{FFWL} 5th FFWL To Zika

Nama Asli dan A.K.A : Widy A. Ocktaviany a.k.a Flameunrii

Untuk : Zika onnie J

Annyeong onnie 😀

Gimana keadaannya? Udah agak baikan dong? Hehe, kita emang belum pernah ngobrol dan mungkin onnie ga tau sama sekali siapa aku.Tapi aku tau onnie, Yes I’m ur fans J I love ur fanfics =D

SMEW. Itu fanfic yang aku baca pertama kali waktu aku visit SF3SI. Fanfic yang bikin aku betah mantangin SF3SI tiap hari buat nyari lanjutannya. Mianhae, buat author lain..bukan berarti aku gabaca ffnya. Aku baca kokJ

Juga dari SMEW aku bisa tau kalo zika on suka banget drama full house, goong dll. Hey! Kita sama !! =D Dan ff itu bener” bikin aku..heem…apa yaaa…*mikirbentaran…*

1 menit….

2 menit…

5 menit…

200 tahun kemudian…

Bukaaaan~~ gyahaha lebe banget aku ini…

Ya, apa ya? *zikaon:apaansihinianakgajebanget* begitulah…. *zikaon: -usepjidat—asahparang-*

Waktu tau kabar dari Lana onnie, kalo onnie sakit dan harus diopname . sumpah aku shock =( Aku baru tau kalo onnie mantan ketua osis, sangat sibuk dlm urusan sekolah, tapi masih sempet”in buat nulis ff . =”> aku terharu, selama ini biar klo aku bikin ff series, readers udh nyuru cepat aku pasti santai” aja lanjutin ff, ß buat para author jangan dicontoh XD

Tapi aku ga nyangka onnie sempet”in juga ;)) Onnie-ah, saranghaeyo ~ *jiaah XD* bogoshippo~ *jiahlagi* kkk~ Mungkin onnie, pikir ini surat paling ga penting buat onnie, tapi… dari surat ini aku Cuma mau bilaaang….

Saranghaeyo~ *busetdah,ygbacapengsan*

Kk~ maksud aku… mau bilaaang….

SARANGHAEYOOO~ *DIGEBUKMASA!* *ZIKAON: INIANAKSIAPASIH?LUKIRAGUEYURI?sorilayau~ SONOLUSAMAAMBERAJA (?)nah loh?

MAKSUD AKU MAU BILAAANG~

CEPAAAAAT SEMBUUUUUUH ONNIE ~~~

CEPAT SEMBUUUUUUH~

AKU RINDU DIRIMU *zikaonlangsungmuntah-muntah*

AKU RINDU SMEW~!!!!

DAN  SELAMAT  ULTAAAH  YAA~~

SEPTEMBER SAMAAN AMA MANTANKU KAN ? *baca:key* XD

Dari sekaraang siap siap nabung yaa~ soalnya makanku rada banyaaaak  =D *yangmaunraktirelosiapawid?*

Buahaha, becandaaaa~

Pokoknya zika on cepet sembuh, sehat sentausa (?) panjang umur, trus membiayai aku nikah sama minho *digebuksatublog* J ehe

Oh ya biar kecepetan tapi aku nyanyiin sekarang aja yaa~

Saengil cheukka hamnida~

Saengil cheukka hamnida~

Saranghaneun Zika onnie~

Saengil cheukka hamnida ~

Iyeeeey J

P.S : mianhae kalo surat ku panjang lebar ga berbobot. Kan disesuaikan sama yang nulis o.o (?)

You, Him Or Him? – Part 2

Tittle : You, him or him?
Author : Joannataemints
Cast : taemin, choi minho, ji yeon, soo seok
Rating :  PG-13/15
Part 2
~Soo Seok POV~
Mwo?!Ngapain ke SME
“mau apa?” dia tersenyum Dan memilih duduk paling belakang
“katanya kau bertanya kenapa aku selalu tidur di kelas?”
Aku ini orang yang nalarnya cepat, walaupun dia hanya berkata seperti itu, apa dia trainer di SME?Atau dia mempunyai hubungan dengan orang SME?
“oi!Ji yeon!” aku Dan ji yeon menoleh, omo!Donghae suju!Aish sudah kuduga dia Ada apa-apa dengan orang-orang SME!!
“annyeong oppa,,,sudah ya..pasti mereka menunngu”
Menunggu?
“temanmu?” tanyanya menunjuk Ku
“NE,nanti saja kenalannya,pasti mereka ,sedang bercanda!” ji yeon menarik tanganku, kami bertemu seorang ahjussi di lorong “mereka gak mau latihan tanpamu!sana” kata ahjussi itu, Dan lagi-lagi ji yeon menarik tanganku. Kami berhenti di sebuah pintu.
“Nanti jangan heboh ya?”
“NE” dia memutar kenop pintu Dan membuat aku terkaget-kaget
SHINee!!
Key menghampiri kami Dan menggusak rambut ji yeon “ayo latihan”
Ji yeon menyalakan tape ‘Electric Heart’
Aku duduk di pinggiran ruang
“Oppa kakimu lebarkan, jong oppa jangan seperti robot, key oppa gerakan mu salah!Minho oppa,,,jangan mentang-mentang habis sembuh malas-malasan deh!!” ji yeon memarahi semua member Dan mereka hanya berdecak, ji yeon yang Ku kenal berbeda jauh Dari sekarang yang aku lihat.Ji yeon mematikan tape Dan berkacak pinggang “kalian kan mau membuat MV electric heart!Jangan malas-malasan!Dan jangan membuat aku malu!”.
“NE,NE,NE” kata mereka berlima
“Ini teman mu ya ji yeon?” tanya key
“ah,,annyeong han soo seok imnida” aku membungkuk
“manis” katanya yang berhasil membuat mukaku merah
Aku menarik tangan ji yeon ke pojok ruangan
“ji yeon jangan bilang kau..”
“NE memang kenapa?”
“kenapa kau tak bilang padaku?”
“haruskah?”
“Tentu!Aku kan shawol!”
“baik, aku kerja paruh waktu melatih mereka semua”
“Ada lagi yang kau rahasiakan?” tanyaku
“em..salah satu dari mereka namjachingu Ku”
“MWO!!!” sekarang semua member SHINee melihatku
“siapa?” aku berbisik lagi
“tebak sendiri” senyum nakal berkembang  di wajah nya!Awas kau ji yeon!
Jam menunjukan pukul 6 sore, kam semua makan di ruang latihan, ternyata masakan key itu enak juga ya..pantas dia di panggil umma
Aku berpamitan pulang,ji yeon mengantarku sampai halte
“ji yeon kupikr-pkir,,namjachingu mu itu taemin ya?”
Dia menatapku dengan tatapan aneh seolah berkata bagamana-kau-bisa-tahu!
Dia membungkuk padaku  “aku mohon jangan beritahu siapa-siapa ya?sebenarnya ini mau kurahasiakan, tapi aku tak sanggup, kau tahu kan mulut wanita yang selalu mau bercerita?”
‘tentu..percaya saja padaku” aku kemudian menaiki bus Dan melambai pada ji yeon
~Ji Yeon POV~
Seperti biasanya, soo seok dengan cepat menebak semua itu,,ok satu shawol berhasil menerima hubunganku dengan taemin, hei tap di dunia ini Ada berapa juta shawol?Aduh…aku makin pusing saja. Aku kembali berjalan menuju gedung SME, handphone Ku berdering
>>Ji yeon, umma pergi ke busan untuk menjenguk nenekmu, sekalian memberitahukan soal pertunanganmu, semingguan ini kau tinggal di apartemen sendiri, tapi kau boleh kok ke dorm mereka<<
Ah, si umma mah!ke busan cuma ngasih tahu soal itu doang, atau jangan..jangan umma sengaja, agar aku dan taeminnie berdua?Aigo!Jangan berfikir macam macam!Aku melihat kyuhyun oppa di lorong, coba kau tebak sedang apa dia?yep1Bermain Psp nya!
“hai ji yeon?”
“hai”
“dari mana kau?” dia menatapku
“bukan urusanmu”.Tiba tiba Leetuk oppa menepuk pundakku dari belakang
“Kau ini bisa sopan sedikit tidak sih?” nada bcaranya memang biasa, tapi tatapannya tatapan setan (mian oppa)
“huh,,aku tak akan sopan padanya sebelum psp Ku di kembalikan!” aku berlalu meninggalkan mereka, Dan menemui minho oppa di depan pintu ruang latihan
“aku mau ke toilet sebentar, tolong bangunkan taemin ya?”
“ne” aku mentup pintu Dan oh…neomu kyeopta!Taeminnie tidur dengan baby facenya di lantai ruang latihan yang dingin, kasihan
“taem..bangun” aku mengguncang tubuhnya, tapi dia malah menarikku ke pelukannya, “Minnie nanti para hyungmu melihat”
Aku bisa mendengar detak jantungnya yang teratur
“sebentar saja” yah..bbolehlah,,
KLEK
Aku menoleh ke arah pintu Dan segera duduk bersimpuh, begitu juga dengan taemin
“Apa yang kalian lakukan hah!” bentak Jong oppa
~Minho POV~
Aku melihat ji yeon dari kejauhan
“aku mau ke toilet sebentar, tolong bangunkan taemin ya?”
“ne”.
Aku mencuci mukaku, saat keluar dari toilet Dan melihat para hyung sedang berjalan ke arah ruang latihan, aku memutar kenop pntu Dan,,seperti petir menyambar,,mereka berpelukan, ji yeon Dan taemin…
Semua hyung juga terkaget-kaget, mereka berdua lalu duduk bersimpuh menatap kami ketakutan
“Apa yang kalian lakukan hah!?” bentak jong hyung
“tadi aku ingin membangunkan taemin, la..lalu dia mengigau ummanya Dan memelukku”
Masa sih!?Aku menyambar tasku
“aku pulang”
Aku berjalan ke arah dorm, untung nya dorm itu dekat dengan gedung SME
Aku berajalan ke arah dapur Dan membuat susu, belum sempat menyeruputnya sesuatu mengejutkan Ku
“Aku pulang!” ji yeon?!Ngapain dia kesini!Aku berlari kecl ke arahnya yang masih di depan pintu
“Mau apa kau kesini?!”
“menginap” senyumnya, aku terpesona oleh wajah polosnya, dia melamba-lambaikan tangannya ke arah mukaku, hei cncin itu!
Aku menangkap tangannya
“cincin Apa ini!”
“oh..aku kembaran dengan taemin, kami membelinya di toko mainan hehe”
Sial!Kenapa selalu taemin!Aku melemparkan tangannya ke udara Dan berjalan ke arah dapur untuk meminum susu yang tertunda
Tapi taemin malah sedang asik menyeruput susu itu tanpa Ada tampang dosa!
“Taemin, buat susu sendiri!Itu susuku tahu!” aku merebutnya, kulirik jari taemin, yah Ada cincin hitam melingkar di jarinya, aku mengamatinya,beruntung sekali dia bisa kembaran dengan ji yeon.Tapi sepertinya itu bukan cincin mainan!Itu seperti black diamond!…Terserahlah!
“Taeminnie..sosis Ku habis, belikan sana”
“Tapi dengan ji yeon ya? Aku takut kalau sendirian”
Harusnya aku saja yang pergi berdua dengan ji yeon!
~Taemin POV~
Aku senang bisa berdua dengannya tapi dia malah asik dengan handphonenya,,terkekeh sebentar kemudian serius lagi
“chagi apa yang kau lihat” aku merebut handphonennya,oh dia membaca ff, ets, di ff itu aku berpacaran dengan minho hyung!Pantas dia terkekeh!Aku menutup ff itu
“gya!Apa yang kau lakukan!” teriaknya
Kami di minimarket hanya membeli snack-snack untuk keadaan darurat, seperti begadang sampai malam, atau key hyung yang tidak sempat memasak.
“chagi ayo kesana” aku menunjuk toko mainan dekat mini market
“kajja” dia berlari riang,,dasar anak-anak!
“omona..lihat boneka mu Ada” dia mengambil boneka dengan rambut hitam jamur dengan kaos bertuliskan wi.ck.Ed seprti kaosku di replay
Dia memeluknya, “aku mau ini”
Aku melihat lihat banyak mainan tapi mataku tertuju pada gelang bulan
Aku menyuruh ahjumma menuliskan nama kami di belakang bulan itu
Malam ini dingin, Dan jalanan sepi
“ini” aku menyodorkan gelang itu, dia tertawa
“kenapa tertawa!”
“aku juga membeli itu” dia mengeluarkan gelang bulan yang sama
Aku melihat bagian belakang gelang itu, kata-kata nya membuat aku inggin memeluknya ‘Ji-Tae saranghae’
Aku memelluknya
“gomawo”
“nado” bisiknya
CKLIK
Apa itu?Seperti suara kamera!
-TBC-

Signature

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

Welcome To My Dream World – Part 8

Ini terusan ff ku yang kemarin moga pada suka makasih buat yang udah comment ff yang part 1-7 mudah-mudahan masih inget ama ceritanya

SHINee Kingdom with SHAWOLINDO Kingdom part-8 *welcome to My Dream World*

“taemin irona”richan menguncang-gunang tubuh taemin yang sudah seperti orang mati itu.

“hhooaaaaammm richan aku itu pangeran jadi bebas mau tidur seharian juga”taemin berbicara sambil mengucek kedua matanya.

“hari ini ada pertemuan para mentri yang akan diselenggarakan di balai istana jadi cepatlah bersiap-siap kau sekarang bukan pangeran lagi tapi sudah jadi raja”ujar richan.

“mwo?”taemin langsung jatuh dari tempat tidurnya. Dia langsung menatap richan jahil.

“kalau begitu panggil aku yang mulia”pintanya. Ri chan hanya geleng-geleng kepala.

“dasar!!kerja dulu yang bener baru aku akan memanggilmu yang mulia”seru richan.

“nee”taemin bangun dengan malas-malasan kemudian bergegas mandi.

^^

“chan, selama taemin memerintah kau juga harus melakukan banyak hal sebagai calon permaisuri”richan mengangguk pada oppanya itu. Pangeran Min Ho menatap adiknya dalam seolah merasa asing dengan orang yang ada dihadapannya sekarang.

“putri richan yang mulia ingin bertemu dengan anda”seorang dayang istana tiba-tiba detang menghampiri richan yang sedang berbicara serius dengan  oppanya itu.

Richan mengangguk kemudian membungkuk pada pangeran min ho dan meminta izin untuk keluar dari kediaman pangeran min ho.

^^

Richan kini sudah sampai di istana utama dia mengedarkan pandangannya ke segala arah,

“chan, akhirnya kau datang juga. Ada yang harus kita bicarakan”taemin langsung menarik tangan richan masuk ke kamar mereka.

“ada apa sepertinya ada sesuatu yang penting?”tanya richan setengah berbisik.

“tadi saat pertemuan para mentri ada kejanggalan, chan”jawab taemin. Richan makin mengerutkan keningnya.

“kejanggalan apa?bukankah masalah teritorial seharusnya sudah bisa diatasi dan menurut sumber saudagar-saudagar itu tiidak mungkin macam-macam kan?”richan semakin bingung dengan penjelasan taemin. Jujur dia sangat tidak mengerti dengan dunia politik apa lagi hubungan antar negara yang harus dilakukan baik itu dalam bentuk bilateral ataupun multirateral.

“kamu tahu kerajaan dong bang shin ki?”tanya taemin tiba-tiba. Richan mengangguk, tapi dalam hatinya dia bingung kenapa lee soo man memakai nama-nama kerajaan 500 tahun yang lalu untuk dijadikan nama boybandnya?

“mereka telah memutuskan hubungan kerja sama dengan pemerintah kerajaan SHINee dan kerajaan SHAWOLINDO. Mereka sudah mengadakan hubungan bilateral dengan kerjaan super junior. Dan apa kamu tahu itu artinya apa?”taemin menatap richan dalam. Dia yakin richan pasti sedikit tahu tentang dunia politik.

Richan mengangguk lalu berkata”ne aku tahu. Kita akan mengalami kekosongan kas negara, ditambah musim kemarau panjang akan menimbulkan kelaparan diseluruh penjuru negri, mungkin bagi anggota keluarga kerajaan itu tidak terlalu mengkhawatirkan, tapi bagaimanapun rakyat adalah tanggungan keluarga kerajaan”richan menghela napas panjang, dia beruntung sering nonton film-film kolosal.

“baguslah kalau kau mengerti, tapi apa kau tahu apa dampak yang akan terjadi jika kelaparan itu terus berlanjut dan keluarga kerajaan tidak bisa mengatasinya?”richan mengangguk kemudian menjawab.

“keluarga kerajaan akan kehilangan wibawanya dimata rakyat dan raja akan diturunkan secara paksa oleh rakyat dan kerajaan itu akan hancur dengan sendirinya, kemudian akan diambil oleh kerajaan lain yang lebih berkuasa”

Taemin kagum dengan kecerdasan richan. Jujur barusan kalimat-kalimat yang dia tanyakan memang dia tidak mengerti lagi pula dia tidak terlalu paham dengan hal-hal seperti ini. Dulu dia memang ingin memiliki kehidupan seperti seorang pangeran yang berkuasa di suatu kerajaan besar,

Setelah dia mengalami sendiri, dia merasa mungkin lebih baik menjadi seorang magnae SHINee yang dituntut untuk selalu tampil sempurna diatas panggung meskipun kadang dia lelah dengan tuntutan untuk menjadi sempurna dimata SHAWOL.

“kenapa melamun?”pertanyaan dari richan itu membuat taemin sadar dari lamunannya.

“aku hanya merindukan hyungdeul, tapi aku merasa disini juga tidak terlalu buruk setidaknya ada kamu yang bisa aku ajak bertukar pikiran, ternyata benar apa yang diucapkan pepatah yang mengatakan kalau seorang raja yang hebat pasti memiliki ratu yang hebat dibelakangnya”richan tersipu, taemin yang merasa richan mulai kegeeran langsung menari ucapannya.

“tapi aku raja yang tidak berguna berati ratuku juga sama-sama tidak berguna”richan langsung mengejar taemin sampai ke halaman istana, tanpa mereka ketahui semua anggota kerajaan memperhatikan mereka dari kediaman ratu sun yi.

“mereka lebih mirip anak kecil”seru pangeran jong hyung sambil menggelengkan kepalanya.

“tapi merekaa pasangan yang selalu membuat iri”celetuk putri min gi. Amdai richan dan taemin mendengarnya mereka pasti akan tertawa terbahak-bahak sangking anehnya.

Sementara itu tanpa mereka semua ketahui ryeowook sedang bertelepati dengan penyihir Leeteuk.

“mereka ternyata selamat hyung, jadi kapan hyung akan menyerbu kerajaan ini jujur aku sudah bosan bersikap manis pada mereka semua. Aku ingin sekali mencampurkan racun pada makanan yang akan aku sajikan”ujar ryeowook dengan senyum evilnya.

“sabarlah aku yakin mereka adalah reinkarnasi dari pangeran dan putri itu, mereka tidak terlalu paham dengan segala sesuatu mengenai kerajaan. Jangan terlalu gegabah kau tidak ingin dihabisi jenderal kang in kan?”penyihir Leeteuk mencoba meyakinkan ryeowook.

“terus apa yang harus aku lakukan sekarang?”tanya ryeowook bingung.

“buat kekacauan di istana supaya mereka semakin takut dengan teror-teror yang akan kita lakukan”

Sementara itu dikediaman selir neul rin.

“apa saya boleh masuk?”tanya taemin. Selir neul rin yang sedang bertapa langsung tersenyum pada taemin dan menghentikan aktivitasnya.

“ada apa pangeran mencari hamba?”tanya selir neul rin.

Taemin bingung karena sebenarnya dia iri pada cerita-cerita yang diceritakan richan padanya.

“jangan pernah iri pada istrimu sendiri kemarilah apa kau juga ingin mendengar ceritaku?”taemin mengangguk kemudian menghampiri selir neul rin.

“apa aku boleh bertanya sesuatu?”tanya taemin akhirnya.

“tentu kau ingin bertanya mengapa soo man memakai nama-nama kerajaan korea 500 tahun yang lalu kan?richan juga sepertinya penasaran dengan hal itu. Richan kemarilah jangan bersembunyi disana karena aku akan menemukanmu dimanapun kau berada”taemin terkejut karena ternyata richan diam-diam mengikutinya, begitu juga dengan richan yang terkejut karena selir neul rin dapat mengetahui keberadaannya.

Richan akhirnya keluar dari tempat persembunyiannya dengan senyum malu.

“aku akan menjelaskan bahwa soo man adalah orang yang sangat mempercayai cerita zaman dulu. Dia percaya bahwa dulu ada banyak kerajaan yang saling bersaing. Dia yakin kalau menggunakan nama itu maka kalian bisa bersaing dalam memperebutkan pasar musik”richan dan taemin mengangguk mengerti.

“apa soo man songsaenim juga memiliki telepati?”tanya taemin tiba-tiba.

“tidak dia hanya percaya dengan cerita-cerita itu tanpa bermaksud mengetahuinya dengan rinci. Sudah malam lekaslah istirahat. Menurut perhitunganku sebentar lagi kerajaan super junior akan menyerang kerajaan ini jangan sampai kalian mati, jika kalian mati pengorbanan yang kalian lakukan akan sia-sia dan nama kalian tidak akan tercantum dalam sejarah”taemin dan richan mengangguk kemudian berpamitan untuk menuju kediamannya.

“richan kita pergi ke perpustakaan istana sebentar saja aku ingin mencari sesuatu”ujar taemin. Richan tampak berpikir sejenak, tapi kemudian mengangguk.

“baiklah aku juga belum mengantuk”ujar richan semangat.

Mereka akhirnya sampai di perpustakaan istana. Taemin segera menyalakan lilin-lilin itu.mereka membuka halaman demi halaman sampai akhirnya taemin kelelahan dan tertidur di perpustakaan.

Sementara itu richan yang memang sulit untuk tidur terus membaca buku-buku itu. Dia sudah bosan membaca buku-buku karena banyak kata-kata yang dia tidak mengerti.

Sampai akhirnya richan menemukan buku usang yang sepertinya memang sengaja disembunyikan di deretan buku yang paling pojok.

Richan mengamati buku itu, dia sangat tertari pada buku itu karena dia merasa sangat mengenal buku itu.

“taemin..taemin bangunlah!taemin aku menemukannya”richan berteriak taemin langsung terbangun dari tidurnya dan menatap richan karena cairan-cairan bening itu keluar dari mata richan.

“uljima kenapa kamu menangis?”tanya taemin. Richan yang menyadari matanya berair segera menghapus air matanya.

“kau belum menjawab pertanyaanku. Kenapa kau menangis ?”ulang taemin.

“ini air mata bahagia taemin. Aku menemukannya”tanpa sadar richan segera memeluk taemin. Taemin terkejut sekaligus senang. Dia membalas pelukan richan.

Sampai akhirnya pintu perpustakaan terbuka pangeran min ho dan raja ki bum yang melihat itu merasakan pipinya memanas.

“mianhae aku tidak tahu kalau kalian sedang.. ah anggap saja aku tidak melihat apa-apa”taemin dan richan langsung menyadari posisi mereka sampai akhirnya,

“kkkkyyyyyyyyaaaaaaaaaa”

TBC

Created by: Han Richan

Signature

This post/FF has written by SF3SI Freelance Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

Our Rebellious Girl – Part 3 (End)

Author                  : storm

Cast                       : Dawn, Shinee

Genre                   : Family

Summary               : “Dawn bangunlah” Taemin mencoba membangunkannya. Kami semua histeris melihatnya menutup mata. hanya Key yang ku lihat tersenyum dan berkata “terimakasih Dawn”.

“World gives us two choices –to survive or to give up; to live or to die.”

Our Rebellious Girl (End)

Minho POV

“oppa..bangun..oppa!” seseorang memukul-mukul pipiku.

“emmm…” aku masih menggeliat di tempat tidurku.

“oppa…ayo bangun…aku mau pergi ini..nanti telat..” katanya sambil menarik tanganku.

“Dawn?” tanyaku pada gadis ini.

“iya aku. Emang ada lagi gadis 16 tahun yang cantik memanggilmu oppa? Hah?” katanya sambil berjalan menuju cermin berbentuk persegi dengan hiasan bunga disampingnya. Aku tersenyum mendengarnya.

“oppa..digerai atau diikat ke belakang?” gadis kecilku ini bertanya sambil menyisir rambutnya di depan cermin. Aku berjalan menghampirinya.

“diikat ke belakang” jawabku. Dia tersenyum. Manis sekali. Tangannya kemudian mulai mengikat rambut panjangnya ke belakang. Kusentuh kepalanya. kucium kepala gadis ini. kulingkarkan tanganku di lehernya. Gadis ini sekali lagi melihatku dari kaca. Dia tetap tersenyum. “aku pergi dulu oppa” katanya.

“ga boleh. Bahkan kalo semua oppa mu memberi izin, aku akan tetap bilang tidak.” Aku tetap memeluknya. Kupandangi adikku ini. dia berbalik menghadapku sekarang.

“oppa..aku sayang oppa..sangggattttt sayangggg..mmmuachhhh” dengan tersenyum dia mencium pipiku dan menghilang dari pelukanku.

“Dawn?” Kulihat sekeliling kamar ini. tapi tidak ada seorangpun di kamar ini. “Dawn?”kucari di kamar mandinya tapi tidak ada juga.

“Dawn,aku tidak mengizinkanmu pergi! Kau dengar?” teriakku sambil mencarinya di luar kamarnya. “Dawn?” “Dawn?”aku tetap mencarinya.

“DAWNNNN” tiba-tiba mataku terbuka. kulihat tembok berwarna pink mengelilingiku. Tuhan..hanya mimpi.. aku berdiri dari tempat tidurnya yang berwarna biru ini. kulihat beberapa tas di dekat pintu. sepertinya aku ketiduran. Kemarin hyung memintaku mengambilkannya baju ganti. “Hff..syukurlah..hanya mimpi” aku menarik nafas lega.

Kamar ini terlihat rapih sekali pikirku. Mejanya juga rapih. Kulihat beberapa foto dengan figura kayu tersusun rapih di atas mejanya. Ku ambil figura itu. Kulihat ada 5 orang pria dan gadis berusia 15 tahun di foto itu. Mereka semua sedang memegang ice cream. Gadis dengan ice cream di bibirnya itu tersenyum lebar. Dan lima orang pria itu berpose dengan menunjukkan ice creamnya. Aku menarik nafas panjang melihat foto ini. dada ini terasa sesak. kuletakkan lagi figura itu.

Ku ambil figura yang satu lagi. Kali ini kulihat gambar seorang gadis berumur 14 tahun masih dengan 5 orang pria yang sama. Gadis ini terlihat sedang menggembungkan pipinya. Seorang pria dari belakang melingkarkan tangannya di leher gadis ini. laki-laki yang paling tua terlihat sedang tertidur di pundaknya. Dan yang lain terlihat mengacak-acak rambutnya. Aku tertawa teringat kejadian di foto ini…..

*dug* *dug* *dug* *dug*

Suara langkah kaki dari lantai atas terdengar sampai bawah. Dawn tiba-tiba berlari ke ruang makan. “oppa..onew oppa mana?” tanyanya dengan panic.

“kayaknya masih tidur” jawabku.

“kalo key oppa?” tanyanya lagi.

“dia di…” belum selesai kujawab, Key sudah muncul dengan omelet di tangannya.

“kenapa? Pagi-pagi udah grasak grusuk aja” tanya Key.

“oppa..sepertinya aku sakit” Dawn tiba-tiba mengeluh pada Key.

Key langsung memegang keningnya. “ga panas” kata Key.

“bukan oppa..itu…” Dawn membisikkan sesuatu pada Key.

“APAAA???” teriakan Key langsung membuat ku dan Taemin yang sedang membuat roti kaget. “Kenapa?” kataku dan Taemin berbarengan.

“kau? Gila ya?” key menatapnya bingung.

“oppa..aku ga ngapa-ngapain..” Dawn mulai terlihat cemas.

“tiba-tiba begitu..” tangannya mulai bergetar. Wajahnya menunduk.

“oppa..jangan-jangan aku sakit parah..” dia mulai menangis.

Key memandangnya “kau tunggulah di kamar” pinta Key padanya. Key langsung berlari ke luar. Aku dan Taemin hanya memandang mereka cemas.

“Dawn kenapa?” tanyaku. Yang ditanya hanya melihatku dengan mata berkaca-kaca. Dan pergi ke kamarnya.

Sekitar 30 menit Key datang dan langsung berlari ke kamarnya. Key mengetuk pintu kamarnya dan menyerahkan sesuatu yang dia bawa dari luar. “ini..cepat pakai.aku tunggu di luar” kata Key padanya.

Kemudian terdengar Key berkata “ini, tiffany noona mau bicara padamu”. Aku semakin bingung. Kulihat kedua hyungku mereka juga tidak mengerti. Apalagi hyung tertuaku yang baru saja bangun.

Tidak lama Key turun. Kami semua menunggu penjelasannya. “Sebenarnya Dawn sakit apa?” tanya Jonghyun hyung padanya.

Key membisikkan sesuatu padanya. “APAA?” reaksi yang sama keluar dari mulutnya. Kami semakin bingung dibuatnya. Jonghyun hyung kemudian memberitau kami semua. Dan kami meresponnya dengan “APAAAA???”

“Anak ini benar-benar mengejutkan” pikirku

Tidak lama Dawn turun. Kami semua tertawa melihatnya.

“jadi berdarah?” kataku. Dawn hanya mengembungkan pipinya

“aku kan ga tau oppa..” katanya sambil memainkan kedua tangannya.

“cewek bisa ga tau gimana sih?makanya jangan kayak cowok” onew hyung langsung menceramahinya.

“gimana bisa ga kayak cowok. Orang tinggal bareng cowok” balasnya. Kami semua hanya tertawa mendengar mereka berdua.

“adikku sudah besar..” jonghyun hyung langsung mengacak-acak rambutnya. Gadis ini hanya menggembungkan pipinya.

“Tuhan..aku tidak sanggup menghadapi ini”. Tanpa kusadari air mata jatuh kepipiku. Dadaku terasa sangat sesak mengingat semuanya. Ku terjatuh di tempat tidurnya. Air mata yang jatuh ini membasahi bantalnya. ku semakin menekan wajahku ke bantal berwarna baby blue ini. Tanpa sengaja kurasakan sesuatu di bawah bantalnya. Ku ambil benda itu. Sebuah buku bertuliskan tahun 2010. Kubuka buku itu. Kulihat gambar 5 orang pria di halaman pertamanya. Ku buka halaman selanjutnya. Kutemukan beberapa tulisan.

February 10, 2010

Dokter bilang obat sudah tidak bisa lagi menyembuhkan ku. Aku harus disuntik insulin katanya. Cih! Perduli setan dengan perkataan dokter itu. Siapa yang mau berdekatan dengan jarum? :@ tapi aku masih mau hidup TT.TT

aku harus berjuang! SEMANGAT!

Hey YOU, a very thin thing in this world which makes people BLEED, HERE I COME! I know that we are enemy forever. But in order to make me LIVE LONGER, let’s be FRIEND now. No matter how many times you HURT me, I will STAY CLOSE on you. Damn you!

DAWN BERJUANG!! O^^O

February 14, 2010

Aku membuang coklat dan blackforest yang diberikan onew oppa dan jonghyun oppa. Kulihat mereka terkejut dengan sikapku. Tapi aku harus melakukannya. Aku harus membuat mereka membenciku.

March 15, 2010

Kali ini aku membuang nasi yang diberikan oleh Taemin oppa. Aku tidak mau memakannya. Aku takut sakitku ini tambah parah. Kulihat wajahnya kaget saat melihat tindakanku. Oppa maaf tapi aku harus melakukannya.

April 7, 2010

Pagi ini aku terbangun dengan wajah pucat. Aku panik. Oppa pasti akan khawatir bila aku keluar dengan wajah pucat yang mengerikan ini. Aku memakai make up. sudah ku pakai tapi kurasa wajah pucatku ini belum juga tercover. Aku memutuskan menambah make up ku lagi. Lalu terlintas di pikiranku untuk memakai rok seragamku yang kependekan itu. Di meja makan semua oppa melihatku dengan tatapan tidak percaya. Aku berharap oppa membenciku.

Sore harinya tanpa sepengetahuanku Key oppa menjemputku. Dia melihatku bersama Sky. dan habislah aku! Key oppa sudah mengetahui tentang penyakitku ini. kali ini aku benar-benar berharap dia mau menutup mulutnya.

April 20, 2010

Kurasakan perlakuan Key oppa berubah padaku. Aku senang melihatnya. Rasa benci sudah timbul sepertinya. Tinggal 4 oppa lagi. Tapi ku yakin. Oppa akan terpengaruh dengan sikap Key oppa.

May 5, 2010

Aku sudah tidak tahan dengan semua ini. tubuhku semakin kurus. Wajahku semakin pucat. Kupikir sudah waktunya aku menyerah. Tapi…aku mau membuat kenangan bersama oppa-oppaku sekali lagi. Maaf oppa tapi ini terakhir kalinya aku merepotkan kalian. setelah itu aku akan pergi…

Kututup halaman terakhir di buku itu. Dawn..seandainya kau bilang dari awal.pasti kami akan memberikan yang terbaik untuk mu. Kami akan mencarikanmu dokter yang terbaik. Ke rumah sakit terbaik. Kemanapun Dawn..kemanapun…

Drttttt…drrtttttt..

Ponselku bergetar. Taemin?  Jantungku mulai berdetak kencang ketika membaca nama di layar ponselku. Kuharap tidak terjadi apa-apa. Tuhan..kumohon..

“Ya Taemin..” aku menjawab telfonnya.

“Hyung..cepat ke rumah sakit..Dawn..Dawn..” suara Taemin terlihat sangat cemas.

“Dawn kenapa???”

***

Drtttttttt…drtttttttttttt

Ponselku bergetar lagi.

“Ya hyung, aku sudah di rumah sakit” aku berlari ke ruangan Dawn dirawat.

“Cari Key dulu. Dari tadi aku menelfonnya tapi tidak diangkat.” Kata Jonghyun hyung.

“Key?” tanyaku ulang.

“ya..mungkin masih di rumah sakit ini. Taemin juga sedang mencarinya” kata hyungku. Aku segera menutup ponselku dan mulai mencari Key.

“key..dimana kau?” tanyaku dalam hati. Sambil berlari aku mencari Key. Kulihat ruang tunggu tapi tidak ada. Di Kantin juga tidak ada. Kucoba mengingat arah perginya kemarin. Kususuri jalan yang kemarin Key telusuri. Sampai kutemukan sebuah ruangan kecil yang hangat.

Kulihat seseorang sedang berlutut dan menundukkan kepalanya. kudengar orang itu berdoa “Tuhan..ku mohon sembuhkanlah adikku..aku memohon padamu Tuhan..” aku mengenal suaranya. Key? Sudah lama aku tidak melihatnya berdoa seperti ini. air mataku jatuh melihatnya berdoa seperti ini.

Tapi tanpa kusadari tubuhku mengikuti gerakannya. Aku berlutut dan ikut berdoa “Tuhan ku mohon kuatkanlah Dawn. Sadarkanlah dia. Tuhan kumohon berikan yang terbaik untuknya..” key menengok ke arah ku.

“Minho?” dia menghapus air matanya. Aku tersenyum.

“sudah berapa lama kau disini?” tanyaku.

“dari semalam” jawabnya.

“ayo cepat. Kita harus ke ruangan Dawn sekarang” kataku

“ada apa dengannya?” tanyanya cemas.

“entahlah aku juga baru sampai” jawabku singkat. Kami segera berlari ke ruangan Dawn.

***

Knock..knock

Kami mengetuk pintu dan membuka pintu ruangannya. Kulihat hyungku dan Taemin sedang berdiri di samping Dawn. Onew hyung menggenggam erat tangan Dawn. matanya bengkak. Begitupun dengan Jonghyun hyung dan Taemin. Aku menghampiri adikku yang sedang tertidur ini. ku usap kepalanya.

“aku akan melakukan apapun untuk membuatmu sadar Dawn” bisikku di telinganya.

“hyung, Dawn kenapa?” tanyaku.

“tadi detak jantungnya melemah. aku takut sekali. Jadi kuminta taemin menelfonmu.”kata hyung sambil menggenggam erat tangannya.

Ku lihat Key memandangnya sedih. matanya berkaca-kaca saat melihatnya. Key mendekatkan bibirnya ke telinganya “Dawn aku berterimakasih karena kau mau bertahan sampai di rumah sakit. Tapi Ku mohon sekali lagi Dawn. bertahanlah selamanya. Demi aku” air mata jatuh ke bibir Key dan membasahi rambut Dawn yang panjang. “Tidak jika bukan demi aku. Demi onew hyung atau siapapun. Berjanjilah padaku Dawn. Bertahanlah” kemudian Key mencium kening Dawn.

Tidak lama ku lihat matanya terbuka. “Dawn, kau sudah sadar?” tanyaku. Key yang baru saja menciumnya langsung memegang tangannya. Kami berdiri mengelilingi tempat tidurnya. Matanya melihat kami satu persatu. Dia tersenyum.

“oppa..” suaranya hampir tidak terdengar. Tangannya menggenggam tanganku dan Key erat. Bibirnya tersenyum. Tapi lama kelamaan, kurasakan genggaman tangannya melemah.

“oppa…a..” Dawn mencoba mengatakan sesuatu. Key mendekatkan telinganya. Air mata Key semakin deras membasahi pipinya. Kulihat Dawn menutup matanya dengan senyum dibibirnya.

“Dawn bangunlah” Taemin mencoba membangunkannya.

“Dawn..banguuun..” Kami semua histeris melihatnya menutup mata. hanya  Key yang ku lihat tersenyum dan berkata “terimakasih Dawn”.

***

Onew POV

“kaliannnn lama sekali turunnya..nanti terlambat!” Key langsung menceramahi kami ketika melihat kami di ruang makan.

“Kau cepat turun dari punggung oppa mu” kali ini bukan aku saja yang kena ceramah tapi Dawn yang sedang berada di punggungku juga. Dia segera turun dari punggungku sambil cemberut.

“oppa galak sekali pagi ini” katanya pada Key.Key langsung memberinya tatapan tajam.

“dia lagi PMS ya?” tanyanya pada Minho. Yang ditanya langsung menahan tawa dan mengangguk.

“AWW..” Key yang mendengarnya langsung memukul kepala adik perempuannya itu.

“ayo cepat duduk dan berdoa” ujarku memotong permainan mereka.

“Tuhan terimakasih karena masih mengizinkan Dawn sarapan bersama kami.” Key memimpin doa kami. “kami berjanji akan selalu menjaganya. amin” Dawn menatap Key dalam. Dia tersenyum.

“mmuach..aku sayang oppa” satu ciuman mendarat di pipi kanan Key. Kami semua kaget melihatnya. Hanya Key yang tersenyum senang.

“Dawn” Minho memanggil Dawn dan memberikan pipi kirinya.

“ini..cium aku juga”  tapi Dawn hanya memberikannya tatapan aneh

“aku tidak akan mencium bad boy sepertimu oppa” katanya.

Minho langsung menaruh rotinya di piring dan berkata “bad boy?? Kau..” belum sempat Minho melanjutkan kata-katanya, ponselnya berbunyi

“ya noona..ya hari ini aku ke kampus. Jangan lupa bawa pesananku ya noona cantik. terimakasihhh” Katanya pada noona di seberang sana sebelum akhirnya menutup ponselnya.

“Noona cantik?” Kami semua serempak mengatakannya.

“kenapa?” minho bertanya heran pada kami.

“I always knew you were a bad boy..” tiba-tiba Dawn menyanyikan lagu run devil run dari Kesha. kami semua tertawa mendengarnya.

Minho menoleh ke arahnya dan berpura-pura mencekik lehernya. “kauuu…”

“oppa…tolong..” Dawn menggoyangkan bahu Key yang langsung direspon “aku akan menelfon polisi. Tapi nanti setelah aku makan roti ini” kata Key.

“kau..aku bisa mati duluannn” katanya sambil memukul tangan Key.

“ahahaha” kami semua tertawa melihat mereka.

beginilah pagi- pagi kami selama tiga tahun ini. selalu saja ada yang membuat kami tertawa. Ya, sudah tiga tahun kami menjalani pagi dan malam kami bersama Dawn. Dia berhasil melewati hari-hari kritisnya. 3 bulan pertama mungkin bulan terberat baginya dan juga kami. Tapi kami berhasil melewatinya. Sekarang sudah tidak ada lagi jarum yang masuk ke tubuhnya. Pipinya juga mulai berisi. Walaupun masih memakai make up. tapi sudah tidak setebal dulu lagi. Aku senang melihatnya seperti ini. “aku tidak akan membiarkanmu menjadi rebellious girl lagi Dawn. aku berjanji.”

$$$

Dawn POV

“Dawn aku berterimakasih karena kau mau bertahan sampai di rumah sakit. Tapi Ku mohon sekali lagi Dawn. bertahanlah selamanya. Demi aku. Tidak jika bukan demi aku. Demi onew hyung atau siapapun. Berjanjilah padaku Dawn.” kurasakan seseorang berbisik di telingaku dan mencium keningku. Aku membuka mataku perlahan.

“oppa..” aku tersenyum melihat semua oppaku. Banyak sekali hal yang ingin kukatakan. Tapi mata ini terlalu berat. Tenggorokan ini terasa kering sekali. Aku menggenggam erat tangan Key oppa. Dia menatapku sendu. Tubuh ini lemah sekali.

“oppa..a..” key oppa mendekatkan telinganya ke bibirku

“oppa..aku..akan…bertahan..”

***

STORM POV

Someone told me this:

“Storm, if the world tells you that you’re going to die.

or if you think, you  have no one support you.

Always be sure that you always have your heart support you.

And even if your heart chooses to give up.

You should force yourself to live.” 😉

P.S: WELCOME BACK STORM ^.^ … we love you ^o^

Signature

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF