EYES

EYEs

Main Cast : Kim ‘Key’ Bum,Lee HyunRim (YOU)

Other Cast : Nicole,JinWoon

Genre : Sad,Romance

Length : One Shot

Author : minki93

Buat castnya maaf ya kalau ada yang nggak suka. Maaf juga ceritanya kalau garing atau ga ngebosenin. Cerita ini hanyalah khayalan dari saya. Semoga suka ya.

Ket : kalau ada tanda *** (berarti ganti POV)

KEY POV

Aku lupa bagaimana warna dari matahari. Aku lupa bagaimana warna dari pelangi. Aku lupa akan semua hal itu. Aku tidak dapat melihat semuanya lagi. Karena wanita itu aku seperti ini.

Flash Back

“oppa. Aku bisa jelaskan semuanya padamu. Dengarkan aku dulu oppa” kata wanita itu. Wanita yang sangat aku cintai. Nicole nama gadis itu,gadis yang sangat aku cintai tapi juga mampu membuat aku sakit hati. Dia sedang berciuman  dengan orang yang sangat aku percaya, dia adalah JinWoon.

“Nicole-ah,aku tidak menyangka ternyata kau seperti ini. Lebih baik kita akhiri semua”

”Oppa jangan seperti ini” kata Nicole dengan wajah memelas. Aku bisa liat wajah kemenangan dari JinWoon.

”Kau yang membuat aku seperti Cole. JinWoon-ssi kau menang,aku serahkan Nicole padamu” kataku lalu meninggalkan mereka berdua.

Aku berlari menuju mobil yang aku parkir di seberang jalan. Aku mengendarai mobilku dengan kecepatan penuh. Aku tidak peduli dengan orang-orang yang memandang diriku aneh.  Aku tidak melihat ada seekor kucing,aku berusaha menghindari kucing itu. Tapi aku malah menabrak trotoar. Itu yang hanya aku ingat.

Gelap.. Disini sangat gelap,apakah umma sengaja tidak menyalakan lampunya?

”Kibum-ah,kau sudah sadar nak?” aku yakin ini suara ummaku. Tapi dimana ummaku? Aku tidak bisa melihat apa-apa. Disini sangat gelap.

”umma,aku dimana? Kenapa disini gelap sekali? Umma tidak menyalakan lampu ya? Disini gelap sekali umma”

Aku hanya bisa mendengar umma menangis. Aku tau duniaku sudah sangat gelap.

Flash Back END

Aku duduk diatas kursiku yang terletak di balkon. Merasakan semilir angin,aku ingin tau saat ini sedang hujan atau sedang cerah. Aku kehilangan duniaku. Aku kehilangan cintaku. Aku mendengar kabar dari temanku seminggu setelah aku kecelakaan Nicole berpacaran dengan JinWoon. Ternyata dia sama saja dengan perempuan lainnya.

”Tuan,waktunya anda makan siang” kata seorang pelayanku. Dari suaranya aku tau pasti dia HyunRim.

”Ani,aku tidak mau makan Rim-ya” aku memanggilnya dengan nama kecilnya. Orang tuaku memperkerjakan HyunRim setelah aku mengalami kecelakaan. Kata umma HyunRim pernah bekerja di SLB membantu orang-orang seperti aku.

”Tuan,kau harus makan. Nanti aku dimarahi oleh tuan besar dan nyonya. Tuan tega sekali jika aku dipecat” katanya dengan suara yang manja. Semenjak aku kehilangan duniaku dan cintaku,HyunRim selalu menemaniku. Dia selalu menceritakan semua yang terjadi di dunia ini.

”Rim-ya hari ini sedang cerah apa sedang hujan?” tanyaku.

*******

”Rim-ya,hari ini sedang cerah apa sedang hujan?” tanya key. Key dia adalah orang yang sangat baik dan ceria. Tapi semenjak kejadian dua bulan lalu yang menyebabkan dia kehilangan penglihatannya. Key menjadi orang yang tertutup,dia selalu murung. Aku kasian melihat dirinya yang sekarang. Walaupun aku baru mengenalnya selama dua bulan ini,aku sangat tau kehidupan dia yang dulu.

”Hari ini sedang cerah tuan. Apa anda ingin berjalan-jalan?” tanyaku.

”Apakah boleh?” “Sangat boleh,tapi anda harus makan dulu” “Baiklah aku akan makan”

Akupun menuntunnya menuruni tangga menuju ruang makan. Disana sudah berkumpul orang tua dari Key.

”KiBum-ah ayo makan. Sini umma suapin”

”Anni,aku ingin HyunRim yang menyuapi aku” katanya yang mampu membuat aku tercengang.

”Rim-ya ayo suapi aku” katanya dengan nada yang agak manja.

“Baiklah tuan.” Akupun menyuapinya. Dia sangat lucu sekali.

Setelah selesai menyuapi Key,akupun mengajaknya jalan-jalan di taman.

”Tuan,apakah kau merasakan angin disini sangat sejuk”

”Ya,angin disini sangat sejuk. Sekarang sedang musim semi kan?” “ne,sekarang sedang musim semi tuan. Bunga-bunga sedang bermekaran” “Aku ingin melihat bunganya. Andai saja aku bisa melihat bunganya.” katanya dengan suara yang parau.

Key-ya apakah kau sangat menderita kehilangan duniamu? Apa yang harus aku lakukan Key? Kau tidak hanya menyakiti perasaanmu,tapi juga perasaanku. Tuhan apa yang harus aku lakukan?

”Kau pasti akan bisa melihatnya tuan” “Semoga. Aku harap keajaiban akan datang padaku”

******

Aku sedang berjalan-jalan di taman bersama HyunRim. HyunRim tidak pernah melepaskan pegangannya,katanya dia khawatir jika aku menghilang.

HyunRim bilang saat ini sedang musim semi dan banyak sekali bunga yang sedang bermekaran.

”Rim-ya bunga apa yang kau suka?” tanyaku. Setelah kami duduk di salah satu kursi panjang yang ada di taman.

”Aku sangat suka bunga Aster” katanya. Aku belum pernah melihat bunga Aster itu seperti apa. Aku hanya tau bunga mawar,karena dulu aku selalu membelikan bunga mawar untuk Nicole.

”Rim-ya,kenapa kau selalu memanggilku dengan sebutan ’tuan’ huh?” tanyaku. Jujur selama dua bulan ini dia tidak pernah memanggilku dengan namaku.

”lalu aku harus memanggilmu apa?” “panggil aku oppa atau namaku. Tapi kurasa kau lebih cocok memanggilku dengan sebutan ’oppa’” “ne,oppa” katanya.

”oppa,lebih baik kita pulang hari sudah gelap. Pasti tuan besar dan nyonya sedang mencari anda” katanya

******

Aku sangat malu ketika Key menyuruhku untuk memanggilnya dengan sebutan ’oppa’ jujur selama ini aku tidak pernah memanggil dengan namanya maupun dengan ’oppa’.

Setelah selesai jalan-jalan aku langsung mengantar key ke kamarnya dan aku langsung menuju kamarku.

Hari ini aku sangat senang tapi juga lelah. Entah kenapa aku merasakan kepalaku sangat pusing kenapa semuanya berputar? Tiba-tiba semuanya gelap.

”HyunRim-ssi Ireona. Palli ireona” aku mendengar suara wanita membangunkanku. Pasti itu nyonya.

“Ah,mianhae nyonya. Aku kenapa?” tanyaku.

“Saat aku ingin memanggilmu untuk mengobrol. Aku melihatmu pingsan. Kau tidak apa-apa nak?”

”Ne umma. Aku tidak apa-apa” “Kau memanggilku apa?” “Ah,mianhae nyonya. Aku tidak sengaja.” “Anni,kau boleh memanggilku dengan sebutan umma. Dan sekarang kau memanggil tuan besar dengan sebutan appa. Arraso?” “Ne,arraso umma”

Akhirnya aku merasakan rasanya mempunyai keluarga. Nyonya dan Tuan besar,akh salah maksudku umma dan appa sangat baik. Mereka menyayangiku dengan sepenuh hati mereka.

(Esoknya)

Hari ini aku menjalani hari-hariku seperti biasa. Membangunkan key oppa.

”oppa,ayo bangun sudah pagi.” kataku sambil mengguncang tubuhnya. ”ne,aku sudah bangun.” katanya.

”Rim-ya kata umma semalam kau pingsan?”

******

”oppa ayo bangun sudah pagi” kata HyunRim. Sebenarnya aku sudah bangun dari tadi. Mau pagi atau malam bukankah sama saja? Semuanya gelap.

”Rim-ya kata umma semalam kau pingsan?” “Bagaimana oppa bisa tau?” “apa kau lupa kamar kita bersebelahan? Semalam aku mendengar umma berteriak dan bilang jika kau pingsan. Kau kenapa sebenarnya?”

“Molla,kemarin aku hanya pusing. Tiba-tiba aku pingsan. Sudah sana kau masuk ke kamar mandi,aku akan panggilkan Jung Ahjussi agar memandikanmu.” HyunRim memang melakukan apapun untukku tapi untuk yang satu ini tidak mungkin kan dia yang melakukannya?

”Anni,aku mau kau yang memandikanku” kataku menggodanya.

”Jangan harap” katanya. Setelah itu aku dengar suara pintu ditutup. Ada dua kemungkinan yang pertama HyunRim keluar dan yang kedua Jung Ahjussi masuk.

”Tuan,waktunya mandi” kata seorang laki-laki. Pasti ini Jung Ahjussi.

”HyunRim dimana Ahjussi?” “HyunRim baru saja keluar. Memangnya ada apa?” “Anni,aku hanya bertanya”  Jadi tadi HyunRim keluar dari kamarku dan Jung ahjussi masuk? Apa bisa dua kemungkinan jadi satu?

Jung Ahjussi pun memandikanku. Lalu memilihkan aku baju. Seperti anak bayi memang,tapi ummaku yang menyuruh ini semua. Dia takut aku melukai diriku sendiri seperti dulu.

“Ahjussi,bagaimana wajah HyunRim? Aku belum pernah melihatnya. Sebelum aku ‘buta’  aku kan sudah sering melihat wajah ahjussi,tapi tidak dengan HyunRim”

“Anda ingin tau tuan?” “ne,aku harap aku bisa melihat wajahnya” “HyunRim memiliki rambut sepunggung dan berponi. Wajahnya sangat manis,dia memiliki lesung pipi,jika dia sedang tersenyum matanya juga ikut tersenyum. Seperti itulah HyunRim”

Aku ingin melihatnya,melihat dunia ini. Aku ingin mengetahui senyumnya.

*******

Aku menunggu Jung ahjussi menyelesaikan tugasnya di dapur. Entah kenapa akhir-akhir ini aku sangat cepat lelah,aku juga jadi sering Flu padahal aku tidak pernah seperti ini. Ada apa denganku?

”HyunRim-ah gwenchannayo?” tanya Jung Ahjussi. “ne ahjussi,nan gwenchana” “benar kau tidak apa-apa? Wajahmu sangat pucat HyunRim” kata ahjussi. Aku segera mencari cermin,ternyata benar wajahku sangat pucat. Jika orang melihat mungkin mereka mengira aku adalah mayat hidup.

”aku tidak apa-apa kok ahjussi. Ahjussi tenang saja,aku hanya sedikit lelah” kataku lalu berjalan meninggalkan Jung Ahjussi.

”HyunRim-ah..” ahjussi memanggilku sontak aku langsung membalikan badan.”ne,ahjussi?” “sepertinya tuan muda Key ingin melihat wajahmu. Tadi dia menanyakan bagaimana wajahmu” kata Jung ahjussi lalu meninggalkan aku.

Akupun melanjutkan jalan ke kamar key. Saat ingin ke kamar Key,entah kenapa keadaan disini semuanya berputar? Lalu aku tidak ingat apa-apa lagi.

”Bagaimana keadaan HyunRim dok?” aku mendengar suara ’umma’. Sebenarnya apa yang terjadi? Bukankah aku ingin ke kamar key? Tapi aku dimana? Kenapa bau disini sangat menyengat seperti bau Rumah Sakit. Aku ingin membuka mataku tapi entah kenapa tidak bisa.

”Nyonya anda harus tabah. Dari hasil Lab HyunRim terkena Leukimia stadium akhir” kata dokter itu.

”Anda pasti bohong kan dok? Anda bohong?” saat ini aku bisa mendengar suara ’appa’.

”maaf tuan,ini kenyataannya. Saya pamit pergi.” kata dokter itu.

”Umma.. Appa..” akhirnya aku dapat membuka mata dan suaraku.

”HyunRim-ah Gwenchanna-yo?” tanya appa. “Aku dimana appa?” “kau ada dirumah sakit sayang” “aku kenapa?” “Jung ahjussi menemukanmu pingsan di depan kamar Key. Lalu kami membawa kamu ke Rumah Sakit” Kata appa.

Jadi tadi aku pingsan. “Apa Key oppa tau aku di Rumah Sakit?” “Anni,kami belum memberitahukannya” “Jangan beritahukan Key oppa jika aku di Rumah Sakit. Dan jangan beritahu oppa tentang penyakitku.” kataku. ’umma’ semakin terisak mendengar permintaanku. ”ne,kami tidak akan memberitahukannya”

Kata dokter aku harus melakukan Chemoterapy tapi aku menolaknya. Aku tidak mau menjadi beban bagi keluarga Key.

”Dok,jika aku mendonorkan mataku. Apakah bisa? Padahal aku menderita Leukimia?”

”Apakah kau ingin mendonorkan matamu?” “Ne,aku ingin mendonorkan mataku untuk Key oppa” “Bisa,tapi lebih baik kau berbicara dengan orangtuamu dulu”

Orangtua? Aku tidak punya Orangtua,aku adalah anak Yatim Piatu. Kedua orangtuaku sudah meninggal sejak aku kecil tapi sekarang aku mempunya ’orangtua’ lagi.

”Bagaimana keadaanmu nak?” tanya umma. Kemarin dia pulang,katanya khawatir dengan keadaan Key. Key pasti di Rumah hanya bersama Jung ahjussi.

”Aku baik-baik saja umma.” “baguslah,kau harus banyak istirahat” kata appa. “umma.. appa.. aku punya satu permintaan” “apa? Katakanlah” “jika aku meninggal nanti. Aku ingin mendonorkan mataku untuk Key oppa. Aku mohon kalian setuju,jangan buat aku merasa kalau aku ini adalah beban yang berat. Aku ingin berbuat sesuatu untuk Key oppa” kataku.

Wajah umma dan appa sangat tegang setelah mendengar permintaanku. Mereka terlihat berpikir. Lalu mereka mengangguk secara bersamaan.

*******

Sudah dua hari HyunRim tidak bekerja. Dia kemana saat aku berjalan ke kamarnya,kamarnya sangat sepi tidak ada suara HyunRim. Sebenarnya dimana anak itu?

”Key-ah…” ini pasti suara umma.

”ne,umma ada apa?” “sebentar lagi kau akan bisa melihat nak. Ada orang dermawan yang ingin mendonorkan matanya untukmu nak” “benarkah itu umma?” “benar,mana mungkin umma berbohong?”

Akhirnya sebentar lagi aku akan bisa melihat. Aku ingin melihat semuanya termasuk wajah HyunRim. ”umma,HyunRim dimana? Kenapa aku tidak mendengar suaranya?” “HyunRim sudah tidak bekerja disini lagi nak.”

“Kenapa? Kenapa umma? Kenapa dia tidak memberitahuku umma?” aku tidak mendengar umma menjawab,tapi aku malah mendengar suara tangisan sebenarnya ada apa? Kenapa umma menangis?

-dua hari kemudian-

Hari ini adalah hari yang sangat mendebarkan untukku. Hari ini adalah hari dimana aku akan menjalankan operasi. Aku ingin tau siapa orang yang telah rela mendonorkan matanya untukku. Tapi saat aku bertanya pada orang tuaku,dokter dan Jung ahjussi mereka tidak ada yang ingin memberitahuku.

Operasi berjalan lancar. Aku dapat melihat lagi,tapi saat aku membuka mata. Tidak ada wajah yang tidak aku kenalin. Semuanya ada,disini ada appa,umma,dan Jung ahjussi. Tapi dimana HyunRim? Padahal disaat aku membuka mata,aku ingin melihat HyunRim.

”umma,HyunRim dimana?” bukan menjawab pertanyaanku umma malah menangis. Appa berusaha menenangkan ummaku. Sebenarnya ada apa dengan HyunRim?

”Aku akan memberitau Tuan jika ada sudah sembuh.” kata Jung ahjussi.

Sebenarnya apa yang terjadi dengan  HyunRim? Esoknya aku kembali ke rumah. Ternyata rumahku masih sama seperti dahulu sebelum aku ’buta’. Tapi kenapa aku tidak melihat HyunRim?

”Tuan,sebelum HyunRim pergi. Dia menitipkan CD ini. Katanya tuan harus melihatnya.”

Akupun berjalan menuju kamarku yang ada dilantai dua. Aku langsung menyalakan VCD playerku dan memasukkan CD tadi.

Saat itu aku melihat wajah yoja yang sangat cantik dan manis. Wajahnya sangat pucat,apakah dia HyunRim?

”Annyeong oppa… haaahh…

Bagaimana keadaanmu? Oh,iya aku belum memperkenalkan diri. Aku Lee HyunRim salam kenal.

jika kau menerima ini pasti kau sudah dapat melihat kan? Rasanya aku ingin melompat mendengar dirimu sudah bisa melihat lagi.

Tapi maaf aku tidak berada disampingmu,padahal aku ingin menjadi orang pertama yang dilihat olehmu. Bagaimana dengan dunia ini? Indah bukan oppa?

Banyak sekali yang ingin aku tunjukkan padamu oppa. Tapi waktuku tidak banyak.

Mianhae oppa,pasti kau sangat kesal padaku kan? karena aku tidak ada disampingmu? Tapi kau sudah tidak membutuhkan aku lagi. Oppa maaf aku sudah tidak bisa menuntunmu lagi,tapi biarkan mataku yang menuntun jalanmu.

Oppa aku ingin selalu bersamamu tapi Tuhan berkata lain. Aku harus pergi oppa,aku harap kau dapat bahagia.

SARANGHAE oppa”

Jadi HyunRim benar-benar pergi? Dia tidak akan kembali lagi? Rim-ya kau tega sekali meninggalkan aku? Mata ini akan aku jaga.

Na do saranghae HyunRim.

Saat ini aku berada di makam HyunRim membawa bunga kesukaannya.

”Rim-ya,terima kasih selama ini kau selalu menemaniku dan menuntunku. Kau tidak pernah lelah menemaniku,menceritakan tentang dunia ini. Kau sangat hebat HyunRim,Tuhan pasti akan menjagamu. Taukah kau? Aku sangat senang bisa melihat lagi. Tapi aku juga sedih karena aku tidak bisa melihat dirimu. Kenapa kau seakan-akan tau jika aku ingin kau menjadi orang pertama yang aku lihat? Kau bisa membaca pikiranku,huh? Rim-ya semoga kau tenang disana. Aku akan menjaga mata ini,aku tidak ingin kehilangan duniaku lagi. Terima kasih kau telah memberikan kehidupan untukku.”

THE END

Signature

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

50 thoughts on “EYES

  1. Huahua kak okiii bikin aku skt hati lagi! *kak oki: sapa suruh lo bc lg?*
    Huweee T.T *nangis d pelukan onew* #abaikan

    Good ff kak^^

  2. sedih beneeerrrr…ini FF yg di blog oki kan? aku udah baca dan komen lho di sana *bangga*. tapi aku boleh dong komen lagi. boleh kan kiii…? *nodong pake golok*

    lega karena key sembuh, sedih karena cew nya sakit dan…mati. huaaa!
    daebak,okiii ^^

    1. iya umma. ini yang ada di blog aku.
      aku juga bales comment umma. keke
      boleh sangat malah seneng kalo umma comment lagi.

      hehehe,aku lagi suka bikin sad ending ni umma. keke

  3. oki san…huhuhu
    sedih amitt….
    tadinya sempet seneng key putus ama nicole, eh taq taunya dy ga bisa ngeliat…
    trus si cwenya meninggal lagi,, tambah deres deh air mata… Y_Y

    mantafb deng,,,^^

  4. Arrgh! Aq nggak suka endingnya! *ngambek sambil berurai air mata*

    Ceritanya bagus thor tapi kok sedih banget T.T, hyunrim nya kok mati?
    *gak kuat nahan air mata*
    Tapi gapapa deh, nanti biar aq yg ngejagain key nggantiin hyunrim hehe
    Ayo thor bikin ff lagi, fighting!

  5. hmm maaf min, aku pernah baca ff yang kaya gini di blog super junior fanfiction cast nya kyuhyun admin copas ya? maaf min aku bukannya nuduh tapi ini cerita nya persis bngt sama cerita yang aku baca di super junior fanfiction cuma beda cast nya aja

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s