, kami merindukan mu” lanjutnya

“onew hyung, ayo pulang banyak tugas yang tidak bisa ku selesaikan, aku butuh hyung, aku kangen hyung” ucap taemin “miane ini semua salahku” ucap taemin mulai menangis.

“onew hyung, temani aku main game lagi” ucap minho

“onew hyung, aku kangen onew condition” ucap key

“lagu ini kami persembahkan untuk hyung kami” ucap jonghyun kemudian musicpun mulai diputar.

“HENTIKAN MUSIKNYA!!!!!!”

Sontak semua member shinee dan para penonton mengalihkan pandangan kearah suara

“hyung” ucap jonghyun, key, minho dan taemin berbarengan.

“maaf penerbanganku terlambat” ucap onew

Jonghyun, key, minho dan taemin pun langsung berlari kearah onew.

“aku merindukan kalian” ucap onew, semua penontonpun bersorak, tersenyum dan menagis karena bahagia.

Penampilan shinee pun berjalan lancar, awan mendung yang sedari tadi berada disekitar shinee seperti hilang tertiup angin. Shinee adalah onew, jonghyun, minho, key dan taemin, sampai kapanpun itu shinee tetaplah sama. Tanpa onew tidak akan pernah ada shinee, tanpa jonghyun shinee pun tidak akan terbentuk, tanpa minho shinee tidak akan pernah lahir, tanpa key shinee tidak dapat berdiri kokoh dan tanpa taemin shinee tidak akan sempurna.

FIN

A/N : Buat semuanya maaf ya kalau ceritanya berlebihan, aku hanya terinspirasi dari kejadian 2pm walaupun kejadiannya udah lama aku tetep sedih untuk itu kalau tiba-tiba keinget, dan aku SANGAT-SANGAT TIDAK MENGHARAPKAN kalau itu terjadi sama shinee *amit-amit jangan sampe* aku terlalu cinta shinee dengan paket lengkap. Buat para shawol dukung Shinee dimanapun kita berada ya!!!!! Walaupun Shinee gak pernah kenal kita, tapi pasti shinee bisa ngerasain cinta yang kita salurkan^^ *maaf ya jadi kaya curhat bow 90 derajat*.

Dhy

This post/FF has written by Dhy, and has claim by Dhy signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

SHAWOL and ME – PART 7

MIAN-MIAN!!! aaaaaaaaaaaaaaaaa…………… *ceroboh tingkat AKUT*

AUTHOR : GONEEYA *mian2 maap2 gomen2, segala bahasa maap kupersembahkan buat admin SW maupun rakyat2 SW!! aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa* huhhhuhuhhuhuhhuu.

………..

Tak lama, key oppa datang.
Key: won hee, kau tidak apa2 kan? Ayo kuantar kau kekamar… atau mau ku masakan sesuatu untuk kau makan? Kau sudah makan?
Aku mengangguk dan menggeleng kemudian melakukan keduanya bersamaan. Key terlihat bingung.
Key: oh, kalau begitu sebaiknya istirahat saja. ayo…
Aku mengikuti key dari belakang. Sesampainya dikamar, key menginterogasi ku bagaimana keadaan yang sebenarnya. Aku menceritakan semuanya. Setelah aku selesai menjelaskan yang terjadi, terlihat penyesalan di mukanya.
Key: haah, seandainya aku tidak terlalu panik tadi, ck… ya sudah, kau cepat ganti baju. Mandinya besok pagi saja. langsung tidur! Mau ku ambilkan air?
Aku hanya menggeleng lagi (gaya andalan).
Key: oh, ya. Kalau begitu selamat malam.
Kata key oppa seraya mematikan lampu kamar dan keluar. Tak lama, hujan turun sangat deras disusul petir dan kilat yang tiba-tiba bunyi nya sampai mengetuk jendela kamarku. Aku menutup telinga. Hujan kemudian berubah menjadi lebih kecil namun masih disusul dengan anak-anaknya.
Di tengah kekosongan, aku mendengar suara dari lantai bawah.
Taemin: AKH! PEDULI APA KALIAN HAA??!! AKU TIDAK MAU DISINI LAGI!! SANA!!
Onew: TAEMIN! JANGAN SEPERTI ANAK BAYI!! Cepat mandi dan tidur. tadi agen memberitahu, besok kita harus menyelesaikan gerakan ‘always’. Sana kalian semua mandi dan tidur.
Taemin: jangan mentang2 kau yang paling tua, seenaknya bisa menyu….
Onew: MASUK!!
Setelah itu, aku tidak mendengar suara lagi. Sepertinya permasalahan sudah selesai malam ini. Usainya hujan turun menjadi pengantar tidurku ke alam mimpi.

***

Aku menoleh dari tempat ku berdiri. Ternyata aku berada di sebuah hall yang besaaaaaaaaaar sekali. aku melihat-lihat setempat namun kemudian aku terjatuh. Sepertinya aku terselengkat kain, lebih tepatnya kain dari baju ku. Aku melihat hingga ke bawah kaki ku. Alamak, panjang kali baju yang ku kenakan (kok jadi batak dah?). semuanya serba putih dan ketika aku meraba rambut ku ternyata sudah menjadi satu gundukan yang rapi dan besar. Aku menoleh ke depan hall. tanpa ku ketahui, key oppa sudah berdiri kaku disana sambil memegang sebuah buku. Ia memakai setelan taxedo yang sangat rapi. Kemudian aku melihat pintu utama hall yang besar, terbuka. Layaknya di film-film kerajaan modern, taemin datang dengan setelan taxedo serba putih seperti pangeran-pangeranan pada umumnya. Ia mendatangi ku.
Taemin: mau kah kau menikah dengan ku?
Ha? Jadi maksudnya aku memakai gaun serba putih ini untuk menikah? Ku kira sedang pembuatan video klip.
Taemin: sekali lagi, mau kah kau menikah dengan ku?
Disaat sedang serius-seriusnya dan ketika aku akan menjawab, baru membuka mulut sedikit, sudah ada yang protes.
jong hyun: won hee, NANTI KAU TERLAMBAT MASUK SEKOLAH!!
Aku membuka mata ku. Jong hyun oppa rupanya telah dihadapanku.
Jong hyun: won hee….ayo! nanti kau telat! Taemin saja sudah rapih. Ayo..ayo mandi cepaaat…ini handukmu! Mau bawa bekal tidak?
Katanya sambil melemparkan handukku.
Saya: eng, tidak usah, oppa. Nanti nyiapin sendiri saja. terima kasih sudah membangunkanku.
Jong hyun: ya..ya.. ayo lekas!
Aku berlari ke kamar mandi. Sehabis mandi aku mengambil sarapan. Untunglah masih jam 8, jadi masih bisa bersantai. Aku pun melahap roti ku dengan tenang. Jong hyun oppa lewat.
Saya: oppa, terima kasih ya. Aku kira aku benar-benar terlambat tadi.
Jong hyun: apa? KAU MEMANG TERLAMBAT WON HEE!! Lihat jam itu!
Aku berdiri seraya menjatuhkan roti ke piring. Aku melihat jam. APA?? TERNYATA YANG KU LIHAT JARUM PANJANG, BUKAN JARUM PENDEK! Jarum asli-nya menunjukkan hampir mendekati angka 9. Aku kalang kabut. Aku mencari tas ku dan sudah tidak sempat lagi menyiapkan bekal makan siang. Aku berlari keluar dan memakai sepatu asal-asalan. Key oppa muncul dari dalam dengan celemek di pinggang-nya. Ia memberi ku bungkusan dengan terburu-buru dan aku menerima bungkusan tersebut dengan terburu-buru juga.
Key: ini-ini bekal mu. ayo-ayo cepat, haduh…hati2 dijalan…heh, pakai sepatu yang benar!
Saya: haa, sudah tidak ada waktu…
Tiba-tiba onew oppa muncul seketika dengan terburu-buru juga. Ia keluar mendahului ku dan mengambil sepeda.
Onew: ayo-ayo cepat naik!
Aku spontan mengangkat rok dan naik di jok belakang sepeda secepat kilat. Terasa onew oppa menggoes sepeda dengan kekuatan tinggi.
Key: HATI2 YA! Aduh, ROK NYA WON HEE….NANTI DI LIHAT LELAKI…aduuuuh, dasar perempuan….(peduli amat dah)
Bersamaan dengan itu, aku melambai pada key oppa dan sepeda pun melaju dengan kecepatan tinggi.

Signature

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

My Regret [2.2]

Title: My Regrets

Author: Nisaa~ ^o^

Genre: Family

Main Cast:

–          Lee Jin Ki

–          Lee Ji Hyun

Other Cast:

–          Choi Min Ho

–          Lee Tae Min

–          Han Chae Rin

~ ~ ~

“Umma.. Aku pergi dulu ya..”

Umma menahan tanganku.

“Waeyo,umma?”

“Hati-hati ya… Umma sayang padamu dan Jin Ki…” ucap umma tiba-tiba. Begitu lancar. Continue reading My Regret [2.2]