{FFWL} 5th FFWL To Key

Dear Key, Key, Key…

Dag Dig Dug Dag Dig Dug

Bibirmu, matamu, senyummu, auramu..

Telah membuat Choi Minho merosot ke posisi ketiga dihatiku..

Kenapa ?

Aku sendiri tak tahu..

Perasaan ini datang secara tiba-tiba..

Saat membuka youtube, jari-jari tanganku tiba-tiba mengetik sebuah nama “ Key SHINee ”..

Saat itu aku bertanya.. “ Ada apa denganku ? Bukankah aku menyukai Choi Minho ?? ”

Lalu diriku sendiri menjawab..

“ Aah..pasti aku hanya ingin mengetahui tentang Key saja..tidak lebih..”

Kemudian kali ini jari-jari tanganku mengetikan nama “ SHINee ”..

Namun apa yang terjadi ??

Mataku selalu terfokus pada seseorang yang aku yakini bernama..Kim Kibum ( KEY )

Dari situlah baru aku menyadari..

Bahwa kini aku menyukai Key dan ia telah berhasil menggeser Minho ke posisi ketiga

Aku semakin gencar menebar virus Key ke setiap orang..

Dan pendapat yang kuterima adalah..

“ Iya ih lucu..”

“ Matanya keren..tajem ”

“ Apaan ? Agak-agak kayak banci ”

“ Kaya cewek..pantes disebut umma ”

“ Kocak ”

“ Gak suka, centil. Mendingan Taemin ”

“ Hebat, almighty lah ”

Kau tahu, Key ?

Tanganku terasa gatal, hatiku terasa panas saat orang-orang menghina dirimu..dan hatiku menjerit histeris dan berjoget-joget riang saat orang-orang memuji dan ikut menyukaimu..

KEY SERING MENIRU GERAKAN DANCE GIRLBANDS

Teman-temanku mengatakan “ Pantes aja jago, orang dia kaya cewek ”, “ Apa bagusnya sih dia ? Kayak cewek gitu ”

Dan aku akan menjawab..

“ Hei !! Justru itu yang aku suka !! Aku menyukai kecentilannya, aku menyukai mulut cerewetnya, aku menyukai keahliannya dalam memasak, aku menyukai sifatnya yang perhatian pada orang lain, AKU MENYUKAI SEGALA YANG ADA PADA DIRINYA ”

Tapi maaf, Key..

Kini aku telah membagi hatiku untuk Onew..

Jadi tak hanya kamu yang kini berada dihatiku..

Hatiku telah terbagi menjadi 2..hehe

Tapi tenang, perasaanku tetaplah sama..

Rasa sukaku padamu masih tetap sama seperti dulu, tak berkurang sedikitpun..

Yang menyukaimu sampai akhir hayat,

Lia ^Keylieon^

My Lovely Servant – Part 9

My Lovely Servant (part 9)

Main cast           : Key, Yoon eun hye, Lee jinki

Another cast   :Shinee

“dimana aku????” tanya eun hye yang baru saja membuka matanya.

“akhirnya kau bangun juga, aku akan berangkat ke kampus sekarang, sebentar lagikan kita ada kelas, jangan lupa bersihkan ranjangku”

“ke kampus?????”

“ea kau lupa ya” ucap key yang sudah duduk di salah satu sisi ranjangnya sambil mengikat tali sepatunya.

“key sedang apa kau disini???” tanya eun hye yang sudah sadar sepenuhnya.

“apa kau tidak melihat kalau aku sedang mengikat tali sepatuku, dan satu lagi saat kau keluar kamar ini jangan terlihat orang lain, aku tidak mau mereka berpikian macam-macam” ucap key kemudian meninggalkan kamarnya.

———–

“eun hye, semalam kau kemana??????? Tadi pagi aku ke kamarmu dan kau tidak ada”

”benarkah aku tidak ada?????? Mungkin saat kau ke kamarku aku sedang keluar kamar” jawab eun hye dengan senyum yang di paksakan.

”hari ini apa kau tidak ke kampus?????????” tanya minjung lagi.

”ow ya aku lupa kenapa aku masih disini, akukan ada kelas pagi” ucap eun hye yang kemudian terburu-buru berlari keluar kamar.

———–

”OPPAAAA” teriak ceyrin yang melihat key turun dari mobil mewahnya.

”ceyrin, sedang apa kau disini??????”

”aku memutuskan untuk pindah ke kampus ini, biar aku bisa sama oppa terus” ucapnya sambil menggandeng tangan key.

”apa kau yakin akan pindah ke kampus ini????? Ku rasa alasanmu itu terlalu berebihan”

”oppa, kenapa bicara seperti itu”

“baiklah-baiklah itu semua terserahmu”

“kalau begitu setiap makan siang, oppa harus makan denganku, mengerti????”

“iya, aku mengerti, sudah sana cari kelasmu, sebentar lagi aku ada kelas”

“baikalah, sampai jumpa makan siang nanti”

“kenapa tiba-tiba ceyrin pindah ke kampus ini????????” pikir key, sambil terus berjalan menuju kelasnya.

“hey bro……..” seseorang melemparkan sebotol kaleng minuman bersoda kearah key yang baru memasuki kelas.

“yaaaa sedang apa kau disini???????” tanya key heran

“aku memutuskan untuk pindah kesini, ceyrin tidak memberi tahumu?????”

“mwo, kau juga ikut pindah ke sini, buat apa??????????”

“ceyrin yang memintaku, mungkin dia takut kau bermain-main disini”

“apa maksudmu bermain-main” tanya key

“sudah jangan pura-pura bodoh, kau kan sudah bodoh”

“kau ini……….”

“jonghyun kenapa kau meninggalkanku???????” tanya seseorang yang baru masuk ke kelas.

“minho, kenapa kau juga ada disini??????” tanya key heran

“kau pikir apa yang harus kulakukan di kampus yang lama kalau tidak ada kalian” jawab minho sambil menjatuhkan tubuhnya kesalah satu kursi dipinggir jendela kemudian langsung memasang earphonenya yang sudah terhubung dengan ipod yang ada di kantong jaketnya.

“kau lihat temanmu itu????? Selalu saja begitu” ucap key sambil sesekali mengarahkan pndangannya pada minho.

“bukankah dia temanmu juga?????” jonghyun balik bertanya.

“yaaaa aku masih bisa mendengar kalian membicarakanku” ucap minho tanpa membuka matanya yang sedang terpejam.

———

“eunsung tunggu aku!!!!!!” panggil eunhye

“aku kira kau akan terlambat lagi”

“kau ini, aku bisa dikeluarkan karna sering terlambat, bukannya kita ada kelas pagi, kenapa kau masih ada disini??????”

“kelas pagi???? Hari ini kita tidak ada kelas pagi, jam petama kita setelah makan siang”

“yang benar?????? Key bilang……. aaaa pasti aku dibodohi lagi”

“apa kau masih sering bertengkar dengannya?????”

“aniyooooo, sekalipun aku bertengkar dengan key, itu semua dia yang mulai”

“apa kau tidak takut jatuh cinta dengan key????”

“mwoooo??????”

“tidak lupakan saja, akukan tahu kau sangan menyukai jinki”

”jinki, apa dia baik-baik saja???? Setelah kejadian kemarin dia tidak mengabariku apa-apa” bisik hati eun hye

“eunsung apa jinki menghubungimu????”

“tidak, memangnya ada apa????? Apa sekarang dia tidak pernah menghubungimu???” eunsung balik bertanya.

“tidak juga, kemarin aku juga bertemu dengannya” jawab eunhye singkat.

“kenapa kelas kita sudah tedengar ribut-ribut????” tanya eunsung heran “ jam makan siang saja belum” lanjutnya.

“mungkin mereka sengaja datang lebih awal” jawab eunhye yang kemudian melanjutkan langkahnya memasuki kelas.

“kau eunhyekan?????” tanya seorang namja saat eunhye sudah duduk dibangkunya.

“kau………….”

“aku jonghyun, masih ingat denganku???”

“jonghyun????????” tanya eunhye bingung

“pesta, club, ulang tahun, sekarang kau ingat aku?????”

“aaaaaa aku ingat sekarang, kau teman smaku ya?????”

“=_=,”

“ternyata otak dan wajahmu memang benar-benar tidak menipu” ucap key tiba-tiba

“hey key, jangan sembarangan bicara tentang eunhye, jangan karna eunyhe bekerja ditempatmu kau bisa seenaknya” ucap eunsung kesal.

“sudah eunsung jangan ladeni orang itu, dia memang selalu menyebalkan seperti itu” balas eunhye

“jadi apa kau sudah mengingatku??????”

“mianhe, aku sedikit lupa”

“kau bukan sedikit lupa tapi benar-benar lupa” ucap key lagi

“aku jonghyun, dan kau lihat dia, itu minho” jelas jonghyun sambil menunjuk minho “kau ingat, aku sahabat key, waktu itu kau datang menemani key” lanjutnya

“aaaaahhhhh sekarang aku benar-benar ingat, kau namja menyenangkan itukan, tidak seperti key”

“yupz” spontan jonghyun mejentikan jarinya didepan muka eunhye.

“apa maksudmu tidak seperti aku????” tanya key yang langsung berjalan kemeja eunhye

“kenapa???? Tidak terima???? Kalian memang jelas-jelas berbeda, tidak mungkin aku menyamakan orang seramah jonghyun dengan kau”

“yaaaa kau berani mengatakan itu padaku??????”

“kenapa tidak” balas eunhye yang sekarang sudah berdiri dari duduknya.

“ternyata kalian memang selalu bertengkar seperti itu” ucap minho tiba-tiba yang membuat semuanya mengalihkan pandangannya “ada apa?????? Kenapa kalian semua melihat kearahku?????” tanya minho heran.

“aku rasa lebih baik kau tidur” ucap key

“bagaimana aku bisa tidur kalau kalian berisik seperti itu” balas minho

“OPPAAAAAA”

———

Eun hye Side

“OPPAAAAAA” panggil seorang yoeja dari pintu kelas.

“ceyrin, kenapa kau sudah ada disini???” tanya key

“kau lupa ya kitakan akan makan siang bersama” ucap ceyrin sambil merangkul tangan kanan key, aku merasa tatapan ceyrin kearahku sama sekali tidak bersahabat.

“baiklah kita akan makan siang bersama” jawab key dengan senyuman yang menurutku menyebalkan dan entah kenapa sesekali key melihat kearahku.

“jonghyun, minho apa kalian akan diam disini aja?????” tanya ceyrin

“ceyrin, kenapa kau memanggil key dengan sebutan  oppa dan tidak padaku dan minho???” tanya jonghyun.

“Oppa hanya sebutan untuk orang yang kucintai” jawab ceyrin yang sepertinya mengarahkan jawabannya padaku bukan pada jonghyun.

“baiklah kalau kau tidak mau, eunhye panggil aku oppa okey!!!”

“mwo????”

“panggil aku oppa, jonghyun oppa, araso????”

“ya jonghyun jangan bercanda lagi, ayo cepat aku lapar” ucap minho sambil memukul pundak jonghyun kemudian pergi menyusul key dan ceyrin yang sudah pergi lebih awal.

“baikalah eunhye, aku pergi makan siang dulu, jangan lupa makan siang” ucap jonghyun kemudian mengusap kepalaku kemudian pergi, apa yang sebenarnya terjadi hari ini, aneh sekali.

“apa sekarang kau punya orang baru yang care denganmu??????” tanya jinki yang tiba-tiba sudah berdiri dipintu, dia terlihat seperti malaikat yang berdiri ditengah-tengah cahaya matahari yang masuk melalui pintu.

“jinki…… dia hanya s-a-ahabat….”

“aku tidak peduli siapa dia” ucap jinki dengan senyuman, senyumnya tetap sama, apa dia menutupi kesedihannya??? Atau aku terlalu menyakiti hatinya sehingga jinki tidak dapat mengekspresikan sedih itu seperti apa???

“jinki mia…….”

“sssttttt jangan ucapkan kata itu, aku tidak ingin mendengarnya, aku sudah mengerahkan semua yang aku bisa untuk menghadapi hari ini, jangan hancurkan apa yang sudah aku perjuangkan” ucap jinki sambil menaruh jari telunjuknya di bibirku, untuk sekian kalinya aku membeku dihadapan jinki, jinki terlalu baik untuk kusakiti, jinki terlalu indah untuk kulukai. “baikalah apa kau mau makan siang denganku????” tanya jinki dengan suara riang yang membuatku kembali kealam nyata.

“ne??????”

“kita makan siang” jawabnya “maksudku, aku, kau dan tentunya eunsung, eakan eunsung???” tanya jinki pada eunsung yang baru aku sadari sudah mulai terlihat sedikit diam semenjak kami memasuki kelas.

“ada apa dengan hari ini???? Kenapa tiba-tiba ada 3 orang aneh, kenapa tiba-tiba kalian bersikap aneh??? Apa aku melewatkan sesuatu???” tanya eunsung

“eunsung kau tidak melewatkan apa-apa” jawabku singkat mencoba menenangkan eunsung yang terlihat bingung.

Setelah makan siang eunsung pamit untuk pergi ke kamar mandi, dan tiba-tiba aku merasa kantin ini sepi padahal jelas sekali banyak orang disekitarku dan jinki.

“jinki apa kau baik-baik saja?????” sebisa mungkin aku menyusun kalimat agar jinki tidak merasa sakit lagi.

“kenapa kau menghawatirkanku, kalau kau tidak bisa membalas perasaanku”

“ahk akh”

“makan pelan-pelan jangan sampai tersedak” ucap jinki sambil membantuku minum, apa jinki benar-benar tidak tahu kalau yang membuatku tersedak itu ucapannya.

“ne” ucapku kemudian meneruskan makan

“ha ha ha kau lucu, jangan pikirkan ucapanku aku hanya bercanda”

“ne” hanya itu yang bisa keluar dari mulutku.

“hey, lihat aku’ ucap jinki sambil mengangkat dahuku agar melihat kearahnya “apa kau menyayangiku???”

“jinki…….”

“aku hanya ingin mengetahuinya, aku tidak sedang memintamu berkencan denganku, kau yang memintaku memulai semuanya dari awal dan aku tidak bisa memulainya dari awal dengan semua pertanyaan yang ada di otak dan hatiku, paling tidak buat langkahku lebih mudah untuk memulainya dari awal, apa kau pernah menyayangiku?? Apa kau pernah menyukaiku???” mata jinki memancarkan beberapa arti, mata itu memancarkan kesedihan yang sedari tadi tak kulihat, mata itu memancarkan rasa cinta yang selama ini kucari, mata itu memancarkan harapan. Aku hanya menjawab dengan anggukan kepala, aku takut untuk berkata ‘iya’ aku takut tiba-tiba perasaan yang ku rasakan ini tiba-tiba menghilang dan membuat jinki terluka.

“sekarang aku tahu jawabannya apa, aku akan selalu berdo’a semoga perasaan itu tetap terjaga dihatimu sampai kita benar-benar siap” ucap jinki sambil mencium keningku.

“jinki……”

“anggap itu sebagai tanda dimualinya awal yang baru”

End of Eun hye Side

———

“aishh apa yang gadis itu pikirkan” ucap key saat melihat dari kejauhan jinki sedang mencium kening eunhye.

“oppa ada apa??” tanya ceyrin yang merasa terganggu saat perhatian key beralih.

“anii, ayo cepat habiskan makananmu”

“key kenapa kau tidak bilang kalau eunhye kuliah dikampus ini???” tanya minho tiba-tiba

“hey minho, kenapa tiba-tiba kau bertanya tentang eunhye??? Aku pikir kau tidak tertarik padanya” ucap jonghyun heran.

“memangnya salah kalau aku bertanya” jawab minho asal

“heh kenapa jawabanmu asal sekali, mulai hari ini semua yang berhubungan dengan eunhye menjadi urusanku, araso???” ucap jonghyun

“yaaa sejak kapan peraturan itu kau buat???” tanya minho heran

“kau tidak dengar ya, tadi aku menyuruh eunhye memanggilku oppa berarti sekarang eunhye tanggung jawabku” jelas jonghyun

“aku pikir kau tidak serius dengan ucapanmu tadi”

“aku tidak pernah main-main kalau mau mengangkat adik, memang selama ini aku selalu menyuruh yoeja memanggilku oppa??? Tidakkan”

“YAAA kenapa kalian membicarakan eunhye???? Memangnya siapa dia????” tanya ceyrin yang sudah benar-benar merasa terganggu, key yang sedari tadi hanya focus pada makanannyapun kini sudah memperhatikan ceyrin yang terlihat kesal.

“ceyrin-ah ada apa???????” tanya key sambil memberikan gelas berisi jus pada ceyrin “ayo minum” lanjutnya

“sepertinya aku sudah tidak napsu makan, oppa aku ke kelas dulu” ucap ceyrin kemudian meninggalkan key, jonghyun dan minho.

TBC

Dhy

This post/FF has written by Dhy, and has claim by Dhy signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF