TOCHI part 6

Cast :
Choi Minho SHINee / Incendiu
Kang Siyoung/ you
Kim Key bum SHINee / Dzayn
Lee Jinki/ Onew SHINee / Vady
Kim JongHyun SHINee / Povitrya
Lee Taemin SHINee / Lumina
Shin Hyosoo / me
Nichole / Saihi Fenrir (kalau yang ini aku pake nama girlband cz udah g kepikiran nama korea lagi)

*****

Hyosoo pov

Remang-remang aku mulai membuka mata. Aku memijat-mijat keningku yang terasa sedikit pusing, berusaha mengingat-ingat apa yang terjadi, dan ya…..kepalaku semakin pusing mengingatnya. Intinya aku kemarin kehujanan dan jatuh pingsan.
Aku mengubah posisi tubuhku menjadi duduk di atas ranjang, melihat kesekitar ‘ternyata aku ada dikamarku sendiri’ dan tak sengaja mataku mengamati sesuatu ‘sebuah memo’ diatas meja smaping ranjangku.
Aku mengambil dan membacanya.

Annyeonghaseyo unnie…..
Ehm,,, sebenarnya aku ingin menemani unnie, tapi yah,,,,,unnie tahu aku harus sekolah. Jangan lupa sarapan dan minum obat, Aku sudah siapkan makanan dan obat buat unnie dimeja.
Cepat sembuh unnie^^

Siyoung

Tanpa aku sadari sebuah senyuman muncul dibibirku setelah membacanya, aku melihat kearah meja yang disana sudah ada makanan dan obat seperti yang disebutkan Siyoung. Aku tersenyum lagi ‘anak ini’ teringat akan Siyoung.
Aku hendak melakukan apa yang Siyoung suruh. tapi aku malah ingin keluar kamar, sekedar melihat keadaan rumah.
Rumah tampak sepi dan hening, saat aku akan turun, aku melihat pintu kamar Kibum yang terbuka sedikit. Tubuhku seperti didorong sesuatu untuk masuk kedalamnya. Aku membuka perlahan pintu yang memang sudah terbuka dan memang tidak ada siapaun disana. Aku terus melangkah kearah ranjang, duduk diatasnya dan melihat-lihat sebentar. ‘nice room’.
Setelah puas melihat-lihat akupun beranjak pergi, tapi pandangan mataku menangkap sesuatu ‘sebuah buku bersampul menarik dan sedikit tebal’ rasa penasaranku semakin menjadi-jadi. Aku malah mengambilnya dan memperhatikannya.
Terkesan lancang tapi aku sangat penasaran dan membukanya, ‘ini sebuah buku Diary, Kibum memilikanya. Dia ……terlalu manis’ pikiranku bicara sendiri.

*****

Disisi lain / disekolah.

Your pov

“huahhh…..” aku menutup mulutku saat menguap untuk yang kesekian kalinya. Aku sangat mengantuk karena semalaman menjaga unnieku dan membuatku sangat tidak konsen dalam pelajaran hari ini, belum lagi pikiran yang masih tertinggal dirumah. Mungkin cuci muka akan menyegarkanku.
Aku maju kedapan ijin kepada sosaengnim, dan kemudian keluar kelas. Sebelumnya aku sempat melihat Taemin menatapku cemas, -tenang-aku-hanya-sebentar

aku mengucapkannya hanya dalam senyuman dan sepertinya dia mengerti.

Satu basuhan air kemukaku, tersa sangat dingin menyentuh kulit wajahku tapi juga tersa segar. Dan aku mengulanginya beberapa kali. Saat kurasa cukup, aku melihat wajahku dicermin. Tapi aku juga meliahat wajah orang lain disana ‘seorang perempuan’ dan saat aku ingin melihatnya seseorang menutup mulutku dari belakang dan semuanya menjadi gelap.

End of You pov

*****

Dirumah

Halaman pertama, kedua dan seterusnya, aku sama sekali tidak mengeti apa yang dia tulis ‘Ksatria langit, Incendiu, Vady, Povitrya, Lumina. Apa itu?’ dan juga nama disetiap akhir tulisan Dzayn. Aku pikir ini bukan buku Ki, tapi saat ku buka terus halamannya aku menemukan sebuah nama disana yang sangat kukenal. ‘Nicole’

Kibum Diaries
Hal 11
Aku rasa aku mulai menyukainya, Nicole. Bayangannya selalu terlintas dipikiranku.

Hal 23
Hatiku hancur saat dia bilang dia menyukai Incendiu. Dan aku memang harus menyimpan perasaan ini sendiri.

Hal 28
Aku melihat dia menangis, patah hati karena cintanya tak terbalas sama seperti cintaku padanya.

Hal 31
Apa yang dia pikirkan sampai dia mengubah dirinya menjadi seorang Saihi Fenrir dan sekarang tidak ada pilihan lain selain melawannya.

Hal 32
Sudah lama sekali sekitar satu tahunan (1 tahun dilangit = 1 dekade dibumi) aku tidak menulis perasaanku disini, aku dan teman-temanku ditugaskan untuk melindungi dan memepersiapkan seorang Tochi dibumi. Namanya Kang Siyoung.

‘apa kenapa ada nama Siyoung dibuku aneh ini?’ otakku langsung berputar saat melihat nama saengku disana, aku semakin penasaran den terus melanjutkannya.

Hal 33
Aku sudah dibumi sekarang. Setelah sekian lama aku tidak merasakan ini dan sekarang aku merasakannya lagi tapi ini dengan orang yang berebeda, orang yang baru kutemui tadi. dia kakak sang Tochi. Tapi aku belum tahu pasti apakah ini persaan yang sama dengan apa yang aku rasakan pada Nicole.

Hal 34
Aku tidak sengaja melihatnya didapur sedang memasak jarinya terluka dan aku tidak bisa berdiam diri saja. Dan…………..aku merasakannya lagi, perasaan itu, bahkan lebih dari itu.

Hal 35
Apa yang aku dapatkan hari ini? sebuah surat cinta, ternyata dia juga merasakan hal yang sama denganku. Tapi apa yang bisa kulakukan? dia seorang manusia. Sekarang memang tidaka apa-apa tapi waktu pasti menjadi penghalang kita nanti.

Hal 36
Aku sungguh tidak bisa tidur, kenapa dia pulang dengan keadaan seperti itu? Dan sekarang dia sakit? Apa yang bisa kulakukan untuknya?
End of Kibum Diaries

Entah apa yang aku rasakan saat ini , aku merasa bahagia sekaligus sedih. Aku bahagia karena Kibum juga mencintaiku. Tapi aku juga sedih karena telah berpikiran salah tentang Siyoung dan Kibum. Dan juga kenyataan kalau aku tidak bisa bersama Kibum.
Tapi….. baru saja Kibum menyebutkan kalau Nicole menjadi Saihi Fenrir yang artinya Dia adalah musuh Siyoung. Aku sekarang tahu kenapa Nicole mendekatiku.
“Tunggu Nicole bilang akan menyingkirkan Siyoung. Gawat……..” aku langsung menjatuhkan buku itu dan berlari keluar, menuruni tangga tanpa memperhatikan langkahku.
Aku mencari supirku tapi tidak aku temukan, pasti sedang menservice mobil. Aku keluar gerbang rumah melihat kekiri-kanan tidak ada tanda-tanda Taxi akan lewat. “lama” gumamku dan memutuskan langsung pergi. Aku berlari sekencang-kencangnya menuju halte Bus.
Beruntung saat aku tiba dihalte sudah ada Bus yang berhenti, tapi Bus ini berjalan terlalu lambat. Kalau begini terus sesuatu yang buruk akan menimpa Siyoung. Dudukku di bus sangat tidak nyaman ‘cepatlah’ baru aku berkata begitu Bus malah berhenti karena Terjadi kecelakaan lalu lintas.
Aku sudah tidak tahan lagi aku turun dari Bus dan berlari lagi menuju sekolah.

*****

Disisi lain / Disekolah

Author pov

“aku sudah mencarinya di toilet tapi tidak ada Hyung” kata Taemin dengan nafas terengah-engah terlihat habis berlari.
“kami juga sudah mencari keseluruh ruangan yang ada disekolah ini, tapi dia juga tidak ada” sambung Jonghyun dengan nafas yang tidak teratur juga.
“terus kemana dia?” Tanya Jinki cemas.
“damn!!!! Ini pasti ulah Nicole” Minho bergumam kesal.
‘apa yang harus kita lakukan sekarang?” Tanya Kibum kepada yang lain yang juga tidak tahu apa-apa.
End of Author pov

*****

Akhirnya aku sampai, aku sudah melihat mereka berlima didepan gerbang sekolah dengan wajah kebingungan semua. ‘apa aku sudah terlambat?’ tanyaku dalam hati aku segera menghampiri mereka. Dan……….
Kibum menangkapku saat aku akan terjatuh karena tidak kuat lagi berdiri kakiku lemas dan terasa perih di telapak kakiku. Aku melihat kearah kakiku, aku baru sadar kalau aku keluar rumah tanpa alas kaki.

End of Hyosoo pov

Kibum pov

Saat kami sedang kebingungan mencari Siyoung, tiba-tiba Hyosoo muncul dihadapan kami tanpa alas kaki dan terlihat sangat payah. Dia langsung jatuh saat tiba didepan kami, aku segera menahannya.
“dimana Siyoung? Aku harus bertemu dengannya” tanyanya dengan suara tak jelas.
‘Kenapa dia tiba-tiba mencari Siyoung dalam keadaan seperti ini?’ aku melihat kearah yang lain untuk menjawabnya, Aku tidak sanggup melihat keadaannya.
“Siyoung. Dia…………menghilang.”jawab Jinki dari belakang.
“menghilang” dia hendak bangun tapi terjatuh lagi dan aku menahannya dalam posisi yang sama kedua tanganku menopang tubuhnya.
“dengar Hyosoo! Ada yang harus kami jelaskan padamu” aku memutuskan untuk memberitahu yang sebenarnya.
“aku sudah tahu semuanya. Kita harus selamatkan Siyoung dulu” aku memandangnya bingung darimana dia tahu.
“tapi apa yang bisa kita lakuakan, kita bahkan tidak tahu dimana dia?” Jonghyun bertanya dari belakang.
“dia pasti membawanya” gerutu Minho dibelakang juga.
Hyosoo memaksakan dirinya untuk bangun “aku tahu dimana dia” ucapnya.kami semua menatapnya bingung -dari-mana-dia-bisa-tahu.

End of Kibum pov

Disisi lain / Rumah Nicole

Your pov

“kau sudah bangun” terdengar suara dari kejahuan. Aku membuka mataku perlahan berusaha melihatnya. Seorang perempuan berdiri didepan cermin besar diruangan ini.dia tersenyum padaku. Akupun bangkit dari posisi tidurku.
“kemarilah Tochi” dia tahu kalau aku seorang Tochi.
Aku perlahan menurunkan kakiku dari ranjang dan berjalan kearahnya. Dia mengulurkan tangannya kearahku. Saat aku mendeketinya, aku menggapai tangannya. Dia mengarahkanku untuk berdiri didepan cermin bersamanya. Memegang bahuku untuk menghadapkan diriku melihat cermin.
Aku melihat bayanganku sendiri dicermin, aku sedang mengenakan gaun putih seperti seorang putri dalam dongeng ‘seingatku aku tadi memakai seragam’ aku mamandang perempuan itu.
“cantik bukan?” tanyanya padaku yang juga melihat bayanganku. Aku tersenyum sendiri.
“kau siapa?” tanyaku yang baru sadar kalau aku tidak mengenalnya.
“ikutlah denganku!” dia tiadak menjawab pertanyaanku malah menarik tanganku pelan untuk mengikutinya. Dia menggiringku keluar kamar dan aku tidak tau akan dibawa kemana olehnya.

*****

Dijalan

Minho pov

Aku naik taxi pertama bersama Hyosoo dan Kibum dan yang lain naik taksi yang kedua, kami menuju tempat yang diarahkan oleh Hyosoo. Dia memaksakan keadaannya untuk mengantar kami, aku melihatnya beberapa kali dia namapak lemah bersama Kibum dibelakang. Sedangkan aku duduk didepan bersama supir taxi dalam keadaan cemas juga.
“stop!!! disini tempatnya” ucapnya mendadak saat taxi kami tiba disebuah rumah tua yang terlihat sudah lama tidak dihuni.
Kami semua turun dari taxi, tapi saat aku melihat Hyosoo yang juga akan turun aku menatap Kibum dan dia langsung mengerti tatapanku. Kibum segera mendorong tubuh Hyosoo pelan masuk lagi kedalam taxi, menutup pintunya.
“bawa dia kerumah sakit secepatnya, ajussi” suruh Kibum dengan sedikit kekuatannya kepada sopir taxi itu dan dalam hitungan detik taxi itu langsung jalan.
‘Hyosoo, tidak seharusnya terlibat dalam masalah ini’.
Saat kami masuk melewati gerbang rumah itu, sinar matahari mulai meredup. Sebuah bayangan mulai menutupinya.
‘kenapa aku bisa lupa, hari ini akan terjadi gerhana matahari total’
“gawat! Kita harus bergegas” ucapku pada yang lain yang juga baru menyadari akan terjadinya gerhana matahari.

End of Minho pov

*****

Didalam Rumah Nicole

kami sekarang diruang makan, dimeja makan sudah terhidang makanan yang luar biasa lezat dan sangat banyak. Dan hanya ada kami berdua disana.
“apa kau heran dengan semua ini, terlebih denganku” dia memulai pembicaraan.
“ehm….sebenarnya, iya. Jadi tolong jelaskan padaku tentang semua ini. Dan…..kenapa kau bisa tahu kalau aku seorang Tochi?” tanyaku tanpa bertele-tele.
“kau sungguh tidak sabaran ya……..baiklah kalau kau ingin tahu.perekenalakan namaku Nicole” sudah kuduga kalau dia Saihi fenrir.
“tenang…..aku hanya ingin sedikit berbicara denganmu” aku hanya diam saja menanggapinya.
“kau tahu kalau kita memiliki banyak kesamaan” aku sama sekali tidak mengerti apa yang dia bicarakan.
“kita memiliki kekuatan yang sama, yah……meskipun kau belum bisa menggunakannya. Dan juga………
Kita mencintai laki-laki yang sama”
‘apa yang dibicarakannya, kita? Laki-laki yang sama?Minho?’ banyak pertanyaan muncul diotakku.
“tapi dia malah mengabaikan perasaan kita” dia terus berbicara tanpa mendengar pendapatku.
“aku sakit hati karena itu sama sepertimu. Itu sebabnya aku menjadi Saihi Fenrir. Untuk membalasnya” sambungnya dengan pandangan menerawang.
“aku akan mengajarkanmu menggunakan kekuatanmu itu untuk membalaskan sakit hati kita dan juga dengan kekuatan itu kita bisa menguasai dunia ini”
“bagaimana kalau aku tidak mau. Ehm…maksudku aku sama sekali tidak sakit hati” potongku pada akhirnya sebelum dia bicara semakin banyak.
Dia sekarang menyorotkan pandangannya padaku.
“memangnya kau mau terbunuh ditanganku, kau bahkan belum bisa apa-apa” ucapannya memang benar tapi menguasai dunia itu berlebihan buatku apalagi menyakiti Minho itu rasanya tidak mungkin. Dan juga bagaimana bisa aku bekerja sama dengan orang yang telah membunuh ummaku.
“ aku memang belum bisa apa-apa, tapi takdir menuliskanku untuk melawanmu. Dan juga…………….
Kita sama sekali tidak sama, dia…..Minho menanggapi perasaanku” tepat setelah aku mengatakanya pintu rumah ini terbuka muncul lima orang yang sangat aku kenal.

End of Your pov

To be continued

Signature

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF
Advertisements

10 thoughts on “TOCHI part 6”

  1. Walaaaah ternyata si Nicole dulunya suka sama Minhoooo -_____-” dan jadi kayak gitu gara2 cinta. wkwk
    Kalo kaya gitu mah salah sendiri, udah tau Key suka wakakka.

    Mau tau lanjutannya waktu mereka dateng kerumah Nicoleee!! Lanjutannyaaa!

  2. WEW .
    MEREKA DATANG DI SAAT YANG TEPAT….
    *nada dora d’explorer*

    KEYYY :*
    nanti keyy bakalan ama hyosoo, kaann ?
    iyaa kaann ?
    asseeekkk 😀

  3. akkkhh,,aku penasarann..
    jadi alasan Nicole jadi saihi fenrir karena ditolak minho?

    siyoung bakalan sama minho kan?
    hyosoo ternyata perhatian ya sama siyoung.

    lanjuut

  4. Wah…akhirnya hyosoo, nyadar juga klo nicole itu*jahat*…… Makin sru nih ff, part slanjut nya ditunggu yah, author…..anneyong…

Leave a Reply to Yessica Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s