LOVES’WAY – LOVELY DAY [2.2]

LOVELY DAY [2.2]

Main Cast: Choi Hye Jin, Shin Hyo Jin, SHINee

Support Cast: Super Junior

”Ya! Yang hari ini akan latihan dengan Taemin…”ledek Hyo Jin begitu kami sampai disekolah.

Aku tidak mempedulikannya dan terus berjalan menuju kelasku dan seperti biasa sudah ada Key disana, terkadang aku ingin bertanya padanya jam berapa dia berangkat sekolah tapi kemarin saat aku datang pagi dia belum datang jadi jam berapa dia biasanya datang ya? Seperti biasa pula dia sedang sibuk membaca buku. Sampai sekarang aku tidak pernah tahu apa buku yang dibacanya. Aku berjalan melewati mejanya dan menyapanya.

”Annyeong Key…”sapaku padanya.

Dia diam saja, seperti biasa. Lama-lama malas juga menyapanya, habis dia tidak pernah membalasnya.

”Tidak tidur lagi?” tanyanya tanpa menoleh sedikitpun saat aku duduk di bangkuku.

Aissh!dia pasti ingin mengejekku gara-gara kemarin. Aku pura-pura tidak mendengar dan sibuk dengan diriku sendiri.

Aku menghela nafas dan merasa bosan sekali tiap pagi seperti ini, sudah begitu Key sibuk dengan urusannya sendiri. Aku berjalan mendekatinya dan langsung mengambil buku yang dibacanya.

”Ya!Hye Jin!kembalikan!”teriaknya begitu bukunya kuambil. Kuamati beberapa saat buku itu. Tumben sekali dia suka membaca buku sastra seperti ini. Tak kusangka cowok seperti dia suka membaca buku seperti ini. Bukannya mengembalikan aku malah membawa bukunya ke mejaku.

Dia berjalan berusaha mengambil bukunya kembali.

”Ya!kembalikan!aku belum selesai membaca tau!”teriaknya lagi.

Aku tidak peduli dan malah mulai membaca buku itu. Sekali-sekali mengerjainya, selama inikan selalu dia yang mengerjaiku.

Dia menghampiri mejaku dan berusaha mengambil bukunya kembali dan aku terus berusaha menghindar.

”Ya!kembalikan!”teiaknya lagi.

”Anni…aku mau baca juga!”jawabku

Aku berlari menghindarinya dan dia terus saja mengejarku. Akhirnya dia berhasil menarik tanganku.

”Kena kau!”serunya dan mengambil bukunya. Saat itu seseorang masuk ke kelas dan itu Taemin. Dia menatapku dengan tatapan yang aneh lalu menghampirku dan menyerahkan kumpulan kertas.

”Dari Heechul sunbae, kau disuruh membacanya”katanya dingin dan berjalan pergi keluar kelas. Kenapa dia?

Suasana latihan begitu kaku. Jelas saja kaku, daritadi Taemin sangat aneh, sebenarnya dari pagi dia sudah sangat aneh. Entahlah karena apa. Aku juga jadi merasa canggung karenya bukan karena dia aneh sih tapi aku selalu begitu  jika di depannya.

Akhirnya latihan selesai juga, aku berjalan mengambil tasku dan melihat HP-ku ada pesan masuk dan itu dari Hyo Jin.

Aku pulang duluan ya Hye Jin mianhe J

Yah, pulang sendiri deh. Ya sudahlah tidak apa-apa. Aku memasukan HP kembali ke dalam tasku dan berjalan pergi. Aku berjalan melewati lokerku dan memasukan sebagian buku yang tidak mau aku bawa ke rumah. Sepertinya sekolah sudah mulai sepi. Oh ya hari ini kan tidak ada ekskul yang kumpul dan hari pun mulai sore Aku berjalan menuju gerbang sekolah dan tiba-tiba Taemin berhenti di depanku. Dia membuka helm nya dan berkata.

”Kau pulang sendiri kan…Ayo naik…aku antar…sudah sore…”serunya tapi kali ini sambil tersenyum, terkadang aku heran dengannya, gampang sekali buat dia dari bad mood menjadi kembali seperti semula. Seperti tadi seharian dia sangat aneh tapi sekarang dia sudah kembali lagi. Waktu itu juga seperti itu.

Sebenarnya tidak enak juga selalu diantar pulang olehnya tapi…

Malamnya aku terus membolak-balik naskahnya. Aigoo bagaimana besok latihannya. Aku terus memikirkan apa yang akan terjadi besok. Ok ini Cuma adegan pelukan, Hye Jin. Tenanglah! Dia juga sudah pernah memelukmu! Aku menyakinkan diriku, tapi waktu itu kan tidak sengaja lagipula itu hanya pelukan sesama sahabat tapi yang ini lain. Aigoo, bagaimana ini?

”Hye Jin-ah kau belum tidur juga apa?” tanya Hyo Jin dari bawah.

”Belum..”jawabku. Cerita pada Hyo Jin tidak ya? Ah tapi pasti nanti dia malah akan menertawakanku. Tidak..tidak..tidak.

Hyo Jin tertawa. Kenapa dia?

”Pasti karena latihan tadi ya? Ada apa tadi?”tanyanya.

”Andwe…aku Cuma belum ngantuk saja..”jawabku, benar tidak usah cerita padanya.

Dia tertawa lagi lalu diam, mungkin dia sudah tidur.

Aku masih memikirkan besok, aigoo bagaimana ini! Semoga besok berjalan lancar-lancar saja.

Aku berjalan ke sekolah dengan gugup, bagaimana nanti. Hyo Jin daritadi terus saja memperhatikanku.

”Kau kenapa sih Hye Jin?”tanyanya.

”Andwe…”jawabku buru-buru dan berjalan mendahuluinya.

Hyo Jin mengejarku dan menyamakan langkahnya denganku dan terus memperhatikanku. Namun tiba-tiba dia langsung berteriak.

”Jang sonsaengnim…”serunya.

Dasar Hyo Jin! Lihat guru itu saja langsung menghampirinya, sebegitu dekatkah dia dengan Jang sonsaengnim kasihan sekali kalau Jin Ki Oppa melihatnya. Saat itu aku melihat Jin Ki Oppa baru datang dan melihat Hyo Jin bersama Jang sonsaengnim, bisa kulihat wajahnya agak sedikit sedih. Aigoo, kasihan dia! Aku berinisiatif menghampirinya dan menyapanya, ya sekedar menghiburnya saja.

”Oppa..”seruku pada Jin Ki Oppa.

Jin Ki Oppa tersenyum, lebih tepatnya berusaha tersenyum.

”Annyeong Hye Jin..”serunya.

”Annyeong….”seruku sambil tersenyum.

”Pagi sekali datangnya…”kataku mengajaknya bicara.

”Biasanya juga jam segini”jawabnya.

Ah malu deh!kenapa aku tidak tahu ya kalau dia selalu berangkat jam segini. Aku berusaha tersenyum.

”Hyo Jin suka dengan Jang sonsaengnim ya..”serunya.

Dan itu membuatku sangat terkejut.

”Andwe…”kataku buru-buru. Aigoo Hyo Jin!kau ini!

”Dia suka dengan Oppa kok…tenang aja..dia Cuma dekat karena Jang sonsaengnim adalah guru paduan suaranya…tenanglah Oppa..”jelasku padanya.

Aku berusaha menghiburnya tapi dia kelihatan sedih sekali. Aku jadi kasihan dengannya. Dia Cuma tersenyum tipis.

”Hwaiting!”seruku sambil mengepalkan tangan dan tersenyum padanya.

Dia ikut tersenyum dan mengacak-acak rambutku. Kami pun tersenyum bersama.

Hyo Jin kita harus bicara setelah ini, bagaimana kau tidak berpikir tentang perasaan Jin Ki Oppa. Seruku dalam hati.

Pelajaran berjalan sangat cepat sampai akhirnya istirahat.

”Hye Jin-ah…kau yakin mau part time?”tanya Rae Na di bangkuku.

”SStt…jangan sampai ada yang tau…”seruku padanya.

Aku meminta bantuan Rae Na untuk mencarikanku kerja part time dan kebetulan paman Rae Na punya sebuah toko Jajangmyeon yang sedang membutuhkan pekerja, aku sudah bilang pada Rae Na aku mau bekerja disana dan dia bilang dia akan bicara dulu dengan pamannya, semoga saja dia setuju. Aku butuh uang sekarang, berhubung tabunganku sudah habis dan aku harus menabung lagi untuk biaya kuliahku, aku tidak mungkin memberatkan ibuku apalagi nenekku dan keluarga Hyo Jin yang sudah banyak membantu selama ini. Aku ingin mandiri.

”Bagaimana?”tanyaku padanya setengah berbisik. Aku tidak mau ada yang tahu soal kerja part time ku ini.

”Dia bilang dia bisa tapi apa tidak akan menganggumu nantinya?begitu kata pamanku…”jawab Rae Na.

”Tenang saja aku bisa membagi waktuku…waktu di Amerika aku juga seperti ini..”aku tersenyum mencoba menyakinkan Rae Na bahwa aku mampu.

”Hye Jin-ah…”kata Rae Na sedikit khawatir.

”Tenanglah…”seruku.

Lalu dia menuliskan alamatnya padaku. Sepulang latihan drama aku akan kesana.

”Ok kita mulai!”seru Heechul sunbae begitu masuk ke ruang teater. Dari tadi jantungku terus berdegup kencang dan tidak mau berhenti. Aku benar-benar takut, bingung, semuanya menjadi satu. Aigoo!bagaimana ini. Apa yang harus aku lakukan.

Heechul sunbae memintaku dan Taemin untuk mengulang adegan yang lain dan setelah itu dilanjutkan adegan yang dimainkan peran yang lain. Aku duduk di pojok ruangan, menunggu waktu itu, satu persatu pemeran yang lain meyelesaikan adegannya dan itu semakin membuatku gugup karena berarti sebentar lagi akan masuk ke adegan itu. Aduh, aku semakin gugup. Kulihat Taemin biasa saja dan mengobrol dengan pemeran yang lain, tentu saja dia tidak akan gugup karena disini akulah yang harus memeluknya, pemeran wanitanyalah yang harus duluan memeluk. Tiba-tiba seseorang menyodorkan minuman padaku dan itu Donghae Oppa. Jangan sampai dia tahu aku gugup karena adegan itu.

”Gumawo Oppa…tapi aku tidak haus..”kataku.

Donghae Oppa duduk disampingku dan tersenyum.

”Pegang saja…siapa tahu kau haus?”serunya.

”Ne..”jawabku dan mengambil botol itu lalu meminumnya.

”Katanya tidak haus?”seru Donghae Oppa sambil tertawa.

Aku juga kaget kenapa aku langsung meminumnya, mungkin karena aku begitu gugup.

”Anggap saja kau dan dia memang pacaran…”seru Donghae Oppa dan kembali tertawa.

Aissh! Donghae Oppa masih sempat-sempatnya dia meledekku, tapi kenapa dia bisa tahu.

”Kau pasti bisa!” serunya lagi. Dia berdiri dan mengacak-acak rambutku sambil terkekeh geli.

”Hye Jin-ah…Taemin-ah…giliran kalian…”seru Heechul Sunbae.

Dan itu membuatku semakin gugup, jantungku berdegup sangat kencang. Aku memulai dialog dengan lancar dan kesananya masih lancar tapi begitu sampai adegan itu. Aku hanya mampu berdiri ditempatku. Aku malah memperhatikan sekelilingku dan melihat Donghae Oppa tersenyum dan mengangguk kearahku. ’anggap saja kau dan dia memang pacaran’ kata-kata Donghae Oppa kembali terngiang tapi aku belum pernah pacaran sebelumnya. Donghae Oppa tersenyum sekali lagi dan mengangguk. Aku maju menghampiri Taemin dan memeluknya. Saat itu jantungku berdegup sangat kencang, aku merasakan sesuatu yang lain saat memeluknya, perasaan senang. Aku memeluknya lama sekali. Aku tidak tahu kenapa tapi seakan aku tidak mau melepaskannya. Taemin seperti berusaha untuk melepaskan pelukannya tapi aku malah mempereratnya. Babo!apa yang aku lakukan kenapa aku malah semakin memeluknya. Aku merasakan tangan Taemin menyentuh punggungku dan dia balas memelukku. Aku benar-benar sudah gila!kenapa aku tidak melepaskannya. Aku merasa nyaman ada dipelukannya, ini bukan seperti pelukannya disaat aku menangis atau disaat menyemangatiku. Ada satu hal yang aku yakini sekarang. Aku menyukainya..tidak…lebih dari suka aku mencintainya…aku telah jatuh cinta padanya.

”Ayo pulang…”seru Taemin begitu aku berjalan mengambil tasku.

Itu kalimat pertama yang dia ucapakan sejak adegan tadi, setelah adegan tadi kami benar-benar hanya diam. Aku menjadi agak sedikit canggung padanya. Heechul sunbae malah bilang itu penghayatan yang sangat bagus. Aigoo!aku benar-benar tidak percaya apa yang terjadi tadi.

”Andwe…aku pulang sendiri saja…aku mau membeli sesuatu dulu…tidak mau merepotkanmu….”seruku padanya. Dan langsung berjalan melewatinya. Aku tidak mau dia bertanya yang macam-macam nanti ketahuan lagi kalau aku mau kerja part time.

Aku berjalan disepanjang pertokoan mencari toko tersebut dan akhirnya aku menemukannya juga. Aku masuk ke dalam dan langsung bertemu pemiliknya seorang ahjumma dan ahjussi tapi ahjumma itulah yang berbicara padaku sementara yang ahjussi itu sepertinya tugasnya adalah memasak. Dia pasti bibi dan paman Rae Na.

”Kau pasti yang diceritakan Rae Na?”seru ahjumma itu padaku begitu aku masuk.

”Annyeonghaseyo…Choi Hye Jin-imnida…”kataku sambil membungkukan badan dan tersenyum.

”Annyeong…aku bibinya Rae Na…Kim Hae Na…”dia pun tersenyum padaku.

”Maaf merepotkan bibi…”kataku padanya.

”Tidak apa-apa…aku malah takut akan menganggu sekolahmu…tidak apa-apa kan?”tanyanya.

”Andwe…aku bisa membagi waktuku…Gamsahamnida mau menerimaku bekerja disini…aku bisa mulai sekarang…”jawabku.

”Ne..masuklah…”serunya dan menyuruhku masuk.

Aku harus semangat demi mengumpulkan uang untuk kuliah . Mulai sekarang aku harus mencari alasan pada nenek dan Hyo Jin jika aku pulang agak malam tapi apa ya, aku belum sempat memikirkannya.

Hari sudah pukul 9 malam, aku berpamitan pulang pada bibi Hae Na.

”Gamsahamnida…”seruku sambil membungkuk dan keluar dari toko tersebut.

Saat aku keluar dari toko, aku sungguh kaget sebuah motor biru terpakir disitu dan semakin kaget melihat orang yang bersender disitu. Taemin. Apa yang dia lakukan disini?tanyaku dalam hati. Jangan-jangan dia tahu lagi.

Dia tersenyum dan menghampiriku yang masih terpaku.

”Lama sekali…”serunya.

Aigoo, apa dia mengikuti dan menungguku. Itu kan lama sekali, benarkah dia menungguku. Untuk apa?

”Ayo naik…Hyo Jin noona dan nenekmu pasti sudah cemas sekarang…”serunya.

”Aku sudah bilang akan pulang malam…”jawabku.

”Tapi kau tidak bilang akan kerja part time kan…”serunya lagi.

Dia tahu!matilah aku!pasti dia akan bilang pada Hyo Jin.

”Taemin-ah…kumohon jangan bilang Hyo Jin…”seruku padanya sambil memohon.

Dia tersenyum lalu mengacak-acak rambutku.

”Naiklah sudah malam…tenang saja…aku akan menjaga rahasia ini…”janjinya.

Aku tersenyum mendengarnya, syukurlah Taemin mau mengerti. Ya ampun aku tidak tahu kalau hari sudah sangat malam. Udaranya sudah mulai dingin sepertinya akan hujan. Aigoo, aku lupa bawa sweaterku. Aku sudah berganti baju dengan baju biasa dan aku lupa membawa sweaterku tadi pagi masih tergantung di kamarku. Aku menggosok-gosokan kedua telapak tanganku agar hangat.

”Pakai ini…”seru Taemin sambil melepas sweaternya yang seperti jaket, dia memakai dua lapis sweater sebelum baju seragamnya.

Aku ragu mengambilnya, dia sudah begitu baik padaku. Aku selalu saja merepotkannya. Tiba-tba dia langsung memakaikan sweater itu di tubuhku. Aigoo, jantungku kembali berdegup sangat kencang.

”Ayo naik…sebentar lagi hujan…”katanya lagi. Dia mengenakan helmnya dan menyerahkan helm yang satunya lagi padaku.

”Gumawo…selalu saja merepotkanmu…”seruku padanya begitu kami sampai di depan rumahku.

Dia tersenyum dan mengacak-acak rambutku.

”Jal ja!”serunya sambil tersenyum dan dia sudah menghilang.

”Jal ja…”seruku.

Aku baru sadar aku masih mengenakan sweaternya. Ya ampun aku lupa mengembalikannya, mungkin besok saja. Sekalian ku cuci dulu.

”Annyeong..”seruku masuk ke dalam rumah. Kulihat rumah sangat sepi. Kemana semua orang. Oh ya nenek sedang menginap di rumah bibi di Incheon sedangkan ibu pasti belum pulang, ibu pulang jam 10 dan sekarang baru jam setengah 10 tapi Hyo Jin mana? Apa dia sudah tidur? Tidak mungkin baru jam segini. Dimana dia? Dikamar mungkin. Aku melepas sweater Taemin dan menentengnya berjalan masuk ke kamar.

”Hyo Jin-ah..”seruku pada Hyo Jin yang sedang duduk membaca buku di meja belajarnya.

”Hye Ji-ah…kau membuatku kaget…”serunya.

Aku tersenyum dan menaruh tas dan sweter itu diatas meja.

”Seriusnya…sampai-sampai aku masuk saja tidak tahu…”seruku padanya.

”Aku sedang belajar tahu…”serunya.

Rasanya enak kalau minum susu hangat dingin-dingin begini. Aku mau buat susu ah. Aku berjalan keluar kamar dan membuat dua gelas susu untukku dan Hyo Jin, kasihan dia pasti lelah sekali belajar, sebentar lagi dia akan ujian. Yah nanti setelah Hyo Jin lulus aku akan sendiri.

Aku masuk ke kamar dan menaruh susu itu di meja Hyo Jin, dia memandangku sekilas lalu langsung meminum susu itu.

”Gumawo…baiknya adikku…”serunya padaku sambil tersenyum.

Aku tersenyum dan merebahkan badanku di kasur Hyo Jin dan menutup mataku.

”Jangan tidur di kasur ku…kau mau tidur bersamaku…”seru Hyo Jin.

Aku bangkit dan menatapnya yang sedang belajar.

”Mandi dulu sana…sebentar lagi aku tidur…”katanya.

Oh ya aku belum mandi, aku beranjak menuju kamar mandi. Begitu selesai mandi Hyo Jin sudah selesai belajar dan sedang merapihkan tempat tidur.

”Sweater siapa ini?” tanya Hyo Jin padaku.

Dia memegang sweter itu dan menunjukannya padanya. Aigoo! Kalau aku cerita pasti dia akan meledekku. Aku segera mengambilnya dan membawanya ke tempat cucian. Saat kembali dia malah tertawa melihatku.

”Ah..aku tahu…itu kan sweater Taemin…wah kalian habis kencan ya…”serunya langsung.

Percuma Hyo Jin sepertinya sangat pintar tidak bisa dibohongi. Aku langsung naik ke tempat tidurku dan menarik selimutku. Hyo Jin terkekeh di tempat tidurnya.

”Katanya mau tidur bareng?” seru Hyo Jin.

”Tidak jadi…”jawabku ketus dan lagi-lagi Hyo Jin hanya tertawa.

”Sudah…kunci pintu sana…”seruku padanya.

”Ne..aku tahu…”jawab Hyo Jin. Dia berjalan keluar kamar.

Aigoo! Aku masih memikirkan kejadiaan hari ini. Taemin…kenapa jadi begini ya? Ya ampun! Akhirnya aku mengakuinya, aku telah jatuh cinta padanya. Apa yang akan terjadi selanjutnya pada perasaanku? Aku takut aku akan kecewa jika mencintainya sedangkan dia tidak mencintaiku. Babonya aku! Aku memejamkan mataku tapi selalu ada wajahnya. Ya ampun aku sudah gila karenanya.

TBC

Novi

This post/FF has written by Novi, and has claim by her signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

24 thoughts on “LOVES’WAY – LOVELY DAY [2.2]

  1. Aku itu selalu seneng ngebayangin Taemin di ff ini. Keliatan dewasaaa bgt, plus motor biru-nya. Haaa melted. 😀 aku tunggu lanjutannya! Hwaiting! Cieee hye jin jatuh cinta sama taemiiin

  2. Benih-benih cinta kayaknya udah mulai tumbuh nih……kekekeke*author:emangnya kebun????pke benih segala*
    ….anneyong…..

  3. yah..
    udah mulai suka ama taemin, yaa..
    kasian keyy..
    klo akhirnya bakal sakit hati gini kenapa pemainnya keyy..??
    aku ga tega liat key sakit hati..
    *novi:sukasuka aye doong*
    HUWEEEEEE…

    ywdaa keyy..
    tak ada akar, rotan pun jadi..
    gabisa ama hye jin, sama akupun jadi..
    ehehehheh

  4. YES! KELUAR JUGA PART INI HAHAHAHA

    yahh.. kalo hye jin ama taemin nasib key gimana??
    key kamu ama aku aja yah..#mulai stress
    hyo jin mau ama sih jang apa ma jinki sih? kalo mau ama jang, jinki buat saya saja hahahaha #maruknya keluar

    nice ff.. lanjuuuttttt….

  5. huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa……………………………………

    Taemin suka juga ama Hye jin………..

    Key ama siapa dunks … !?

    em…………..Key ama aq jah deh hihihihi……………….

    kalau gx ama Lia n Icus deh hihihihi

    aq suka nieh FF

  6. kyaaaaaaaaaaa Taemin so sweettttttttt…………….
    jd jth cnta am Taemin………..😛
    love’s way kereeeeeeeeeennnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn…….
    ^^
    lanjuttttttttttttttttt

  7. uwoooooo…
    HyeJin akhirnya mengakui kalau jatuh cinta sama TaeMin.
    tapi bagaimana dengan key?

    Key nya patah hati dong?

    terus hubungannya HyeJin sama Siwon apa?

    nice ff..lanjutannya ditunggu..

  8. taemminieeeeee….
    so sweeet….
    mungkin author sudah bosan dengar katakata saya yg saya ulang tatusan kali… tp swear thorr.. ff mu laaah yg bikin saya jatuh cinta sama taemiiiiin..
    aku bnr2jatuh cintaaaaaaa.. ..
    taeminieeeee……….

  9. @shayleeshr: gumawo udh baca ^^ huwaa senangnya taemin-ku dibilang so sweet🙂

    @Choi hye”rynryn”kyo: annyeong…guamwo udh baca ^^

    @Lia ^keylieon^: gumawo udh baca ^^ mian klo pada gak suka key jdi sakit hati..kekeke

    @icusnabati : gumawo udh baca ^^ hohoho tenang key gak ampe sakit hati bgt lah…

    @Choi Minchan: gumawi udh baca ^^ key sm siapa ya? >..///.< ne gwenchana taemin-ku membuat banyak yg menyukainya..kekekeke

    1. hehehehehe……

      masama Eonie,eh Noona…so umur qu bru 15 tahun,gx tau kalau Author na hehe
      jdi sebelum tau umur Noona eh Eonie aq panggil gni ja dulu hehe..

      kalau boleh sih Key ama aq aja…..atau gx ama Lia n Icus hihihihihihi………………

      ayolah qu mohon * sambil gelayutan bak monyet ke Author * ……

  10. Onew cemburu ya? Xixix sama guru pula cemburunya *bayangin tampang cemburu onew*

    Wah kayanya bakal jadian sama taemin nih hye jin.
    *bisik* Ayo key rebut hye jin dari taemin <– whisper the lucifer wkwk..

    Author lanjut nyok *so kenal*

  11. ea ea. .s7 bngt ama coment d ats. .aq jg ska ngbyangin taemin d ffini#plakk..dewasa n kyk.a stay cool gmnna gto. .hoho

    ehm hye jin dh ngakuin t jth cnta ama si taem. . .taem jg kan?truz key gmna?hehe

    next part. . .saia tnggu

  12. Aku bisa ngerti perasaan Hye Jin huweeeeeeeeeeeeee T^T
    Hye Jin sama Taemin aja gapapa (Y) cocok kok tapi Taemin kayaknya biasa aja gitu ya cuma sekedar nganggep Hye Jin temen aduuuuhhh ckckck Cast cewek cuman dua wkwkwk
    Masa nanti Key ditolak Hye Jin jadinya sama Heechul bwakakakakaka -_-” pansinad aduh maap jadi ngelantur wkwkwkwkwk~
    Hye Jin berjuanglah merebut hati Taemin^^b fight figh fight~
    Ohiya aku mau dibuatin bekal sama Donghae oppa dong *ditoyor ssf* wuahahaha gaklah^^v
    Next Part~ *ngacir*😀

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s