{NC 17} OBSESSION – PART 3

{NC 17} OBSESSION PART 3

Author: Wiga

Cast    : Lee Jinki, Kim Kibum, Kim Jonghyun, Lee Taemin, Choi Minho, Shim Yui, Park Nada

Genre : Sekuel, Friendship, Romance, Mistery, Angst

Rating : NC 17 WARNING!!!

Princess…

Saranghae..

Kita hanya tinggal menunggu waktu..

Sebentar lagi kita tak akan terpisahkan..

Saranghae..

Jagiyaa..

************

“ hhh.. hhh.. hhh..”

Ini ritual yang harus aku lakukan sebelum berangkat kesekolah setiap pagi..

Bercinta dengan babyku..

Aku terus menempelkan wajahku di foto Nada yang berukuran paling besar. Sesekali aku mengerang. Aku menjilat bibir dan lehernya. Kemudian tanganku mengelus lehernya pelan.

Sementara itu tangan kiri ku tak berhenti melakukan aktivitas yang lain.

“ nnnggghhhhh.. baby.. fasteerr…”

Aku memejamkan mataku erat, membayangkan nada kini berada di hadapanku..

Aku ingin menciumnya hingga ia kehabisan nafas, aku ingin menciumi lehernya sampai seluruh lehernya berbekas kemerahan, aku ingin bercinta dengannya hingga aku kehabisan tenaga.

“ nnngggghhhh.. i’mmm coominng baby…”

Aku makin mempercepat gerakanku, sementara itu bibirku makin menjilat-jilat wajah nada liar.

“ naaddaaa..”

Akhirnya aku tiba di puncak klimaksku..

“ hhh..hhh…hhh..”

Keringat membasahi seluruh tubuhku.. aaiisshh, tampaknya aku harus mandi lagi..

Tapi aku yakin.. tak lama lagi.. tak akan lama lagi.. ini pasti akan terjadi..

Nada, tunggulah sebentar lagi..

**************

Koridor sekolah:

Nada berjalan menunduk dengan langkah perlahan menuju ruang kelasnya. Wajahnya pucat akibat tidak tidur semalaman. Kepalanya terasa sangat pening dan matanya sangat berat. Dia ingin sekali tidur, namun ia takut mimpi buruk kembali menghantuinya lagi.

“ WATCH OUT..!!!”

Nada mendengar sebuah seruan kencang dari depannya, ia segera mengangkat wajahnya untuk melihat apa yang terjadi di depannya.

Ternyata seorang namja dengan rambut dua warna sedang bermain skateboard di koridor sekolah. Beberapa siswa yang sedang berjalan segera melompat ke kanan atau ke kiri untuk menghindari tertabrak namja itu. Namun tidak dengan nada, dengan kondisi kurang tidur daya refleksnya menjadi lemah sehingga ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan untuk menghindar.

Namja itu meluncur lurus kearah nada, jarak mereka tinggal beberapa meter lagi.

“ WATCH OUT…!!!!”teriak namja itu lagi ketika jarak mereka semakin dekat.

Nada menutup matanya.

“kyaaaaaaaaaaaa…”

Nada merasa tubuhnya terasa sangat sakit ketika tubuh namja itu menghantam tubuhnya keras. Ia terjatuh dan namja itu pun terjatuh menindihnya.

Dalam hitungan sepersekian detik namja itu memeluknya erat, ia meletakkan satu tangannya di belakang kepala nada, dan satu tangannya lagi melingkari erat punggung nada.

“ BRRUUKK..”

Nada membuka matanya, dadanya terasa sesak karena ada beban yang sangat berat menindihnya. Diatasnya namja itu terus memandangnya dalam-dalam.

“ are you ok, nada..” kata namja itu pelan.

“i’m ok jong..hyun ssi..” kata nada terbata. Ia menggeleng pelan.

“ awww…” namja itu segera bangun dari atas tubuh nada, ia menggeser kedua tangannya perlahan.

“ gotta go!! Be carefull next time!! See you!!” secepat kilat namja itu pergi. Nada melihat tangan namja itu mengeluarkan darah.

nada mengusap belakang kepalanya, sama sekali terasa tidak sakit.

apakah namja itu melindungi kepalaku dengan tangannya?? Harusnya jika aku jatuh seperti itu, kepalaku pasti akan terbentur lantai dan terasa sakit...”

***************

Ruang Badan Kesiswaan

“ jinki ssi.. dimana aku bisa menemukan arsip-arsip lama ini??” kata Nada pelan sambil menyerahkan beberapa lembar kertas ke hadapan ketua BK.

Jinki mengamati kertas itu beberapa saat, kemudian menghela nafasnya.

“ ini ada di gudang.. arsip-arsip lama disimpan disana semua. Mari kuantar kesana..” kata lee jinki menawarkan.

“ nggg.. tak usah merepotkan jinki ssi.. aku sendiri saja.. gomawoo..” kata Nada pelan. Ia menolak halus tawaran namja di depannya.

“ sudah jangan menolak!! Kajja..!!” ucap lee jinki tegas.

Namja itu menarik tangan nada kearahnya. Tarikan tangan lee jinki begitu kuat, menyebabkan tubuh nada terdorong kearah tubuh namja di depannya, saat tubuh nada sudah berada di pelukan tubuh sang ketua BK, namja itu menahan tubuh Nada dengan tangannya yang lain.

“ j..jinki ssi..” nada berbisik pelan. Dadanya berdetak tak karuan. Tangan nya sedikit mendorong tubuh namja dihadapannya. Tapi namja di depannya malah semakin mengeratkan pelukannya, membuat Nada sedikit sesak.

“ tetaplah seperti ini Nada..” desah lee jinki ditelinga Nada. Yeoja itu merasakan wajahnya memanas.

“ jinki ssi.. a..aku.. ngg..”

Sebelum nada menyelesaikan perkataannya, bibir tebal lee jinki telah mendarat sempurna di bibir mungil Nada. Namja itu mengecupnya pelan.

“ Nada..joahae..”

*****************

Toilet

“ Ya Tuhaaan.. apa yang barusan ia lakukan padaku?? Dia membuat dadaku hampir meledak!! Apakah dia sedang mengerjaiku?? Tapi mengapa matanya terlihat sangat jujur??

Ya tuhaaaannn.. eoteoke?? Jinki ssi…. mengapa kau selalu membuat ku berantakan seperti ini.. aahh.. nada pabo!!! Nada pabo!!”

Karena terlalu tegang, Nada mendorong tubuh lee jinki yang sedang mencium lembut bibirnya dan berlari kearah toilet.

Ia berlari menunduk, beberapa kali menabrak siswa yang sedang berjalan dikoridor.

Begitu sampai di ujung tangga ia segera masuk kedalam toilet itu.

“ kyyyyyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!”

Alangkah terkejutnya Nada, saat melihat pemandangan di hadapannya. Banyak sekali namja yang sedang membuang air kecil di dalam pispot ( aku ga tau apa namanya, itu looh pispot yang nempel di dinding kamar mandi khusus namja, biasanya namja kalo pipis disitu..).

“ kyyyyyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!” lagi-lagi nada berteriak saat melihat seorang namja keluar tanpa mengancingkan celananya.

Seluruh namja di ruangan itu tak kalah paniknya, ada yang dengan cepat menutup kemaluannya, ada yang celananya melorot, ada yang pipisnya berceceran, ada pula yang senyum-senyum melihat yeoja yang berteriak-teriak itu.

Tiba-tiba ada sebuah tangan kekar menutup matanya yang membelalak, dan satu tangannya lagi dikalungkannya ke leher Nada dan menariknya keluar dari tempat itu.

Namja itu menyandarkan tubuh Nada di dinding koridor yang sepi. Satu tangannya berada di bahu Nada.

“ YAAA!!!! Mengapa kau memasuki toilet namja!! Apakah kau tak melihat sign??” tanya namja itu keras.

Nada membuka matanya, ternyata namja tinggi ini yang barusan menyelamatkannya.

“ Minho ssi.. aa.. aaku..”

“ lain kali hati-hati..”

Minho meninggalkan Nada yang masih sport jantung sendirian.

****************

Halte bus

Sore ini hawanya panas sekali sepertinya matahari hanya berjarak beberapa jengkal dari atas kepala. Para siswa berdesakan di halte bus, termasuk juga Nada.

Nada merasakan kepalanya berdenyut-denyut kencang. Matanya perih dan berat.

“ ya tuhaaan.. aku tak kuat lagi.. mungkin sebaiknya aku kembali saja ke sekolah, dan tidur sebentar di ruang jurnalistik.. aku bisa ambruk jika memaksakan diri untuk pulang..” kata Nada dalam hati.

Ia segera berjalan kembali ke sekolah, matanya setengah terpejam dan pandangannya tidak fokus.

“ TTIIIIIINNN…TIIIIINNNNN…” terdengar suara nyaring klakson mobil.

Ia menoleh kesamping, sebuah mobil melaju kencang kearahnya.

Nada merasakan kakinya tiba-tiba sulit digerakkan. Beberapa detik lagi mobil itu akan menabrak dirinya.

“ kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…..”

Tiba-tiba Nada merasakan sebuah tangan menarik tubuhnya kasar.

NADA!!!”

Ketika ia membuka matanya, Nada tersadar ia telah berada di dalam pelukan seorang namja.

“ NADA..!!! HEY!!! KAU TAK APA-APA???” teriak namja itu panik, tanpa melepaskan pelukannya.

Nada mengerjapkan matanya beberapa kali, jantungnya berdetak tak karuan. Mungkin jika namja itu tidak menariknya, sekarang dirinya sudah tertabrak mobil.

“ Nada.. bicaralah.. kau membuatku khawatir..” kata namja itu lembut, ia menekan kepala nada agar semakin masuk kedalam pelukannya.

“ a..aku.. tidak apa-apa.. k.. kibum ssi.. kamsa hapnida..” kata Nada pelan, suaranya terdengar bergetar.

Dengan ragu-ragu Nada sedikit mendorong tubuh kim kibum agar namja itu melepaskan pelukannya.

“ benar kamu tidak apa-apa??” kibum akhirnya melepaskan kedua tangannya dari tubuh nada.

“ ne.. kamsa hapnida..” kata Nada gugup.

***************

Ruang Jurnalistik

Yaa Tuhaan.. apa yang terjadi dengan ku hari ini?? aku kacau sekali… kurasa aku harus tidur sebentar, setengah atau satu jam.. mudah-mudahan aku tidak lagi terus-terusan melakukan sesuatu yang bodoh...” desah Nada perlahan.

Ia segera naik keatas meja besar dan mulai merebahkan diri disana, tasnya ia letakkan di bawah kepalanya sebagai bantalan.

Beberapa menit kemudian dirinya sudah tertidur lelap.

****************

Nada POV:

“ Nada.. Joahae..” bisik Namja itu tepat ditelingaku.

“ siapa?? Siapa ??” aku tak bisa melihat siapa yang berbisik di telingaku.. tempat ini gelap sekali. Benar-benar tak ada cahaya.

Aku merasakan namja itu perlahan merebahkan tubuhku di atas pasir.

“ dimanakah ini?? di pantai?? Mengapa terdengar deburan ombak??” bisikku pelan.

tapi namja itu tidak menjawabnya, ia terus mengusap lembut pipiku.

“ siapaa?? Siaapaa.. mengapa aku tidak bisa melihat apa-apa.. kamu siapa..” aku berkata pelan. Tapi namja itu tetap tidak bersuara, ia kini menindih tubuhku dengan tubuhnya. Dan mulai menciumi wajahku.

“ mmmhh…” ciuman ini seperti aku pernah merasakan sebelumnya. Tapi siapa namja di atasku ini.

Namja itu mulai menggerakan bibirnya ke leherku, perutku,dan makin lama makin kebawah.

Aku baru sadar, aku tidak berpakaian sama sekali..

Apakah ini mimpi??

******************

Nada terbangun.

Ia membuka matanya perlahan, dilihatnya jam yang melingkar ditangannya.

“ aah.. sudah jam sebelas malam.. mengapa aku bisa tertidur selama ini??” kata nada dalam hati. Ia cepat-cepat mengambil tasnya dan berjalan menuju keluar ruangan jurnalistik.

Sekolahnya sudah sangat gelap, hanya lampu di ruang guru dan beberapa ruangan eskul yang masih menyala.

“ gelap sekali.. dan dingin pula..” bisik Nada pelan. Ia berjalan cepat-cepat memutari belakang gedung sekolah menuju pintu gerbang.

Nada merasa sangat takut berjalan sendirian di tempat gelap, ia setengah berlari dan terus berbisik didalam hatinya bahwa semuanya akan baik-baik saja.

“ BBUKK..!!!”

Terdengar sesuatu seperti benda terjatuh.

“ apa itu??” Nada menghentikan langkahnya. Rasa ingin tahunya sangat besar, ia segera menghampiri asal bunyi tersebut.

Namun tak ada apa-apa disitu.

Udara semakin dingin. Membuat bulu tengkuk Nada meremang.

Setelah memastikan tak ada apa-apa ditempat itu, Nada segera berbalik ke arah gerbang.

“ Nada..”

Alangkah terkejutnya Nada ketika di depannya ada seorang yeoja pucat dengan tulang kepala retak dan darah mengalir dari celah-celah retakkannya.

“ KYYYYYAAAAAAAAAAAA…”

Nada menjerit dan berlari sekuat tenaga menghindari yeoja di depannya.

“ aku kesepian nada.. temani aku.. matilah denganku..” bisik yeoja itu melengking.

“ andwaeee.. andwaaeeee… tolong akuuu” nada menangis ketakutan. Ia terus berlari tapi rasa-rasanya gerbang sekolahnya semakin menjauh tiap ia mempercepat langkahnya.

“ Nadaa.. kau tidak bisa kemana-mana sayaang…” suara yeoja itu makin mendekat.

“ ANDWAAAEEE!!!!! TOLOONG..” Nada menjerit-jerit kencang, namun jeritannya terdengar hanya seperti bisikan.

“ aaarrgghh…”

Tiba-tiba Nada tersandung sesuatu sampai akhirnya Ia terjatuh, Ia dengan cepat mengambil tasnya, dan berdiri untuk kembali berlari.

“ Nadaa..”

Terdengar lagi suara bisikan seorang yeoja, tapi kali ini suara itu berbeda dengan suara yeoja yang tadi.

“ Nadaa..”

Nada memberanikan diri melihat ke belakangnya, namun tidak ada apapun.

Ia merasakan ada yang bergerak dibawahnya.

HYE JUN!!!!

Ternyata sesuatu yang membuat Nada terjatuh adalah tubuh hyejun.

“ KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA..”

Nada melangkah mundur, dihadapannya terbaring sosok hye jun, yeoja yang meninggal 2 minggu yang lalu. Wajah yeoja itu pucat, dengan darah diseluruh tubuhnya. Dan isi perut yang terbuai keluar.

“ Nada.. ini semua karenamu..” bisik yeoja itu sambil menyeret tubuhnya, Ia bergerak kearah Nada.

“ andwaee hye jun.. bukan aku yang membunuh mu dan teman-temanmu..” kata nada terisak, tangan dan lututnya gemetar hebat.

“ kau harus mati.. agar dendam kami terbalaskan..” bisik hye jun pedih.

“ andwaee.. ANDWAAAAAAAAEEE..”

Nada segera berlari meninggalkan hye jun, nafasnya mulai tidak beraturan dan keringat dinginnya membanjiri wajahnya.

“ Nada.. matii..” bisikan-bisikan itu memenuhi telinga Nada.

Nada terus berlari, napasnya semakin habis, namun gerbang sekolah tidak berubah jaraknya. Tetap jauh dari jangkauannya.

“ tuhaaan.. apa yang terjadi?? Mengapa aku merasa seperti berlari di tempat..??? hhhhh….. hhhhh…. mengapa jarak pintu gerbang tidak berubah?? Hhhh… apa yang terjadi tuhaaan… tolong akuu.. aku takuut… hhhhh…. tolong akuu….

“ BRRUKK”

Tiba-tiba nada terjatuh, ia merasakan salah satu kakinya terasa sangat berat.

“ Nada.. kau tidak bisa kemana-mana..”

Nada menoleh, ternyata hye jun mencengkram erat salah satu pergelangan kakinya.

“ AANNDDWWAAEEEE!!! LEPAASS!!” nada menjerit memohon yeoja itu melepaskannya.

Nada mencoba untuk merangkak dengan menggunakan tangannya, kakinya terasa sangat berat. Ia sudah kehabisan napas, rasa putus asa tiba-tiba menyelimuti dirinya.

“ Nadaa..”

“ ANDWAAEE,,, AKU TAK INGIN MATII!!!”

Nada menendang keras kepala hye jun, hingga cengkeraman tangan hye jun terlepas.

Nada mencoba untuk berdiri, salah satu kakinya terasa sangat nyeri, sekuat tenaga ia mencoba untuk terus berlari.

“ Nada.. Nada..Matilah.. Matilah…” suara itu terus mendengung di telinganya.

Nada terus berlari, langkahnya mulai terpincang-pincang, dan dadanya terasa sangat sesak. Tapi ia tak menyerah, ia tidak ingin mati disini..

“ Matilah.. matilah.. matilah Nada…”

BRUUUKKKK…

Tiba-tiba tubuh Nada menabrak sesuatu.

“KYAAAAAAAAAAA….KYAAAAAAAAAAA” Nada kehilangan kendali atas dirinya, ia terus menjerit-jerit.

“ Nada.. Nada… kamu kenapa..”

“ KYAAAAAAAAAA,,,,, LEPASSS.. LEPAAASSSS” nada berontak melepaskan diri, bibir mungilnya terus meracau minta dilepaskan.

“ Nada tenang lah!!! Ini aku…”

“ Lepaass… Lepaasss.. Ku mohooonn… Lepaskan aku hye jun.. kumohon..” Nada menangis histeris tangannya memukul-mukul kencang namja dihadapannya.

“ Nada.. Tenanglaah..!! ini aku.. Lee Taemin..” bisik namja itu ditelinga Nada.

Namja itu memeluk nada makin erat,berusaha menghentikan tubuh Nada yang terus berontak. Sambil terus berbisik menenangkannya.Tak lama kemudian nada mulai tenang, namun bahunya terus bergetar hebat.

“ tenang lah Nada.. apa yang terjadi??” Namja itu tidak melepaskan pelukannya dari tubuh Nada, Ia mengusap pelan punggung Nada.

Nada memeluk namja di depannya. Ia melampiaskan rasa takutnya dengan menangis sepuas-puasnya di pelukan namja tersebut.

“ tolong.. tolong akuu.. tolong aku.. aku takuut…” yeoja mungil itu terisak pelan.

“ ssshh.. uljimaa… “kataTaemin menenangkan.

“ mereka ingin membunuhku.. tolong akuu.. ya tuhaan.. aku takuut..”

“ ssshh uljimaa.. ada aku disini.. jangan takut..”

****************

Harum tubuh mu..

Wangi rambutmu..

Merasakan tubuhmu di pelukanku..

Kau tahu baby..

Aku tak sabar ingin memilikimu..

Biarkan aku terus dapat menyentuhmu seperti kemarin..

Saranghae baby..

Saranghae..

*****************

Lagi-lagi Nada membuang surat yang ditulis dengan tinta merah itu ketempat sampah.

Yaa  Tuhaan dengan tugas sekolah yang begitu banyak, kegiatan jurnalistik yang menyita waktuku, pekerjaan BK yang menumpuk, latihan rutin di club masak untuk kompetisi chef antar SMU, belum lagi surat-surat teror dari Mr. Psycho itu, kini hye jun dan teman-temanya juga terus-terusan menghantuiku.. mengapa banyak sekali cobaan yang kau berikan tuhaaann.. aku lelaaah..”

******************

Nada berjalan gontai menuju kelasnya, kejadian semalam benar-benar telah mengguncang dirinya. Semalam lee taemin, namja dari club dance memaksa agar Nada mau diantarnya pulang. Dengan kondisi nada yang sangat shock dan terus-terusan menangis, namja itu tidak memberi kesempatan pada nada untuk menolak tawarannya. Lee taemin mengantarkan Nada hingga pintu gerbang rumahnya.

Di ujung koridor, ia berpapasan dengan Lee Taemin.

“ nggg.. annyeong taemin ssi..” Nada memberanikan diri untuk menegur lebih dulu.

“ annyeong Nada, bagaimana keadaanmu?” jawab namja itu singkat.

“ aku.. nggg.. gwenchana.. gomawo taemin ssi, sudah mengantarkanku semalam, mianhae jika aku merepotkan..” kata Nada pelan.

“ it,s ok Nada..”

“ ngg.. aku  harus ke kelas.. annyeong..” sapa Nada sopan.

Namja itu terus memperhatikan naada pergi hingga punggung nya tak terlihat lagi.

*******************

12.08

Ruang badan kesiswaan

Nada mengerjakan tugas yang diberikan Lee Jinki dalam diam. Ia merasa canggung,di dalam ruangan tersebut hanya berdua saja dengan namja itu, wajahnya memerah jika ia mengingat saat namja itu mengecup bibirnya kemarin.

“ Nada kamu sakit??” suara Lee Jinki tiba-tiba membuat dadanya bergemuruh.

“ a..anni jinki ssi..” jawab Nada gugup.

Lee jinki menggeser tempat duduknya mendekati Nada, kini tak ada jarak lagi diantara mereka.

“ Nada.. yang ku katakan padamu kemarin.. aku serius..” bisik namja itu di telinga Nada, membuat nada sedikit merinding karenanya.

Nada merasakan wajahnya memanas, ia hanya bisa menunduk tanpa menjawab pernyataan dari ketua BK tersebut.

“ saranghae Nada.. Maukah kau menjadi yeojachinguku??” bisik namja itu lagi.

Tanpa menunggu jawaban dari Nada, namja itu segera merengkuh wajah Nada kearahnya, bibirnya mengarah ke bibir Nada dan melumatnya pelan.

Nada tidak merespon apa-apa, ia tidak membalas ciuman namja itu ataupun menolaknya.

Kepalanya tiba-tiba terasa pening.

Sementara itu Lee Jinki dengan lembut terus bermain dengan bibir mungil nada, menggunakan lidahnya ia membasahi bibir Nada dengan salivanya, kemudian menggigit dan menghisap bagian bawah bibir Nada pelan.

Dada Nada berdetak kencang, jika saja Lee Jinki tahu. Bahwa dia lah namja yang merenggut first kissnya.

Lidah Lee Jinki mendorong pelan celah di bibir nada, namja itu ingin sekali memasuki rongga mulut yeoja di depannya. Namun karena terlalu tegang, yeoja itu tak merespon. Karena gemas Lee Jinki menjadi tidak sabaran, Ia menggigit bibirbawah Nada hingga yeoja itu merintih.

“ jinki ssi.. ssak..it..” bisik Nada pelan, Ia langsung menundukkan wajahnya menghindari kontak mata dengan namja di sampingnya.

“ habis kau pasif sekali nada.. mengapa kau tidak membalas ciumanku?? Apa kau tak mempunyai perasaan yang sama dengan ku??” ucap lee jinki pelan.

“ a.. anni.. bukan begitu jinki ssi.. a.. aku.. i.. ini .. ciuman pertamaku..”

Wajahnya sudah semerah tomat, hatinya seakan mau meledak, perasaan ini baru pertama kali ia rasakan. Tak ada namja yang bisa membuatnya gugup dan salah tingkah seperti ini.

“ jadi kau juga mencintaiku Nada??” namja itu menggodanya, ia mengangkat dagu Nada pelan memaksanya agar yeoja itu menatap matanya.

Nada hanya mengangguk pelan.

“ pejamkan matamu..” bisik Lee Jinki pelan, dengan ragu-ragu nada memejamkan matanya.

Lee jinki menciumnya lagi, tapi kali ini ciumannya berbeda dari yang barusan dilakukannya.

Jika pada awalnya ia mencium nada dengan lembut, kali ini ciumannya sedikit kasar dan sangat bergairah. Membuat nada sulit bernapas.

Lidahnya masuk kedalam rongga mulut Nada, terus bergerak menyentuh lidah dan langit-langit mulut Nada, membuat kepala Nada semakin pening.

*******************

19.30

Kelas intensif

“ besok kita jadi kaaan.. ke villaku..” seru yui riang kepada keenam temannya.

“ besok kan pekan minggu tenang sebelum ujian semester.. wuaaah.. aku sudah tidak sabar ingin berlibur..” lanjut yeoja cantik itu riang.

“ nee.. aku ikut yui.. jadwal training ku yang gila-gilaan membuat aku stress.. aiissshhh.. untung benar jadwalku kosong bertepatan dengan liburan pekan tenang..” kata kim kibum nyaring.

“ bagaimana denganmu Nada?? Kau ikut kan” tanya Lee Jinki kepada Nada.

“ enngg aku..” Nada gugup saat Lee Jinki menatap matanya lembut. Wajahnya memanas lagi.

“ Nadaa.. tampaknya kau benar-benar harus refreshing.. tak ada alasan untuk tidak ikut” kata yui.

Nada hanya tersenyum lemah.

“ okay, jadi kita janjian di sekolah yaa besok jam 9 pagi dan jangan telat.. Lee Jinki, Kim Kibum, Kim Jonghyun, Lee Taemin, Choi Minho.. jangan terlambat yaa.. dan khusus park Nada.. aku akan menjemputmu di rumah.. arasso”

****************

“ hhh.. hhh.. hhh…”

Akhirnya sampai juga hari yang kutunggu-tunggu..

Tak lama lagi aku pasti akan memilikimu baby..

“ hhh.. hhh.. hhh..”

Persetan dengan ke empat namja bodoh itu..

Mulai besok, hanya aku yang bisa menyentuhmu..

Aku memasukkan pisau lipatku, tali, sarung tangan, lakban, obat bius, botol dengan label tengkorak, serta pistol dengan 5 butir peluru untuk berjaga-jaga.

“ yang harus mati.. adalah namja yang bernama lee jinki baby.. aku bersumpah.. dia pasti mati ditanganku..”

Aku mencium lembut saputangan milik Nada.

“ hhh.. hhh… baby..”

****************

TBC

Wiga

This post/FF has written by Wiga, and has claim by Wiga signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF
Advertisements

93 thoughts on “{NC 17} OBSESSION – PART 3”

  1. storm…
    hihihi…
    pertanyaaaaaaanmuuuu sulit…
    tapi menurut pengalamanku..
    sama jinki…
    ciuman itu kalo pake lidah nggggggggg.. berasa basah2 gmanaaa gitu …..
    terus kalo gigit itu cuma nggggg…. kalo saat itu kita lagi gemes.. gitu..
    kalopake lidah, nggggg… rasanya lebih basah, jd lebih ada sensasinya….
    huwaaaaaaa…
    apadeh akuuuu……
    maluuuuuu

    1. ohhhhhhhhhh…gitu ya? ok..ok..

      aku sama Jonghyun belum sempet sih onn
      ntar deh ya..kalo dia dah pulang konser
      bwahahahahha *tobat storm..tobat!!

      maaf ya onn tanya aneh-aneh, aku 17 tahun tapi masih polos..huakakakak
      :p

  2. waaaaaaaaaaaaaa
    lanjut dong
    lanjut dong

    siapa si tu orang????
    jangan bilang jonghyun ya…
    huhuhuhuhuh

    daebak

    untung aku udah melewati 17 beberapa tahun lalu jadi bisa bebas bacanya
    hohohohohoho

  3. daripada saya kualat baca ff gg ngasih komen.. ngasih komen GEJE nggak apa ya.. hehe…

    FF nya daebak.. d^^b
    ahahaha… lanjutannya author.. lanjutannya…
    waktu pertama kali liat nih FF penasaran dari judulnya.. ekeke.. ternyata… untung umur udah cukup *maksudnya udah 17 tahun dari 4 bulan yg lalu* jdi boleh dan sah baca FF kyak ginian… kyahahaha.. *apasih*

    oh iya.. orang yg terobsesi parah sama Nada itu Jong ya?? *dipletak blingers*
    mian asal nebak… tapi gg mungkin nyuu kan.. *yaiyalah*
    Pletak…pletak… *diusir*

  4. untung nc-ny cuma ciuman doank ! jdi aq msiy bza bca 😀

    keren chingu,,,
    aq suka ff yg ada bunuh2xanny 😛
    mskipun aq gg tw awalny coz q blom baca part 1-2 😦

    btw, itu cowokny siapa ?? taemin ato onew ?? *babo,,, jlz2x unyu mw dbnuh*

  5. FF NYA DAEBAK!!!
    authornya keren ih…
    ga sabar nunggu lanjutannya

    jujur saia jarang baca FF apalagi kalo udah yg ber part2 *mata ga bisa diajak ngeliat tulisan banyak di kompi* tapi yang ini nagih hahaha, ga sabar lanjutannya wkwkwk

  6. yaakkk!!
    author!
    kenapa taemin!!
    hiks:'(
    dari tadi ak nemu FF yg taemin jadi pembunuh semuaaa,,, hiks:'(

    *nangis dpojokan*
    but i love this story!
    menegangkan! horor sumpaahh.. iks:'(

    lanjutkan author!!
    hwaiting!!

  7. Aish….
    Daebak!daebak!daebak!
    Bkin pnsaran!
    Q kira jinki si Mr.psycho…tyta bukan?
    Ahhhhhh….terkecoh q!aish…*jedot”in kpla k tembok*
    lnjut chinguuu…

  8. @Indah: hehe.. gomawo ya sayang, udah bantuin ngereply coment.. hug hug hug.. mmuaah..
    @all: obsession part 4 out tgl 5 oct.. agak lama ya? ngantriii soalnya.. ini juga udah bujuk2 admin biar outnya dpercepet.. keep reading ya chingu.. mmmuahh.. deepbow..

  9. omoooooooooo wiga onn aku baru bacaaaaaaaa part yang ini paraaaaaaaaaaaaaaah XDD haha
    yaaa jangan bunuh jinki sayaa! ekeke

  10. serem amat di gentayangin waktu tidur,,

    pasti bukan onew, padahal di part 2 aku nyangkanya dia
    tapi disini yang sengaja meluk nada, minho
    (please jangan Minho dong pelakunya!!)

  11. yah….bukan onew….. 😦
    mian unnie bru baca…..
    kasian amat nada merasa bersalah padahal dia g salah apa-apa……ampe mimpi seserem itu…

  12. tergoda jg bt bc lanjtanx. hehe.
    wah,brarti bkn onew.
    duh jgn key lah!
    tp jd nada ada enakx jg,bs d peluk ma namja2 ganteng.

  13. GA MAU!!!! T.T nangis darah

    ga tahan liat baca Jinki yang nyium bibir nada!!!
    kenapa musti dia yang suka???!!!

    JINKI… T.T

    Wduwhh… itu ritual tiap paginya
    ckckckck
    terobsesi banget… tergila-gila sampe masturbasi sendiri! ><

    sumpahlah penasaran…siapa siy orang gila itu?!

  14. kereeeeeeen banget!
    bisa deh bikin orang penasaran sampe ke part ini.
    hebat deh pokonya author kita bernama wiga ini. daebak!!

  15. OMO! siapa sih namja itu? Taemin? jangan dooong, dia kan cuma milikku. hehehehe.
    makin penasaran

  16. Kakak-kakakku sekalian -_- aku 13 thn loh -_- #abaikan
    Gila, rada yadong yah ? >//<
    Jd yg neror sp dong ? Soalnya aku kira itu jinki -_-
    Ceritanya keren !!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s